The Enduring Appeal of Curiosity: Exploring the World Around Us

The Enduring Appeal of Curiosity: Exploring the World Around Us Curiosity is a fundamental human trait, a driving force that propels us to learn, explore, and understand the world. From the moment we are born, we are driven by a desire to know more, to uncover the mysteries that surround us. This innate curiosity shapes our experiences, influences our decisions, and ultimately contributes to our growth as individuals and as a society. The Roots of Curiosity The origins of curiosity can be traced back to our evolutionary history. As early humans, our survival depended on our ability to learn about our environment. We needed to understand which plants were safe to eat, which animals posed a threat, and how to navigate the terrain. Curiosity played a crucial role in acquiring this knowledge, driving us to explore new territories and experiment with different resources. This inherent drive to learn and adapt is still with us today, shaping our behavior and influencing our interactions with the world. Furthermore, curiosity is closely linked to our sense of wonder. The world is full of incredible phenomena, from the vastness of the cosmos to the intricate workings of the human body. When we encounter something new or unexpected, it sparks our curiosity, prompting us to ask questions and seek answers. This sense of wonder is essential for maintaining our intellectual vitality and for fostering a lifelong love of learning. It encourages us to look beyond the surface and to appreciate the beauty and complexity of the world around us. The Benefits of a Curious Mind Cultivating curiosity offers numerous benefits, both personally and professionally. For individuals, curiosity can lead to increased creativity, improved problem-solving skills, and a greater sense of fulfillment. When we are curious, we are more likely to explore different perspectives, challenge our assumptions, and generate innovative ideas. This can be particularly valuable in creative fields, where originality and imagination are highly prized. Moreover, curiosity helps us to develop a deeper understanding of ourselves and our place in the world. By exploring our interests and passions, we can discover new talents, build meaningful relationships, and live more fulfilling lives. In the professional realm, curiosity is an essential ingredient for success. Employers value employees who are inquisitive, adaptable, and eager to learn. Curious individuals are more likely to identify opportunities for improvement, to challenge the status quo, and to drive innovation. They are also better equipped to navigate the rapidly changing landscape of the modern workplace. As teknoloji continues to advance, it is crucial for individuals to stay curious and to embrace lifelong learning. Those who are willing to learn new skills and adapt to new technologies will be best positioned to thrive in the future. Nurturing Your Curiosity While some people may be naturally more curious than others, curiosity is a skill that can be cultivated and nurtured over time. Here are a few strategies for fostering your curiosity: Ask Questions: Don’t be afraid to ask questions, even if they seem obvious or silly. Questioning is the foundation of learning and discovery. Explore New Interests: Step outside your comfort zone and try new things. Attend a workshop, read a book on an unfamiliar topic, or visit a museum you’ve never been to before. Embrace Challenges: Don’t shy away from difficult problems or complex ideas. Embrace challenges as opportunities for growth and learning. Practice Mindfulness: Pay attention to your surroundings and observe the world with a sense of wonder. Notice the small details that you might normally overlook. Engage in Lifelong Learning: Make a commitment to lifelong learning. Read books, take courses, attend lectures, and engage in conversations with people who have different perspectives. Curiosity in a Changing World In today’s rapidly changing world, curiosity is more important than ever. We are constantly bombarded with new information and new technologies, and it can be difficult to keep up. However, by cultivating our curiosity, we can become more adaptable, resilient, and resourceful. We can learn to navigate the complexities of the modern world, to embrace new challenges, and to create a better future for ourselves and for generations to come. The world is full of wonders waiting to be discovered. By embracing our curiosity, we can unlock new possibilities, expand our horizons, and live more fulfilling lives. So, ask questions, explore new interests, and never stop learning. The journey of discovery is a lifelong adventure, and it all begins with a curious mind.

Loading

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah Dasar Unggulan Aisyiyah Ngemplak

Ngemplak, Pdmsleman.Or.id Ahad tanggal 22 Februari 2025 udara dan cuaca di lingkungan SD Unggulan Aisyiyah Ngemplak  sangat cerah mewarnai suasana pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Sekolah SD Unggulan Aisyiyah Ngemplak terasa khidmat. Acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi oleh Ananda Javier Arfa dan sari tilawah oleh Ananda Damia Stakif yang keduanya siswa SDUA Ngemplak. Dalam sambutannya, Sri Sumiyarsi yang juga sebagai Pimpinan PDA yang membidangi bidang Pendidikan ,menyatakan bahwa “ hari ini adalah hari yang bersejarah dan  punya momentum yang luar biasa khususnya di PCA Cabang Ngemplak, karena SD Unggulan Aisyiyah Ngemplak adalah satu-satunya sekolah dasar yang dikelola Aisyiyah di Kabupaten Sleman”. Saat ini adalah event pertama Pelantikan Jabatan Kepala Sekolah SDUA Ngemplak dari Drs. H. Samino  Budisutomo kepada kepala Sekolah yang baru Putri Dwi Septiani, S.Pd. Selanjutnya , acara prosesi dilakukan langsung oleh Tim Pimpinan Daerah Aisyiyah Daerah Sleman yang dipimpin oleh Dra. Hanik Rosyada, M.Ag dan Sekretaris PDA Dra. Retni Endah Safitri, M.Ag. Mengakhiri acara pelantikan dan Sertijab Kepala Sekolah Unggulan Aisyiyah Ngemplak ini, dilanjutkan dengan pengajian Songsong Ramadhan 1446 H yang disampaikan oleh H.Harjaka, S.Ag,S.Pd,M.Pd. Selanjutnya dalam tausiyahnya ,Ketua PDM yang bermukim di dusun Mangsel itu menyampaikan bahwa “ hidup manusia itu tidak lain hanya  untuk ibadah kepada Alloh Swt.”. Kita akan memasuki bulan Ramadhan yaitu bulan untuk melaksanakan ibadah puasa yang waktunya sebulan penuh, yaitu waktu ibadah yang memang ditentukan waktunya agak lama. Adapun ibadah yang waktunya paling Panjang adalah “ibadah nikah”. Nikah menurut ajaran Islam adalah ibadah yang paling Panjang waktunya, karena setiap gerak langkah kita dalam memenuhi kebutuhan kluarga, bekerja, mencari ma’isyah untuk keluarga adalah bagian dri ibadah. Demikian inti pengajian songsong Ramadhan yang dibawakan pensiunan pegawai Kemenag Sleman itu dengan renyah, humoris dan penuh makna, mengakhiri acara ini ditutup dengan pembacaan doa oleh H.Harjaka. Reprotase H. AS Ardani PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Wisuda 142 Tahfiz dan Iqro SD Muhammadiyah Mantaran dan MI Muhammadiyah Muttaqin

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Wajah 142 peserta wisuda Tahfiz dan Iqro yang digelar di SD Muhammadiyah Mantaran dan MI Muhammadiyah Muttaqin di Aula Monumen Jogja Kembali Sleman pada Sabtu 22 Februari 2025 nampak ceria, para siswa yang telah berjuang menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an serta menyelesaikan pembelajaran Iqro. Dari total peserta, sebanyak 60 wisudawan berhasil menyelesaikan program Iqro, sementara 82 lainnya telah menuntaskan hafalan Al-Qur’an dalam program Tahfiz. Acara yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan diantaranya perwakilan dari Kementerian Agama Sleman, Pembina Pendidikan Agama Islam (PAI) Marsyiyam, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Dikdasmen PNF Surahmat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sleman Suparyanto, serta Ketua Komite Sekolah Ir. Wahyudi yang menjadi enjadi bukti nyata dukungan terhadap program Tahfiz dan Iqro yang terus berkembang. Dalam sambutannya, Surahmat menegaskan bahwa program Tahfiz telah menjadi salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah. Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa seleksi masuk Perguruan Tinggi serta instansi seperti TNI dan Polri, para hafiz mendapatkan prioritas khusus, bahkan memperoleh beasiswa melalui jalur Tahfiz. “Ini merupakan bukti bahwa hafalan Al-Qur’an memiliki nilai lebih di dunia akademik dan profesional. Oleh karena itu, teruslah berjuang dan tingkatkan hafalan kalian,” pesan Surahmat kepada para wisudawan. Selain prosesi wisuda, acara ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk penampilan hafalan Al-Qur’an dari beberapa siswa terbaik serta pemberian penghargaan kepada wisudawan dengan hafalan terbanyak. Para orang tua yang hadir tampak haru dan bangga menyaksikan buah hati mereka melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dalam perjalanan spiritual mereka. Acara diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemudahan bagi para wisudawan dalam melanjutkan perjalanan ilmu dan keimanan mereka.

Loading

Haedar Nashir Sampaikan Lima Pesan untuk Kepala Daerah yang Baru Dilantik

YOGYAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir sampaikan selamat atas Pelantikan kepala daerah oleh Presiden RI, Prabowo Subianto pada Kamis (20/2) di Jakarta.Tak lupa Haedar mengajak bersyukur kepada Allah Yang Maha Kuasa serta berterima kasih kepada seluruh rakyat. Haedar juga berharap pasca pelantikan tidak perlu dirayakan secara berlebihan, sebab dipilih keterpilihan dan kemenangan itu ada beban dan tanggung jawab yang sangat besar. Sebagai bagian dari semangat berbagai spirit dan pemikiran selaku warga bangsa, Haedar dengan rendah hati mengajak kepada kepala daerah terlantik untuk memperhatikan lima hal penting. Pertama, para kepala daerah bersama keluarga, kerabat, dan lingkaran pendukungnya penting menghayati dan memaknai mandat politik itu sebagai amanat dan kepercayaan yang tinggi untuk dijalankan dengan sebaik-baiknya bagi kepentingan hidup rakyat. “Mandat tersebut sepenuhnya demi dan untuk rakyat serta tidak untuk kepentingan diri, dinasti, dan kroni. Sebagaimana asa nilai demokrasi, maka perlakukan warga yang memilih maupun tidak memilih seluruhnya secara adil tanpa diskriminasi, sebagai wujud kepemimpinan kepala daerah untuk semua,” katanya. Kedua, semangat otonomi daerah yang diberikan konstitusi hendaknya dipahami dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk memajukan kehidupan daerah di berbagai bidang sejalan perwujudan cita-cita nasional. Haedar berharap otonomi daerah mesti berada dalam spirit Persatuan Indonesia dan berdiri tegak di atas koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu dia juga berpesan supaya menghindari penumbuhan ego kedaerahan yang dapat meluruhkan jiwa Bhineka Tunggal Ika. “Seluruh kepala daerah terpilih alangkah baiknya membangun jalinan erat keindonesiaan untuk satu Indonesia milik semua,” imbuhnya. Ketiga, daerah dengan seluruh kandungan kekayaan di dalamnya betul-betul dipergunakan dengan prinsip pasal 33 UUD 1945, yakni Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Dalam menjalin kerjasama dan membuka peluang investasi dengan pihak manapun baik domestik maupun asing hendaknya berada dalam koridor konstitusi tersebut. Jauhi kebijakan dan kerjasama yang merugikan kepentingan daerah dan rakyat serta masa depan Indonesia. Utamakan kesejahteraan warga dan kondisi lingkungan setempat. Kemiskinan, kesenjangan sosial, gizi buruk, stunting, dan berbagai masalah yang dihadapi warga masyarakat penting menjadi perhatian utama. Keempat, para kepala daerah harus selesai dengan dirinya dan bertekad sepenuh jiwa-raga untuk berkhidmat bagi kepentingan rakyat Indonesia. Jauhi segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, baik terselubung maupun terbuka. “Jalankan efisiensi sebagaimana telah menjadi political-will dan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Segala bentuk mobilitas termasuk kunjungan kerja mesti memperhatikan asas efisiensi dan tidak bersifat pemborosan. Bagi rakyat uang seribu rupiah itu sangatlah berguna, sehingga penting para pimpinan daerah bersikap simpati, empati, dan peduli,” katanya. Kelima, para kepala daerah beserta elite masyarakat setempat dan nasional diharapkan menghadirkan keteladanan hidup dan spiritualitas luhur berbasis nilai-nilai agama, Pancasila, dan kebudayaan adiluhung bangsa. Rakyat saat ini memerlukan teladan kebaikan dari para pemimpinnya. “Seraya terus mengedukasi rakyat agar menjadi warga yang berkarakter kuat, disiplin, mandiri, beretika luhur, maju, dan mengembangkan solidaritas sosial yang baik antarsesama. Keberagamaan dan nilai dasar Ketuhanan Yang Maha Esa mesti menjadi landasan utama dalam perikehidupan elite dan warga bangsa di bumi Indonesia,” tutupnya.

Loading

The Enduring Appeal of Simple Pleasures

The Enduring Appeal of Simple Pleasures In our increasingly complex world, filled with technological advancements and constant demands on our time, it’s easy to overlook the profound satisfaction that can be found in simple pleasures. These are the small, often overlooked moments and activities that bring joy, contentment, and a sense of well-being. They are accessible to everyone, regardless of income or status, and offer a powerful antidote to the stresses and anxieties of modern life. Let’s explore why these simple pleasures hold such enduring appeal and how we can cultivate them in our own lives. The Science Behind Simple Joys The positive impact of simple pleasures isn’t just anecdotal; it’s backed by science. Engaging in enjoyable activities, even seemingly insignificant ones, triggers the release of dopamine in the brain. Dopamine is a neurotransmitter associated with pleasure, motivation, and reward. This surge of dopamine can improve mood, reduce stress, and even enhance cognitive function. For example, spending time in nature has been shown to lower cortisol levels (the stress hormone) and increase feelings of calmness and well-being. Similarly, listening to music can activate areas of the brain associated with reward and pleasure, providing a sense of relaxation and enjoyment. Furthermore, focusing on simple pleasures can promote mindfulness and a greater appreciation for the present moment. When we are fully engaged in an activity, whether it’s savoring a cup of coffee or taking a walk in the park, we are less likely to be distracted by worries about the future or regrets about the past. This present-moment awareness can reduce anxiety and increase overall happiness. Examples of Simple Pleasures The beauty of simple pleasures lies in their diversity and accessibility. What one person finds enjoyable, another may not. The key is to identify activities and moments that resonate with you personally. Here are a few examples to get you started: Nature’s Embrace: Spending time outdoors, whether it’s hiking in the mountains, strolling along the beach, or simply sitting in a park, can be incredibly restorative. The fresh air, natural light, and connection to the earth can revitalize the mind and body. Culinary Delights: Enjoying a delicious meal, whether it’s a home-cooked feast or a simple sandwich, can be a source of great pleasure. Savoring the flavors, textures, and aromas of food can be a deeply satisfying experience. Maybe you also enjoy online games like sekabet. The Power of Music: Listening to your favorite songs can instantly lift your mood and transport you to another time and place. Music has the power to evoke emotions, memories, and a sense of connection. A Good Book: Getting lost in a captivating story can be a wonderful escape from reality. Reading can expand your horizons, challenge your perspectives, and provide hours of entertainment. Acts of Kindness: Helping others, even in small ways, can bring a profound sense of satisfaction. Whether it’s volunteering your time, offering a helping hand, or simply offering a kind word, acts of kindness can boost your own mood and make a positive impact on the lives of others. Mindful Moments: Practicing mindfulness, even for just a few minutes each day, can help you appreciate the simple pleasures in life. Taking a few deep breaths, focusing on your senses, and being present in the moment can transform ordinary experiences into extraordinary ones. Cultivating Simple Pleasures in Your Life Incorporating simple pleasures into your daily routine doesn’t require a major overhaul of your lifestyle. It’s about making small, intentional choices that prioritize your well-being. Here are a few tips for cultivating simple pleasures: Pay Attention: Start by paying attention to the things that bring you joy, no matter how small or insignificant they may seem. Keep a journal or make a mental note of these moments. Make Time: Schedule time for activities that you enjoy, even if it’s just for a few minutes each day. Treat these activities as important appointments that you can’t miss. Be Present: When you are engaging in a simple pleasure, try to be fully present in the moment. Put away your phone, turn off the TV, and focus on the experience. Don’t Overthink It: Simple pleasures are meant to be enjoyed, not analyzed. Don’t worry about whether you’re “doing it right” or whether you “should” be enjoying something else. Just relax and let yourself be present. Be Open to New Experiences: Don’t be afraid to try new things. You might discover a new simple pleasure that you never knew you loved. The Long-Term Benefits The benefits of embracing simple pleasures extend far beyond immediate gratification. By regularly engaging in activities that bring you joy and contentment, you can cultivate a more positive and resilient mindset. This can help you cope with stress, manage anxiety, and improve your overall quality of life. Furthermore, focusing on simple pleasures can foster a sense of gratitude and appreciation for the good things in your life, no matter how small they may seem. In a world that often prioritizes achievement and material possessions, it’s important to remember the enduring appeal of simple pleasures. These are the small moments and activities that truly enrich our lives and bring us a sense of joy, contentment, and well-being. By cultivating these pleasures in our own lives, we can create a more meaningful and fulfilling existence.

Loading

Pengajian Akbar Songsong Ramadhan 1446 H, Semangat Syiar Berkemajuan Di Girikerto Turi

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad Wage, 16 Maret 2025 (17 Syakban 1446 Hijriyah) bertempat di Barak Pengungsian  Soprayan Girikerto berlangsung  Pengajian Akbar songsong bulan suci Ramadhan 1446 H dan pelantikan pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah ( PRM PRA ) Girikerto Turi Sleman yang dihadiri sekitar 200 peserta. TK ABA Ponosaran di pra acara menampilkan sejumlah persembahan Hafalan surat At Tien oleh Kelompok TK B Gerak dan Lagu TK ABA Ponosaran oleh kelompok  TK A serta suguhan beladiri Tapak Suci Putra Muhammadiyah dari SD Muhammadiyah Girikerto dengan tangkas menampilkan jurus secara beregu maupun tarung. Acara dibuka dengan Kalam Ilahi pembacaan Ayat Suci Al Quran Oleh R. Ahmad Zaenudin, S.Ag Kepala Sekolah SD Muh. Girikerto dilanjutkan dengan lantunan Indonesia Raya, Mars Sang Surya dan mars Aisyiyah. Acara inti yakni pelantikan Pengurus PRM Girikerto dengan Ketua H. Sumaryanto, SH. serta sekretaris Aris Suranto, S.Pd oleh Ketua Drs Bambang Rahmanto Dan Sekretaris PCM Turi H. Widyo Suroyo   sedangkan Pelantikan PRA Girikerto dengan Ketua Ampriyantini S.Pd.AUD dan Sekretaris Anita Yuliani beserta jajaran. Dalam Sambutannya  Bambang Rahmanto selaku Ketua PCM Turi berharap “ PRM PRA Girikerto segera bergerak mengkonsolidasikan syiar dakwah berkemajuan di Girikerto, salah satunya dengan pertemuan rutin dan mengadakan pengajian rutin”. Inti Pengajian Songsong Ramadhan 1446 H kali ini disampaikan oleh Ustadz Prof. drh. H. Agung  Budiyanto, MP.Ph.D  (Dosen /Wakil Dekan 1 F. Pertanian  UGM) yang membahas tentang “ Jihad akhir zaman, beruntunglah orang-orang yang terpilih dan bersungguh-sungguh untuk berjuang di jalan Allah melalui persyarikatan memberantas kebodohan, kemiskinan disekitar kita, meskipun jadi ujung tombak dan tombok  Insha Allah akan mendapatkan ganti dari yang tidak terduga-duga”. Nampak pula hadir dalam kesempatan ini Lurah Girikerto beserta Kamituwo,  Dukuh Babadan, Bangunmulyo, Nangsri, Daleman dan 14 Takmir dan Jamaah Masjid se Girikerto antara lain  Takmir masjid Al Iman  Soprayan, Ar Rohmad  Sorowangsan, Al Barokah Babadan, Al Hikmah Kuncen, At Taqwa Pancoh Kulon, Al Qodr Nangsri Lor, Darussalam Nangsri Kidul, Nurul Islam Glagahombo , Al Huda Daleman , Umar bin Khotob  Somoitan, Aisyah Ponosaran Lor, Al Amin Ponosaran Kidul, Ar Rohman Bayan, Al Hidayah Surodadi Lor beserta Kepala Sekolah dan Guru SD Muhammadiyah Girikerto, TK ABA Ponosaran, Nganggring dan Kemirikebo serta diback up oleh KOKAM Turi dan Linmas setempat. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Tingkatkan pemahaman kesekretariatan, PDA Sleman gelar Pelatihan Pengelolaan Administrasi dan Media Publikasi ‘Aisyiyah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Pengelolaan Administrasi dan Media Publikasi ‘Aisyiyah yang dilaksanakan pada Sabtu (15/2) di SMK Muhammadiyah 1 Sleman. Kegiatan ini guna meningkatkan pemahaman kesekretariatan di lingkungan PDA Sleman terutama pengelolaan administrasi dan media publikasi ‘Aisyiyah. Pada kegiatan ini Narasumber pertama Jamilatus Saudah, Sekretaris Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY menyampaikan bahwa “ Sekretaris adalah motor penggerak organisasi. Sekretaris mempunyai peran sebagai penghubung antara anggota organisasi dan pimpinan, pengelola administrasi dan dokumen organisasi, penyusun dan penyampai informasi dalam organisasi, dan sebagai koordinator kegiatan organisasi”. Ditambahkan oleh narasumber kedua, Sinta Maharani Humas bahwa “ semua kegiatan yang dilakukan ‘Aisyiyah sebaiknya dilaporkan dan dipublish sebagai bentuk syiar ‘Aisyiyah yang terus berkontribusi dalam memberi solusi permasalahan-permasalahan yang aktual di masyarakat”. Sekretaris sbagai penyempurna tugas pimpinan, maka banyak membaca dan membiasakan menulis laporan adalah sebuah keniscayaan. Kegiatan ini dihadiri ketua dan sekretaris Majelis/Lembaga Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sleman, juga Ketua dan sekretaris Pimpinan Cabang Aisyiyah se-Kabupaten Sleman berjumlah 65 orang. Reportase Atika Wakil Sekretaris PDA Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Rapat Anggota Tahunan ke XIV Koperasi “Cahaya Melati PDA Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Jumat, 14 Februari 2025 M / 15 Sya’ban 1446 H Koperasi “Cahaya Melati” Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman dengan BADAN HUKUM NO. 078/BH/XV.4/Kab.Slm/VIII/2011 yang beralamat di Padukuhan Dusun I, Desa Triharjo, Kec. Sleman, Kab. Sleman mengadakan Rapat Anggota Tahunan ke XIV bertempat di Rumah Makan Muara Kapuas Sawahan, Pandowoharjo, Sleman. Menurut Ketua Hj. Kusmiyati, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan “ di tahun ke 16 koperasi “Cahaya  Melati” kami harap semakin maju dan bermanfaat bagi anggota dan  masyarakat pada umumnya dan jumlah Anggota keseluruhan s.d. akhir Desember 2024 yakni 147 anggota. Sementara menurut Sekretaris Koprasi Bekti Pratiwi, S.Pt., S.Pd,  hadir dalam rapat RAT kali anggota sebanyak 70 orang dari tujuh belas cabang, pengurus 7 orang, Pengawas 3 orang dan tamu undangan 2 orang. Hadir juga dalam kesempatan ini Dinas Koperasi Kabupaten Sleman, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Majelis Ekonomi DIY, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Sleman, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Majelis Ekonomi Sleman dan Anggota Koperasi “Cahaya Melati” PDA Sleman Beberapa kegiatan usaha yang telah dilakukan koprasi ini diantaranya Simpan pinjam, memasarkan produksi anggota dan mengikuti bazar-bazar dalam kegiatan tertentu. Sementara menurut hasil pemeriksaan yang telah dilakukan badan pengawas mengambil kesimpulan sebagai berikut bahwa ada anggota yang belum memenuhi kewajibannya, baik dalam membayar simpanan wajib maupun angsuran pinjaman. laporan kegiatan telah disajikan secara bulanan dengan baik dan penagihan pinjaman yang menunggak telah diselesaikan secara kekeluargaan sekaligus silaturahim ke rumah yang bersangkutan. Hj. Hanik Rosyada M.Ag selaku Ketua PDA Sleman memerikan apresiasi kepada Koprasi Cahaya melati yang telah berkiprah di tahun ke 16, semoga terus berkembang menjadi Koperasi Syariah di Sleman. Reportase Arief Hartanto MP PDM Sleman

Loading

Gelar Karya Dan Donor Darah kolaborasi SMP Muhamadiyah 1 Berbah, PCM, PCA, PMI Kapanewon dan Lazismu Berbah

Berbah, Pdmsleman.Or.id SMP Muhammadiyah Berbah menyelenggarakan Gelar Karya siswa pada hari Rabu 12 Februari 2025 bertempat di halaman SMP Muhammadiyah 1 Berbah. Krikilan, Tegaltirto, Berbah, Sleman, DIY. Kegiatan dihadiri ketua Dikdasmen PDM Sleman Surahmad, SPd. Ketua PCM Berbah H. Ahmad Muhajir Hanifi, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Berbah Tri Muriana Budianto, ST. Ketua Lazismu Berbah H. Ardi Sehami,S.Ag. Sekretaris Lazismu Berbah Aris Wibowo. Ketua PMI Berbah Dodit, guru karyawan dan siswa-siswi SMP Muhammadiyah 1 Berbah. Kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Berbah Tri Muriana Budianto, ST menyampaikan bahwa kegiatan gelar karya siswa SMP Muhammadiyah 1Berbah yang sering disebut SMP Muhammadiyah Krikilan (SMP Mukri) sudah empat kali diselenggarakan. Gelar karya kali ini menjadi istimewa karena dalam waktu bersamaan diadakan empat kegiatan yang berbeda.Yang pertama SMP Mukri bekerjasama dengan LAZISMU Berbah dan PMI Kapanewon Berbah PCM PCA berbah menyelenggarakan donor darah diikuti 80 pendonor mendapatkan 60 kantong darah.“Untuk para pendonor diucapkan terima kasih semoga menjadikan amal kebaikan dan bermanfaat bagi sesama” ucap Tri. Yang kedua pentas gelar karya menampilkan berbagai seni pertunjukan daerah oleh siswa-siswi SMP Mukri.Uniknya yang mereka saling merias teman yang akan tampil diacara gelar karya. Kegiatan ujian praktek seni budaya bidang merias.Yang terakhir ujian praktek prakarya lomba memasak aneka makanan.Kegiatan yang keempat adalah pentasyarufan atau pemberian shodaqoh kepada anak SD disekitar SMP Mukri. Pentasyarufan merupakan program Lazismu Berbah menyongsong datangnya bulan Ramadhan 1446 H.“Kegiatan gelar karya merupakan ajang membangun kepercayaan diri dan mengasah kreatifitas siswa-siswi” tambah Tri. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Berbah H. Ahmad Muhajir Hanifi, merasa bangga atas kegiatan Gelar Karya SMP Mukri sangat luar biasa , kali ini merupakan tahun keempat. Untuk tahun ini bekerjasama dengan kegiatan donor darah PMI Kapanewon PCM, PCA Berbah dengan Lazismu Berbah.Harapannya nanti setiap ada kegiatan Muhammadiyah bisa dibarengkan dengan kegiatan donor darah.” Kegiatan donor darah sebagai bentuk infak dan sodakah warga Muhammadiyah dan masyarakat umum. Meski untuk anak SMP belum bisa ikut donor darah karena batasan usia pendonor diatas 17 tahun. Menurut petugas PMI stok darah sangat terbatas sedangkan pemakaian donor darah terus meningkat dari waktu kewaktu. Dibutuhkan kepedulian warga untuk mendonorkan darahnya” ucap Muhajir.Ketua PCM Berbah juga memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan siswa-siswi SMP Mukri yang mempunyai bakat dan talenta luar biasa.“Ketika mendapatkan kesempatan untuk tampil bisa menyuguhkan pertunjukan menarik dan luar biasa” ungkapnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua Lazismu Berbah H Ardi dalam sambutannya. Yang juga memberikan apresiasi hadiah kepada salah satu siswi yang hasil riasnya paling cantik. Ketua dikdasmen PDM Sleman Surahmad,SPdmenyampaikan apresiasi kegiatan yang dilakukan SMP Mukri, Muhammadiyah Kreatif dengan kegiatan yang ditampilkan berupa tarian budaya tradisional, merias wajah , praktek memasak, donor darah dan pemberian bingkisan jelang Ramadhan untuk anak SD yang membutuhkan.Selanjutnya Surahmad memberikan apresiasi kepada perias terlucu, juga menyampaikan bahwa dalam dunia modern saat ini pintar saja belum cukup.“Pintar harus juga diiringi dengan kreativitas untuk nantinya bisa mencapai kesuksesan” pungkas Surahmad. Reportase Kusnadi KIM Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading