AJAK KELUARGA SHALAT BERJAMAAH DI MASJID, SEMOGA SURGA JADI TEMPAT MENETAP

Materi Hari Ke 17 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Shalat berjamaah di masjid memiliki banyak keutamaan, terutama jika dilakukan bersama keluarga. Selain mendapatkan pahala yang berlipat, shalat berjamaah juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga dalam ibadah kepada Allah SWT. Ini adalah amalan yang dapat membawa kita menuju surga. Keutamaan Shalat Berjamaah dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah ﷺ bersabda: صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً “Shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan keutamaan 27 derajat.” (HR. Bukhari No. 645, Muslim No. 650) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً “Barang siapa bersuci di rumahnya lalu berjalan ke salah satu rumah Allah (masjid) untuk menunaikan shalat wajib, maka setiap langkahnya akan menghapus dosa dan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim No. 666) Rasulullah ﷺ bersabda: سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ … وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ “Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah di hari tiada naungan kecuali naungan-Nya… di antaranya adalah seseorang yang hatinya terpaut pada masjid.” (HR. Bukhari No. 660, Muslim No. 1031) Manfaat Mengajak Keluarga Shalat Berjamaah di Masjid Kesimpulan Mengajak keluarga untuk shalat berjamaah di masjid adalah amalan yang memiliki banyak keutamaan. Selain mendapatkan pahala yang berlipat, kebiasaan ini juga membangun nilai-nilai islami dalam keluarga dan menjadi jalan menuju surga. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua untuk istiqamah dalam shalat berjamaah. Aamiin.

Loading

RAMADHAN, WAKTU TERBAIK UNTUK BERTAUBAT DARI DOSA DAN MAKSIAT

Materi Kultum Ramadhan Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 16 Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Allah SWT membuka pintu taubat selebar-lebarnya bagi hamba-Nya yang ingin kembali ke jalan yang lurus. Inilah kesempatan terbaik untuk membersihkan diri dari dosa dan maksiat serta memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT. Keutamaan Taubat dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222) Rasulullah ﷺ bersabda: إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ “Ketika Ramadhan tiba, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari No. 1899, Muslim No. 1079) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 38, Muslim No. 760) Cara Bertaubat dengan Sungguh-sungguh Kesimpulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menyesali dosa, memperbanyak istighfar, dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya, semoga kita semua mendapatkan ampunan dan keberkahan dari-Nya. Aamiin.

Loading

Membekali kedisiplinan Siswa kelas XII dengan metode HEART

CAngkringan, Pdmsleman.Or.Id Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan adalah menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja atau berwirausaha. “Seorang entrepreneur harus mempunyai sikap mental kuat dan disiplin yang tinggi. Demikian pula dengan dunia kerja, dimanapun menuntut seluruh bagian di dalamnya mempunyai disiplin kerja sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang baik/tinggi Tim pengabdian Universitas Ahmad Dahlan yang diketuai oleh Dr. Sutipyo R., M.Si. dengan anggota Dr. Yusron Masduki, M.Pd.I. dan Arif Budi Prasetya, M.Pd melakukan pengabdian di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Cangkringan. “Tema pengabdian pada kali ini adalah Meningkatkan Kedisiplinan Siswa dengan metode Healthy Emotions Anchored in Rasulullah’s Teaching (Heart) ” tutur Sutipyo R. Pembinaan kedisiplinan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2025 dengan peserta seluruh kelas XII SMK Muhammadiyah Cangkringan yang berjumlah 175 siswa. Materi yang diberikan oleh pemateri berkisar bagaimana kedisiplinan mempunyai peranan yang sangat penting dalam keberhasilan seseorang dalam bekerja dan berwirausaha. Kedisiplinan ditinjau dari sudut pandangan psikologi dalam pandangan Islam sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-harinya. Kedisiplinan selain dituntut oleh kehidupan masyarakat, kedisiplinan juga merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam. Dalam ajaran Islam kedisiplinan sejalan dengan konsep taat dan istiqomah yang banyak di sebut dalam al-Qur’an dan Hadis. Sehingga seseorang yang bersikap dan berperilaku disiplin, berarti telah melakukan sebagian dari ajaran Islam. Dalam sirah nabawiyah tertulis dengan rapi bagaimana kedisiplinan memegang peranan penting atas kemajuan dari Islam itu sendiri. Ketidak disiplinan akan membuahkan kesuksesan dunia dan akhiran, sementara ketidak disiplinan akan membuahkan kehancuran. Salah satu contohnya adalah ketika perang Uhud, dimana beberapa prajurit Islam yang tidak disiplin dengan perintah Rasulullah kemudian meninggalkan puncak gunung Uhud untuk mengambil ghanimah, sehingga menjadi sumber kekalahan telak kaum Muslim yang sebelumnya sudah menang. Metode Healthy Emotions Anchored in Rasulullah’s Teaching (Heart) merupakan metode yang baru. Mekanisme pembinaannya untuk merubah perilaku seseorang dengan menggunakan ibrah atau contoh, serta dalil-dalil yang berasal dari al-Qur’an dan Hadis. Melalui ibrah dari sirah nabawayah yang dipadu dengan ayat-ayat al-Qur’an dan Hadis, diharapkan dapat menggugah audien melakukan evaluasi diri atau muhasabah dan akhirnya merubah perilakunya agar sesuai dengan tuntunan Islam. Walaupun sedang menjalankan ibadah puasa, peserta dan pemateri sangat bersemangat dalam melaksanakan acara ini. Ibu Titik Sunarti, S.Pd. sebagai kepala sekolah dan Ibu WAKA Kurikulum Siti Rahayu, S.Pd., sangat mengapresiasi keberadaan pengabdian ini dengan harapan dapat diresapi dan diimplementasikan oleh para siswa yang beberapa bulan lagi akan lulus sekolah.

Loading

Pentasyarufan Lazismu PCM Berbah kepada PA Ukwatul Aitam Berbah

Pentasyarufan Lazismu PCM Berbah kepada PA Ukwatul Aitam Berbah Penyerahan SIM C, Buka puasa dan Pentasyarufan Lazismu PCM Berbah ditujukan kepada anak asuh Panti Asuhan (PA) Ukwatul Aitam Babadan Berbah berlangsung di Soto mbah Doel padukuhan Jetak, Sendangtirto, Berbah, Sleman, DIY. Jumat 14 Maret 2025. Hadir dalam kegiatan Lurah Sendangtirto Amir Junawan, Bumdes Sendangtirto (Bayu Satrio Nugroho, Adat Muntaha) , tim Lazismu Berbah (H. Ardi Sehami, SAg, Saefu Rizal, SH, Aris Wibowo), dukuh Jetak Sigit, Babinsa Sendangtirto Tri Wiyono, pengasuh PA Ukwatul Aitam ( H. Kasmino Anhar, Bu Jannah, Bu Ardi). Pengurus PA Ukwatul Aitam H. Kasmino menyampaikan bahwa ketua PA Ukwatul Aitam Ustadz Anas Masduri tidak bisa hadir pada kegiatan buka puasa ini.Beliau menitipkan salam dan terimakasih atas undangan buka puasa, teriring doa semoga Lazismu PCM Berbah beserta donatur mendapatkan balasan pahala yang berlipat.H. Kasmino juga menyampaikan bahwa pada bulan Ramadhan ini anak asuh dan pengurus banyak mendapatkan limpahan barokah dari Allah melalui para donatur. Diantarnya sebanyaknya 17 Surat Ijin Mengemudi pengendara sepeda motor (SIM C) untuk anak asuh dan pengasuh PA Ukwatul Aitam. Dalam mendapatkan SIM diberikan kemudahan dan keringanan pembiayaan dari kepolisian.Juga nantinya akan mendapatkan santunan dari Lazismu PCM Berbah.” Beberapa hari yang lalu anak anak juga mendapat undangan buka bersama 25 orang dari Pakuwon Mall” jelas H. Kasmino. Babinsa Sendangtirto Tri Wiyono juga menyampaikan izin bahwa Kapolsek Berbah tidak bisa hadir dan mewakilkanya untuk menyampaikan SIM C bagi kemaren yang telah mengikuti dan lolos ujian untuk mendapatkan SIM C . Kapolsek berpesan melalui dirinya semoga setelah mendapatkan SIM C untuk lebih berhati hati ketika mengendarai sepeda motor, juga melengkapi perlengkapan motornya“Jangan lupa memakai helm pengaman , mentaati rambu rambu dan aturan yang berlaku bagi pengendara sepeda motor ” pesan Tri.Diingatkan saat ini kejahatan jalanan masih ada belum berhenti.Ingat untuk tidak keluar rumah pada malam hari kecuali bila memang mendesak dan harus dijalankan. “Sesuai perbub Sleman nomor 45 tahun 2020 tentang jam bejar anak” jelas Tri.Selanjutnya Tri Wiyono menyerahkan SIM C kepada yang berhak menerima. Ketua Badan Pengurus Lazismu H. Ardi Sehami dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa sesuai Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 25 bahwa yang berhak masuk surga adalah untuk orang yang beriman dan beramal Sholeh.Sedangkan ciri orang Sholeh yang pertama adalah orang menjalankan Sholat. Karena sholat sebagai identitas orang muslim dan mencegah dari perbuatan mungkar.Yang kedua orang yang suka belajar mengajarkan dan membaca Al Qur’an. Yang ketiga suka mendoakan kedua orang tua.Dan ciri orang sholeh yang ke-empat adalah orang suka bersedekah. Saling tolong menolong dalam kebaikan. Tidak kikir suka membantu” dan apa yang kita bantukan akan kembali pada kita dalam bentuk bantuan yang lain” jelas ustadz Ardi.Sedangkan ciri orang sholeh yang ke lima adalah orang yang suka menuntut ilmu atau belajar untuk mendapatkan ilmu.“Karena menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim. Dan Allah menaikan derajat dari pada yang lain” tambah Ardi.Sedangkan ciri orang Sholeh yang ke enam adalah orang yang selalu husnudzon berbaik sangka. Tidak berburuk sangka” pungkas Ustadz Ardi. Rep : Kusnadi Berbah Editor Arief H MPI PDM Sleman

Loading

KAJIAN RAMADHAN 1446 H IKATAN GURU AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL (IGABA) CABANG BERBAH

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Cabang Berbah bersama Majelis PAUD DASMEN Aisyiyah cabang Berbah dan Pengurus Harian PCA Berbah mengadakan Kajian Ramadhan 1446 H, yang bertempat di Masjid Al-Hikmah Krikilan, Tegaltirto Berbah, Sleman, DIY pada hari Senin s.d Rabu tanggal 10 s.d 12 Maret 2025. Ketua Majelis PAUD Dasmen Aisyiyah Berbah Hj. Esti Jumanah Menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diadakan dibulan Ramadhan sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan guru PAUD (KB-TK ABA) se cabang Berbah.“Dalam kegiatan ini guru diharapkan bisa untuk mengikuti materi-materi yang disampaikan” ucap Hj. Esti. Materi tersebut antara lain: Hafalan surat-surat pendek, praktek wudhu, sholat berjamaah. Materi kajian akan disampaikan oleh narasumber yaitu Dra. Sri Sumiyarsi., M.Pd., M.Si wakil ketua MTP PDA Sleman, “Diharapkan semua guru bisa mengikuti dari awal sampai akhir kegiatan selama 3 hari” tambah Hj Esti. Wakil Ketua PCA Berbah Hj. Yuliani Murtiningsih, S.Pdmengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada ibu Sri Sumiyarsi, atas waktunya. Untuk menjadi Narasumber dalam kajian ramadhan untuk guru IGABA.“Kajian ini dilaksanakan pada bulan Ramadhan selama 3 hari berturut turut dengan tema yang berbeda-beda” tambahnya.Tema yang diambil hari pertama mendidik anak teladan rosulullah, hari kedua bangga menjadi guru, dan tema hari ke-tiga yaitu Fiqih Sholat berjamaah bagi Wanita . Pada kesempatan itu juga disampaikan pemberian tali asih untuk GuruTetap Yayasan (GTY) non sertifikasi. “Semoga kegiatan ini terus berjalan dan semakin banyak ilmu yang didapatkan. Aamiin” pungkas Hj Yuliani. Wakil ketua MTP PDA Sleman Dra. Sri Sumiyarsi.,M.Pd.,M.Si sebagai narasumber menyampaikan supaya guru PAUD (KB-TK ABA) bisa mempraktekkan dengan benar-benar dan konsisten dalam melakukannya ilmu yang didapat .Terutama dalam penyampaiannya kepada peserta didik karena sebagai dasar utama.“Namun haruslah yang sesuai dengan tuntunan Himpunan Putusan Tarjeh (HPT) yang telah dianjurkan oleh PP Muhammadiyah” pesan Sri Sumiarsi. Kusnadi KIM Berbah

Loading

Hari Jadi ke-270 DIY, PW Muhammadiyah DIY: Tonggak Kesejarahan Harus Terus Menyala

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id PWM DIY memandang bahwa hari jadi DIY yang diperingati setiap 13 Maret merupakan momentum yang sangat penting untuk mempertegas dan memperjelas asal-usul DIY, sekaligus menjadi tonggak sejarah atas peran panjang DIY di Republik ini. Proses penetapan hari jadi ini memang telah memakan waktu cukup panjang, tetapi hasilnya sangat bermanfaat bagi masyarakat DIY untuk mengenal jati diri dan identitasnya yang pertama kali diumumkan Sultan HB ke I mengenai Daerah kewenangannya yang diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat. Tonggak kesejarahan itu harus terus menyala di setiap warga DIY, agar bisa merawat status ke-Istimewaan Yogyakarta. Karena itu, PWM DIY memberi apresiasi atas kerja keras Pemda DIY dalam memperjuangan penetapan dari jadi DIY sehingga bisa diakui dan diperingati setiap tanggal 13 Maret. PWM DIY sebagai gerakan Islam, Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid merupakan bagian tidak terpisahkan dari DIY. Organisasi yang didirikan di Kauman Yogyakarta pada 18 November 1912 ini telah ditetapkan sebagai bagian dari empat pilar penting DIY atau widya saka tunggal yang terdiri dari keraton-pakualaman, Muhammadiyah, Taman Siswa, pendidikan modern, dan pesantren. Karena itu, PWM DIY terus mendorong adanya sinergi, kohesi dan kolaborasi seluruh warga Muhammadiyah menyukseskan program-program Pemda DIY yang sesuai dengan karakter dan identitas Muhammadiyah. Sejumlah Bidang kehidupan yang terus dioptimalkan sinergi keduanya di antaranya dalam Bidang Pendidikan, kebudayaan, seni, sistem pertanian, ekonomi dan teknologi. PWM DIY berharap agar hari jadi DIY ini dijadikan momentum muhasabah (refleksi) untuk semakin meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai dasar keistimewaan dan peran kebangsaan yang diwariskan para pendahulu untuk dijadikan bekal bagi menata dan mengembangkan DIY sebagai Daerah Istimewa. Hal ini sangat penting dijadikan pondasi untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kemuliaan martabat manusia Jogja. Selamat hair jadi DIY Dr. Farid Setiawan S.Pd., M.Pd.I. Wakil Sekretaris PWM DIY

Loading

PUASA TAK SEKADAR MENAHAN LAPAR, TAPI JUGA MENAHAN DOSA DAN HAWA NAFSU

Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 7 Pendahuluan Puasa bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari segala bentuk dosa dan hawa nafsu. Oleh karena itu, puasa menjadi sarana untuk membersihkan diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Makna Puasa yang Sesungguhnya إِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَسْخَبْ، فَإِنِ امْرُؤٌ شَاتَمَهُ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ “Jika salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, maka janganlah berkata kotor dan jangan bertengkar. Jika ada seseorang yang mencacinya atau mengajaknya berkelahi, hendaklah ia berkata: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa.’” (HR. Bukhari No. 1904 dan Muslim No. 1151) الصِّيَامُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ كَجُنَّةِ أَحَدِكُمْ مِنَ الْقِتَالِ “Puasa adalah perisai dari api neraka sebagaimana perisai salah seorang dari kalian dalam peperangan.” (HR. Ahmad No. 8634, Shahih) Cara Menghindari Dosa dan Mengendalikan Hawa Nafsu Saat Berpuasa Kesimpulan Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari dosa dan hawa nafsu. Dengan menjaga lisan, perbuatan, dan hati, kita dapat meraih keberkahan serta menjadi pribadi yang lebih bertakwa. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba yang lebih baik. Aamiin.

Loading

SEDEKAH DI BULAN RAMADHAN, PAHALA BERLIPAT GANDA JADI BEKAL AKHIRAT

Musa Jundana, Lc,  Materi Hari Ke 5 Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah dan rahmat. Salah satu amalan utama yang sangat dianjurkan dalam bulan ini adalah sedekah. Bersedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa karena pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT. Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ “Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi No. 663, Hasan Shahih) مَّثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261) كُلُّ امْرِئٍ فِي ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّاسِ “Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad No. 17403, Shahih) Bentuk Sedekah yang Dianjurkan مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Barang siapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi No. 807, Shahih) Kesimpulan Sedekah di bulan Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraih pahala berlipat ganda dan menjadi bekal di akhirat. Dengan berbagi rezeki kepada sesama, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita termasuk golongan yang gemar bersedekah dan mendapatkan keberkahan dari-Nya. Aamiin.

Loading

RAIH KEBERKAHAN SEPANJANG MASA DENGAN SAHUR & BERBUKA BERSAMA

Musa Jundana, Lc Materi Hari Kedua Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Di dalamnya, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa dengan optimal, termasuk dengan menghidupkan sunnah sahur dan berbuka bersama. Kedua amalan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik tetapi juga memiliki keutamaan spiritual yang luar biasa. Keutamaan Sahur تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً “Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari No. 1923 dan Muslim No. 1095) فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ “Pembeda antara puasa kita dan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim No. 1096) Keutamaan Berbuka Puasa مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Barang siapa memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi No. 807, shahih) إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ دَعْوَةً مَا تُرَدُّ “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, saat berbuka ada doa yang tidak akan ditolak.” (HR. Ibnu Majah No. 1753, shahih) Cara Menghidupkan Sunnah Sahur & Berbuka Bersama لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ “Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari No. 1957 dan Muslim No. 1098) Kesimpulan Sahur dan berbuka adalah dua amalan yang memiliki keberkahan besar di dalamnya. Dengan menghidupkan sunnah ini, kita tidak hanya mendapatkan manfaat fisik tetapi juga keberkahan yang akan terus mengalir sepanjang masa. Semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan meraih keberkahan dari setiap sunnah yang dianjurkan Rasulullah ﷺ. Aamiin.

Loading