Godean, Pdmsleman.Or.Id
Aqidah berasal dari kata ‘aqd yang berarti ikatan, simpul, perjanjian, atau sesuatu yang terikat sangat kuat. Oleh karena itu, aqidah bukan sekadar keyakinan biasa, melainkan ikatan yang kokoh antara seorang hamba dengan Allah SWT.
Para ulama menjelaskan bahwa aqidah adalah keyakinan yang mengikat hati sehingga tidak mudah goyah atau terlepas. Ibarat sebuah tali yang diikat kuat, aqidah menyatukan seorang mukmin dengan Tuhannya sepanjang hidup.
Kalimat tauhid yang menjadi inti aqidah Islam adalah:
Laa ilaaha illallah
Artinya, “Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.”
Kata ilah berarti sesembahan atau tuhan. Dengan mengucapkan kalimat tauhid, seorang Muslim menyatakan bahwa hanya Allah yang menjadi tujuan penghambaan, tempat bergantung, tempat memohon pertolongan, dan tempat kembali.
Aqidah juga berkaitan dengan perjanjian manusia dengan Allah sebelum dilahirkan ke dunia. Allah SWT berfirman:
«”Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul, kami bersaksi.”
(QS. Al-A’raf: 172)»
Ayat ini menjelaskan bahwa seluruh ruh manusia pernah bersaksi di hadapan Allah bahwa Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa. Kesaksian inilah yang menjadi fitrah setiap manusia.
Ketika seseorang mengucapkan syahadat:
Asyhadu an laa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah
maka sesungguhnya ia memperbarui dan meneguhkan kembali perjanjian yang telah diikrarkan di hadapan Allah SWT.
Karena itu, aqidah bukan hanya urusan lisan, tetapi juga urusan hati dan ruh. Jasad manusia memang berasal dari tanah, namun ruh adalah urusan Allah. Sebagaimana firman-Nya:
«”Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku.”
(QS. Al-Isra’: 85)»
Di dalam ruh yang Allah tiupkan kepada manusia terdapat fitrah untuk mengenal dan menyembah-Nya. Oleh sebab itu, seorang mukmin harus menjaga aqidahnya sepanjang hayat. Aqidah tidak boleh dipisahkan dari kehidupan hingga ajal menjemput.
Dengan aqidah yang kokoh, seorang Muslim akan tetap teguh dalam keimanan, istiqamah dalam ibadah, serta senantiasa merasa dekat dengan Allah SWT dalam setiap keadaan. Aqidah menjadi sumber kekuatan, ketenangan, dan arah hidup yang membimbing manusia menuju keselamatan dunia dan akhirat.
Disampaikan oleh Ustadz Hadi Suprapto dalam Pengajian Ahad Pagi Jihadi PCM Godean Ahad, 9 Agustus 2026 di Masjid Al Huda Godean Sleman Yogyakarta
Rep H Wahdan Arifudin SPd PCM Godean
Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()








