Musywil AmbulanMu ke-II Dorong Digitalisasi dan Penguatan Layanan Dakwah Muhammadiyah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Yogyakarta — Musyawarah Wilayah (Musywil) AmbulanMu ke-II sukses digelar di Aula Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan pada Sabtu (17/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat layanan sosial kesehatan Muhammadiyah melalui pengembangan sistem organisasi dan digitalisasi pelayanan.

Musywil dihadiri relawan serta pengurus AmbulanMu dari berbagai titik layanan di lima daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, hadir pula perwakilan FORPAM/FORSIKAMU tingkat daerah maupun wilayah. Sejumlah pimpinan Muhammadiyah turut mengikuti kegiatan tersebut, di antaranya Ketua PWM DIY Dr. H. Muhammad Ikhwan Ahada dan Wakil Ketua MPKS PP Muhammadiyah Dr. Ridwan Furqoni, S.Pd.I., M.P.I..

Selain menjadi agenda pemilihan kepengurusan FORPAM/FORSIKAMU wilayah yang baru, Musywil AmbulanMu ke-II juga membahas arah pengembangan pelayanan AmbulanMu untuk periode 2026–2030. Forum ini menitikberatkan pada penguatan sistem organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta optimalisasi layanan berbasis digital guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial, Zainal Arifin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelayanan dan solidaritas antarrelawan sebagai bagian dari wajah dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

“Karena kita ini adalah bagian dari etalase dakwahnya persyarikatan (Muhammadiyah), sehingga layanan itu harus kita jaga bareng-bareng,” ujarnya di hadapan peserta Musywil.

Menurutnya, pelayanan AmbulanMu tidak hanya berkaitan dengan bantuan sosial dan kesehatan semata, namun juga menjadi representasi nilai-nilai kemanusiaan dan dakwah Muhammadiyah yang harus dijaga profesionalismenya.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan sejumlah inovasi yang telah dijalankan AmbulanMu, salah satunya sistem pendataan dan pelaporan layanan berbasis aplikasi digital. Pengembangan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi antarlayanan sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan AmbulanMu.

Panitia pelaksana juga menerapkan sistem quick count pada proses penghitungan suara pemilihan kepengurusan wilayah. Pemanfaatan teknologi tersebut membuat hasil pemilihan dapat diketahui dengan lebih cepat, efektif, dan efisien, sekaligus mencerminkan semangat modernisasi organisasi.

Musywil AmbulanMu ke-II diharapkan mampu melahirkan kepengurusan baru yang solid dan progresif dalam memperkuat koordinasi antarwilayah. Selain itu, forum ini juga menjadi langkah strategis untuk mendorong pelayanan AmbulanMu yang semakin profesional, terstandarisasi, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat di era digital.

Dengan semangat kolaborasi dan penguatan sistem pelayanan, AmbulanMu diharapkan terus hadir sebagai layanan kemanusiaan Muhammadiyah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus menjadi etalase dakwah yang menebarkan nilai kepedulian dan pelayanan sosial.

Rep MPKS

Loading

Leave a Replay