Tadabur Alam ‘Aisyiyah Ngaglik,Menjaga Ukhuwwah Sambil Merenungi Kebesaran Allah

Facebook
Twitter
LinkedIn

Di tengah kesibukan organisasi, Pengurus Ranting ‘Aisyiyah ( PRA) Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman memilih cara sederhana namun bermakna untuk merawat kebersamaan. Ahad (26/7/2026), mereka menggelar tadabur alam ke Waduk Cengklik dan Masjid Jayed Solo.

Bagi PRA Sardonoharjo, kegiatan ini lebih dari sekadar rekreasi. “Tujuan utama kami menjaga ukhuwwah dan kekompakan. Ukhuwah sangat penting dalam kehidupan dan keberlangsungan sebuah organisasi,” tegas Suwarjiyati, salah satu pengurus PRA Sardonoharjo.

Pemilihan lokasi juga sarat makna. Waduk Cengklik dipilih agar peserta bisa menikmati keindahan alam ciptaan Allah. “Di sana kita bisa merasakan nikmat Allah yang telah diberikan kepada manusia. Selain itu kita bisa merenungkan betapa besar karunia Allah,” jelas Suwarjiyati.

Rangkaian kemudian dilanjutkan ke Masjid Jayed Solo. Masjid yang menjadi simbol umat Islam ini dipilih untuk menumbuhkan spiritualitas. “Peserta diharapkan bisa lebih mendekatkan diri kepada Sang Khaliq,” pungkasnya.

Melalui tadabur alam, ‘Aisyiyah Ngaglik berharap ukhuwwah antar pengurus semakin kuat, semangat dakwah semakin menyala, dan hati semakin dekat dengan Allah SWT.
Rep Suwarjiyati – Sugiyanto

Loading

Leave a Replay