‘Aisyiyah Luncurkan TK ABA Semesta Berstandar Global

Kabupaten Sleman menjadi lokasi soft launching Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Semesta yang digelar Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dalam puncak Milad ke-109 ‘Aisyiyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Mejing Kidul, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa (19/5/2026). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan bahwa kehadiran TK ABA Semesta menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang pendidikan anak usia dini yang dirintis ‘Aisyiyah. “Hari ini hadir TK yang diharapkan berstandar global. Ini juga merupakan wujud tajdid ‘Aisyiyah yang lahir dari UNISA untuk ‘Aisyiyah Semesta,” ujarnya. Menurutnya, dari lebih dari 20.000 TK ABA di seluruh Indonesia, perlu ada lembaga yang menonjol dan menjadi pusat keunggulan. TK ABA Semesta diharapkan dapat menjadi rujukan pengembangan mutu sekaligus terintegrasi dengan TK ABA lain di berbagai daerah. “‘Aisyiyah adalah pelopor taman kanak-kanak. Kita harus mampu menjaga kepeloporan itu dan tetap menjadi yang terdepan dalam penyediaan pendidikan bermutu bagi anak-anak,” katanya. Rektor Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Warsiti, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya soft launching tersebut. Ia menyebut, kehadiran TK ABA Semesta menjadi hadiah istimewa dalam Milad ke-109 ‘Aisyiyah. “Pembangunan ini masih perlu terus diselesaikan. Kami mohon doa dan dukungan untuk keberlanjutan pembangunan TK ABA Semesta,” ucapnya. Ia menjelaskan, perjalanan TK ABA sejak awal berdiri pada 1919 yang digagas Nyai Walidah menunjukkan transformasi besar dalam dunia pendidikan anak. Dari bangunan sederhana, gerakan pendidikan tersebut berkembang menjadi jaringan luas yang memberi kontribusi penting bagi pembinaan generasi sejak usia dini. “Dari bangunan kecil menjadi bangunan yang megah, semegah harapan anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang baik di masa depan,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Warsiti berharap TK ABA Semesta di Kabupaten Sleman dapat menjadi barometer pengembangan TK ABA di Indonesia. Kehadiran lembaga tersebut diharapkan memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini, sekaligus mendukung Kabupaten Sleman sebagai daerah yang memberi ruang bagi tumbuhnya layanan pendidikan bermutu. (Athiful/KIM Depok)

Loading

Pengabdian Masyarakat UMY Perkuat Pemahaman Tupoksi Pimpinan Aisyiyah se-Kapanewon Gamping

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gamping menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertema peningkatan pemahaman tugas pokok dan fungsi organisasi Aisyiyah, Jumat (15/5/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Bersama Muhammadiyah PCM Gamping dan diikuti sekitar 30 peserta dari unsur PCA Gamping serta Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Kapanewon Gamping. Program pengabdian masyarakat tersebut dipimpin oleh dosen UMY, Drs. Juhari Sasmito Aji, sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan perempuan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Jamilatul Saudah selaku Sekretaris PWA DIY serta Dr. Oktiva Anggraini, dosen Universitas Widya Mataram Yogyakarta. Kedua pemateri memberikan pembekalan mengenai peningkatan pemahaman tugas pokok dan fungsi pimpinan PCA maupun PRA, sekaligus memotivasi kader agar lebih aktif dalam menjalankan aktivitas organisasi Aisyiyah. Dalam pemaparannya, Jamilatul Saudah menekankan pentingnya pemahaman struktur dan peran organisasi agar gerakan Aisyiyah di tingkat akar rumput semakin efektif. Menurutnya, setiap pimpinan memiliki amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan sesuai bidang masing-masing. “Pimpinan Aisyiyah harus memahami tugas pokok dan fungsi organisasi sehingga program kerja dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Oktiva Anggraini menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan perempuan Muhammadiyah. Ia berharap peserta tidak hanya memahami teori organisasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan nyata di lingkungan masing-masing. “Kader Aisyiyah harus memiliki semangat berorganisasi dan terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjalankan amanah persyarikatan dengan baik,” katanya. Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman tupoksi PCA, majelis, serta PRA se-Kapanewon Gamping. Dengan adanya pelatihan dan penguatan materi tersebut, peserta diharapkan semakin aktif dalam kegiatan persyarikatan serta mampu menjalankan perannya secara optimal. Selain sesi penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai tantangan organisasi di tingkat ranting dan cabang. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara dan aktif menyampaikan berbagai pengalaman dalam mengelola kegiatan Aisyiyah di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung penguatan peran perempuan serta pengembangan dakwah Muhammadiyah dan Aisyiyah di tengah masyarakat.  Rep  Juhari PCM Gamping  UMY Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Mendidasmen Abdul Mu’ti Apresiasi TK ABA Semesta, Hadirkan Pendidikan Usia Dini Bertaraf Internasional

Sleman – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti melakukan kunjungan ke TK ABA Semesta di Perumahan Jatimaa Permai, Jati sawit, Balecatur, Gamping, Sleman pada Rabu ( 13/5/2026 ), untuk melihat langsung proses pembangunan dan kesiapan Lembaga pendidikan usia dini sebagai pusat layanan pendidikan modern berkelas internasional. Apresiasi diberikan oleh Abdul Mu’ti atas hadirnya TK ABA Semesta yang dirancang dengan pendidijan mutakhir, baik dari sisi fasilitas, lingkungan belajar, maupun pendekatan pembelajaran anak usia dini yang berorientasi pada pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan global peserta didik. Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam membentuk fondasi generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045. Kehadiran Lembaga pendidikan yang memberikan pelayanan yang berkualitas menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan zaman. “TK ABA Semesta menunjukkan komitmen ‘Aisyiyah untuk menghadirkan pendidikan terbaik sejak usia dini. Desain pembelajaran, fasilitas, dan lingkungan dibangun mencerminkan semangat memberikan pelayanan pendidikan kelas internasional,” Ujarnya. Ia menambahkan, pendidikan modern tidak hanya berupa bangunan yang megah, tetapi juga kemampuan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. TK ABA Semesta hadir sebagai bagian dari pengembangan pendidikan ‘Aisyiyah yang mengintegrasikan nilai keislaman, kemajuan teknologi, kreativitas dan pendekatan pembelajaran masa depan. “Dengan desain bangunan modern serta ruang belajar yang dirancang ramah anak, sekolah ini, sekolah ini diharapkan menjadi pusat keunggulan pendidikan usia dini,” Imbuhnya. Selain meninjau pembangunan fisik, Abdul Mu’ti juga berdialog dengan pengelolaan dsn tim pengembang terkait konsep pendidikan yang akan diterapkan. Dirinya berharap TK ABA Semesta mampu menjadi model pendidikan anak usia dini yang unggul dan mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan Indonesia. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah. Oleh sebab itu, pendidiksn harus dikelola secara profesional dengan pelayanan terbaik bagi anak-anak dan orang tua,” Ungkapnya. Kehadiran TK ABA Semesta juga wujud nyata dari komitmen ‘Aisyiyah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap tantangan zaman. “Sekolah ini dirancang sebagai sarana membetikan pengalaman belajar yang holistik melalui perpaduan pendidikan karakter, literasi, kreativitas, teknologi, dan pembiasaan nilai Islam berkemajuan,” pungkasnya.( Giek Moyudan)

Loading

SD Muhammadiyah Banyuraden Ikuti Program Istura di Gedung Agung Yogyakarta

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Sebanyak 75 siswa kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah Banyuraden, Sleman mengikuti Program Istana untuk Rakyat (Istura) di Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (7/5/2026).  Kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan literasi sejarah, wawasan kebangsaan, serta pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui program tersebut, para siswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung salah satu Istana Kepresidenan Republik Indonesia yang memiliki nilai historis penting dalam perjalanan bangsa.  Gedung Agung Yogyakarta merupakan satu dari lima Istana Kepresidenan resmi Republik Indonesia bersama Istana Merdeka, Istana Bogor, Istana Cipanas, dan Istana Tampaksiring. Dalam kegiatan kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah Gedung Agung yang pernah menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia ketika ibu kota negara dipindahkan ke Yogyakarta pada tahun 1946.  Pada masa revolusi tersebut, Presiden Soekarno menggunakan Gedung Agung sebagai tempat berkantor sekaligus kediaman resmi selama pemerintahan berada di Yogyakarta. Selain mempelajari sejarah pemerintahan Republik Indonesia, para siswa juga diajak mengunjungi sejumlah ruangan bersejarah yang berada di kawasan istana, di antaranya Ruang Garuda, Ruang Diponegoro, Ruang Jamuan VVIP, Ruang Kesenian, serta Ruang Sudirman yang menjadi lokasi pelantikan Jenderal Besar Sudirman sebagai Panglima TNI pada 3 Juni 1947. Kepala SD Muhammadiyah Banyuraden, Maria Ulfa, menyampaikan bahwa Program Istura memberikan pengalaman pembelajaran yang kontekstual dan mendalam bagi siswa karena materi sejarah tidak hanya dipelajari melalui buku, tetapi juga melalui pengamatan langsung terhadap situs bersejarah nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai nasionalisme, penghargaan terhadap perjuangan bangsa, serta kecintaan terhadap sejarah Indonesia. “Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi siswa. Anak-anak dapat melihat secara langsung berbagai ruang dan peninggalan sejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan Republik Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, hal ini menjadi sarana pembelajaran untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan semangat cinta tanah air sejak dini. Ia menambahkan, sekolah terus mendorong pelaksanaan pembelajaran berbasis pengalaman sebagai upaya memperkaya pengetahuan siswa sekaligus membangun karakter generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan. “Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah, tetapi juga mampu memahami makna perjuangan para pendiri bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keberlangsungan Republik Indonesia,” tandasnya. Rep Athiful  Depok

Loading

Muhammadiyah Gamping Perkuat Kaderisasi Ranting Melalui Refreshing Ideologi 

Gamoing, Pdmsleman.or.Id . Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping, Muhaimin, menegaskan pentingnya penguatan kaderisasi dalam kegiatan Refreshing Ideologi Muhammadiyah, di Kantor PCM Gamping, pada Sabtu (2/5/2026). Menurutnya, kegiatan yang difasilitasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini difokuskan untuk memperkuat pemahaman ideologi dan konsolidasi organisasi di tingkat ranting sebagai ujung tombak gerakan Muhammadiyah di masyarakat. Ia menekankan bahwa kaderisasi menjadi isu strategis yang harus ditangani secara sistematis dan berkelanjutan. Menurut Muhaimin, tantangan regenerasi organisasi memerlukan pendekatan yang adaptif dan inovatif. “Pengkaderan merupakan persoalan serius. Karena itu, diperlukan program-program kreatif untuk menarik keterlibatan pemuda dalam Muhammadiyah. Organisasi otonom seperti Pemuda dan Nasyiatul ‘Aisyiyah harus hadir di tingkat ranting,” tegasnya. Ia menambahkan, penguatan peran organisasi otonom di tingkat ranting menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan gerakan sekaligus memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.  “Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk memastikan organisasi tetap relevan dan responsif terhadap dinamika sosial,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Muhaimin mendorong pimpinan ranting untuk tidak hanya memahami nilai-nilai ideologis Muhammadiyah, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam program kerja yang berdampak langsung pada masyarakat. (Athiful/KIM Depok)

Loading

 Dorong Lahirnya Amal Usaha, Dosen UMY Pacu PRA Trihanggo Segera Buka Toko

Gamping.PDMSLEMAN.OR.ID Pagi menjelang siang PRA Trihanggo mengupgrade keilmuan kembali untuk peningkatan kapasitas dakwah ekonomi. Selasa 31/03 dii Aula Kantor Bersama Muhammadiyah Gamping. 11 Ibu-ibu hadir dengan semangatnya menerima materi dari para narasumber. Acara ini diselenggarakan oleh UMY dalam rangka Pengabdian Dosen Tahun 2026. Peserta kali ini sengaja sedikit agar kualitas pertemuan menghasilkan kelompok belajar yang benar-benar menghasilkan output berdampak ke masyarakat. Hadir dalam pembukaan acara, Trimani, S.Pd I selaku Ketua PRA.  Ketua pelaksana kegiatan, Drs.  Juhari SA, M. Si. menjelaskan bahwa sudah waktunya perempuan berkemajuan seperti ‘Aisyiyah Trihanggo merancang dengan prinsip keberlanjutan dan penguatan ekonomi jangka panjang, real action membuat toko. Sedangkan Dr.  Oktiva Anggraeni, S.IP, S. Pd, M. Si sebagai anggota Tim Dosen memaparkan Business Plan.  Memasuki sesi utama, tim pengabdian memberikan Pelatihan Inisiasi Pembentukan dan Penguatan Usaha Ekonomi Pada Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Trihanggo Selatan.   Tim menjelaskan  pemahaman mengenai pentingnya inventaris potensi usaha, perencanaan dan pencatatan keuangan yang sistematis, penyusunan anggaran usaha, hingga integrasi aspek lingkungan dan sosial dalam pengelolaan bisnis. Materi yang disampaikan diharapkan mampu mendorong ibu-ibu ‘Aisyiyah untuk lebih adaptif terhadap konsep usaha kelompok berkelanjutan. Hal ini dikuatkan dalam pelatihan tersebut oleh Nisfatul Izzah, S. E, MA sebagai Narsum,  Pada penghujung acara sebelum makan siang, dibentuklah Kelompok Usaha yang mengelola toko, lengkap dengan struktur pengurusnya, agar kemudian bisa dipantau oleh Tim Pengabdi. Ditutup dengan foto bersama dan beberapa peserta meminta selfie narasumber. (red-ay). #dosenumy #ekonomiislam #pdmsleman #pcmgamping #pratrihanggo

Loading

Penguatan Literasi Politik Bagi Pimpinan Dan Anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah Trihanggo Utara dan Trihanggo Selatan Gamping Sleman.

 Gamping, Pdmsleman.Or.Id Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pengabdian berjudul ” Penguatan Literasi Politik Bagi Pimpinan Dan Anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah Trihanggo Utara dan Trihanggo Selatan Gamping Sleman.  .” Program ini merupakan bagian dari catur darma perguruan tinggi UMY terutama dalam darma pengabdian. “Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi politik di kalangan pimpinan dan anggota Ranting Muhammadiyah (PRM) Trihanggo Utara dan Trihanggo Selatan, yang terletak di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Proposal ini mengidentifikasi rendahnya pemahaman kader Muhammadiyah terkait literasi politik yang berbasis pada nilai-nilai Islam dan kebangsaan, serta terbatasnya kemampuan mereka dalam membaca dinamika politik secara kritis. Hal ini menyebabkan kesenjangan dalam partisipasi politik yang berdampak pada rendahnya peran PRM dalam memberikan edukasi politik yang menyeluruh dan berkualitas di tingkat akar rumput. ” jelas Drs. Juhari Sasmito Aji, M.Si pada 17 Maret 2026. Program ini dilaksanakan oleh Drs. Juhari Sasmito Aji, M.Si, yang menjadi ketua. Anggota program pengabdian adalah Prof. Dr. Ulung Pribadi, , M.Si. (Dosen) dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Wisnu Harja (Anggota Tendik) dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Firda Nadia Aulia (Mahasiswa) Ilmu Pemerintahan, Della Rahmi Fitriana (Mahasiswa) Ilmu Pemerintahan, Andhira Verdelia Suharno (Mahasiswa) Ilmu Pemerintahan, dan Drs, Oktiva Anggraini (Mitra pengabdian) dari Universitas Widya Mataram Yogyakarta. UMY melalui Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) secara aktif memfasilitasi dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi komitmen UMY dalam pelaksanaan catur darma perguruan tinggi Muhammadiyah. Bukti UMY adalah kampus berdampak. Rep Juhari Sasmito Gamping

Loading

Kolaborasi SD Muhammadiyah Banyuraden dan LazisMu UMY Tingkatkan Literasi Siswa

Gamping, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Banyuraden menyelenggarakan program pengembangan literasi siswa melalui kerja sama dengan layanan perpustakaan keliling Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) UMY. Program ini menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam memperkuat budaya membaca dan pemerataan akses bahan bacaan bagi seluruh peserta didik. Kepala SD Muhammadiyah Banyuraden, Maria Ulfa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung hampir dua tahun dan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas I hingga kelas VI. “Karena jumlah siswa cukup banyak, layanan perpustakaan keliling dijadwalkan dua minggu sekali dengan dua sesi dalam satu hari, yakni sesi pertama pukul 08.15–09.30 dan sesi kedua pukul 10.00–11.30,” jelasnya, Rabu (4/2/2026). Maria Ulfa menegaskan, kehadiran perpustakaan keliling di lingkungan sekolah diharapkan menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kualitas literasi siswa. “Buku-buku yang disediakan menarik dan mudah dipahami, sehingga siswa lebih antusias membaca. Kegiatan ini mendorong perluasan wawasan serta melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif sejak dini,” ujarnya. Menurutnya, program tersebut juga menjawab tantangan keterbatasan akses bahan bacaan yang masih dialami sebagian siswa. Melalui layanan bergerak yang rutin, pemerataan literasi diharapkan dapat terwujud. “Membaca yang dikemas secara menyenangkan akan membentuk kebiasaan positif dan menjadi fondasi pembelajaran sepanjang hayat,” tambahnya. Layanan Perpustakaan Keliling (Pusling) LazisMu UMY hadir dalam bentuk kendaraan serbaguna roda tiga yang dimodifikasi sebagai perpustakaan bergerak. Kehadiran Pusling ini merupakan wujud apresiasi dari Bank Indonesia kepada LazisMu UMY atas capaian juara pertama dalam Festival Ekonomi Syariah se-Jawa Tahun 2023 di Surabaya. Melalui kolaborasi sekolah dan lembaga filantropi tersebut, SD Muhammadiyah Banyuraden menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan belajar yang literat, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan dasar. Rep Athiful Editor Arief Hartanto

Loading

PCM Gamping Ajak PRM dan PRA Ikuti Rihlah Edukatif ke Blimbingrejo

Gampig, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping mengajak seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se Cabang untuk mengikuti Rihlah Edukatif ke PRM Blimbingrejo, Jepara, Sabtu-Ahad (3-4/1/2026). Selain PRM dan PRA kegiatan kunjungan belajar tersebut juga diikuti PCA, PCPM, HW Kwarcab, Kokam, KL Lazismu Gamping, dan Takmir Masjid Ar Rahman Baturan (Juara 1 Masjid Unggul se Cabang tahun 2025). Jumlah total 50 orang. Menggunakan big bus berangkat dari Kantor PCM Gamping hari Sabtu malam. “Tujuannya adalah belajar bagaimana pengelolaan pengajian di Blimbingrejo sehingga bisa dihadiri lebih dari 1.000 jama’ah,” jelas Ketua PCM Gamping, Muhaimin. Pengajian dengan jama’ah lebih dari 1.000 orang tersebut dilaksanakan pada Ahad Pertama tiap bulan. Rombongan juga mengikuti Kajian Ahad Pagi pada tanggal 4 Januari, dimulai pukul 05.30 hingga 07.00, pagi itu diisi Ustadz Dr. Syakir Jamaluddin, M.A., Majelis Tabligh PP Muhammadiyah. Blimbingrejo adalah satu kelurahan di Kecamatan Nalumsari. Jumlah warga di desa sekitar 8.000 orang. “Jumlah warga Muhammadiyah tidak sampai separohnya. Mungkin sekitar 3.000 orang,” papar Edi Purwanto, Ketua PRM Blimbingrejo. Lebih lanjut ia mengatakan, rantingnya memiliki 9 kelompok jama’ah (mereka juga menyebutnya sebagai anak ranting). Di kelompok-kelompok tersebut pembinaan jama’ah dilaksanakan secara intensif. “Tiap Ahad Pagi kelompok-kelompok tadi mengadakan pengajian rutin,” katanya. Pembinaan melalui kelompok kecil menuai hasil positif, terbukti para jama’ah dari kelompok kecil dengan ringan hadir dalam pengajian tiap bulan dengan cakupan satu Ranting. Ketika dimulai tahun 2018 langsung dihadiri sekitar 900 jama’ah. Menurut Edi, pengajian tiap bulan tersebut seluruhnya dilaksanakan oleh Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Blimbingrejo, baik dari persiapan, pelaksanaan, hingga usai pelaksanaan. Infaq masuk seluruhnya dikelola PRPM. “Di Blimbingrejo jumlah angkatan muda Muhammadiyah (PRPM, PRNA, dan IPM) mencapai 300 orang,” ungkapnya. Pernah satu saat, kata Edi, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah (Jamaluddin Ahmad) minta para angkatan muda dikumpulkan dalam waktu singkat. “Karena sudah biasa dikumpulkan, mereka bisa kumpul dalam jumlah 100-an. Pak Jamal sangat kagum ketika itu,” katanya datar. Peserta rihlah dari PCM Gamping mengakui sangat kagum dengan penjelasan tersebut dan bertekad menerapkan ilmu yang diterima untuk diterapkan di tempat masing-masing sesuai dengan karakter Rantingnya. Ketika ditanya tentang penyediaan konsumsi (pagi itu kebetulan nasi bungkus) dengan jumlah lebih dari 1.000 bungkus/boks, Edi menjelaskan, bahwa semuanya ditangani angkatan muda Muhammadiyah setempat. Dalam praktiknya mengajak jama’ah tiap-tiap kelompok memberikan supportnya. “Sehingga semua menjadi ringan,” tuturnya. (*) Dikirim: Heru Prasetya (Sekretaris PCM Gamping)

Loading

PCM Wiradesa Studi Tiru ke PCM Gamping

Gamping, Pdmsleman.Mu.Or.Id Sebanyak 50 anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, melakukan kunjungan studi tiru di PCM Gamping, Sleman, Ahad 7 Desember 2025. Mereka diterima keluarga besar Muhammadiyah Gamping di Aula PCM setempat, Jalan Patukan Raya. Ketua PCM Gamping, Muhaimin, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan kegembiraan atas kunjungan warga persyarikatan di kawasan pantai utara Jawa tersebut. “Semoga bisa mempererat tali ukhuwah di antara kita sesama warga Muhammadiyah,” katanya. Ia juga berharap, dari pertemuan tersebut, dua Cabang bisa saling belajar dan memberi inspirasi program kerja. Sedangkan Ketua PCM Wiradesa, Abdul Basit Amin, mengungkapkan bahwa maksud kunjungan tersebut memang diniati untuk bersilaturahmi dan belajar. “Tiba giliran nantinya adalah PCM Gamping bersilaturahmi ke Wiradesa,” harapnya. Kemudian PCM Gamping menampilkan video profil berdurasi sekitar enam menit. Setelahnya adalah pemaparan program oleh Heru Prasetya, Sekretaris. Dengan gaya yang santai dan penuh humor, Heru mengajak audiensi untuk memekikkan yel-yel Ranting Itu Penting Cabang Harus Berkembang.   Selanjutnya paparan profil dan program Cabang disampaikan melalui power point. Program itu antara lain Pesantren Modern Muhammadiyah Green School (MGS) Yogyakarta, Muhammadiyah Agribisnis Center (MAC), Panti Asuhan Abudzar Al Ghifari, Pengajian Rutin Taman Surga, Toko Besi Surya, Usaha Layanan Parkir, dan kegiatan lain mengikut hari-hari besar Islam termasuk dalam rangka Milad Muhammadiyah. “Dari lima kelurahan di Gamping, ada 11 PRM. Bahkan ada satu kelurahan dengan 4 Ranting,” jelas Heru. Sedangkan amal usaha pendidikan adalah 22 TK ABA, 8 SD, 3 SMP, 1 SMK, dan 1 SLB. “Ada juga kampus Unisa dan Rumah Sakit PKU Gamping,” tambahnya. Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan dikemas secara sederhana namun tetap khitmat. Usai dialog ditutup dengan penyerahan cendera mata. Rep Heru Prasetyo PSM Gamping Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading