Kolaborasi MEK dan LLHPB PCA Sleman gelar Sosialisasi dan Pelatihan

Ahad, 27 Oktober 2024 PCA Sleman melalui Majelis Ekonomi Ketenagakerjaan (MEK) berkolaborasi dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) mengadakan kegiatan sosialisasi Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah (GLHA) dan Olahan Pangan Lokal (OPL) sekaligus pelatihan pengelolaan limbah sampaha rumah tangga.Kegiatan ibu bertempat di Gedung Dakwah PRM Slema. Sebanyak 50 peserta dari 8 ranting dari unsur ketua PRA, perwakilan MEK dan LLHPB. Dalam sambutannya, Musabikhah, M. Pd. selaku ketua PCA Sleman menyatakan bahwa kegiatan kolaborasi yang pas dengan diadakannya lomba GLHA dan OPL didukung dengan materi dari LLHPB bisa bersinergi dan sangat bagus dipraktekkan terkait pengelolaan limbah dan pekarangan untuk ketahanan pangan.Sebagai warga ‘Aisyiyah tentunya bisa menjadi penggerak di lingkungannya untuk memulai kegiatan dari pemilahan, pengelolaan dan pengolahan limbah yang bisa menghasilkan. Lahan yang terbatas tidak menjadi kendala untuk menggerakkan lumbung hidup karena kita punya slogan menanam apa yang kita makan dan makan apa yang kita tanam meskipun menggunakan polybag atau pot bahkan hydroponik.Di cabang Sleman dibentuk BIKKSA sebagai wujud untuk ketahanan keluarga.Jadi semua bersama, sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan program dan kegiatan yang direncanakan.Sosialisasi GLHA & OPL disampaikan oleh Siti Badriyah selaku ketua MEK PCA Sleman.Disela-sela materi pelatihan banyak pertanyaan karena antusias terhadap tema yang diangkat Sosialisasi Pembuatan Kompos dari Limbah Organik banyak doorpize yang diberikan oleh narasumber Prof. Dr. Ir. Erna Astuti S.T., M.T., IPM. yang juga sebagai anggota LLHPB PCA Sleman. Sedang Pelatihan pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk cair dengan reaktor ember tumpuk disampaikan oleh Dr. Siti Salamah dengan contoh-contoh pembuatan pupuk dengan media ember tumpuk. Kontributor : Musabikhah, M. Pd. Editor: Wahdan Arifudin, S.Pd

Loading

Ustadz Wildan Wakhid Ingatkan Bahaya Miras di Acara Peyaluran Subsidi Alat Perlengkapan Sekolah

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sleman menyalurkan subsidi alat perlengkapan sekolah pada 15 siswa kurang mampu di lingkungan Ranting Sleman pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Penyaluran subsidi perlengkapan alat sekolah ini merupakan program setiap tahun dari Lazismu PCM Sleman yang disalurkan melaui PRM – PRM yang ada di cabang Sleman. Ketua PRM Sleman H. Muh Hasim Sleman mengharapkan kepada penerima subsidi perlengkapan alat sekolah juga orang tuanya bisa aktif di kegiatan Muhammadiyah Ranting Sleman termasuk salah satunya Kajian Sabtu Sore di Gedung Muhammadiyah Ranting Sleman ini. Subsidi alat perlengkapan sekolah ini diserahkan oleh Ustadz M. Wildan Wakhid, SHI. Acara ini diawali dengan Kajian Sabtu Sore (KSS) yang merupakan kegiatan kajian rutin yang diselenggarakan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sleman bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sleman setiap sabtu sore di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ranting Sleman yang dihadiri warga maupun simpatisan Muhammadiyah di Ranting Sleman. Biasanya setiap 2 pekan sekali Ustadz M. Wildan Wakhid, SHI yang merupakan Ketua Majelis Tabligh PDM Sleman menyampaikan Kajian Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah, pada kesempatan sabtu (26/10) ini beliau menyampaikan tema yang sedang hangat yaitu mengingatkan bahaya miras. “Khamr adalah induk berbagai macam kerusakan. Siapa yang meminumnya, shalatnya selama 40 hari tidaklah diterima. Jika ia mati dalam keadaan khamr masih di perutnya, berarti ia mati seperti matinya orang jahiliah.” (HR. Ath-Thabrani). “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat sepuluh golongan dengan sebab khamr: orang yang memerasnya, orang yang minta diperaskan, orang yang meminumnya, orang yang membawanya, orang yang minta di antarkan, orang yang menuangkannya, orang yang menjualnya, orang yang makan hasil penjualannya, orang yang membelinya, dan orang yang minta dibelikan. [HR. Tirmidzi, no. 1295; Syaikh al-Albani menilai hadits ini Hasan Shahîh”]. Khamr induk dari segala macam kejahatan, orang yang shaleh kalau dia sudah minum khamr/minum minuman keras maka dia bisa melakukan hal hal buruk yang sebelumnya tidak pernah dilakukannya. Khamr pintu masuk untuk melakuk an keburukan – keburukan lainnya. Kita prihatin karena sekarang ini khamr dijual secara legal, karena dilindungi oleh undang – undang. Toko – toko yang menjual miras berkembang di berbagai tempat dengan berbagai nama toko, semakin mudah membeli miras. Sekarang belum begitu kerasa efek dari maraknya toko – toko miras, tetapi kalau didiamkan saja toko – toko miras semakin berkembang maka 5 atau 10 tahun yang akan datang kita baru merasakan akibatnya, generasi muda kita semakin rusak, termasuk masyarakat, bangsa kita. Sejak bulan Juni 2024 sudah dimulai seruan kampanye anti miras yang dimulai Muhammadiyah, diawali dengan audiensi ke Bupati Sleman, kemudian Muhammadiyah ajak ajak ke Nahdlatul Ulama, Majelis Ulama Indonesia. Mendapatkan sambutan yang baik Nahdlatul Ulama dan Majelis Ulama Indonesia mendukung upaya kampanye anti miras. Muhammadiyah di berbagai Cabang bergerak melawan peredaran miras. Muhammadiyah beserta Angkatan Muda Muhammadiyah termasuk di dalamnya Pemuda Muhammadiyah, KOKAM, Nahdlatul Ulama beserta GP Ansor, Banser, Majelis Ulama Indonesia di tingkat wilayah juga melakukan seruan kampanye anti miras, baru baru ini disusul Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) DIY. Beberapa hari yang lalu ada peristiwa di Jogja orang orang mabuk melakukan penganiayaan penusukan terhadap santri dari pondok pesantren Krapyak, ini peristiwa yang menjadikan umat Islam lebih marah. Anak – anak yang mabuk itu sebelumnya nongkrong di outlet toko miras yang sedang viral itu. Peristiwa penusukan santri semakin menguatkan umat Islam untuk melakukan penolakan terhadap outlet – outlet miras itu. Sebagai penutup kajian Ustadz M. Wildan Wakhid, SHI. mengingatkan pada para hadirin bahwa kita wajib melakukan nahi munkar sesuai dengan porsi dan kemampuan masing masing. Kalau kita abai maka kemungkaran semakin merajalela. Para penjual miras itu pada mikir ketika umat Islam melalukan penolakan. Kita jangan takut untuk melakukan nahi munkar, kita menduga kemunkaran yang dilakukan itu backingnya adalah aparat, pejabat, bahkan penjahat kita jangan takut. Siapapun yang melakukan nahi munkar backingnya Allah. Kontributor: Rhomandika CN Editor: Wahdan Arifudin, S.Pd. MPI PDM Sleman

Loading

Pimpinan Ranting Aisyiyah Sleman, Kolaborasi Tiga Majelis Gelar Sosialisasi dan Pelatihan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Hari Ahad 06 Oktober 2024 Masehi bertepatan dengan 03 Rabiul Akhir 1446 Hijriah Pimpinan Ranting Aisyiyah Sleman (PRA Sleman) melalui kolaborasi 3 majelis atau lembaga yaitu majelis hukum dan HAM (MHH), majelis ekonomi dan ketenagakerjaan (MEK) dan lembaga lingkungan hidup dan penanggulangan bencana (LLHPB). “ Kegiatan Kolaborasi lintas majelis atau lembaga ini adalah yang pertama kali dilakukan kedepannya semoga dapat terjalin kerjasama yang serupa sehingga program kerja dari masing-masing majelis dapat berjalan” tutur Musabikhah M.Pd . Dalam kegiatan kali ini diadakan sosialisasi dan pelatihan dengan mengambil tema : 1) Hak-hak perempuan pasca perceraian                2) pengelolaan limbah dan biopori 3) pemanfaatan lahan kosong income keluarga. Sosialisasi dan pelatihan tersebut dihadiri oleh 20 perwakilan dari Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Sleman dan 31 perwakilan dari jamaah masjid disekitar wilayah ranting Sleman. Sosialisasi tersebut menghadirkan Endang Rohjiani SH. yang menyampaikan materi tentang pengolahan sampah organik dengan biopori. Kemudian pemateri kedua yaitu Dra. Sri Sangadatun, MH memberikan materi tentang hak-hak perempuan pasca perceraian. Acara diakhiri dengan praktek pembuatan kompos oleh apt. Rosi Rosilina, S. Far. dan peserta jamaah yang hadir di berikan kenang-kenangan bibit Toga. Kontributor : Musabikhah, M. Pd. (PCA Sleman) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCA Sleman Kolaborasi 3 Majelis Mengadakan Pelatihan Rukti Jenazah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id PCA Sleman melalui kolaborasi majelis yaitu Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK), Majelis Kesehatan (Makes) dan Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) pada hari Sabtu, 6 Oktober 2024 M bertepatan dengan tanggal 2 Rabiul Akhir menggelar Pelatihan Rukti Jenazah di Gedung Aisyiyah Sleman. Pelatihan diikuti oleh PH, BPP, anggota MTK, Makes dan MKS dari 8 ranting yang masing-masing mengutus 4 orang atau lebih dari 1 orang PH dan BPP, 1 orang dari MTK, 1 orang dari Makes dan 1 orang dari MKS. Pelatihan Rukti Jenazah menjadi program pertama setelah kegiatan Baitul Arqam dan di tahun kedua kepemimpinan. Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Ibu Musabikhah, M. Pd. selaku ketua PCA Sleman sekaligus memberikan sambutannya. “Kegiatan ini nantinya akan menjadi awal mula terbentuknya tim Rukti Jenazah di cabang dan menyusul pembentukan Tim Rukti Jenazah yang ada di masing-masing ranting yang nantinya pelatihan hari ini memberi kebermanfaataan untuk kegiatan di masyarakat sekitar “ tuturnya. Pelatihan ini dipandu oleh Umi Nur Arifah dari Tim Rukti Janzah PKU Gamping/Sleman. Banyak peserta antusias dalam mengikuti pelatihan ini. Materi disampaikan dengan jelas dan dimengerti dilanjutkan dengan kegiatan praktek. Banyak sharing dan tanya jawab dari banyak peserta, sehingga kegiatan pelatihan ini menjadi lebih semarak. Reportase Dewi Novitasari S.PSi Majelis Kesejahteraan Sosial PCA Sleman. Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Bersinergi untuk Mewujudkan Sleman Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad 8 September 2024 bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Sleman berlangsung  rapat kerja (raker) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sleman. Rapat kerja ini diselenggarakan bertepatan dengan 1 tahun usia kepengurusan PCM dan PCA Sleman.  Dalam raker kali ini mengambil tema “Bersinergi untuk Mewujudkan Sleman Berkemajuan” . Rapat Kerja dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah kabupaten Sleman,  Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman beserta organisasi otonomnya (PCA, PCPM, PCNA, HW dan Tapak Suci), ketua dan anggota majelis, ketua dan sekretaris PRM dan PRA, Pimpinan amal usaha yang terdiri dari 17 kepala sekolah dari tingkat TK, SD, SMP dan SMK/SMA, serta Lazismu. Amin Surahmat S.Pd. dalam sambutannya sebagai tuan rumah (Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Sleman) menyampaikan rasa hormat dan bangganyanya karena bisa berkontribusi dalam raker kali ini. Amin berharap raker kali ini dapat menghasilkan putusan dan program kerja yang lebih baik kedepannya. Ketua PCM Sleman Zahrul Mufrodi dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini memberikan ruang untuk bersama-sama mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah berjalan sekaligus merencanakan program kerja kedepannya.  Raker kali ini dapat digunakan juga membangun semangat baru dengan sinergitas yang lebih baik lagi.  Disampaikan juga geliat Muhammadiyah di lingkup kapanewon Sleman ini dengan sedang dalam proses pendirian klinik Pratama Aisyiyah Panggeran  dan rencana pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah di Kapanewon Sleman. Raker dibuka oleh ketua PDM Sleman H. Harjaka S.Pd. S.Ag. MA yang dalam tausiyahnya berpesan untuk tetap menjaga 5 prinsip berkemajuan dalam Muhammadiyah, yaitu tetap berpegang teguh kepada tauhid dan tidak gemar menambah amalan-amalan yang tidak jelas landasannya dalam Al Qur’an dan Sunnah. ” Hanya karena selera atau pesanan, kemudian dicarikan dasar hukumnya yang cocok atau dicocok-cocokkan,” terangnya. Setelah pembukaan acara dilanjutkan secara terpisah antara PCM dan PCA yaitu dengan pemaparan program kerja yang sudah dilakukan setahun lalu dan rencana kedepannya oleh masing-masing majelis dan masukan atau tanggapan dari Ranting-ranting. Reportase  H. Ashari SIP, PCM Sleman, MPI PDM Sleman

Loading

Penerjunan Mahasiswa PLP 2 Universitas Ahmad Dahlan Di SMK Muhammadiyah 2 Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id             Mahasiswa dalam dunia pendidikan tinggi mempunyia peran penting sebagai generasi yang akan melanjutkan estafet kemajuan bangsa dan negara. diperlukan sebuah kegiatan dalam penyiapan mahasiswa yang mempunyai kompetensi unggul. salah satu cara pemberian bekal kompetensi adalah adanya tugas praktik lapangan yang harus dijalani khususnya di sekolah. Universitas Ahmad Dahlan sebagai salah satu universitas swasta Islam unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan pembekalan dan penerjunan mahasiswa pada  program Pengenalan Lingkungan sekolah atau PLP di sekolah DIY.  Mahasiswa yang diterjunkan berasal dari dua fakultas yakni Fakultas Agama Islam (FAI) dan fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan dari tiga program studi PAI, BK dan PVTO.. Penerjunan di SMK Muhammadiyah 2 Sleman kali ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 05 Agustus 2024. Bertempat di Aula sekolah, Dosen koordinator lapangan, Hanif Cahyo Adi Kistoro dan semua mahasiswa diterima oleh Kepala sekolah Ahmad Mafthuin , S.HI beserta wakil kurikulum dan guru-guru lainnya. Dalam sambutanya, Kepala Sekolah menekankan “ pentingnya koordinasi dalam pelaksanaan PLP 2 supaya lancar dan sukses”. Ditambahkan juga oleh dosen DKL bahwa “ kegiatan PLP 2 ini merupakan kegiatan lanjutan dari PLP1, dimana pada program kali ini mahasiswa akan diwajibkan mempraktikkan cara mengajar kepada siswa dikelas. mahasiswa akan mengalami secara langsung bagaimana memberikan pengajaran kepada siswa”. Tujuan khusus yang ditargetkan adalah supaya mahasiswa mempunyai bekal yang cukup tentang cara mengajar, komunikasi yang baik dan interaksi interpersonal dengan semua stakeholder sekolah.  Selama 1 bulan pelaksanaan PLP 2, mahasiswa akan mendapatkan banyak ilmu secara langsung tentang pengelolaan sekolah dan kelas. harapan besarnya bahwa denagn bekal pengalaman tersebut akan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai bidang keahliannya (HCAK).

Loading

Fun Picnic (FunPic) PCNA Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 21 Juli 2024 PCNA Sleman sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan ruang berkumpul yang menyenangkan dan mempererat tali silaturahmi antar anggotanya, PCNA mengadakan Fun Picnic ke Pantai Cemara Sewu, Bantul yang diikuti oleh anggota Nasyiah Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk rekreasi, sarana untuk meningkatkan solidaritas dan rasa cinta terhadap alam dan lingkungan . Titik kumpul di Kantor PDM Sleman dan berangkat bersama pukul 08.00 menggunakan armada bus, sehingga terjalin kebersamaan di antara anggota Nasyiah Sleman. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh ketua PCNA Sleman, Yunda Nida’ul Khasanah, S. Pd. Yang dalam salam sambutannya menyampaikan “ terimakasih kepada yunda-yunda yang sudah berpartisipasi dan berkomitmen untuk berkegiatan di Nasyiatul ‘Aisyiyah cabang Sleman”. Selanjutnya kegiatan fun games yang difasilitasi oleh yunda Zulfi Fathiya Salsabila, S.T. Kegiatan games berjalan supportif dan menggembirakan. Para peserta membawa kado dan saling bertukar kado silang, dilanjutkan istirahat dan makan siang bersama dengan bekal yang sudah disediakan.Setelah kegiatan berswa-foto dan bermain bebas di sekitar pantai, rombongan berkemas dan melaksanakan sholat dhuhur di Masjid Agung Bantul serta melanjutkan perjalanan pulang kembali ke Sleman. Reportase Dewi Novitasari, S. Psi. (Departemen Organisasi dan Pengkaderan PCNA Sleman) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Dukung Kampanye Go Green, PDPM Sleman Berbagi Tumbler Gratis ke Siswa SD dan SMP

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Dalam upaya mengurangi sampah botol plastik sekali pakai, PDPM Sleman melakukan kegiatan yang sangat positif dengan membagikan tumbler kepada siswa sekolah dasar dan SMP. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kampanye Go Green di lingkungan sekolah. Pada Rabu, 17 Juli 2024, Ketua PDPM Sleman, Prakasa Radya Sulendra, menyerahkan tumbler secara simbolis kepada siswa di SMP Muhammadiyah 1 Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh Eko Sumardiyanto, senior PDPM Sleman yang saat ini menjadi Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, dan Kepala Sekolah SMP Musela Amin Darojat. “Kami berharap dengan membagikan tumbler ini, siswa dapat membawa bekal minum saat ke sekolah dan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai,” kata Prakasa Radya Sulendra. “InsyaAllah, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan lainnya yang berkelanjutan dalam mendukung kampanye Go Green dan gerakan berbagi.” Selain membagikan tumbler, kegiatan ini juga diisi dengan materi tentang organisasi oleh Eko Sumardiyanto, kewirausahaan oleh Prakasa Radya Sulendra, serta motivasi oleh Irfan Yanuar Arifin. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah. Dengan demikian, PDPM Sleman telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung kampanye Go Green dan mengurangi sampah botol plastik sekali pakai. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal yang sama.

Loading

Dongeng Bahagiakan Yatim Piatu dan Dhuafa Angkat Tema Tahun Baru  Semangat Baru

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menyongsong Hari Anak Nasional 2024, Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Sleman mengadakan kegiatan Dongeng Bahagiakan Yatim Piatu dan Dhuafa dengan tema Tahun Baru,  Semangat Baru. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 14 Juli 2024 jam 09.00 WIB sampai jam 11.15 WIB di Masjid Besar Sleman Kota. Sejumlah 90 anak dari 8 PRA se-kapanewon Sleman senang bergembira mengikuti kegiatan ini. Yuli Kuswandari, S. Pd., M. Hum. selaku ketua Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman dan memberikan sambutan. Dan ketua Lazismu KLL PCM Sleman,    Arief Eko Wahyudi, S. Sos. memberikan sambutan dan menyampaikan bingkisan peralatan sekolah kepada 10 anak yatim piatu dan dhuafa. Setelah acara pembukaan dan sambutan-sambutan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Dongeng yang dibawakan oleh    Bemantiyo S. Pd. AUD. (kakTio). Dalam dongeng, Kak Tio menyampaikan “ mari kita teladani kisah sahabat Nabi dan memberikan pesan kepada anak-anak untuk menjadi anak yang Sholeh/khah”. Selain memberikan dongeng, kak Tio memberikan sulap dan berbagi Doorprize. Anak – anak pulang dengan bahagia dan ruang gembira. Kegiatan ini terlaksana atas donasi dari Lazismu KLL PCM Sleman dan bantuan dari para muhsinin. Reporter : Dewi Novitasari (Majelis Kesejahteraan Sosial PCA Sleman) Editor Arief Hartanto SE MP PDM Sleman

Loading

Pelatihan Pembuatan Sibori Kanoko dan Jus Buah oleh Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PCA Sleman 

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad 14 Juli 2024  Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) PCA Sleman, yang diketuai oleh Siti Badriyah, menyelenggarakan pelatihan pembuatan Sibori Kanoko di rumah Ibu Martini, Jaban Tridadi, Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh lima anggota MEK PCA Sleman sebagai uji coba sebelum pelatihan ini diberikan kepada ranting-ranting di wilayah Sleman. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada anggota MEK dalam seni batik Sibori Kanoko, sebuah teknik pewarnaan kain yang berasal dari Jepang dan dikenal dengan motif-motif unik yang dihasilkan dari teknik ikat celup. Para peserta diajarkan cara membuat motif-motif tersebut dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Selain pelatihan batik Sibori Kanoko, acara ini juga dilengkapi dengan praktik pembuatan jus buah oleh Bapak Darto dari Jaban, yang selama ini telah memproduksi dan menjual jus buah sebagai minuman sehat. Peserta pelatihan diajarkan cara membuat jus buah yang segar dan sehat, serta tips-tips untuk menjadikannya sebagai peluang usaha. Siti Badriyah, Ketua MEK PCA Sleman, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi para anggota dan menjadi inspirasi untuk mengembangkan keterampilan baru yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga. “Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, anggota MEK dapat memiliki keterampilan tambahan yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk membuka peluang usaha baru,” ujarnya. Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka merasa senang bisa belajar teknik baru dan mendapatkan pengetahuan tambahan tentang pembuatan jus buah yang sehat. Dengan adanya pelatihan seperti ini, diharapkan para anggota MEK PCA Sleman dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat sekitar. Kegiatan pelatihan pembuatan Sibori Kanoko dan jus buah ini menunjukkan komitmen MEK PCA Sleman dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sleman. Reportase H. Ashari SIP  PCM Sleman, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading