Pengajian Hari Bermuhammadiyah se-Sleman Perkuat Konsolidasi Dakwah, Galang Dana Gedung Dakwah Godean

Godean, Pdmsleman.or.IdPengajian Akbar Hari Bermuhammadiyah tingkat Kabupaten Sleman digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026, di kawasan eks Relokasi Pasar Godean, Berjo Kulon, Kalurahan Sidoluhur. Sejak jauh hari, suasana antusias telah terasa. Ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai unsur pimpinan persyarikatan, organisasi otonom, hingga jamaah ranting. Panitia memperkirakan sekitar 5.000 undangan hadir, menjadikan momentum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang temu besar warga Muhammadiyah se-Sleman untuk saling menguatkan.Pengajian ini tidak berdiri sendiri. Ia disinergikan dengan ikhtiar strategis Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Godean dalam upaya memulai pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah di lahan seluas 2.284 meter persegi yang telah diletakkan batu pertamanya pada 31 Januari 2026.  Di atas lahan yang berada di jalur strategis itu, PCM Godean menaruh harapan besar: terbangunnya pusat dakwah yang hidup, terbuka, dan bermanfaat luas bagi umat.Ketua PCM Godean, Haris Darmawan, S.Pd menyampaikan keyakinannya bahwa ikhtiar kolektif akan mempercepat terwujudnya pusat dakwah tersebut.  “Momentum Pengajian Hari Bermuhammadiyah kami sinergikan untuk menguatkan dukungan jamaah terhadap pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Godean. Ini ikhtiar bersama agar pusat dakwah segera terwujud dan berfungsi bagi umat,” ujarnya.  Baginya, gedung dakwah bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simpul penggerak aktivitas persyarikatan dan pelayanan umat di tingkat cabang.Panitia menegaskan, pengajian ini dirancang sebagai ruang konsolidasi gerakan sekaligus penggalangan dukungan nyata. Stan infak dibuka di area depan lokasi, lengkap dengan kanal donasi agar jamaah dapat berkontribusi secara berkelanjutan. “Di depan lokasi sudah ada panitia yang siap menerima kesanggupan jamaah untuk membantu pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Godean. Kami juga menyiapkan informasi rekening agar infak dan donasi bisa terus mengalir,” tutur perwakilan panitia. Nuansa pengajian kian hidup dengan kehadiran layanan sosial. Pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar produk lokal yang dikelola ranting serta Aisyiyah setempat menjadi bagian dari rangkaian acara.  Kehadiran layanan ini memperlihatkan wajah dakwah berkemajuan: menguatkan spiritualitas sekaligus menyentuh kebutuhan nyata warga, serta mendorong denyut ekonomi lokal. Penceramah utama, H. Iskak Sulistia, S.Ag., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Klaten sekaligus unsur Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid PP Muhammadiyah, mengajak jamaah menjaga keseimbangan hidup.  “Muhammadiyah mengajarkan keseimbangan, attawazun bainar ruhiyah wal madiyah—ibadah harus kokoh, ikhtiar duniawi juga serius dan ditempuh dengan cara yang benar,” tegasnya.  Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan agar kemajuan tidak menjauhkan manusia dari nilai agama, seraya mengutip Surah Al-An’am ayat 44 sebagai peringatan agar tidak terperdaya oleh kelapangan dunia.Menurutnya, warga Muhammadiyah dituntut menjadi pribadi yang saleh sekaligus hadir memberi manfaat sosial. “Kuat ibadahnya, kuat pula kontribusinya bagi masyarakat,” katanya.  Pesan itu seolah menegaskan arah gerak Muhammadiyah: membangun iman, merawat integritas, dan memperluas kebermanfaatan.Panitia mencatat, hingga akhir rangkaian kegiatan, infak khusus pengajian mencapai Rp19,5 juta, sementara total donasi pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah Godean telah merangkak ke sekitar Rp118 juta. Capaian ini dipandang sebagai modal awal yang menumbuhkan optimisme. Lebih dari angka, ia mencerminkan kepercayaan jamaah terhadap ikhtiar kolektif persyarikatan. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, Pengajian Hari Bermuhammadiyah juga menjadi ruang temu lintas cabang dan ranting. PDM Sleman menyampaikan bahwa agenda serupa akan berlanjut di Kapanewon Mlati pada bulan Syawal mendatang. Melalui kesinambungan agenda ini, Muhammadiyah Sleman menegaskan komitmennya merawat gerakan dakwah yang menyatukan penguatan iman, pelayanan sosial, dan pembangunan institusi umat. Rep H Wahdan arifudin SPD  PCM Godean  MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Peletakan Batu Pertama Gedung Dakwah Muhammadiyah Godean

Godean, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di lahan seluas 2.284 m2 tepatnya di timur kantor Kapanewon Godean pada Sabtu, 31 Januari 2026 telah sukses diadakan peletakan batu pertama atau groundbreaking gedung dakwah Muhammadiyah Godean. Dalam acara yang digagas oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean dan KL Lazismu Godean, peletakan batu pertama dilakukan oleh Lurah Sidoagung Edi Utomo, ketua PCM Godean Haris Darmawan, wakil PDM Sleman H. Darojat Nuur Ahmad, tokoh Muhammadiyah Hadi Suprapto dan Supriyanto, serta sesepuh Aisyiyah Ismiati Adib Susilo, serta Kyai Saebani dari Bantul. Dalam pengajian setelah peletakan batu pertama disampaikan oleh Kyai Saebani dari Bantul. Beliau menyampaikan bahwa ada “5 I” agar tidak tergoda syaiton dalam kehidupan Pertama, Isti‘anah, yakni memohon pertolongan kepada Allah (إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ) Kedua, Isti‘adzah yakni berlindung kepada Allah dari godaan setan (A‘ūdzu billāhi minas-syaithānir-rajīm) Ketiga, Istighfar yakni memohon ampun kepada Allah, larena dosa adalah pintu masuk setan, Keempat, Ikhlas, yakni memurnikan niat hanya karena Allah, Setan tak berdaya menghadapi hamba yang ikhlas Kelima, Istiqamah yakni konsisten dalam kebaikan dan ketaatan, Bukan hanya semangat di awal, tapi terus dijaga Kyai Syaebani juga menyampaikan bahwa”Muhammadiyah itu ada karena kerjasama dengan kompak, harus sehat, orang dulu itu “la tahdhop”, jangan mudah marah. Papar Kyai Syaebani yang menyampaikan dengan penuh kelucuan. Diakhir pengajian disampaikan bahwa orang Muhammadiyah itu tujuan utamanya adalah mengajak ke surga secara bersama-sama kenapa? Karena mau cari apa di Muhammadiyah itu, nyari uang gak ada karena adanya urunan dan tombok, mau cari nama? gak ada nama atau jeneng di Muhammadiyah itu, di Muhammadiyah itu hanya mencari pahala atau ridho Allah. Dengan peletakan batu pertama ini semoga dimudahkan untuk peletakan kedua, ketiga dan seterusnya, pungkas Kyai Saebani Sebelumnya dalam sambutannya ketua PCM Godean, Haris Darmawan menyampaikan bahwa kita yakin akan mampu dan optimis memanfaatkan lahan ini untuk gedung dakwah Muhammadiyah Godean. Selanjutnya ketua menyampaikan bahwa besok Sabtu, 7 Februari 2026 InsyaAllah akan diadakan Pengajian Hari Bermuhammadiyah se-Sleman bertempat di eks Relaksasi Pasar Godean Berjo Sidoluhur yang InsyaAllah akan dihadiri 5.000 undangan. Sedangkan Lurah Sidoagung Edi Utomo menyampaikan bahwa lahan ini bermula saat tahun 2014 dimana saat itu menjadi Lurah di awal periode, ada warga yang akan menjual lahan sawah seluas 2.284 m2 kemudian bersama ketua PCM Godean waktu itu yakni Drs. Robingun menghadap untuk menindaklanjuti dan langsung deal. Sehingga pak Lurah optimis bahwa warga Muhammadiyah Godean akan mampu mewujudkan sebelum masa jabatan sebagai lurah berakhir 2029, harap Lurah Edi Utomo yang juga kader Muhammadiyah. Kegiatan dihadiri 250 undangan dan muzakki Lazismu Godean. Acara ditutup dengan doa dan penghargaan bagi pengumpul zakat terbanyak dari Lazismu Godean diantaranya kepada Muji Suprapto dari Sidoluhur sebagai pengumpul terbanyak. Rep H. Wahdan Arifudin S.Pd  PCM Godean KS SMP muhammadiyah 2 Godean Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Jalan Sehat dan Senam Diikuti 3.500  Peserta, Rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113 PCM Godean

Diwarnai Tampilan Tapak Suci dan Seni Tari SMP Muh 2 Godean Meriahkan Godean, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Lapangan Sawo Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta pada Ahad, 7 Desember 2025 telah diadakan acara Jalan Sehat dan Senam yang diikuti 3.500 peserta baik dari warga Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah serta masyarakat umum termasuk 128 peserta dari SMP Muhammadiyah 2 Godean yang terletak tidak jauh dari lapangan Sawo.  Dalam kegiatan jalan sehat mengelilingi wilayah Sidomulyo bagian utara sejauh 4.5 kilometer serta senam massal  tersebut setelah acara pembukaan dilanjutkan pembukaan dan penghargaan berupa Muhammadiyah Godean Award bagi pendidik di tingkat PAUD dan TK kepada Retnoningsih dari TK ABA Dadapan, tingkat SD Noviana Maharfiani dari SD Muhammadiyah Sangonan 2 serta Tingkat SMP kepada Sri Ruwantini dari SMP Muhammadiyah 2 Godean. Selanjutnya berbagai sambutan oleh ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean Haris Darmawan, S.Pd disampaikan bahwa dengan acara Jalan sehat dan senam ini merupakan ajang dakwah yang menggembirakan. Selain itu ketua panitia Tri Harjono, S.E. menyampaikan bahwa “ selain acara jalan sehat dan senam ditampilkan juga UMKM dari warga Muhammadiyah maupun umum, cek kesehatan dari PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, Layanan Lazismu Godean dan Pengelolaan sampah oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sidomulyo”. Acara dihadiri oleh KUA Godean Abdul Rohim, S.H.I sekaligus menyampaikan doa, Lurah Sidomulyo Rustho Busono serta Lurah Sidoagung Edi Utomo serta anggota dewan DPRD Propinsi Arif Kurniawan, S.Ag, M.H. dan Sofyan Setyo Darmawan, S.T. M.Eng anggota DPRD Kabupaten Sleman Erna Ekawati, S.E, M.M. dan Muh. Zuhdan, S.Pd, M.AP Disela-sela acara pengundian door prize ditampilkan beberapa kesenian diantaranya penampilan  Tapak Suci dan Seni Tari (tari kipas) SMP Muhammadiyah 2 Godean serta penampilan angklung dari Pimpinan Cabang Aisyiyah Godean. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean, Wahdan Arifudin, S.Pd mengungkapkan bersama komite sekolah Suripto, perwakilan murid maupun guru karyawan sekolah setempat total ada 128 peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai. Kebetulan sekolah kami berdekatan dengan lokasi start dan finish, sehingga sebagian murid kami menyumbangkan penampilan Tapak Suci serta Tari Kipas,” ungkap Wahdan. Adapun peserta yang memperoleh doorprice utama, yaitu  Eni W dari TambakrejoTempel (kulkas), Triningsih-Nyamplung Gamping (mesin cuci) dan Fajar-SD Muh. Sangonan 4 (sepeda MTB) dan lain-lain. Acara berjalan meriah dan lancar dan didukung penuh PCM, PCA, PCPM, PCNA, Kokam dan Ambulanmu Godean dan Gamping, serta Polsek Godean, Rep      :  H. Wahdan A  KS SMPM 2 Godean, PCM Godean Editor  : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Kokurikuler SMP Muhammadiyah 2 Godean, Mengembangkan Kreativitas Mengolah Makanan

Godean, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 2 Godean kembali menghadirkan kegiatan kokurikuler pada bulan November 2025 yang inspiratif.  Kali ini, sekolah mengadakan program Kokurikuler Kewirausahaan berupa memasak sebagai upaya mengembangkan kreativitas murid dalam mengolah makanan, melatih kemandirian dalam menyiapkan makanan sehat,  menumbuhkan sikap kerjasama, disiplin dan tanggung jawab.   Dalam kegiatan tersebut, siswa dibimbing untuk membuat berbagai produk kreatif, seperti makanan ringan, minuman segar, kerajinan tangan, serta produk ramah lingkungan. Guru pembimbing memberikan materi mulai dari pengenalan konsep wirausaha, pengelolaan modal, cara menentukan harga jual, hingga strategi pemasaran yang menarik. Anis Udiarti Lestari,S.Si selaku koordinator kokurikuler menyampaikan: “Pada kokurikuler ini kami mengambil tema Hidup Hemat dan Produktif, anak- anak berkreasi memasak menggunakan bahan dasar yang sederhana seperti tempe, tahu, pisang, singkong dan ubi. Bahan tersebut mereka olah menjadi berbagai jenis makanan seperti kolak, pisang aroma, nuget pisang, nuget tempe, tahu krispy dan lain-lain”. Salah satu momen paling meriah dari kegiatan ini adalah kegiatan memasak dari bahan mentah menjadi siap saji dan dinikmati bahkan ada yang menyajikan seperti warung dan café. Setiap kelas membuka stan di kelas masing-masing untuk memasarkan produk yang telah mereka buat. Suasana sekolah tampak ramai dimana guru-guru berkunjung ke tiap stand kelas masing-masing untuk mencicipi aneka masakan olahan yang variatif. Salah satu guru bu Diyah menyampaikan “Senang melihat anak- anak menjalin kerjasama” Sedangkan Staf kesiswaan Pak Danang menuturkan “Meriah, melatih anak kerjasama, menambah kekompakan antar siswa” Banyak murid yang mengaku senang karena bisa merasakan pengalaman membuat makanan dan minuman bahkan sampai melayani pengunjung dengan ramah, ibaratnya murid berlatih membuka usaha dan berjualan langsung. Diantaranya Zada murid kelas 9B menyampaikan “Menyenangkan, asyik, semua bisa diajak kerjasama, membuat kita disiplin” sedangkan Asta dari murid kelas 8B merasa  “Senang, meningkatkan kekompakan kelas” Kepala SMP Muhammadiyah 2 Godean Wahdan Arifudin, S.Pd juga menyampaikan bahwa program kokurikuler kewirausahaan berupa memasak ini merupakan bagian dari upaya sekolah menyiapkan generasi muda yang mandiri dan inovatif. “Kami ingin murid-murid tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecakapan hidup, keberanian berinovasi, dan jiwa wirausaha yang positif,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid SMP Muhammadiyah 2 Godean mampu menumbuhkan karakter kreatif, ulet, jujur, dan bertanggung jawab. Sekolah menjadikan program ini sebagai kegiatan unggulan yang berkelanjutan dan terus dikembangkan setiap tahunnya.

Loading