Jalan Sehat dan Senam Diikuti 3.500  Peserta, Rangkaian Milad Muhammadiyah ke-113 PCM Godean

Diwarnai Tampilan Tapak Suci dan Seni Tari SMP Muh 2 Godean Meriahkan Godean, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Lapangan Sawo Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta pada Ahad, 7 Desember 2025 telah diadakan acara Jalan Sehat dan Senam yang diikuti 3.500 peserta baik dari warga Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah serta masyarakat umum termasuk 128 peserta dari SMP Muhammadiyah 2 Godean yang terletak tidak jauh dari lapangan Sawo.  Dalam kegiatan jalan sehat mengelilingi wilayah Sidomulyo bagian utara sejauh 4.5 kilometer serta senam massal  tersebut setelah acara pembukaan dilanjutkan pembukaan dan penghargaan berupa Muhammadiyah Godean Award bagi pendidik di tingkat PAUD dan TK kepada Retnoningsih dari TK ABA Dadapan, tingkat SD Noviana Maharfiani dari SD Muhammadiyah Sangonan 2 serta Tingkat SMP kepada Sri Ruwantini dari SMP Muhammadiyah 2 Godean. Selanjutnya berbagai sambutan oleh ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean Haris Darmawan, S.Pd disampaikan bahwa dengan acara Jalan sehat dan senam ini merupakan ajang dakwah yang menggembirakan. Selain itu ketua panitia Tri Harjono, S.E. menyampaikan bahwa “ selain acara jalan sehat dan senam ditampilkan juga UMKM dari warga Muhammadiyah maupun umum, cek kesehatan dari PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping, Layanan Lazismu Godean dan Pengelolaan sampah oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sidomulyo”. Acara dihadiri oleh KUA Godean Abdul Rohim, S.H.I sekaligus menyampaikan doa, Lurah Sidomulyo Rustho Busono serta Lurah Sidoagung Edi Utomo serta anggota dewan DPRD Propinsi Arif Kurniawan, S.Ag, M.H. dan Sofyan Setyo Darmawan, S.T. M.Eng anggota DPRD Kabupaten Sleman Erna Ekawati, S.E, M.M. dan Muh. Zuhdan, S.Pd, M.AP Disela-sela acara pengundian door prize ditampilkan beberapa kesenian diantaranya penampilan  Tapak Suci dan Seni Tari (tari kipas) SMP Muhammadiyah 2 Godean serta penampilan angklung dari Pimpinan Cabang Aisyiyah Godean. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean, Wahdan Arifudin, S.Pd mengungkapkan bersama komite sekolah Suripto, perwakilan murid maupun guru karyawan sekolah setempat total ada 128 peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai. Kebetulan sekolah kami berdekatan dengan lokasi start dan finish, sehingga sebagian murid kami menyumbangkan penampilan Tapak Suci serta Tari Kipas,” ungkap Wahdan. Adapun peserta yang memperoleh doorprice utama, yaitu  Eni W dari TambakrejoTempel (kulkas), Triningsih-Nyamplung Gamping (mesin cuci) dan Fajar-SD Muh. Sangonan 4 (sepeda MTB) dan lain-lain. Acara berjalan meriah dan lancar dan didukung penuh PCM, PCA, PCPM, PCNA, Kokam dan Ambulanmu Godean dan Gamping, serta Polsek Godean, Rep      :  H. Wahdan A  KS SMPM 2 Godean, PCM Godean Editor  : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Kokurikuler SMP Muhammadiyah 2 Godean, Mengembangkan Kreativitas Mengolah Makanan

Godean, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 2 Godean kembali menghadirkan kegiatan kokurikuler pada bulan November 2025 yang inspiratif.  Kali ini, sekolah mengadakan program Kokurikuler Kewirausahaan berupa memasak sebagai upaya mengembangkan kreativitas murid dalam mengolah makanan, melatih kemandirian dalam menyiapkan makanan sehat,  menumbuhkan sikap kerjasama, disiplin dan tanggung jawab.   Dalam kegiatan tersebut, siswa dibimbing untuk membuat berbagai produk kreatif, seperti makanan ringan, minuman segar, kerajinan tangan, serta produk ramah lingkungan. Guru pembimbing memberikan materi mulai dari pengenalan konsep wirausaha, pengelolaan modal, cara menentukan harga jual, hingga strategi pemasaran yang menarik. Anis Udiarti Lestari,S.Si selaku koordinator kokurikuler menyampaikan: “Pada kokurikuler ini kami mengambil tema Hidup Hemat dan Produktif, anak- anak berkreasi memasak menggunakan bahan dasar yang sederhana seperti tempe, tahu, pisang, singkong dan ubi. Bahan tersebut mereka olah menjadi berbagai jenis makanan seperti kolak, pisang aroma, nuget pisang, nuget tempe, tahu krispy dan lain-lain”. Salah satu momen paling meriah dari kegiatan ini adalah kegiatan memasak dari bahan mentah menjadi siap saji dan dinikmati bahkan ada yang menyajikan seperti warung dan café. Setiap kelas membuka stan di kelas masing-masing untuk memasarkan produk yang telah mereka buat. Suasana sekolah tampak ramai dimana guru-guru berkunjung ke tiap stand kelas masing-masing untuk mencicipi aneka masakan olahan yang variatif. Salah satu guru bu Diyah menyampaikan “Senang melihat anak- anak menjalin kerjasama” Sedangkan Staf kesiswaan Pak Danang menuturkan “Meriah, melatih anak kerjasama, menambah kekompakan antar siswa” Banyak murid yang mengaku senang karena bisa merasakan pengalaman membuat makanan dan minuman bahkan sampai melayani pengunjung dengan ramah, ibaratnya murid berlatih membuka usaha dan berjualan langsung. Diantaranya Zada murid kelas 9B menyampaikan “Menyenangkan, asyik, semua bisa diajak kerjasama, membuat kita disiplin” sedangkan Asta dari murid kelas 8B merasa  “Senang, meningkatkan kekompakan kelas” Kepala SMP Muhammadiyah 2 Godean Wahdan Arifudin, S.Pd juga menyampaikan bahwa program kokurikuler kewirausahaan berupa memasak ini merupakan bagian dari upaya sekolah menyiapkan generasi muda yang mandiri dan inovatif. “Kami ingin murid-murid tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecakapan hidup, keberanian berinovasi, dan jiwa wirausaha yang positif,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan murid SMP Muhammadiyah 2 Godean mampu menumbuhkan karakter kreatif, ulet, jujur, dan bertanggung jawab. Sekolah menjadikan program ini sebagai kegiatan unggulan yang berkelanjutan dan terus dikembangkan setiap tahunnya.

Loading

Parenting Ortu Kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Psmsleman.Or.Id Seorang Ibu harus dihormati suami bahkan sampai disebut 3 kali oleh Nabi Muhammad SAW karena seorang Ibu itu berjasa yaitu saat hamil, dan kemudian menyusui. Jadi seorang suami harus berterima kasih kepada istri dan seorang istri harus berterima kasih kepada suami. Bahkan dalam setiap harinya sebelum tidur harus menyampaikan ucapan terima kasih dan mohon maaf kepada suami dan sebaliknya.  Hal ini kalau bisa anak mengetahui terhadap keharmonisan seorang suami istri agar seorang anak tenang belajarnya. Selanjutnya seorang anak itu akan merasa kangen terhadap orang tuanya. Jangan sampai problem keluarga atau cekcok suami istri anak mengetahuinya, maka dibiasakan agar anaknya diberikan kenyamanan sehingga tenang untuk belajar. Ada 5 hal yang harus dilakukan orang tua dan anak yaitu pertama berbakti kepada Allah dan kepada orang tua, kedua, pranatan atau aturan diikuti baik Al Qur’an atau hadist, ketiga, bekerja harus dilakukan dengan rajin, keempat kerukunan terus dilakukan dan dijaga, cecongkrahan atau perpecahan agar dihindari.Pendengaran dan penglihatan itu 90 persen berpengaruh terhadap belajar anak. Kita tunjukkan kebanggaan dan kebahagiaan sekolah di SMP Muhammadiyah 2 Godean.  Demikian beberapa strategi dalam menjalin hubungan keharmonisan keluarga sangat penting untuk kita lakukan jelas Ustadz Drs. H. Sukirman, MA dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman dalam Parenting bagi ortu siswa kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean pada Selasa, 24 Juni 2025 di Komplek Masjid At Tauchid SMP Muhammadiyah 2 Godean beralamat di Sembuh Kidul Sidomulyo Godean Sleman.  Selain itu disampaikan oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean Wahdan Arifudin, S.Pd dalam sambutan pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan selama ini untuk terus bersama-sama menyiapkan putra-putri calon penerus bangsa dengan pembiasaan yang kuat dan penguatan karakter bagi murid untuk masa depan menjadi generasi sholeh dan sholihah.  “Kita merasa senang karena disatukan dalam sekolah berbasis agama dan Muhammadiyah karena Insya Allah putra putri yang belajar di SMP Muhammadiyah 2 Godean akan menjadi generasi penerus dan calon pemimpin yang akan lebih maju dan memiliki pondasi agama yang kuat kelak pasti akan sukses dengan pembiasaan ilmu umum dan penguatan agama berupa sholat duha, dzikir, doa, tadarus, sholat dzuhur dan asar serta penguatan karakter lain akan mampu menghadapi dinamika masa depan.” tegas Wahdan. Rep  H. Wahdan A   SMP Mugo MPI PDM Sleman

Loading