Parenting Ortu Kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Psmsleman.Or.Id Seorang Ibu harus dihormati suami bahkan sampai disebut 3 kali oleh Nabi Muhammad SAW karena seorang Ibu itu berjasa yaitu saat hamil, dan kemudian menyusui. Jadi seorang suami harus berterima kasih kepada istri dan seorang istri harus berterima kasih kepada suami. Bahkan dalam setiap harinya sebelum tidur harus menyampaikan ucapan terima kasih dan mohon maaf kepada suami dan sebaliknya.  Hal ini kalau bisa anak mengetahui terhadap keharmonisan seorang suami istri agar seorang anak tenang belajarnya. Selanjutnya seorang anak itu akan merasa kangen terhadap orang tuanya. Jangan sampai problem keluarga atau cekcok suami istri anak mengetahuinya, maka dibiasakan agar anaknya diberikan kenyamanan sehingga tenang untuk belajar. Ada 5 hal yang harus dilakukan orang tua dan anak yaitu pertama berbakti kepada Allah dan kepada orang tua, kedua, pranatan atau aturan diikuti baik Al Qur’an atau hadist, ketiga, bekerja harus dilakukan dengan rajin, keempat kerukunan terus dilakukan dan dijaga, cecongkrahan atau perpecahan agar dihindari.Pendengaran dan penglihatan itu 90 persen berpengaruh terhadap belajar anak. Kita tunjukkan kebanggaan dan kebahagiaan sekolah di SMP Muhammadiyah 2 Godean.  Demikian beberapa strategi dalam menjalin hubungan keharmonisan keluarga sangat penting untuk kita lakukan jelas Ustadz Drs. H. Sukirman, MA dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman dalam Parenting bagi ortu siswa kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean pada Selasa, 24 Juni 2025 di Komplek Masjid At Tauchid SMP Muhammadiyah 2 Godean beralamat di Sembuh Kidul Sidomulyo Godean Sleman.  Selain itu disampaikan oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean Wahdan Arifudin, S.Pd dalam sambutan pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan selama ini untuk terus bersama-sama menyiapkan putra-putri calon penerus bangsa dengan pembiasaan yang kuat dan penguatan karakter bagi murid untuk masa depan menjadi generasi sholeh dan sholihah.  “Kita merasa senang karena disatukan dalam sekolah berbasis agama dan Muhammadiyah karena Insya Allah putra putri yang belajar di SMP Muhammadiyah 2 Godean akan menjadi generasi penerus dan calon pemimpin yang akan lebih maju dan memiliki pondasi agama yang kuat kelak pasti akan sukses dengan pembiasaan ilmu umum dan penguatan agama berupa sholat duha, dzikir, doa, tadarus, sholat dzuhur dan asar serta penguatan karakter lain akan mampu menghadapi dinamika masa depan.” tegas Wahdan. Rep  H. Wahdan A   SMP Mugo MPI PDM Sleman

Loading

Workshop Inovasi Pembelajaran Digital di SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Pdmsleman.Or.id Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 2 Godean yang beralamat di Sembuh Lor Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta telah dilaksanakan workshop bagi guru-guru SMP Muhammadiyah 2 Godean, Rabu, 11 Juni 2025 dengan mengambil tema “Inovasi Pembelajaran Digital Berbasis Gamifikasi dalam mewujudkan Pendidikan Islam Berkemajuan”. Menurut Kepala Sekolah Wahdan Arifudin, S.Pd menyampaikan bahwa workshop ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru di tengah tantangan Pendidikan di negara Indonesia diantaranya pertama, masa depan yang tidak bisa diprediksi. Hal ini menjadikan upaya kita selaku pendidik untuk menyiapkan murid-murid yang cakap dan terus melakukan inovasi pembelajaran, saat ini kita dihadapkan pesatnya AI (Artificial Inteligen) atau kecerdasan buatan, robotic yang menggantikan manusia, otomatisasi pekerjaan dan lain-lain.  Kedua adalah bonus demografi dimana penduduk usia 15 sampai 64 tahun akan mendominasi sekitar 68% di tahun 2035. Ketiga Mutu Pendidikan yang mengalami penurunan; literasi, numerasi, hasil UN selama 2015 sampai 2019 mengalami penurunan sekitar 15% serta hasil PISA (Program for International Student Assesmen) mengalami penurunan sebesar 6,5 % untuk periode 2015 – 2022.  Hal ini menunjukkan kualitas hasil belajar menjadi tantangan Pendidikan dimana levelnya masih rendah dan kewajiban kita untuk terus meningkatkan diantaranya melalui workshop ini. Selain itu program Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning yang menjadi program kementrian pendidikan dasar dan menengah menjadi suatu solusi dalam menjawab tantangan di atas. Pembelajaran mendalam harus saling memuliakan antara guru dan murid, didalamnya harus berkesadaran atau mindfull, meaningfull atau bermakna dan joyfull atau menggembirakan.  Untuk itu kami ucapkan terima kasih atas pengabdian masyarakat dari Prodamat Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta di bawah bimbingan Dr. Betty Mauli Rosa Bustam, MA..  Selanjutnya materi workshop disampaikan oleh Muh. Rifki Hidayat, S.Ag Mahasiswa Program Magister PAI UAD Yogyakarta yang juga guru PAI SMP Muhammadiyah 2 Godean. Disampaikan bahwa seorang guru harus terus berinovasi dalam proses pembelajaran,  metode pembelajaran yang belum dilakukan dan bersifat digital harus terus dilakukan dimana kita menghadapi murid generasi Alpha dimana anak-anak kita lebih cenderung instan, membaca yang singkat, tayangan singkat. Untuk itu dalam proses pembelajaran inovasi guru diantaranya dengan gamifikasi yang menarik dan menumbuhkan kesadaran murid. Tindaklanjut workshop ini setiap guru membuat game berupa pemanfaatan aplikasi kahoot. Pengirim : Humas SMP Muhammadiyah 2 Godean

Loading