PCM Kalasan Launching TOKOMU

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Pada hari Senin, 3 Februari 2025 PCM Kalasan melaunching unit usaha baru dalam bisnis penjualan barang-barang kebutuhan masyarakat yaitu TokoMu, berlokasi di Jetis RT 05/ RW 035, Tamanmartani, Kalasan. Area TokoMu luasnya sekira 3 x 5 m itu menyediakan barang-barang seperti beras, gula, minyak, peralatan mandi, dan barang-barang kelontong lainnya. Launching TokoMu ditandai dengan penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu melalui PCM Kalasan yang diterima oleh Wakil Ketua PCM Kalasan, Drs. H. Maryanto disaksikan oleh Wakil Ketua PDM Sleman, Drs. H. Irfan Haris, dilanjutkan dengan sesi meninjau toko sambil berbelanja. Irfan menyambut gembira dibukanya TokoMu yang dikelola oleh Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata berkolaborasi dengan LazisMu PCM Kalasan. “Unit Usaha TokoMu ini merupakan yang pertama didirikan di Sleman. Saya berharap TokoMu dikelola secara syariah untuk mewujudkan dakwah Muhammadiyah yang menghadirkan kesejahteraan bersama,” kata pak Irfan. Sementara itu, Wakil Ketua PCM Kalasan, Drs. H. Budi Sarwanto, M.Si., berpesan dengan menyitir hadits Nabi Saw., yang isinya hendaklah kita menjadi muslim yang kuat karena orang muikmin yang kuat lebih dicintai Alloh, yaitu kuat imannya dan kuat ekonominya. Berdagang merupakan salah satu profesi yang disunahkan rasululloh karena sesungguhnya 90% rezeki itu dari berdagang. Karena itu, beliau berpesan agar TokoMu menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaannya agar menghadirkan rezeki yang berkah. Budi Sarwanto juga mengingatkan pesan Nabi, janganlah kamu memakan harta saudaramu dengan cara yang batil.  Pengelola TokoMu, Eko Wulantara, menjelaskan bahwa toko yang bertempat di kediamannya itu modal awalnya sekitar 29 juta, terdiri dari biaya belanja kulakan barang-barang penjualan dan penyediaan fasilitas pendukung seperti rak dan komputer kasir toko untuk pencatatan pembelian dan penjualan barang.  Sementara itu, Eko Susatyo, yang juga Ketua Lazismu PCM Kalasan menjelaskan bahwa modal awal itu berasal dari iuran 26 anggota PCM Kalasan yang dirintis sejak tahun 2022 hingga sekarang. Agar dana yang terkumpul itu produktif dan memberi kemaslahatan umat, Duo Eko itu mengambil inisiatif untuk mendirikan TokoMu. Eko Susatyo menambahkan bahwa sementara ini operasional toko sehari-hari dibantu oleh satu karyawan lulusan SMA Muhammadiyah Kalasan binaan Lazismu. Dalam sambutan arahannya, Drs. H. Irfan Haris, Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata, memaparkan bahwa idealnya TokoMu menjadi bagian dari unit usaha Koperasi PCM Kalasan yang dikelola secara syariah. Karena itu, beliau menekankan perlunya dilakukan langkah-langkah stratejik melanjutkan yang sudah dirintis selama ini. Apabila sudah terbentuk Koperasi PCM Sleman, hendaklah diupayakan koperasi yang berbadan hukum dan segera dilakukan penyusunan AD/ART secara rapi, lengkap, dan detail. Dengan begitu, nantinya Koperasi PCM bisa memanfaatkan program pelatihan dan menggaet dana bantuan dari pemerintah. Hal-hal yang musti mendapat perhatian dari usaha TokoMu sebagai unit usaha Koperasi PCM Kalasan, antara lain: (1) Shigot pemakaian keuangan harus jelas diatur dalam AD/ART; (2) penyepakatan yang jelas antara pengurus Koperasi dan pengelola TokoMu, perlu diatur secara rinci apabila pengurus merangkap sebagai pengelola TokoMu; (2) Tata kelola sistem akuntansi harus tercatat secara tertib dan rapi sehingga data harian ter-update secara realtime; (3) pengaturan SHU secara adil dan transparan; (4) Sirkah yang jelas, misalnya, bolehkah ada simpanan wajib khusus anggota sebagai modal penyertaan; (5) Kemungkinan perluasan usaha dan barang dagangan, misalnya apakah akan dikembangkan dengan unit usaha simpan pinjam; (6) Ada baiknya seluruh anggota memberikan data jumlah kebutuhan bulanan untuk pembuatan rancangan ritail penjualan sehingga menguntungkan koperasi; (7) Perlunya penegasan model toko musawamah, yakni jual beli yang tidak diketahui pokoknya. Jujur, tidak mencampurkan barang yang baik dengan barang yang jelek untuk dijual. ( H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan https:pcmkalasan.or.id )

Loading

Kegiatan Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara: Pengajian Mutiara Fajar, Jalan Sehat, Makan Bersama, Silaturahmi ke Bapak H. Susanto

Kalasan, pdmsleman.Or.Id Pada Ahad, 2 Februari 2025, Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara mengadakan serangkaian kegiatan yang penuh makna dan kebersamaan. Kegiatan pertama dimulai dengan pengajian Mutiara Fajar yang dilaksanakan di halaman PAUD Mutiara Ummi Kenaji. Pengajian ini dipandu oleh Ustaz Dr. Okrisal Eka Putra, Lc., M.Ag., yang memberikan tausiah yang penuh pencerahan dan hikmah dari pukul 05.45 hingga 07.00 WIB. Ceramah yang disampaikan memberikan banyak motivasi spiritual, menguatkan semangat untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik dan penuh berkah. Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat yang dimulai dari halaman Kalurahan Tamanmartani. Rute jalan sehat kali ini melewati area pembangunan tol Solo-YIA, memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung perkembangan infrastruktur besar yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, sambil menikmati udara pagi yang sejuk dan menjaga kebugaran tubuh. Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan makan bersama di Warung Bakso Tetelan Mbak Susan. Makan bersama ini menjadi momen untuk saling berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, dan menikmati keakraban dalam suasana yang hangat. Sebagai penutup, acara hari itu diakhiri dengan kunjungan silaturahmi ke rumah Bapak H. Susanto, Penasehat Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara, yang sedang sakit. Para peserta mengunjungi beliau dengan penuh kasih dan perhatian, memberikan dukungan dan doa agar beliau segera diberikan kesembuhan. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kepedulian serta penguatan ukhuwah Islamiyah di antara warga dan anggota. Melalui serangkaian kegiatan ini, Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara berharap dapat terus mempererat ukhuwah, menjaga kesehatan, serta memupuk semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya saling mendukung dan mendoakan sesama dalam setiap keadaan. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi seluruh anggota serta masyarakat Tamanmartani Utara. Reportase Tomi Nugraha & Yuyun Munandar PRM TAmanmartani Kalasan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Kalasan Gelar Pengajian Akbar Semarak Ramadhan 1446 H

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id PCM Kalasan menggelar Pengajian Akbar Semarak Ramadhan dan Peneguhan Ideologi Muhammadiyah bagi warga Muhammadiyah di kalasan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025 bertempat di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan. Pengajian akbar itu dihadiri oleh ribuan jamaah, terdiri dari segenap pengurus PCM beserta Penasihat PCM Kalasan, PCA, Ortom, AUM, Wali murid, dan masyarakat sekitar, serta utusan Panewu, Polsek, Damramil, dan Pemdes setempat. Acara yang menghadirkan narasumber Dr. H. Hisyam Zaeni, MA, dosen UIN Suka ini juga disemarakkan oleh RS UAD yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis tensi dan gula darah, pemeriksaan berbayar kadar kolesterol dan asam urat, PT SSB yang menyediakan ShampoMu, PastaMu, BodywashMu, dan PupukMu, serta UMKM lain yang menyediakan jajanan dan mainan anak-anak. Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Illahi oleh para siswa TK ABA Kadisoka di bawah asuhan Ibu Sukaesih, S.Pd. membacakan surat An Nas, Al-Quraisy, dan At-Tin. Menurut Bu Sukaesih (KS), TK ABA Kadisoka jumlah muridnya 99 anak, dan penampilan 12 muridnya dalam pembacaan ayat-ayat Al-Quran tersebut sekaligus sebagai persiapan dalam lomba MTQ se-Kapanewon Kalasan yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Kadisoka Purwomartani. Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengajian akbar yang didanai dari dana hibah PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta ini dimaksudkan untuk menyemarakkan dan menyongsong bulan Ramadhan, sekaligus sebagai peneguhan edeologi Muhammadiyah bagi segenap warga Muhammadiyah di Kapanewon Kalasan. Karena itu, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada PKU Muhammadiyah Gamping, para mitra seperti RS UAD, PT SSB, dan UMKM yang telah berpartisipasi menyemarakkan pengajian akbar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PRM Selomartani sebagai penyelenggara pengajian kali ini. Dalam kesempatan itu, Ketua PCM juga menyerahkan SK Plt. Kepala Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah Nduri kepada Haryanto, S.Pd. yang juga Kepala Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah Kadisoka, sementara plh Kepala SD Muhammadiyah Nduri dijalankan oleh Ibu Erni, S.Pd. Dr. H. Hisyam Zaeni, MA selaku narasumber, memaparkan pentingnya membekali diri dengan ilmu, di samping penyiapan mental, dan fisik dalam menyongsong Ramadhan. Beliau mengungkap riwayat syech Abdurrahman yang tergerak untuk belajar menggali ilmu setelah mengalami peristiwa besar yang dialaminya semasa ia bertugas sebagai penggali kubur. Suatu hari datanglah seorang ibu yang memintanya menggali kubur untuk anaknya yang telah wafat. Tatkala Ibu itu membawa jenazah anaknya, seolah-olah pintu kubur yang ia gali terbuka lebar, di dalamnya terdapat taman yang indah. Abdurrahman ternganga dibuatnya. Beberapa waktu berselang, si Ibu itu datang lagi dengan maksud serupa. Kejadian itu berulang, seakan-akan pintu kubur itu terbuka dan terhampar taman yang sangat indah yang membuatnya terpesona. Maka, bertanyalah Abdurrahman kepada Ibu tersebut tentang peristiwa yang dialaminya. Ibu itu menjawab bahwa jenazah pertama yang ia bawa itu adalah putranya yang sedang belajar di madrasah, sedangkan jenazah kedua yang ia bawa adalah putranya yang sehari-hari bekerja mengumpulkan kayu bakar untuk membiayai adiknya belajar di madrasah. Tergugahlah hati Abdurrahman, lalu ia berhenti sebagai tukang gali kubur, dan belajar dengan sungguh-sungguh hingga menjadi ulama besar yang kita kenal. Ilmu itu membawa kebaikan, dan kebaikan itu akan membawanya ke surga. Ustadz Hisyam lebih lanjut  menjelaskan bahwa menyongsong Ramadhan itu paling lambat dimulai dari bulan Rajab dengan senantiasa berdoa seperti yang dituntunkan Nabi Muhammad Saw., “Allohuma bariklana fi Rajaba, wa Sya’bana, wabalighna Ramadhan.” (Ya Alloh berilah kami berkah hadir di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah umurku untuk hadir di bulan Ramadhan). Berkah itu mencakup cukup dan baik. Cukup itu memenuhi kadar kebutuhan kita, dan baik itu mendapat ridho Alloh Swt. Hendaknya kita sebagai umat Islam merasa senang akan datangnya bulan Ramadhan karena bulan Ramadhan membawa keberkahan dan peluang untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, sebagaimana tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 183. Adapun persiapan yang dilakukan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, antara lain: (1) Persiapan mental, yakni merasa senang akan datangnya bulan Ramadhan karena sebagaimana disebutkan dalam hadits barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan ikhlas akan diampuni dosa-dosanya; (2) Persiapan pikiran, yakni siapkan pikiran positif untuk menargetkan amalan-amalan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, seperti target membaca Al-Quran, bersedekah, dan ibadah-ibadah lainnya; dan (3) Persiapan fisik, dengan menjaga kesehatan prima, asupan nutrisi yang cukup agar bisa menjalankan rangkaian ibadah puasa dengan baik. Pengajian ditutup dengan doa bersama dan pembagian doorprise bagi jamaah pengajian yang datang paling awal dan jamaah yang pertama kali memberi komentar dalam tik tok PCM Kalasan dengan konten Pengajian Akbar. Reportase : (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./MPI PCM Kalasan:  https:pcmkalasan.or.id.)

Loading

Kunjungan Silaturahmi PCM Kalasan ke PCM SLeman

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Hari Kamis, 23 Januari 2025 PCM Kalasan, dalam hal ini Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata  mengadakan Kunjungan Silaturahmi {Kunsirah) kepada PCM Sleman bertempat di Rumah Makan Berandang, Brayut, Pendawaharjo, Sleman. Kunsirah ini dimaksudkan sebagai ajang bertukar gagasan dan kemungkinan menjalin kerja sama antara Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PCM Kalasan dengan PCM Sleman. Ketua PCM Sleman, Prof. Dr. Ir. H. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T.,IPM, dalam sambutannya menjelaskan bahwa “PCM Sleman menyambut hangat inisiatif PCM Kalasan, khususnya Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Parwisata untuk mengadakan sharing gagasan dan kerja sama untuk megembangkan bidang ekonomi, bisnis, dan pariwisata kedua belah pihak, berharap hubungan kolaboratif tersebut ke depannya bisa saling menguatkan dan saling support untuk mewujudkan kemaslahatan umat “. Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Sleman, Setyo Suparwanto menjelaskan bahwa MEBP PCM Sleman memiliki tiga program besar, yakni: (1) Pembuatan data based pengusaha Muslim Sleman yang kemudian diwadahi dalam LapakMu; (2) Peningkatan SDM para pengusaha muslim yang tergabung dalam LapakMu; dan (3) Pembangunan TokoMu yang ada untuk menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat. Sedangkan, Ida Kuntarti, anggota MEBP, menambahkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan budi daya talas dengan menanam sekitar 20.000-an pohon tales. Program ini melibatkan sekitar 28 petani yang tergabung dalam Jatam dan bermitra dengan CV Tales Merapi Sleman. Pihak CV Tales Merapi membantu menyediakan bibit, mengedukasi proses tanam, dan membeli hasil tanam. Saat panen raya, pihak CV Tales Merapi bersedia membeli minimal 80%, sedangkan para petani bisa memanfaatkan bisa mengelola sebagiannya untuk diolah sebagai bahan pangan. Ida berharap ke depannya MEBP bisa mengembangkan semacam gerai Makanan berbahan tales sebagaimana gerai es teh yang sekarang banyak berkembang di berbagai tempat. Sementara itu, Wakil Ketua PCM Sleman, Kusno Wibowo, menyampaikan bahwa ” memang seharusnya MEBP antar PCM saling supoort untuk menjalin kerja sama harmonis agar misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Ia berharap melalui MEBP ini Muhammadiyah mampu mencetak pengusaha-pengusaha muda Muhammadiyah dengan mengembangkan brand-brand yang diterima dan dibutuhkan masyarakat”. Sementara itu, Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi. mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan penjabaran program-program unggulan MEBP PCM Sleman. ” Kami berharap antara PCM Kalasan dan PCM Sleman dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan dan saling menguatkan”. Ketua MEBP PCM Kalasan, H. Maryanto, menambahkan bahwa kedua belah pihak perlu terus saling mengunjungi untuk membuka peluang dan potensi kerja sama yang lebih erat. Dalam kesempatan itu MEBP PCM Kalasan menawarkan produk-produk andalan seperti ShampoMu, PastaMu, dan BodywashMu yang selama ini sudah dipasarkan secara luas di DIY maupun luar DIY. Dalam kesempatan itu, MEBP PCM Kalasan juga memperkenalkan produk unggulan terbaru  yaitu PupukMu. Pupuk jenis makro dan mikro fertilizer ini merupakan booster tanaman dan perkebunan yang mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Adapun, keunggulan pupukMu yang belum lama dirilis ini, antara lain: (1) Menggunakan teknologi Nano berukuran 10 pangkat 9 mikron sehingga penyerapan lebih cepat dan efisien, langsung ke jaringan tanaman; (2) Kandungan unsur hara makro dan mikro lebih lengkap yang sangat dibuktuhkan untuk pertumbuhan optimal; (3) Mengandung phytohormon dan enzyme activator yang mampu merangsang pertumbuhan tanaman secara alami, meningkatkan fotosintesis dan mempercepat pertumbuhan klorofil daun; (4) Efek Effervescent sehingga mudah larut dan cepat diserap oleh tanah maupun tanaman sehingga mengoptimalkan pemakaian pupuk; (5) Ramah Lingkungan. PupukMu ini sudah diujicobakan di berbagai daerah dan terbukti mampu meningkatkan produksi tanaman seperti kelapa sawit, cabe, melon, bawang, dan tanaman-tanaman buah dan sayur lain. Produk PupukMu ini sangat prospektif sesuai dengan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan pemerintah. Pupuk yang efisien dan efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman ini tentu saja sangat dibutuhkan oleh para petani di seluruh Indonesia. Diharapkan kerja sama pemasaran pupukMu antara PCM Kalasan dengan PCM Sleman ini mampu memberikan benefit yang menguntungkan, baik bagi masyarakat petani, maupun bagi persyarekatan Muhammadiyah di Sleman. PCM Kalasan membuka peluang kerja sama secara terbuka dengan pihak manapun, baik instansi pemerintah, swasta, mapun perorangan untuk memasarkan produk  pupukMu ini dengan menghubungi kontak marketing Sumadi, S.T., M.B.A. (08121547943). Reportase (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan https://pcmkalasan.od.id).

Loading

PCM Kalasan Mengembangkan Dakwah Yang Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka merayakan Milad Muhammadiyah ke-112, PCM Kalasan menggelar pengajian akbar di Lapangan Bayen, Purwomartani dengan menghadirkan narasumber Drs. H. Harjaka, M.Pd. yang juga Ketua PDM Sleman. Ribuan jamaah muslimin muslimat warga Muhammadiyah Kalasan berbondong-bondong memenuhi lapangan untuk mengikuti pengajian meskipun dari sejak Subuh hujan turun mengguyur Kalasan. Alhamdulillah cuaca mulai cerah saat dimulainya pengajian, pukul 06.00 pagi. Perayaan Milad Muhammadiyah ke-112 di lingkungan PCM Kalasan mengusung tema “Memakmurkan untuk Semua.” Sesuai dengan tema itu, PCM Kalasan mengucurkan bantuan dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan Ortom di bawah pembinaan PCM Kalasan, seperti: PCA, PCNA, PCPM, HW, dan TS masing-masing sebesar Rp1.500.000,00. Kemudian, diserahkan pula bantuan uang pembinaan untuk PRM Unggul di Kalasan yang tahun ini diraih oleh PRM Purwomartani Selatan. Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa PCM Kalasan berkomitmen untuk menghadirkan kemakmuran untuk semua sebagai bagian dari dakwah amar makruf nahi munkar di wilayah Kapanewon Kalasan. Karena itu, Sunandar berharap seluruh Ortom, AUM, dan PRM senantiasa berkolaborasi untuk mengembangkan dakwah yang memakmurkan yang secara nyata dirasakan oleh umat. Pengajian akbar kali ini menjadi sangat meriah karena adanya perfom dari para siswa Muhammadiyah Kalasan di berbagai jenjang. Sebagai pembuka penampilan yaitu pembacaan ayat-ayat suci Alquran oleh Fadzil Dzima R, siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Kadisoka. Kemudian disusul penampilan dari anak-anak TK ABA Sukoharjo, Purwomartani yang menyanyikan Lagu-lagu: Indonesia Raya, Sang Surya, Mars Aisiyah, Mars TK ABA versi lama dan baru. Anak-anak calon kader Muhammadiyah Kalasan asuhan Ibu Yuni Lestari (KS), Ibu Jumiyati, Ibu Sumadiyana, Ibu Eri Saputri, Ibu Trimani, Ibu Sri Wahyuni, dan Ibu Ekasari Putri  itu dengan penuh percaya diri menyanyikan lagu cukup merdu dan mendapat apllaus meriah para hadirin. Selanjutnya, anak-anak TK ABA Kenaji, Tamanmartani asuhan Ibu Anjar Sidi Melawati (KS) dan Ibu Sosi Arista menampilkan Gerak dan Lagu ‘Ayo Sholat.” SMP Muhammadiyah 2 Kalasan menampilkan Tari Angguk Jos oleh Nisa, Prias, dan Aza, ketiganya kelas 8, di bawah asuhan Ibu Nukomi, guru Seni Tari Muhaka. SMP Muhammadiyah 1 Kalasan menampilkan Tari Nirmala yang diperankan oleh Feli dan Gisel Kelas 8 asuhan Ibu Esta. SMA Muhammadiyah Kalasan menampilakan pertunjukan Tari Rara Ngigel oleh Safira dan Kinanti Kelas X di bawah asuhan Ibu Ratih Dwi Anjani. Drs. H. Harjaka, M.Pd., selaku narasumber, pada awal pemaparannya sempat mengapresiasi tarian “Nirmala” bahwa tarian tersebut menggambarkan siklus hidup manusia dari lahir hingga meninggal dunia yang dalam budaya Jawa disimbolisasikan dalam nama-nama tembang macapat, dimulai dari tembang mijil (kelahiran), kinanthi (dalam asuhan), sinom (muda), asmarandana (kasmaran), gambuh (sudah jumbuh dari kedua hati laki-laki dan perempuan dan keluarga, dandang gula (kehidupan keluarga muda yang menyenangkan), maskumambang (mulai timbul masalah), durma (kehidupan yang penuh tantangan), pangkur (sudah mungkur kadonyan), megatruh (mati), dan pucung dikafani/ dipocong). Selanjutnya Harjaka, yang pernah menjadi Guru Bahasa Jawa itu menegaskan pentingnya Muhammadiyah menghadirkan dakwah yang memakmurkan secara nyata di masyarakat. Menurutnya, kemakmuran tidak hanya semata diukur secara ekonomi, tetapi juga bisa dilihat dari ketaqwaannya atau tingkat keimanan masyarakat dari dakwah Muhammadiyah. Harjaka mengutip pendapat Imam Sahal yang pada intinya, iman itu mencakup niat, amal perbuatan, dan kesesuaiannya dengan sunah. Selanjutnya menurut Imam Sahal, jika ada orang yang mengaku iman, tetapi tidak mengamalkannya ia tergolong munafik. Jika ada orang yang mengaku iman, sudah mengerjakan/ mengamalkan, tetapi tidak diniati karena Alloh, maka ia tergolong kufur. Sementara, jika ada orang yang beriman, sudah mengamalkan, diniati karena Alloh, tetapi tidak sesuai dengan sunah, maka amalannya tergolong bid’ah. Harjaka menekankan pentingnya warga Muhammadiyah senantiasa mengharap petunjuk Alloh agar dalam mengembangkan dakwah Islam yang mampu menghadirkan kemakmuran dengan petunjuk dan tuntunan Alloh dan Rasululloh. Menurutnya, ada 4 jenis petunjuk Alloh, yang meliputi: (1) Taufik, yakni petunjuk Alloh tentang kebaikan; (2) Hidayah, yaitu petunjuk Alloh tentang kebenaran agama, yakni jalan yang lurus; (3) Maunah, yakni petunjuk Alloh berupa pertolongan Alloh sebagai solusi terhadap permasalahan hidupnya; dan (4) Inayah, yaitu petunjuk Alloh sehingga kita merasa cukup atas segala pemberian Alloh. Setelah pengajian akbar berakhir, diserahkan hadiah dan doorprise yang menarik. Salah satu doorprise diberikan kepada peserta pengajian yang berusia tertua yang diterima oleh Bapak Darimin, warga Bayen, Purwomartani, yang pada saat pengajian berusia 87 tahun. Pak Darimin merasa senang dengan bingkisan yang diberikan oleh PCM Kalasan. Reportase H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./MPI PCM Kalasan. Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PPTQMU DAARUL HIKMAH KALASAN ADAKAN SIDANG MUNAQASYAH

HADITS ARBAIN AN-NANAWI KALASAN, 27 Oktober 2024 Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Daarul Hikmah Kalasan mengadakan Sidang Munaqasyah Hadits Arbain An-Nanawi di aula setempat. Sidang munaqasyah adalah serangkaian acara ujian para santri, dalam hal ini meliputi hafalan dan pensyarahan pemahaman makna hadits Arbain An-Nanawi yang terdiri dari 42 hadits. Sidang munaqasyah itu menghadirkan Dewan Penguji, Abdul Ghani, S.Ag., M.Ag., dan Suratno, S.Pd., M.Pd., Dosen UAD Yogyakarta dan dihadiri pengurus PCM Kalasan. Foto bersama dengan pimpinan PCM seusai sidang munaqasyah Menurut Mudhir PPTQMU, sekaligus pengasuh Ponpes, Ustadz Masruri, S.H., Al-Hafidz, sidang munaqasyah diikuti  Sejumlah 12 santriwan/ santriwati. Para santri menghadapi dewan penguji untuk memaparkan hafalan dan pensyarahan Hadits Arbain An-Nanawi. Hasil sidang munaqasyah memutuskan bahwa dari 12 santriwan/ santriwati itu dinyatakan lulus 6 anak; lulus bersyarat 3 anak; dan belum lulus 3 anak. Dengan demikian 6 santri yang telah lulus dalam sidang itu berhak mendapatkan ijazah dari PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan, sedangkan 3 siswa yang lulus bersyarat juga akan mendapatkan ijazah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh ponpes. Sidang Munaqasyah juga menetapkan tiga peserta terbaik, yakni: (1) Terbaik 1 diraih Aisyah Ainun Mardiyah; (2) Terbaik 2: Hikmah Adn; dan (3) Terbaik 3 diraih Muhammad Ichsan Nur Purnadi. Para santriwati PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan menunggu antrean ujian Para santri PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan Menurut Ustadzah Mambaul Lutfiyah, S.Ag., PPTQMU Daarul Hikmah Kalasan, yang berada di bawah pembinaan PCM Kalasan ini secara resmi berdiri tanggal 5 November 2020, beralamat di Jalan Jogja-Solo KM 13,5 Glondong, Tirtomartani, Kalasan. Jumlah santrinya yang menetap di ponpes 16 orang, sedangkan santri kalongnya (tidak menetap di ponpes) berjumlah 9 orang. Ustadzah Mambaul Lutfiyah menjelaskan bahwa para santri itu umumnya sudah hafal 5 hingga 10 juz Alquran. Hafalan terbanyak mencapai 15 juz. Menurut rencana para santri yang telah dinyatakan lulus akan diwisuda pada hari Jumat, 1 November 2024, bersamaan dengan Pengajian Akbar dalam rangka Milad PPTQMU di Masjid Krajan, Kalasan. (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan. https://pcmkalasan.or.id. )

Loading

RAKER PCM PCA KALASAN DIBUKA KETUA PDM SLEMAN

Sabtu, 26 Oktober 2024 PCM/ PCA Kalasan mengadakan rapat kerja tahunan bertempat di Aula SD Muhammadiyah Kadisoka. Raker dihadiri oleh segenap Pimpinan PCM, Ketua dan Anggota Majelis, Kantor Layanan Lazismu, PCA, PCPM, PCNA, dan Perwakilan PRM se-Kapaewon Kalasan. Raker PCM/ PCA Kalasan tahun 2024 kali ini mengambil tema “Memajukan dan Mencerahkan Kalasan.”  Raker diawali dengan pembacaan kalam illahi oleh Ibu Sugiyah dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Sang Surya dan Mars Aisyiyah dengan dirigen Ibu Ratna,S.Pd. Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa Raker itu digelar untuk memenuhi ketentuan AD/ART Persyarikatan Muhammadiyah dan juga menyediakan media untuk memaparkan capaian program, evaluasi program selama setahun, sekaligus menyusun rencana program tahun 2024/2025. Rapat Kerja PCM/ PCA Kalasan dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.Pd., M.A. pkl.08.20. Selaku Ketua PDM, Harjaka menyambut baik Raker PCM/ PCA Kalasan. Menurutnya, raker ini menjadi media bertemu , penemu, dan nemu. Maknanya, raker menjadi media bertemunya seluruh pimpinan dan anggota penguru PCM/ PCA Kalasan untuk bertukar gagasan sehingga menghasilkan kesepakatan-kesepakatan kerja yang akan dirumuskan dalam program kerja PCM/PCA Kalasan tahun 2024/ 2025. Di sisi lain, Harjaka menekankan perlunya seluruh komponen PCM/ PCA Kalasab memiliki 5 sifat pokok sebagai warga Muhammadiyah, yakni: (1) Gandhes, yaitu berbudi pekerti baik; (2) Luwes, yaitu mudah bergaul, manjing ajur ajer di tengah-tengah masyarakat yang majemuk, tetapi mampu menunjukkan jati dirinya sebagai warga Muhammadiyah; (3) Mentes, yakni berisi, berilmu dan berpengetahuan; (4) Leres, yakni bener, sikap dan perilakunya baik sehingga bisa dipercaya oleh seluruh warga masyarakat; dan (5) Pantes, yakni warga Muhammadiyah harus bisa memantaskan diri agar bisa menjadi teladan bagi masyarakat. Harjaka berharap Raker PCM/ PCA Kalasan ini dapat membawa Muhammadiyah yang berkemajuan. Sementara itu, penasihat PCM/ PCA Kalasan, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag., dalam arahannya menekankan pentingnya kajian memahami Alquran secara utuh 30 juz bagi seluruh masjid Muhammadiyah di Kapanewon Kalasan secara rutin setiap hari. Sutrisno meyakini bahwa apabila hal tersebut bisa dimotori dan dilaksanakan oleh PCM, dalam waktu 3 hingga 5 tahun mendatang akan terjadi perubahan signifikan dan itu akan menjadi ikon unggulan PCM Kalasan. Beliau sudah membuktikan, mengasuh kajian memahami Alquran dalam wadah Kajian Ahad Malam (KALAM). Kajian memahami Alquran yang pada awalnya dirintis di rumah miliknya di Kompleks Perumahan UIN, Sambisari setiap Ahad malam pengikutnya semakin hari semakin bertambah banyak. Lalu, dengan dukungan semua jamaah Kalam dan simpatisan lain, dibangunlah Gedung Dakwah Kalam di atas tanah wakaf di sebelah timur Kantor Kalurahan Purwomartani. Kini kajian memahami Alquran dilaksanakan di Gedung Dakwah Kalam secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat bakda Ashar selama sejam, diasuh langsung oleh Prof. Sutrisno dan setiap Ahad malam pkl.19.30 s.d. 20.30 kajian tematik diasuh secara bergantian oleh Prof. Sutrisno, Prof. Muhammad Chirzin, Dr. Sumedi, dan ustadz-ustadz lain secara bergantian. Adapun kajian memahami Alquran yang diasuh Prof. Sutrisno secara urut setiap hari dilaksanakan di Masjid Darul Mutaqin Kantor Kalurahan Purwomartani secara rutin setiap bakda Subuh hingga waktu syuruq. Menurutnya, berdasarkan pengalaman kajian memahami Alquran yang dilaksanakan setiap bakda Subuh hingga waktu syuruq di masjid Darul Mutaqin Kantor Kalurahan Purwomartani khatam selama 477 pertemuan. Selanjutnya, saat memasuki sesi presentasi laporan kegiatan, evaluasi, dan rancangan program kerja dipandu oleh Sekretaris PCM Kalasan Iswanto, M.Pd.  Setiap majelis secara bergantian menyampaikan paparannya sekira 15 menit. Urutan presentasinya dimulai dari Majelis Tabligh, Tarjih, dan Tajdid dwakili oleh Apung Syaipudin, M.Si., Majelis Lingkungan Hidup disampaikan oleh Budi Isroi, Majelis Dikdas dan PNF disampaikan oleh Drs. H. Haryadi dan Nurwahid Sudarta, S.Pd.. Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani disampaikan oleh Drs. H. Heri Prasetya dan Supadi SAH, S.Pd. , Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Kesejahteraan Sosial djsampaikan oleh H. Mintardi, Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata disampaikan oleh H. Mardiyono ST dan Sumadi, S.T., M.B.A., Majelis Pemberdayaan Wakaf disampaikan oleh H. Baihaqi dan H. Kunia Wirya Dimulya, S.Kom, Majelis Pustaka dan Informasi disampaikan oleh H. Sarno R Sudibyo, M.Pd., dan Kantor Layanan Lazizmu disampaikan oleh Eko Susatyo Harso, M.Pd.I. Raker PCM/ PCA Kalasan ditutup dengan bacaan hamdallah pkl. 14.30 WIB (H. Sarno R. Sudibyo, M.Pd.,MPI PCM Kalasan https: //pcmkalasan.or.id.) Editor: Wahdan Arifudin, S.Pd, MPI PDM Sleman

Loading

Drs. H. Muhammad Jamaludin Ahmad, S. Psi. LPCRPM PPM “Kemuliaan Manusia karena Ketaqwaannya.”

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id PCM Kalasan menggelar Pengajian Akbar pada Sabtu pagi, 6 Oktober 2024 bertempat di Lapangan Muhaka, Bayen, Purwomartani, Kalasan. Pengajian rutin triwulanan itu dihadiri oleh sekitar 800 ratusan jamaah warga dan simpatisan Muhammadiyah Kalasan. Pengajian tersebut juga disupport oleh RSU UAD yang menyediakan layanan periksa kesehatan gratis bagi jamaah, bazar oleh UMKM warga Muhammadiyah, penjualan produk SSB (Shamphomu, Pastamu, dan Bodywashmu), dan pembagian doorprize. Narasumber pengajian, Kombes Pol (Purn) Drs. H. Muhammad Jamaludin Ahmad Pengajian yang dimulai pkl. 06.00 itu dibuka dengan penampilan para siswa TK ABA Nduri di bawah pimpinan Ibu Sri Wahyuni. Sekitar 30 siswa dengan penuh rasa percaya diri melantunkan tadarus surat-surat pendek Alquran seperti: Al-Fatihah, Al-Lahab, An-Nasr, dan Al-Quraisy. Para santri TK ABA Nduri, Purwomartani, Kalasan Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi. dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengajian akbar yang digelar triwulanan itu sekaligus dimanfaatkan sebagai media dakwah, media silaturahmi warga Muhammadiyah, pemberdayaan majelis ekonomi, layanan kesehatan, dan pengenalan AUM di Kalasan. Diharapkan, warga Kalasan dan sekitarnya bisa memanfaatkan secara optimal layanan umat yang disediakan oleh PCM Kalasan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun dakwah. Sunandar menambahkan bahwa saat ini di wilayah PCM Kalasan memiliki 14 Kelompok Bermain, 4 SD Muhammadiyah, 2 SMP Muhammadiyah, 1 SMA Muhammadiyah, dan 1 SMK Muhammadiyah. Ketua PCM Kalasan, H.Sunandar, S.Psi., menyerahkan bingkisan kepada Kepala SMP Muhammadiyah 2 Kalasan yang berhasil menghadirkan jamaah terbanyak Narasumber pengajian Kombes Pol (Purn) Drs. H. Jamaludin Ahmad, S.Psi. mengangkat tema “Kemuliaan Manusia karena Ketaqwaannya.” Ustadz Jamaludin mengawali pengajiannya dengan menyampaikan anekdot bahwa malaikat turun ke bumi pengajian untuk mengabarkan bahwa kiamat akan datang setahun lagi. Selanjutnya ustadz bertanya apa yang akan Anda lakukan untuk menyongsong kiamat yang akan terjadi setahun lagi? Jamaah menjawab beraneka peribadahan dan amal kebaikan seperti: sholat, shodaqoh, rajin membaca Alquran, membayar hutang, bertaubat atas segala dosa, tidak bermaksiat, dan mendidik anak dan keluarga sebaik-baiknya. Mendengar jawaban para jamaah itu, Ustadz Jamaludin mengatakan bahwa Alloh telah ridha dengan komitmen umat yang hadir dalam pengajian ini sehingga kiamat tidak terjadi setahun lagi. Kapan terjadinya hari kiamat, hanya Alloh yang tahu. Kiamat pasti terjadi, tetapi waktunya sepenuhnya menjadi kuasa Alloh. Akan tetapi, komitmen untuk senantiasa menyiapkan datangnya hari kiamat dengan meningkatkan keikhlasan dan peribadahan dan kebaikan tetap menjadi komitmen untuk meningkatkan ketqwaan kita semua karena sesungguhnya kemuliaan manusia itu karena ketaqwaannya kepada Alloh Swt. Ustadz Jamaludin menegaskan bahwa sudah waktunya warga Muhammadiyah selalu berupaya mewujudkan slogan-slogan mulia dan menggembirakan: Masjid yang makmur, memakmurkan; Dari masjid kita bangkit, Apapun masalahnya, masjid solusinya. Mengingat urgensinya menguatkan jamaah masjid, Ustadz Jamaludin menandaskan tidak usah ditunda-tunda, tidak usah menunggu ikhlas berangkat ke masjid setiap mendengar kumandang adzan. “Ikhlas ra ikhlas… mangkat; tambah umur, tambah gedhe rasa syukure; tambah umur tambah sregep ngibadahe; tambah umur tambah amal shlehe; tambah umur tambah apik rumah tanggane; tambah umur tambah akeh sangu akherate.” Pungkasnya. Pak Sumadi (99 tahun) peserta pengajian tertua, menerima doorpize sembako Pada akhir pengajian ada pembagian doorprize menarik berupa rak sepatu kepada peserta yang datang paling awal, AUM yang berhasil menghadirkan jamaah paling banyak. Doorprize berpa sembako diberikan kepada peserta pengajian usia paling tua yaitu Pak sumadi yang sudah berusia 99 tahun. Beliau lahir pada tahun 1925. (Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan, https://pcmkalasan.or.id ).

Loading

TK ABA Kenaji dan LPB PDM SLeman Kenalkan Pemahaman Kebencanaan Sejak Dini

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id TK ABA Kenaji, Tamanmartani, Kalasan mengadakan Simulasi bencana Gempa Bumi dalam upaya memberikan bekal dan pemahaman yang benar tentang satuan Pendidikan aman Bencana kepada para siswa dan segenap pengajarnya. Terletak didekat zona sesar Opak, TK ABA ini sadar akan kemungkinan bahaya yang ditimbulkan akibat gempa, maka sejak dini membekali warga sekolah tentang pemahaman bencana Gempa. TK ABA Kenaji merupakan satuan Pendidikan yang berada di bawah Cabang Aisiyah Kalasan, tahun ajaran 2024 ini jumlah warga sekolah sebanyak 124, terdiri dari 111 siswa dan 13 guru pengasuh/karyawan. Bekerja sama dengan MDMC / LPB PDM Sleman, serta relawan bencana dari PPM MBS Prambanan pada hari Jum’at 20 September 2024 ini mengadakan pembelajaran tentang bencana, khusunya Gempa Bumi. Menurut Pemateri Ndan Supriyanto semprit dari LPB PDM Sleman “ kami menggunakan metode meliputi, pemaparan materi tentang bencana, jenisnya dan dampak yang ditimbulkan, kupasan gempa secara detail dan dipungkasi dengan simulasi penyelamatan ketika terjadi gempa” tandas pegiat relawan kebencanaan dari Cangkringan ini kepada Arief Hartanto pada Jum’at siang di sela acara. Menurut kepala TK ABA Kenaji Anjar Sidi Melawati, S.PD., ” Kegiatan Simulasi gempa ini, sebagai upaya mitigasi agar warga sekolah, baik anak didik maupun ibu guru, paham dan mengerti apa yang harus dilakukan bila terjadi gempa ketika proses belajar sedang berlangsung, sehingga semua aman dan selamat “. Reportase  Ndan Supri Semprit LPB PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman,

Loading

Peneguhan Ideologi Muhammadiyah Untuk Wujudkan PCM Kalasan Berkemajuan

Kalasan, Pdmsleman.or.Id Bertempat di Kaliurang 2024 PCM Kalasan menyelenggarakan Baitul Arqam yang diikuti oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kalasan, perwakilan unsur Majelis, Kantor Layanan Lazismu, perwakilan Ortom, dan perwakilan PRM. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Wijaya 2 Kaliurang pada tanggal 27 s.d. 28 Juli 2024, bertepatan dengan tanggal 21 s.d. 22 Muharam 1446 H. Baitul Arqam yang dihandle langsung oleh Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani PDM Sleman ini juga menghadirkan narasumber utama Dr. H. Untung Cahyono, M.Hum., dan H.M. Isnawan, S.E., M.PH.   Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi. berharap “ kegiatan Baitul Arqam ini bisa menumbuhkan kecanduan/kecintaan kader Muhammadiyah Kalasan dalam gerakan dakwah Muhammadiyah sehingga mereka ikhlas beramal, berinfak, sedekah, dan berdakwah”. Baitul Arqam yang mengangkat tema “Peneguhan Ideologi Muhammadiyah sebagai dasar gerakan dakwah Muhammadiyah Kalasan Berkemajuan,” ini dibuka oleh Drs. H. Irfan Haris, mewakili Ketua PDM Sleman yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Irfan Haris menyampaikan “ perlunya redefinisi, reorientasi, dan reaktualisasi gerakan Muhammadiyah agar bisa mewujudkan risalah Islam berkemajuan sebagaimana diamanatkan oleh hasil Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta”. Menurutnya, baitul arqam merupakan media penggemblengan kader Muhammadiyah militan agar mampu mengemban amanah dakwah amar makruf nahi munkar di tengah-tengah kondisi umat yang semakin dinamis. Narasumber dari tingkat wilayah DIY, Dr. H. Untung Cahyono, M.Hum.,memberikan penguatan materi tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Untung Cahyono menjelaskan bahwa kader Muhammadiyah harus bersama-sama dalam upaya memberantas praktik-praktik yang menyimpang dari ketauhidan yang masih menggejala di masyarakat, seperti tahayul, bid’ah, dan khurafat dalam segala bidang kehidupan. Sedangkan, HM Isnawan, S.E., M.P.H., memfokuskan pada materi MKCH (Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup) bagi warga Muhammadiyah. Isnawan yang merupakan kader Muhammadiyah militan kelahiran Kauman asli, dididik dan dibesarkan oleh keluarga Muhammadiyah tulen, sejak dari anak-anak hingga kini, dan insya Alloh, selama hidupnya, berkhidmat pada Muhammadiyah. Sepanjang ceramahnya Isnawan membombardir audien dengan suaranya yang keras, meledak-ledak hingga terkadang membuat jantung berdetak kencang, terkadang takjub dengan kisah kehidupan keluarga yang beliau contohkan. Isnawan menegaskan bahwa matan keyakinan dan cita-cita hidup Muhammadiyah tidak hanya cukup diyakini, tetapi harus diamalkan dalam perbuatan dan sikap sehari-hari bagi kader Muhammadiyah. Menurutnya, kader Muhammadiyah harus memiliki ketegasan dalam bersikap, berdakwah, dan beribadah, berkomitmen tinggi sebagai warga Muhammadiyah. Islam adalah risalah yang sudah sempurna, menambah-nambah dalam ibadah berarti bid’ah, mengurangi dalam beribadah berarti kurang ajar. Mantan Direktur Keuangan PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta ini memang dikenal sebagai pribadi yang keras dan tegas, tidak imbas-imbis, teguh pendirian dalam ber-Muhammadiyah. Materi lain dalam Baitul Arqam tersebut diantaranya, Tuntunan Ibadah sesuai HPT, Risalah Islam Berkemajuan, dan FGD Pengelolaan Cabang dan Ranting oleh narasumber, yakni Hendro Sucipto, S.Th.I.,M.Pd., dan Achmad Afandi, S.Ag., M.Si. dibantu oleh Master of Training dari MPK SDI PDM Sleman. Untuk menjaga kebugaran peserta, para peserta Baitul Arqam juga diajak out bond dengan game-game menggembirakan. Baitul Arqam ditutup pada hari Ahad, 22 Muharam 1446 H pukul 14.00 di Aula Hotel Wijaya 2 Kaliurang. Reportase : DR. Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan, https://pcmkalasan.or.id ) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading