Membekali kedisiplinan Siswa kelas XII dengan metode HEART

CAngkringan, Pdmsleman.Or.Id Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan adalah menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja atau berwirausaha. “Seorang entrepreneur harus mempunyai sikap mental kuat dan disiplin yang tinggi. Demikian pula dengan dunia kerja, dimanapun menuntut seluruh bagian di dalamnya mempunyai disiplin kerja sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang baik/tinggi Tim pengabdian Universitas Ahmad Dahlan yang diketuai oleh Dr. Sutipyo R., M.Si. dengan anggota Dr. Yusron Masduki, M.Pd.I. dan Arif Budi Prasetya, M.Pd melakukan pengabdian di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Cangkringan. “Tema pengabdian pada kali ini adalah Meningkatkan Kedisiplinan Siswa dengan metode Healthy Emotions Anchored in Rasulullah’s Teaching (Heart) ” tutur Sutipyo R. Pembinaan kedisiplinan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2025 dengan peserta seluruh kelas XII SMK Muhammadiyah Cangkringan yang berjumlah 175 siswa. Materi yang diberikan oleh pemateri berkisar bagaimana kedisiplinan mempunyai peranan yang sangat penting dalam keberhasilan seseorang dalam bekerja dan berwirausaha. Kedisiplinan ditinjau dari sudut pandangan psikologi dalam pandangan Islam sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-harinya. Kedisiplinan selain dituntut oleh kehidupan masyarakat, kedisiplinan juga merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam. Dalam ajaran Islam kedisiplinan sejalan dengan konsep taat dan istiqomah yang banyak di sebut dalam al-Qur’an dan Hadis. Sehingga seseorang yang bersikap dan berperilaku disiplin, berarti telah melakukan sebagian dari ajaran Islam. Dalam sirah nabawiyah tertulis dengan rapi bagaimana kedisiplinan memegang peranan penting atas kemajuan dari Islam itu sendiri. Ketidak disiplinan akan membuahkan kesuksesan dunia dan akhiran, sementara ketidak disiplinan akan membuahkan kehancuran. Salah satu contohnya adalah ketika perang Uhud, dimana beberapa prajurit Islam yang tidak disiplin dengan perintah Rasulullah kemudian meninggalkan puncak gunung Uhud untuk mengambil ghanimah, sehingga menjadi sumber kekalahan telak kaum Muslim yang sebelumnya sudah menang. Metode Healthy Emotions Anchored in Rasulullah’s Teaching (Heart) merupakan metode yang baru. Mekanisme pembinaannya untuk merubah perilaku seseorang dengan menggunakan ibrah atau contoh, serta dalil-dalil yang berasal dari al-Qur’an dan Hadis. Melalui ibrah dari sirah nabawayah yang dipadu dengan ayat-ayat al-Qur’an dan Hadis, diharapkan dapat menggugah audien melakukan evaluasi diri atau muhasabah dan akhirnya merubah perilakunya agar sesuai dengan tuntunan Islam. Walaupun sedang menjalankan ibadah puasa, peserta dan pemateri sangat bersemangat dalam melaksanakan acara ini. Ibu Titik Sunarti, S.Pd. sebagai kepala sekolah dan Ibu WAKA Kurikulum Siti Rahayu, S.Pd., sangat mengapresiasi keberadaan pengabdian ini dengan harapan dapat diresapi dan diimplementasikan oleh para siswa yang beberapa bulan lagi akan lulus sekolah.

Loading

PWA DIY Gelar Pengajian Ramadhan 1446 H

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah D.I.Yogyakarta (PWA DIY) selenggarakan pengajian ramadhan 1446 H dengan tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan”, Kegiatan yang berlangsung pada hari sabtu dan Ahad 15 dan 16 Maret 2025 ini bertempat di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Jl. Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul.Hadir sebagai peserta adalah Anggota Pleno Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY, Anggota Majelis dan Lembaga Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah se-DIY, Muballighat ‘Aisyiyah se-DIY (per PDA , Amal usaha ‘Aisyiyah tingkat Wilayah , dan Organisasi Otonom putri tingkat Wilayah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran perempuan dalam mewujudkan keadilan sosial dan memperkuat Kepemimpinan perempuan. Melalui tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan, Mewujudkan Indonesia Berkeadilan”, kami berupaya mengembangkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan. Perempuan, sebagai bagian integral dari masyarakat, memiliki potensi besar dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan berkemajuan. Dinamisasi perempuan berkemajuan mencakup upaya untuk mengoptimalkan peran perempuandalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam pendidikan, ekonomi, sosial, politik, maupun budaya, yang pada akhirnya berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera. Dalam konteks ini, Pimpinan ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi dan memberdayakan perempuan agar lebih berperan aktif dalam upaya tersebut.

Loading

Pentasyarufan Lazismu PCM Berbah kepada PA Ukwatul Aitam Berbah

Pentasyarufan Lazismu PCM Berbah kepada PA Ukwatul Aitam Berbah Penyerahan SIM C, Buka puasa dan Pentasyarufan Lazismu PCM Berbah ditujukan kepada anak asuh Panti Asuhan (PA) Ukwatul Aitam Babadan Berbah berlangsung di Soto mbah Doel padukuhan Jetak, Sendangtirto, Berbah, Sleman, DIY. Jumat 14 Maret 2025. Hadir dalam kegiatan Lurah Sendangtirto Amir Junawan, Bumdes Sendangtirto (Bayu Satrio Nugroho, Adat Muntaha) , tim Lazismu Berbah (H. Ardi Sehami, SAg, Saefu Rizal, SH, Aris Wibowo), dukuh Jetak Sigit, Babinsa Sendangtirto Tri Wiyono, pengasuh PA Ukwatul Aitam ( H. Kasmino Anhar, Bu Jannah, Bu Ardi). Pengurus PA Ukwatul Aitam H. Kasmino menyampaikan bahwa ketua PA Ukwatul Aitam Ustadz Anas Masduri tidak bisa hadir pada kegiatan buka puasa ini.Beliau menitipkan salam dan terimakasih atas undangan buka puasa, teriring doa semoga Lazismu PCM Berbah beserta donatur mendapatkan balasan pahala yang berlipat.H. Kasmino juga menyampaikan bahwa pada bulan Ramadhan ini anak asuh dan pengurus banyak mendapatkan limpahan barokah dari Allah melalui para donatur. Diantarnya sebanyaknya 17 Surat Ijin Mengemudi pengendara sepeda motor (SIM C) untuk anak asuh dan pengasuh PA Ukwatul Aitam. Dalam mendapatkan SIM diberikan kemudahan dan keringanan pembiayaan dari kepolisian.Juga nantinya akan mendapatkan santunan dari Lazismu PCM Berbah.” Beberapa hari yang lalu anak anak juga mendapat undangan buka bersama 25 orang dari Pakuwon Mall” jelas H. Kasmino. Babinsa Sendangtirto Tri Wiyono juga menyampaikan izin bahwa Kapolsek Berbah tidak bisa hadir dan mewakilkanya untuk menyampaikan SIM C bagi kemaren yang telah mengikuti dan lolos ujian untuk mendapatkan SIM C . Kapolsek berpesan melalui dirinya semoga setelah mendapatkan SIM C untuk lebih berhati hati ketika mengendarai sepeda motor, juga melengkapi perlengkapan motornya“Jangan lupa memakai helm pengaman , mentaati rambu rambu dan aturan yang berlaku bagi pengendara sepeda motor ” pesan Tri.Diingatkan saat ini kejahatan jalanan masih ada belum berhenti.Ingat untuk tidak keluar rumah pada malam hari kecuali bila memang mendesak dan harus dijalankan. “Sesuai perbub Sleman nomor 45 tahun 2020 tentang jam bejar anak” jelas Tri.Selanjutnya Tri Wiyono menyerahkan SIM C kepada yang berhak menerima. Ketua Badan Pengurus Lazismu H. Ardi Sehami dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa sesuai Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 25 bahwa yang berhak masuk surga adalah untuk orang yang beriman dan beramal Sholeh.Sedangkan ciri orang Sholeh yang pertama adalah orang menjalankan Sholat. Karena sholat sebagai identitas orang muslim dan mencegah dari perbuatan mungkar.Yang kedua orang yang suka belajar mengajarkan dan membaca Al Qur’an. Yang ketiga suka mendoakan kedua orang tua.Dan ciri orang sholeh yang ke-empat adalah orang suka bersedekah. Saling tolong menolong dalam kebaikan. Tidak kikir suka membantu” dan apa yang kita bantukan akan kembali pada kita dalam bentuk bantuan yang lain” jelas ustadz Ardi.Sedangkan ciri orang sholeh yang ke lima adalah orang yang suka menuntut ilmu atau belajar untuk mendapatkan ilmu.“Karena menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim. Dan Allah menaikan derajat dari pada yang lain” tambah Ardi.Sedangkan ciri orang Sholeh yang ke enam adalah orang yang selalu husnudzon berbaik sangka. Tidak berburuk sangka” pungkas Ustadz Ardi. Rep : Kusnadi Berbah Editor Arief H MPI PDM Sleman

Loading

JADILAH HAMBA YANG DERMAWAN DI BULAN RAMADHAN, AGAR HIDUP LEBIH BERKAH DAN BERSIH

Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 15 Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, di mana pahala amal kebaikan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Salah satu amal yang sangat dianjurkan di bulan ini adalah bersedekah dan menjadi pribadi yang dermawan. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membersihkan harta dan hati kita. Keutamaan Bersedekah dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: مَّثَلُ ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِى كُلِّ سُنبُلَةٍ مِّا۟ئَةُ حَبَّةٍ ۗ وَٱللَّهُ يُضَٰعِفُ لِمَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261) Rasulullah ﷺ bersabda: أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ “Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi No. 663) Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدَ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ ﷺ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ “Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi ketika bulan Ramadhan saat Jibril menemuinya. Jibril menemuinya setiap malam di bulan Ramadhan untuk mengajarkan Al-Qur’an, dan kedermawanan Rasulullah ﷺ lebih besar daripada angin yang berhembus.” (HR. Bukhari No. 6) Cara Menjadi Dermawan di Bulan Ramadhan Kesimpulan Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak sedekah dan menjadi pribadi yang lebih dermawan. Dengan bersedekah, kita tidak hanya mendapatkan keberkahan hidup, tetapi juga membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang gemar bersedekah dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Aamiin.

Loading

KENDALIKAN MATA, HINDARI MAKSIAT PANDANGAN, JAUHKAN DIRI DARI GODAAN MAKSIAT

Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 14 Pendahuluan Pandangan mata adalah salah satu pintu masuk godaan syaitan. Oleh karena itu, seorang Muslim harus mampu menjaga pandangannya agar tidak terjerumus dalam maksiat. Di bulan Ramadhan, kita harus lebih berhati-hati dalam menjaga pandangan agar puasa kita tetap bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Perintah Menjaga Pandangan dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur: 30) وَقُلْ لِّلْمُؤْمِنَٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَٰرِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya…” (QS. An-Nur: 31) Rasulullah ﷺ bersabda: النَّظْرَةُ سَهْمٌ مَسْمُومٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيسَ، مَنْ تَرَكَهَا مَخَافَةَ اللَّهِ آتَاهُ اللَّهُ إِيمَانًا يَجِدُ حَلاَوَتَهُ فِي قَلْبِهِ “Pandangan adalah anak panah beracun dari panah-panah Iblis. Barang siapa meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan memberinya keimanan yang ia rasakan manisnya di dalam hati.” (HR. Hakim, Baihaqi) Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ النَّظَرَةَ سَهْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيسَ مَسْمُومٌ فَمَنْ تَرَكَهَا مِنْ خَوْفِ اللَّهِ أَثَابَهُ اللَّهُ إِيمَانًا يَجِدُ حَلاَوَتَهُ فِي قَلْبِهِ “Sesungguhnya pandangan (haram) adalah salah satu panah beracun dari panah-panah Iblis. Barang siapa yang menundukkan pandangannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan memberinya keimanan yang ia rasakan manisnya dalam hati.” (HR. Thabrani, Al-Hakim) Cara Menjaga Pandangan di Bulan Ramadhan Kesimpulan Menjaga pandangan adalah salah satu bentuk ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT. Di bulan Ramadhan, mari kita manfaatkan momen ini untuk melatih diri agar lebih baik dalam menjaga mata dan hati dari maksiat. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap istiqamah dalam ketaatan. Aamiin.

Loading

KAJIAN RAMADHAN 1446 H IKATAN GURU AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL (IGABA) CABANG BERBAH

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Cabang Berbah bersama Majelis PAUD DASMEN Aisyiyah cabang Berbah dan Pengurus Harian PCA Berbah mengadakan Kajian Ramadhan 1446 H, yang bertempat di Masjid Al-Hikmah Krikilan, Tegaltirto Berbah, Sleman, DIY pada hari Senin s.d Rabu tanggal 10 s.d 12 Maret 2025. Ketua Majelis PAUD Dasmen Aisyiyah Berbah Hj. Esti Jumanah Menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang diadakan dibulan Ramadhan sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan guru PAUD (KB-TK ABA) se cabang Berbah.“Dalam kegiatan ini guru diharapkan bisa untuk mengikuti materi-materi yang disampaikan” ucap Hj. Esti. Materi tersebut antara lain: Hafalan surat-surat pendek, praktek wudhu, sholat berjamaah. Materi kajian akan disampaikan oleh narasumber yaitu Dra. Sri Sumiyarsi., M.Pd., M.Si wakil ketua MTP PDA Sleman, “Diharapkan semua guru bisa mengikuti dari awal sampai akhir kegiatan selama 3 hari” tambah Hj Esti. Wakil Ketua PCA Berbah Hj. Yuliani Murtiningsih, S.Pdmengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada ibu Sri Sumiyarsi, atas waktunya. Untuk menjadi Narasumber dalam kajian ramadhan untuk guru IGABA.“Kajian ini dilaksanakan pada bulan Ramadhan selama 3 hari berturut turut dengan tema yang berbeda-beda” tambahnya.Tema yang diambil hari pertama mendidik anak teladan rosulullah, hari kedua bangga menjadi guru, dan tema hari ke-tiga yaitu Fiqih Sholat berjamaah bagi Wanita . Pada kesempatan itu juga disampaikan pemberian tali asih untuk GuruTetap Yayasan (GTY) non sertifikasi. “Semoga kegiatan ini terus berjalan dan semakin banyak ilmu yang didapatkan. Aamiin” pungkas Hj Yuliani. Wakil ketua MTP PDA Sleman Dra. Sri Sumiyarsi.,M.Pd.,M.Si sebagai narasumber menyampaikan supaya guru PAUD (KB-TK ABA) bisa mempraktekkan dengan benar-benar dan konsisten dalam melakukannya ilmu yang didapat .Terutama dalam penyampaiannya kepada peserta didik karena sebagai dasar utama.“Namun haruslah yang sesuai dengan tuntunan Himpunan Putusan Tarjeh (HPT) yang telah dianjurkan oleh PP Muhammadiyah” pesan Sri Sumiarsi. Kusnadi KIM Berbah

Loading

HIASI RAMADHAN DENGAN AKHLAK MULIA AGAR LEBIH BERSERI

Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 13 Pendahuluan Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki akhlak dan memperbanyak amal kebaikan. Akhlak mulia adalah cerminan dari keimanan seseorang dan menjadi penyempurna ibadah puasa kita. Keutamaan Akhlak Mulia dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang luhur.” (QS. Al-Qalam: 4) Rasulullah ﷺ bersabda: إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا “Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat denganku di hari kiamat adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Tirmidzi No. 2018) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan buruk, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya yang hanya sekadar meninggalkan makan dan minum.” (HR. Bukhari No. 1903) Cara Menghiasi Ramadhan dengan Akhlak Mulia Kesimpulan Menghiasi Ramadhan dengan akhlak mulia akan menjadikan ibadah kita lebih sempurna dan diterima oleh Allah SWT. Dengan menjaga akhlak, kita tidak hanya mendapatkan pahala puasa, tetapi juga memperoleh keberkahan dalam kehidupan. Semoga kita semua dapat menghiasi bulan suci ini dengan kebaikan dan amal shalih. Aamiin.

Loading

Hari Jadi ke-270 DIY, PW Muhammadiyah DIY: Tonggak Kesejarahan Harus Terus Menyala

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id PWM DIY memandang bahwa hari jadi DIY yang diperingati setiap 13 Maret merupakan momentum yang sangat penting untuk mempertegas dan memperjelas asal-usul DIY, sekaligus menjadi tonggak sejarah atas peran panjang DIY di Republik ini. Proses penetapan hari jadi ini memang telah memakan waktu cukup panjang, tetapi hasilnya sangat bermanfaat bagi masyarakat DIY untuk mengenal jati diri dan identitasnya yang pertama kali diumumkan Sultan HB ke I mengenai Daerah kewenangannya yang diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat. Tonggak kesejarahan itu harus terus menyala di setiap warga DIY, agar bisa merawat status ke-Istimewaan Yogyakarta. Karena itu, PWM DIY memberi apresiasi atas kerja keras Pemda DIY dalam memperjuangan penetapan dari jadi DIY sehingga bisa diakui dan diperingati setiap tanggal 13 Maret. PWM DIY sebagai gerakan Islam, Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid merupakan bagian tidak terpisahkan dari DIY. Organisasi yang didirikan di Kauman Yogyakarta pada 18 November 1912 ini telah ditetapkan sebagai bagian dari empat pilar penting DIY atau widya saka tunggal yang terdiri dari keraton-pakualaman, Muhammadiyah, Taman Siswa, pendidikan modern, dan pesantren. Karena itu, PWM DIY terus mendorong adanya sinergi, kohesi dan kolaborasi seluruh warga Muhammadiyah menyukseskan program-program Pemda DIY yang sesuai dengan karakter dan identitas Muhammadiyah. Sejumlah Bidang kehidupan yang terus dioptimalkan sinergi keduanya di antaranya dalam Bidang Pendidikan, kebudayaan, seni, sistem pertanian, ekonomi dan teknologi. PWM DIY berharap agar hari jadi DIY ini dijadikan momentum muhasabah (refleksi) untuk semakin meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai dasar keistimewaan dan peran kebangsaan yang diwariskan para pendahulu untuk dijadikan bekal bagi menata dan mengembangkan DIY sebagai Daerah Istimewa. Hal ini sangat penting dijadikan pondasi untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk meningkatkan kemuliaan martabat manusia Jogja. Selamat hair jadi DIY Dr. Farid Setiawan S.Pd., M.Pd.I. Wakil Sekretaris PWM DIY

Loading

LATIH HATI DENGAN KESABARAN, KENDALIKAN EMOSI AGAR JAUH DARI KEMARAHAN

Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 12 Pendahuluan Sabar adalah salah satu sifat mulia yang harus dimiliki oleh setiap Muslim. Kesabaran membantu kita dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan serta menjauhkan kita dari sifat marah yang merugikan. Dalam Islam, kesabaran memiliki kedudukan yang tinggi dan dijanjikan pahala besar oleh Allah SWT. Keutamaan Sabar dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153) Allah SWT berfirman: إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10) Rasulullah ﷺ bersabda: لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرْعَةِ إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ “Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari No. 6114 dan Muslim No. 2609) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ “Barang siapa yang menahan amarahnya padahal dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluk pada hari kiamat dan mempersilahkannya memilih bidadari yang dia inginkan.” (HR. Abu Dawud No. 4777, Tirmidzi No. 2021) Cara Melatih Kesabaran dan Mengendalikan Emosi Kesimpulan Sabar adalah kunci ketenangan hati dan pengendalian emosi merupakan bagian dari akhlak mulia. Dengan melatih kesabaran, kita akan lebih mudah menghindari kemarahan dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang selalu bersabar dalam setiap keadaan. Aamiin.

Loading