JAUHI MUSIK YANG MELALAIKAN, PERBANYAK MENDENGAR MUROTTAL QUR’AN YANG MENENANGKAN

Materi Hari Ke 20 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali dihadapkan pada berbagai bentuk hiburan, termasuk musik. Namun, sebagai seorang Muslim, kita dianjurkan untuk menjauhi musik yang melalaikan dan lebih banyak mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Murottal Al-Qur’an tidak hanya menenangkan jiwa tetapi juga membawa keberkahan dalam hidup kita. Keutamaan Mendengar Al-Qur’an dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Allah SWT berfirman: وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا ۚ مَا كُنتَ تَدْرِى مَا ٱلْكِتَٰبُ وَلَا ٱلْإِيمَٰنُ وَلَٰكِن جَعَلْنَٰهُ نُورًا نَّهْدِى بِهِۦ مَن نَّشَآءُ مِنْ عِبَادِنَا ۚ وَإِنَّكَ لَتَهْدِىٓ إِلَىٰ صِرَٰطٍ مُّسْتَقِيمٍ “Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu ruh (Al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu tidak mengetahui apa itu Kitab (Al-Qur’an) dan tidak pula mengetahui apa itu iman, tetapi Kami menjadikannya cahaya yang dengannya Kami memberi petunjuk kepada siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar membimbing ke jalan yang lurus.” (QS. Asy-Syura: 52) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi No. 2910) Mengapa Harus Menjauhi Musik yang Melalaikan? Cara Menggantikan Musik dengan Murottal Al-Qur’an Kesimpulan Menjauhi musik yang melalaikan dan menggantinya dengan mendengarkan murottal Al-Qur’an adalah langkah bijak untuk menjaga hati tetap bersih dan tenang. Dengan memperbanyak mendengar lantunan ayat suci, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT dan mendapatkan keberkahan dalam hidup. Semoga kita semua dimudahkan untuk selalu berada di jalan yang diridhai-Nya. Aamiin.

Loading

PERBANYAK SHALAWAT, DEKATKAN DIRI PADA RASULULLAH, SEMOGA KELAK DAPAT SYAFAAT

Materi Hari Ke 19 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan memperbanyak shalawat, kita tidak hanya mendapatkan keberkahan dalam hidup, tetapi juga berharap mendapatkan syafaat dari Rasulullah ﷺ di hari kiamat. Keutamaan Shalawat dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuknya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.” (QS. Al-Ahzab: 56) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ صَلَّىٰ عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا “Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim No. 408) Rasulullah ﷺ bersabda: أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً “Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku di hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. Tirmidzi No. 484, Hasan Shahih) Manfaat Memperbanyak Shalawat Cara Memperbanyak Shalawat dalam Kehidupan Sehari-hari Kesimpulan Memperbanyak shalawat adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan cinta kepada Rasulullah ﷺ serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengamalkan shalawat setiap hari, kita berharap mendapatkan syafaat beliau di akhirat kelak. Semoga Allah memberikan kita kemudahan untuk selalu bershalawat. Aamiin.

Loading

JANGAN LALAI DENGAN WAKTU LUANG, GUNAKAN WAKTU LUANG UNTUK BERZIKIR AGAR HATIMU TENANG

Materi Hari Ke 18 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Waktu luang adalah nikmat yang sering kali disia-siakan. Padahal, jika digunakan dengan baik, waktu luang bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu cara terbaik memanfaatkan waktu luang adalah dengan memperbanyak zikir, karena zikir dapat menenangkan hati dan mendatangkan keberkahan. Keutamaan Zikir dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Rasulullah ﷺ bersabda: أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَىٰهَا عِندَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٍ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ؟ قَالُوا: بَلَىٰ، قَالَ: ذِكْرُ اللَّهِ “Maukah kalian aku beritahu tentang amal yang paling baik, paling suci di sisi Tuhan kalian, paling mengangkat derajat kalian, lebih baik dari infak emas dan perak, serta lebih baik dari bertemu musuh lalu kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal leher kalian?” Para sahabat menjawab, “Tentu saja.” Rasulullah ﷺ bersabda, “(Yaitu) zikir kepada Allah.” (HR. Tirmidzi No. 3377) Rasulullah ﷺ bersabda: مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ، مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ “Perumpamaan orang yang berzikir kepada Allah dan yang tidak berzikir, seperti orang hidup dan orang mati.” (HR. Bukhari No. 6407) Cara Memanfaatkan Waktu Luang dengan Zikir Kesimpulan Waktu luang adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak zikir, hati menjadi tenang, dosa dihapuskan, dan kita terhindar dari kelalaian. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk senantiasa mengingat-Nya dalam setiap waktu. Aamiin.

Loading

SMK Muhammadiyah Gamping Gelar Baitul Arqam Purna Siswa Tahun 2024/2025

Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah Gamping sukses menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam (BA) Purna Siswa bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Jumat, 14 Maret hingga Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara SMK Muhammadiyah Gamping dengan Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping. Kegiatan Baitul Arqam ini bertujuan untuk membekali para siswa sebelum mereka lulus, baik dari segi spiritual, moral, maupun kesiapan menghadapi kehidupan setelah sekolah. Dalam sambutannya, Asarika Fajarini, Kepala SMK Muhammadiyah Gamping, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. “Saya sangat bangga melihat semangat dan partisipasi aktif para siswa dalam kegiatan ini. Semoga melalui Baitul Arqam, mereka dapat menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Asarika. Sementara itu, Sugeng Nugroho Hadi, Ketua MPK PCM Gamping, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter yang bertujuan untuk memberikan bekal keislaman dan kepemimpinan kepada siswa. “Baitul Arqam ini diharapkan dapat menjadi pondasi bagi siswa untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah setelah mereka lulus nanti,” ungkap Sugeng. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lulusan SMK Muhammadiyah Gamping tidak hanya siap secara keterampilan di dunia kerja atau pendidikan lanjut, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Rep Dwitoro Gamping Editor arief Hartanto MPI PDM

Loading

Sarasehan Ramadhan 1446 H PDM Sleman,  Bangun sinergisitas Kolaborasi Antar Majelis. Lembaga dan PCM

Gamping, Pdmsleman.or.Id Sabtu 15 Ramadhan 1446 H / 15 Maret 2026 PDM Sleman mengadakan sarasehan Ramadhan yang diikuti oleh Anggota PDM, Ketua PCM se Sleman, Ketua KL Lazismu se Sleman, dan Ketua Majlis Pendayagunaan wakaf PCM se Sleman bertempat di Gedung Siti Walidah Lt 3 PKU Muhammadiyah Gamping Sleman. H. Harjaka selaku ketua PDM membuka acara Sarasehan Ramadhan kali ini, sementara itu HM Nasirun wakil Ketua PDM yang membidangi LAZISMU, LPCR dan Majelis Wakaf berharap “ kegiatan ini digelar dalam rangka membangun sinergitas kolaborasi antar Majelis Lembaga dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kabupaten Sleman”. Setelah itu dilakukan paparan dari LAZISMU PDM Sleman oleh ketua Syinta Brata, dilanjutkan dari LPCR oleh US Prawoto dan Majelis Wakaf oleh R. Agung N S.Ag secara berurutan. Dari LPCR Daerah menyampaikan bahwa pada Ramadhan tahun ini mengandekan segera jemput bola optimalisasi KTAnisasi bagi warga Muhammadiyah melalui pengajian-pengajian (terutama pengajian AHAD PAGI) yang ada di Cabang serta PCM agar menggerakkan pencarian Kartu Anggota Muhammadiyah baru bagi warga persyarikatan, minimal 3 orang/Ranting/Bulan. Disamping itu tiap PCM segera menentukan minimal 1 masjid Unggul untuk dibina oleh LPCR PM PDM Sleman. LAZISMU PDM Sleman berusaha mengumpulkan ZIS sesuai target yaitu minimal Rp. 21 milyar pada tahun ini, salah satunya dengan memaksimalkan pengumpulan ZIS terutama selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini melalui formula optimalisasi pengumpulan ZIS terutama di bulan Ramadhan dan Syawal tahun ini serta segera memaksimalkan personalia KIL bekerjasama dengan panitia sholat ledul Fitri, terutama yang dikelola oleh PCM dan PRM se Daerah Kabupaten Sleman, agar masuk administrasi LazisMU. Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman memulai Gerakan wakaf uang dan dimohon hadir membantu PCM yang mempunyai gerakan pengumpulan wakaf  dan mempunyai peta tanah wakaf setiap cabang. Dengan kegiatan ini diharapkan sinergitas kolaborasi antar Majelis Lembaga dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kabupaten Sleman dapat semakin terpadu untuk menuju Sleman berkemajuan. Reportase H. Nasirun PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Bakti sosial Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Tempel ke Panti Asuhan Baitul Qowwam

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Ahad, 16 Maret 2025 PCNA Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah) Tempel menggelar Bakti Sosial merupakan salah satu program rutin tahunan dari Departemen Advokasi Sosial bertempat di Panti Asuhan Baitul Qowwam Plumbon Tengah Mororejo, Tempel. Kegiatan dihadiri oleh Pengurus PCNA Tempel beserta seluruh santriawan dan santriwati serta DR. H. Agus Triyanta  dan Ustadz Muhtarom selaku pimpinan dan pengurus Panti Asuhan Baitul Qowwam. Pimpinan Panti Asuhan dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas kegiatan bakti sosial yang diinisiasi oleh NA Tempel di bulan Ramadhanyang penuh berkah ini. Ketua PCNA Tempel Hasna Ulya’ Fahdah didampingi Sekretaris Syahida Norviana “ kegiatan bakti sosial Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Tempel telah selesai dilaksanakan dan disalurkan ke Panti Asuhan Baitul Qowwam pada Ahad, 16 Maret 2025 dengan rincian uang tunai Rp. 6.225.000 serta paket gula pasir”. Dimulai dari persiapan berupa pendistribusian surat permohonan partisipasi bakti sosial ke Pimpinan Ranting Aisyiyah se-Kapanewon Tempel dan seluruh anggota PCNA Tempel yang kemudian hasilnya nanti dikumpulkan dan diakumulasi. Secara khusus NA Tempel ucapkan terimakasih kepada PCA Tempel dan PRA se-Tempel, jazakumullahu khoirul jaza’ kepada donatur dan berbagai pihak yang telah membantu. Semoga harta yang diinfakkan mendapat balasan pahala berlipat dan menambah keberkahan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Reportase Hasna Ulya PCNA Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

AJAK KELUARGA SHALAT BERJAMAAH DI MASJID, SEMOGA SURGA JADI TEMPAT MENETAP

Materi Hari Ke 17 Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Shalat berjamaah di masjid memiliki banyak keutamaan, terutama jika dilakukan bersama keluarga. Selain mendapatkan pahala yang berlipat, shalat berjamaah juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga dalam ibadah kepada Allah SWT. Ini adalah amalan yang dapat membawa kita menuju surga. Keutamaan Shalat Berjamaah dalam Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah ﷺ bersabda: صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً “Shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan keutamaan 27 derajat.” (HR. Bukhari No. 645, Muslim No. 650) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً، وَالأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً “Barang siapa bersuci di rumahnya lalu berjalan ke salah satu rumah Allah (masjid) untuk menunaikan shalat wajib, maka setiap langkahnya akan menghapus dosa dan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim No. 666) Rasulullah ﷺ bersabda: سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ … وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ “Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah di hari tiada naungan kecuali naungan-Nya… di antaranya adalah seseorang yang hatinya terpaut pada masjid.” (HR. Bukhari No. 660, Muslim No. 1031) Manfaat Mengajak Keluarga Shalat Berjamaah di Masjid Kesimpulan Mengajak keluarga untuk shalat berjamaah di masjid adalah amalan yang memiliki banyak keutamaan. Selain mendapatkan pahala yang berlipat, kebiasaan ini juga membangun nilai-nilai islami dalam keluarga dan menjadi jalan menuju surga. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua untuk istiqamah dalam shalat berjamaah. Aamiin.

Loading

Sikap Riya’ dan Membanggakan Diri Merusak Amal

Moyudan,Pdmsleman.Or.id Forum Komunikasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah ( PRM) se-Sumbersari menggelar pengajian rutin setiap Ahad Pahing. Pada pengajian yang berlangsung Ahad ( 16/3/2025 ) yang bertempat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman menghadirkan Ustadz Dr. Nurdin Zuhdi. S. Th.I, M.Si dosen Unisa Yogyakarta., Dalam tausiahnya beliau menukil sebuah kisah Abu Yazid Al Bustoni, ketika dalam perjalanan diikuti seekor anjing. Setiap langkah selalu diikuti bahkan Abu Yazid mengangkat gamisnya. Ketika berhenti, anjing juga berhenti menatapnya dengan tajam sembari berkata Najis di hati tidak bisa dibasuh. Dari nukilan kisah tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa najis secara lahir bisa dibersihkan tetapi najis di hati sulit untuk dibersihkan.” Dari kisah tersebut merupakan ayat kauniyah, bahwa kita harus bersih dari sifat takabur, sombong, iri, dengki dan riyak.” Jelas Nurdin.Dalam Al qur’an Surat Anajm ayat 32 disebutkan, ” Yaitu mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan- kesalahan kecil. Sungguh Tuhanmu maha luas ampunan-Nya.” Ujarnya.Lebih lanjut Nurdin menyampaikan bahwa sifat Riyak dan membanggakan diri akan merusak amal yang sudah dilakukan.Selanjutnya Ia juga menjelaskan tentang puasa, bahwa puasa berasal dari shiam dan shoum. Shiam artinya menahan masuknya sesuatu dari luar ke dalam, sedangkan shoum menahan dari dalam ke luar. ” Marilah kita tingkatkan kualitas puasa kita dengan shiam dan Shoum.” Pungkasnya.Sebelum acara inti, Lurah Sumbersari pada kesempatan memberikan sambutan mrnyampsikan atas nama Pemerintah Kalurahan Sumbersari mengapresiasi Forum PRM Sumbersari yang dalam penyelenggaraan pengajian rutin peserta semakin bertambah.” Pendopo ini milik masyarakat silahkan digunakan untuk kegiatan masyarakat.” Ujarnya. Lebih lanjut Ia juga menyampaikan dengan diselenggarakan prngajian rutin berarti sudah membantu pemerintah dalam pembangunan Sumberdaya Manusia Sumbersari terutama pada mental spiritual. ” Dengan modal mental yang baik insya allah akan terwujud masyarakat yang berahklak mulia.’” Imbuhnya.Sedangkan Abu Hanifah Ketua Pimpinan Cabang Muhammadoyah ( PCM) Moyudan pada kesempatan mrmberikan sambutan mengungkapkan adanya pengajian rutin di Sumbersari ini bisa menginspirasi Kalurahan lain di Kapanewon Moyudan. Selanjutnya Ia berharap terus bersinergi antara PRM dan PCM dalam amar makruf nahi munkar. Reportase Gik/PCM Moyudan) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

RAMADHAN, WAKTU TERBAIK UNTUK BERTAUBAT DARI DOSA DAN MAKSIAT

Materi Kultum Ramadhan Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Materi Hari Ke 16 Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Allah SWT membuka pintu taubat selebar-lebarnya bagi hamba-Nya yang ingin kembali ke jalan yang lurus. Inilah kesempatan terbaik untuk membersihkan diri dari dosa dan maksiat serta memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT. Keutamaan Taubat dalam Al-Qur’an dan Hadits Allah SWT berfirman: إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222) Rasulullah ﷺ bersabda: إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ “Ketika Ramadhan tiba, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari No. 1899, Muslim No. 1079) Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 38, Muslim No. 760) Cara Bertaubat dengan Sungguh-sungguh Kesimpulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan menyesali dosa, memperbanyak istighfar, dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya, semoga kita semua mendapatkan ampunan dan keberkahan dari-Nya. Aamiin.

Loading