![]()
Category Archives: Uncategorized
Dari PKI Sampai Misionaris, Tantangan Islam Moyudan Pasca Kemerdekaan – Mbah Abdullah Effendy
![]()
Tapak Suci SMP Muhammadiyah 1 Depok Sabet 4 Medali di Kejuaraan Padmawidya Cup 2025
Depok, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Depok kembali menunjukkan taringnya di dunia olahraga bela diri dengan prestasi yang membanggakan. Dalam ajang bergengsi Padmawidya Cup 2025, kontingen Tapak Suci dari sekolah ini berhasil meraih total empat medali, yang terdiri dari dua medali emas dan dua medali perak. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berprestasi. Kejuaraan Padmawidya Cup 2025 diselenggarakan pada tanggal 23-24 Juni 2025 di Gedung IPHI, Ngaglik, Sleman. Kompetisi ini diikuti oleh berbagai perguruan pencak silat dan klub dari seluruh Kabupaten Sleman, yang menampilkan bakat-bakat muda dalam cabang olahraga pencak silat. Ajang ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pesilat pemula, sekaligus menjadi sarana untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Dari total medali yang diraih, dua medali emas berhasil disumbangkan oleh siswa-siswa berbakat SMP Muhammadiyah 1 Depok. Fayyisa Galfa dari kelas 8A berhasil meraih juara pertama dalam kategori Tarung, sementara Ananda Nikolas dari kelas 9B juga meraih juara pertama dalam kategori Seni Tunggal. Kedua prestasi ini menunjukkan bahwa siswa-siswa tersebut tidak hanya memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga mental juara yang patut dicontoh. Selain itu, dua medali perak juga berhasil diraih oleh Angger Ridho Wicaksono dari kelas 9D dan Muhammad Fajar dari kelas 9A. Angger meraih juara kedua dalam kategori Seni Tunggal, sedangkan Fajar meraih juara kedua dalam kategori Tarung. Capaian ini menunjukkan bahwa meskipun tidak meraih medali emas, mereka tetap menunjukkan performa yang sangat baik dan layak diacungi jempol. Prestasi yang diraih oleh kontingen Tapak Suci SMP Muhammadiyah 1 Depok ini tidak lepas dari semangat, kedisiplinan, dan kerja keras para siswa. Latihan yang intensif dan bimbingan dari pelatih yang berpengalaman menjadi kunci keberhasilan mereka. Para siswa tidak hanya dilatih dalam teknik bertarung, tetapi juga diajarkan tentang pentingnya mental yang kuat dan sikap sportif dalam setiap pertandingan. Abidin Fuadi, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Depok pada Senin 4 Agustus 2024 mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi terhadap prestasi yang diraih oleh siswa-siswanya. Ia berharap, prestasi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang yang mereka geluti. “Kami berharap, keberhasilan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya. Kejuaraan Padmawidya Cup 2025 ini juga menjadi ajang silaturahmi antar pelajar dan pelatih dari berbagai perguruan pencak silat untuk berkompetisi meningkatkan kualitas dan prestasi pencak silat di tingkat pelajar. Dengan pencapaian yang membanggakan ini, SMP Muhammadiyah 1 Depok semakin menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa di bidang olahraga, khususnya bela diri. Semoga prestasi ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Rep NHC Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Jihadi PCM Godean 3 Agustus 2025
![]()
Nuri Adhariyatun terpilih menjadi Ketua IGABA Cabang Seyegan periode 2025-2029
Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Cabang Seyegan menggelar Musyawarah Cabang ( Muscyab) pada hari Sabtu 2 Agustus 2025 di Gedung TK ABA Margokaton I Susukan I Margokaton Seyegan Sleman DIY. Diikuti oleh 52 orang guru TK ABA se kapanewon Seyegan, musyawarah digelar secara khidmat. Turut hadir dalam acara pembukaan Muscyab di antaranya Pengurus IGABA Daerah Kabupaten Sleman, Penilik PAUD Kapanewon Seyegan, Ketua IGTKI Kapanewon Seyegan, Ketua Himpaudi Seyegan , jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Seyegan serta perwakilan tokoh masyarakat setempat. Gelaran Muscyab diawali dengan ceremony pembukaan dilanjutkan pembacaan Laporan Pertanggungjawaban dari Pengurus IGABA Seyegan periode 2019-2024 yang disampaikan oleh Nardiyati, S.Pd.AUD sebagai Ketua dan Ika Wulandari, S.Pd.AUD sebagai Sekretaris. Setelah pertanggungjawaban diterima oleh seluruh anggota dilanjutkan sidang komisi yang terbagi menjadi tiga komisi yaitu komisi organisasi, komisi program kerja dan komisi rekomendasi. Setelah dihasilkan mufakat, dilanjutkan pemilihan formatur oleh semua anggota yang hadir. Terpilih 7 orang formatur dan ditetapkanlah peraih suara terbanyak dengan total 42 suara yaitu Nuri Adhariyatun, S.Pd AUD sebagai Ketua dan Novita Rakhmawati, S.Pd. sebagai Sekretaris untuk periode 2025-2029. Dalam sambutan perdananya, Nuri menyampaikan harapan bahwa ” kepengurusan IGABA Seyegan yang baru membutuhkan dukungan dan kebersaman agar tumbuh menjadi wadah organisasi yang solid dan membawa kemajuan untuk TK ABA di Seyegan”.REp Dhian Navitri/ Seyegan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Arif Jamali Muis, M.Pd Staf khusus Kemendikdasmen RI, Empat Hal agar sekolah Unggul
Sleman Staf khusus Kemendikdasmen RI, Arif Jamali Muis, M.Pd menyampaikan dihadapan kepala sekolah SMP/MTs Muhammadiyah se – D.I. Yogyakarta pada workshop Penguatan Leadership bagi Kepala Sekolah, Sabtu, 2 Agustus di Kaliurang Sleman. “Tidak boleh ada sekolah favorit tapi semua sekolah harus menjadi favorit, Semua sekolah harus bermutu Pola pikir agar 4 hal ini bisa dilaksanakan, adalah growth mindset, sekolah maju itu bisa maju karena dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang memiliki pola fikir bertumbuh atau growth mindset, bukan pola fikir stagnan atau fix mindset. Sekolah negri itu harusnya semua anak tertampung di sekolah negri, jika tidak tertampung maka alternative di sekolah swasta. Ini konstitusi negara untuk menyediakan layanan pendidikan dan ini tidak mampu shg sekolah swasta menjadi alternative. Nah, di sekolah SD sudah muncul bahwa sekolah swasta menjadi alternative. Kepala sekolah itu harus menggembirakan sekolah dan tentu bagi guru karyawan. Evaluasi dan refleksi menjadi alam pikiran dalam growth minset. Ada 4 (empat) hal berfikir growth mindset agar sekolah unggul. Pertama, sekolah unggul itu jika pembelajarannya bermakna dan adaptif sehingga dalam proses pembelajaran mengandung unsur berkesadaran, bermakna dan menggembirakan sehingga disebut deep learning atau pembelajaran mendalam. Muncul AI sehingga mesin pencarian yg ada akan terus mencari misal dengan chat GPT, meta, scholar. Sebelumnya pembelajaran yang dilakukan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan dengan metode deep learning itu sudah diwujudkan dalam kajian wal ashri dan al maun. Kajian Wal Ashri sampai diajarkan 7 atau 8 bulan. Pembelajaran mendalam itu realeted dalam kehidupan dan realita kehidupan dalam anak. KH Ahmad Dahlan menyampaiakan apakah orang-orang sekitar Kauman ini sudah diwujudkan ajaran Wal Ashri dan Al Maun dalam kehidupan. Pembelajaran mendalam menjadi DNA nya Muhammadiyah. Kedua, Ekosistem harus mendukung, Kerjasama membuat ekosistem menjadi hal utama, hindari konflik dalam sekolah. Sekolah harus berkolaborasi dengan PDM dan PWM. Jangan sampai sekolah hanya menjadi sarana mencari uang tetapi menjadikan infaq itu sebagai sarana sebagai amal yang akan menambah amal sholeh berlipat-lipat. Di jenjang universitas atau perguruan tinggi itu juga membina sekolah-sekolah Muhammadiyah dan dibranding dengan baik. Sekolah yang sudah maju juga harus membina sekolah lain agar lebih maju dengan branding. Ekosistem ini harus berjalan dan perlu analisa kebutuhan dengan jumlah lulusan, terkait jarak jika perlu ada regrouping sekolah. Regrouping itu jadi menyakitkan, jika sekolah itu menjadi ada karena dari bawah munculnya namun semangat saat ini mulai mengendur. Ketiga, Tendik yang kompeten dan sejahtera. Setiap murid yang datang itu malaikat untuk meningkatkan derajat. Guru harus kompeten, terus belajar dan disejahterakan. Tugas persyarikatan itu untuk mengkoneksikan agar bisa disentralkan. Tugas PCM itu mensejahterakan sekolahan, menggerakkan sekolah-sekolah. Bukan sentralisasi tapi konsolidasi, ketika ada kelebihan dana bisa dipinjamkan sekolah yang membutuhkan. Keempat, Sarana prasarana memadahi. Perlu analisa sekolah mana yang akan mendapat revitalisasi. Buat proposal agar mendapat persetujuan dari para direktur. Ini sebagai usaha agar sarana prasarana memadahi. Demikian empat upaya yang harus dilakulan. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran serta barokah. Aamiin. Bravo SMP/MTs Muhammadiyah se D.I. Yogyakarta !!! Rep H. Wahdan Arifudin S.Pd KS SMPM 2 Godean MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Workshop Penguatan Leadership Kepala SMP/MTs Muhammadiyah se-DIY di Kaliurang
Pdmsleman.Or.Id Mengusung tema “Kolaborasi, Sosial Emosi dan Inovasi untuk Sekolah/Madrasah Unggul Berkemajuan”, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta mengelar acara Workshop Penguatan Leadership Kepala SMP/MTs Muhammadiyah se- Daerah Istimewa Yogyakarta di Kaliurang pada Sabtu – Ahad, 2 Agustus 2025. Dalam sambutan pembukaan workshop, Achmad Muhamad, M.Ag, ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM D.I. Yogyakarta menyampaikan beberapa hal diantaranya pentingnya silaturahmi, apalagi sebagai seorang kepala sekolah harus banyak ber-silaturahmi. “Kegiatan workshop ini menjadi program majelis Dikdasmen dan PNF PWM DI. Yogyakarta sebelumnya dengan Diksuspala (Pendidikan Khusus Kepala sekolah), harapannya agar benar-benar menjadikan kegiatan ini menjadi kepala sekolah yang visioner, bergerak dan menggerakkan sekolah menjadi lebih manfaat bagi Muhammadiyah dan masyarakat.” Dengan tema workshop ini diharapkan semangat silaturahmi tanpa kolaborasi itu basa-basi. Harus ada semangat ta’awun. Kepala Sekolah itu butuh inovasi sebagaimana seorang Kyai Haji Ahmadi Dahlan. Ahmad Muhammad menyampaikan, apa yang perlu dilakukan pada saat itu oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan yakni menghadirkan kajian Al Maun maka muncul dan membuat sekolah, rumah sakit dan lain-lain”. “Mari kita wujudkan yang belum kita lakukan” tegasnya. “Program di daerah apa yang inovatif yang akan dilakukan, pungkasnya. Acara ini dihadiri oleh kepala sekolah SMP/MTs Muhammadiyah se – D.I. Yogyakarta di awal tahun ajaran baru untuk terus kolaborasi, sosial emosi dan inovasi bagi sekolah menjadi unggul berkemajuan. Rep H. Wahdan A SMPM KS Godean MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
MEK Aisyiyah Tempel Gelar Pelatihan Garnish Untuk Tingkatkan Keterampilan Anggota Mengolah Bahan Pangan
Tempel, pdmsleman.Or.Id Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Aisyiyah Cabang Tempel pada Rabu, 30 Juli 2025 menggelar pelaksanaan pertemuan rutin dan dalam acara tersebut juga diadakan pelatihan pembuatan garnish. Perserta pada pelatihan ini diikuti oleh 35 orang yg berasal dari utusan ranting Aisiyah secabang Tempel, anggota KWTA Moroberkah Mororejo, pengurus panti Baitul Qowwam . Menurut Ketua MEK PCA Tempel, Sri Khayati Nur dalam sambutannya menyampaikan “ tujuan acara untuk meningkatkan ketrampilan anggota Aisiyah dalam mengolah bahan pangan agar mempunyai nilai lebih” . Pelatihan juga dihadiri oleh ketua pimpinan Aisiyah cabang Tempel Banun Rohyati S.Pd dan Siti Rofiah S.Pd yang dalam sambutannya Banun mengatakan “ kami berharap kegiatan yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali ini dapat menjalin ukhuwah antar anggota yang akan berdampak pada meningkatnya kegiatan Aisiyah di ranting masing-masing”. Pada kesempatan pelatihan kali ini materi yang diberikan adalah pembuatan hiasan dari sayur dan buah ( garnish ) oleh praktisi kuliner Sumarsinah dari Lodoyong Lumbung rejo Tempel Tujuan acara untuk meningkatkan ketrampilan anggota Aisiyah dalam memanfaatkan bahan pangan agar mempunyai nilai lebih dan dengan menghias makanan tampilan hidangan menjadi lebih menarik. Acara yang digelar di Aula Baitul Qowam Mororejo Tempel ini pelatihan garnish kali ini menggunakan berbagai bahan yang mudah didapat, seperti timun, wortel, dan pepaya muda. Peserta diajarkan teknik-teknik dasar dalam menghias makanan, mulai dari cara memotong bahan hingga menyusun hiasan yang menarik. “Keterampilan ini sangat penting, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga yang ingin menyajikan makanan yang lebih menarik untuk keluarga,” tambah Nurcahya W, Sekretaris MEK PCA Tempel. Setelah sesi pelatihan, para peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan hasil karya mereka dengan hasilnya berbagai kreasi menarik berhasil ditampilkan dan juga bisa dikonsumsi. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota, tetapi juga untuk mempererat hubungan antar anggota MEK dan kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kebersamaan dan saling berbagi pengetahuan . Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan anggota MEK Aisyiyah Tempel dapat menerapkan keterampilan yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari dan merupakan salah satu langkah konkret MEK Aisyiyah Tempel dalam memberdayakan perempuan melalui peningkatan keterampilan ekonomi. Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan anggota dapat lebih mandiri dan berkontribusi dalam perekonomian keluarga serta masyarakat.
![]()
Duka Cita Atas Wafatnya Drs. Abd. Rosyad Sholeh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah 2005-2010
![]()
Launcing Ambulance MU PCM Kalasan Bersama Bupati
Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., melaunching Ambulanmu dan Agro Edufarm Center Mentari PCM Kalasan bersamaan dengan event Pengajian Triwulanan PCM Kalasan di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025. Launching ditandai dengan doa bersama dipimpin dr. H. Agus Taufiqirrohman, Sp.S., M.Kes., dilanjutkan dengan pemotongan pita oleh Bupati Sleman disambung bunyi sirine sekitar dua puluhan mobil ambulan berderet rapi milik PCM se Kabupaten Sleman bersahut-sahutan dan tepuk tangan meriah dari ribuan jamaah pengajian pada pagi yang cerah itu. Dalam sambutannya, Bupati Sleman menyambut gembira atas launching Ambulanmu dan Agro Edufarm Center Mentari sebagai bagian dari amal usaha PCM Kalasan. Lebih lajut Harda Kiswaya menekankan bahwa ambulan PCM Kalasan ini dan juga sederet ambulan PCM di bawah PDM Sleman menambah fasilitas pendukung layanan kesehatan dan sosial di Kabupaten Kalasan. Demikian juga Agro Edufarm Center Mentari PCM Kalasan ini juga merupakan wujud nyata dukungan Muhammadiyah terhadap ketahanan pangan yang juga menjadi prioritas program pemerintah yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Menurut Harda Kiswaya, “Keluarga besar Muhammadiyah telah berkontribusi besar terhadap peningkatan iman dan taqwa masyarakat”. Karena itu berjanji akan meningkatkan hibah dan kerja sama dengan Muhammadiyah ke depannya. juga memohon doa dan dukungan segenap warga Muhammadiyah agar jalannya roda pemerintahan daerah di Sleman berjalan dengan lebih baik untuk masyarakat Sleman. Acara launching Ambulanmu dan Agro Edufarm Center Mentari PCM Kalasan dimeriahkan dengan sajian musik angklung ibu-ibu aisyiah PCA Kalasan di bawah pimpinan Ani Suharyani. Sekitar empat puluhan ibu-ibu berseragam cantik itu mendendang beberapa lagu, antara lain Sang Surya, Prau Layar menyeruak pagi yang cerah menggugah semangat jamaah pengajian akbar di lapangan Bayen. Suara angkluang yang indah dan kompak dipadu dengan harmonisasi musik dengan dirigen, yang sekaligus pelatih, M Deri menjadi warna tersendiri dalam agenda PCM Kalasan pagi itu. Kemerduan suara musik anglung itu kemudian dilanjutkan dengan keindahan lantunan surat Al Isro oleh Nadia dan Friska, siswa SMP Muhammadiyah 1 Kalasan. Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa “ Ambulanmu PCM Kalasan itu merupakan wakaf warga Muhammadiyah Kalasan”. Meskipun PCM Kalasan tergolong paling akhir dalam hal pengadaan dan kepemilikan ambulan di antara PCM-PCM di bawah PDM Sleman, Sunandar yakin bahwa ambulan sebagai fasilitas layanan kesehatan dan sosial sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kalasan secara luas. Karena itu ia bersyukur bisa mewujudkan ambulanmu itu dengan dukungan dan semangat gotong-royong seluruh warga Muhammadiyah Kalasan, difasilitasi oleh Lazismu PCM Kalasan. Di sisi lain, Sunandar juga menjelaskan bahwa berbarengan dengan Pengajian Akbar Triwulanan ini juga dilaunching Agro Edufarm Center Mentari di area tamah wakaf milik Muhammadiyah di desa Kujonsari, Purwomartani. Ia berharap Agro Edufarm Center ini bisa menjadi sarana edukasi tentang proses penanaman dan budidaya tanaman pangan, sayur dan buah kepada anak-anak didik di sekolah Muhammadiyah di Kalasan dan masyarakat secara luas, sekaligus mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Launching Ambulanmu dan Agro Edufarm Center ini merupakn wujud dari dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan mensejahterakan di wilayah PCM Kalasan. Sementara itu, dr. H. Agus Taufiqirrohman, Sp.S., M.Kes. dalam sebagai narasumber pengajian akbar cukup menumbuhkan antusiasme jamaah. Pada bagian pembukaan Ustadz Agus Taufiqurrahman memotivasi jama’ah dengan menjelaskan bahwa jama’ah yang hadir dalam pengajian akbar pagi itu akan dimudahkan jalan ke surga dengan mengutip dan menjabarkan sebuah hadits nabi yang maknanya, “ barang siapa yang hadir dalam majelis ilmu, akan Alloh mudahkan jalan ke surga. Muhammadiyah tidak bisa dipisahkan ruh untuk mempelajari Islam melalui pengajian”. Karena itu, amal usaha yang wajib ada di tiap-tiap ranting adalah pengajian rutin sehingga ‘ngaji’ menjadi kebutuhan. KH Ahmad Dahlan telah mengajarkan betapa seriusnya dalam mengkaji Al-Quran, sampai-sampai untuk mengkaji surat Al-‘Asr yang hanya terdiri dari 3 ayat dibutuhkan waktu selama tujuh bulan, lalu mengkaji surat Al-Ma’un dibutuhkan waktu selama lebih dari tiga bulan. Karena lamanya kajian Al-Ma’un itu santri-santrinya bertanya kepada Kyai Dahlan, “Wahai Kyai, Al-Quran itu kan tidak hanya surat Al-Ma’un saja, mengapa hanya surat itu aja yang dikaji?” mendapati pertanyaan para santrinya itu, Kyai Dahlan tersenyum sambil balik bertanya, “ Apa kalian sudah mengerti surat Al-Ma’un?” Para santri menjawab sempak, “Sudah kyai..” Apakah kalian sudah hapal dan memahami surat Al-Ma’un?” kembali para santri menjawab serempak, “Sudah kyai..” “Apakah kalian sudah mengamalkan isi surat Al-Ma’un?” Para santri kali ini diam, saling memandang satu sama lain. Momen itulah yang menginspirasi KH Ibrahim mendirikan Sekolah Muhammadiyah, Kyai Sujak, salah satu santri KH Ahmad Dahlan menginisiasi berdirinya Panti Asuhan, Panti Duafa, dan rumah sakit yang kemudian disebut PKU (Penolong Kesengsaraan Umat). Karena itulah, Ustadz Agus Taufiqurrahman berharap hadirnya Ambulanmu PCM Kalasan sebagai penolong masyarakat Kalasan, tanpa membedakan suku, agama, ras, sebagaimana pernah dicontohkan Laskar Kyai Sujak tempo dulu. Lebih lanjut Ustadz Agus menekankan bahwa “ Islam itu luhur, tidak ada yang melebihi keluhuran Islam. Hanya saja, kadang umat Islam sendirilah yang menutupi keluuran Islam itu”. Islam mengajarkan kebersihan, tetapi sebagian umatnya banyak yang jorok; Islam mengajarkan ketepatan waktu, tetapi sebagai umat Islam tidak menjalankan, justru umat lain yang menjalankan disiplin dalam segala hal. Karena itu, menarik untuk disimak pesan Khabib Norgomedov, seorang petinju Muslim berkewarganegaraan Rusia, sebagai juara dunia Kelas bridger WBA tahun 2024 dengan rekor 29 kali bertanding menang terus, tanpa kekalahan. Dia mengatakan bahwa orang di luar Islam tidak membaca Al-Quran dan Hadits Nabi, wajar jika mereka tidak mengetahui ajaran Islam. Mereka mengetahui Islam dari melihat perilaku umat Islam. Karena itu Gazhimagomedov berpesan, “be a good ambassador of Islam,” jadilah duta Islam yang baik agar mereka mengenal kemuliyaan Islam. Sementara itu Pak A.R. Fakhruddin pernah berpesan kepada para pengelola amal usaha Sekolah Muhammadiyah untuk mewujudkan tiga keunggulan, yakni: unggul moral spiritual, unggul intelektual, dan unggul dalam peran sosial. Kita bisa meneladani tokoh-tokoh Muhammadiyah yang diakui kontribusinya dalam memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia, seperti Jenderal Soedirman, mantan guru Sekolah Muhammadiyah, yang kemudian terjun dalam medan perang yang mewariskan nilai-nilai patriotik yang hingga kini masih melekat di tubuh TNI POLRI; Ir. H. Juanda, mantan PWM yang amat berjasa dalam menetapkan batas-batas wilayah kelautan Indonesia. Sebagai penutup, Ustadz Agus megutip Kebijakan Menteri Dikdasmen, Abdul Mu’ti, yang juga Sekretaris PP Muhammadiyah tentang 7 Kebiasaan anak-anak Indonesia, yang meliputi: (1) Rajin bangun pagi; (2) Tertib beribadah; (3) Olah raga; (4) …
Continue reading “Launcing Ambulance MU PCM Kalasan Bersama Bupati”
![]()