Nuansa Merah Putih Selimuti Pengajian Jumat Legi Aisyiyah Seyegan

Seyegan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Seyegan menggelar Pengajian Rutin Jumat Legi pada hari Jumat tanggal 22 Agustus 2025 di masjid Al Kautsar Mrincingan Margomulyo Seyegan. Suasana berbeda dari biasanya, kurang lebih 900 orang  jamaah Aisyiyah yang hadir dari seluruh wilayah Seyegan ini terlihat didominasi pakaian bernuansa merah putih.  “Pengajian kali ini mengambil tema merah putih sebagai bentuk rasa nasionalisme jamaah Aisyiyah Seyegan di bulan kemerdekaan”, ungkap Hj. Sarju, Ketua PCA Seyegan dalam sambutannya.  Hadir sebagai pembicara Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sleman Hj. Sri Sumiyarsi, M.Pd.I menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam mengisi kemerdekaan di antaranya perempuan berperan sebagai ibu dari anak-anaknya, pendamping suaminya, dan juga sebagai ibu dari masyarakat. Dalam memaknai kemerdekaan tidak lepas dari kemerdekaan dalam menyembah Allah, sebagaimana termaktub dalam Al Qur’an surat Adz Dzariyat ayat 56 yaitu Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepada Allah. PCA Seyegan juga selalu bekerjasama dengan lembaga lain, termasuk dengan LAZISMU Seyegan. Salah satu agenda yang dimasukkan dalam rangkaian pengajian Jumat legi kali ini yaitu Pentasarufan Dana Pendidikan dari LAZISMU Seyegan untuk murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA). Ketua LAZISMU Seyegan, H. Wahyu Purhantara menyampaikan bahwa di bulan kemerdekaan ini LAZISMU mentasarufkan dana pendidikan dalam bentuk Subsidi SPP untuk murid TK ABA dengan total dana yang disalurkan Rp.10.220.000,- diterimakan kepada 37 murid dari 12 TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) yang ada di Seyegan. “Harapan kami dengan subsidi SPP ini tidak ada lagi murid yang menunggak pembayaran SPP sehingga operasional sekolah bisa tetap berjalan” tambahnya .  Acara Pengajian Jumat Legi yang menjadi program Majelis Tabligh dan Ketarjihan PCA Seyegan ini selalu mendapatkan respon positif dari jamaah, terbukti banyaknya jamaah yang hadir.  Ditambah dengan adanya Bazaar murah dari UMKM binaan Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PCA Seyegan yang menyediakan berbagai macam olahan makanan yang bisa menjadi pilihan oleh-oleh pulang dari pengajian.  (Dhian Navitri/PCA Seyegan) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SMP Musapra Sleman Raih Dua Penghargaan dalam Festival Literasi Sleman 2025

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Komitmen dalam menumbuhkan budaya literasi kembali ditunjukkan oleh SMP Muhammadiyah 1 Prambanan (Musapra) Sleman melalui ajang Festival Literasi Kabupaten Sleman Tahun 2025 yang digelar oleh Komunitas Yuk Menulis di SMP Negeri 3 Ngaglik, pada Sabtu (2/8/2025) lalu. Dalam festival yang mempertemukan para insan literasi dari berbagai kalangan ini, SMP Musapra Sleman berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan bergengsi. Kepala SMP Musapra Sleman, Daswati Rofiatun Sahifah, dinobatkan sebagai Juara 1 Penulis Puisi Tingkat Kabupaten Sleman dalam Kategori Umum melalui karya berjudul “Merdeka, Indonesiaku.”  Puisi tersebut menyuarakan semangat nasionalisme dalam bahasa yang kuat, reflektif, dan menyentuh, mencerminkan jiwa seorang pendidik yang berpikir kritis dan peka terhadap nilai-nilai kebangsaan. Selain prestasi pribadi tersebut, SMP Musapra Sleman juga berhasil meraih penghargaan sebagai Sekolah Aktif Literasi Tingkat Kabupaten Sleman, sebuah pengakuan atas dedikasi dan konsistensi sekolah dalam membina ekosistem literasi yang hidup, produktif, dan inklusif. Daswati menyampaikan bahwa keterlibatan dalam festival ini bukan semata ajang kompetisi, melainkan bagian dari strategi sekolah dalam membangun semangat berliterasi di kalangan siswa.  “Mengikuti festival literasi merupakan salah satu upaya kami untuk membangun motivasi siswa dalam berliterasi dan berkarya, terutama puisi. Sebab, banyak siswa SMP Musapra Sleman yang berbakat di bidang tersebut,” ujarnya, di SMP Musapra Sleman, Senin (4/8/2025) Ia menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan branding sekolah sebagai ‘Sekolah Bakat Multi Talenta’, yang mendorong peserta didik untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi masing-masing.  “Semoga prestasi-prestasi ini menjadi semangat untuk terus berliterasi. Kami berharap siswa-siswi menjadi generasi yang unggul, kreatif, dan berkembang sesuai bakatnya,” imbuhnya. Festival ini menjadi bukti bahwa literasi bukan sekadar program formal, melainkan denyut nadi peradaban yang harus terus dihidupkan di lingkungan pendidikan.  Dengan prestasi ini, SMP Musapra Sleman menegaskan perannya sebagai sekolah yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menginspirasi. Rep (Athiful/KIM Depok) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majelis Hukum Dan HAM  PCA Moyudan Bersama Majelis Dasmen Gelar Work Shop Bullying, Kekerasan dan Trafficking

 Moyudan. Pdmsleman.Or.id  Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Cabang Aisiyah (PCA) Moyudan bersama Majelis Dasmen PCA menggelar Sosialisasi Bullying, kekerasan, dan trafficing, bagi Guru Paud, TK dan perwakilan orang tua siswa Paud. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (2/8/2025) bertempat di Aula Kalurahan Sumberagung, Moyudan, Sleman.             Pada kesempatan tersebut Ketua Penyelenggara Eni Purwaningsih S.H., S.Pd  yang juga ketua Majelis Hukum dan HAM PCA Moyudan mengutarkan bahwa diselenggarakannya kegiatan tersebut merupakan sebuahn upaya untuk membekali para guru, pengasuh PAUD dan Wali Murid PAUD yang bernaung di bawah bendera Muhammadiyah dalam mengantisipasi terjadinya bullying, kekerasan maupun trafficing terhadap murid. Untuk itu kami mengambil tema’ Bersama Guru Lindungi Anak Dari Bullying, Kekerasan dan Trafficing’.             Karena Guru maupun pengasuh merupakan orang tua ke dua dari peserta didik, maka perlu tahu dan mengerti cara mengatasinya, sehingga jalannya pendidikan sesuai dengan yang diharapkan oleh orang tua dan seluruh stake holder. “Pada Sosialisasi ini kami menghadirkan Ibu Titi Pratiwi Widyaningsih, S.Psi. sebagai narasumber.” Ungkapnya.              Lebih lanjut Eni menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bekerjasama dengan Puspa Kasengsem ( Keluarga Sejahtera yang Sembada ) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman. “Kami harapkan peserta untuk bisa mengikuti dengan baik, kalau ada permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan sehari-hari saat menjalankan tugas, nanti bisa untuk berkonsultasi.” Pungkasnya.             Titi Pratiwi Widyaningsih sebagi narasumber memaparkan bahwa bullying adalah tindakan agresif yang biasanya dilakukan seseorang untuk mengintimidasi atau mendominasi orang lain yang dinilai lebih lemah. Perilaku penyimpangan sosial ini dapat terjadi di mana saja, mulai dari lingkungan sekolah hingga lingkungan kerja. Seseorang yang dianggap lemah sering kali menjadi target bully. Dalam kegiatan sehari-hari, orang yang di-bully akan merasa kesulitan dalam mempertahankan dan melindungi dirinya sendiri.             Lebih lanjut Titi Pratiwi mejelaskan bahwa keinginan untuk melakukan bullying tidak muncul dengan sendirinya. Faktor penyebabnya dapat berasal dari lingkungan keluarga, sosial, maupun dari diri sendiri. Adapun beberapa penyebab seseorang melakukan bullying diantaranya anak melihat orang tua sering bertengkar, Pola asuh orang tua yang kurang sehat, merasa brendah diri. “ Faktor lainnya adalah  sulit bersosialisasi, cemburu dengan orang lain, ingin dierima dalam pergaulan, pengaruh dari game atau tontonsn yang tidak sesuai dengan usianya.” Tambahnya.             Terdapat beberapa jenis bullying yang perlu diperhatikan dalam kehidupan sosial anak maupun orang dewasa, seperti bullying secara fisik, lisan, sosial, hingga di internet yang  biasa disebut dengan cyberbullying. Selanjutnya Titi Pratiwi juga menjelaskan cara mencegah bullying yaitu orang tua perlu mengambil peran aktif untuk mengatasi tanda-tanda perlakuan bullying yang ada pada anak. Adapun caranya untuk mencegah terjadinya bullying bagi anak  yang harus  dilakukan yaitu  orang tua harus lebih dekat dengan anak., orang tua harus mengajari anak cara mengendalikan stress. “ Beirkutnya adalah orang tua harus mengawasi penggunaan gawai pada anak dan mendisiplinkan anak tanpa kekerasan.” Pungkasnya. (Sugiyanto PCM Moyudan )

Loading

Ketua PDM Sleman Sampaikan Tausiah Pada Pengajian FK PRM Sumbersari

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id             Forum Koordinasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (FK PRM) Sumbersari menggelar pengajian rutin setiap Ahad Pahing. Pada pengajian Ahad Pahing (3/8/2025) bertempat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman,  menghadirkan H. Harjaka, S.Pd,.S.Ag,. M.A. Ketua PDM Sleman.             Dalam pengajian yang mengambil tema ‘Kebangsaan dan Hikmah Kemerdekaan’ tersebut Harjaka mengawali tausiahnya mengutip penggalan nasehat Raden Ngabehi RanggaWarsita, seorang Pujangga Keraton Kasunanan Surakarta yang hidup pada masa Sunan Pakubuwono V hingga Paku Buwono VII.             Ki Rangga Warsita lahir pada 14 Maret 1802 dan meninggal pada tanggal   24 Desember 1873. Ia merupakan Pujangga besar Tanah Air, beliau mengungkapkan kalimat yang  sangat menyentuh. Kalimat tersebut samai saat ini masih sangat fmilier kita dengar. “Besuk bakal tumeka samijine jaman, Jaman mau wis padha keblinger. Kang bener  dianggep salah, kang salah dianggep bener,. Kepara kang salah dibaleni nganti mati-matian. Jaman mau diarani jaman edan, lamun ora nedan ora bakal keduman. Ananging mangertia sejatine, sak beja bejane wong ngedan isih luwih beja wong kang eling lan waspada. Wong kang jujurbakale makmur. Becik ketitik ala ketara iku bakal dadi kasunyatan.             Apa yang disebutkan Ki Rangga Warsita tersebut menggambarkan situasi kekinina yang menimpa Bangsa Indonesia, banyak orang melakukan kejahatan yang merugikan negara tidak mendapatkan hukuman semestinya. Tetapi sebaliknya orang yang tidak bersalah yang ingin memperbaiki negeri ini malah mendapatkan hukuman.             Selanjutnya Harjoko mengajak kepada Anggota Muhammadiyah untuk tetap dan selalu waspada dalam menghadapi segala situasi tersebut.” Kita jangan ikut larut dan mengikuti arus, tetapi harus bisa menyaring sebagi wujud dari Amar Ma’ruf Nahi Munkar.” Tandasnya             Lebih lanjut Harjaka mengutip Hadist yang diriwayatkan oleh As Dailami dari Ibnu Abbas RA. Dalam hadist itu disebutkan ada 3 macam orang sebagi perusak agama yaitu orang pintar yang jahat, penguasa yang dzalim, dan orang yang berijtihad (berfatwa) tetapi bodoh. : Dari Sabda Nabi tersebut dikettahui bahwa kehancuran agama dimulai dari perilaku buruk ketiga golongan tersebut.:Tandas Harjaka.             Ia Juga menambahkan bahwa orang-orang pandai yang berlaku jahat jika berkolaborasi dengan penguasa yang dzolim akan menghasilkan kepemimpinan yang tidak amanh. Selain itu juga akan menghasilkan produk-produk dan praktik hukum yang merugikan dan menyengsarakan rakyat. “Apalagi jika ditambah ijtihad yang tidak berdasarkan keilmuan yang memadai, makas akan menghasilkan praktik keagamaan yang menyimpang dan mendorong masyarakat jauh dari ajaran agama yang benar.” Imbuhnya.             Ketiga golongan tersebut diuraikan dengan cukup menarik yang dibingkai dengan metode dakwah dengan memadukan anatar materi keagamaan dan penyampaian budaya Jawa melaui tembang Macapat. “ Tembang Macapat seperti mijil, kinanthi, sinom hungga Pocong memiliki makna yang dalam sebagi nasehat bagi manusia, kita harus tetap memperhatikan pakem tembang  sepert guru gatra,guru wilangan, dan guru lagu.” Pungkas Harjaka.             Pada pengajian teesebut dihadiri rausan jamaah selain itu nampak hadir Ketua PCM Moyudan H.Abu Hanifah S.Ag.M.A,Penasehat PCM Moyudan Dr,H. Zainuddin Akhid, dan beberapa pengurus PCm, PCA Moyudan. (Sugiyanto / Anton RW PCM Moyudan )

Loading

1400 Peserta Ikuti Jalan Sehat Milad Ke-62 SD Muhammadiyah Dadapan: Menyemai Akhlak Menuai Prestasi

 Turi, pdmsleman.Or.Id Milad yang ke-62, SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto Turi Sleman diperingati dengan menggelar serangkaian acara   penuh makna. Dengan tema “Menyemai Akhlak Menuai Prestasi, MuDa Berkemajuan”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat dan prestasi di kalangan siswa. SD Muhammadiyah Dadapan, yang didirikan pada 1 Agustus 1963, telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi. Menurut Kepala Sekolah Rahayu Sulastriningsih S.Pd,  Dalam rangkaian acara Milad kali ini, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan menarik, termasuk lomba mewarnai untuk tingkat TK A dan TK B yang dilaksanakan pada 26 Juli 2025 dimana lomba ini diikuti antusias tinggi oleh murid-murid dari Kapanewon Turi dan sekitarnya. Sebagaiana dituturkan kepada Arief Hartanto pada Ahad siang. Puncak acara Milad berlangsung Ahad 3 Agustus 2025  di Lapangan Dadapan, dihadiri oleh   Sekda Kabupaten Sleman Susmiarto MM, H. Arif Mahpud  Sekretaris PDM Sleman, serta perwakilan dari Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Turi Lanang Tanu Prihantoro, S.Si,, Lurah Wonokerto Riyanto Sulistyo S. E, Ketua PCM Turi Drs Bambang Rahmanto, PCA Turi beserta jajaran menambah semarak acara.  Acara dimulai dengan   dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Sang Surya. Sekda Sleman, Susmiarto MM dalam sambutannya  “Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berprestasi dan berakhlak  kharimah”   Komite sekolah  Bambang Krismanto, S.Sos, mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dan prestasi. “Milad ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai refleksi untuk terus berbenah dan berinovasi dalam pendidikan,” ungkapnya. Ketua PCM Turi Drs Bambang Rahmanto berharap “ Dengan milad ke 62, insya Allah SD Muhammadiyah Dadapan semakin maju dan berkembang”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai simbolis pembukaan jalan sehat. Kegiatan jalan sehat ini diikuti oleh sekitar 1.400 peserta, menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari siswa, orang tua, dan masyarakat umum,  tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar warga sekolah dan masyarakat. Selain jalan sehat, acara ini juga diisi dengan pembagian hadiah lomba dan doorprize. Hadiah utama berupa seekor kambing dan mesin cuci menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Kegiatan Milad SD Muhammadiyah Dadapan ke-62 ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan dan akhlak siswa. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, diharapkan SD Muhammadiyah Dadapan dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia. Dengan semangat “Menyemai Akhlak Menuai Prestasi”, SD Muhammadiyah Dadapan siap melangkah lebih maju, menjadikan pendidikan sebagai fondasi untuk masa depan yang lebih baik. Acara ini berlangsung dengan aman dengan back up pengamanan acara dan sepanjang rute jalan sehat dari 12 personil KOKAM Turi. Rep Rahayu S. SPd. SD Muda Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Hari Syiar Ber-Muhammadiyah Turi , Kembali BerMuhammadiyah Dengan Kesungguhan Bersama Ustadz Salahuddin Zuhri

Turi,  Pdmsleman.Or.Id Keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Turi Sleman kembali menggelar kajian rutin Ahad Kliwon dengan format Hari Syiar Ber-Muhammadiyah Turi pada Ahad 27 Juli 2025 mengambil tempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi di Ngablak Bangunkerto. Dalam kesempatan Ketua PCM Turi Bambang Rahmanto juga menyampaikan bahwa PCM Turi akan melakukan peresmian pembangunan Pondok Pesantren yang terletak di Ngentak Bangunkerto Turi pada kajian ke depan. Kajian kali ini yang bertugas adalah dari keluarga SMK Muhammadiyah 1 Turi sehingga acara bisa berjalan dengan lancer. Ustaz Salahuddin Zuhri, SPD, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY, acara ini dihadiri oleh sekitar 500 jamaah berbagai kalangan, termasuk pimpinan cabang Muhammadiyah, Aisyiyah, dan masyarakat umum yang ingin menambah wawasan keagamaan. Dalam ceramahnya, Ustaz Salahuddin menekankan pentingnya kesungguhan dalam beribadah dan berorganisasi. Ia mengutip hadis yang menyatakan bahwa dua orang yang berkumpul karena Allah akan mendapatkan naungan-Nya di hari kiamat. “Jika kita berkumpul untuk tujuan yang baik, insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan,” tegasnya. Lebih lanjut, Ustaz Salahuddin menjelaskan bahwa tradisi Muhammadiyah mengajarkan pentingnya ketertiban dan kesungguhan. Ia mengutip Surah Al-Asr yang menekankan bahwa setiap peradaban dimulai dari ketertiban para pelakunya. “Kita harus memiliki kesungguhan dalam setiap langkah kita, karena tanpa itu, kita tidak akan mencapai kesuksesan,” ujarnya. Ustaz Salahuddin juga mengingatkan jamaah bahwa ujian dalam hidup adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. “Jangan mengira bahwa kita akan masuk surga tanpa diuji. Ujian adalah tanda bahwa Allah menginginkan kita untuk lebih baik,” jelasnya. Ia mengajak jamaah untuk tidak lari dari ujian, melainkan menghadapinya dengan iman dan kesungguhan. Dalam penutup ceramahnya, Ustaz Salahuddin menekankan pentingnya menjaga iman dan ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari. “Kita harus memastikan bahwa keluarga kita hidup dalam keimanan. Mari kita jaga agar generasi kita tidak hanya mengenal agama, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya. Acara ditutup dengan doa dan harapan agar semua yang hadir dapat mengamalkan ilmu yang didapat dan terus berjuang di jalan Allah. Ustaz Salahuddin mengajak jamaah untuk mengikuti akun media sosialnya agar dapat terus mendapatkan ilmu dan inspirasi. “Mari kita terus belajar dan beramal, agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Loading

Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.