Juleha ( Juru Sembelih Halal ) Turi Gelar Baksos di Momentum Idul Adha 1466 H

Turi, Pdmsleman.Or.Id Juleha ( Juru Sembelih Halal ) Kapanewon Turi mengadakan kegiatan bakti sosial berupa penyembelihan hewan kurban di SD Muhammadiyah Dadapan pada Ahad 6 Juni 2025. Juru Sembelih Halal, yaitu orang yang bertugas untuk menyembelih hewan sesuai dengan syariat Islam. Juleha memiliki peran penting dalam memastikan daging yang dikonsumsi umat Muslim adalah halal. Juleha juga bertanggung jawab untuk memastikan hewan yang disembelih dalam kondisi yang memenuhi standar kesehatan dan kebersihan Sebanyak 12 anggota Juleha Turi dan beberapa warga masyarakat turut serta dalam kegiatan ini dan acara dimulai pukul 07.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB Proses penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan teknik rope squeeze untuk menyhiapkan sapi yang akan disembelih dengan metode yang aman dan dipimpin oleh Ustadz Arfan Fachrudin. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Dadapan, Ibu Rahayu, menyampaikan “rasa terima kasih kepada seluruh anggota Juleha Turi yang telah membantu kegiatan ini. Beliau juga berharap kerjasama yang baik ini dapat berlanjut di tahun berikutnya”. Ketua Juleha Turi, H. Husein Ardiyanto, juga mengucapkan “ terima kasih kepada anggota Juleha yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi media edukasi dan dakwah sembelih halal di Kapanewon Turi dan sekitarnya”. Selain itu juga berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. SD Muhammadiyah Dadapan diharapkan dapat menjadi pelopor edukasi dakwah sembelih halal di Kapanewon Turi. Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami proses penyembelihan hewan kurban yang sesuai dengan syariat Islam. Rep  Husein A Editor  Arief Hartanto M:PI PDM SLeman

Loading

Kreatifitas Jamaah Mewarnai Gema Takbir Keliling Idul Adha 1446 H

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Lomba Gema Takbir Keliling Idul Adha yang digelar Forum Komunikasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sumbersari berjalan dengan meriah. Lomba Gema Takbir berlangsung pada Sabtu ( 7/6/2025 ) mengambil start dan finish lapangan Sumbersari, Moyudan, Sleman.Junaidi Ketua Panitia Gema Takbir Keliling Forum Komunikasi PRM Sumbersari dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba Gema Takbir baru pertama kali diselenggarakan oleh Forum Komunikasi PRM, semoga pada tahun-tahun berikutnya bisa berlanjut. Selanjutnya Ia melaporkan bahwa Gema Takbir diikuti oleh 13 jamaah terdiri dari 12 regu dari Sumbersari dan 1 regu dari Sumberrahayu.“Pada Lomba Gema Takbir kali ini Panitia menyediakan Trophy bergilir dan trophy tetap untuk juara 1, untuk Juara 2, dan 3 juga mendapatkan trophy tetap ditambah juara harapan 1.2dan 3.” Tuturnya.Junaidi menambahkan selain trophy paniatia juga menyediakan uang pembinaan untuk juara 1 sebesar 1.5 juta. Untuk juara 2 dan 3 Masing-masing menerima 1.250.000 rupiah dan 1 juta rupiah. Sedangkan untuk juara harapan 1 s.d 3 masing-masing menerima 500 ribu rupiah. ” Selain itu semua peserta akan menerima penghargaan dari Panitia.” Pungkasnya.Selanjutnya Lurah Sumbersari Sukadi dalam sambutannya atas nama pemerintah Sumbersari memberikan apresiasi kepada Panitia dan peserta Takbir Keliling. Lebih lanjut Lurah Sumbersari mempersilahkan untuk menggunakan fasilitas Kalurahan baik lapangan maupun pendopo Kalurahan untuk kegiatan yang positif. Ia juga merasa bangga dengan kreatifitas peserta yang lebih menonjolkan budaya.” Budaya merupakan cara hidup yang berkembang yang dimiliki kelompok masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi, yang harus kita lestarikan.” Tuturnya.Selanjutnya Ia juga berharap agar peserta untuk menjaga ketertiban.” Jaga kebersamaan dan jalinan silaturahmi tetap diutamakan, semoga dari awal sampai akhir berjalan lancar.” Pungkasnya.Sedangkan Panewu Moyudan Agung Dwi Maryoto pada kesempatan memberikan sambutan menyampaikan atas nama Bupati Sleman mengapresiasi diselenggarakannya lomba Gema Takbir Keliling yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi PRM Sumbersari. Selanjutnya Ia juga menyampaikan terimakasihnya , sehingga bersama Forum Pimpinan Kapanewon bisa bersilaturahmi dengan warga Sumbersari. Panewu Moyudan juga berpesan kepada peserta. ” Bagi juara jangan bangga, dan yang kalah jangan kecil hati, harus tetap semangat.” Ujarnya.Selanjutnya Panewu Moyudan berkenan menyalakan obor dan menabuh beduk sebagai pertanda untuk peserta mengawali Takbir keliling.Hal yang cukup mbanggakan dari peserta mengambil berbagai tema yang memberikan semangat perjuangan umat Islam.Selain itu nuansa budaya sangarlah kental, baik dari aksesoris maupun dalam berbusana. Selain nuansa islami juga tidak meninggalkan budaya Jawa seperti kereta kencana dan lain sebagainya.( Sugiyanto / PCM Moyudan )

Loading

Qurban Lazismu DIY 1446H: Titipan Berkah dari BPKH untuk Umat

Moyudan,  Pdmsleman.Or.Id Lazismu DIY  pada Qurban Idul Adha 1446 H kali ini berkolaborasi  dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Indonesia  n untuk mengelola hewan qurban yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada hari Jum’at, 6 Juni 2025, dua ekor sapi diserahkan di Musholla At-Taqwa, Semingin Kidul, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta untuk disembelih dan didistribusikan bagi warga setempat. Sofyan Haryanto, perwakilan dari KL Lazismu Moyudan, menjelaskan “ Alhamdulillah kami diberikan kepercayaan dan menjalankan tugas untuk mendistribusikan hewan dan daging kurban ke daerah-daerah sasaran bersama tim Lazismu sudah solid melalui program Qurban Untuk Ketahanan Pangan. Dengan program ini, masyarakat dari berbagai pelosok dapat merasakan manfaat dari qurban kali ini,” ujarnya. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dalam penghimpunan, pendistribusian, dan pelaporan qurban secara terintegrasi di seluruh wilayah DIY. Penentuan lokasi penyaluran hewan qurban dilakukan berdasarkan pengajuan, rekomendasi, dan hasil assessment yang dilakukan oleh Lazismu DIY bekerja sama dengan Lazismu di masing-masing tingkatan, khususnya di titik-titik kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta program penguatan akidah. Jefree Fahana, ST., M.Kom, Ketua Badan Pengurus Lazismu DIY, mengungkapkan rasa terima kasih kepada BPKH RI yang telah mempercayakan Sedekah Kurban melalui Lazismu DIY. “Semoga kita terus menjadi mitra BPKH dalam program-program kemaslahatan lainnya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” harapnya. Dengan kolaborasi ini, diharapkan program qurban tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan ketahanan pangan di masyarakat. Semoga setiap titipan hewan qurban ini menjadi berkah dan membawa manfaat yang luas bagi umat. Reportase  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Tauhid yang Lurus Melahirkan Perbuatan Lahir Batin yang Lurus

Moyudan , Pdmsleman.Or.Id Alunan takbir, tahlil dan tahmid membahana di bumi sebagai pertanda wujud syukur kepada sang Pencipta. Rumput hijau menjadi tempat bersujud sebagai bukti penyerahan diri kepada Illahi Rabbi. Hal tersebut dilakukan ribuan umat Islam untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1446 H. Salah satunya yang bertempat di Lapangan Sumbersari, Moyudan, Sleman. Sholat Ied yang berlangsung pada hari Jum’at ( 6/6/2025 ) dengan imam dan khatib H. Muhammad Qosim Ausath. S. Ag. Dalam mengawali khotbahnya Qosim mengutarakan bahwa dalam shalat tersebut adalah untuk mengenang kembali sosok agung Ibrahim, AS, Khalilullah, Abu Anbiya, Rasul Ulul Azmi, dan seorang Bapak Tauhid yang diakui  agama-agama besar dunia. Sosok  pilihan Allah di dunia, dan salah satu orang shaleh di akhirat. Sebagaimana termsktub dalam Al Qur’an Surat Albakarah ayat 130.Ibrahim disebut Bapak Tauhid karena ketegasannya, keistiqomahannya, dan revolusiiner dalam menyerukan keyakinan pada satu Tuhan di saat mayoritas mutlak manusia pada zamannya menyimpang dari Tauhid. ” Ibrahim muda lahir di tengah masyarakat yang kental dengan praktik zodiak, menyembah berhala dan bintang-bintang. Namun dengan akal jernihnya, Ibrahim muda tetap teguh dan kuat dalam pendirian.” Tandasnya. Lebih lanjut Qosim mengungkapkan bahwa Tauhid yang lurus pasti akan melahirkan perbuatan lahir batin yang lurus. Sebab ia lahir dari cinta kepada Allah. Salah satu puncak ketulusan iman, adalah mendermakan yang terbaik yang dimilikinya untuk dipersembahkan kepada-Nya sesuai perintah Allah dalam Surat Al-Imran ayat 92.” Pada praktiknya manusia tidak semudah membaca kisah dan berita. Faktanya, dalam hal berderma ini, kita semua tanpa kecuali memiliki watak buruk dalam jiwa.” Ujar QosimQosim. Sifat tamak merasuki jiwa seseorang, padahal tamak muncul karena hawa nafsu. Ketamakan adalah hasrat yang tak akan pernah terpuaskan, keinginan berlebih, yang tidak lagi mempedulikan etika dan dampaknya pada orang lain. ” Pada hari ini kita diperintahkan untuk berkurban, sebagai simbol menyembelih ketamakan terhadap segala sesuatu yang kita cintai di dunia ini.” Imbuh Qosim. Di akhir khutbahnya Qosim mengajak jamaah untuk  tunduk patuh dengan memelihara dan menjaga shalat 5 waktu. ” Dengan shalat melatih kita semua merendahkan diri, melatih kepstuhan hati, dan melatih menggunakan anggota badan untuk taat kepada Allah.” Pungkasnya. ( Sugiyanto PCM Moyudan)

Loading

 Civitas SMK Muhammadiyah 1 Sleman Gelar Tadabbur Alam Peringati Milad Muhammadiyah ke-116

Sleman, Pdmsleman.Or.id Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah (8 Dzulhijjah 1330 H – 8 Dzulhijjah 1446 H), SMK Muhammadiyah 1 Sleman menggelar kegiatan Tadabbur Alam yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, termasuk guru, karyawan, serta siswa-siswi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Juni 2025, yang bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1446 H. Tadabbur alam ini mengambil rute dimulai dari lapangan sekolah, kemudian melintasi dusun Panasan, Tegalsari, Sebayu, Panggeran, dan berakhir kembali di lapangan sekolah. Sepanjang perjalanan, para peserta diajak untuk menikmati keindahan alam sekaligus merenungkan nilai-nilai perjuangan yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.  Kepala SMK Muhammadiyah 1 Sleman, Suwarta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan fisik, namun juga sebagai refleksi spiritual dan ideologis dalam mengenang kiprah Muhammadiyah. “Pada hari ini, Rabu, 8 Dzulhijjah 1446 H bertepatan dengan 4 Juni 2025, seluruh civitas SMK Muhammadiyah 1 Sleman melaksanakan Tadabbur Alam dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah Selamat Milad Muhammadiyah ke-116 H,” ujar Suwarta. 116 bukanlah angka yang kecil, ini menunjukkan bahwa kekuatan dan ketahanan organisasi Persyarikatan Muhammadiyah tetap kokoh berdiri. Semoga semangat, ikhtiar dan keikhlasan kita semua selaku penggerak roda persyarikatan akan selalu membara. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap Persyarikatan Muhammadiyah dan memperkenalkan lebih luas kepada warga sekolah serta masyarakat sekitar bahwa Muhammadiyah telah berjuang selama 116 tahun untuk mencerahkan bangsa Indonesia di berbagai aspek, mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan, hingga dakwah. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan semarak, serta diwarnai dengan antusiasme seluruh peserta yang menjadikan momen ini sebagai ajang kebersamaan dan pembelajaran nilai-nilai keislaman dan ke-Muhammadiyahan. Reportase M. Afif SMK Munas Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

SMP Musade Konsisten Lahirkan Generasi Unggul

Depok, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Depok (Musade) Sleman menyelenggarakan kegiatan pelepasan purna siswa angkatan ke-54 yang berlangsung penuh khidmat di Aula sekolah setempat, Senin (2/6/2025). Pelepasan ini menjadi momentum membanggakan bagi peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan menengah pertama. Karena setelahnya, mereka bersiap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dengan bekal akademik dan nilai-nilai kemuhammadiyahan yang telah ditanamkan selama tiga tahun. Kepala SMP Musade Sleman, Abidin Fuadi, mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh anak didiknya. Ia juga turut berterima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama menuntut ilmu. “Kami berterima kasih kepada wali murid yang senantiasa mendukung pendidikan anak-anak selama ini,” ujar dia. Abidin mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta didik yang telah berjuang menyelesaikan masa studi selama tiga tahun di SMP Musade Sleman. Ia menekankan pentingnya pengembangan karakter unggul dan internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bekal berharga dalam menempuh pendidikan lanjutan. “Teruslah melangkah dengan integritas, kerja keras, dan semangat belajar tinggi. Insya Allah, kesuksesan selalu menyertai derap langkah anak-anakku di mana pun berada,” katanya. Di akhir sambutannya, Abidin mengajak para siswa untuk belajar dari filosofi pohon kelapa. Menurutnya, pohon kelapa banyak mengajarkan tentang ketahanan, kebermanfaatan, dan selalu terus belajar dalam kehidupan. “Pohon kelapa mampu bertahan dalam berbagai situasi, misalnya diterpa angin kencang. Ini mengajarkan kita untuk memiliki ketahanan fisik dan mental kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ungkapnya. Selain itu, terusnya, setiap bagian pohon kelapa yang bermanfaat bagi kehidupan manusia mengajarkan pentingnya memberikan kontribusi positif kepada lingkungan masyarakat sekitar. “Terakhir, pohon kepala menekankan pentingnya belajar terus menerus dan mengembangkan diri, seperti pohon kelapa yang terus tumbuh tinggi menjulang,” pungkasnya. Mengusung tema “Being an Educated, Virtuous, and Wise Intelectual” kegiatan ini diikuti sebanyak 115 siswa kelas IX SMP Musade Sleman. Acara pelepasan ditutup dengan doa, sesi foto setiap kelas dengan wali kelas, serta foto bersama seluruh guru dan karyawan SMP Musade Sleman. Rep Athiful/KIM Depok)

Loading

Kewajiban Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Depok, Pdmsleman.Or.Id Konsep pendidikan menurut Islam, tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab utama orang tua, yaitu mendidik generasi penerus. Hal ini terungkap dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 9, yang menegaskan kewajiban orang tua dalam mempersiapkan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Hal ini ditegaskan Muhammad Jumiran dalam acara pelepasan purna siswa angkatan ke-54 SMP Muhammadiyah 1 Depok, Sleman, Senin (2/6/2025) di Aula sekolah setempat. Jumiran menjelaskan tiga poin penting terkait tanggung jawab orang tua yang terkandung dalam surat an-Nisa ayat 9 tersebut. Ketiga poin itu, menurutnya, meliputi pendidikan jasmani dan akal, pendidikan akidah, dan pendidikan akhlak dan karakter. “Redaksi ‘zurriyatan dhiafan’ (keturunan yang lemah) ini menegaskan pentingnya menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang kuat, hebat, dan kokoh, baik itu secara fisik maupun intelektual,” ungkapnya. Menurutnya, kewajiban orang tua memberikan bekal pendidikan jasmani dan akal yang baik untuk memastikan generasi penerusnya tidak menjadi generasi yang lemah dan tertinggal, baik dalam kesehatan maupun daya pikir. Selain pendidikan jasmani dan akal, Jumiran menjelaskan pentingnya mendidik anak terkait akidah, yang disinggung dalam ayat dengan perintah “falyattaqullah” (bertakwalah kepada Allah). Menurutnya, pemahaman mengenai akidah menjadi fondasi utama bagi setiap muslim, tidak terkecuali anak-anak.  “Dua aspek tauhid yang perlu diajarkan sejak dini yaitu tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah,” ujar dia. Adapun kalimat “wal-yaqulu qawlan sadidan” (hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar), menurut Jumiran, merujuk pada urgensi penanaman akhlak dan karakter seorang anak. Ia berujar, bahwa orang tua harus mendidik anak-anak untuk memiliki karakter yang jujur, amanah, rendah hati, sabar, pemaaf, suka menolong, dan sebagainya. “Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua harus menjaga ucapan dan tindakan agar memberikan teladan dan uswah yang baik bagi anak-anaknya,” pungkasnya. Wakil Ketua PCM Depok Sleman ini menegaskan, bahwa dengan memegang tiga poin prinsip yang digariskan Al-Qur’an, orang tua dapat mendidik generasi yang tidak hanya sukses di dunia, tetapi juga memiliki bekal akhirat yang cukup. Karena itu, ia mengajak orang tua yang hadir menjadikan pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang untuk kebaikan keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Rep (Athiful/KIM Depok)

Loading

Pendidikan Berkemajuan, Arif Jamali Muis Sekretaris PWM DIY

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Mendidik generasi Z merupakan tantangan berat bagi generasi saat ini, dengan metode pendidikan terbaik seperti apa yang harus dipergunakan agar memperoleh hasil maksimal sesuai yang diharapkan. Demikian Arief Jamali Muis mengawali pengajiannya di Masjid At Taqwa Minomartani Ngaglik Sleman pada 31 Mei 2025. ” Al Qur’an memberikan dua cara, lanjutnya, termaktub dalam Surat An Nisa ayat 9 agar kita tidak meninggalkan generasi yang lemah, yaitu hendaknya kita bertaqwa dan berkata dengan benar. Apabila orang tua dalam mendidik anak dilandasi dengan ketakwaan, diikuti dengan kedekatan kepada Allah SWT insyaa Allah hasilnya akan jauh berbeda apabila tidak dilandasi dengan ketakwaan”. Sedangkan berkata dengan benar, hendaknya orangtua dapat memberi contoh tauladan bagi anak-anak, melalui perkataan dan perilaku kita. Kebenaran hendaknya dilandasi dengan ilmu yang memadai, kemajuan ilmu akan sangat mempengaruhi terhadap apa yang kita perbuat. Kedepankan dialog dengan anak-anak mana yang baik dan benar, pungkasnya. Arief Jamali Muis adalah Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta dan dan Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Muhammad Subhan, Ketua Pengajian Nurul Masajid, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua jama’ah yang hadir, yang terdiri dari jamaah 9 masjid di sekitar Perumnas Minomartani dan juga Guru-Guru TK ABA dan TK ABA Taruna Minomartani, Mohon dukungannya akan segera dibuka Nurul Masajid Mart, untuk memenuhi kebutuhan belanja jama’ah. Juga diharap kehadirannya nanti pada Shalat Iedul Adha pada hari Jum’at tanggal 6 Juni 2025 di halaman masjid ini dengan khatib Bapak Prof. Dr. Mahfud M.D. (M.A. Sanusi, KIM Tirto Gumregah Berbah). Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading