![]()
Category Archives: Cabang
Tutup Tahun dan Pentas Seni Kelompok Bermain Aisyiyah Insan Mutaqin
Turi, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menutup tahun ajaran dan merayakan pencapaian anak-anak, Kelompok Bermain Aisyiyah Insan Mutaqin menggelar acara Pentas Seni Kolosal bertajuk “Gerakan Aku BISA: Aku Suka Buah, Ikan, Sayur, dan Air Putih” pada Rabu 28 Mei 2025 berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Lurah Wonokerto, Ibu PAUD Wonokerto, PCM, PCA, PCA Majelis PAUD Dasmen, Pra Dadapan, dan PRM Dadapan. Pentas seni yang berlangsung meriah ini menampilkan kostum-kostum unik yang menggambarkan tema kesehatan dan gizi. Anak-anak dari berbagai kelas mengenakan kostum buah, sayuran, ikan, dan air putih. Kelas Mangga mengenakan kostum buah, Kelas Jeruk dengan kostum sayuran, Kelas Pisang Putri sebagai air putih, dan Kelas Pisang Putra sebagai ikan. Melalui pertunjukan ini, anak-anak tidak hanya mengekspresikan diri tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang pentingnya konsumsi gizi seimbang. Gerakan “Aku BISA” bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka stunting dan meningkatkan pemenuhan gizi pada anak. Dengan mengajak anak-anak untuk mengkonsumsi buah setiap hari, bergiliran makan siang dengan sayur, serta membawa bekal olahan ikan dan minum susu kambing dari sekolah setiap bulan, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Dalam sambutannya, Lurah Wonokerto memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan, terutama di tingkat PAUD. Ia menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Pada kesempatan ini, Lurah juga menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) yang diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar di Kelompok Bermain Aisyiyah Insan Mutaqin. Sambutan dari PCA Turi, Hj. Sri Winarti, M.Pd, juga menekankan bahwa “ mendidik anak adalah sebuah amanah,. KB Aisyiyah Insan Mutaqin mencetak anak-anak yang sholih dan berakhlak baik, yang kelak dapat melanjutkan pendidikan di lembaga di bawah Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Aisyiyah dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik”. Kepala PAUD KB, Khairunissa S, SE, mengungkapkan bahwa saat ini total murid di lembaga tersebut berjumlah 63, dengan 35 di antaranya telah lulus. Ia juga menginformasikan bahwa kuota untuk tahun ajaran 2025/2026 sudah penuh dengan 60 anak terdaftar. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini di wilayah Wonokerto. Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik antara Kelompok Pertemuan Orang Tua (KPO) dan KOKAM. Dengan semangat kebersamaan, acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan bakat anak-anak, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara orang tua, guru, dan masyarakat. Arief Hartanto
![]()
Semarak Milad Aisyiyah ke-108 dan Peringatan Hari Lansia PCA Tempel
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Kamis 29 Mei 2023, PCA ( Pimpinan Cabang Aisyiyah ) Tempel berkolaborasi dengan Griya Lansia Riyadhul Jannah menggelar acara semarak dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah yang ke-108 dengan tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayibah menuju Ketahanan Nasional.” dan Hari Lansia. Acara ini berlangsung di Embung Mororejo, dimulai pada pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh 127 lansia dari wilayah Kapanewon Tempel. Menurut Sekretaris PCA Tempel Ervin Iswandayani S.Pd menuturkan “Acara dibuka dengan kegiatan jalan sehat yang mengelilingi embung Mororejo sebanyak tiga kali. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga untuk membangun kebersamaan di antara para lansia”. Setelah jalan sehat, peserta melanjutkan dengan senam lansia dan senam Sleman Sembada, yang dipandu oleh instruktur berpengalaman. Senam ini dirancang khusus untuk meningkatkan kebugaran dan fleksibilitas para lansia, sehingga mereka dapat tetap aktif dan sehat. Setelah berolahraga, peserta diberikan waktu istirahat untuk menikmati minuman jahe hangat dan snack. Jahe dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama bagi lansia, seperti meningkatkan sistem imun dan mengurangi peradangan. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi para lansia untuk bersosialisasi dan berbagi cerita, memperkuat ikatan antar sesama. Acara dilanjutkan dengan saresehan yang menghadirkan pembicara dari PDM Sleman H. Arief Sulistyo, SE dan Hj. Siti Rofingah, A.Md.Keb. Dalam sesi ini, mereka menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan dan kebahagiaan di usia lanjut. H. Arief Sulistyo menekankan bahwa “lansia harus memperbanyak silaturahmi dan semangat beribadah, sehingga masa tua dapat dimaknai dengan penuh manfaat. Pesan ini sangat relevan, mengingat banyak lansia yang sering merasa kesepian dan terasing”. Setelah saresehan, peserta menikmati hidangan soto bersama, yang menjadi penutup yang hangat untuk acara tersebut. Makanan ini tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan energi bagi para lansia setelah beraktivitas seharian. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari para lansia, panitia juga membagikan sembako yang berisi sayuran, tempe, minyak, dan telur. Pembagian sembako ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para lansia dalam memenuhi kebutuhan gizi mereka. Acara ini dihadiri oleh 127 lansia yang berasal dari berbagai ranting di wilayah Kapanewon Tempel. Masing-masing ranting mengirimkan 10 lansia, sehingga total ada 90 lansia yang hadir, ditambah dengan pengurus Griya Lansia dan PCA Tempel. Kehadiran yang cukup banyak ini menunjukkan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan yang bermanfaat bagi lansia. Melalui acara ini, PCA Tempel dan Griya Lansia Riyadhul Jannah tidak hanya merayakan Milad Aisyiyah, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada lansia, yang merupakan bagian penting dari masyarakat sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas hidup lansia . Rep Ervin Iswandayani S.Pd PCA Tempel Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman
![]()
Selaraskan Kebijakan Kemendikdasmen, SMK Muhammadiyah 2 Sleman Gelar Sinkronisasi Kurikulum
SLEMAN. Pdmsleman.Or.id SMK Muhammadiyah 2 Sleman menggelar sinkronisasi kurikulum tahun ajaran 2025/2026 bersama tim pengembang kurikulum, guru kejuruan, serta perwakilan mitra industri di ruang pertemuan sekolah, pada Rabu (28/5). Kegiatan dengan tema implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dan teaching factory dalam pembelajaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kompetensi yang diajarkan sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja, sekaligus menyesuaikan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, menyampaikan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan dunia industri guna mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing di era global. “Sinkronisasi kurikulum ini bukan hanya formalitas, tetapi langkah nyata dalam membekali peserta didik dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan industri saat ini,” ujar dia. Acara diawali dengan paparan masing-masing ketua kompetensi keahlian, meliputi profil jurusan, struktur kurikulum, capaian pembelajaran, kesesuaian dengan dunia kerja dan beberapa aspek lain. Kemudian dilanjutkan dengan proses analisis dan diskusi intensif antara guru-guru produktif dan narasumber dari industri yang hadir, dengan tujuan untuk merancang struktur kurikulum yang lebih aplikatif, kontekstual, dan berbasis proyek melalui pendekatan deep learning. “Hal ini diharapkan dapat memperkuat implementasi model pembelajaran teaching factory yang telah menjadi ciri khas SMK,” tambahnya. Maftuhin menambahkan, bahwa sinkronisasi kurikulum menunjukkan komitmen SMK Muhammadiyah 2 Sleman dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Diharapkan Maftuhin, hasil sinkronisasi ini dapat diimplementasikan pada tahun ajaran 2025/2026 mendatang. “Kami selalu berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan keselarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja atau dalam bahasa kami, DIDUKA,” tegasnya. Rep : (Athiful/KIM Depok)
![]()
Film Nyai Ahmad Dahlan: Kiprah Tokoh Emansipasi Perempuan Indonesia
SLEMAN. Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) dan Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Pakem, Sleman sukses menggelar acara spesial bertemakan, “Kunjungan Museum dan Nonton Bareng Film Nyai Ahmad Dahlan” pada Rabu (28/5) di Museum Muhammadiyah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kegiatan yang diikuti sebanyak 58 aktivis ‘Aisyiyah Pakem ini tidak hanya bertujuan mengenal sejarah, tetapi juga menggali inspirasi dan pelajaran berharga dari kisah perjuangan Siti Walidah, atau lebih dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan, tokoh emansipasi perempuan Indonesia dan istri pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan. Di Museum UAD Yogyakarta, pemutaran film Nyai Ahmad Dahlan ini berlangsung sejak 24 Mei hingga 1 Juni 2025 mendatang, dengan empat sesi pemutaran di setiap harinya. Film Nyai Ahmad Dahlan merupakan drama biopik Indonesia yang disutradarai Olla Atta Adonara, dan dibintangi Ratu Tika Bravani sebagai Nyai Ahmad Dahlan. Film ini mendedah perjalanan inspiratif Siti Walidah, dalam memperjuangkan kesetaraan gender dan pendidikan perempuan, sekaligus kontribusinya dalam membangun peradaban melalui Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Aktivis ‘Aisyiyah Harjobinangun, Pakem, Sleman, Titik Suryani mengatakan, kegiatan nonton bareng film Nyai Ahmad Dahlan tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah dan transfer nilai, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi perjuangan perempuan Indonesia. “Sejarah Muhammadiyah dalam membangun peradaban harus dipelajari dan diceritakan kepada generasi penerus. Menurut saya, museum dan film dapat menjadi media efektif, efisien, dan menyenangkan untuk menyampaikan nilai-nilai baik tersebut,” ujarnya. Titik menekankan, bahwa Nyai Ahmad Dahlan adalah salah satu teladan perempuan Indonesia yang memperjuangkan kesetaraan melalui tradisi lisan yang istimewa. Dirinya juga mengisahkan, bagaimana Nyai Ahmad Dahlan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis melalui amal tindakan nyata. “Hidup beliau untuk amal saleh, hobi berbagi dan bersedekah. Nyai mengajak perempuan berserikat bukan untuk membicarakan orang, tetapi menyusun rencana mengimplementasikan nilai-nilai surat Al-Ma’un dalam kehidupan,” ujarnya. Menurut alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya ini, kiprah tokoh pahlawan perempuan dari rahim Muhammadiyah itu, memiliki pikiran dan kiprah yang melampaui zaman. Hidupnya semata dihibahkan untuk peran sentral keumatan dan kebangsaan. Lebih lanjut, wali murid SD Muhammadiyah Pakem ini berharap, pesan terkandung dalam film Nyai Ahmad Dahlan sampai kepada segenap aktivis muda Muhammadiyah maupun anak bangsa Indonesia pada umumnya. Karena, menurutnya, film tersebut patut diteladani sebagai modal perjuangan kaum perempuan. “Mari kita simak perjuangan monumental seorang perempuan pahlawan dan pemberani dalam membangun tanah airnya,” tambahnya. Rep : (Athiful/KIM Depok Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Verifikasi Kurikulum Bersama Pengawas dan Mitra Industri sebagai Respons Perubahan Zaman
SLEMAN. Pdmsleman.Or.Id Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Sleman menggelar verifikasi kurikulum bersama komite sekolah, tim pengembang kurikulum sekolah, balai pendidikan menengah (Dikmen) Kabupaten Sleman, serta mitra industri, di ruang pertemuan sekolah lantai 2, Selasa (27/5). Kepala SMK Muhammadiyah 1 Sleman Suwarta, dalam pengantarnya mengatakan, bahwa verifikasi kurikulum dengan model focus group discussion (FGD) ini dimaksudkan untuk memastikan kurikulum yang diterapkan sekolahnya telah sesuai dengan standar nasional pendidikan, serta relevan dengan perkembangan dunia kerja dan teknologi terkini. “Kegiatan ini menjadi bahan referensi, bagaimana kurikulum di sekolah kami dikembangkan, karena dunia sudah berubah. Dunia usaha juga sudah berubah. Maka, mau tidak mau yang namanya pengelola pendidikan, terlebih amal usaha Muhammadiyah harus peka dan turut menyelaraskan,” katanya. Verifikasi kurikulum, kata dia, dilakukan rutin pihak SMK Muhammadiyah 1 Sleman untuk memastikan materi pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik tetap relevan dengan dunia kerja. “Kami ingin memastikan bahwa kurikulum tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga menjawab kebutuhan industri saat ini dan masa depan,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, beberapa mitra industri yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan sekolah turut hadir, antara lain TVRI Yogyakarta, Borobudur Oto Mobil Sleman, dan AHASS Babarsari, Sleman. Suwarta mengaku senang, karena para pengawas dan mitra industri yang hadir turut memberikan masukan strategis terkait kebutuhan kompetensi di dunia kerja, terutama dalam bidang teknik, media, dan otomotif, yang menjadi fokus keahlian di sekolah tersebut. “Ini penting karena dapat memberikan masukan demi peningkatan kualitas pendidikan vokasi,” cetusnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, Suwarta berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan dunia industri, serta memastikan lulusannya memiliki daya saing tinggi di dunia kerja. “Kami berharap agar ke depan, alumni sekolah kami bisa berkontribusi lebih jelas ketika lulus dari sini,” pungkasnya, bangga. Rep : (Athiful/KIM Depok) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
KAJIAN AHAD PAGI | Ustadz Ir. Firmansyah Nur Budiman, S.T., M.Sc., Ph.D., IPP. | 25 Mei 2025
![]()
Kajian Rutin PRM Sombangan Raya Bersama Ustadz H. Qosim Ausath
Moyudan,Pdmsleman.Or.Id Kajian Rutin PRM Sombangan Raya Bersama Ustadz H. Qosim AusathPimpinan Ranting Muhammadiyah ( PRM) Sombangan Raya, Sumbersari, Moyudan, Sleman menggelar kajian rutin setiap malam Rabu Pon. Kajian yang berlangsung pada Selasa ( 20/5/2025 ) di rumah Rahmat Anton Widodo.Kajian rutin yang dihadiri segenap PRM dan PRA Sombangan Raya tersebut juga rutin menghadirkan Ustadz H. Qosim Ausath S.Ag.Pada kajian kali ini Ustadz Qosim membahas tentang Shalat.Shalat yang dikerjakan di dunia tapi ngefek di akhirat, karena shalat yang akan dihisap pertama kali di akhirat.Selanjutnya Ustazd Qosim membeberkan hikmah dari shalatshalat. ” Hikmah dari shalat yaitu kita dilatih untuk merendahkan diri secara berlebihan. ” Ungkapnya.Perbuatan dan perkataan kaum Muslim tidak hanya merendahkan diri kepada Allah, tetapi dilanjutkan dengan kerendahan hati untuk taat dan patuh. Sejak awal kita shalat dengan mengucap takbiratul ikhram yang artinya mengharamkan sesuatu perbuatan, tindakan dan perkataan. ” Jadi dalam shalat dilarang untuk melakukan perbuatan, tindakan, dan perkataan selain yang disyariatkan.” Tandasnya.Adapun untuk bisa melaksankan shalat dengan khusuk harus mengingat 3 hal. Dari 3 hal tersebut yang pertama merupakan perintah sesuai dalam Al Qur’an Surat Thaha ayat 14, Allah memerintahkan untuk ingat kepada-Nya. Yang ke dua adalah larangan, Allah melarang yaitu hamba-Nya untuk lengah atau lalai dalam shalatnya, yang termaktub dalam Al Qur’an Surat Al-A’raf ayat 205.” Sedangkan yang ke tiga merupakan himbauan agar kita tidak shalat dalam keadaan mabuk, sesuai dengan Al Qur’an Surat An-Nisa, ayat 43.” Imbuhnya.Rep Sugiyanto/PRM Sombangan)
![]()
Nafsu, akal, jodoh dan sedekah
Jihadi TV
![]()
Majelis Ekonomi PCM Berbah Gandeng BPD DIY Syariah Gelar Pelatihan UMKM
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Majelis Ekonomi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah bekerjasama dengan Bank BPD DIY Syariah menyelenggaraka kegiatan pelatihan Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk Jamaah Muhammadiyah Berbah. Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu pagi 17 Mei 2025 di PIAT UGM Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman,DIY. Ketua panitia sekaligus Badan Pengurus Lazismu Berbah Muhammad Yunan Nurtriyanto menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan bisnis UMKM merupakan komitmen majelis ekonomi PCM Muhammadiyah menghadapi badai PHK yang terjadi di Yogyakarta. Pelatihan ini sebagai momentum bangkitnya pelaku usaha perserikatan Muhammadiyah sebagai pilihan di masa krisis ekonomi.Pelatihan sepenuhnya mendapat suporting dari Bank BPD DIY Syariah“Harapannya tidak hanya berhenti di pelatihan bisnis saja. Semoga pendampingan UMKM terus berlanjut” ucap Yunan. Disampaikan Yunan pelatihan bisnis UMKM di ikuti para pelaku usaha jamaah Muhammadiyah Berbah baik dari anggota Muhammadiyah , Aisyiyah, Pemuda dan Nasyiatul Aisyiyah dari ranting yang ada di Berbah.“Dengan kegiatan pelatihan dan support dari BPD DIY Syariah semoga usaha semakin baik sebagai modal menggerakkan Muhammadiyah” tambah Yunan. Kegiatan berlangsung dari jam 9.00 sampai jam 12.00. di mulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan mars Muhammadiyah. Dan doa dari Ketua Majelis ekonomi PCM Berbah Siswanto SAg. Pimpinan Unit Usaha Syariah bank BPD DIY Arif Wijayanto menyampaikan bahwa BPD DIY adalah yang dimiliki pemerintah propinsi, Kodya dan empat kabupaten di DIY. Jadi bank mempunyai kewajiban yang besar untuk membina dan membesarkan UMKM yang ada di DiY. Dengan slogan Kita Berkembang Bersama.Begitu juga dengan UMKM yang merupakan warga Muhammadiyah Berbah, kerjasama dan pembinaan sodagar Muhammadiyah.Harapannya dengan usaha yang baik dan berkembang akan memberikan kontribusi dalam melaksanan dakwah Muhammadiyah. “Besarnya jamaah Muhammadiyah yang melakukan kegiatan usaha nantinya akan dilakukan pendataan pembinaan untuk menjadi pengusaha yang baik, dan ini semua akan menjadikan piloting sebagai acuan pelaku usaha se DIY yang akan menjadi program berkelanjutan dari BPD DIY Syariah” ucap Arif.“Dalam proses pembinaan UMKM BPD akan melakukan identifikasi usaha selanjutnya akan dilakukan pendampingan, mentoring yang akan menggandeng pihak akademisi dari UMY dan UAD” tambahnya. Yang harus diingat bahwa dalam kehidupan berusaha kalo mau berkembang dan tumbuh harus didukung dengan pencatatan yang baik dan mempunyai tabungan untuk kehidupan dan usaha kita.BPD menawarkan QRIS untuk mempermudah transaksi non tunai” selain mempermudah transaksi, penggunaan Qris juga sebagai kontrol keuangan dan juga menabung secara tidak kerasa.” Menurut pengamatan Arif bahwa banyak masyarakat yang mempunyai usaha tetapi tidak berkembang dengan baik. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya budaya konsumtif yang tinggi, tidak mempunyai sefty keuangan, tidak menabung dan mencampurkan keuangan usaha dengan keuangan keluarga.“Kalau masih mencampurkan keuangan usaha dan keluarga meski kelihatan bh usaha berjalan namun tidak sehat ketika diaudit dengan benar.” Terang Arif. Wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY Dr.H Riduwan, SE,MAg menyampaikan bahwa faktor ekonomi sangat besar perannya dalam kehidupan berumah tangga. Banyak terjadi berakhirnya rumah tangga akibat faktor ekonomi.Maka pelatihan bisnis UMKM bisa menjadi salah satu pilihan untuk menopang kehidupan rumah tangga. Peran penting ibu sebagai pengendali keuangan keluarga menjadi sangat penting dalam kehidupan ekonomi keluarga. Dalam kehidupan Islam mengajarkan untuk melaksanakan Islam secara kaffah baik dalam ibadah , kehidupan sehari hari ataupun dalam mencari ekonomi berdagang.” Berdagang atau mencari nafkah merupakan ibadah Ghairu Mahdzah untuk kemaslahatan di dunia ” tutur Riduwan. Dalam berdagang peran perbankkan sangat di perlukan untuk pengembangan usaha atau modal awal. Namun sebagai muslim harus memilih bank yang sesuai dengan akidah keislaman.“Salah satu pilihan adalah bank Syariah yang lebih mengedepankan akidah ekonomi Syariah. Maka sangatlah penting untuk berhijrah secara ekonomi melalui bank Syariah” Kusnadi KIM Berbah
![]()