SMP Muhammadiyah 1 Gamping Raih Juara 3 Sekolah Adiwiyata Muhammadiyah,  Aksi Nyata Mewujudkan Bumi Lestari

Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Gamping meraih juara ke 3 dalam lomba sekolah Adiwiyata Muhammadiyah lintas jenjang SD-SMP Muhammadiyah se DIY oleh Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (MLH PWM DIY). Kegiatan ini merupakan bagian dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertema Aksi Nyata Mewujudkan Bumi Lestari. Verifikasi dan evaluasi dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2025, dihadiri oleh tim evaluator dari Majelis Lingkungan Hidup PWM DIY, Majelis Dikdasmen PNF dan Pontren PCM Gamping, jajaran pimpinan sekolah, guru karyawan, murid kader adiwiyata, paguyuban orangtua serta perwakilan komite sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meninjau sejauh mana program Adiwiyata di SMP Muhammadiyah 1 Gamping telah dijalankan secara berkelanjutan dalam Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan sekolah yang ramah lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, hingga kegiatan partisipatif warga sekolah dan pengelolaan sarana pendukung berwawasan lingkungan. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gamping, Watini, S.Pd.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh jejaring mitra yang telah dijalin baik kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Sleman, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, PPL kapanewon Gamping, H. Koesno Wibowo, ST, M.Si Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PDM Sleman maupun  DR. Sapardiyono MLH PWM DIY terhadap upaya sekolah dalam membentuk lingkungan yang sehat, asri dan nyaman. Semua ini bukanlah proses yang instan namun butuh proses panjang yang berkelanjutan, melalui penguatan karakter seluruh warga sekolah yang diwujudkan dalam pembiasaan dan keteladanan. “Kami berkomitmen menjadikan sekolah ini sebagai ruang edukasi yang tidak hanya menanamkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dan empati kepedulian terhadap lingkungan hidup di sekolah,” tandas beliau. Senada dengan itu, Dhamar Wahyuningsih, S.Pd., selaku Ketua Program Adiwiyata, juga menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh warga sekolah. “Adiwiyata bukan hanya kegiatan sesaat, tapi telah menjadi budaya di SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Kami terus mengembangkan inovasi, baik melalui kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, maupun edukasi lingkungan yang terintegrasi dalam pembelajaran,” jelasnya. Apresiasi diberikan pada Puncak kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diselenggarakan di Taman Budaya Embung Giwangan tanggal 28 Juni 2025. Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi SMP Muhammadiyah 1 Gamping untuk terus meningkatkan Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup di Sekolah beserta kualitas program Adiwiyata dan menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang ramah lingkungan. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, SMP Muhammadiyah 1 Gamping optimis mampu mempertahankan predikat sebagai Sekolah Adiwiyata dan terus berkontribusi dalam mewujudkan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Rep Humas Muhiga

Loading

MEBP Sleman dan PWM DIY Gelar Sosialisasi Ja-Ri-Mu, Luncurkan JSM Sleman dan Teken MoU Penguatan Ekonomi Umat

Sleman,Pdmsleman.Or.Id Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman bersama MEBP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menggelar kegiatan Sosialisasi Jaringan Ritel Muhammadiyah (Ja-Ri-Mu) di Sleman, pada hari Sabtu, 28 Juni 2025 pukul 13.00 hingga 16.30 WIB bertempat di Aula PDM Sleman. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi MEBP, Drs. H. Irfan Haris, Ketua MEBP PDM Sleman H. Rama Widia Sentot, SE., MEK., jajaran Pengurus MEBP PDM Sleman, serta perwakilan MEBP dari seluruh PCM se-Kabupaten Sleman. Dalam sosialisasi ini, tim Ja-Ri-Mu DIY mempresentasikan program unggulan bertajuk “Kulakan Bersama” sebagai langkah konkret untuk memperkuat jaringan ritel warga Muhammadiyah melalui model pengadaan kolektif. Program ini diharapkan menjadi solusi efisien dan kolaboratif bagi pelaku usaha ritel Muhammadiyah di akar rumput. Kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) ke-4, yang dijadwalkan berlangsung pada 12–14 September 2025 mendatang. MJE ke-4 akan menjadi panggung utama bagi produk UMKM warga Muhammadiyah dan berbagai inovasi ekonomi dari berbagai daerah di DIY. Puncak acara ditandai dengan Launching Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Sleman, yang bertujuan membangun ekosistem saudagar Muhammadiyah yang solid, kolaboratif, dan profesional. Pada kesempatani ini, juga diperkenalkan susunan pengurus JSM Sleman periode 2025–2028, sebagai berikut: Ketua                          : ArifFajarWibisono, SE., M.Sc.WakilKetua                 : JazimHamidy, S.P.Sekretaris                    : Imam Suharmanto, SE.WakilSekretaris           : DwiRahmanto Nugroho, S.Pd.Bendahara                   : Tri SugengRiyadiWakilBendahara         : Jamhari, S.TP. Pengurus JSM Sleman ini direncanakan akan dilantik secara resmi oleh Pengurus JSM DIY pada saat pelaksanaan MJE September mendatang. Sebagai bagian dari penguatan kelembagaan, acara ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MEBP PDM Sleman, yang diwakili oleh Ketua H. Rama Widia Sentot, SE., MEK., dan PT. Fosil Jogja Istimewa (PT. FJI), yang diwakili oleh Direktur Utamanya, Taefur Aziz, S.H.I. MoU ini bertujuan memperkuat peran PT. FJI sebagai mitra konsultan dan fasilitator pembinaan pendidikan ritel Muhammadiyah Sleman di bawah koordinasi JSM Sleman. Acara ditutup dengan suasana penuh semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam sesi foto bersama, menandai langkah maju konsolidasi kekuatan ekonomi Muhammadiyah di Kabupaten Sleman. Rep H. Rama Widia Sentot, SE, MEBP PDM Sleman

Loading

Muhammadiyah Sleman Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis dan Diskusi Koperasi Desa Merah Putih 

Sleman, Pdmsleman.Mu.Or.Id Sabtu, 14 Juni 2025 Pk. 08.00-13.00 WIB bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman LHKP ( Lembaga Hikmah Kenijakan Publik ), Majelis Ekonomi Bisnis Pawisata Daerah dan Cabang Muhammadiyah Sleman gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis dan Diskusi Koperasi Desa Merah Putih yang dihadiri sekitar 250 peserta. Menurut Nur Cahyo Ketua Panitia acara “ Tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah melihat bagaimana Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Sleman dapat memahami peluang positif dan menyusun langkah konkret terkait program Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis, Terumuskannya rencana aksi Muhammadiyah Kabupaten Sleman terkait program Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis di Sleman”. Sekda Sleman Drs. Susmiarto MM dalam sambutanya menyampaikan bahwa “ apresiasi atas acara ini guna pembentukan Koperasi Merah Putih yang merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa dan pemberdayaan ekonomi tingkat bawah melalui usaha bersama berbasis kebutuhan local ”. Dalam pembentukannya koperasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan warga desa. Sementara A.S Ardani Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang membidangi Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik dalam sambutannya menyatakan bahwa “ Muhammadiyah telah mengambil peran yg strategis dalam mendukung program pemerintah Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah dan bumil. Peran strategis itu diwujudkan dengan telah  membentuk Kornas dan Korwil di tingkat Wilayah DIY”. Begitu juga di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman direncanakan mengadakan beberapa  titik dapur makan bergizi gratis yang sebagian sedang dalam proses pembangunan, seperti di  cabang  Minggir,Moyudan dan Prambanan. Dalam acara sosialisasi ini dimoderatori oleh Trapsi Haryadi dengan materi pembicara  Penjelasan Detail tentang Koperasi Desa Merah Putih dan Progressnya di Kab. Sleman” Oleh   Dra. Tina Hastani, M.M. (Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kab. Sleman) dilanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Pemberdayaan Rakyat Desa/Kalurahan” Oleh   R. Agus Choliq, S.E., M.M. (Ketua Forkom BUMKal se-DIY, Praktisi Program MBG) dan “Program Koperasi Merah Putih (KDMP) untuk Mewujudkan Kemakmuran Rakyat” Oleh  Husni Heriyanto (Puskopkab Koperasi Desa Merah Putih Kab. Sleman). Dalam diskusi ini mengemuka berbagai bahwa pembentukan Koprasi Desa Merah Putih harus terbentuk lewat Muskalsus dengan tujuan untuk pemberdayaan ekonomi tingkat bawah dengan membuat koperasi baru, Revitalisasi koerasi baru, pengembangan koperasi desa yang sehat dan aset berkembang adapun modal koperasi berasal dari penyertaan modal dan simpan pinjam serta Badan Hukum koperasi difasilitasi Pemkab Sleman. Harapannya pertumbuhan ekonomi akan semakin tumbuh sesuai dengan tagline Menko Pangan Zulkifli Hassan “Bangun desa Indonesia jaya”. Koperasi bukan perkumpulan modal tapi perkumpulan anggota dengan wujud kKerjasama saling menghargai, tidak akan mengkerdilkan usaha yang ada, kerjasama agar tidak ada konflik di masyarakat yang semuanya bermuara agar angka kemiskinan bisa turun dan pertumbuhan ekonomi. Reportase  HArjito MPI PDM SLeman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

 LPCRPM PDM Sleman menerima kunjungan ketua PWM DIY  yang membidangi LPCRPM.

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pemberdayaan Masjid PDM Sleman terus bergerak, hal ini Nampak ketika Ustadz Cahyono S.Ag selaku ketua PWM DIY yang membidangi LPCRPM, mengadakan tatap muka dengan pimpinan  LPCRPM PDM Sleman pada Rabu (4/6/25)di Sekretariat PDM Sleman. Hadir pada kesempatan itu Ketua PDM Sleman Ust Nasirun didampingi US Parwoto M.KM selaku Ketua dan sejumlah anggota LPCRPM Sleman. Pada acara tersebut Ust Cahyono menyampaikan ada 8 program unggulan PWM DIY, dalam pengarahannya menjelaskan antara lain program yang terkait dengan LPCRPM , “ apakah di Sleman sudah berjalan dengan baik ataukah belum dan apa kendala-kendalanyanya. Diantaranya program KTAnisasi anggota Muhammadiyah yang telah dicanangkan bagaimana tingkat keberhasilannya di Sleman, masing-masing PRM punya target pertambahan 3 orang perbulan berapa jumlah rantingnya di Sleman tercapai atau tidak”. Sudahkah dipersiapkan cabang, ranting dan masjid unggul di Sleman,  berharap munculnya cabang ranting unggul di Sleman disamping juga masjidnya. Sementara dalam sambutannya Ust Nasirunwakil Ketua PDM Sleman” PDM Sleman menyambut baik kunjungan itu dan siap untuk mendukung penuh program-program unggulan PWM DIY dapat dijalankan di PDM Sleman”.  Silaturahmi ditutup dengan foto bersama,  meski masih diguyur hujan Alhamdulillaah  berjalan baik, lancar dan penuh keakraban. Reportase US Parwoto M.KM  Ketua  LPCRPM PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Sarasehan Cabang, Ranting, dan Masjid Unggul Tingkat Daerah  Muhammadiyah  Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 24 Mei 2025 Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman ( PDM ) Sleman bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 1 Sleman menggelar acara bertajuk “Sarasehan Cabang, Ranting, dan Masjid Unggul Tingkat Daerah”. Acara ini dihadiri oleh segenap anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, Pimpinan Majelis dan Lembaga PDM, serta 17 pimpinan cabang Muhammadiyah se-Daerah Sleman. Acara ini dibuka oleh Ketua LPCRPM PDM Sleman US Prawoto, S.Ag. MKM yang  menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar cabang dan ranting dalam mengembangkan program-program unggulan di lingkungan Muhammadiyah. “Kita berkumpul di sini untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam membangun Cabang dan Ranting dan masjid yang unggul”.    Arahan dan Amanat Ketua PDM Sleman serta membuka Sarasehan oleh Ketua PDM Sleman diwakili H.  Nasirun Wakil Ketua yang membidangi LPCR “ Periode kemarin PDM Sleman telah melahirkan PCM Minggir juara II LPCRPM Nasional, PRM diwakili PRM Nogotirto dan Masjid bAiturrahman Depok,  ke depan terus saling berlomba dalam kebaikan untuk berikan yang terbaik”. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari H. Muhammad Jamaluddin Ahmad, S. Psi, Psikolog (Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah 2022-2027) membawakan materi ‘ Menghidupkan Masjid, Menguatkan Cabang Dan Ranting . Cabang,Ranting dan Masjid Muhammadiyah adalah “The Real Muhammadiyah, Ranting Muhammmadiyah adalah ujung tombak persyarikatan Muhammadiyah, Ruhnya” Ranting Muhammadiyah adalah Pengajian yang subur, Masjid yang makmur memakmurkan, Beramal dengan ikhlas dan gembira, Gemar berinfaq, zakat, shodaqoh dan berwakaf dan Rapat rutin yang dapat diselenggarakan dengan baik, ada   tindak lanjut dan evaluasi  serta selalu disemangati nilai “tajdid”. majunya cabang dan ranting serta masjid jadi kunci strategis untuk dakwah Persyarikatan Muhammadiyah,  cabang dan ranting Muhammadiyah di seluruh Indonesia memiliki masjid percontohan dan ini bisa dimulai di Tingkat Daerah untuk memulai dengan mengirimkan perwakilan mengikuti pelatihan Marbotmu.  Dalam presentasinya, beliau menjelaskan berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Muhammadiyah di tingkat pusat dan bagaimana program tersebut dapat diadaptasi di tingkat daerah. “Kita harus mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan kreativitas. Masjid harus menjadi tempat yang ramah dan inklusif bagi semua kalangan,” tegasnya. Sesi berikutnya adalah Kiat-Kiat menuju PCM, PRM & Masjid Unggul berupa testimoni dari beberapa cabang dan ranting yang telah berhasil menerapkan konsep Masjid Unggul pada tahun 2024 yakni  Ketua PCM Minggir  Oleh H.Ngadimin,  PRM Nogotirto Gamping Oleh Heru Prasetyo dan  Ketua Takmir Masjid “Baiturrahman” Condong Catur  Ir. Budi Prasetyo. Reportase  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Pelatihan Manajemen Qurban Perdana: Langkah Nyata JagalMu PDM Sleman Menyongsong Idul Adha

Sleman, 17 Mei 2025 — Suasana Sabtu pagi di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman tampak berbeda dari biasanya. Sekitar 75 peserta dari berbagai kalangan berkumpul untuk mengikuti Pelatihan Manajemen Qurban yang digagas oleh JagalMu PDM Sleman. Acara ini merupakan kegiatan perdana yang dipimpin langsung oleh Ustadz Muhammad Hasan selaku Ketua JagalMu, sebuah tim khusus yang dibentuk untuk meningkatkan kapasitas jagal dan panitia qurban di lingkungan Muhammadiyah Sleman. Dibuka sejak pukul 07.30 WIB dengan proses registrasi, para peserta tampak antusias dan siap mengikuti pelatihan yang berlangsung seharian penuh. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan acara, lantunan tilawah yang syahdu, lalu disusul sambutan dari berbagai pihak, menandai semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini. Ustadz Muhammad Hasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan pelaksanaan ibadah qurban yang sesuai syariat, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keberkahan. “Pelatihan ini bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga tentang keilmuan, pengelolaan yang amanah, serta tanggung jawab moral kita terhadap ibadah besar ini,” ujar Ustadz Hasan penuh semangat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PDM Sleman, Bapak H. Harjaka, yang memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif JagalMu. Ia menegaskan bahwa pelatihan seperti ini merupakan wujud nyata dari dakwah Muhammadiyah yang bersifat praktis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Senada dengan itu, Ustadz Irfan Haris selaku Dewan Pembina Syariah JagalMu LP4H PDM Sleman, menekankan pentingnya menempatkan aspek fikih sebagai landasan dalam seluruh rangkaian kegiatan qurban. “Keabsahan ibadah sangat ditentukan oleh ilmu. Maka, kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya menyempurnakan ibadah qurban umat,” ujarnya. Materi Komprehensif dari Para Ahli Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pemberian materi inti. Materi pertama dibawakan oleh Ustadz Nurhadi yang membahas Fiqh Qurban. Ia menyampaikan secara rinci ketentuan syariat dalam berqurban, mulai dari jenis hewan yang sah, waktu penyembelihan, hingga adab-adab saat pelaksanaan. Peserta tampak khusyuk mencatat dan aktif bertanya, mencerminkan semangat belajar yang tinggi. Sesi berikutnya diisi oleh Ustadz Tri Hartanto yang mengangkat tema Manajemen Qurban dan Teknik Sembelih. Ia tak hanya menyampaikan teori, tetapi juga berbagi pengalaman lapangan yang sangat aplikatif. Yang menarik, Ustadz Tri juga memimpin layanan asah bilah gratis untuk para peserta, menjadikan pelatihan ini tidak hanya bersifat edukatif tapi juga fungsional. Materi kedua yang disampaikan oleh Mas Agung membahas secara teknis tentang Handling, Sembelih, dan Kelet Kambing. Ia menjelaskan secara detail cara memperlakukan hewan dengan tenang, cara mengikat, serta teknik menyembelih yang efisien namun tetap sesuai syariat dan etika penyembelihan. Simulasi Merobohkan Sapi dan Asah Pisau yang Mengedukasi Bagian yang paling ditunggu-tunggu peserta adalah simulasi penyembelihan yang dikemas secara interaktif dan aplikatif. Dalam Materi 3, Ustadz Husen memimpin praktik yaitu simulasi merobohkan sapi menggunakan media manusia relawan yaitu dengan metode Burley dan metode Rope Sgueeze. Selain itu, peserta diajarkan menyembelih sapi menggunakan media gedebok dan goni, dengan tiga teknik utama: dorong, tarik, dan perpaduan dorong-tarik. Latihan ini memberi bekal teknis yang sangat berguna bagi para jagal pemula maupun yang sudah berpengalaman. Kemudian Mas Agus melanjutkan sesi Materi 4 dengan tema Cek Ketajaman dan Asah Pisau. Ia menekankan pentingnya menggunakan alat yang tajam demi meminimalisir rasa sakit hewan dan mempermudah proses penyembelihan. Para peserta diberikan kesempatan untuk langsung mencoba mengasah pisau mereka dengan pendampingan langsung. Semangat yang Tak Surut Hingga Penutup Setelah sesi praktik selesai, peserta diajak menikmati makan siang bersama. Suasana keakraban dan kekeluargaan terasa kental. Beberapa peserta bahkan menyampaikan rasa syukurnya bisa mengikuti kegiatan ini. “Awalnya saya ragu ikut, tapi ternyata ilmunya banyak sekali dan langsung bisa dipraktikkan. InsyaAllah tahun ini saya lebih siap jadi panitia qurban di masjid,” ungkap Pak Joko, salah satu peserta dari Moyudan. Acara ditutup secara resmi pada siang hari dengan evaluasi dan penyampaian kesan-pesan dari beberapa peserta. Panitia juga membagikan Buku Saku Juru Sembelih Halal Jagal Muhammadiyah PDM Sleman sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif peserta. Pelatihan Manajemen Qurban JagalMu ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak yang menjadi sponsor kegiatan, di antaranya: Langkah Awal yang Menjanjikan Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi menjadi awal dari gerakan pembinaan jagal dan pengelola qurban yang profesional, syar’i, dan berkelanjutan. Ketua JagalMu, Ustadz Hasan, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang. “Pelatihan ini adalah permulaan. Ke depan, JagalMu siap mendampingi masjid-masjid, mushalla, dan komunitas dalam menyelenggarakan ibadah qurban yang lebih baik,” pungkasnya. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, JagalMu PDM Sleman menunjukkan bahwa ibadah qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, melainkan juga momentum untuk menyembelih ego, meningkatkan kompetensi, dan menebar manfaat bagi sesama. reupload https://dmikabsleman.wordpress.com/2025/05/17/pelatihan-manajemen-qurban-perdana-langkah-nyata-jagalmu-pdm-sleman-menyongsong-idul-adha/

Loading

PDM SLeman Lantik 5 Kepala Sekolah Dasar Muhammadiyah

Sleman,Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman pada hari Kamis, 27 Maret 2025 dilakukan kegiatan pelantikan sejumlah Kepala Sekolah di lingkungan SD Muhammadiyah di Kabupaten Sleman. Adapun para terlantik adalahDewi Susiloningsih, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Mlangi, Agus Maryanto, S.Ag., S.Pd.SD sebagai Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Saren, Musrin, S.Ag., S.Pd. sebagai Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Karanganjir, Nur Hayati, S.Ag., M.M. sebagai Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Mantaran serta Hardika Putri Ana Sari, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Gendol 7. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sleman pada kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada ur Wijiyanto, S.T. yang telah mengabdi di persyarikatan Muhammadiyah. Dalam amanahnya, Ketua PDM Sleman H. Harjaka menyampaikan mengenai teori nativisme, yang isinya “Manusia lahir sudah membawa bakat, oleh karena itu, pembelajaran harus bisa memancing siswa yang dididik”. Maka dari itu sebagai kepala sekolah harus bisa memahami karakter-karakter para murid untuk kemudian menyampaikan metode-metode pembelajaran kepada para guru dan dengan mengetahui teori-teori pendidikan, maka sudah bisa melaksanakan janji Kepala Sekolah yang ke-2. Untuk melaksanakan janji yang pertama yaitu dengan tak perlu ragu mengikuti sunnah-sunnah Rasul dengan berbuat baik bagi Allah kemudian bagi masyarakat. Yang terakhir, pesan dari H. Harjaka yaitu “janji yang telah dibaca bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya” Acara ditutup dengan do’a oleh H. Arief Sulistya, S.E. Rep ortase Ridwan W Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Sarasehan Ramadhan 1446 H PDM Sleman,  Bangun sinergisitas Kolaborasi Antar Majelis. Lembaga dan PCM

Gamping, Pdmsleman.or.Id Sabtu 15 Ramadhan 1446 H / 15 Maret 2026 PDM Sleman mengadakan sarasehan Ramadhan yang diikuti oleh Anggota PDM, Ketua PCM se Sleman, Ketua KL Lazismu se Sleman, dan Ketua Majlis Pendayagunaan wakaf PCM se Sleman bertempat di Gedung Siti Walidah Lt 3 PKU Muhammadiyah Gamping Sleman. H. Harjaka selaku ketua PDM membuka acara Sarasehan Ramadhan kali ini, sementara itu HM Nasirun wakil Ketua PDM yang membidangi LAZISMU, LPCR dan Majelis Wakaf berharap “ kegiatan ini digelar dalam rangka membangun sinergitas kolaborasi antar Majelis Lembaga dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kabupaten Sleman”. Setelah itu dilakukan paparan dari LAZISMU PDM Sleman oleh ketua Syinta Brata, dilanjutkan dari LPCR oleh US Prawoto dan Majelis Wakaf oleh R. Agung N S.Ag secara berurutan. Dari LPCR Daerah menyampaikan bahwa pada Ramadhan tahun ini mengandekan segera jemput bola optimalisasi KTAnisasi bagi warga Muhammadiyah melalui pengajian-pengajian (terutama pengajian AHAD PAGI) yang ada di Cabang serta PCM agar menggerakkan pencarian Kartu Anggota Muhammadiyah baru bagi warga persyarikatan, minimal 3 orang/Ranting/Bulan. Disamping itu tiap PCM segera menentukan minimal 1 masjid Unggul untuk dibina oleh LPCR PM PDM Sleman. LAZISMU PDM Sleman berusaha mengumpulkan ZIS sesuai target yaitu minimal Rp. 21 milyar pada tahun ini, salah satunya dengan memaksimalkan pengumpulan ZIS terutama selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini melalui formula optimalisasi pengumpulan ZIS terutama di bulan Ramadhan dan Syawal tahun ini serta segera memaksimalkan personalia KIL bekerjasama dengan panitia sholat ledul Fitri, terutama yang dikelola oleh PCM dan PRM se Daerah Kabupaten Sleman, agar masuk administrasi LazisMU. Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman memulai Gerakan wakaf uang dan dimohon hadir membantu PCM yang mempunyai gerakan pengumpulan wakaf  dan mempunyai peta tanah wakaf setiap cabang. Dengan kegiatan ini diharapkan sinergitas kolaborasi antar Majelis Lembaga dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah di Kabupaten Sleman dapat semakin terpadu untuk menuju Sleman berkemajuan. Reportase H. Nasirun PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Mubaligh Hijrah MUlai Diterjunkan di Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Majelis Tabligh PWM DIY melakukan serah terima Mubaligh Hijrah (MH) Ramadhan kepada Majelis Tabligh PDM Sleman, Kamis, 27 Maret 2025 di PDM Sleman. Hadir dalam acara serah terima tersebut, Dr. Eko Harianto dan Dr. Fatkhurrahim dari PWM DIY. Sedangkan mewakili PDM Sleman, Drs. Sukirman, MA, M. Wildan Wahied, SHI, dan Musa Jundana, Lc. Dr. Eko Harianto mengatakan, program Mubaligh Hijrah itu sendiri merupakan kegiatan rutin Majelis Tabligh PWM DIY yang dilakukan setiap tahun pada bulan Ramadhan. Selain untuk memberikan pendampingan keagamaan bagi masyarakat, program ini menjadi ajang pengembangan diri para peserta, baik mental maupun spiritual, serta sebagai upaya kaderisasi mubaligh Muhammadiyah. Sebelum diterjunkan, para peserta tersebut mendapat pembekalan dari PWM DIY selama dua hari bersama sekitar 250 peserta Mubaligh Hijrah lainnya, yang kemudian akan diterjunkan ke seluruh wilayah DIY. PDM Sleman sendiri untuk tahun ini menerima 23 peserta MH yang terdiri dari 11 putra dan 12 putri. Mereka berasal dari beberapa pesantren seperti Al-Murtadlo Gunungkidul, Al-Manar Kulonprogo, MBS Muhiba Bantul, MAFAZA Bantul, serta perguruan tinggi seperti Unisa dan PUTM. Yang cukup membanggakan, sebagian peserta merupakan penghafal Al-Qur’an, mulai dari 2 juz, 5 juz, hingga hafidz 30 juz. Sehingga mereka telah siap untuk berkiprah mengamalkan ilmunya, baik sebagai imam shalat maupun mengajarkan Al-Qur’an. Dengan demikian, Drs. Sukirman, MA, dari PDM Sleman dalam sambutannya berharap, program Mubaligh Hijrah ini dapat meringankan beban panitia Ramadhan di masjid yang dituju, terutama dalam hal mengatasi kekurangan imam tarawih, serta melakukan pendampingan agama kepada anak-anak dan remaja selama Ramadhan. Untuk selanjutnya, hingga tanggal 25 Maret nanti, para peserta MH tersebut diterjunkan di berbagai masjid yang tersebar di lingkup PDM Sleman, meliputi PCM Sleman, Mlati, Ngaglik, Tempel dan Seyegan. Reportase H. Wildan Wahid PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading