Mengkaji Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Istilah deep learning menjadi sangat popuer sejak disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI., Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Sejak itu juga bermunculan spekulasi di kalangan masyarakat yang manyatakan bahwa deep learning merupakan kurikulum baru, hasil karya cipta menteri baru. Untuk memperjelas apa sebenarnya deep learning, maka Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Workshop. Workshop di adakan pada tanggal 17 Februari 2025 ini dihadiri oleh 300an guru Pendidikan Agama Islam dan pengawas PAI tingkat SMP se DIY. Untuk mengkaji pendeketan deep learning secara mendalam dihadirkan Arif Jamali Muis, M.Pd., sebagai Staf khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Acara ini juga dihadiri oleh Kakanwil Kemenag DIY, Dr. Ahmad Baheij, S.H., M.Hum. yang memberikan pembinaan kepada semua guru PAI. Kedua narasumber ini menegaskan bahwa deep learning bukan kurikulum baru sebagaimana dipersepsikan oleh masyarakat. Namun deep learning merupakan pendekatan dalam proses pembelajaran agar dihasilkan anak yang cerdas dan berkarakter. Dalam paparannya Arif Jamali mengatakan bahwa yang dimaksud dengan deep learning adalah pendekatan yang menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu. Pembelajaran yang Berkesadaran yaitu pengalaman belajar peserta didik yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri. Peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan. Pembelajaran yang Bermakna yaitupeserta didik dapat menerapkan pengetahuannya ke dalam situasi nyata. Proses belajar peserta didik tidak hanya sebatas memahami informasi/ penguasaan konten, namun berorientasi pada kemampuan mengaplikasi pengetahuan. Pembelajaran yang Menggembirakan yaitu pembelajaran yang menggembirakan merupakan suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi. Rasa senang dalam belajar membantu peserta didik terhubung secara emosional, sehingga lebih mudah memahami, mengingat, dan menerapkan pengetahuan. Melalui pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, maka akan dihasilkan lulusan yang mempunyai delapan profil khusus, yaitu: 1) Keimanan dan Ketakwaanterhadap Tuhan YME yaitu Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan Tuhan serta menghayati nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. 2) Kewargaan yaitu individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab sosial, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait keberlanjutan manusia dan lingkungan. 3) Penalaran Kritis, yaitu individu yang mampu berpikir secara logis, analitis, dan reflektif dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah. 4) Kreativitas yaitu individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat. 5) Kolaborasi yaitu individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong royong untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas. 6) Kemandirian yaitu individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada orang lain. 7) Kesehatan yaitu individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, kebiasaan hidup sehat, dan kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik, mental, dan sosial. 8) Komunikasi yaitu individu yang memiliki kemampuan komunikasi intrapribadi untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi. Sementara kerangka kerja pendekatan deep learning adalah seperti pada diagram berikut ini: Arif Jamali menegaskan bahwa tugas guru adalah mencerahkan siswa, sehingga ketika dalam pembelajaran siswa akan mengatakan: “Wow Ngono Toh Caranya” (Wow begitu toh Caranya) “Wow Ngono Toh Caranya” itu memberi arti siswa tercerahkan… Disarikan oleh DR. Sutipyo Ru’iya PAI UAD, MPI PDM Sleman

Loading

Pembinaan Kesehatan Dan Kesejahteraan Lansia Muhammadiyah Moyudan

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Sabtu 22 Februari 2025 udara cerah mengiringi kegiatan  pembinaan kesehatan Lansia Klinik Aisyiyah Moyudan. Kegiatan tersebut dikemas diawali Senam Lansia yang diikuti 65an orang dari lingkungan Muhammadiyah Moyudan dan sekitarnya, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan kesehatan dan  kesejahteraan oleh DR Triwshyuni Sukesi,M.Kes. Dalam pembinaannya, kata dosen UAD yang mukim di Jakal itu, bahwa “Lansia harus punya semangat untuk mandiri dan tidak boleh merasa sebagai orang yang sudah tidak berguna di masyarakat”. Lansia adalah merupakan orang yang telah sukses berjuang pada masanya dan tetap harus  semangat untuk hidup sehat, yang  harus ditumbuhkan dari  diri sendiri dengan menjalin komunikasi yang baik dalam komunitasnya, komunikasi yang baik ini yang akan membawa kebahagiaan di hari tua ini. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama MPKS PDM Sleman bekerjasama dengan Klinik Aisyiyah Moyudan. AS.Ardani Wakil PDM Sleman yang membidangi MPKS yang juga anggota BPH Klinik Aisyiyah dan Wahyu Purhantoro Ketua MPKS serta dr.   Alfu Rafdi Direktur Klinik Aisyiyah Moyudan hadir dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya,  dokter yang berasal di Godean itu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan dimasa yang akan datang setelah lebaran 1446 H kegiatan ini akan semakin diintensifkan. Reportase  AS Ardani PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

598 Atlet Tapak Suci Ikuti PDM Sleman Competition#2″ 2025

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kejuaran Tapak Suci antar SD/MI,SMP/MTS,SMA/SMK/MA dan Umum se Kabupaten Sleman bertajuk “PDM Sleman Competition#2” 2025 digelar Lembaga Pengembangan Olahraga dan Majelis Dikdasmen PDM Sleman Selasa -Kamis/4 -6 Februari 2025 bertempat Sleman City Hall. Acara ini dibuka oleh Ketua PDM Sleman H. Harjaka MA pada Selasa 4 Februari 2025 yang mengutip hadist yang Diriwayatkan dari Umar Bin Khattab Ra. “Ajarkanlah kepada anak-anak kalian berenang, memanah, dan tetap duduk di punggung kuda yang sedang melompat.” Dan olahraga yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW itu juga memiliki peran penting dalam menanamkan kepercayaan diri pada anak dengan mempelajari cabang-cabang olahraga ini. Karena akan menimbulkan penyesalan pada diri anak ketika telah dewasa ia tidak dapat melakukannya. Muhammadiyah dalam menangkap hadits diatas maka didirikan perguruan pencak silat putra Muhammadiyah yang bernama Tapak Suci . Hadirnya Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah sejak didirikan di Yogyakarta pada tahun 1963 secara konsisten berupa membantu pemerintah Indonesia dalam melayani pendidikan anak berbasis aktifitas jasmani melalui kurikulum pendidikan ragawi pencak silat yang dibersamai dengan penanaman tata nilai dan norma akhlaqul karimah melalui kurikulum pembinaan rohani. Menurut Ketua Panitia Junaidi A.Ma.Pd pada tournament kali ini “ menurut data panitia kejuaraan ini diikuti oleh 64 kontingen dengan jumlah peserta 598 atlet dengan rincian tingkat peserta SD 293, SMP 209, serta Peserta SMA/SMK 96 atlet”. Kejuaraan Pencak Silat Antar SD/MI,SMP/MTS,SMA/SMK/MA kategori tanding dan Seni kita wujudkan persemaian pesilat berbakat menuju sukses Provinsi D.I.Yogyakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya sebagai barometer olah raga Pencak Silat. Tujuan kegiatan ini adalah Ajang silaturahmi antar pesilat Tapak Suci Se- Kabupaten Sleman. memfasilitasi pembinaan pencak silat Tapak Suci melalui kompetisi, mengenalkan pencak silat khususnya Tapak Suci kepada masyarakat dan menyiapkan pesilat Tapak Suci dalam berprestasi. Berikut Data Hasil Kejuaraan dari panitia Reportase  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

MPI PDM Sleman Hadiri Menteri Kebudayaan Resmikan Ruang Pamer Museum Muhammadiyah, “Muhammadiyah untuk Indonesia”

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.id MPI PDM Sleman yang diwakili Arief Hartanto dan Tri Muriana Budianto ST hadir dalam acara Peresmian Ruang Pamer Muhammadiyah Museum Muhammadiyah Senin 3 Februari 2025 bertempat  Amphiteater Museum Muhammadiyah Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan Jln. Ahmad Yani, Banguntapan Bantul. Ruang Pamer Muhammadiyah “Muhammadiyah untuk Indonesia” yang terletak di Lantai 3 dan 4 Museum Muhammadiyah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia  DR. Fadli Zon M.Sc dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. DR. Haedar Nashir M.Si. Acara Peresmian Ruang Pamer Muhammadiyah “Muhammadiyah untuk Indonesia”, Lantai 3 dan 4 Museum Muhammadiyah diresmikan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Rektor, Prof. Dr. Muchlas, M.T. sekaligus Ketua MPI PP Muhammadiyah dalamlaporannya menguraikan sejarah awal sejak Museum Muhammadiyah digagas dan dibangun. Museum Muhammadiyah telah memasuki tahun ketiga operasionalnya terhitung sejak dibuka pada tahun 2022 yang lalu dan museum ini menjadi salah satu Museum terbesar di Yogyakarta dengan keberhasilannya menaikkan jumlah kunjungan dan juga Pengembangan yang dilakukan terus-menerus terhitung ber awal tahun 2025 ini jumlah pengunjung mencapai 100.669 orang pengunjung dengan rata-rata 3.000 pengunjung per bulan dan mulai 1 tahun yang lalu ditarik tiket museum untuk mendukung biaya operasional.  Dalam  perkembangannya sampai saat ini bisa menjadi museum yang terbesar di wilayah Yogyakarta baik dari segi fasilitas maupun jumlah pengunjungnya. Dalam kesempatan ini juga disampikan betapa Indonesia terkenal dengan mega-diversity, yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia. istilah mega-diversity, yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke, memberikan potensi besar bagi Indonesia untuk menjadi pusat kebudayaan dunia dan bisa menjadi adidaya di bidang ekonomi atau politik, tetapi juga superpower di bidang kebudayaan. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir menyampaikan betapa pentingnya peran museum yang tidak semata sebagai tempat menyimpan sejarah, tetapi juga harus memiliki nilai hidup yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang. “Hari ini, kita tidak hanya berbicara tentang museum, tetapi juga tentang bagaimana menjadikannya sebagai ruang nilai yang hidup (living value). Turut hadir dalam kali ini Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membidangi Pustaka dan Informasi Prof Dr Dadang Ahmad, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten dan kota, Kepala museum se-Daerah Istimewa Yogyakarta, forum dan komunitas museum sedaerah Istimewa Yogyakarta, Ketua program Studi Sejarah dan Arkeologi Perguruan Tinggi Negeri dan swasta, pimpinan perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah, Lembaga Seni Budaya dan Majelis Pustaka Informasi dari tingkat Pimpingan Pusat sampai dengan tingkat Wilayah dan Daerah,  Badan Pembina harian UAD serta pengembang museum Muhammadiyah  dan media. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Wisuda BTHQ 1.494 siswa SMP Muhammadiyah se-Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu pagi 1 Februari 2025 merupakan hari yang mengharukan bagi 1.494 siswa, perwakilan orangtua, perwakilan guru, kepala sekolah dan segenap tamu undangan terdiri dari penewu gamping, PCM Gamping, PDM Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, Dinas Pendidikan Sleman, Pengawas PAI serta Kemenag Sleman serta perwakilan Kepala sekolah SD Muhammadiyah se-Sleman, perwakilan PT Gramasurya, dan segenap pendukung acara. Dalam sambutannya ketua BKS SMP Muhammadiyah Sleman Hendro Sucipto, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerjasama dari segenap panitia, guru dan 25 kepala sekolah SMP Muhammadiyah se-Sleman dalam kegiatan tahunan Wisuda Akbar ke-5 ini di Convention Hall Universitas Aisyiyah atau Unisa Yogyakarta dengan tema “Jadikan Al Qur’an sebagai teman dan syiarkan sekolah Muhammadiyah berkemajuan”. Selanjutnya ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah atau PDM Sleman H.Harjaka, S.Ag, S.Pd, MA menyampaikan dalam sambutannya kepada segenap hadirin bahwa ternyata sekolah Muhammadiyah itu dapat mewujudkan generasi yang cinta Al Qur’an sehingga menggajak untuk terus belajar dan bersekolah di sekolah Muhammadiyah yang sudah terbukti mengajarkan bisa membaca Al Qur’an dan bisa hafal Al Qur’an.“Maka jika mau mendaftarkan sekolah daftarkan dulu di sekolah Muhammadiyah jika gak keterima di sekolah Muhammadiyah baru nyari sekolah negeri”. Pungkas Harjaka yang disambut tepuk tangan sekitar lebih dari 1.500 hadirin. Sejurus dengan ketua PDM Sleman dalam testimoninya, Dr. Hendro Widodo, M.Pd dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah atau PWM Yogyakarta menyampaikan dan mengajak untuk terus bersekolah di Muhammadiyah karena selain mengajarkan ilmu umum juga yang lebih penting itu belajar agama yang kelak siswa akan selamat di dunia dan akhirat. Bahkan banyak dari tokoh-tokoh dan pejabat yang dulu bersekolah dan berkiprah di Muhammadiyah ada yang jadi menteri, ulama dan tokoh penting. Dengan Wisuda Al Qur’an ini sebagai bentuk kecintaan kita pada Al Qur’an. Jadi Al Qur’an itu tidak hanya dibaca tapi harus dipahami, dihafalkan dan yang lebih penting diamalkan dalam kehidupan tandas Hendro Widodo yang sejak sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi di sekolah Muhammadiyah. Nampak juga peristiwa penuh hikmad ini dihadiri pula Wakil Rektor Unisa Yogyakarta bersama para undangan lain dalam kali ini. Acara wisuda berdasar kategori mumtaz, hafidz juz 30, hafidz juz 1 sampai 5 dan hahidz juz 5 sampai 10. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari siswa siswi, guru, kepala sekolah yang cukup menggetarkan suasana dari pagi sampai waktu Dhuhur tiba. Selamat kepada siswa atau santri sekolah Muhammadiyah. Mari jadikan Al Qur’an sebagai teman dan mari syiarkan sekolah Muhammadiyah semakin berkemajuan. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd, KS SMPM Godean, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

Sarasehan dan Gala Dinner bersama ketua PDM Sleman dan Kepala Dinas Pendidikan Sleman, “Menciptakan Sleman sebagai Barometer Pendidikan Bermutu dan Berkemajuan.

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Rabu malam 29 Januari 2025 di RM Pring Sewu Jalan Magelang digelar acara Sarasehan dan Gala Dinner yang diadakan BKS SD dan SMP Muhammadiyah se-Sleman dan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman. Dalam sesi 1, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA menyampaikan ” berdasar Hadist Rasulullah bahwa kita untuk harus terus belajar maka yang pertama harus mencari ilmu agar pintar, kedua harus berusaha menjadi murid, ketiga, harus mau memperhatikan untuk menjadi murid yang baik, keempat harus mau senang menjadi orang pintar dan jangan sampai menjadi orang yang kelima yaitu orang yang tak mau mencari ilmu tak mau menjadi murid, tak mau memperhatikan maka akan celaka”. Sesi 2 H. Ery Widaryana, MM, merasa bangga bahwa sekolah Muhammadiyah baik PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK berkembang sangat baik.“Intinya jika sekolah menambah rombel maka sekolah mendapat kepercayaan masyarakat. Untuk itu saya berterimakasih atas peran serta sekolah Muhammadiyah di Sleman. Untuk menjadi barometer pendidikan bermutu itu sangat tergantung kemaun untuk memajukan sekolah”. Untuk itu inovasi, kemauan dan ketekunan serta kepercayaan masyarakat sangat penting dalam mengembangkan sekolah Muhammadiyah tegas pak Ery yang akan terus berkiprah di dunia pendidikan walau akan segera memasuki masa pensiun secara kedinasan pada 31 Januari 2025 BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman atau Badan Kerjasama Sekolah dalam sambutan yang disampaikan oleh Hendro Sucipto, M.Pd menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan pendampingan kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah yang selalu berkiprah aktif dan membina pendidikan di Sleman. Teriring doa semoga pak Ery terus diberi kesehatan dan kebahagian serta terus berkiprah di dunia pendidikan. Acara ini dikemas dengan tema “Menciptakan Sleman sebagai Barometer Pendidikan Bermutu dan Berkemajuan”. Acara sarasehan dan gala dinner dihadiri 25 kepala sekolah SD dan 25 kepala sekolah SMP Muhammadiyah se-Sleman. Dihadiri pula H. Abdul Kasri selaku Wakil ketua yang membidangi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, ketua Majelis Dikdasmen dan PNF H. Surakhmad, S.Pd dan segenap anggota majelis Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd KS SMPM 2 Godean MPI PDM Sleman Editor Arief HArtanto MPI PDM Sleman

Loading

MPKS Sleman Gandeng (PRODAMAT) Magister Psikologi UAD Gelar acara “Pelayanan Psikososial kekerasan Berbasis Gender Online, Cybberbullying dan Pola Asuh”

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 25 Januari 2025 bertempat di Gedung PDM Sleman, Sawahan, Pandowoharjo, Sleman, Kabupaten Sleman seperti disampaikan Ketua MPKS ( Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial) PDM Sleman Drs. Wahyu Purhantara, M.M. mengadakan kegiatan bekerjasama dengan UAD Universitas Amad Dahlan Yogyakarta. Dikemas dalam Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) Magister Psikologi UAD bermaksud mengundang Bapak/Ibu dalam acara Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) “Pelayanan Psikososial kekerasan Berbasis Gender Online, Cybberbullying dan Pola Asuh” tutur Devisi Samara MPKS Sleman Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si . Acara dibuka dengan lantunan Indonesia Raya dan Mars Sang Surya serta dilanjutkan dengan Pengarahan dan Membuka Acara Ketua PDM oleh H. AS Ardani. Kemudian beberapa materi yang disampaikan meliputi : Pelayanan Psikososial kekerasan Berbasis Gender Online, Pelayanan Psikososial terhadap Cybberbullying serta Pelayanan Psikososial terhadap Pola Asuh oleh Tim Prodamat Psikologi UAD. Dalam kesempatan ini dihadiri para Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah – ‘Aisyiah / LKSA at Muhammadiyah Children Center (MCC) Abu Dzar Al Ghifari Gamping, MCC Ashabul Kahfi Moyudan, MCC Mekar Melati Minggir, MCC Muh. Seyegan, MCC Muh Prambanan, MCC Ukhwatul Aitam Berbah, LKSA An Nur Prambanan yang nampak antusias mengikuti jalannya acara sampai tuntas, Reportase Yu Poer Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman Materi dan dokumentasi acara https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1v8QjM93iy886nHRsYYxSlAWQ7sqB97Q5?pli=1

Loading