Serah Terima Ketua Lembaga Resiliensi Bencana PDM Sleman

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di kediaman Bendahara LRB PDM Sleman, Ibu Sumarah, MPd, di Sukunan, Pakembinangun, Pakem, Rabu, 9 Oktober 2024, telah dilaksanakan serah terima Ketua Lembaga Resiliensi Bencana PDM Sleman. Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua PDM Sleman, Eko Sumardiyanto, yang membacakan surat keputusan PDM Sleman tentang perubahan susunan anggota LRB PDM Sleman periode 2022-2027. Dalam surat keputusan tersebut, dijelaskan bahwa Ketua LRB Fauzan Yakhsya, S.Hum, akan digantikan oleh ketua baru, Nurkhoirudin. Dalam sambutannya, Eko Sumardiyanto menyampaikan bahwa “ perubahan susunan anggota LRB PDM Sleman ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan LRB dalam menghadapi bencana di wilayah Sleman”. Ia juga berharap bahwa dengan adanya perubahan ini, LRB PDM Sleman dapat menjadi lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya. Nurkhoirudin, sebagai ketua baru LRB PDM Sleman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ia siap untuk menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan LRB PDM Sleman. Ia juga berterima kasih kepada Fauzan Yakhsya, S.Hum, yang telah menjalankan tugasnya dengan baik selama ini. Dengan demikian, acara serah terima Ketua LRB PDM Sleman ini telah berlangsung dengan lancar dan sukses. Kini, LRB PDM Sleman di bawah kepemimpinan Nurkhoirudin siap untuk menghadapi tantangan dan meningkatkan kualitas pelayanannya  dan tetap rapatkan barisan untuk kemajuan Muhammadiyah.

Loading

Workshop Penulisan Soal ASAS BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pemerataan dan peningkatan kualitas guru Muhammadiyah se-Sleman menjadi tujuan utama dalam kegiatan Workshop Penulisan Soal ASAS (Assesmen Sumatif Akhir Semester), hal ini sebagaimana dalam sambutan pembuka Hendro Sucipto, M.Pd selaku ketua BKS (Badan Kerjasama Sekolah) SMP Muhammadiyah se-Sleman . Kegiatan ini berlangsung pada Rabu 9 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 1 Turi Sleman. “Selanjutnya setelah workshop ini diharapkan dapat mengimplentasikan dalam pembuatan Soal HOTs berbasis literasi numerasi serta dapat ditularkan di sekolah masing-masing”. Pungkas Hendro yang juga kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Depok Sleman. Adapun paparan materi bersama Murwati Widiani, M.Hum. Menyampaikan awal paparan dengan pertanyaan berikut: “Apakah Soal Hots itu berbasis literasi numerasi atau Soal literasi numerasi itu juga berbasis hots? Bahwa Soal Hots itu perlu ekstra dalam berpikir untuk menyelesaikannya. Acara ini ditutup dengan RTL atau Rencana Tindak Lanjut) dan diikuti oleh 41 undangan terdiri dari 36 guru dan 11 editor penulis soal. Berlangsung di SMP Muhammadiyah Turi Sleman Yogyakarta. Bravo BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman!!! Reportase  H. Wahdan Arifudin S.Pd  KS SMPM 1 Tempel MPI PDM Sleman

Loading

TK ABA Kenaji dan LPB PDM SLeman Kenalkan Pemahaman Kebencanaan Sejak Dini

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id TK ABA Kenaji, Tamanmartani, Kalasan mengadakan Simulasi bencana Gempa Bumi dalam upaya memberikan bekal dan pemahaman yang benar tentang satuan Pendidikan aman Bencana kepada para siswa dan segenap pengajarnya. Terletak didekat zona sesar Opak, TK ABA ini sadar akan kemungkinan bahaya yang ditimbulkan akibat gempa, maka sejak dini membekali warga sekolah tentang pemahaman bencana Gempa. TK ABA Kenaji merupakan satuan Pendidikan yang berada di bawah Cabang Aisiyah Kalasan, tahun ajaran 2024 ini jumlah warga sekolah sebanyak 124, terdiri dari 111 siswa dan 13 guru pengasuh/karyawan. Bekerja sama dengan MDMC / LPB PDM Sleman, serta relawan bencana dari PPM MBS Prambanan pada hari Jum’at 20 September 2024 ini mengadakan pembelajaran tentang bencana, khusunya Gempa Bumi. Menurut Pemateri Ndan Supriyanto semprit dari LPB PDM Sleman “ kami menggunakan metode meliputi, pemaparan materi tentang bencana, jenisnya dan dampak yang ditimbulkan, kupasan gempa secara detail dan dipungkasi dengan simulasi penyelamatan ketika terjadi gempa” tandas pegiat relawan kebencanaan dari Cangkringan ini kepada Arief Hartanto pada Jum’at siang di sela acara. Menurut kepala TK ABA Kenaji Anjar Sidi Melawati, S.PD., ” Kegiatan Simulasi gempa ini, sebagai upaya mitigasi agar warga sekolah, baik anak didik maupun ibu guru, paham dan mengerti apa yang harus dilakukan bila terjadi gempa ketika proses belajar sedang berlangsung, sehingga semua aman dan selamat “. Reportase  Ndan Supri Semprit LPB PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman,

Loading

Ikuti, Live Kajian Hari Bermuhamadiyah PDM Sleman

LIVE STREAMINGKAJIAN HARI BERMUHAMMADIYAH PDM KABUPATEN SLEMAN 🗓 Jumat, 20 September 2024⏰ 13.00 – Selesai🎙 Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T., IPM Subscribe + Nyalakan Lonceng nggih 🔔

Loading

Museum Muhammadiyah, Merawat Dan Merekonstruksi Sejarah Dari Muhammadiyah Untuk Indonesia

Bantul, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah menggelar acara Museum Muhammadiyah Talk’s  “Museum Muhammadiyah dari Muhammadiyah untuk Indonesia”  yang dilaksanakan pada Kamis, 19 September 2024 Waktu 14.00 – 18.00 WIB di Museum Muhammadiyah Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta yang berada di kompleks Kampus UAD. Dalam kali ini hadir berbagai kalangan seperti Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Lembaga Budaya, Seni dan Olahraga PP ’Aisyiyah, Majelis PAUD Dikdasmen PP ‘Aisyiyah. Majelis Pustaka dan Informasi PWM DIY, Rektor UAD, H. Azman Latif Ketua Pembina Harian UAD ,Lembaga Seni dan Budaya PWM DIY, Majelis Dikdasmen PNF PWM DIY, Majelis Pustaka dan Informasi PDM Kabupaten Kota se Yogyakarta, Forkom Museum Bantul, Dinas Kebudayaan DIY dan Bantul,   para pemerhati museum. Museum Muhammadiyah didirikan untuk merekam jejak langkah dengan melestarikan tinggalan sejarah yang disajikan dalam peragaan komunikatif dan edukatif agar dapat menuai hikmah bersama. Berbekal nilai luhur dan pengalaman sejarah Muhammadiyah pengunjung diharapkan dapat membentangkan cakrawala wawasan ke depan dengan lebih bijaksana dan berpartisipasi dalam gerak sejarah Muhammadiyah berikutnya. MPI PDM Sleman hadir dalam kesempatan ini diwakili oleh Arief Hartanto dan DR. Sutipyo R S.Ag hadir diantara ratusan peserta yang memenuhi ruang Amphiteater Museum Muhammadiyah sore itu. Dalam sambutannya kepala Museum Muhammadiyah  Affan Kurniawan ST MT  yang juga Ketua MPI PWM DIY menuturkan sebagaimana tema acara ini “ MuseumMu didirikan guna merawat dan merekonstruksi sejarah Muhammadiyah agar menjadi memori kolektif umat Islam Indonesia dan bangsa Indonesia, sekaligus  Museum Muhammadiyah sebagai tempat penelitian, edukasi dan pariwisata”. Museum ini berdiri pada 14 November 2022 dengan berbagai perjuangannya terutama di masa Covid dan akhirnya bisa dibangun salah satunya untuk menyambut pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah di Solo. Peran Museum Muhammadiyah menurut Prof. Muclhas MT  Rektor UAD sekaligus Ketua MPI PP Muhammadiyah yang dalam sambutannya mengutarakan bahwa “ fungsi museum Muhammadiyah ini  sebagai sarana untuk memberikan informasidan tafsir yang benar tentang Muhammadiyah,  karena selama ini mengalami salah tafsir tentang sejarah Muhammadiyah”. Di lantai 1 museum berisi kiprahnya pendirian Muhammadiyah dan berdirinya negara dimana dari awal kemerdekaan  Muhammadiyah  turut mengantarkan ke kemerdekaan Indonesia. Muhammadiyah memang tidak terlalu kaya dengan artefak, di museum ini dibuat dengan pendekatan sebagai museum gerakan persyarikatan Muhammadiyah dengan banyak definisi gerakan Muhammadiyah didalamnya. Ke depan museum diharapkan bisa menjadi satu sarana pendidikan yang menarik bagi anak muda, hal ini ditandai dengan adanya lokasi instagramable spot, dan terungkap juga dalam koleksinya bahwa Aisyiyah menjadi gerakan perempuan pertama yang melakukan konggres pertama perempuan di Indonesia. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian venue lantai 3, 4 museim Muhammadiyah yang berisi perjuangan Muhammadiyah di masa kini dan tantangan ke depan. Acara berikutnya dilanjutkan dengan diskusi tentang Museum bersama narasumber Widiyastuti, S.S., M.Hum, dari MPI PP Muhammadiyah dan Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A dan Ria Putri Palupijati. Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A menuturkan bahwa “ Museum Muhammadiyah menjadi anak bungsu dari 42 Museum yang ada di Yogyakarta, namun memiliki resources sumber daya manusia handal untuk pengelolaan dan materinya serta pangsa pasar yang jelas  apalagi Yogyakarta menjadi ibukota dan tempat kelahiran Muhammadiyah, ini merupakan potensi yang sangat besar”. Selain itu penting untuk meningkatkan kualitas museum itu melalui penyampaian pesan yang terkandung dalam benda koleksi di museum, melalui para edukator inilah informasi serta nilai-nilai berharga dari setiap objek dapat dipahami dan diteladani oleh pengunjung dan juga dengan pendekatan yang lebih menyenangkan. Reportase   Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

LazisMu PDM Sleman Gelar Kegiatan Fundraising Strategies

Sleman, Pdmsleman.Or.Id LazisMu PDM Sleman menggelar kegiatan Fundraising Strategies pada Senin, 9 September 2024, bertempat di Café Soewaramoe SM Tower Malioboro di Ruang Meeting Lt.8, yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh ketua Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Kabupaten Sleman, serta dihadiri Lazismu Wilayah dan perwakilan MPI PDM Sleman. Acara dimulai dengan Shalat Isya’ di Musholla SM Tower dan santap malam di Café yang berada di lantai 8 Gedung SM Tower Malioboro. Pimpinan LazisMu Sleman, Syinta Brata, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan test ombak apakah para pengurus KLL Lazismu se-Sleman ingin maju dan berkembang. “Fundraising dalam penghimpunan zakat infak shodaqoh di Sleman sangat penting dan alhamdulillah tahun kemarin berhasil terkumpul dana sekitar Rp. 11 Milyard berdasarkan audit,” ujarnya. H. Nasirun, wakil ketua PDM Sleman, menekankan bahwa sinergi penghimpunan dan pengelolaan ZIS dengan pimpinan keberhasilannya tidak bisa dipisahkan. “Tingkat daerah dengan PDM jangan sampai terpisah, hal itu ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan, begitu juga dengan cabang dan ranting,” ujarnya. Kegiatan ini juga diisi dengan materi Fundraising Strategies “Fundraiser Hebat, Fundraiser Berstrategi” oleh Ronny Megas Soekamo, Supervisor Trainer Lazismu Jateng. Menurutnya, menjadi amil yang handal dan professional harus dibekali dengan ilmu dan mental serta mindset menjadi amil sebuah kebanggaan dan focus serta punya teknik komunikasi dalam efektif fundraising. Selain itu, materi Digital Marketing juga disampaikan oleh Yosep Andi Setyawan, Sekretaris HIPMI DPC Bantul, yang merupakan pakar pemasaran online handal serta membukakan wawasan mengenai digital marketing dalam pengelolaan Lazismu. Peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan dan akan ditindaklanjuti dengan kegiatan teknis secara lebih detail dan mendalam di bulan Oktober mendatang. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan para pengurus KLL Lazismu se-Sleman dalam menghimpun dan mengelola zakat infak shodaqoh,” ujar Brata kepada Arief Hartanto MPI PDM Sleman disela acara. Kegiatan Fundraising Strategies ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam meningkatkan kemampuan para pengurus KLL Lazismu se-Sleman dalam menghimpun dan mengelola zakat infak shodaqoh, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat infak shodaqoh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Reportase/Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Sosialisasi Wakaf PDM Sleman: Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Masyarakat

Sleman, Pdmsleman.Or.Id PDM Sleman melalui Majelis Pemberdayaan Wakaf PDM Sleman mengadakan acara sosialisasi wakaf di Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah Pemkab Sleman pada Sabtu 7 September 2024. Ketua MPW Majelis Pemberdayaan Wakaf PDM Sleman, H. R. Agung Nugraha, S.Ag. MA, menyampaikan bahwa “sosialisasi wakaf ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wakaf dan bagaimana cara mengelolanya dengan baik”. Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “wakaf adalah salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi”. Dalam acara ini, beberapa materi disampaikan oleh narasumber, antara lain Dr. Yuli Utami, S.Ag, M.Ec, yang membahas tentang wakaf di Muhammadiyah. Muhammad Sulthoni, Lc, MA, membahas tentang fiqh, regulasi wakaf, dan SIMAM. Prof. Dr. H. Dudung Abdurrahman dan Fahmi Medias, SE.I, MSI, membahas tentang model wakaf Muhammadiyah. Peserta acara ini terdiri dari Ketua PDM Sleman, Anggota Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman, Ketua PCM se Kabupaten Sleman, Ketua dan Sekretaris MPW PCM Se Kabupaten Sleman, Ketua PDA Kabupaten Sleman, dan Ketua PCA Se-Kabupaten Sleman. Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat dan warga persyarikatan di Kabupaten Sleman dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan wakaf, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Materi Sosialisasi Reportase  Bahari AW MPW PCM Turi Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

29.475 KM Jantera Dakwah Sosial Relawan AmbulanMU Sleman

Turi, Pdmsleman.Or.Id Sebanyak 70 relawan AmbulanMU se-Sleman menghadiri acara Upgrading dengan tema “Dakwah Sosial Melalui AmbulanMU” di Embung Kaliaji, Wonokerto, Turi, Sleman Jum’at Sabtu 06-07 September 2024. Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar relawan dan meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan dakwah sosial. “Acara ini merupakan wujud komitmen kami untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam melakukan dakwah sosial,” kata Ketua Panitia, Nathan Saputra. “Kami berharap acara ini dapat mempererat tali silaturahmi antar relawan dan meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan dakwah sosial.” Dalam acara ini, relawan AmbulanMU Sleman juga melaporkan hasil kerja mereka selama bulan lalu. “Kami telah menangani 879 pasien, 46 jenazah, dan 48 kegiatan sosial,” kata Ketua FORPAM, Bp Darojat Nur Ahmad. “Kami juga telah menempuh jarak sejauh 29.475 kilometer dalam melakukan dakwah sosial.” Acara ini dibuka secara simbolik oleh PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) dengan meluncurkan api unggun. Materi pertama disampaikan oleh Dr Ghojali, AI Islam & Kemuhammadiyahan dan sejarah dakwah sosial. Beliau menjelaskan tentang prinsip humanis, liberasi, dan transedensi dalam melakukan dakwah sosial. Materi kedua disampaikan oleh LRB (Lembaga Resiliansi Bencana) PDM Sleman dengan materi potensi bencana Gempa megathrust. M. Fauzan Yakhsya S.Hum menjelaskan tentang pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Acara ini dihadiri oleh beberapa undangan, termasuk PWM DIY Dr Ghojali Nur Ahmad, MPKS PWM Zainal Arifin, MPKS PDM Sleman Suparlan, PCM – PCA Turi, Forkom Kapanewon Turi, Muspika Kalurahan Wonokerto, PMI, Ortom, dan KOKAM. Dengan adanya acara ini, diharapkan relawan AmbulanMU Sleman dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam melakukan dakwah sosial dan mempererat tali silaturahmi antar relawan. “Dakwah Sosial Melalui AmbulanMU” merupakan tema yang tepat untuk acara ini, karena menggambarkan komitmen relawan AmbulanMU Sleman dalam melakukan dakwah sosial dan membantu masyarakat. Reportase Juang Mahron Ambulanmu Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Wakaf Uang Dan Wakaf Melalui Uang

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Wakaf uang adalah perbuatan mewakafkan harta berupa uang yang disetorkan melalui Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang. (LKS-PWU) dimana dananya tetap di bank sebagai dana abadi. Uang tersebut dikembangkan oleh Bank (bersama Nadzir) dan hasilnya yang ditasharufkan untuk kemaslahatan umat baik bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi maupun sosial. “ Disamping itu, ada juga nomenklatur wakaf melalui uang, dimana seseorang mewakafkan uang kepada Nadzir untuk langsung dimanfaatkan untuk keperluan wakaf, seperti pembelian tanah, pembelian material untuk bangunan dan semacamnya yang bersifat jangka panjang” . Hal tersebut disampaikan oleh R. Agung Nugraha ketika mensosialisasikan platform WAKAFMU, salah satu program Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Sleman dalam rangkaian kunsiroh bertempat di SMP Muhammadiyah Pakem. Untuk memasifkan WAKAFMU tersebut, pada kesempatan ini secara simbolis diserahkan poster peraga sosialisasi oleh PDM Sleman kepada tiga cabang. PDM Sleman melaksanakan Kunjungan Silaturahmi (Kunsiroh) pada tanggal 31 Agustus 2024 dengan sasaran dan audien PCM Pakem, PCM Ngaglik dan PCM Turi lengkap dengan organisasi otonom dan Amal Usaha yang ada di tiga cabang tersebut.  Sebagai pemateri, H. Nasirun, selaku wakil ketua PDM yang membidangi Majelis Pendayagunaan Wakaf, LazisMu dan LPCRM, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan ke 6 dari tujuh putaran yang direncanakan. Titik tekan yang disampakan antara lain : Optimalisasi dan penguatan Cabang, ranting dan ortom,  Pengamanan asset wakaf Muhammadiyah termasuk masjid Muhammadiyah didalamnya, Pengadaan tanah dan pembangunan gedung PDM, Pembentukan Korp Muballigh Mujammadiyah di setiap cabang, Sikap Muhammadiyah Sleman terkait maraknya Minuman keras, hingga posisi Muhammadiyah Sleman dalam Pemilihan Kepala Daerah. Reportase  (RAN) Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading