LP4H PDM Sleman Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal Regular Untuk Saudagar Muhammadiyah

SLEMAN, Pdmsleman.Or.id Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan surat edaran dengan nomor 05/EDR/1.0/1/2023 tentang penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan Sertifikat Halal pada seluruh produk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Undang-undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang yang mengatur bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. PP Muhammadiyah telah menyampaikan bahwa amal usaha di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah yang mengusahakan atau mengedarkan produk makanan dan minuman, jasa penyembelihan dan hasil sembelih, wajib menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dan sertifikasi halal. Sleman satu-satunya PDM yang sudah memiliki LP4H (Lembaga Pengkajian, Pengawasan, dan Pendampingan Produk Halal) dan pada bulan Juli dan Agustus 2024 ini ada program pembuatan “Sertifikat Halal Regular gratis”, PDM Sleman mendorong agar di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) maupun warga Muhammadyah yang memiliki usaha Kuliner pro aktif memanfaatkan program tersebut yang akan difasilitasi LP4H PDM SLEMAN. Sebagai informasi, sertifikat Halal terbagi menjadi 2 jenis : Kedua jenis sertifikat Halal tersebut dapat dibantu oleh tim LP4H Sleman untuk mendapatkan Subsidi 100%. Maka dari itu LP4H PDM Sleman mengadakan “Sosialisasi Sertifikasi Halal Regular”. Acara ini ditujukan kepada Amal Usaha Muhammadiyah bidang ekonomi se- Sleman. Acara yang dihadiri sekitar 20 an orang tersebut berlangsung pada Selasa, 23 Juli 2024 pukul 15.15 – 17.30 WIB di Gedung PDM Sleman Pendowoharjo, Sleman. Acara yang dimotori oleh Mohammad Hasan, S.H.I, Kurnia Widyadimulya, dan Fatkhani Azka berjalan dengan lancar. Setelah pembukaan, dipresentasikan materi tentang sertifikasi halal, urgensi, dan dampaknya. Setelah itu dipresentasikan regulasi untuk mendapatkan sertifikat halal serta dilanjutkan dengan tanya jawab. Drs. Sutarman, M.A. selaku Ketua Lembaga Pengkajian, Pengawasan, dan Pendampingan Produk Halal menargetkan dengan adanya sosialisasi ini, 50 UMKM di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah dapat mengikuti sertifikasi halal demi menciptakan lingkungan kuliner halal yang berkemajuan. Reportase (Arsyad Arifi) Editor Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

Kajian Ketarjihan PDM Sleman bahas Kalender Hijriyah Global Tunggal

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Momentum Tahun baru Hijriyah 1446 bertepatan Ahad 7 Juli 2024 dimanfaatkan dengan kajian ketarjihan oleh PDM Sleman melalui Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Bertempat di pendopo rumah dinas Bupati Sleman dengan dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman, Majelis Tarjih dan Majelis Tabligh PDM Sleman serta Majelis Tabligh dan Ketarjihan PDA Sleman, perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Kabupaten Sleman. Sebagaimana kita ketahui bahwa awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriyah diwarnai perbedaan. Meski pemerintah dalam kalendernya menetapkan Tahun Baru Islam jatuh pada Ahad (7/7/2024), Nahdlatul Ulama justru menetapkannya pada Senin (8/7/2024). Sementara mulai tahun ini Muhammadiyah meninggalkan kriteria Wujudud Hilal dan beralih ke Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT). Dalam paparan awal yang disampaikan oleh Dr. Oman Fathurrahman, M.Ag (Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah) menyampaikan bahwa “ Kalender Islam penting untuk meningkatkan citra Islam di dunia yang selama ini berbeda”. Bahkan di Indonesia ini ada 4 jenis perbedaan lebaran yakni, An Nadzir di Gowa, Naksabandiyah di Padang Pariaman, Muhammadiyah dan pemerintah. Bahkan lebaran lalu di Panggang Gunungkidul ada Jamaah Aolia mengadakan Sholad Idul Fitri lebih dulu 2 hari dari pada Muhammadiyah dan pemerintah Kendala menggunakan kalender hijriyah global tunggal ini ternyata tidak dari luar tapi dari dalam kita sendiri. Kalender ini berbeda dengan wujudul Hilal. Secara sederhana prinsip utama dari Kalender Hijriyah Global Tunggal adalah satu hari satu tanggal di seluruh dunia seperti halnya kalender masehi. Nanti diharapkan tidak ada lagi perbedaan, namun di Indonesia masih ada perbedaan antara Muhammadiyah dengan pemerintah. Sebenarnya Muhammadiyah tidak berbeda dengan pemerintah tetapi pemerintah yang berbeda dengan Muhammadiyah karena menentukan tanggal lebih awal dari pada pemerintah. Dalam sambutannya ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA, menyatakan bahwa pertemuan ini diprakarsai oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Sleman dengan materi sosialisasi kalender global. Menurut Harjaka jika menggunakan wujudul hilal itu bersumber Al Qur’an. “Jadi kita jelas sekali bahwa 1 Muharram ini hari ini Ahad, bertepatan dengan 7 Juli 2024 dan hal ini berbeda dengan tetangga sebelah yang 1 Muharram besok Senin 8 Juli 2024. Hidup ini urap atau gudangan dan hal ini tidak masalah karena berbeda. Warga Muhammadiyah itu mencerahkan dan menggembirakan. Jika kita ditanya tentang tanggal maka bukan karena kita warga Muhammadiyah namun juga karena disiplin ilmu matematika yakni ada bilangan epsilon, dimana kurang dari nol itu negative tapi lebih dari nol itu positif.” Selanjutnya Drs. H. Sri Purnomo, M.Si yang mewakili sohibul bait karena Ibu Bupati Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo berkegiatan di luar menyampaikan pamit dalam kajian ketarjihan ini. “Selamat datang dan ucapan terimakasih atas kehadiran di pendopo rumah dinas Bupati dan mohon maaf  jika suk-sukan”. Sri Purnomo juga pernah belajar dengan H. Basit Wahid tokohMuhammadiyah  terkait kalender dan berbagai kalender lain, diantaranya kalender jawa, kalender Sultan Agung dan lainnya. Pada akhirnya ketua Majelis Tarjih PDM Sleman Drs. Achmad Affandi, M.Si menyampaikan bahwa kajian ini nanti rutin dengan materi terkini dan aktual tentang ketarjihan dan bulan Agustus nanti Insya Allah akan dilaksanakan bertempat di Masjid As Syifa PDM Sleman atau PKU Muhammadiyah Sleman. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd  PCM Godean, MPI PDM Sleman. Editor  : Arief Hartano SE, MPI PDM

Loading

Sosialisasi Kurikulum Pendidikan ISMUBA Jenjang SMP Muhammadiyah se-Sleman

Depok, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di aula SD Muhammadiyah Condong Catur Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Badan Kerjasama Sekolah (BKS) SMP Muhammadiyah Daerah Sleman pada Kamis pagi sampai siang (27/6) mengadakan acara Sosialisasi Kurikulum Pendidikan ISMUBA Tahun 2024 sehubungan dengan telah disahkan dan diberlakukannya Kurikulum Pendidikan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (ISMUBA) Tahun 2024 oleh Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Sosialisasi ini dihadiri oleh kepala sekolah,, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum dan Wakil Kepala Sekolah Urusan ISMUBA dari masing-masing SMP Muhammadiyah se Daerah Sleman. Dalam sambutannya, H. Surakhmad, S.Pd menyampaikan  pertama, Metode pembelajaran Ismuba : holistik integratif. kedua, Semua guru karyawan adalah guru Ismu (minimal). Al Islam, Kemuh, BHS. Arab. Review kurikulum, strukturnya A. Al Islam B. Kemuh dan mulok. C. Extrakurikuler TS HW IPM. Hrs ada kokurikuker dan pembiasaan. Yang akan menjadi ruh sekolah. KS buat kebijakan Karena Ismuba lebih sedikit maka masuk ke kokurikuler, pembiasaan dan pengembangan karakter. Ketiga, Pengembangan karakter ini yang paling berat. Kita ini adalah pewaris pada nabi, bagaimana anak kita karakternya kuat. Maka al Islam, kurikulum, kokurekukier itu tdk bisa terpisah, harus holistik integraif. Karakter ini lebih utama dibanding pengetahuan yang lain. Maka penyempurnaan akhlaq manusia. Maka nanti pada MGMP, bagaimana mengembangkan karakter ini, perencanaan pelaksanaan dan penilaiannya yang bukan hanya pengetahuan melainkan sikap dan ketrampilan. Keempat, Tantangan Waka Ismuba adalah mengembangkan karakter, Karena Al Islam menyempurnakan akhlaq manusia. Adapun materi sosialisasi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah disampaikan oleh wakil sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF, Abdullah Mukti, S.Pd, M.Pd serta diskusi dan tindaklanjut implementasi di masing-masing sekolah. Dalam pemaparannya Abdulah Mukti, S.Pd, M.Pd berangkat dari rasional visi pengembangan berdasarkan tanfidz keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48 tahun 2022`disampaikan bahwa “ transformasi pendidikan dasar dan menengah berbasis Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama, holistik, dan integratif, serta menghasilkan lulusan berkemajuan dengan etos pembelajar sepanjang hayat yang mampu menjawab kebutuhan zaman dengan tata kelola pendidikan unggul yang berdaya saing global dan inklusif”. Selanjutnya Program Strategis Majelis Dikdasmen PNF lainnya adalah sebagai berikut: Karakteristik Kurikulum ISMUBA Pertama, Berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama. (Kurikulum ISMUBA mengedepankan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai karakter utama yang mendasari seluruh mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran) Kedua, Holistik dan integratif. (Kurikulum ISMUBA mengintegrasikan berbagai aspek, seperti aspek spiritual, sosial, intelektual, dan emosional)  Ketiga, Berorientasi pada peserta didik (Kurikulum ISMUBA disusun dengan memperhatikan kebutuhan dan perkembangan peserta didik) Keempat, Fleksibel (Kurikulum ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing satuan pendidikan) Acara mendapat sambutan antusias dari para peserta menjelang tahun ajaran baru 2024/2025. Sukses PPDB SMP Muhammadiyah se-Daerah Sleman dan implementasi Kurikulum Ismuba yang sudah disempurnakan !!! Wahdan AF H. SPd, SMKM Tempel , MPI PDM Sleman

Loading

Sosialisasi Dana Sehat, Hipertensi dan TBC

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di PKU Muhammadiyah Sleman, Sabtu 22 Juni 2024 diadakan sosialisasi tentang profil PKU Muhammadiyah Sleman, DSM (Dana Sehat Muhammadiyah), Hipertensi dan TBC oleh dokter dari RSU PKU Muhammadiyah Sleman. Dihadapan kepala sekolah dan guru SD SMP SMA/K Muhammadiyah Sleman dan sekitarnya RSU PKU Muhammadiyah Sleman mengadakan acara sosialisasi beberapa hal terkait kesehatan. Acara diawali dengan sosialisasi tentang PKU Muhammadiyah Sleman, dimana PKU Muhammadiyah Sleman mula-mula diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman sejak 2017 kemudian 2019 kantor PDM Sleman diubah menjadi RSU PKU Sleman. Sejak 2019 menggandeng PKU Muhammadiyah Gamping sehingga sejak 23 Februari 2024 mendapat ijin operasional. RSU PKU Muhammadiyah Sleman termasuk rumah sakit umum tipe C non pendidikan. Didukung dengan SDM terdiri dari dokter spesialis ada 14 serta dokter umum ada 12, perawat, bidan ada 5 tenaga dan didukung dengan tenaga kesehatan lain dan tenaga non kesehatan. Sambutan oleh PDM Sleman disampaikan oleh MPKU (Majelis Pembinaan Kesejahteraan Umum) PDM Sleman, Drs. H. Nadjmudin, M.Par “Bahwa AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) harus kita dukung bersama atau berjamaah. Diantaranya melalui dana sehat untuk segenap siswa dan guru. Dengan dana sehat akan membantu sekolah dan AUM lain. Sinergi harus terus dilakukan agar keberlangsungan AUM terus meningkat. Di Muhammadiyah slogan Dana sehat/BPJS Muhammadiyah, “Banyak pahala jaminan surga”. Selanjutnya disampakan materi terkait DSM atau Dana Sehat Muhammadiyah oleh Apt. Siti Salimah, S.Si., MPH tentang keunggulan mengikuti program DSM baik bagi siswa dan guru Muhammadiyah dengan pembayaran ringan pertahun Rp 49.500,- sudah mendapat pelayanan kesehatan berupa periksa rutin di sekolah dan fasilitas kesehatan lain. Acara sesi terakhir disampaikan sosialisasi terkait hipertensi dan TBC dari dokter RSU PKU Muhammadiyah Sleman. Reportase H. Wahdan A. S.Pd . KS SMPM 1 Tempel MPI PDM Sleman Editor Arief HArtanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Pengukuhan Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah masa jabatan 2024-2027

Turi, Pdmsleman.or.Id Kawasan sabuk Merapi sisi selatan, yakni Turi dan Pakem merupakan cacthment area bagi kita yang berada di perkotaan, baik Sleman, Jogja, maupun Bantul. Kesadaran ini diwujudkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) melalui Majelis Lingkungan Hidup (MLH), mengukuhkan Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah masa jabatan 2024-2027 dan yang mengukuhkan adalah DR. Sapardiyono Wakil Ketua PWM DIY yang digelar di Turi, Sleman pada Minggu, 9 Juni 2024. “Didirikan pada 2019, Kebun Bibit Muhammadiyah dimaksudkan sebagai wahana produksi sekaligus pemasaran bibit holtikultura dan bibit lainnya, serta sebagai kebun edukasi, tak hanya itu, Kebun Bibit Muhammadiyah juga diharapkan dapat menjaga vegetasi di daerah tangkapan air (water catchment area) agar tidak rusak”, kata Ketua Pengelola Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah, Totok Pratopo. “Sehingga kalau hutan atau vegetasi di daerah hulu ini rusak, maka ancamanya adalah gangguan air minum bagi warga yang tinggal di sisi selatan,” kata dia lagi. Totok menuturkan, jumlah lahan yang akan dikelola oleh Balai Benih Muhammadiyah di Turi adalah seluas seperempat hektare atau 2400 meter persegi. Kebun tersebut sudah ditanami berbagai macam aneka buah sejak lima tahun lalu. Kedepan, Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah akan membudidayakan serta memperbanyak koleksi tanaman-tanaman buah yang langka dan banyak diminati. “Sehingga warga persyarikatan (Muhammadiyah) yang menghendaki untuk menanam atau menghijaukan kawasan bisa mendapatkan bibit dengan mudah dan dengan senang hati menerima,” tandas Totok. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM DIY Ahid Mudayana menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah lingkungan yang dilakukan Muhammadiyah. Dia menambahkan, kebun bibit yang berjalan sejak lima tahun silam ini akan ditanami pohon-pohon yang sudah jarang ditemui, seperti Nangka, kluwih, cempedak, dan lain sebagainya. “Sehingga pohon-pohon yang semakin jarang kita lihat itu, tetap bisa nikmati keberadaannya. Dan semoga ini bisa berjalan dengan baik sehingga nanti bisa kita budidayakan menjadi banyak dan itu bisa diberikan kepada warga Muhammadiyah dan warga Daerah Istimewa Yogyakarta,” tutur Ahid. Pada kesempatan itu, Ahid juga mengucapkan selamat kepada Totok Pratopo beserta para Pengurus Kebun Bibit Balai Benih Muhammadiyah yang baru saja dikukuhkan. “Semoga dengan dikukuhkannya ini menambah ghirah semangat kita terus berdakwah, khususnya dalam melestarikan lingkungan di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ucap Ahid.   Sementara itu, Wakil Ketua PWM DIY Sapardiyono mengatakan, budidaya bibit pohon di kebun Balai Benih Muhammadiyah merupakan program yang sangat bermanfaat bagi umat manusia.  Sebagaimana disampaikan Jenal A. Nurfalah, Sekretaris MLH PWM DIY kepada Arief Hartanto pada Ahad disela-sela acara. “Pohon itu mempunyai arti yang sangat luar biasa berguna bagi umat manusia. Jadi kita menanam pohon itu sesungguhnya menanam masa depan. Tidak hanya sekedar (bermanfaat) secara ekonomi, tapi pohon itu nantinya akan mengurai CO2 menjadi oksigen, sehingga bisa turut mengurangi panas bumi,” tuturnya. Selain itu, tambah Sapardiyono, pohon juga berfungsi sebagai ‘rumah’ berbagai macam hewan, sehingga kemudian menimbulkan suatu ekosistem baru. “Jadi, sesungguhnya menanam pohon itu tidak sekedar kita menanam dan menghasilkan ekonomi yang banyak, tapi juga dalam rangka melestarikan bumi,” tandasnya. Hadir pula dalam kesempatan itu ketua PDM Sleman H. Harjaka, Ketua MLH sleman H. Kusno Wibowo, MLH se DIY, PCM, PCA Turi dan KOKAM dalam acara yang berlangsung ditengah nuansa kebun asri di Ngentak Bangunkerto Turi. Reportase Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

Pelatihan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman Diikuti Oleh 30 An Peserta

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY Sabtu 18 Juni 2024 Pukul 13.00 WIB – 15.20 bertempat di Angkringan Sultan Jl Truntung, Truntung Tamanmartani Kalasan Sleman D.I.Y., menyelenggarakan Pelatihan Manejemen Pengelolaan  Hewan Qurban ( Hendeling, teknik dan praktik penyembelihan dan praktek asah alat/pisau sembelih). Alhamdulillah pelatihan berlangsung dengan lancar dan antusias, diikuti oleh Perwakilan PCM sekabupaten Sleman, perwakilan DMI sekabupaten Sleman, PRM dan DMI di Kapanewon Kalasan , serta para takmir masjid di kalurahan Tamanmartani. Pelatihan disampaikan oleh Tri Hartanto Saputro   ketua Juleha Sleman. Materi pelatihan disampaikan dua sesi, sesi pertama penjelasan tentang teknik Hendeling dan praktik penyelidikan hewan, Alhamdulillah banyak pertanyaan disampaikan oleh para peserta, dan diskusi berjalan dengan menarik. Sesi kedua pemateri menyampaikan tentang teknik dan praktik asah peralatan sembelih baik pra maupun pasca menyembelih. “ Alhamdulilahilladzi bi ni’matihi tathimusholihaat, banyak ilmu pengalaman dan manfaat yang didapat. Silaturahmi diantara para juru sembelih baik di lingkungan internal Muhammadiyah maupun dengan para peserta perwakilan dari lembaga lain berlangsung hangat dan penuh keakraban” tandas Mohammad Hasan, S.H.I., Ketua Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY. Semoga JagalMu bisa menjadi wadah bagi para juru sembelih khususnya di perserikatan Muhammadiyah untuk bersama-sama menebarkan manfaat dan bisa mewujudkan apa yang menjadi misi utama dari Lembaga Pengawasan Pengkajian dan Pendampingan Produk Halal (LP4H) PDM Sleman.  Sebagai tindak lanjut dari Pengukuhan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY maka dilaksanakan Koordinasi Edukasi dan Sosialisasi kegiatan tetsebut. Ditulis Mohammad Hasan, S.H.I., (Ketua Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman D.I.Y.) Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Hari Bermuhammadiyah -Silaturrahim & Pengajian PDM Sleman-Gedung Dakwah PCM Turi-Jum’at 7 Juni 2024

Loading

Pengukuhan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bagi umat Islam menyembelih hewan untuk dikonsumsi tidaklah semata memotong leher dari hewan, namun lebih merupakan wujud ketaatan terhadap perintah agama serta bagian ibadah guna mendekatkan diri kepada Allah.   Hal ini tidak hanya menjelang ibadah Qurban Idul Adha namun juga harus jadi perhatian dalam kehidupan setiap hari kesadaran akan halalnya daging yang dikonsumsi. Hal ini mendorong Lembaga Pengkajian, Pengawasan Dan Pendampingan Produk Halal (LP4H) PDM Kabupaten Sleman, DIY pada Sabtu 02 Juni 2024 bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2 PDM Sleman DIY menyelenggarakan “Pengukuhan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY”. Salah satu tugas LP4H adalah memberi pelatihan tenaga yang profesional dan Syar’I dibidang Penyemblihan hewan untuk kebutuhan harian maupun Idul Qurban bagi warga Muhammadyah maupun umum. Terbentuknya Jagal Mu sebagai wadah bagi para Juru Sembelih Halal dilingkungan Muhammadyah khususnya di Kabupaten Sleman. JagalMU Sleman sebagai mitra pemerintah dalam menegakkan danmenjaga aturan agar proses penyembelihan hewan ruminansia dan unggas serta penanganan bahan makanan yang halal dan thayyib. Hadir PDM Kabupaten Sleman, para Ketua Majelis & Lembaga, para Ketua PCM se Sleman dan tamu undangan dari Jagal Mu PDM Kota Yogyakarta.    Menurut Ketua LP4H PDM Kabupaten Sleman  Drs. Sutarman, M.A., menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah antara lain” Terbentuknya Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman DIY sebagai wadah bagi Jagal/Juru Penyembelih Halal (Juleha) di lingkungan PDM Kabupaten Sleman, DIY dan Jagal Mu LP4H PDM Kabupaten Sleman, DIYsebagai mitra pemerintah dalam menegakkan dan menjaga aturan agar proses penyembelian hewan ruminansia dan unggas serta penanganan bahan makanan yang halal dan thoyyib”.                                        Sementara Wakil Ketua PDM Kabupaten Sleman Drs. H. Irfan Haris Ketika menyampaikan materi pembekalan menekankan bahwa “ dalam SKKNI Juru Sembelih Halal wajib mempunyai 13 kompentensi “pengembangan profesionalitas dan pengembangan penyembelihan”. Adapun kompetensinya meliputi : melakukan ibadah wajib, menetapkan persyaratan syariat Islam, menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja, melakukan komunikasi efektif, mengkoordinasi kan pekerjaan, menerapkan higiene sanitasi, menerapkan prinsip kesejahteraan hewan, menyiapkan peralatan penyembelihan, melakukan pemeriksaan fisik hewan, menetapkan kesiapan hewan untuk disembelih, menetapkan teknik penyembelihan hewan, memeriksa kelayakan proses penyembelihan, dan menetapkan status kematian hewan.               Dan yang lebih penting adalah menekankan urgensi Juleha adalah mengkoordinasikan pekerjaan dari 13 kompetensi tersebut. Reportase Drs Sutarman MA LP4H PDM Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading