![]()
Category Archives: Majelis dan Lembaga
Syauqi Soeratno Resmikan Posko MudikMU PDM Sleman di Tempel
Tempel,Pdmsleman.Or.Id Menyambut mudik Lebaran Idul Fitri 2024 ini dalam mendukung pelayanan arus mudik aman bagi warga masyarakat maka Posko MudikMU Sleman didirikan. Layanan ini akan berlangsung dari 3 April – 16 April 2024 dengan jam operasional 24 Jam. Syauqi Soeratno, Senator terpilih DPD RI dari Yogyakarta dalam kesempatan peresmian Posko MudikMU di Tempel Sleman pada Jum’at malam 5 April 2024 menyampaikan “ Alhamdulillah hari ini Sleman meresmikan posko MudikMU salah satu diantara tiga posko yang berada di bawah koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman yang merupakan salah satu program yang MudikMU pada Lebaran Syawal 1445 H tahun 2024”. Data Pemerintah memprediksi tahun ini untuk Daerah Istimewa Jogja saja yang akan masuk ke wilayah ini sekitar 11 juta pemudik, PoskoMU siap membantu melayani para pemudik yang membutuhkan bantuan dan pertolongan, jadi jangan sungkan dan jangan ragu-ragu serta kenali titik-titik mudikMU dan datanglah bilamana membutuhkan bantuan. Harapannya semoga di hari Raya Idul Fitri ini sampai selesai tidak ada persoalan yang serius, semua dapat menjalankan ibadah dengan lancar dimudahkan dalam mudik hingga Balik, tandas Syauqi kepada Arief Hartanto pada Jum’at malam. H Nasirun dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman ketika meresmikan posko mudikMU berharap semoga aman mudiknya sampai tujuan dan Muhammadiyah terus memberikan bukti nyata merespon dengan manfaat nyata . “Posko ini siap melayani para pemudik untuk istirahat, cek kesehatan agar tetap bugar aman dan nyaman dalam perjalanan dan juga jadi pusat informasi penting terkait arus mudik,” Koordinator Posko MudikMu PDM Sleman Nurkhoirudin ketika ditemui menyampaikan untuk wilayah Kabupaten Sleman ada 3 titik Posko MudikMU yakni :Masjid Baiturrahman Jl. Magelang No.KM 17 Ngebong Margorejo Tempel Sleman https://maps.app.goo.gl/PbwqPM7kYdCnq8rK9, Gamping Masjid KH Sudja, Bodeh Ambarketawang Gamping Sleman https://maps.app.goo.gl/drJwqdkLFoQdpYQx6?g_st=aw dan Masjid Al Qomar, Candirejo Baru Marangan Bokoharjo Prambanan Sleman https://maps.app.goo.gl/spLWknaKzMB2ko5z8. Dukungan penuh dari PDM Sleman dengan kolaborasi dari LRB MDMC, LAzismu, LLHPB PDA serta menugaskan SMK Muhammadiyah dengan Personil Teknisi Kendaraan, Tim Media (olah data) dan tim Medis dan Pimpinan AUM Kesehatan menyiapkan personal Tim Kesehatan dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gamping, Prambanan dan Tempel sebagai Penanggungjawab Posko Mudik/MU serta melibatkan Ortom dari Pemuda Muhammadiyah, NA, KOKAM dan Tapak Suci dan AmbulanceMU. Reportase Arief HArtanto MPI PDM Sleman
![]()
Posko MudikMU PD Muhammadiyah Sleman Arus Mudik Lebaran 1445 H
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menyambut Pemudik dalam libur hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 lembaga Resiliensi Bencana dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman mendirikan Posko MudikMU 2024 Hal ini dalam upaya mendukung pelayanan arus mudik aman dan kesiapsiagaan kedaruratan untuk warga masyarakat berupa Posko MudikMU Sleman. Layanan iniakan dilaksanakan pada 3 April – 16 April 2024 dengan jam operasional 24 Jam. Koordinator Posko MudikMu PDM Sleman Nurkhoirudin ketika ditemui menyampaikan untuk wilayah Kabupaten Sleman ada 3 titik Posko MudikMU yakni : 1. Masjid Baiturrahman Jl. Magelang No.KM 17, Ngebong, Margorejo, Kec. Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55552 https://maps.app.goo.gl/PbwqPM7kYdCnq8rK9 2. Gamping : Masjid KH Sudja, Bodeh, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta https://maps.app.goo.gl/drJwqdkLFoQdpYQx6?g_st=aw 3. Masjid Al Qomar, Candirejo Baru,, Marangan, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55572 https://maps.app.goo.gl/spLWknaKzMB2ko5z8 “ Adapun standar layanan sebagaimana dikoordinasikan bersama MDMC.DIY disetiap PoskoMu disediakan layanan kesehatan, tempat Istirahat, Dapur Mini, Toilet, tempat Ibadah, Perbengkelan dan AmbulanMU” tutur Nur Khairudin yang biasa disapa Ndan Enka ini dengan contact Hp: 082133113286. Sedangkan petugas jaga meliputi Kesehatan 2 Personil, Data Informasi 1 Personil, Driver AmbulanMU 1 Personil, Keamanan 2 Personil, Montir Bengkel 1 Personil serta Layanan Umum 3 Personil. Setiap harinya terbagi dalam 3 shift yakni Shift 1 : Pukul 07.00 – 14.00 WIB, Shift 2 : Pukul 14.00 – 21.00 WIB dan Shift 3 : Pukul 21.00 – 07.00 WIB. Tentunya hal ini mendapat dukungan penuh dari PDM dengan menugaskan SMK Muhammadiyah dengan Personil Teknisi Kendaraan. Tim Media (olah data) dan tim Medis dan Pimpinan AUM Kesehatan menyiapkan personal Tim Kesehatan dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gamping, Prambanan dan Tempel sebagai Penanggungjawab Posko Mudik/MU. Keberadaan PoskoMU ini harapannya memberikan layanan kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran terhadap lalu lintas yang akan memberikan dampak yang positif bagi pemudik guna mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan perjalanan dan mengurangi resiko gangguan keamanan menyambut Idul Fitri 1445 dan merupakan bentuk Syiar Muhammadiyah sebagai perwujudan Rahmatan lil alamin. Bahan Nur Khairudin LRB PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman
![]()
Pengajian Ramadhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman – 1445 H
MUNAS CHANNEL Sleman, Pdmsleman.Or.Id
![]()
Pengajian Ramadhan 1445 H Muhammadiyah Tempel, Memaknai Peran Masjid dalam Pembentukan Masyarakat Unggul
Tempel, Pdmsleman.or.Id Pada Ahad, 17 Maret 2024, pagi yang cerah menyambut kehadiran sekitar 100 jama’ah dari Muhammadiyah & ‘Aisyiyah Cabang Tempel di Darul Ulum Muhammadiyah Tempel. Kegiatan yang digelar atas koordinasi Majelis Tabligh PCM Tempel kali ini Acara Pengajian Ramadhan Rutin menghadirkan Ustaz Widodo, S.Ag, M.Si, Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman. Ketua PCM Tempel H Syamsul Alam M.Si menyampaikan dalam sambutannya “agar semua anggota Persyarikatan baik cabang dan ranting untuk penguatan ideologi dan dakwah menuju masyarakat Islam yang sebenar benarnya dengan memfungsikan masjid dan amal usaha Muhamadiyah sebagai pusat kegiatan dakwah”. Dalam pengajian yang berlangsung penuh khidmat tersebut, Ustaz Widodo mengupas secara mendalam tentang optimalisasi peran masjid dalam membentuk masyarakat unggul dan mulia. “Pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat tadabur Al Qur’an, shalat berjamaah, pusat Baitul Mal dengan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), pusat pengkaderan, serta pusat silaturrahim,” ujar Ustaz Widodo. Menurutnya, masjid bukan hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan dan pengembangan masyarakat. “Dengan memanfaatkan masjid secara optimal, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih bermoral, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya. Kehadiran para jama’ah yang antusias menjadi bukti nyata akan keseriusan mereka dalam memperdalam pengetahuan agama dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadhan. Menurut Heri H salah satu peserta menyapaikan “ Acara pengajian ini tidak hanya memberikan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam, tetapi juga memotivasi para jama’ah untuk lebih aktif berperan dalam kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan di masyarakat”. Diharapkan, semangat dan pengetahuan yang didapat dari acara ini dapat menjadi pendorong bagi para jama’ah untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat tali silaturrahim antar sesama umat Islam serta menjadi benteng Iman warga Tempel berkemajuan. Reportase Heri H Tempel, H. Widodo LDK PDM Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
PDM Sleman Terima Mubaligh Hijrah Dari UNISA
Sleman,Pdmsleman.Or.Id Sebanyak 16 peserta Mubaligh Hijrah (MH) diserahterimakan oleh Majelis Tabligh PWM DIY kepada Majelis Tabligh PDM Sleman, Sabtu, 9 Maret 2024, di aula PDM Sleman. Serah terima dilakukan oleh Dr. Irsyadunnas dan Ust. Anwar dari MT PWM DIY, serta SL Linawati, MSI, dari Unisa, kepada MT PDM Sleman yang diwakili oleh M. Wildan Wahied dan Drs. H. Suwandi. Irsyadunnas mengatakan, “program Mubaligh Hijrah itu sendiri merupakan kegiatan rutin PWM DIY yang dijalankan Majelis Tabligh, serta dilakukan setiap tahun pada bulan Ramadhan. Selain untuk memberikan pendampingan keagamaan bagi masyarakat, program ini menjadi ajang menempa diri para peserta secara mental maupun spiritual”. Sedangkan pendamping program dari Unisa, SL Linawati “ menjelaskan, peserta program Mubaligh Hijrah yang ditempatkan di Sleman tersebut seluruhnya putri. Mereka merupakan mahasiswi dari berbagai fakultas di Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) yang direkrut melalui proses seleksi, meliputi baca Al-Quran, kultum dan wawancara”. Sebelum diterjunkan, para peserta tersebut mendapat pelatihan di kampus Unisa, kemudian masih ditambah dengan pembekalan dari PWM DIY selama dua hari. Pembekalan ini, bertempat di asrama haji Yogyakarta bersama ratusan peserta Mubaligh Hijrah lainnya se-DIY. Ketua MT PDM Sleman, Wildan Wahied berharap, “program Mubaligh Hijrah ini dapat meringankan beban para pengelola masjid, terutama dalam hal pendampingan agama kepada anak-anak dan remaja selama Ramadhan ini”. Untuk selanjutnya, para peserta MH tersebut diterjunkan di berbagai masjid dan panti asuhan di lingkup PDM Sleman, yaitu di PCM Sleman, Depok, Seyegan, Godean, dan Gamping selama 20 hari sejak awal Ramadhan. Di tempat pengabdiannya tersebut para peserta Mubaligh Hijrah akan melaksanakan berbagai kegiatan yang dilakukan bersama takmir dan remaja masjid, mulai dari mengasuh TPA hingga mengelola kegiatan lainnya. Reportase Wildan Wahid S.HI MT PDM Sleman Edditor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
MoU PDM Sleman dengan FEB UNY Yogyakarta dan Best Practice Strategi PPDB 2024/2025
Sleman, Pdmsleman.or.Id Bertempat di Auditorium FEB UNY Yogyakarta pada Sabtu, 9 Maret 2024 telah ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) antara PDM Sleman dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta. Penandatanganan MoU dilakukan oleh ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A. dan Dekan FEB UNY Yogyakarta Prof. Dr. Siswanta, M.Pd Dalam sambutannya Dekan FEB UNY Yogyakarta Prof Dr. Siswanto, M.Pd menyampaikan “ ucapan terima kasih kepada PDM Sleman dan terkhusus Majelis Dikdasmen dan PNF dimana kerjasama ini merupakan bentuk yang saling menguatkan dimana kiprah Muhammadiyah menjadi sesuatu yang harus dicontoh dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan dimana pendidikan Muhammadiyah sebagai tempat pendidikan, layanan masyarakat, ladang dakwah dan kaderisasi”. Selanjutnya ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A., menyampaikan dalam penguatan ideologi Muhammadiyah kepada para hadirin yakni terdiri dari kepala sekolah SD, SMP, SMA/K Muhammadiyah se-Sleman serta Majelis Dikdasmen dan PNF PCM, bahwa sebagai orang Muhammadiyah harus berfikir sehingga dalam memasuki Bulan Suci Ramadhan juga harus berfikir diantaranya; Pertama, Yahdur bil ‘ibadah yakni beribadah itu harus ada dasarnya tidak grubyak grubyuk. Kedua, yahdur fil ‘ilmi, orang Muhammadiyah itu harus dengan Ilmu. Termasuk dalam penentuan 1 Ramadhan ataupun hari raya misalnya itu juga dengan Ilmu. Kebetulan H. Harjaka dulu juga alumni IKIP jurusan Matematika sekarang menjadi UNY juga menerapkan ilmu matematika yang dikenal dengan bilangan kapsilon jika lebih dari nol tetap positif sehingga sudah lebih dan masuk bilangan baru. Selain itu jika kita mau membuktikan nanti malam dengan HP, jika belum masuk jam 12 kurang 1 menit maka kalender belum pindah tanggal baru, begitu masuk 00 maka sudah masuk tanggal baru. Ketiga, yahdur fi ruh. Ruh keislaman kita siapkan dan perlu dipersiapkan ruh kita. Keempat, yahdur fil Badan, dipersiapkan badan kita untuk memasuki Bulan Ramadhan. Kelima, yahdur fil maal. Kita siapkan dengan harta. Orang Muhammadiyah itu Istiqomah memiliki 5 juga yakni: 1. Istiqomah fil Ibadah, 2. Istiqomah fil aqidah, 3. Istiqomah fil maisyatil thoyibah, 4. Istiqomah fil silaturahmiyah, 5. Istiqomah fil akhlaqil karimah. Setelah itu sebagai key notes speaker disampaikan oleh Drs. H. Ery Widaryana, M.M selaku kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman memberikan motivasi untuk terus menyatukan pendapat bersama-sama mengembangkan pendidikan di Sleman. Bagaimana mengembangkan pendidikan Muhammadiyah? Marilah terus meningkatkan pelayanan pendidikan sebaik-baiknya. Terkait fasilitasi terus ditingkatkan dan tentu sesuai regulasi. Dalam pengelolaan pendidikan mari kita cari barokahNya, papar Drs. H. Ery Widaryana, M.M. menguatkan apa yang disampaikan oleh H. Harjaka. Selanjutnya pak Ery mengajak untuk terus meningkatkan keimanan dan akhlaq yang baik dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Silahkan persiapkan PPDB dengan sebaik-baiknya di lingkungan Muhammadiyah. Acara selanjutnya berupa penyampaian Best Practice dari SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Muntilan dan dari SMK Muhammadiyah Imogiri. Masing-masing menyampaikan kiat dan strategi program PPDB. Reportase H. Wahdan Arifudin S.PD KS SMPM 1 Tempel, Sekjen MPI PDM Sleman
![]()
Rakor LPCRPM PDM Sleman: Sinergi dalam Meningkatkan Gerakan Dakwah di Grassroots
Gamping, Pdmsleman.Or.Id Pada Sabtu, 9 Maret 2024, aula Masjid KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Gamping menjadi saksi terjadinya Rakor (Rapat Koordinasi) LPCRPM PDM Sleman. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari Muhammadiyah, termasuk Ketua PDM Sleman yang membidangi LPCRPM, Ust Nashirun, Ketua PCM Sekabupaten Sleman, serta anggota LPCRPM. Dalam sambutannya, Ust Nashirun menekankan pentingnya kolaborasi, sinergi, dan peningkatan komunikasi antar pimpinan sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas gerakan dakwah di tingkat cabang. “Kita perlu bersatu dan bekerja sama untuk menghadapi tantangan dalam memperkuat jaringan Muhammadiyah di grassroots,” ujar Ust Nashirun dengan penuh semangat. Selain itu, Rakor ini juga menjadi forum untuk pembekalan dan sosialisasi mengenai Cabang Ranting Unggul serta instrumen dan penilaiannya. Ketua LPCRPM PWM DIY, Ust Agus Yulianto, turut memberikan materi terkait hal tersebut, memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para peserta Rakor. Materi kedua disampaikan oleh US Prawoto, ketua LPCRPM PDM Sleman, yang membahas tentang kriteria Masjid Unggul Muhammadiyah. Hal ini menjadi penting mengingat peran masjid sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial di masyarakat. Acara yang dimulai sejak pagi hingga dhuhur tidak hanya berfokus pada diskusi dan pembelajaran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan RS PKU Muhammadiyah Sleman kepada para peserta. RS ini telah beroperasi secara formal dengan membuka layanan rawat jalan dan rawat inap, serta pelayanan IGD 24 jam. Menurut salah satu peserta Rakor, acara ini sangat bermanfaat dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama antar pimpinan Muhammadiyah di tingkat cabang. “Kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana membangun masjid yang unggul dan berperan aktif dalam masyarakat,” ujar salah seorang anggota LPCRPM. Rakor LPCRPM PDM Sleman bukan hanya sekedar pertemuan rutin, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan dan tantangan dalam menjalankan misi Muhammadiyah. Dengan sinergi yang kuat dan semangat yang tinggi, Muhammadiyah di Sleman siap melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Reportase US Prawoto LPCRM PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman
![]()
Kafilah DIY Runner Up OlympicAD VII Nasional di Bandung
Bandung, Pdmsleman.Or.Id Olympiade Ahmad Dahlan (OLYMPICAD) Nasional VII merupakan ajang kompetisi pengembangan bakat dan minat siswa Sekolah/Madrasah di seluruh wilayah Indonesia yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Sebanyak 221 sekolah Muhammadiyah telah mendaftar . Tahun ini diselenggarakan di Bandung Jawa Barat 6-8 Maret 2024sebagai tuan rumahnya. Dr.Didi Suhardi selaku Ketua Majlis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah menyampaikan bahwa “OlympicAD ini bukan hanya sekedar kompetisi antar sekolah Muhammadiyah se Indonesia namun juga sebagai wahana silaturahmi dan tukar pengalaman sesama AUM pendidikan” Kafilah DIY pada OlympicAD VII ini mengirim sekitar 800 peserta yang terdiri dari Siswa SD, SMP, SMA, SMK, MA dan juga guru dan kepala sekolah yang ikut berpartisipasi dalam berbagai bidang lomba, sebgaaimana disampaikan Edy Purwanto KS SMKM Minggir Sleman kepada redaksi pada Jum’at sore, “ Berbagai cabang lomba seperti olympiade mata pelajaran, keagamaan, musik dan bestpractice kepala sekolah dan guru diikuti oleh kafilah DI Yogayakarta” seperti yang disampaikan Ahmad Muhamad Ketua Majlis Dikdasmen PNF PWM DIY. Alhamdulillah dengan jumlah peserta sekitar 800 an mampu menjadi juara umum ke dua setelah Jawa Tengah yang mengirimkan lebih dari 2000an peserta. Olympicad VII Nasional Bandung mendudukkan Jawa Tengah sebagai juara umum, Runner Up DIY, Ketiga Jawa Timur, Keempat Jawa Barat, Kelima DKI Jakarta dan Keenam Lampung. Melalui berbagai cabang lomba, peserta OLYMPICAD akan diuji kemampuan, gagasan, dan keterampilannya dalam memecahkan masalah, serta kemampuannya membangun jaringan dalam bidang pendidikan. Setiap cabang lomba diproyeksikan memberikan kontribusi secara signifikan bagi pengembangan bakat dan minat peserta OLYMPICAD. Ajang lomba yang diikuti siswa dan guru dirancang untuk menguji kemampuan mereka dalam berkompetisi secara sportif sehingga mampu meningkatkan kemampuan dan kepercayaannya. Beberapa cabang lomba dalam OLYMPICAD diharapkan memberikan efek positif dalam membina kemampuan, keterampilan, dan kreativitas siswa dan guru. Kontributor Edy Purwanto S.Pd KS SMKM Minggir Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman
![]()
Strategi Sekolah Unggul dan Mencerahkan
Jihadi TV
![]()