Baitul Arqam Purnasiswa, Kaderisasi Dan Penguatan Nilai Ideologi 132 Siswa SMP Muhammadiyah 3 Depok

Depok. Pdmsleman.Or.Id Keberadaan perguruan Muhammadiyah merupakan bagian ikhtiar persyarikatan dalam mencerdaskan anak bangsa sekaligus mencetak karakter unggul serta akhlakul karimah para peserta didik yang ada. Semenjak diinisiasi langsung oleh KH. Ahmad Dahlan pada 1912, sekolah-sekolah Muhammadiyah memiliki empat fungsi, yakni sebagai sarana pendidikan dan pencerdasan, pelayanan Masyarakat, dakwah amar ma’ruf nahi munkar, serta fungsi kaderisasi. Dalam menjalankan fungsi kaderisasi dan memperkuat nilai ideologi para siswa, SMP Muhammadiyah 3 Depok menyelenggarakan Baitul Arqam Purnasiswa pada Kamis-Jum’at, 15-16 Februari 2024 bertempat di Youth Center DIY yang diikuti oleh 132 siswa kelas IX. Kegiatan ini juga menjadi launching program kerja Baitul Arqam Purnasiswa sebagai program baru unggulan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Sleman yang langsung dibuka sekaligus oleh Ketua PDM Sleman,  Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A yang dalam amanatnya memberikan motivasi pada siswa, “ melalui sabda Rasulullah akan perintah untuk menjadi seorang berilmu, penuntut ilmu, penyimak ilmu atau pecinta ilmu”. Hal tersebut senada dengan pesan Sri Maryani, M.Pd. sebagai perwakilan Majelis Dikdasmen PDM Sleman untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan perkaderan selama dua hari satu malam  tersebut yang berisi materi keIslaman, ke-Muhammadiyahan, leadership, Achiement Motivation Training (AMT) serta sarasehan bersama pimpinan Angkatan Muda Muhammadiyah di Kecamatan Depok. “BA Purnasiswa ini merupakan edisi perdana serta diharapkan kedepan dapat dilangsungkan pula pada siswa kelas IX SMP/MTs Muhammadiyah maupun kelas XII SMA/MA Muhammadiyah”, pungkas   Hendro Sucipto, M.Pd, Ketua MPKSDI PDM Sleman dalam sambutannya. Kontributor Hendro Sucipto, M.Pd, Ketua MPKSDI PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Pelatihan Pajak MEBP PDM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Menjelang batas akhir pelaporan SPT Tahunan. Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MEBP PDM) Kabupaten Sleman mengadakan Pelatihan Pajak secara khusus pada Selasa, 6 Februari 2024.  Bertempat di Gedung Dekranasda Kabupaten Sleman. Pelatihan ini dibersamai oleh Pembicara yang juga Konsultan & Praktisi Pajak Arif Nurman Hakim, SE., Ak., BKP, CA dari Tax House Mitranata Yogyakarta. Ketua MEBP PDM Sleman Anton Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “Menjelang deadline wajib pajak pribadi di bulan Maret dan wajib pajak badan di bulan April. Selaku Majelis di Muhammadiyah Sleman yang membidangi urusan bisnis dan ekonomi, kami punya kewajiban untuk mengedukasi jamaah.” “Jangan sampai karena ketidaktahuan kita. Kita harus mengeluarkan biaya hanya untuk bayar denda keterlambatan pajak”, pungkas Anton. Arif Nurman Hakim mengawali diskusi dengan menyatakan bahwa saat ini pemasukan negara lebih dari 60% ditopang oleh pajak. Sehingga, mau tidak mau, setiap warga negara Indonesia, apapun profesinya, karyawan ataupun pengusaha harus melek pajak. Arif memaparkan secara panjang lebar tentang pentingnya pelaporan pajak bagi para pengusaha, apa resikonya bila tidak melapor. Bahkan juga aturan-aturan terbaru tentang pajak, terutama kebijakan terbaru pemadanan NIK dan NPWP. “Dengan kebijakan terbaru 2024, pemadanan NIK di KTP dengan NPWP. Setiap dari kita tidak akan mungkin lari dari pajak”, tegas Arif. Arif menutup materinya dengan menyampaikan bahwa Muhammadiyah harus lebih serius dalam soal perpajakan. “Dinamika perpajakan itu tidak lagi hanya urusan karyawan atau pengusaha. Bahkan, Sekolah Muhammadiyah, Kampus Muhammadiyah pun hari ini darurat melek pajak”, pungkas Arif. Reportase Muhammad Zulfi Ifani (MEBP PDM ٍSleman) Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pelatihan Jurnalistik: Bekal Menghadapi Perubahan Era Literasi Menuju Digitalisasi

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pustaka dan Informasi atau MPI Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman menggelar pelatihan jurnalistik pada Sabtu, 3 Februari 2024. Kegiatan pelatihan bertempat di Aula PDM Sleman yang menjadi satu area dengan gedung RS PKU Muhammadiyah Sleman. Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari SD, SMP, maupun instansi Muhammadiyah lainnya. Kegiatan dibuka dengan launching novel karya H. Ashari, S.IP yang berjudul “Rembulan di atas Bukit Khayangan”. Menariknya, novel tersebut dijadikan sebagai doorprize bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan dari materi pelatihan. Pelatihan jurnalistik ini menghadirkan dua pemateri yang sudah ahli di bidangnya. Sebagai pemateri pertama ada Fajar Dwi Putra, S.PT., M.Si, selaku Dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta yang menyampaikan materi tentang ‘Kuatnya Arus Informasi dan Dasar-dasar Jurnalistik Berkemajuan’. Konsep mundur ke depan yang diadaptasi dari Jepang menjadi pembuka pada pelatihan jurnalistik berkemajuan 2024. “Jurnalistik adalah kegiatan yang terdiri dari berpikir, aktivitas, dan evaluasi,” paparnya ketika menerangkan pengertian jurnalistik kepada para peserta. Selain itu, juga mengajak para peserta untuk aktif. Tak jarang melontarkan pertanyaan dan beberapa peserta pun saling menimpali jawaban. Termasuk memberikan praktik langsung untuk menulis naskah menggunakan pointer, sehingga lebih terstruktur dan runtut dalam menulisnya. Ada tiga jenis berita yang dibedakan berdasarkan sifat dan jam tayangnya. Pertama, Hard News merupakan berita yang bersifat keras dan harus segera tayang. Kedua, Straight News berupa berita yang sifatnya berdasarkan waktu dan update karena jika tidak segera dipublikasi, maka beritanya menjadi basi. Ketiga, Soft News yang bersifat informatif dan bisa tayang kapan saja. Kegiatan jurnalistik tak lagi hanya berupa naskah cetak seperti koran. Namun, telah berkembang dalam bentuk tulisan di media online seperti website. Untuk itu, kode etik jurnalistik tetap harus diperhatikan dalam menulis naskah. Lanjut sebagai pemateri kedua, Mu’arif, S.Pd.I., M.Pd., selaku anggota MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah/ Manager Pusat Data, Penelitian, dan Jurnal Suara Muhammadiyah. Beliau memaparkan materi yang bertema ‘Membentuk Opini Melalui Media Web’. Sebagai pembuka, menampilkan jurnal video Trik Menulis di Website. Memasuki perubahan literasi ke digitalisasi tidak bisa dipungkiri masyarakat lebih dominan pada sumber berita yang disajikan dalam bentuk video. Hal itu ditandai dengan kemunculan kreator konten yang semakin bertambah jumlahnya. Tak hanya itu, media online yang update menyajikan berita di kanal YouTube pun banyak dinantikan. Artinya, perubahan perilaku masyarakat ini mengajak pegiat literasi untuk lebih kreatif dan menyajikan tampilan website yang disertai dengan video agar lebih menarik. Sebagai penutup dalam pelatihan jurnalistik, poin penting dalam menulis naskah/ berita adalah menerapkan kaidah Search Engine Optimization (SEO). Sebuah tulisan yang memperhatikan aturan ini, maka akan lebih besar membuka peluang kanal website berada di laman pertama mesin pencari Google. *YS* Kontributor: Yunia Susanti, S.T.P dari SMP MBS Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Jurnalistik Berkemajuan MPI PDM Sleman, Semesta Digital – Unggul Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.Or,id Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan 2024 di gelar pada Sabtu 3 Februari 2024 bertempat di Aula PDM Sleman, Sawahan Sleman. Ketua PDM yang membidangi Majelis MPI Eko Sumardiyanto  dalam kesempatan membuka Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan 2024, atas Kerja sama MPI PDM, Dikdasmen PNF Sleman dengan Tim PKM UAD yang di ketua oleh Sutipyo R., S.Ag., M.Si. Sekitar 75 peserta pelatihan ini juga disuguhkan launching Novel Penguat Diri “ Rembulan diatas Bukit Khayangan”  karya H. Ashari, M.Pd pendidik aktif dari SMP Muhammadiyah Turi yang juga anggota MPI.  “ PDM Sleman menyambut baik kegiatan ini, harapannya web resmi PDM Sleman semakin berwarna dengan semakin banyak tulisan dan targetnya satu hari minimal satu berita bisa dimunculkan dan juga mewarnai wacana baik di internal media Muhammadiyah maupun media umum “. Fajar Dwi Putra S.PT., M.Psi. Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dan mantan produser ADI TV Yogyakarta ini mengupas tema “ Kuatnya arus informasi dan dasar-dasar jurnalistik Berkemajuan”  yang memberikan dasar tentang jurnalistik dan pemahaman yang benar dan cara mengolah informasi menjadi sebuah berita yang menarik dan layak dibaca serta berbagai peluang yang bisa diraih di dunia jurnalistik. Sementara Mu’arif, S.Pd.I., M.Pd. salah seorang Redaktur Suara Muhammadiyah berbagi pengalaman bagaimana  Membentuk opini melalui media web dengan berbagai cara-caranya. Acara ini disampaikan dengan penuh semangat dan respon yang bagus dari peserta dengan mengajukan berbagai pertanyaan tentang jurnalistik, beruntung bagi beberapa peserta aktif mendapat doorprize berupa buku Novel langsung dari pengarangnya dan juga cinderamata dari panitia. Ketua MPI PDM Sleman Arief Hartanto didampingi H. Wahdan Arifudin berharap dari acara ini akan dilahirkan para pewarta syiar Islam berkemajuan di masing-masing amal usaha Muhammadiyah, Ortom dan para peserta diberikan PR untuk membuat satu reportase terkait pelatihan  dan selanjutnya dengan berbagai kiprah kegiatan lain. Acara ini bisa berlangsung sukses berkat peran dari segenap pengurus MPI PDM Sleman, Pamuji Subekti S.Si, RR Afiati Fatimah M.Pd, team SMK Muh1 Sleman dan kantor sekretariat PDM. https://drive.google.com/drive/folders/1AihaWzFZHnniL3SynXyWEMKQqWF5T7eP?usp=sharing

Loading

MPKSDI Ajak PCM se-Sleman Jadi Penggerak Roda Kaderisasi dalam PID

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman telah menyelenggarakan Pelatihan Instruktur Dasar (PID) pada Jum’at-Sabtu (2-3/2). Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan dan diikuti sebanyak 42 peserta, dengan 17 di antaranya berasal dari ortom. Materi yang dibagikan di antaranya Bedah SPM dan Arah Kebijakan Perkaderan Muhammadiyah, Keinstrukturan: Teoretis dan Aplikatif, Teknik Kajian Ayat (Fathul Qulub), Teknik Pengelolaan Outbound dan Ice Breaking, Teknik FGD dan Active Learning, dan Teknik Evaluasi Perkaderan. Dalam penutupan yang dilaksanakan pada akhir kegiatan, Master of Trainer, Sugeng, menyampaikan bahwa kegiatan PID secara umum berjalan dengan lancar, dirinya mempertegas tentang kedisiplinan yang menjadi poin evaluasi kali ini sehingga beberapa kegiatan pun perlu disesuaikan agar kembali sesuai jadwal, tetapi hal ini tidak mengurangi kekhidmatan selama pelaksanaan PID. Sugeng menyampaikan tiga poin yang menjadi rencana tindak lanjut dari PID kali ini, yakni “ Pertama, menjadi instruktur yang siap ditugaskan oleh MPKSDI PDM Sleman; kedua, menyelenggarakan Baitul Arqam di masing-masing Cabang, dan; ketiga, menghidupkan Angkatan Muda Muhammadiyah”. Hendro Sucipto, S.Th.I., M.Pd., Ketua MPKSDI PDM Sleman, menyampaikan terima kasih kepada para peserta atas antusiasme dan komitmen mengikuti kegiatan PID dari awal hingga akhir. “Tanpa adanya komitmen Bapak-Ibu, kegiatan ini tidak dapat utuh sebagaimana saat ini,” ujarnya. Hendro mengulang kembali salah satu poin dalam rencana tindak lanjut, yakni kaderisasi di tingkat Cabang dan Ranting. Salah satu indikator tumbuhnya proses perkaderan adalah adanya Angkatan Muda Muhammadiyah, seperti Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah. Ia juga memaparkan harapan MPKSDI agar PCM turut mendukung menjadi penggerak dalam proses kaderisasi. “Harapannya, Bapak-Ibu siap menjadi Instruktur Daerah yang solid untuk terlibat dalam kesuksesan perkaderan di Sleman. Sebab, salah satu ruh perkaderan adalah adanya perkaderan formal, salah satunya Baitul Arqam,” ujarnya. Instruktur Daerah ini nantinya akan diberikan dalam bentuk sertifikat atau syahadah, dengan pelaksanaan poin-poin tindak lanjut yang sudah disepakati akan menjadi ukuran keberhasilan para peserta dalam PID. Selanjutnya, ia juga menyampaikan tentang target yang disampaikan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY mengenai penambahan kader di masing-masing daerah se-DIY sebesar 20.000 kader. Harapannya, PCM se-Sleman dapat mendukung PDM Sleman untuk bersedia bekerja sama dalam rangka kesuksesan perkaderan di Kabupaten Sleman. “Kita juga perlu meneguhkan kembali, bahwa instruktur adalah percontohan dalam sebuah persyarikatan. Karena kita yang mengajak dan memberikan penguatan perkaderan,” tegasnya. Kontributor Hendro Sucipto MPKSDI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Tingkatkan Syiar Melalui Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan

Sleman, Pdmsleman.or.Id Sabtu 3 Pebruari 2024 MPI PDM ( Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah ) Sleman bertempat di Aula gedung PDM Sleman menggelar Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan. Awal kegiatan yang inovatif untuk majlis di PDM Sleman yang baru saja melaksanakan Rakerpim bulan Januari 2024 di SD M Condongcatur. Pelatihan Jurnalisrik Berkemajuan dilaksanakan atas Kerja sama MPI PDM Sleman dengan TIM PKM UAD yang di ketua oleh Sutipyo R., S.Ag., M.Si. Acara ini mendapat respon positif dari ORTOM dan AUM  terbukti diikuti oleh sekitar 75 peserta. Nara sumber dari pelatihan ini juga expert sesuai bidang yang dikaji. Fajar Dwi Putra,S.PT, M.Psi dari UAD menggelorakan semangat Kuatnya Arus Informasi dan  Dasar Jurnalistik, Muarif,S.Pd.I,  M.Pd membedah upaya untuk Membentuk Opini melalui Media. Pelatihan secara resmi di buka oleh Eko Sumardianto, M.Pd selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman. Setelah resmi dibuka dilanjutkan dengan launching buku Rembulan diatas Bukit Kahyangan karya H. Ashari, M.Pd pendidik aktif dari SMP Muhammadiyah Turi. H.Surahmat, M.Pd selaku ketua Majlis Pendidikan PDM berharap “ acara ini menginspirasi peserta untuk menggiatkan Literasi setiap hari. Saling memotivasi untuk gemar menulis dan kegiatan di lembaga pendidikan di wilayah Sleman saatnya untuk dipublikasikan” Kontributor   : Hj. Hanik Rosyada M.Pd  PDA Sleman

Loading

Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan MPI PDM Sleman 2024

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 3 Februari 2024 bertempat di Aula PDM akan digelar Pelatihan Jurnalistik Berkemajuan MPI PDM Sleman 2024 dengan peserta terdiri dari perwakilan Guru SD, SMP & SMK Muhammadiyah se-Sleman , Perwakilan MPI dari PCM se-Sleman  dan perwakilan dari ortom PDM Sleman. Adapun materi akan mengangkat Kuatnya arus informasi dan dasar-dasar jurnalistik Berkemajuan oleh  Fajar Dwi Putra, S.PT., M.Si. (Dosen UAD Yogyakarta) dan Membentuk opini melalui media web Mu’arif, S.Pd.I., M.Pd. (Pegiat web IbTimes.id ) Kegiatan ini digelar karena di era Globalisasi di semua lini kehidupan telah memacu peradaban manusia memasuki dunia tanpa batas dan tanpa sekat lagi. Di era komunikasi yang terbuka ini peran informasi menjadi sangat penting dan dibutuhkan masyarakat. Hal ini menjadi peluang dan sekaligus tantangan kita selaku pelaku atau obyek dan bukan sebagi subyek dalam perubahan yang terjadi. Menurut H. Wahdan S  S.Pd salah satu panitia acara “ Peran pelaku perubahan dan pesan amar makruf nahi munkar masih terus akan dilakukan diantaranya pembenahan di bidang jurnalistik dan media masa sebagai corong perubahan yang selama ini masih dinilai kurang gaungnya”. Disini perlu adanya peningkatan dalam hal jurnalistik di lingkungan sekolah, guru, pimpinan persyarikatan dan pegiat persyarikatan yang masih memiliki kemauan atau motivasi yang kurang untuk menulis, kemudian menyajikan informasi yang menarik bagi masyarakat. Hal ini mendorong Majelis Pustaka dan Informasi PDM Sleman menggelar acara pelatihan jurnalistik sebagai bagian dari program dan  sekaligus bersama-sama belajar di bidang jurnalistik. Melalui Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman terus berupaya untuk lebih maju, bergerak dan tidak ketinggalan di bidang teknologi informasi dan komunikasi melalui kegiatan pelatihan jurnalitik praktis dan mendasar. Tujuan diadakan Pelatihan jurnalistik ini adalah untuk mengenal, mengetahui dan mendalami seluk beluk jurnalistik, baik itu mengenai terbitan media massa, media online, trik dan tips menulis di media massa, redaksi, layout, teknik wawancara dan lain-lain, Menulis dengan baik sesuai kode etik jurnalistik, membuat opini, press release kegiatan-kegiatan yang akan dan telah dilakukan dan meningkatkan performa institusi sekolah maupun persyarikatan dan menjadi kontributor di web pdmsleman.or.id dan media online persyarikatan.

Loading

LAZISMU Kabupaten Sleman Raih Berbagai Penghargaan dari Kemenag Kanwil DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.Id LAZISMU Kabupaten Sleman raih berbagai penghargaan dalam kegiatan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Akreditasi dan Audit Syariah Lembaga Pengelola Zakat tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Bidang Penais Zawa Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (KEMENAG DIY) di Ros In Hotel Rabu (31/01/24) Kegiatan tersebut diikuti oleh 47 Lembaga Amil Zakat (LAZ) diantaranya 6 BAZNAS tingkat Provinsi dan Kabupaten serta 41 LAZ yang ada di DIY. BIMTEK Akreditasi dan Audit Syariah dibuka oleh H. Nurhuda, S.Ag., M.S.I, mewakili kepala bidang Penais Zawa DIY, yang dalam sambutannya menyampaikan agar “ BAZ-LAZ bersinergi dan saling meningkatkan pengelolaan ZIS-DSKL dengan cara menjaga dan meningkatkan akuntabilitasnya. Pengelolaan ZIS-DSKL harus sesuai dengan prinsip 3A (aman Regulasi, Aman Syar’i, Aman NKRI)”. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat Kemenag RI  Dr. Ahmad Syauqi, S.H., M.Hum., CLA, C.Med. Dalam kesempatan itu menyampaikan “ pentingnya Audit Syariah dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan pengelolaan zakat telah dilaksanakan dengan tolak ukur yang ditetakan secara efektif dan efisien”. Kedepan lembaga zakat didorong untuk meningkatkan efektifitas, efesiensi, dan akuntabilitas layanan dalam pengelolaan zakat terkhusus pada aspek tekhnis, administrasi, dan keuangan maka akan diberlakukan akreditasi lembaga zakat. Selain kegiatan Bimtek Akreditasi dan Audit Syariah, kegiatan tersebut juga di barengi dengan pemberian berbagai penghargaan untuk BAZ dan LAZ yang berprestasi di tahun 2023. Adapun jenis penghargaan yang diberikan diantaranya Penghargaan Audit Sesuai Syariah 2022, Bantuan Hibah APBD Pemda Tahun 2023, Presentase kenaikan ZSI-DSKL tertinggi tahunan 2022-2023, serta capaian Infak tertinggi untuk Palestina Dalam kategori penghargaan Presentase kenaikan ZSI-DSKL tertinggi tahunan 2022-2023 tersebut LAZISMU Kabupaten Sleman meraih penghargaan peringkat ke 2 setelah BAZNAZ Kabupaten Kulonprogo, sedangkan LAZISMU Kabupaten Bantul ada pada Peringkat ke 3. Selanjutnya LAZISMU Kabupaten Sleman juga meraih Penghargaan LAZ terbaik Tingkat Kabupaten/Kota pada kategori capaian Infak tertinggi untuk Palestina disusul oleh BAZNAS Kabupaten Sleman dan LAZISMU Kabupaten Bantul. Ketua LAZISMU Kabupaten Sleman Syinta Brata menyampaikan, terimakasih kepada warga persyarikatan dan masyarakat atas kepercayaannya kepada kami. Terimakasih kepada Kanwil Kemenag D.I. Yogyakarta atas penghargaan yang diberikan kepada LAZISMU Kabupaten Sleman, teruntuk juga pada Tingkat provinsi LAZISMU DIY juga meraih peringkat tertinggi dalam 2 kategori ini, tentu penghargaan ini ditujukan kepada LAZISMU secara keseluruhan. “Karena hasil kerja keras, kerja ikhlas teman-teman dari kantor layanan dan daerah, sehingga penghargaan ini diberikan kepada LAZISMU Kabupaten Sleman. Semoga kedepan semakin solid dan banyak memberikan program-program yang bermanfaat dan maslahat untuk masyarakat di D.I. Yogyakarta. Amin,” Ungkapnya. Reportase Syinta Brata Lazismu PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading