Ideopolitor PDM Sleman Angkat Tema “Tantangan, Sikap, dan Kontribusi Muhammadiyah dalam Pemilu 2024”

Sleman, Pdmsleman.Or.id Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman acara Dialog IDEOPOLITOR (Ideologi, Politik, dan Organisasi) mengangkat tema “Tantangan, Sikap, dan Kontribusi Muhammadiyah dalam Pemilu 2024”  yang diselenggarakan pada Sabtu, 6 Januari 2024 mengambil tempat di Aula Masjid KH. Sudja RS PKU Muhammadiyah Gamping Jln Wates KM. 5,5 Ambarketawang, Gamping, Sleman. Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo menyebutkan betapa Muhammadiyah sebagai Mitra penting pemerintah   dalam membantu pendidikan kesehatan, kesejahteraan dan ekonomi . Muhammadiyah juga harus punyai kader di level pembuat kebijakan di segala level pemerintahan, hal ini mendorong kader Muhammadiyah untuk masuk ke ranah politik  yang akan membawa warna kebijakan di pemerintah. Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan “Komitmen dan Dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman Bersama Muhammadiyah Sleman Dalam Mengawal Pemilu 2024 Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil” hal ini nampak dalam besaran dana hibah untuk KPU Kabupaten Sleman yaitu sebesar 44,7 Miliar dengan rincian APBD Tahun 2023 sebesar 17,9 Miliar dan APBD Tahun 2024 sebesar 26,85 Miliar. Sedangkan besaran dana hibah untuk BAWASLU Kabupaten Sleman yaitu 13,75 Miliar dengan perincian APBD Tahun 2023 5,5 Miliar APBD Tahun 2024 sebesar 8,25 Miliar. Dr.phil. Ridho Al-Hamdi, M.A. Ketua LHKP Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam kesempatan materi Tantangan dan Sikap Muhammadiyah pada Pemilu 2024, kader Muhammadiyah tidak anti dan alergi terhadap politik. Fase hubungan Muhammadiyah dengan politik yang dibagi ke dalam dua fase yakni Fase pertama terjadi sekitar 1912 hingga 1971. Pada fase ini, kader Muhammadiyah sadar akan pentingnya Muhammadiyah bergabung dengan sebuah partai politik. Tidak ada aturan resmi yang menyatakan larangan bagi kader Muhammadiyah bergabung dalam partai politik. Pada masa itu kader Muhammadiyah membentuk partai politik, misalnya PII (Partai Islam Indonesia).   Fase kedua terjadi sekitar 1971 hingga 2020. Ridho mengatakan boleh jadi fase kedua masih terjadi hingga saat ini. “Muhammadiyah sampai detik ini tidak ada partai. Kader Muhammadiyah saat ini terdiaspora ke mana-mana, dalam artian tersebar di berbagai partai politik dan turut menjadi simpatisan partai politik dengan menjadi timses. “Pasti Muhammadiyah tidak akan mengeluarkan pernyataan yang mendukung capres-cawapres tertentu atau mendukung parpol manapun secara resmi. Hasil Muktamar Solo 2022 menyatakan perlunya diaspora kader Muhammadiyah ke legislatif, eksekutif, dan yudikatif,”   Kader Muhammadiyah tidak anti dan alergi terhadap politik. “Muhammadiyah akan mendorong kader-kadernya untuk terlibat dalam politik tetapi tidak menyeret Muhammadiyah ke dalam politik praktis,” tegas Ridho. Dilema tersebut seiring dengan terdapatnya dua mazhab di kalangan warga persyarikatan tentang hubungan Muhammadiyah dan politik. Mazhab pertama adalah akal skripturalis-rasional disingkat spiral. Mazhab ini cenderung tidak begitu suka Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis dan menempatkan Muhammadiyah sebagai kelompok kepentingan atau interest group dan kekuatan moral atau moral force. Mazhab lainnya yaitu akal substansialis-pragmatis, disingkat supra. Orang-orang bermazhab supra memiliki ketertarikan untuk terlibat langsung dalam politik karena menurutnya perjuangan dapat dilakukan melalui jalur politik. “Sebagian warga Muhammadiyah menginginkan kejelasan posisinya Muhammadiyah mendukung siapa,” jelas Ridho. Arif Jamali Muis, M.Pd. Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY dalam kesempatan materi Kontribusi Warga Muhammadiyah DIY dalam Kontestasi Pemilu 2024 sesuai Amanah Musypimwilsus PWM DIY menegaskan bahwa secara organisasi Persyarikatan harus sehat, efektif, efisien meskipun telah menjadi organisasi yang sangat besar. Diperlukan strategi baru, kultur baru, cara-cara baru yang inovatif agar organisasi non-profit ini (perjuangan amal shaleh ini) terus lestari sampai akhir zaman. Serta penegasan bahwa warga Muhammadiyah DIY untuk berkomitmen mengusung dan memenangkan Ahmad Syauqi Soeratno sebagai legislator utusan Muhammadiyah Yogyakarta.  Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang diwakili H AS Ardani menandaskan pentingnya penguatan ideopolitor kali ini terutama dalam kondisi jelang Pemilu 2024 ini. Direktur Utama RS PKU Gamping dr. H. Ahmad Faesol, Sp. Rad., M. Kes., MMR menyampaikan komitmennya untuk terus berkontribusi untuk kemajuan Muhammadiyah di Sleman. Dalam acara ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota PDM,   Ketua Majelis/Lembaga, Ketua dan Anggota LHKP, Ketua Tim Pemenangan Daerah Kabupaten Sleman, Pimpinan Cabang dan Ranting PCM PCA se Sleman beserta segenap Ketua Ortom dan Ir Ahmad Syauqi Soeratno MM (calon anggota DPD RI utusan Muhammadiyah DIY). Reportase Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

Wisuda Akbar BTHQ, 1.347 Siswa SMP Muhammadiyah se-Sleman, Jadikan Al Qur’an sebagai teman

Sleman, Pdmsleman.Or.id Badan Kerjasama Sekolah (BKS) SMP Muhammadiyah se-Sleman sukses menggelar wisuda akbar BTHQ (Baca Tulis dan Hafal Al Qur’an) angkatan ke-4 hari ini Sabtu, 6 Januari 2024. Bertempat di Gedung Pertunjukan/Performance Stage Universitas Negeri Yogyakarta sebanyak 1.347 siswa yang terdiri dari 1.160 Iqro’ dan 187 Tahfidz dari 25 (duapuluh lima) SMP Muhammadiyah se-Sleman. Penyelenggaraan tahun ini, BKS bekerjasama dengan Fakultas Bahasa, Seni dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta.  Wisuda dilakukan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman. Acara ini di bagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama mulai jam 07.30 sampai jam 9.30 dan sesi 2 jam 10.30 sampai 12.30 WIB. Dalam sambutannya sebelum prosesi wisuda ketua Majelis Dikdasmen dan PNF, H. Surahmat, S.Pd menyampaikan bahwa wisuda akbar BTHQ (Baca Tulis dan Hafal Al Qur’an) ke-4 sebagai wujud kerja keras dari segenap warga sekolah agar menjadikan Al Qur’an sebagai teman dan mensyiarkan sekolah berkemajuan.  “Program BTHQ adalah program utama Ismuba, kita selenggarakan secara bersama-sama dalam rangka untuk saling memotivasi sekolah dan siswa agar keinginan untuk menghafal Al Qur’an itu tinggi,” Bahkan, dipilihnya tempat-tempat mewah, salah satunya Gedung Pertunjukan FBSB UNY juga bagian dari motivasi biar siswa ada keinginan untuk belajar lebih lebih giat lagi. “Meskipun, hanya lulus iqro’, itu bagian dari prestasi dan tentunya akan diberikan apresiasi, termasuk disediakan tempat yang mewah,” tambahnya. Untuk semester depan, Majelis Dikdasmen Sleman mencanangkan semua sekolah harus mengusahakan semua siswanya bisa membaca Al Quran. Dengan demikian, diharapkan siswa akan memahami Islam dengan utuh dengan kesenangan membaca Al Qur’an dan kitab-kitab yang lain. Selanjutnya Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo menyampaikan selamat dan apresiasi terhadap kegiatan wisuda akbar BTHQ angkatan ke-4 hari ini. “ Khusus bagi pendidik di sekolah Muhammadiyah Sleman, pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan terima kasih yang tak terhingga karena tanpa bantuan bapak ibu untuk mendidik generasi anak-anak kita yang nanti akan membangun Indonesia, pemerintah tidak bisa terjun sendiri, inilah bentuk kolaborasi antara semua pendidikan di Kabupaten Sleman”.  Harapan ke depan anak-anak kita dan generasi Z dan Alpha yang akan membangun Indonesia. Dengan potensi apapun anak-anak kita dengan dilandasi iman, bisa membaca Al Qur’an, tahu artinya dan bisa diterapkan dalam kehidupan, insya Allah menjadi generasi penerus dan pemimpin yang memiliki akhlaqul karimah, memiliki suri tauladan dan karakter Qur’ani. Oleh karena itu tugas kita selaku pendidik serta kebijakan agar anak didik kita mencintai Al Qur’an. Setelah prosesi wisuda disampaikan ikrar wisuda dan diikuti seluruh peserta wisuda dengan penuh khidmad. Acara ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Sleman Drs H. Ery Widaryana, MM, Drs. H. Abdul Kasri dan H. Arif Sulistyo, S.E. Wakil Ketua PDM Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta yakni Muh. Fatkul Mubin, M.Ag, M.Pd.I yang sekaligus memberikan testimony kepada wisudawan wisudawati BTHQ setelah acara prosesi wisuda serta tamu undangan dari pengawas Pendidikan Agama Islam Kemenag, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Depok serta dari Perwakilan sekolah SD Muhammadiyah se-Sleman dan SD Muhammadiyah terdekat. Acara wisuda akbar juga dimeriahkan penampilan dari perwakilan sekolah dan mendapat aplous meriah baik peserta dan tamu undangan. Harapan dari penyelenggara dan ketua BKS Hendro Sucipto, S.Ag, M.Pd ke depan lebih banyak lagi jumlah dan kualitas peserta wisuda sehingga semakin menguatkan sekolah Muhammadiyah sebagai basis penyiapan generasi Qur’ani dan menjadi sekolah dengan Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ciri khas sebagaimana pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan mendirikan sekolah berbasis agama dan modern atau berkemajuan. Reportase H. Wahdan A KS SMPM 1 Tempel MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman

Loading

Muhammadiyahammadiyah Peduli Pelestarian Anggrek Merapi Khususnya Anggrek Vanda Tricolor Merapi Dan Anggrek Tanah Merapi

Loading

602 Peserta Ikuti LPO PDM Sleman Gelar Kejuaraan Tapak Suci PDM Sleman Competition#1 2023

Turi, Pdmsleman.Or.Id Dipenghujung tahun 2023 Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman telah sukses melaksanakan kegiatan bertajuk”PDM Sleman Competition #1 2023”. Ketua LPO PDM Sleman, Romadlon, S.Pd., K.Mdy. mengatakan bahwa kegiatan ini sukses terselenggara karena kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak diantaranya dari Struktur PDM Sleman, Majelis Dikdasmen, Pimda 03 Tapak Suci Sleman, BKS Muhammadiyah Sleman mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA/SMK dan juga para pelatih Tapak Suci di masing-masing cabang atau unit latihan. “Indikasi suksenya acara PDM Sleman Competition #1, yaitu tercatat sebanyak 602 peserta yang ikut dalam laga tersebut melebihi target awal sebanyak 250 peserta. Pemanfaatan waktu yang efektif, sehingga pelaksanaan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan”, imbuhnya. Ketua panitia, Junaidi, A.Md. P.Ma, dalam sambutannya menyampaikan, kejuaraan berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu dan Ahad, 9-10 Desember 2023. Diikuti sebanyak 602 peserta dengan rincian 383 peserta dari jenjang SD, 149 peserta jenjang SMP dan 73 peserta dari jengjang SMA/SMK. Junaidi menambahkan bahwa “ tujuan dari Kejuaraan PDM Sleman Competition #1 adalah  sebagai ajang silaturahmi antar pesilat Tapak Suci Sleman, sarana pembinaan dan pembibitan atlit Tapak Suci, mengenalkan Tapak Suci kepada masyarakat dan untuk melaksanakan program kerja LPO PDM Sleman”. Hadir dalam dalam upacara pembukaan Kejuaraan Tapak Suci PDM Sleman Competition #1, Ketua PDM Sleman yang diwakili oleh H. Arif Sulistyo, SE, Wakil Ketua yang membidangi LPO Eko Sumardiyanto SE, Ketua LPO PDM Sleman, Pimpinan Wilayah Tapak Suci DIY, Pimpinan Daerah Tapak Suci 03 Sleman, Para Pendekar Pimda Tapak Suci 03 Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiah Turi, Lurah Donokerto, Danramil Turi yang diwakili oleh Babinsa Donokerto, Kapolsek Turi yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Donokerto, Panewu Turi dan Ketua IPSI Sleman. Kejuaraan Tapak Suci PDM Sleman Competition #1 tahun 2023 dibuka oleh H. Arif Sulistyo, SE ditandai dengan penancapan Segu senjata khas Tapak Suci. Dalam sambutannya, H. Arif Sulistyo, SE berpesan bahwa ilmu beladiri bukan untuk kesombongan tetapi lebih untuk membela diri disaat dibutuhkan. Sebagai ortom Muhammadiyah, Tapak Suci harus siap untuk tampil didepan saat dibutuhkan untuk membela diri, masyarakat bangsa dan agama Islam. Laga PDM Sleman Competition #1 selesai dihari kedua, setelah menamatkan sesi terakhir pertandingan pada pukul 20.30 WIB dilanjutkan dengan upacara penutupan dan pembagian trophy juara umum dan pesilat terbaik masing-masing jenjang SD, SMP dan SMA/SMK. Berikut laporan peraih juara umum, pesilat terbaik putra dan putri : A. JENJANG SD 1. Juara umum 1                     : Tapak Suci Kalasan 2. Juara umum 2                     : SD Muhammadiyah Gondang Legi 3. Juara umum 3                     : SD MBS 4. Pesilat terbaik putra            : Lalu Muhammad Dzaki Azhar (SD Muhammadiyah Domban 4) 5. Pesilat terbaik putri             : Adelia Dinda M (SD MBS) B. JENJANG SMP 1. Juara umum 1                     : SMP Muhammadiyah 1 Berbah 2. Juara umum 2                     : Tapak Suci Kalasan 3. Juara umum 3                     : MTs Muna Falih 4. Pesilat terbaik putra            : Razid Gustian (SMP Muhammadiyah Minggir) 5. Pesilat terbaik putri             : Nur Alivia Andreani (Tapak Suci Kalasan) C. JENJANG SMA/SMK 1. Juara umum 1                     : SMK Muhammadiyah Gamping  2. Juara umum 2                     : SMK Muhammadiyah 1 Tempel 3. Juara umum 3                     : SMK Muhammadiyah 1 Moyudan 4. Pesilat terbaik putra            : Syaifik (SMK Muhammadiyah Gamping) 5. Pesilat terbaik putri             : D. PERAIH TROPHY BERGILIR       : Tapak Suci Kalasan Penutupan acara PDM Sleman Competition #1 ditandai dengan pencabutan Segu oleh Ketua LPO PDM Sleman, Romadlon, S.Pd.,K.Mdy  dan diserahkan kembali kepada Ketua Pimda 03 Tapak Suci Kabupaten Sleman. Diakhir sambutannya, Romadlon menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan hanya tentang medali dan penghargaan, tetapi juga tentang semangat persaudaraan dan kebersamaan yang terjalin di antara para atlet, pelatih, dan penggemar. “Saya yakin bahwa pengalaman ini telah memperkaya kita semua dan meningkatkan pemahaman kita tentang nilai-nilai seperti disiplin, keberanian, rasa hormat dan sportifitas” imbuhnya dihadapan para atlit. “Dengan penutupan kejuaraan ini, mari kita terus menjaga semangat olahraga ini tetap hidup. Mari kita terus berlatih, berkompetisi, dan mendakwahkan nilai-nilai yang terkandung dalam pencak silat Tapak Suci” . Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Training of Trainers (TOT) LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Cirebon

Cirebon, Pdmsleman.Or.Id Universitas Muhammadiyah Cirebon menjadi tuan rumah untuk Training of Trainers (TOT) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Desember 2023. Acara TOT ini dihadiri oleh para perwakilan dari beberapa LDK PWM, PDM yang tergabung dalam Regional 2 sepulau Jawa. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas dan kapasitas pengurus LDK di lingkungan PWM Regional 2. Selama tiga hari, peserta TOT diberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola organisasi, pengembangan kepemimpinan, serta strategi dakwah yang relevan dengan tantangan zaman. Workshop interaktif, diskusi kelompok, dan presentasi proyek menjadi bagian integral dari kegiatan ini. Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Ahmad Hasan, MT menyampaikan harapannya bahwa TOT ini akan memberikan dampak positif dalam mengembangkan potensi kepemimpinan para pengurus dan memperkuat peran LDK sebagai agen dakwah di lingkungan khusus. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi aktif para peserta. Beliau menyatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan investasi dalam membentuk para Da’i yang berkualitas, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. TOT LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Cirebon diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada peserta sebagai pengakuan atas partisipasi mereka dalam kegiatan ini. Semangat kebersamaan dan semangat dakwah dalam organisasi Muhammadiyah untuk terus berkembang menjadi poin penting yang diharapkan terus terjaga dalam perjalanan kepemimpinan mahasiswa di masa mendatang. Reportase : Widodo, S. AG M.SI Ketua LDK PDM SLEMAN Editor : Arief Hartanto SE, MPI PDM SLeman

Loading

Majelis Hukum dan HAM PDM Sleman, Sukses Gelar Kajian Konflik Israel-Palestina

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Konflik Israel-Palestina berlangsung sudah sangat lama, dan tidak berkesudahan sampai dengan hari ini. Bahkan beberapa hari terakhir ini terjadi perang besar yang menimbulkan banyak korban. Sudah tidak terhitung lagi berapa nyawa yang telah melayang akibat konflik tersebut, belum lagi kerugian harta benda. Gempuran Israel yang membabi buta telah merenggut nyawa warga sipil, anak-anak, perempuan, dan petugas kesehatan. Meskipun masih ada beberapa negara yang mendukung Israel, namun demo anti-Israel terjadi secara masif di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Untuk mengetahui sejarah panjang konflik Israel-Palestina, serta bagaimana peran hukum Internasional, Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman DIY menyelenggarakan Kajian Hukum dan HAM Kontemporer #1: “Perang Tak Berujung: Bagaimana Sejarah Konflik Israel-Palestina dan Peran Hukum Internasional?” pada Rabu, 22 November 2023 secara daring melalui zoom meeting. Hadir dalam diskusi tersebut 2 Guru Besar sebagai narasumber, yaitu Prof. Dr. Muhammad Wildan, M.A. (Guru Besar Antropologi Islam UIN Sunan Kalijaga). dan Prof. Dr. Sefriani, S.H., M.Hum. (Guru Besar Hukum Internasional UII), dengan dipandu Ari Wibowo, S.H.I., S.H., M.H. (Ketua MHH PDM Sleman) selaku host. Prof. Wildan menyampaikan secara panjang lebar mengenai sejarah terjadinya konflik Israel-Palestina, kemudian siapa etnis Israel dan Palestina, sejak kapan terjadi konflik, hak atas tanah Palestina, hingga solusi yang mungkin bisa ditempuh untuk mengatasi konflik 2 negara tersebut. “Secara historis, etnis Israel juga memiliki hak atas wilayah Palestina-Yerusalem. Sebenarnya Palestina sudah menerima pembagian wilayah Palestina sesuai yang telah disepakati, tetapi Israel terus memperluas wilayah pemukiman Yahudi,” jelasnya. Menurut Prof. Wildan, dalam mengatasi konflik Israel-Palestina diperlukan keterlibatan lembaga-lembaga internasional yang netral untuk mendamaikannya. Adapun Prof. Sefriani banyak menjelaskan pelanggarakan-pelanggaran Israel di Gaza terhadap Hukum Internasional, akar masalah terjadinya konflik, peran Hukum Internasional, dan solusi 2 negara. “Awal mula terjadinya konflik karena pencaplokan wilayah Palestina oleh zionis Israel yang kemudian berkembang ke isu agama, etnis, ras, budaya, pelanggaran HAM, dan lain sebagainya sehingga menjadi sangat kompleks,” ujarnya. “Banyak pelanggaran yang dilakukan Israel selama terjadinya konflik, mulai dari genosida fisik dan budaya, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya terhadap Hukum Internasional. PBB sudah berulang kali mengeluarkan resolusi namun Israel tetap tidak bergeming,” tambahnya. Ia menyayangkan Amerika Serikat yang menggunakan standar ganda dalam menyikapi konflik antar 2 negara. Amerika Serikat tegas terhadap Rusia dan Irak misalnya, namun tidak dengan Israel. Oleh karena itu, Prof. Sefriani menyerukan pemberian sanksi sepihak kepada Israel melalui saluran diplomasi dan sanksi ekonomi, misalnya boikot produk Israel dan afiliasi pendukungnya secara selektif. Ketua MHH PDM Sleman, Ari Wibowo, yang juga bertindak selaku host acara mengaku sangat senang karena diskusi dihadiri banyak peserta dari berbagai daerah hingga mencapai batas maksimal kuota zoom meeting. “Kuota zoom meeting maksimal hanya 300 dan alhamdulillah langsung penuh. Banyak yang tidak kebagian kuota dan meminta video diupload melalui youtube. InsyaAllah MHH PDM Sleman akan secara periodik menyelenggarakan diskusi dengan topik-topik kekinian lain yang terkait dengan hukum dan HAM. Dengan diskusi semacam ini, kami berharap bisa meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu hukum dan HAM, serta memberikan kontribusi positif sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing,” tutupnya. Reportase DR. Ari Wibowo MHH PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Partisipasi PDM Sleman Dalam Muhammadiyah Jogja Expo ( MJE ) 2023

Pdmsleman.Or.id Gelaran Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) 2023 yang digelar Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY melalui Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PWM DIY kembali digelar  di Jogja Expo Center (JEC), Bantul pada 24-26 November 2023 yang bertujuan mengangkat prestasi dan potensi warga Muhammadiyah se-DIY. MJE kali ini akan mengangkat potensi 632 ranting dan 50 cabang Muhammadiyah di DIY. Oleh karena itu, jamaah persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah akan tumpah ruah dengan harapan potensi yang ada di masing-masing akan betul-betul teraktualisasi,” ujar Ikhwan Ahada dilansir dari Republika Online. Digelar dengan konsep yang lebih megah dengan rangkaian acara yang lebih beragam dan jumlah stan (booth) UMKM yang lebih banyak yakni total 182 stan  di indoor area. Di area outdoor, pihaknya menyediakan panggung untuk acara konser amal dan juga menyediakan 10 booth khusus untuk SMK di bawah naungan Muhammadiyah, terutama yang memiliki jurusan otomotif. Di stan-stan panitia MJE 2023 akan memberikan fasilitas layanan service sepeda motor gratis untuk para driver ojek online (ojol). Kegiatan MJE ini juga mendapatkan sambutan yang semangat dari PDM Sleman dengan mengirimkan  peserta MJE dari Sleman yakni PCM Gamping, Seyegan, Kalasan, Tempel, Pakem, Sleman dan Minggir dan adapun untuk ranting PRM Bendosari Moyudan, Nogotirto Gamping, Madurejo Prambanan yang menempati stand no 41-50 dan ditambah kelaz VVIP No. 16 stand dari PDM Sleman. Menurut H. Nasirun Wakil Ketua PDM Sleman sebagaimana disampaikan kepada Arief Hartanto MPI PDM Sleman” kami mempunyai harapan dengan mengikuti MJE akan muncul PCM dan PRM serta Amal Usaha Unggulan di Sleman Sehingga percepatan kemajuan di Sleman semakin lancar dan sukses”. Selain itu akan ada penampilan Grup Karawitan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman Dalam rangka menjaga dan melestarikan kebudayaan yang akan tampil pada Jumat, 24 November 2023 pagi  bertempat di  Panggung Level Selasar MJE #3, Jogja Expo Center. Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PKU Sleman di Launching Bertepatan Milad Ke 111 Muhammadiyah

Sleman , Pdmsleman,Or,Id Bertepatan dengan Milad Muhammadiyah ke-111 tanggal 4 Jumadil Awwal 1445 H / 18 November 2023,  Kolaborasi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan RS PKU Muhammadiyah Gamping melakukan Soft Launching RS PKU Muhammadiyah Sleman (PKU Sleman) di Komplek Pembangunan PKU Sleman di Jl. Magelang Pandowoharjo Sleman Yogyakarta. Hadir dalam acara tersebut Ketua PP Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurahman, Sp.S., M. Kes, Bupati Sleman Hj. Kustini Sri Purnomo, Ketua PWM DIY Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A., Ketua PDM Sleman Harjaka, S.Pd, MA, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. H. Ahmad Faesol, MMR, M. Kes., Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dr. Muhammad Komarudin, Sp. A dan H. Hanik Rosyada M.Pd beserta Jajaran Pimpinan Daerah Muh – Aisyiyah Sleman dan H. Sri Purnomo Msi. Ketua Pembangunan RS PKU Muhammadiyah Sleman, Ahmad Faesol yang sekaligus Direktur Utama RS PKU Muh Gamping Yogyakarta mengatakan,”  kehadiran PKU Sleman merupakan wujud komitmen Muhammadiyah dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memberikan layanan kesehatan yang komprehensif; preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sleman”. Sementara dr. Agus Taufiqurahman Ketua PP Muhammadiyah dalam amanahnya menyampaikan bahwa  Persyarikatan Muhammadiyah bersyukur di Milad yang ke-111 ini telah bertambah layanan kesehatan di Kabupaten Sleman. Hal ini sejalan dengan tema milad “Menyelematkan Semesta”, dimana salah satu konsentrasinya adalah layanan Kesehatan”. Melalui layanan kesehatan yang paripurna maka Muhammadiyah telah hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara khusus di Sleman. PKU sleman merupakan binaan PKU jogja dan Gamping sehingga pelayanan diharapkan memenuhi standart mutu kesua RS paripurna ujar agus taufiqurahman.  Acara soft launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Sleman , Hj. Kustini disaksikan oleh tamu undangan dan dilanjutkan dengan meninjau berbagai fasilitas yang ada di RS PKU Muhammadiyah Sleman yang terdiri atas bangunan 3 lantai dengan bangunan standar medis. Di akhir ditutuo dengan doa oleh K.H. Drs. Hamdan Hambali selanjutnya sebagai rasa kesyukuran atas usia Muhammadiyah yang ke 111 yang ditandai dengan launching RS PKU Sleman .

Loading