MoU PDM Sleman dengan FEB UNY Yogyakarta dan Best Practice Strategi PPDB 2024/2025

Sleman, Pdmsleman.or.Id Bertempat di Auditorium FEB UNY Yogyakarta pada Sabtu, 9 Maret 2024 telah ditandatangani MoU (Memorandum of Understanding) antara PDM Sleman dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Yogyakarta. Penandatanganan MoU dilakukan oleh ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A. dan Dekan FEB UNY Yogyakarta Prof. Dr. Siswanta, M.Pd Dalam sambutannya Dekan FEB UNY Yogyakarta Prof Dr. Siswanto, M.Pd menyampaikan “ ucapan terima kasih kepada PDM Sleman dan terkhusus Majelis Dikdasmen dan PNF dimana kerjasama ini merupakan bentuk yang saling menguatkan dimana kiprah Muhammadiyah menjadi sesuatu yang harus dicontoh dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan dunia pendidikan dimana pendidikan Muhammadiyah sebagai tempat pendidikan, layanan masyarakat, ladang dakwah dan kaderisasi”. Selanjutnya ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A., menyampaikan dalam penguatan  ideologi Muhammadiyah kepada para hadirin yakni terdiri dari kepala sekolah SD, SMP, SMA/K Muhammadiyah se-Sleman serta Majelis Dikdasmen dan PNF PCM, bahwa sebagai orang Muhammadiyah harus berfikir sehingga dalam memasuki Bulan Suci Ramadhan juga harus berfikir  diantaranya; Pertama, Yahdur bil ‘ibadah yakni beribadah itu harus ada dasarnya tidak grubyak grubyuk. Kedua, yahdur fil ‘ilmi, orang Muhammadiyah itu harus dengan Ilmu. Termasuk dalam penentuan 1 Ramadhan ataupun hari raya misalnya itu juga dengan Ilmu. Kebetulan H. Harjaka dulu juga alumni IKIP jurusan Matematika  sekarang menjadi UNY juga menerapkan ilmu matematika yang dikenal dengan bilangan kapsilon jika lebih dari nol tetap positif sehingga sudah lebih dan masuk bilangan baru. Selain itu jika kita mau membuktikan nanti malam dengan HP, jika belum masuk jam 12 kurang 1 menit maka kalender belum pindah tanggal baru, begitu masuk 00 maka sudah masuk  tanggal baru. Ketiga, yahdur fi ruh. Ruh keislaman kita siapkan dan perlu dipersiapkan ruh kita. Keempat, yahdur fil Badan, dipersiapkan badan kita untuk memasuki Bulan Ramadhan. Kelima, yahdur fil maal. Kita siapkan dengan harta. Orang Muhammadiyah itu Istiqomah memiliki 5 juga yakni: 1. Istiqomah fil Ibadah, 2. Istiqomah fil aqidah, 3. Istiqomah fil maisyatil thoyibah, 4. Istiqomah fil silaturahmiyah, 5. Istiqomah fil akhlaqil karimah. Setelah itu sebagai key notes speaker disampaikan oleh Drs. H. Ery Widaryana, M.M selaku kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman memberikan motivasi untuk terus menyatukan pendapat bersama-sama mengembangkan pendidikan di Sleman. Bagaimana mengembangkan pendidikan Muhammadiyah? Marilah terus meningkatkan pelayanan pendidikan sebaik-baiknya. Terkait fasilitasi terus ditingkatkan dan tentu sesuai regulasi. Dalam pengelolaan pendidikan mari kita cari barokahNya, papar Drs. H. Ery Widaryana, M.M. menguatkan apa yang disampaikan oleh H. Harjaka. Selanjutnya pak Ery mengajak untuk terus meningkatkan keimanan dan akhlaq yang baik dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Silahkan persiapkan PPDB dengan sebaik-baiknya di lingkungan Muhammadiyah. Acara selanjutnya berupa penyampaian Best Practice dari SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring Muntilan dan dari SMK Muhammadiyah Imogiri. Masing-masing menyampaikan kiat dan strategi program PPDB. Reportase  H. Wahdan Arifudin S.PD  KS SMPM 1 Tempel, Sekjen MPI PDM Sleman

Loading

Memajukan Sekolah Muhammadiyah, Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Sleman Ikuti Baitul Arqom Advance di UMM Malang

Malang – Pdmsleman.Or.id Bertempat di Hotel Kapal Garden Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) dan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman menyelenggarakan Baitul Arqam Advance Angkatan Kedua pada hari Selasa-Jum’at, 26-29 September 2023. Kegiatan yang diikuti 74 Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman ini dibuka oleh Wakil Ketua PDM Sleman yang membidangi Majelis Dikdasmen PNF dan MPKSDI, Abdul Kasri yang didampingi Pimpinan Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman Suyono dan Ketua MPKSDI PDM Sleman Hendro Sucipto. Disamping itu, dalam pembukaan tersebut dihadiri pula para Wakil Ketua PDM Sleman. Dalam sambutannya, Abdul Kasri menyampaikan bahwa “Pimpinan PDM, Majelis, Lembaga, Pimpinan AUM dan Kepala Sekolah merupakan pelaksana program hasil keputusan, baik di tingkat Pusat-Daerah. Pelaksana keputusan itu, salah satunya adalah memimpinkan dengan mengedepankan keteladanan dan musyawarah dalam mengambil kebijakan.” Bapak Suyono, Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman mengatakan, Bapak/Ibu Kepala Sekolah merupakan pemimpin sekaligus teladan utama di Sekolah Muhammadiyah. Melalui BA Advance ini diharapkan mengalami peningkatan dalam bermuhammadiyah, berislam dan memajukan sekolah Muhammadiyah. Disamping itu, beliau menekankan “sebagai kepala sekolah jangan tergoda dengan rumput tetangga yang lebih hijau, kepala sekolah harus memiliki komitmen yang tinggi sebagai pemimpin di sekolah Muhammadiyah,” ujar Wakil Ketua PDM Sleman bagian pendidikan. Dikdasmen PNF dan MPKSDI PDM Sleman bekerjasama dengan BKS SD/MI Muhammadiyah Sleman menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom (BA) Advance di lingkungan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sementara Ketua MPKSDI PDM Sleman Handro Sucipto menjelaskan bahwa “kegiatan BA di Muhammadiyah merupakan kegiatan penting dalam membangun dan menguatkan ideologi keislaman dan kemuhammadiyah bagi anggota Muhammadiyah. Terkhusus bapak/ibu yang hari ini mengikuti BA Advance yang merupakan perkaderan tingkat purna dalam jenjang perkaderan di Muhammadiyah.” Fokus dalam BA ini adalah bagaimana peserta memiliki nalar kritis, terlebih sebagai Kepala Sekolah dalam menjalankan amanah persyarikatan. Sedangkan tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mengembangkan Muhammadiyah melalui sekolah yang dipimpin dengan ruh Muhammadiyah dan semangat tajdid. Kegiatan BA Advance dapat terselenggara berkat dukungan dan Kerjasama anatara PDM Sleman, Majelis Dikdasmen PNF, Majelis MPKSDI, dan BKS SD/MI Muhammadiyah Sleman, serta bantuan dari UMM Malang. Reportase      : Basyir-MPKSDI PDM Sleman Editor              : Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

160 Guru SD Muhammadiyah se- Sleman Ikuti Baitul Arqam Sebagai Ruh Semangat Kemuhammadiyahan

Prambanan, Pdmsleman.Or.Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Islami (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF) PDM Sleman memulai penyelenggaraan Baitul Arqam Elementary Angkatan I Tahun 2023 pada Sabtu 16 September 2023 di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Yogyakarta, Prambanan. Kegiatan yang dilaksanakan hingga Ahad  17 September 2023 ini diikuti oleh guru-guru SD Muhammadiyah se-Sleman sebanyak 160 peserta. H. Surahmad, S.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PDM Sleman, mengawali sambutannya dengan menjelaskan tentang rangkaian kegiatan Baitul Arqam Elementary yang akan dilaksanakan selama tiga kali, dengan dua angkatan berikutnya menyusul diadakan bulan Oktober mendatang. “Baitul Arqam ini dilaksanakan untuk memfasilitasi Bapak-Ibu peserta dalam pemberian materi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Harapannya, Bapak-Ibu peserta dapat mensyiarkan Islam melalui persyarikatan, sehingga menumbuhkan anak-anak yang saleh-salihah dan berkemuhammadiyahan,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerja samanya dengan MPKSDI PDM Sleman atas penyelenggaraan Baitul Arqam Elementary ini. Selanjutnya, Surahmad melakukan penyerahan secara simbolis para peserta dari Majelis Dikdasmen PNF PDM Sleman kepada MPKSDI PDM Sleman. Hendro Sucipto, S.Pd., Ketua MPKSDI PDM Sleman, menegaskan dalam sambutannya mengenai Baitul Arqam yang menjadi perkaderan formal di Muhammadiyah bagi semua warga Muhammadiyah. “Artinya, Baitul Arqam ini menjadi ruh dari semangat kemuhammadiyahan,” tambahnya. Hendro juga menjelaskan tentang jenjang-jenjang Baitul Arqam yang diterapkan di lingkup PDM Sleman, di antaranya Baitul Arqam Elementary, Baitul Arqam Intermediate, dan Baitul Arqam Advance. Dalam kegiatan Baitul Arqam Elementary ini, Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A., Ketua PDM Sleman turut hadir memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Baitul Arqam Elementary. Ia mengisahkan tentang penamaan “baitul arqam” yang diambil dari kisah perjalanan dakwah Nabi Muhammad Saw secara sembunyi-sembunyi di Mekkah. “Saat itu, dakwah dilakukan di rumah sahabat Nabi yang bernama Arqam. Oleh karena itu, Muhammadiyah mengambil nama tersebut menjadi Baitul Arqam ‘rumah Arqam’ sebagai tempat pelatihan dan pendidikan terkait Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” terang Harjaka. Harjaka mengobarkan semangat berdakwah di persyarikatan Muhammadiyah dengan mengisahkan sekilas tentang sepak terjang perjalanan pendidikannya hingga berkecimpung di Muhammadiyah. Berikutnya, ia membuka kegiatan Baitul Arqam Elementary Angkatan I dengan bacaan basmallah diikuti dengan ketukan tiga kali dan tepuk tangan peserta. Selama dua hari, sebanyak 160 peserta memperoleh materi tentang ideologi keislaman dan kemuhammadiyahan, tata cara ibadah sesuai tuntunan Rasulullah Saw, keorganisasian amal usaha Muhammadiyah (AUM), hingga materi tentang revitalisasi sekolah. Para instruktur dari MPKSDI PDM Sleman juga terlibat dalam pengarahan screening bacaan Al-Qur’an dan ibadah salat, serta pembinaan keislaman dalam kultum, tadarus, dan kajian ayat para peserta. Reportase: Rasya Swarnasta (MPKSDI PDM Sleman 2022-2027) Editor      : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

7 Kepala Sekolah SD -SMP di Lingkungan PDM Sleman DIlantik

Sleman, Pdmsleman.Or.id Pada hari Senin 11 September 2023 di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, berlangsung pelantikan kepala sekolah baru untuk sejumlah sekolah di bawah naungan Muhammadiyah. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa kepemimpinan di Sekolah Muhammadiyah tidak mengalami kekosongan yang terlalu lama. Dalam pelantikan ini, sejumlah kepala sekolah baru resmi dilantik untuk jabatan mereka. Di antara mereka adalah Lilis Purwandani, SE, yang menjadi Kepala SD Muhammadiyah Sunten, Sri Angga Bagaskara, S.Pd, yang akan memimpin SD Muhammadiyah Sragan, dan Ayunita Aviani Hidayati, S.Pd, yang akan memegang jabatan Kepala SD Muhammadiyah Gendol. Selain itu, Nurwijiyanto, S.T, akan menjadi Kepala SD Muhammadiyah Mantaran, Trini Diah Pintarti, S.Pd, akan memimpin SD Muhammadiyah Trini, Rizana Avida, S.T, akan menjadi Kepala SD MBS Prambanan, dan Yudi Megawanto, S.IP, akan memegang jabatan Kepala SMP Muhammadiyah 2 Minggir. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, H. Harjaka, memberikan arahan yang sangat penting kepada para kepala sekolah yang baru dilantik. Dalam pesanannya, ia mengingatkan bahwa jabatan Kepala Sekolah adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Di sekolah Muhammadiyah itu pergantian dan perpindahan kepala sekolah itu hal yang biasa..sebagai kader persyarikatan harus siap ditugaskan di mana aja untuk kemajuan AUM dan persyarikatan. Pesan ini menggarisbawahi tanggung jawab besar yang diemban oleh kepala sekolah dalam mendidik generasi muda. Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam organisasi Muhammadiyah, termasuk Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal, H. Surakhmad, S.Pd, serta Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Majelis Dikdasmen AUM terkait. Pelantikan ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memastikan kontinuitas kepemimpinan di sekolah-sekolahnya. Semua pihak berharap kepala sekolah yang baru dilantik akan mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Reportase M Ridwan Sekretariat PDM Sleman, Editor : Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading