KL-LAZISMU Kapanewon Turi Himpun Donasi Rp 60 Juta Lebih untuk Korban Banjir Sumatera

Turi, Pdmsleman.Or.Id Seruan kemanusiaan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mendapat sambutan luas dari warga Persyarikatan di tingkat akar rumput. Instruksi PP Muhammadiyah yang mengimbau agar dana infak salat Jumat di masjid-masjid Muhammadiyah selama tiga pekan dialokasikan bagi korban bencana, langsung direspons cepat oleh Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (KL-LAZISMU) Kapanewon Turi, Sleman. Ketua KL-LAZISMU Kapanewon Turi, Aris Suranto pada Senin menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menggerakkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan seluruh masjid Muhammadiyah di wilayah Kapanewon Turi untuk melakukan penggalangan donasi. “Sebagai kepanjangan tangan LAZISMU PDM Kabupaten Sleman, kami langsung menginstruksikan PRM dan takmir masjid Muhammadiyah agar menggalang donasi dari jamaah dan masyarakat. Ini merupakan bentuk ketaatan organisasi sekaligus kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Aris Suranto. Hasilnya, dalam waktu relatif singkat, kurang lebih dua pekan, donasi yang terkumpul mencapai Rp 60.687.660. Dana tersebut berasal dari individu, jamaah masjid, serta PRM se-Kapanewon Turi. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 51.110.000 diserahkan secara langsung kepada bendahara KL-LAZISMU Kapanewon Turi, sementara Rp 9.577.660 disalurkan melalui transfer ke rekening BSI atas nama KL-LAZISMU Kapanewon Turi. Aris menjelaskan bahwa seluruh dana yang terhimpun pada tahap pertama telah disetorkan ke Kantor LAZISMU Kabupaten Sleman yang berlokasi di RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Penyaluran ini dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prinsip akuntabilitas lembaga amil zakat Muhammadiyah. “Alhamdulillah, amanah dari para donatur langsung kami setorkan ke LAZISMU Kabupaten Sleman agar segera disalurkan kepada para korban bencana di Sumatera. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga kepercayaan umat,” tegasnya. Tidak berhenti pada tahap pertama, KL-LAZISMU Kapanewon Turi kembali membuka penggalangan donasi tahap kedua. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada warga Muhammadiyah dan umat Islam pada umumnya yang ingin turut serta membantu korban banjir di Sumatera. “Penggalangan tahap kedua ini kami buka sebagai ikhtiar berkelanjutan. Semoga bantuan yang kita berikan menjadi wasilah pertolongan Allah, baik bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana maupun bagi para donatur di akhirat kelak,” imbuh Aris. Pengumpulan donasi tahap kedua dibuka hingga 30 Desember 2025. Donasi dapat diserahkan langsung kepada H. Haryanto di wilayah Dadapan, melalui Toko SIBAG di Jalan Gunung Anyar–Dadapan, atau ditransfer ke rekening BSI nomor 8887766682 atas nama KLL LAZISMU Cabang Turi. Kegiatan penggalangan donasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara instruksi pimpinan pusat dan gerakan di tingkat lokal mampu menghadirkan dampak nyata bagi kemanusiaan. Muhammadiyah, melalui LAZISMU, kembali meneguhkan perannya sebagai gerakan dakwah yang tidak hanya menyeru, tetapi juga memberi solusi bagi umat dan bangsa. Rep Editor  Arief Hartanto

Loading

PRM Sidoharjo PRA Bangunkerto 1 Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Pengajian, Donasi Banjir, hingga Persiapan Ramadan

Turi,Pdmsleman.Or.Id Pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidoharjo dan PRA Bangunkerto 1menggelar rapat koordinasi pada Ahad, 21 Desember 2025, bertempat di Rumah Makan Mbak Mpok, Lungguhrejo, Donokerto, Kapanewon Turi, Sleman. Rapat yang berlangsung pukul 15.30 hingga 17.30 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PRM dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sidoharjo sebagai upaya menyinergikan program kerja menjelang akhir tahun dan awal 1447 Hijriah. Ketua PRM Sidoharjo, Gesang Subagyo, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta memastikan kesiapan seluruh agenda keumatan dan sosial yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Rapat ini kami selenggarakan untuk menyatukan langkah antara PRM Sidoharjo, khususnya dalam menyukseskan kegiatan pengajian rutin, aksi kemanusiaan, serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan,” ujar Gesang Subagyo dalam keterangannya. Agenda pertama rapat difokuskan pada koordinasi persiapan penyelenggaraan pengajian rutin malam Jum’at Pahing yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Desember 2025. Pengajian tersebut akan menghadirkan Ustaz Darussalam sebagai penceramah utama. Dalam pembahasan ini, pengurus membagi tugas teknis, mulai dari konsumsi, publikasi, hingga kesiapan tempat agar kegiatan berjalan tertib dan khidmat. Agenda kedua membahas penggalangan donasi untuk korban bencana banjir di Sumatera. PRM dan PRA Sidoharjo sepakat untuk mengoptimalkan peran ranting sebagai garda terdepan dalam gerakan filantropi Muhammadiyah. Donasi akan dihimpun melalui warga, jamaah pengajian, serta simpatisan Muhammadiyah di wilayah Sidoharjo. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Muhammadiyah benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini merupakan wujud nyata dakwah bil hal,” tegas Gesang. Pembahasan berikutnya adalah persiapan kegiatan menyambut bulan suci Ramadan dan pelaksanaan Sholat ‘Idul Fitri 1447 Hijriah. Rapat menyepakati pentingnya perencanaan sejak dini, termasuk penentuan lokasi Sholat ‘Id, kesiapan imam dan khatib, serta koordinasi dengan pihak terkait demi kelancaran pelaksanaan ibadah. Selain itu, rapat juga menjadi ajang sosialisasi program SatuMu (Satu Muhammadiyah), sebagai upaya penguatan data dan integrasi administrasi organisasi di tingkat ranting. Program ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan organisasi dan memperkuat basis jamaah Muhammadiyah. Rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berharap hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti secara konkret demi kemajuan PRM dan PRA Sidoharjo. Sebagai referensi, kegiatan ini merupakan bagian dari program konsolidasi organisasi PRM Sidoharjo tahun 2025, sejalan dengan pedoman Persyarikatan Muhammadiyah tentang penguatan dakwah komunitas, gerakan sosial kemanusiaan, dan persiapan ibadah umat Islam menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Arief Hartanto PCM Turi MPI PDM Sleman

Loading

MDMC Terus Dampingi Penyintas Banjir dan Longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus melakukan respons kemanusiaan terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sejak akhir November 2025. Bencana ini dipicu oleh curah hujan ekstrem akibat fenomena Siklon Tropis Senyar yang berdampak signifikan pada ketiga wilayah tersebut. Hingga 19 Desember 2025, dampak bencana tercatat sangat luas. Secara kumulatif, jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.068 jiwa, luka-luka sekitar 7.000 jiwa, korban hilang 190 jiwa, serta lebih dari 537.000 jiwa terdampak dan mengungsi. Kerusakan juga terjadi pada ratusan ribu rumah warga serta fasilitas umum, termasuk sekolah, layanan kesehatan, tempat ibadah, jembatan, dan perkantoran. MDMC bersama unsur Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah mengoperasikan Pos Koordinasi Nasional serta pos koordinasi wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Respons dilakukan melalui berbagai klaster layanan, meliputi pelayanan kesehatan, distribusi logistik, dapur umum, layanan psikososial, pembersihan lingkungan, pembangunan jembatan darurat, penyediaan air bersih dan sanitasi (WASH), hingga hunian darurat. Total penerima manfaat layanan MDMC hingga saat ini mencapai lebih dari 22.000 jiwa yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota terdampak. Selain itu, ratusan relawan Muhammadiyah dari berbagai daerah dikerahkan untuk memperkuat respons di lapangan, bekerja sama dengan BPBD, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat setempat. MDMC juga mencatat kerusakan pada sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya di sektor pendidikan dan keagamaan, yang turut terdampak akibat banjir dan tanah longsor di ketiga provinsi tersebut. Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi terdampak meliputi hunian sementara, air bersih dan sanitasi, layanan kesehatan lanjutan, perlengkapan tidur, serta dukungan pemulihan awal bagi warga terdampak.  MDMC mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat solidaritas dan dukungan kemanusiaan bagi para penyintas bencana.Muhammadiyah melalui MDMC berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak, tidak hanya dalam fase tanggap darurat, tetapi juga pada tahap pemulihan dan penguatan ketangguhan masyarakat ke depan.

Loading

Kajian Sabtu Pagi Masjid Baiturrahim Turi Tekankan Pentingnya Muhasabah Diri Menjelang Pergantian Tahun

 Turi, Pdmsleman.or.Id Masjid Baiturrahim Turi menggelar Kajian rutin setiap Sabtu Pagi pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan keagamaan yang rutin diikuti ratusan jamaah ini menghadirkan Ustadz Sutan Kumala Pontas Nasution, S.Sos., M.Sos., dai asal Tapanuli Selatan yang juga dikenal sebagai pengajar di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzil Quran Muhammadiyah Ibnu Juraimi Yogyakarta Dalam kajiannya, Ustadz Sutan menekankan pentingnya muhasabah diri, terutama menjelang pergantian tahun Masehi. Momentum akhir tahun, menurutnya, semestinya dimanfaatkan umat Islam untuk menghitung, mengevaluasi, dan menilai kembali perjalanan hidup yang telah dilalui, bukan sekadar merayakan pergantian waktu. Ia mengingatkan pesan Khalifah Umar bin Khattab yang masyhur, “Perbanyaklah kalian menghisab diri sendiri sebelum kalian dihisab oleh Allah SWT.” Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa melakukan introspeksi sebelum datangnya hari pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ustadz Sutan menjelaskan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi kematian dan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh amal perbuatannya. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hasyr ayat 18 yang menyerukan kepada orang-orang beriman agar bertakwa dan memperhatikan apa yang telah dipersiapkan untuk kehidupan akhirat. Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan perintah takwa hingga dua kali, menunjukkan betapa pentingnya nilai ketakwaan dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, wasiat tentang takwa bukanlah hal baru, karena setiap pekan umat Islam senantiasa diingatkan melalui khutbah Jumat. Namun, pengulangan tersebut justru menandakan urgensi takwa sebagai fondasi utama kehidupan beragama. Lebih lanjut, ia menguraikan manfaat muhasabah diri. Di antaranya adalah menghindarkan seseorang dari sikap merasa paling suci, menjauhkan diri dari kesombongan, serta mendorong pemanfaatan waktu secara lebih baik. Kesadaran bahwa umur manusia terbatas dan kematian bisa datang kapan saja menjadi pendorong untuk hidup lebih terarah dan bermakna. Sebagai umat Rasulullah SAW, umat Islam juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri. Ustadz Sutan mengutip hadis yang menjelaskan bahwa orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin tergolong orang yang beruntung, sedangkan mereka yang kualitasnya menurun termasuk orang yang merugi. Ia juga mengingatkan firman Allah dalam QS. Al-Muddassir ayat 38 bahwa setiap jiwa bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya. Karena itu, umat Islam diajak untuk memperbanyak amal shalih sebelum datangnya kematian, agar tidak termasuk golongan yang menyesal dan berharap dikembalikan ke dunia di akhirat kelak. Mengakhiri kajian, Ustadz Sutan menyampaikan hadis Rasulullah SAW tentang lima perkara yang akan dipertanyakan pada hari kiamat, yakni tentang umur, ilmu, harta, dan jasad. Ia menegaskan bahwa orang mukmin yang cerdas adalah mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya dalam menghadapi kehidupan akhirat.  Rep : Ir. Agus Nugroho Setiawan, M.P Takmir Masjid Baiturrahim Turi Editor Arief Hartanto  

Loading

Warga Sanggrahan Dan  Jamaah Masjid Al Mubarok Donasi 9.5 juta Untuk Bencana Aceh Melalui Lazismu

Berbah, pdmsleman.Or.Id Warga Sanggrahan RW 8, Tegaltirto  Berbah berserta jamaah Masjid Al Mubarok menggalang donasi untuk korban bencana banjir di  Aceh dan Sumatera terkumpul  sejumlah 9.5 juta rupiah. Donasi tersebut diserahkan melalui Lazismu Berbah pada hari Jumat 19 Desember 2025 bertempat di Masjid Al-Mubarok, Sanggrahan, Tegaltirto Berbah Sleman, Yogyakarta. Donasi tersebut diserahkan dihadapan jamaah seusai melakukan  ibadah sholat Jum’at. Ketua takmir Masjid H. Sumadi menyerahkan uang hasil donasi diterima kepala Kantor LAZISMU Berbah Saifu Rizal, SH  di dampingi ketua RW 8 Sanggrahan Tegaltirto, Berbah H. Mohammad Jupri, SE. Dihadapan jamaah Sholat Jumat H. Mohammad Jupri menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul  diniatkan untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di daerah Aceh, Sumatera Barat dan  Sumatera Utara.” Harapannya bisa meringankan beban yang dialami saudara kita di daerah bencana.” Ucap H. M Jupri. Meskipun sebenarnya Takmir Masjid Al Mubarok  mempunyai keinginan untuk membebaskan tanah sebelah utara masjid seluas 167 meter persegi. Dan sudah disepakati dengan pemilik tanah dengan sejumlah total 1.169 Milyar.Harapannya dengan dilaksanakan pembebasan  tanah tersebut akan merubah wajah masjid menghadap utara.  Memudahkan jamaah bisa langsung menuju masjid dari jalan utama. Masjid Al-Mubarok yang megah terdiri dari dua lantai. “Selama ini masjid tidak mempunyai halaman, parkir kendaraan jamaah numpang dihalaman SD Negri Berbah.” Jelas H. Jupri. Ketua takmir Masjid Al-Mubarok H. Sumadi  menyampaikan Nantinya ketika  takmir berhasil  pembebasan tanah tersebut akan dipakai sebagai halaman  Masjid yang megah diatas tanah 356 m2. Namun takmir Masjid Al Mubarok masih belum bisa mencukupi jumlah dana yang disepakati. Kita masih mengarah infak , sodakoh agar segera terlaksana pembebasan tanah tersebut.“Nantinya Masjid akan menjadi kelihatan lebih megah ” namun yang penting akses wajah masjid yang langsung tembus jalan utama.”  Jelasnya. Kepala Kantor Lazismu Berbah mengucapkan terimakasih atas titipan donasi untuk bencana Aceh dan Sumatera. Nantinya donasi akan dikumpulkan di LAZISMU PDM Sleman. Penggalangan donasi untuk bencana Aceh akan ditutup pada tanggal 26 Desember 2025.” Nantinya setelah selesai penggalangan donasi bencana di di Aceh. LAZISMU akan membantu mengumpulkan  donasi  pelepasan  tanah Utara masjid.” Pungkas nya. Rep Kusnadi Berbah editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SD Muhammadiyah Semoya, Menjadikan Al Qur’an Sebagai Mahkota Cahaya penyejuk Mata Dan Jiwa

Berbah, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Semoya menyelenggarakan kegiatan Haflah Akhirussanah Kenaikkan Jilid Tilawati dan Hafalan Al-Qur’an sebagai wujud syukur atas capaian pembelajaran Al-Qur’an peserta didik pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, bertempat di SD Muhammadiyah Semoya Tegaltirto, Berbah. Sleman. Yogyakarta Hari Jumat 19 Desember 2025. Kegiatan dimulai pukul 07.00 . Tepat waktu sesuai undangan. Dihadiri Majelis Dikdasmen PCM Berbah, Kepala sekolah , guru karyawan, wali murid berserta murid SD Muhammadiyah Semoya klas 1 sampai kelas 6. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Semoya Rini Wuriyastuti, SE, SPd SD mengucapkan selamat datang kepada wali murid dan tamu undangan. Hari ini merupakan kegiatan Haflah Akhirussanah Kenaikan Jilid Tilawati dan Hafalan Al Qur’an.Juga bersamaan dengan pengambilan raport semester ganjil. Perlu dipahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang tidak sama dengan lainnya. Tapi kita harus yakin bahwa Putra putri kita bila kurang dari sisi akademik pastilah memiliki kemampuan di sisi lain seperti seni budaya dan lainnya.” Tugas kita sebagai pendidik orangtua menggali kemampuan dasar yang lebih menonjol. Kita pupuk dan kembangkan secara maksimal.” Tutur kepala sekolah SD M Semoya. Untuk liburan akhir semester ganjil yang cukup panjang bersamaan dengan libur Natal dan tahun baru diprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat. Liburan yang bijaksana disesuaikan dengan kondisi dan keadaan yang ada,tidak memaksakan diri.Liburan hendaklah dipergunakan sebaik baiknya untuk kepentingan anak. Tetap harus ada kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan meski dengan kegiatan ringan sehari-hari seperti menyapu merawat bunga dan lainnya.“Bila mau bertamasya juga tidak harus mahal. Yang penting kebersamaan dan kekeluargaan.” Pesan Rini. Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah (dikdasmen) pimpinan Cabang Muhammadiyah Berbah Dra. Suryati menyampaikan terimakasih kepada bapak ibu wali yang telah berkenan mempercayakan menitipkan anak untuk belajar di SD Muhammadiyah Semoya juga sekolah Muhammadiyah yang lain dari TK sampai SMK. “Semoga dengan belajar di sekolah perserikatan Muhammadiyah akan mendapatkan manfaat dunia akherat.” Ucap Suryati. Ketua panitia kegiatan Dwi Rahmawati, SPd menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penuh makna dalam meneguhkan komitmen sekolah untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan berkarakter Islami dan berkemuhamadiyahan.“Melalui proses pembelajaran Tilawati dan tahfidz, para siswa tidak hanya belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keimanan sejak dini.” Tutur Dwi Dengan mengusung tema “Mahkota Cahaya: Menjadikan Al-Qur’an Penyejuk Mata dan Jiwa Orang Tua”, kegiatan ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam mendidik generasi penerus Islam yang unggul danj berkemajuan.“Semoga Al-Qur’an senantiasa menjadi cahaya dalam kehidupan anak-anak kita, di dunia maupun di akhirat.” Pungkas Dwi. Rep Kusnadi

Loading

Kemah Hizbul Wathan Mu’allimin Perkuat Karakter Kepemimpinan di Desa Wisata Jaka Garong

Turi, Pdmsleman.Or.Id Hizbul Wathan (HW) Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta menggelar Kegiatan Kemah sebagai bagian dari pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian peserta didik. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Desa Wisata Jaka Garong, Kalurahan Wonokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman pada 16-19 Desember 2025, dengan rangkaian agenda yang tersusun sistematis dan edukatif sebagaimana tercantum dalam jadwal resmi kegiatan. Kemah yang berlangsung selama beberapa hari ini diikuti oleh para peserta didik Mu’allimin Muhammadiyah dengan pendampingan pembina dan panitia. Desa Wisata Jaka Garong dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki potensi alam, budaya, serta lingkungan yang mendukung pembelajaran berbasis alam terbuka dan penguatan nilai-nilai ke-Hizbul Wathan-an. Rangkaian acara dimulai sejak hari pertama dengan registrasi peserta, upacara pembukaan, pendirian tenda, serta orientasi lokasi. Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai materi pembinaan seperti penguatan ideologi Hizbul Wathan, kepemimpinan, kedisiplinan, serta pelatihan keterampilan lapangan. Kegiatan malam diisi dengan api unggun dan pentas seni yang bertujuan membangun kebersamaan serta menumbuhkan kreativitas peserta. Pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi, jelajah alam, permainan edukatif, serta pelatihan ketangkasan. Materi-materi tersebut dirancang untuk melatih kerja sama tim, ketahanan fisik, serta kemampuan problem solving peserta di alam terbuka. Selain itu, terdapat pula sesi ibadah dan refleksi yang menanamkan nilai spiritual dan akhlak Islami dalam setiap aktivitas. Kemah ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan kepramukaan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan melalui kemah HW, peserta dilatih untuk mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dengan lingkungan Desa Wisata Jaka Garong sangat mendukung proses pembelajaran ini. Herda, Pihak pengelola Desa Wisata Jaka Garong juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. “ Selain memberikan manfaat edukatif bagi peserta, kegiatan ini turut mengenalkan potensi wisata lokal kepada generasi muda dan mendorong sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat desa”. Dengan terselenggaranya kemah Hizbul Wathan Mu’allimin ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai ke-HW-an dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan. Arief Hartanto

Loading

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti Sosialisasi dan Percepatan PIP Digelar di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Ketua Komisi IV DPR RI melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Percepatan Program Indonesia Pintar (PIP) pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini digelar melalui Mobil Layanan Gerak dan dipusatkan di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Agenda tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang berkelanjutan dan merata bagi peserta didik di seluruh Indonesia. Sosialisasi PIP ini dihadirisecara langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti beserta jajaran pejabat eselon I dan II serta staf khusus kementerian. Turut hadir Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, pimpinan dan perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Dinas Pendidikan DIY, Bupati Sleman beserta jajaran hingga tingkat kalurahan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sleman, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti kepala sekolah dan sivitas akademika SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, orang tua atau wali penerima PIP, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dalam mendukung program pendidikan nasional. Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya jaminan keberlangsungan dan keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda. “Program Indonesia Pintar merupakan instrumen strategis untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkesinambungan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas,” ujar Abdul Mukti sebagaimana disampaikan dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyampaikan bahwa upaya peningkatan dan penjaminan akses pendidikan telah menjadi perhatian negara sejak masa pemerintahan terdahulu. Menurutnya, PIP merupakan kelanjutan dari komitmen panjang pemerintah dalam memberikan dukungan kepada peserta didik dari keluarga yang membutuhkan. “Negara hadir untuk memastikan tidak ada anak yang terputus pendidikannya karena kendala ekonomi,” ungkapnya dalam sesi sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini juga dimeriahkan dengan penampilan talenta siswa-siswi Muhammadiyah yang menampilkan beragam potensi seni dan kreativitas. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa dukungan pendidikan yang tepat mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berprestasi di bidang nonakademik. Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Ketua Komisi IV DPR RI secara simbolis menyerahkan bantuan PIP kepada para siswa yang berhak menerima. Penyerahan ini disambut antusias oleh peserta dan orang tua atau wali yang hadir. Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi dan Percepatan Program Indonesia Pintar di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan berlangsung dinamis, lancar, sukses, dan menggembirakan. Melalui agenda ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap PIP semakin meningkat serta percepatan penyaluran bantuan pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Rep AM Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Lazismu PDM Sleman  Himpun Rp.1,6 Miliar, Penggalangan Donasi Bencana Sumatra

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra menorehkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Sabtu, 13 Desember 2025 sore, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai 1.006 jiwa. Selain itu, sebanyak 217 orang masih dinyatakan hilang, sementara ribuan warga lainnya harus mengungsi setelah rumah dan harta benda mereka rusak atau hanyut diterjang banjir dan longsor. Di balik angka-angka tersebut, tersimpan kisah kehilangan anggota keluarga, doa yang tak pernah putus, serta perjuangan para penyintas untuk bertahan hidup di tengah keterbatasan. Kondisi darurat ini mendorong berbagai elemen masyarakat untuk bergerak cepat, termasuk Persyarikatan Muhammadiyah yang sejak awal dikenal aktif dalam kerja-kerja kemanusiaan. Sebagai bentuk respons cepat dan terkoordinasi, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menginstruksikan pengalihan infak Jumat di seluruh masjid Persyarikatan Muhammadiyah untuk membantu korban bencana alam. Infak Jumat pada 12, 19, dan 26 Desember 2025 ditetapkan secara khusus sebagai bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta daerah lain yang mengalami bencana. Kebijakan tersebut sejalan dengan Surat Keputusan Muhammadiyah tentang penghimpunan dana infak Jumat sebagai wujud kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan Persyarikatan terhadap musibah nasional. Instruksi ini mendapat sambutan luas dari warga Muhammadiyah hingga ke tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Sleman. Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman   menggerakkan solidaritas umat melalui penggalangan donasi yang masif dan terstruktur. Hingga 17 Desember 2025, Lazismu PDM Sleman berhasil menghimpun dana bantuan untuk bencana Sumatra sebesar Rp1,6 miliar. Capaian ini menjadi yang tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. “Alhamdulillah, per 17 Desember 2025, Lazismu PDM Sleman berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1,6 miliar untuk bantuan bencana Sumatra. Dana ini berasal dari sinergi Pimpinan Ranting, Cabang, Amal Usaha Muhammadiyah, serta masyarakat umum yang menyalurkan donasinya melalui Lazismu PDM Sleman,” tutur Sinta Brata Ketua Lazismu PDM Sleman. Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat kepada Lazismu menjadi modal penting dalam mempercepat penghimpunan dan penyaluran bantuan. Seluruh dana yang terkumpul akan dikelola secara transparan dan disalurkan melalui mekanisme resmi Muhammadiyah, bekerja sama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Di sisi lain, relawan Muhammadiyah dan Lazismu terus bergerak ke lokasi terdampak bencana. Mereka menembus medan yang sulit untuk menyalurkan bantuan logistik, kebutuhan pangan, layanan kesehatan, serta dukungan psikososial bagi para korban yang kehilangan keluarga dan tempat tinggal. Melalui gerakan penggalangan dana dan aksi kemanusiaan ini, Lazismu PDM Sleman menegaskan komitmennya dalam memulihkan harapan para penyintas. Solidaritas dan gotong royong yang terbangun diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk membantu saudara-saudara di Sumatra bangkit kembali dari duka dan keterpurukan akibat bencana. Rep Sinta Brata & Arief H LAzismu PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading