Belajar Kepengasuhan Bayi FORPAMA DIY Kunjungi Panti Bayi Sehat

Bandung, Pdmsleman.Or.id MPKS PDM Sleman mengirimkan kafilahnya sebanyak 15 orang dari 8 panti yang dibina pada kegiatan studi tiru Forum Silaturahmi Panti Asuhan Muhammadiyah -Aisyiyah (FORPAMA) DIY yang dibawah naungan Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM DIY melaksanakan kunjungan Studi Tiru ke Pimpinan Cabang Muhamamadiyah (PCM) Sukajadi Kota Bandung, kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (04/10) bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sukajadi Kota Bandung. Adapun AUM yang dikunjungi adalah Panti Bayi Sehat Muhammadiyah Cabang Sukajadi. Sementara menurut Wahyu Purhantara selaku ketua MPKS PDM Sleman, “ diharapkan setiap panti dapat mencontoh pola manajemen panti, kepengasuhan kemandirian panti, pola-pola kerjasama antar Lembaga”. Hal Ini bertujuan lanjut Wahyu, yang juga menjadi kordinator bidang kelembagaan FORPAMA, panti-panti Muhammadiyah Aisyiah mampu mencerahkan dan memajukan umat. Dalam sambutannya ketua PCM Sukajadi, Rahmat Sanjaya menyampaikan ucapan selamat datang terhadap rombongan FORPAMA DIY “Kami ucapkan selamat datang kepada rombongan FORPAMA dari DIY, kehadiran bapak ibu merupakan  kebahagiaan bagi kami dan harapannya bisa menjadi sarana menguatkan ukhwah” tuturnya. PCM Sukajadi pada tahun ini mengikuti LPCR Award mewakili Kota Bandung “Kami sebenarnya merasa belum pantas mendapatkan kepercayaan ini karena masih perlu banyak pembenahan” ucapnya. Cabang Muhammadiyah Sukajadi memiliki 6 ranting Muhammadiyah, 2 sekolah Muhammadiyah, 2 Panti Muhahammadiyah termasuk panti bayi yang akan dikunjungi, Klinik Pratama, Surya Mart, dan beberapa Amal Usaha dibidang ekonomi lainnya “ Kami berkomitmen selalu berkonsolidasi dengan berbagai stakeholder, dan memiliki cita-cita Muhammadiyah Sukajadi Berkemajuan dan Unggul yang terejawantahkan dalam program terkait penguatan organisasi usaha dan amal usaha di Sukajadi” tambahnya. Wibowo Ketua FORPAMA menyampaikan bahwa peserta yang mengikuti Studi Tiru sejumlah 50 orang “Peserta Studi Tiru ini kurang lebih 50 orang yang terdiri dari 25 Panti dengan perwakilan masing – masing  panti 2 orang” ungkapnya. Untuk meningkatkan kalitas pengasuh di Panti terdapat kelas FORPAMA. Wibowo berharap dengan adanya Studi Tiru ini peserta bisa mendapatkan informasi dan referensi terkait pengelolaan. Ferry Sopyan Kepala Panti Bayi Sehat Muhammadiyah menjelaskan terkait dengan profil singkat Panti tersebut, ia menjelaskan bahwa mereka merawat bayi yang baru lahir, anak yang terlantar, anak hasil hubungan diluar nikah dan lain sebagainya “Kami membesarkan dan merawat anak dari bayi sampai dewasa bahkan ada yang sampai menikah, nanti tergantung kondisi jika ada keluarganya yang mampu  merawatnya maka kami kembalikan anak tersebut” ungkapnya. Dalam menerima anak asuh tentunya melalui asessement terlebih dahulu yang dilakukan Tenaga Pekerja Sosial Profesional yang dimiliki oleh Panti Sehat Muhammadiyah “Kami dalam melakukan pengasuhan anak harus melalui assessment terlebih dahulu, jika anak tersebut belum diketahui orang tuanya maka akan dibuatkan akta kelahiran terlebih dahulu” tambahnya. Rep Wicak & Yu Poer

Loading

Refleksi Demonstrasi Tuntutan Rakyat dan Sikap Muhammadiyah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Aula Masjid KH. Sudja RS PKU Muhammadiyah Gamping, Ahad (5/10/2025) pagi dipenuhi ratusan peserta dari jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Aisyiyah, Ortom, PCM, PCA, PRM hingga PRA se-Kabupaten Sleman hadir memenuhi undangan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PDM Sleman dalam forum silaturahmi dan diskusi bertajuk “Refleksi Demonstrasi Tuntutan Rakyat dan Sikap Muhammadiyah.” Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan pembukaan resmi oleh Ketua PDM Sleman, H. Harjaka S.Pd., S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya forum ini untuk membangun kesadaran kebangsaan. “Kita perlu melakukan refleksi atas dinamika demonstrasi yang beberapa waktu terakhir mewarnai kehidupan politik nasional. Muhammadiyah harus memberi pandangan yang jernih dan konstruktif, agar umat tidak terjebak dalam arus yang merugikan bangsa,” ujarnya. Sementar Dokter Faisol selaku Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping menyampaikan “ kami menyambut baik acaranya sekaligus sebagai upaya untuk lebih mengenalkan RS PKU Gampingn secara lebih luas dan kami berkomitmen untuk mendukung berbagai kegiatan PDM Sleman”. Diskusi menghadirkan empat narasumber lintas perspektif. Mereka adalah Ir. Achmad Syauqi Soeratno (Anggota DPD RI Daerah Pemilihan DIY), Dr. Abdul Gafar Karim (akademisi FISIPOL UGM), Kombes Pol. Burkan Rudy Satria, S.I.K. (Wakil Direktur Tindak Pidana Umum, Bareskrim Polri), serta H. Singgih Januratmoko, M.M. (Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Fraksi Golkar) dengan moderator Trapsi Haryadi, M.IP. Dalam paparannya, Ir. Achmad Syauqi Soeratno yang juga menjadi Ketua BAP Badan Akuntabilitas Publik  Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) “Saya menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh LHKP PDM Sleman ini, khususnya untuk memberikan edukasi politik yang objektif dan solutif, terkait peran Muhammadiyah dalam hidup berbangsa dan bernegara, dengan berbagai dinamikanya.” Sementara itu, Dr. Abdul Gafar Karim mengingatkan bahwa konsolidasi demokrasi Indonesia masih belum rampung. “Kita punya referensi konstitusi dan dasar negara, tetapi implementasinya sering kali terhambat oleh kepentingan politik jangka pendek. Situasi ini yang menyebabkan demokrasi kita belum matang. Perlu check-up menyeluruh,” tegasnya. Ia juga menyoroti isu fundamental kesejahteraan rakyat yang erat kaitannya dengan akses pendidikan dan kesehatan. Dari perspektif kepolisian, Kombes Pol. Burkan Rudy Satria menjelaskan dinamika pengamanan aksi massa. “Polri selalu berusaha mengedepankan pendekatan humanis. Ketika demonstrasi berlangsung tertib, maka polisi membelakangi massa sebagai tanda situasi aman. Tapi jika berhadapan langsung, itu artinya ada potensi gangguan. Tantangan kita adalah mencegah provokasi yang bisa menimbulkan anarki,” jelasnya. Ia mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tetap harus menghormati hak orang lain, menjaga ketertiban, serta menaati hukum. Adapun H. Singgih JanuratmokoAnggota DPR RI Komisi VIII dengan lingkup tugas di bidang Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungam Anak.    Diskusi berlangsung interaktif dengan banyak peserta mengajukan pertanyaan seputar sikap Muhammadiyah dalam menghadapi gejolak politik nasional. Beberapa peserta menyoroti bagaimana organisasi Islam ini sebaiknya menempatkan diri, tidak larut dalam pragmatisme politik, tetapi juga tidak apatis terhadap proses demokrasi. Demonstrasi sebagai bagian dari dinamika demokrasi, namun harus disikapi dengan kedewasaan dan warga Muhammadiyah diharapkan menjadi kekuatan moral yang mampu menjaga keutuhan bangsa dengan bekal memahami makna demokrasi dan juga memberi kontribusi nyata dalam ranah publik dan kebijakan serta peran strategis Muhammadiyah dalam menjaga kehidupan berbangsa. Reportase n Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PRM Margokaton Seyegan Wakili  Muhammadiyah DIY di Lomba CRM Nasional Muhammadiyah

Sleman , Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Margokaton Seyegan mendapatkan amanah untuk maju ke lomba Cabang Ranting Muhammadiyah (CRM) Nasional mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “PRM Margokaton menghaturkan terima kasih atas kesempatan, dukungan, dan bantuan yang diberikan sehingga kami bisa tampil di Muhammadiyah Jogja Expo #4 dan dipercaya maju ke lomba CRM Nasional mewakili PWM DIY,” Nur Khoirudin Ketua PRM Margokaton. Pada tahap assessment awal, PRM Margokaton berhasil masuk kategori PRM Unggul. Capaian ini menjadi modal penting untuk melangkah ke tahapan selanjutnya. “Alhamdulillah di assessment awal, PRM Margokaton berhasil masuk kategori PRM Unggul,” tambahnya. Tahapan berikutnya, PRM Margokaton bersama Masjid Al Barokah Pakem dan PCM Kalasan sebagai wakil PDM Sleman akan tampil dalam presentasi di hadapan dewan juri lomba CRM PP Muhammadiyah pada Ahad, 12 Oktober 2025, di Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Ajang tersebut merupakan seleksi tahap pertama untuk menentukan Nominasi PRM Unggul Nasional se-DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. “Doa, bimbingan, dan dukungan selalu kami harapkan agar dapat memenuhi harapan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami,” ujar perwakilan PRM Margokaton. PRM Margokaton selama ini dikenal aktif di tengah masyarakat, berupaya menegakkan amar makruf nahi munkar di lingkungan Margokaton, Kapanewon Seyegan, Sleman sebagaimana disampaikan kepada Arief Hartanto dari MPI PDM Sleman pada Jum’at 4 Oktober 2025. Pada Musyawarah Ranting, 14 Oktober 2023, ditetapkan kepemimpinan periode 2022-2027 dengan Ketua Nurkhoirudin dan Sekretaris Sumardiono. Struktur ini membawahi tiga bidang utama: tabligh dan kemasjidan, pendidikan dan kaderisasi, serta ekonomi dan layanan sosial. Bidang tabligh dan kemasjidan memiliki program unggulan Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah melalui pengajian Ahad Kliwon. Kegiatan ini konsisten menghadirkan jamaah dalam jumlah besar. Pada pengajian pertama, 14 Januari 2024, jamaah mencapai sekitar 450 orang, melebihi target awal 300 orang. Dalam perkembangannya, rata-rata jamaah mencapai 500–800 orang, bahkan menembus 1.200 orang saat pengajian Ahad Kliwon spesial Milad Muhammadiyah ke-112 pada 24 November 2024. Selain itu, bidang tabligh juga mengelola pengajian pimpinan, pemberdayaan masjid, penyelenggaraan shalat Id, hingga safari Ramadan. Di bidang pendidikan dan kaderisasi, PRM Margokaton menggulirkan program pengajian ortom, layanan kartu anggota, pengkaderan mubalig, pendampingan amal usaha Muhammadiyah (AUM), hingga gerakan orang tua asuh. Margokaton memiliki tiga ortom aktif — Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah — serta sejumlah AUM, termasuk SD Muhammadiyah Bolu, TK ABA Margokaton 1–3, KB Aisyiyah, dan tujuh TPA resmi Kemenag. Bidang ekonomi dan layanan sosial turut aktif melalui pemberdayaan UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, pentasarufan zakat, infak, sedekah, serta penggalangan kencleng infak untuk tanah wakaf. Dengan prestasi dan kiprahnya, PRM Margokaton ditetapkan PCM Seyegan sebagai ranting percontohan. Pada MJE ke-4, 12–14 September 2025, PRM Margokaton tampil bersama wakil Sleman lainnya. Kepercayaan itu berlanjut saat PDM Sleman menunjuk mereka sebagai peserta lomba CRM tingkat provinsi. Hingga PWM DIY menetapkan PRM Margokaton menjadi salah satu peserta lomba CRM Nasional. “Semoga Allah memberikan kemudahan dan meridai setiap gerakan dakwah Muhammadiyah di Ranting Margokaton,” doa dan harapan dari jajaran pimpinan PRM. Dengan semangat dan capaian yang sudah diraih, PRM Margokaton optimistis dapat mengharumkan nama Sleman dan DIY di ajang nasional. Rep : Dhian N  PRA MArgokaton Editor  : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

AmbulansMU Sleman Perkuat Kompetensi Relawan Penanganan Pasien Infeksius

Sleman , Pdmsleman.Or.Id   Forum Pengelola Ambulans Muhammadiyah (Forpam) Kabupaten Sleman kembali menggelar pertemuan silaturahmi rutin sekaligus peningkatan kapasitas relawan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (27/9/2025) malam di RM Genduk Wulan, Jalan Godean–Seyegan, Margodadi, Seyegan, Sleman. Ketua Forpam Sleman, H. Darojat Noor Akhmad, menyebutkan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar titik layanan ambulans Muhammadiyah. “Kami mengundang seluruh koordinator dan relawan titik layanan agar bersama-sama meningkatkan kapasitas pelayanan, khususnya dalam menghadapi kasus pasien infeksius,” ujarnya . Sebanyak 90 petugas AmbulanMU dari 18 titik layanan se-Daerah Sleman mengikuti Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan para relawan dalam menangani pasien, khususnya yang berisiko infeksius. Ketua Panitia, M. Najib Ngirfani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan. “Tema kegiatan ini adalah Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Petugas AmbulanMU. Kami berharap para relawan semakin terlatih dalam memberikan pertolongan yang aman dan profesional,” ungkapnya. Ketua PCM Seyegan, Tri Subandi, turut hadir memberikan motivasi. Menurutnya, mars AmbulanMU mengandung filosofi kuat tentang semangat pengabdian tanpa batas. “Semboyan mars AmbulanMU mempunyai makna mendalam. Selama roda masih berputar, selama mesin masih menyala, layanan AmbulanMU tetap berjalan,” ujarnya penuh semangat. Ia menambahkan dengan humor ringan bahwa keberadaan AmbulanMU juga membawa berkah lain. “Alhamdulillah, banyak relawan di Seyegan yang melalui AmbulanMU justru menemukan jodohnya,” tuturnya disambut tawa peserta. Sementara itu, Ketua FORPAM Sleman menegaskan pentingnya forum pertemuan relawan. “Pertemuan relawan adalah ajang ngudo roso sesama pegiat kemanusiaan untuk memaksimalkan potensi dan solidaritas relawan,” ucapnya. Sesi utama diisi oleh dr. Ihsan Yudhitama, Manajer Pelayanan dan Penunjang Medis RS PKU Muhammadiyah Sleman. Ia menyoroti pentingnya pemahaman tentang risiko infeksi dan prosedur K3 dalam penanganan pasien. “Pekerjaan petugas ambulan berisiko tinggi tertular penyakit. Sumber infeksi bisa air-borne, droplet, maupun blood-borne. Karena itu, setiap petugas wajib mengenali risiko, melakukan penilaian kondisi pasien, serta memastikan keamanan dirinya dan lingkungannya,” terang dr. Ihsan. Rep  Juang Mahron, Santo AmbulanMU Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Call Center Layanan AmbulansMU Muhammadiyah Sleman  

Sleman, Pdmsleman.Or.Id  Muhammadiyah Kabupaten Sleman melalui berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), amal usaha, dan organisasi otonom menyiapkan layanan ambulans yang bisa diakses masyarakat luas. Hingga 23 September 2025, tercatat ada 18 unit layanan ambulans yang tersebar di berbagai kecamatan dan lembaga Muhammadiyah se-Sleman. Layanan ini hadir sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi dakwah Muhammadiyah dalam bidang kesehatan dan kemanusiaan. Masyarakat dapat menghubungi nomor call center masing-masing ambulans ketika membutuhkan layanan darurat, baik untuk rujukan rumah sakit, evakuasi, maupun penanganan kedaruratan medis lainnya. Koordinator ambulans Muhammadiyah Sleman, H. Darojat NA,   menyatakan bahwa  “Semua unit berangkat dari semangat pengabdian. Kami ingin memastikan warga Sleman bisa segera mendapatkan akses layanan ambulans dengan mudah dan cepat,” ungkapnya. Berbagai cabang Muhammadiyah terlibat aktif, mulai dari PCM Tempel, Minggir, Depok, Berbah, Gamping, Moyudan, Godean, Prambanan, Seyegan, Turi, Mlati, Ngaglik, Pakem, hingga Kalasan. Selain itu, Amal Usaha Muhammadiyah seperti Rumah Singgah Pasien Muhammadiyah (RSPM) dan Madrasah Boarding School (MBS) Prambanan juga ikut menyediakan armada. Menurut Arief Nurman Hakim, koordinator ambulans AMM PDM Sleman (E02), kehadiran call center yang jelas dan terintegrasi sangat membantu masyarakat. “Kami sering menerima panggilan  , pasien gawat darurat, maupun kecelakaan lalu lintas. Kecepatan informasi adalah kunci keselamatan,” ujarnya. Selain itu, layanan ambulans Muhammadiyah juga didukung tenaga relawan yang terlatih. Beberapa di antaranya merupakan kader muda Muhammadiyah yang aktif di Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM). Mereka tidak hanya bertugas mengemudikan ambulans, tetapi juga mendampingi pasien hingga mendapatkan perawatan di rumah sakit. Keberadaan layanan ini semakin dirasakan manfaatnya sejak pandemi COVID-19 dimana pada masa pandemi, ambulans Muhammadiyah menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.   Daftar call center ambulans Muhammadiyah Sleman resmi diperbarui pada 23 September 2025. Setiap unit mencantumkan nomor kontak koordinator yang bisa dihubungi langsung oleh warga. Beberapa di antaranya antara lain: PCM Tempel (0812-1300-1912), AMM PDM Sleman (0878-2462-9603), PCM Berbah (0813-2661-6035), PCM Gamping (0856-0249-7683), hingga PCM Kalasan (0856-0037-2558). Dengan total 18 unit yang tersebar merata, masyarakat kini memiliki banyak pilihan akses layanan ambulans. Kondisi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat medis, terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari fasilitas kesehatan. Layanan ini tidak membatasi penerima manfaat hanya dari kalangan internal Muhammadiyah. “Kami terbuka untuk semua masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Inilah wujud nyata bahwa Muhammadiyah hadir untuk kemanusiaan,” tambah Darojat Dengan keberadaan jaringan ambulans Muhammadiyah se-Sleman ini, warga diharapkan lebih tenang dan terbantu saat menghadapi situasi darurat. Layanan ini menjadi bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai solidaritas dan kepedulian sosial. Reportase  Arief Hartano MPI PDM SLeman

Loading

263 Relawan Muhammadiyah DIY Ikuti Latgab Kebencanaan, Membangun Kesiapsiagaan dan Memperkuat Ketangguhan

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Latihan Gabungan (LATGAB) Relawan Muhammadiyah DIY sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat bencana di PWM DIY pada 20 September 2025. LATGAB mengusung tema “Membangun Kesiapsiagaan dan Memperkuat Ketangguhan Relawan Muhammadiyah dalam Penanganan Darurat Bencana”. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya relawan dan kelembagaan MDMC daerah se-DIY, sekaligus mewujudkan semangat One Muhammadiyah One Resiliensi (OMOR) melalui sinergi dengan majelis, lembaga, ortom, amal usaha, serta pemerintah. Sebanyak 205 peserta, 29 panitia, 15 instruktur, dan 14 narasumber terlibat dalam kegiatan ini. Peserta berasal dari berbagai klaster penanganan darurat seperti SAR Muhammadiyah, EMT/klaster kesehatan dari RS PKU Muhammadiyah di DIY, logistik, dukungan psikososial, dapur umum, hingga manajemen posko dan pos pelayanan. LATGAB juga melibatkan ortom, LLHPB Aisyiyah, MPKU, Lazismu, Perguruan Tinggi Muhammadiyah–‘Aisyiyah (UAD, UMY, UNISA), serta komunitas relawan Muhammadiyah di DIY. Rangkaian kegiatan dimulai dari sosialisasi LATGAB, kick off dengan materi dasar seperti Fiqih Bencana, Manajemen Penanganan Darurat, Komunikasi, serta PSEAH. Dilanjutkan dengan pelatihan kelas per klaster dan ditutup dengan Gladi Posko dan Gladi Lapang menggunakan skenario erupsi Gunung Merapi. Ketua MDMC DIY, Indrayanto, menyampaikan bahwa “sebanyak 263 relawan Muhammadiyah DIY berproses dalam LATGAB ini, melalui rangkaian pelatihan klaster penanganan darurat bencana seperti kesehatan, SAR, logistik, hunian, watsan, layanan dukungan psikososial, serta manajemen posko dan pos pelayanan. Gladi lapang dengan skenario erupsi Merapi menjadi puncak latihan untuk menguji koordinasi lintas klaster. Peserta terdiri dari relawan PKU Muhammadiyah Kota, Gamping, Bantul, Pakem, Cangkringan, mahasiswa UMY, UAD, UNISA, ortom, dan LRB se-DIY.” Melalui LATGAB ini, MDMC DIY menegaskan pentingnya latihan rutin dan terukur sebagai bentuk komitmen menjaga kesiapsiagaan dan memperkuat kerja-kerja kemanusiaan Muhammadiyah. LATGAB menjadi ruang konsolidasi dan koordinasi lintas klaster, sehingga relawan Muhammadiyah DIY semakin tangguh dalam mendampingi masyarakat menghadapi risiko bencana. Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Semarak Hari Bermuhammadiyah PCM Sleman di Hadiri 5000an Jama’ah Penuhi Masjid Agung Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman digelar bertempat di Masjid Agung Kabupaten Sleman dr. Wahidin Sudiro Husodo Beran Sleman pada Sabtu 20 September 2025 dengan menghadirkan inti Pengajian yanga disampaikan oleh Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd. dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ternyata sejak 1,5 tahun yang lalu merupakan warga Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sidokarto Godean sebelumnya tinggal di Makasar Sulawesi Selatan dan pada kesempatan ini juga sekaligus bersilaturahi dengan warga Muhammadiyah Sleman. Menurut Irwan Akib “ tujuan kita bermuhammadiyah tidak ada yang lain selain untuk untuk meraih Ridha Allah dan menghadirkan ketulusan dalam pengabdian kita kepada Allah SWT sebagai tugas kekhalifahan kita untuk membesarkan Persyarikatan Muhammadiyah dan menjadikan Muhammadiyah ini sebagai lahan untuk beribadah”.  Dalam sambutannya PDM Sleman yang disampaikan oleh H. Arif Mahfud, S.Ag, M.Si menyampaikan bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi, kolaborasi serta upaya penguatan bagi warga Muhammadiyah di Sleman. Acara hari ini dihadiri tidak kurang dari 5000 jamaah. Selain itu juga diramaikan oleh UMKM, pemeriksaan kesehatan serta penggalangan dana dalam rangka pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Sleman. Seketaris Daerah Kabupaten Sleman Susmiarto MM menyampaikan apresiasi “ Pemerintah Kabupaten Sleman senantiasa menjalin kerjasama dengan Muhammadiyah dalam rangka memajukan umat dan wilayah Kabupaten Sleman, mari selalu bergandeng tangn menjadikan Sleman aman, sejahtera lahir dan batin”. Selain itu dilakukan pengukuhan Agen Surya Citra Madani Cabang oleh PDM Sleman selaku biro Umroh resmi PDM Sleman oleh wakil Pimpinan Daerah Kabupaten Sleman H. Arif Sulistyo, Pengukuhan agen ini diwakili oleh setiap Pimpinan Cabang Muhammadiyah 2 (dua) personil sekaligus diserahkan surat tugas kepada perwakilan agen. Dalam kesempatan tersebut diadakan juga penyerahan Piagam Penghargaan kepada 10 Cabang, Ranting dan Takmir Peserta MJE#4  Tahun 2025 utusan PDM Sleman :  Pimpinan Cabang Muhammadiyah Prambanan, Berbah, Godean, Kalasan,  Minggir, Sleman serta Pimpinan Ranting Margokaton,  Pimpinan Ranting Aisyiyah Sumberarum, Perumnas Condongcatur dan Takmir Masjid Al Kautsar Mrincingan. Juga penyerahan Sertifikat Wakaf kepada   PCM Gamping  2 sertifikat, PCM Berbah  2 sertifikat dan PCM Prambanan  10 buah. Disela acara selain bazaar puluhan UMKM binaan PCM PCA Sleman juga dilakukan pemeriksaan kesehatan yang pada kali ini tercatat pasien sebanyak 227 orang dengan cek tensi,gula darah,asam urat dengan diampu team dari PKU Sleman, PKU Gamping dan Unisa dengan penanggung jawab pemeriksaan Fitnaningsih Endang Cahyawati dan Siti Istiyati. Rep  H, Wahdan Arifudin MPI PDM Sleman, PCM Godean Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Sleman Gelar Pengajian Akbar Hari Bermuhammadiyah, Hadirkan Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd Ketua PP Muhammadiyah

Sleman, Pdmsleman.or.id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sleman menjadi tuan rumah dalam gelaran pengajian akbar bertajuk “Hari Ber-Muhammadiyah (HBM) se-Kabupaten Sleman”. Acara yang mengusung tema “Meneguhkan Ideologi Muhammadiyah dan Menguatkan Dakwah yang Mencerdaskan, Mencerahkan, Memajukan dan Menggembirakan” ini digelar di Masjid Agung dr. Wahidin Soedirohoesodo pada Sabtu, 20 September 2025. Acara yang rencananya akan dihadiri oleh seluruh jajaran Pimpinan Daerah, organisasi otonom, amal usaha, hingga simpatisan Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman ini menghadirkan pembicara utama Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., yang merupakan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan komitmen dakwah di tengah masyarakat. “Kegiatan ini menjadi momen konsolidasi ideologis dan spiritual bagi kader, simpatisan, serta warga Muhammadiyah untuk terus memperkuat gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar secara kolektif,”  tutur Ketua PCM Sleman, Prof. Dr. Ir. H. Zahrul Mufrodi, ST. MT. IPM Selain pengajian utama, panitia juga menyiapkan rangkaian acara lainnya untuk menarik minat peserta. “Kami tidak hanya menyiapkan pengajian, tetapi juga ada pemeriksaan kesehatan gratis oleh PKU Gamping dan UNISA, layanan PPPK, KTAM Mobile, pentas seni, dan bazaar,” kata Arif N Hakim dalah satu panitia kepada Arief Hartanto. Pengajian Hari Ber-Muhammadiyah ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan, silaturahmi, serta evaluasi gerakan Muhammadiyah di tingkat daerah secara berkesinambungan, sekaligus menghidupkan tradisi ilmu dan budaya Islam yang mencerahkan. Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Gebyar Hari Anak Nasional 2025: 1.700 Siswa PAUD Asiyiyah se Kabupaten Sleman Bersama Bupati dan Senator DIY

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Milad Aisyiyah 108 yang dirangkai dengan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh setiap tanggal 23 Juli diperingati Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Sleman melalui Majelis PAUD Dasar dan Menengah bersama Pimpinan Daerah Ikatan Guru ‘Asiyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Pawai Defile bertema “Anak Hebat, Indonesia Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045” dan dimeriahkan Senam Massal Guru dan Anak Cinta Indonesia. Acara yang berlangsung di Lapangan Pemda Sleman ini dihadiri oleh sekitar 1.700 anak usia dini dari berbagai lembaga PAUD Aisyiyah se-Kabupaten Sleman pada Rabu 23 Kuli 2025. Hari Anak Nasional merupakan momen penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen bangsa bahwa anak-anak adalah generasi penerus yang harus dilindungi dan dibina. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan, serta memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas dan keceriaan mereka. Tema yang diusung, “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, mencerminkan harapan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter mulia. Acara dimulai dengan Pawai Defile yang menampilkan berbagai kostum kreatif dari anak-anak PAUD utusan IGABA perwakilan per kapanewon dengan aksinya yang lucu dan menarik berjalan Bersama dihadapan para juri. Selain senam, acara ini juga diisi dengan pentas kreativitas anak yang menampilkan berbagai bakat, mulai dari penyerahan buket bunga kepada para tamu undangan  dan lantuan ayat al Qur’an dari anak didik PAUD kapanewon Sleman. Hanik Rosyada MA selaku Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Sleman dan Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah PDA Sleman berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen semua pihak dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak Indonesia, khususnya anak usia dini. Dalam sambutannya Syauqi Soeratno, MM senator anggota DPD RI dari Yogyakarta menekankan pentingnya peran orang tua dan lembaga pendidikan dalam mendukung tumbuh kembang anak. “Anak-anak adalah harapan kita semua. Kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan mendukung,” ujarnya.  “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, cerdas, dan berkarakter mulia,” ungkap Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sleman Harda Kiswaya SE, M.Si juga menekankan pentingnya evaluasi peran pendidikan di semua jenjang, mulai dari PAUD hingga SMP. “Dinas pendidikan diharapkan dapat mengembangkan tema-tema tematik yang dapat menyambungkan agenda kegiatan pembinaan anak dari daerah hingga pusat,” tambahnya. Turut hadir  Anggota DPD RI. Syauqi Soeratno MM, ketua PDM Sleman H. Harjaka S.Pd, S,Ag, MA, PDA Aisyiyah, Kepala Dinas Pendidikan Sleman Mustadi, S.Sos, M.M.. DPRD Sleman H. Banudoyo Manggolo S.Kom, Hasil lomba defile adalah diperoleh kontingen IGABA Mlati sebagai juara 1, Berbah juara 2, Ngaglik juara 3 sedangkan Tempel dan Cangkringan sebagai juara harapan 1 dan 2. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak, serta menumbuhkan iman , semangat nasionalisme dan karakter anak sejak usia dini. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Kabupaten Sleman.

Loading

Ribuan Jama’ah Hadiri Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman

Minggir, Pdmsleman.Or,Id Sleman – Ribuan jama’ah yang berasal dari 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman hadir dalam Pengajian Hari Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang diselenggarakan pada Sabtu, 12/07/2025 di Lapangan Sendangangung Minggir. Ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Ag.,S.Pd.M.A. menyampaikan bahwa tujuan diadakannya Hari Bermuhammadiyah sebagai ajang silaturrahmi dan mensyiarkan dakwah jamaah melalui gelar budaya serta penguatan potensi.ekonomi ummat. Pengajian yang dihadiri oleh warga Muhammadiyah, Aisyiyah, Ortom dan Pengawai AUM tersebut menghadirkan Ust. H. Lanang Mudadi, S.Pd.I dari PDM Temanggung sebagai pembicara dengan Tema “Keutamaan Bulan Muharram dan Amalannya”. Ust. Lanang menyampaikan bahwa bulan Muharram memiliki hikmah sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. introspeksi diri, menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan perbuatan diri, mengevaluasi amal ibadah, dan bertekad untuk memperbaiki diri hijrah menuju kebaikan, serta menjalankan amalan-amalan sunnah . Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan mobil operasional dari BPH Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) DR. Ikhwan Ahada sekaligus Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta kepada PCM Minggir yang diterima oleh H. Ngadimin, M.Pd. sebagai support operasional kegiatan Muhammadiyah di Cabang Minggir. Ihkwan Ahada dalam sambutannya menyampaikan 4 M sebagai konsekuensi warga Muhammadiyah yakni mengokohkan aqidah, meluruskan ibadah, mengoptimalkan amal sholih dan menggembirakan dalam berjama’ah”, kuatkan shoft-shoft dalam ber-Muhammadiyah ber-Aisyiyah. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, SE.M.Si yang mengapresiasi kepada peran aktif Muhammadiyah dalam membantu program pemerintah dalam berbagai bidang diantaranya pendidikan, kesehatan, sosial dan keagamaan. Bupati berharap kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah dengan Muhammadiyah terus dibangun dalam membangun Sleman yang Berkeadilan dan Berkemajuan. Kegiatan Hari Bermuhammadiyah saat ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, diantaranya adalah Bazar UMKM, Pentas Seni Kerawitan, Angklung, Seni Beladiri Tapak Suci, Drumband, Donor Darah, Periksa Kesehatan Gratis serta Service Depeda Motor dan Pembuatan KTA Muhammadiyah. Turut mensukseskan dalam kegiatan tersebut Kopdar Puluhan AmbulanMu dan BikerMu Kapster Sleman dan sekitarnya. Dalam Bazar UMKM kali ini menampilkan produk-produk lokal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah warga Muhammadiyah menjadkan kesempatan emas bagi masyarakat untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus mendapatkan barang berkualitas. Selain itu, pentas seni juga menjadi daya tarik tersendiri, menampilkan berbagai pertunjukan yang melibatkan talenta lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar warga. Pemeriksaan kesehatan yang digelar secara gratis, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mereka tanpa biaya. Pemeriksaan kesehatan dari Tim PKU Sleman, UNISA, Majelis Kesehatan PCA Minggir yang berhasil memeriksa jamaah terkait tekanan darah (tensi), gula darah, asam urat dan kolesterol dengan pemeriksaan oleh dokter Ihsan dari PKU Sleman . Demikian juga bagi anggota Muhammadiyah, acara ini juga menyediakan layanan pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota) Muhammadiyah. Layanan LAZISMU, Kopdar Ambulan Mu juga hadir, memberikan informasi dan layanan terkait kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan. Kehadiran KOKAM dan Kepolisian Polsek Minggir bahu membahu mengamankan lalu lintas diseputar lapangan yang parkirnya memanjang sapai sepanjang 1 km dari lokasi kehiatan karena membludaknya jama’ah yang hadir, Dalam kegiatan donor darah, secara khusus Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E.,M.Si turut mendonorkan darahnya di mobil layanan donor darah PMI Sleman. Donor darah kali ini berhasil mencapai 39 orang peserta, dengan 33 orang lolos sebagai pendonor aktif. Sebagai penutup, acara ini akan dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik bagi para pengunjung. Dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan, diharapkan Hari Bermuhammadiyah kali ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antar warga Muhammadiyah se Kabupaten Sleman (ah/am) Reportase  Arief HArtanto SE, MPI PDM SLeman

Loading