Kemendes PDT Dukung ‘Aisyiyah Membangun Desa Lewat Qaryah Thayyibah

Turi, Pdmsleman.Or.Id Konsentrasi yang tinggi pemerintahan di era Prawbowo Subianto membangun pemberdayaan masyarakat di desa membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak termasuk ‘Aisyiyah. Pesan tersebut disampaikan oleh Penasihat Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendes PDT), Zainuddin Maliki dalam sesi Capacity Building ‘Aisyiyah Cadre Camp pada Sabtu (5/7/25). “Kalau desa diurusi dengan benar kita akan menjadi negara yang subur, makmur, gemah ripah loh jinawi,” ucap Zainuddin. Ia meyakini bahwa jika desa diurusi semua maka tidak akan ada kemiskinan di Indonesia. Terlebih menurutnya Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto yakni swasembada pangan dikaitkan dengan kemanan. “Ada teori yang menyatakan food as the weapon, jadi kalau kita ingin menjadi orang kuat yang bisa bertahan dari serangan apapun kalau kita punya ketahanan pangan,” ucapnya. Oleh karena itu ia mendorong semua kader ‘Aisyiyah untuk tidak menyia=nyiakan semangat dari Presiden Prabowo membangun desa ini. Menurutnya ‘Aisyiyah adalah termasuk pihak yang siap bergandeng tangan dengan pemerintah untuk bersama membangun desa. Terlebih ‘Aisyiyah sudah menjalin kerjasama dengan Kemendes PDT dengan gerakan Qaryah Thayyibahnya. “Alhamdulillah PP ‘Aisyiyah beberapa waktu lalu sudah bertemu Pak Menteri punya Qaryah Thayyibah, kami ingin gerakan ini terus dilakukan sebagai sebuah gerakan nyata dan berorientasi pada desa, membangun di desa, membangun dari bawah,” ucapnya. Apalagi menurutnya, ‘Aisyiyah punya struktur hingga Cabang dan Ranting yang semuanya bergerak. “Insya Allah desa akan tersentuh dengan baik, mengalami transformasi, desa berkembang menjadi desa maju sejahtera.” Dalam tugas yang diemban Kemendes PDT untuk membangun desa ini, Zainuddin menyebut bahwa Menteri Kemendes PDT tidak bisa bekerja sendiri sehingga membutuhkan sinergi dengan banyak pihak. “Pak Menteri ingin membuat superteam, pak menteri tidak ingin menjadi superhero tetapi ingin membentuk superteam dalam membangun desa, dan salah satu team itu dari ‘Aisyiyah,” ucapnya.  Salah satu nilai plus Muhammdiyah ‘Aisyiyah menurut Zainuddin adalah amanah yang kuat jika diberikan kepercayaan termasuk dalam mengelola bantuan dana. “Muhammadiyah ‘Aisyiyah kelebihannya kalau ada anggaran 100 juta di lapangan jadi 200 juta, jadi kalau ada anggaran ngalir bukan berkurang tetapi justru bertambah,” terangnya yang disambut tepuk tangan para kader. Dalam kesempatan tersebut, Ibnu Mahmud Bilalludin, dari Kemendes PDT juga menegaskan kembali MoU antara PP ‘Aisyiyah dengan Kementerian Desa. “Ini kesempatan awal agar ada kolaborasi antara ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia dengan Kementerian Desa.” Ia berharap seluruh kader ‘Aisyiyah akan terlibat dan secara bersama-sama membangun desa sehingga hasilnya lebih baik.

Loading

Majelis Pendidikan KAder PP ‘Aisyiyah Perkuat Peran Kader Melalui ‘Aisyiyah Cadre Camp

 Turi, Pdmsleman.Or.Id “Cabang dan Ranting menjadi program strategis nasional karena Cabang dan Ranting ini barisan terdepan dari eksistensi ‘Aisyiyah.” Hal tersebut disampaikan Ketua Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (MPK PP ‘Aisyiyah) dalam pembukaan ‘Aisyiyah Cadre Camp (ACC) pada Sabtu (5/7/25) di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Sleman. “Ketika ‘Aisyiyah eksis di Cabang dan Ranting maka keberadaan ‘Aisyiyah akan dirasakan betul oleh masyarakat sehingga kemanfaatan akan diterima ketika Cabang dan Ranting berkembang,” lanjutnya. Mami menyebut bahwa melalui ACC ini para kader bisa menguatkan dan mengembangkan ‘Aisyiyah di Cabang dan Ranting dan akan menjadi piloting sistem perkaderan di Wilayah, Daerah, Cabang, hingga Ranting. “Ini adalah salah satu cara hilirisasi supaya model perkaderan ini bisa diterapkan di Wilayah, Daerah, Cabang, dan Ranting sehingga setelah acara ini harus ada tindak lanjut yang kita lakukan, bersama mari kita gerakan Cabang dan Ranting melalui camping,” tambah Mami. ACC yang dalam pelaksanaanya bekerjasama Hizbul Wathan ini dihadiri 25 Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah yang tergabung 68 regu sebanyak 548 peserta. Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Aisyah menyebut ACC ini adalah bentuk inovasi kaderisasi yang dilahirkan oleh MPK PP ‘Aisyiyah perideo 2022-2027. “Ini salah satu model perkaderan fungsional yang menggunakan berbagai metode yang menyenangkan mencerahkan menggembirakan, dengan ACC ini Insya Allah semua bergembira mengikuti perkaderan” ACC ini menurut Aisyah melengkapi proses perkaderan yang merupakan bagian integral kaderisasi yang merupakan salah satu amanah muktamar. “Seluruh perkaderan akan diarahkan pada visi pengembangan kaderisasi yaitu meningkatkan kualitas kader yang memiliki integritastas, komitmen, militansi, ghirah, solidaritas, ukhuwah, daya juang, wawasan dan profesionalitas berbasis ideologi gerakan yang menjiwai seluruh perilaku kader, anggota, dan pimpinan organisasi,” tegasnya. Sehingga melalui ACC ini akan membentuk kader Cabang Ranting yang peduli lingkungan akan lahir kader Cabang Ranting yang peduli dan menghadirkan aksi solusi untuk memecahkan permasalahan sosial maupun alam di depan mata. “Maka para kader ini melakukan jihad dalam Muhammadiyah yang memberikan solusi di dalam masyarakat,” Fajar Riza Ul Haq, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kegiatan perkaderan ACC yang dilaksanakan MPK PP ‘Aisyiyah. Menurut Riza kaum perempuan punya peran kuat terkait lingkungan. “Betapa besar peran kaum perempuan bisa mengubah banyak hal yang sifatnya sederhana untuk membentuk kebiasaan baik. Peran ibu-ibu di keluarga, di masyarakat menjadi sangat menentukan untuk perbaikan lingkungan hari ini dan di masa depan,” tegasnya. Ibu secara filosif disebut Riza adalah rahim peradaban, ibu juga rahim kebudayaan karena ibulah yang melahirkan dan mendidik anak-anak menjadi manusia yang punya akhlak yang baik. Oleh karena itu, Kementerian disebut Riza sangat menyadari peran penting para perempuan yakni ibu sebagai jantung keluarga serta sekolah pertama buat semua anak termasuk terkait isu lingkungan. Lingkungan disebut Riza menjadi salah satu tujuan pembelajaran Kemendikdasmen agar anak peka atas lingkungan sekitar. Lingkungan memiliki berbagai permasalahan yang kompleks termasuk terkait manusianya. “Kita semua bagian dari ekosistem, bukan mensubordinasi ekosistem maka manusia harus jadi bagian dari lingkungan sekitar.” Peran ibu menurut Riza menjadi fundamental dalam lingkungan bukan hanya level keluarga tetapi masyarakat dan kenegaraan bahkan banyak riset menyatakan kalau suatu wilayah dipimpin perempuan maka akan punya kepedulian tinggi pada isu lingkungan. Lebih lanjut, Riza mendorong para kader ‘Aisyiyah untuk dapat terus menonjolkan karakeristik dakwah ‘Aisyiyah yang menerminkan nilai-nilai rahmah, amanah, dan maslahah. “Itu bisa menjadi salah satu pancaran nilai dakwah ‘Aisyiyah di ruang publik yang mencerminkan semangat perempuan berkemajuan di ruang publik karena apa yang kita lakukan dan yakini harus menebar ramah dan kasih sayang di lingkungannya.” Dalam kesempatan tersebut, Kemendikdasmen mendapatkan apresiasi dari salah seorang  peserta yang merupakan orangtua murid sekaligus seorang guru. Kader ‘Aisyiyah bernama Sinta dari Pontianak ini sangat mengapresiasi Sistem Penerimaan Murid Baru yang diterapkan oleh Kemendikdasmen kepemimpinan Abdul Mu’ti. Sistem SPMB ini menambahan poin nilai bagi siswa yang memiliki pengalaman di bidang organisasi. Sinta merasa sangat terbantu karena dari empat anaknya, dua anak tidak mau terlibat aktif dalam organisasi padahal kedua orang tuanya adalah aktivis Muhammadiyah ‘Aisyiyah. Tetapi anaknya yang ketiga mau aktif di organisasi dan terpilih sebagai Ketua OSIS atau Ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah di sekolahnya, selain itu juga terpilih menjadi Ketua Pratama Hizbul Wathan. “Kebijakan Kemendikdasmen yang sangat saya apreasiasi karena anak saya sendiri alhamdulillah kemarin lulus di SMTI dari 2000 pelamar menjadi 400 lalu tes wawancara tes fisik. Karena dia aktif sebagai ketua OSIS dan Ketua Pratama dia mendapat nilai lebih. Saya sangat berterimakasih kebijakan dari Kemendikdasmen yang sangat mendukung aktivis Muhmmadiyah dan anak-anaknya menjadi aktivis Muhammadiyah.” Acara kemudian dilanjutkan dengan dimulainya gelaran ACC secara simbolis dengan membunyikan angklung. Dilakukan juga launching mars ‘Aisyiyah Cadre Camp yang diiringi oleh nyanyian seluruh kader.

Loading

Lazismu PWM DIY Peduli Guru dengan Program FitriMu Untuk 700 Guru Senilai Rp. 1,6 Milyard

Yogyakarta ,Pdmsleman.Or.Id DR. Muhammad Ikhwan Ahada selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY  menyampaikan komitmen untuk terus berikhtiar untuk melakukan perbaikan kesejahteraan guru.   Posisi guru sangat penting dimana di Muhammadiyah salah satu pilarnya adalah pendidikan, semangat Al Ma’un yang menginspirasi lahirnya ribuan AUM. Kekokohan lembaga pendidikan di Muhammadiyah dan Asiyayah terbukti dimana bisa bertahan meski dengan jumlah murid yang minim.  “Dengan bermodal stempel Muhammadiyah dan keikhlasan para guru untuk berkhidmat dalam pendidikan, semoga para guru golongan yang masuk surga pertamakali karena akar keihklasan yang sangat bagi guru-guru Muhammadiyah yang tujuan akhirnya keridhoan Allah SWT” Sebagai salah satu ikhtiar untuk membantu menyelesaikan persoalan guru honorer, LAZISMU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan program “Peduli Guru dengan FitriMu”. Program ini merupakan bantuan stimulant yang diberikan kepada Guru Muhammadiyah-’Aisyiyah atas dedikasinya telah konsisten mengajar dan mencerdaskan murid di sekolah/madrasah Muhammadiyah-’Aisyiyah. Guru merupakan garda terdepan bangsa dalam proses pembelajaran yang bertujuan menjadikan para pelajar sebagai sumber daya manusia yang cerdas, unggul dan maju di masa depan. Namun,fenomenanya kesejahteraan para guru masih belum bisa terpenuhi terutama untuk guru yang berstatus Honorer. Hal ini sebagaimana nampak dalam lauching program peduli guru dengan Fitrimu  dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Ruang Sidang Lantai 2 Gedung Siti Moendjijah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) . Sumber dana program ini dari Zakat, Infaq umum dan program pendayagunaan zakat fitri yang dihimpun pada bulan Ramadhan 1445 H/2025 M yang selanjutnya akan disalurkan setiap bulannya untuk guru-guru yang bergaji dibwah Rp. 750.000 selama setahun kedepan. Menurut Pimpinan LAZISMU DIY. Bidang Program Maryono,  “ Program Bhakti Guru Fitrimu ini merupakan amanah Tanwir Muhammadiyah Kupang dan juga merupakan Keputusan dari PWM DIY dan Program ini sendiri sudah berjalan sejak 2020” tuturnya. Terima kasih juga diucapkan kepada Rektor UNISA Yogyakarta atas support untuk kegiatan ini, dan Fitrimu ini menjadi juga program orkestrasi dan kolaborasi wilayah, daerah, dan kantor layanan Lazismu se-D.I. Yogyakarta serta dukungan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Kolaborasi dengan Majelis  DIKDASMEN PNF PWM DIY dan berbagai mitra donator seperti Bank BPD Syariah DIY dan BPRS HIK MCI. Penerima Manfaat adalah Guru yang aktif mengajar di Sekolah/Madrasah Muhamadiyah-’Aisyiyah Memberikan bantuan dana ZISKA kepada guru sebesar Rp 200.000,-/bulan Lazismu Wilayah, Lazismu Daerah daerah (disesuaikan kemampuan daerah masing-masing). Tahun 2025 ini ditargetkan penerima manfaat sejumlah 500 orang, namun karena antusias dari berbagai  stakeholder menjadi 704 orang penerima manfaat di tahun ini dengan total anggaran mencapai 1,6 Milyar Rupiah.

Loading

Alhamdulillah Rombongan Jama’ah Haji SOC 67  Sleman Tiba Kembali di Bumi Sleman Sembada

Madinah, Arab Saudi – Sleman, Pdmsleman.Or.Id Rombongan jamaah haji asal Kabupaten Sleman pada hari ke-42, Selasa, 1 Juli 2025/6 Muharram 1447 H yang tergabung dalam Jama’ah haji Kloter 67 SOC telah menyelesaikan ibadah haji dan siap untuk kembali ke tanah air. Dimulai dengan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nabawi: Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Nabawi. Rombongan Kloter 67 diberangkatkan dari Hotel Artal Internasional, Sektor 1 Madinah, dengan didampingi 6 petugas yang terdiri dari tenaga kesehatan dan petugas kloter, Persiapan Pemulangan ke Tanah Air: Pukul 06.20, jamaah haji siap menuju bandara untuk melakukan persiapan pemulangan ke tanah air. Penerbangan Menuju Tanah Air: Pukul 11.20, jamaah haji melakukan penerbangan menuju tanah air . Sebanyak 359 jemaah haji Kabupaten Sleman yang tergabung dalam Kloter 67 Embarkasi Solo (SOC 067) tiba di Tanah Air melalui Bandara Adi Soemarmo, Rabu pagi, 2/7/2025 sekitar pukul pukul 05.50 WIB, jamaah haji tiba di Bandara Adisumarmo Solo dengan selamat. Tiba di Asrama Haji Donohudan Solo oleh disambut oleh Kabid Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Debarkasi Solo, H. Basori Alwi, Sekretaris PPIH Debarkasi Solo, Drs. H. Jauhar Mustofa, M.Si., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si., yang turut memantau langsung proses penerimaan jamaah. Upacara Doa Bersama: Setelah tiba di Solo, jamaah haji mengikuti upacara doa bersama yang dipimpin oleh Bp Ruswanto. Kloter 67 Sleman ini terdiri dari 174 jemaah laki-laki dan 185 jemaah perempuan, dengan rincian status kesehatan, Risiko Tinggi Berat (Orange) 72 orang, Risiko Tinggi Sedang (Biru) 50 orang, Risiko Tinggi Ringan (Hijau) 96 orang, Tidak Risiko Tinggi 138 orang Dilanjutkan dengan pemberangkatan Menuju Sleman pada Pukul 08.00, jamaah haji berangkat menuju Sleman serta tiba di Sleman Pukul 09.00 WIB, jamaah haji tiba di Sleman dan disambut dengan hangat oleh Sekda Sleman Penyambutan jamaah haji dilakukan di Masjid Agung Sleman. Setelah acara berakhir Jamaah Pulang ke Rumah masing-masing diliputi  dengan penuh rasa syukur dan bahagia setelah menyelesaikan ibadah haji 1447 H kali dan semoga menjadi Haji dan Hajjah yang Mabrur .   Aamiin Reportase H. Imam Subarkah, Jama’ah KBIHU Aisyiyah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Hari-hari Terakhir di Madinah

Madinah, Arab Saudi, Pdmsleman.Or.Id Hari ke-39, Ahad, 29 Juni 2025/4 Muharram 1447 H, Jamaah haji Kloter 67 SOC melanjutkan kegiatan keagamaan dan persiapan kepulangan di Kota Suci Madinah. Berikut adalah rangkuman kegiatan pada hari ini: 1. Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nabawi: Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Nabawi, yang merupakan salah satu masjid tersuci di dunia Islam. 2. Packing Koper untuk Ditimbang dan Dibawa oleh Maskapai Garuda: Setelah shalat subuh, jamaah haji melakukan packing koper untuk ditimbang dan dibawa oleh maskapai Garuda Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan kepulangan jamaah haji ke tanah air. 3. Shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya di Masjid Nabawi: Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya berjamaah di Masjid Nabawi, yang merupakan kesempatan untuk meningkatkan iman dan takwa. 4. Melengkapi Oleh-Oleh: Bagi jamaah yang belum selesai membeli oleh-oleh, hari ini menjadi kesempatan terakhir untuk melengkapi oleh-oleh sebelum koper besar diangkut. Oleh-oleh yang dibeli dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari perjalanan haji.5. Batasan muatan untuk koper besar adalah 32 kg dan Batasan untuk muatan koper kecil adalah 7 kg Dengan kegiatan-kegiatan ini, jamaah haji Kloter 67 SOC semakin siap untuk meninggalkan Madinah dan kembali ke tanah air setelah menyelesaikan ibadah haji.  Reportase H. Imam Subarkah, Jama’ah KBIHU Aisyiyah

Loading

SMP Muhammadiyah 1 Gamping Raih Juara 3 Sekolah Adiwiyata Muhammadiyah,  Aksi Nyata Mewujudkan Bumi Lestari

Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Gamping meraih juara ke 3 dalam lomba sekolah Adiwiyata Muhammadiyah lintas jenjang SD-SMP Muhammadiyah se DIY oleh Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (MLH PWM DIY). Kegiatan ini merupakan bagian dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertema Aksi Nyata Mewujudkan Bumi Lestari. Verifikasi dan evaluasi dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2025, dihadiri oleh tim evaluator dari Majelis Lingkungan Hidup PWM DIY, Majelis Dikdasmen PNF dan Pontren PCM Gamping, jajaran pimpinan sekolah, guru karyawan, murid kader adiwiyata, paguyuban orangtua serta perwakilan komite sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meninjau sejauh mana program Adiwiyata di SMP Muhammadiyah 1 Gamping telah dijalankan secara berkelanjutan dalam Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS). Evaluasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan sekolah yang ramah lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, hingga kegiatan partisipatif warga sekolah dan pengelolaan sarana pendukung berwawasan lingkungan. Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gamping, Watini, S.Pd.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh jejaring mitra yang telah dijalin baik kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Sleman, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, PPL kapanewon Gamping, H. Koesno Wibowo, ST, M.Si Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PDM Sleman maupun  DR. Sapardiyono MLH PWM DIY terhadap upaya sekolah dalam membentuk lingkungan yang sehat, asri dan nyaman. Semua ini bukanlah proses yang instan namun butuh proses panjang yang berkelanjutan, melalui penguatan karakter seluruh warga sekolah yang diwujudkan dalam pembiasaan dan keteladanan. “Kami berkomitmen menjadikan sekolah ini sebagai ruang edukasi yang tidak hanya menanamkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dan empati kepedulian terhadap lingkungan hidup di sekolah,” tandas beliau. Senada dengan itu, Dhamar Wahyuningsih, S.Pd., selaku Ketua Program Adiwiyata, juga menyampaikan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh warga sekolah. “Adiwiyata bukan hanya kegiatan sesaat, tapi telah menjadi budaya di SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Kami terus mengembangkan inovasi, baik melalui kegiatan penghijauan, pengelolaan sampah, maupun edukasi lingkungan yang terintegrasi dalam pembelajaran,” jelasnya. Apresiasi diberikan pada Puncak kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diselenggarakan di Taman Budaya Embung Giwangan tanggal 28 Juni 2025. Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi SMP Muhammadiyah 1 Gamping untuk terus meningkatkan Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup di Sekolah beserta kualitas program Adiwiyata dan menjadi teladan bagi sekolah-sekolah lain dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang ramah lingkungan. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan semua pihak, SMP Muhammadiyah 1 Gamping optimis mampu mempertahankan predikat sebagai Sekolah Adiwiyata dan terus berkontribusi dalam mewujudkan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Rep Humas Muhiga

Loading

Pengajian Rutin Ahad Pahing FK PRM Sumbersari

Moyudan, Pdmsleman.Or.IdForum Koordinasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah ( FK PRM) Sumbersari menggelar pengajian rutin setiap Ahad Pahing, bertempat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman.Pada pengajian Ahad Pahing (29/6/2025) menghadirkan Ustazd DR. Ir Anwarudin Hisyam M.Sc dosen Universitas Ahmad Dahlan ( UAD) Yogyakarta, sekaligus Rektor Universitas Islam Mulia Yogyakarta.” Alhamdulillah sebelum pengajian dimulai kita menyanyikan lagu Kebangsaan kita.” Ungkapnya dalam mengawali tausiahnya.Dari syair lagu tersebut terungkap kalimat bangunlah jiwanya bangunlah badannya.” Hal tersebut mengandung maksud bahwa yang dibangun adalah jiwa atau rohsninya dari pada badan atau fisiknya.” Tandanya.Untuk membangun jiwa diperlukan berbagai cara untuk bisa mencapai sasaran. Muhammadiyah merupakan suatu pergerakan, yang berasal dari kata gerak.” Maka kita semua harus gerak untuk bisa mewujudkan cita-cita dan amal usaha Muhammadiyah.” Ungkapnya.Lebih lanjut Anwarudin mengupas dari surat Quraisy. Pada ayat kedua dari surat tersebut terdapat kata rihlah yang bisa diartikan perjalanan atau lebih keren bisa disebut piknik.Dalam piknik tersebut bukan sekedar piknik tetapi untuk mendapatkan sesuatu yang lebih berharga. “Dengan piknik kita mendapatkan literasi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan cara kita untuk berdakwah, sesuai perkembangan.” Pungkasnya.Selesai pengajian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Mahasiswa Universitas Aisiyah ( UNISA) Yogyakarta.Rep Sugiyanto Moyudan

Loading

Kafilah Aisyiyah Sleman bentuk pengurus ALBHA angkatan 2025

MADINAH, Pdmsleman.Or.Id Kafilah Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Kabupaten Sleman membentuk kepengurusan Alumni Bimbingan Haji Aisyiyah (ALBHA) Angkatan 2025. Pembentukan kepengurusan dilakukan di Artal Internasional Hotel Madinah Arab Saudi, kemarin (28/6). Ketua Kafilah Jamaah Haji Aisyiyah Sleman 2025,Sumaryadi mengungkapkan rasa syukurnyaatas selesainya semua rangkaian kegiatan ibadah haji.Dimana semuanya dijalani seluruh jamaah haji Aisyiyah dengan lancar. “Alhamdulillah kita telah menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji, InsyaAllah semuanya mabrur,” tuturnya. Menurutnya, kebersamaan selama menjalani rangkaian ibadah haji bukan lah waktu yang singkat. Bahkan, 40 hari bersama dalam satu hotel dan satu kegiatan pasti akanmenumbuhkan rasa kekeluargaan yang erat. Oleh karenanya, kekeluargaan itu perlu tetap  di jaga. Agar persaudaraan antar jamaah haji Aisyiyah 2025 tetap terjaga. “Beberapa hari lagi kita akan meninggalkan Kota Madinah dan kembali ke Sleman, sehingga kita perlu membentuk kepengurusan ALBHA angkatan 2025 agar seluruh jamaah haji kita tetap menjadi satu keluarga,” jelasnya. Lebih lanjut, menurutnya tujuan di bentuknya Alba adalah sebagai sarana menjaga kemabruran haji. Selain itu juga sebagai sarana menyambung persaudaraan dan kekeluargaan jamaah haji Aisyiyah 5 tahun 2025. “Pada hari ini kita akan membentuk kepengurusan ALBHA 2025, pengurus adalah murni dari jamaah, kami membatasi agar pengurus KBIHU Aisyiyah tidak menjadi pengurus ALBHA, namun tetap menjadi anggota, agar kegiatan ALBA dapat lebih maksimal,” ujarnya. Pengurus ALBHA angkatan 2025 Ketua Umum : Ponija Ketua 1 : Safiqulatif Abdillah Ketua 2 : Bambang Supriadi Sekretaris 1 : Abid Rahmat Triyanta Sekretaris 2 : Priyanto Ari Wibowo Bendahara 1 : Ahmad Marlan Bendahara 2 : Hardiyanta Kepengurusan ALBA diharapkan dapat mewakili seluruh wilayah Sleman. Baik Sleman timur, tengah maupun barat. Meskipun telah dibentuk kepengurusan, namun semua jamaah tetap di harapkan dapat saling bekerjasama dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan ALBA angkatan 2025 yang akan datang. Diantara kegiatannya antara lain mengadakan pengajian rutin di setiap rombongan jamaah haji, serta pertemuan seluruh jamaah haji Aisyiyah tahun 2025 yang nantinya jadwal kegiatan akan di rencanakan.(bid) Rep Abid Rahmat Triyanta

Loading