Ribuan Jama’ah Hadiri Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman

Minggir, Pdmsleman.Or,Id Sleman – Ribuan jama’ah yang berasal dari 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman hadir dalam Pengajian Hari Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang diselenggarakan pada Sabtu, 12/07/2025 di Lapangan Sendangangung Minggir. Ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Ag.,S.Pd.M.A. menyampaikan bahwa tujuan diadakannya Hari Bermuhammadiyah sebagai ajang silaturrahmi dan mensyiarkan dakwah jamaah melalui gelar budaya serta penguatan potensi.ekonomi ummat. Pengajian yang dihadiri oleh warga Muhammadiyah, Aisyiyah, Ortom dan Pengawai AUM tersebut menghadirkan Ust. H. Lanang Mudadi, S.Pd.I dari PDM Temanggung sebagai pembicara dengan Tema “Keutamaan Bulan Muharram dan Amalannya”. Ust. Lanang menyampaikan bahwa bulan Muharram memiliki hikmah sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. introspeksi diri, menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan perbuatan diri, mengevaluasi amal ibadah, dan bertekad untuk memperbaiki diri hijrah menuju kebaikan, serta menjalankan amalan-amalan sunnah . Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan mobil operasional dari BPH Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) DR. Ikhwan Ahada sekaligus Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta kepada PCM Minggir yang diterima oleh H. Ngadimin, M.Pd. sebagai support operasional kegiatan Muhammadiyah di Cabang Minggir. Ihkwan Ahada dalam sambutannya menyampaikan 4 M sebagai konsekuensi warga Muhammadiyah yakni mengokohkan aqidah, meluruskan ibadah, mengoptimalkan amal sholih dan menggembirakan dalam berjama’ah”, kuatkan shoft-shoft dalam ber-Muhammadiyah ber-Aisyiyah. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, SE.M.Si yang mengapresiasi kepada peran aktif Muhammadiyah dalam membantu program pemerintah dalam berbagai bidang diantaranya pendidikan, kesehatan, sosial dan keagamaan. Bupati berharap kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah dengan Muhammadiyah terus dibangun dalam membangun Sleman yang Berkeadilan dan Berkemajuan. Kegiatan Hari Bermuhammadiyah saat ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, diantaranya adalah Bazar UMKM, Pentas Seni Kerawitan, Angklung, Seni Beladiri Tapak Suci, Drumband, Donor Darah, Periksa Kesehatan Gratis serta Service Depeda Motor dan Pembuatan KTA Muhammadiyah. Turut mensukseskan dalam kegiatan tersebut Kopdar Puluhan AmbulanMu dan BikerMu Kapster Sleman dan sekitarnya. Dalam Bazar UMKM kali ini menampilkan produk-produk lokal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah warga Muhammadiyah menjadkan kesempatan emas bagi masyarakat untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus mendapatkan barang berkualitas. Selain itu, pentas seni juga menjadi daya tarik tersendiri, menampilkan berbagai pertunjukan yang melibatkan talenta lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar warga. Pemeriksaan kesehatan yang digelar secara gratis, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mereka tanpa biaya. Pemeriksaan kesehatan dari Tim PKU Sleman, UNISA, Majelis Kesehatan PCA Minggir yang berhasil memeriksa jamaah terkait tekanan darah (tensi), gula darah, asam urat dan kolesterol dengan pemeriksaan oleh dokter Ihsan dari PKU Sleman . Demikian juga bagi anggota Muhammadiyah, acara ini juga menyediakan layanan pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota) Muhammadiyah. Layanan LAZISMU, Kopdar Ambulan Mu juga hadir, memberikan informasi dan layanan terkait kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan. Kehadiran KOKAM dan Kepolisian Polsek Minggir bahu membahu mengamankan lalu lintas diseputar lapangan yang parkirnya memanjang sapai sepanjang 1 km dari lokasi kehiatan karena membludaknya jama’ah yang hadir, Dalam kegiatan donor darah, secara khusus Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E.,M.Si turut mendonorkan darahnya di mobil layanan donor darah PMI Sleman. Donor darah kali ini berhasil mencapai 39 orang peserta, dengan 33 orang lolos sebagai pendonor aktif. Sebagai penutup, acara ini akan dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik bagi para pengunjung. Dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan, diharapkan Hari Bermuhammadiyah kali ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antar warga Muhammadiyah se Kabupaten Sleman (ah/am) Reportase  Arief HArtanto SE, MPI PDM SLeman

Loading

Haedar Nashir Terima Penghargaan Bintang LVRI, Serukan Komitmen dan Nilai Keindonesiaan bagi Generasi Muda

JAKARTA, pdmsleman.or.Id JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menerima penghargaan Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pada Kamis (10/7) di Jakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan kontribusinya yang dinilai besar dalam mendukung perjuangan nilai-nilai kejuangan serta penguatan kelembagaan LVRI.Dalam sambutannya, Haedar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas penghargaan yang diterimanya. Ia mengaku terharu karena merasa belum sepenuhnya layak untuk menerima penghargaan tersebut, namun tetap menerimanya dengan penuh tanggung jawab moral. “Dengan rasa syukur kepada Allah, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan Bintang LVRI ini. Terus terang, kami merasa belum layak, namun penghargaan ini menjadi amanah dan inspirasi yang mendalam, baik bagi diri kami, keluarga, organisasi, maupun generasi bangsa,” ujar Haedar. Ia mengisahkan pertemuannya dengan pimpinan LVRI di Yogyakarta yang menyampaikan berbagai kisah perjuangan masa lalu. Pertemuan itu, menurutnya, membangkitkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menghidupkan kembali semangat juang dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan di era kini. Haedar pun menegaskan pentingnya tiga hal untuk membangun Indonesia ke depan: komitmen, integritas, dan pengabdian tanpa pamrih.Haedar juga menyinggung figur Panglima Besar Jenderal Soedirman, tokoh yang berasal dari kalangan Muhammadiyah, sebagai teladan pengabdian dan komitmen luhur. “Jenderal Soedirman menjadi contoh ideal yang membumi tentang integritas dan pengabdian. Dalam usia muda, beliau menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam Perang Gerilya. Itulah teladan untuk generasi muda hari ini,” jelasnya. Nilai kedua yang disoroti Haedar adalah pentingnya menanamkan nilai-nilai keindonesiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menyatakan bahwa pewarisan nilai-nilai Pancasila tidak boleh sekadar simbolik, tetapi harus terwujud nyata dalam tindakan. “Warisan nilai itu mahal. Kita harus hidupkan dalam praksis sehari-hari, dipadukan dengan nilai agama dan budaya luhur bangsa,” tambahnya. Poin ketiga, Haedar menyerukan agar masa depan Indonesia dirancang dengan menggabungkan kemajuan intelektual dan teknologi (IPTEK) dengan kekayaan nilai-nilai luhur. Menurutnya, bangsa Indonesia harus menghindari dua ekstrem: kehilangan nilai karena mengejar kemajuan, atau stagnan karena hanya menjaga tradisi. “Perpaduan antara kemajuan dan nilai adalah kepentingan bersama agar kita bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Umum LVRI periode 2022—2027, Herman Bernhard Leopold Mantiri, menegaskan bahwa Bintang LVRI adalah penghargaan tertinggi yang hanya diberikan kepada tokoh yang memiliki jasa besar bagi LVRI dan perjuangan nilai-nilai kebangsaan. Ia menyebut komitmen Haedar Nashir, termasuk dalam renovasi kantor DPD LVRI Yogyakarta, sebagai wujud nyata dukungan terhadap LVRI.“Bintang LVRI tidak diberikan dengan mudah. Ini adalah bentuk penghargaan atas kontribusi besar dari Bapak Haedar Nashir dan Bapak Yendra Fahmi, yang kami rasakan manfaatnya sangat besar. Semoga kerja sama terus terjalin di masa depan,” kata Mantiri. Acara penganugerahan tersebut turut dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, di antaranya Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti, serta sejumlah pimpinan dan kader Muhammadiyah. Hal tersebut menandai pertemuan antara generasi pejuang kemerdekaan dan generasi penerus bangsa dalam semangat kolaborasi membangun Indonesia yang berkeadaban.

Loading

Sambut Tahun Ajaran Baru, SD MBS Prambanan Launching Smart Class

Prambanan. Pdmsleman.Or.Id SD MBS Prambanan resmi meluncurkan program Smart Class dengan tema “Smart Class, Smart Kids, Smart Parents” pada Selasa siang, 8 Juli 2025, bertempat di Masjid Al-Birr. Kegiatan ini dihadiri oleh wali murid kelas 1 sebagai bentuk sinergi antara sekolah dengan orang tua dalam mewujudkan pendidikan yang modern dan bermakna. Launching ini diresmikan oleh Ustaz Agus Yulianto, M.Pd., selaku Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan turut dihadiri oleh Ustaz Didik Riyanta, S.Sos.I, Pimpinan Pondok Pesantren Modern (PPM) MBS Yogyakarta. Sebagai bagian dari PPM MBS Yogyakarta, SD MBS Prambanan terus berinovasi dalam menyelaraskan nilai-nilai pesantren dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Dalam sambutannya, Ustaz Agus menyampaikan bahwa kualitas sebuah sekolah sangat ditentukan oleh kualitas pembelajaran di dalam kelas. “SD MBS Prambanan telah menunjukkan langkah nyata dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui konsep Smart Class,” ujarnya. Acara peresmian dilanjutkan dengan praktik pembelajaran langsung oleh tim pengajar ustazah SD MBS Prambanan. Suasana berlangsung seru dan interaktif. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan belajar menggunakan smart TV, mencoba media interaktif yang mendukung pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran. Kepala SD MBS Prambanan, Ustazah Rizana, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Smart Class merupakan bagian dari program unggulan SD MBS Prambanan dan bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang cerdas dan bermanfaat bagi umat. Dengan peluncuran Smart Class ini, SD MBS Prambanan semakin memantapkan langkahnya sebagai sekolah dasar berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman Rep :. (Arumnoviana SD MBS)

Loading

Hadiri, Hari Bermuhammadiyah PDM Sleman Di Lapangan Sendangagung Minggir

Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka Hari Bermuhammadiyah, PDM Sleman menggelar acara pada hari Sabtu Kliwon, 12 Juli 2025, bertepatan dengan 17 Muharram 1447 H, di Lapangan Sendangagung, Minggir.Dalam kesempatan ini menghadirkan Ust. H. Lanang Mudadi, S.Pd.I dari PDM Temanggung sebagai pembicara dan acara ini terbuka dan mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini.Menurut H. Nasirun, S.A.P Wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman yang berasal dari Minggir menuturkan “ berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, di antaranya adalah bazaar UMKM, pentas seni kerawitan, Angklung, Tapak Suci, Drumband, Donor darah, Periksa kesehatan gratis, Service sepeda motor, dan pembuatan KTA Muhammadiyah. Kopdar AmbulanMu juga akan memeriahkan acara tersebut. Tidak kalah menariknya Hari Ber,-Muhammadiyah akan dihadiri ratusan BikerMu dari seluruh Sleman dan sekitarnya. Bazar UMKM kali ini akan menampilkan produk-produk lokal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah warga Muhammadiyah yang jadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus mendapatkan barang berkualitas.Selain itu, pentas seni akan menjadi daya tarik tersendiri, menampilkan berbagai pertunjukan yang melibatkan talenta lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar warga.Pemeriksaan kesehatan akan digelar secara gratis, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mereka tanpa biaya. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di tengah masyarakat.Demikian juga bagi anggota Muhammadiyah, acara ini juga menyediakan layanan pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota) Muhammadiyah. Ini adalah kesempatan bagi mereka yang ingin bergabung dan berkontribusi dalam organisasi yang telah berperan besar dalam pembangunan masyarakat.Kopdar Ambulan Mu juga akan hadir, memberikan informasi dan layanan terkait kesehatan. Ini adalah inisiatif yang sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan. Selain itu, acara ini juga akan mengadakan donor darah, yang merupakan kegiatan mulia untuk membantu sesama yang membutuhkan.Sebagai penutup, acara ini akan dimeriahkan dengan doorprize menarik bagi para pengunjung. Dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan, diharapkan Hari Bermuhammadiyah kali ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antar warga Muhammadiyah se Kabupaten Sleman. Rep Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Seyegan Gelar Workshop Implementasi Lagu Anak Berbasis Nilai-nilai Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar

Seyegan, Pdmsleman.or.id Departemen Pendidikan Seni Musik, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya Universitas Negeri Yogyakarta (FBSB UNY) bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Seyegan menggelar Workshop Implementasi Lagu Anak Berbasis Nilai-nilai Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar pada hari Selasa hingga Rabu tanggal 8-9 Juli 2025 di Gedung Pertemuan Gendhuk Wulan Margodadi Seyegan Sleman. Workshop yang digelar selama 2 hari ini diikuti oleh sekitar 70  orangpeserta yang merupakan Guru TK Aisyiah dan Guru SD Muhammadiyah di Kapanewon Seyegan. Menyajikan materi yang sangat beragam di antaranya   Mengenal Notasi Musik, Harmoni Lagu Anak, Membuat Lagu Sederhana,  Bernyanyi dengan Benar,  Praktek Bernyanyi Lagu Anak, dan Pola Aba-aba sederhana. Narasumber yang dihadirkan juga  merupakan dosen FBSB UNY yang sudah pakar di bidangnya  antara lain Dr. Heni Kusumawati, M. Pd. , Drijastuti Jogjaningrum, S.Sn., M.A. , Lukas Gunawan Arga Rakasiwi, S.Pd., M.Pd., Dr. Fu’adi, S.Sn., M.A., Ambar Fidianingsih, S.Pd., M.Pd., Drs. Agustianto, M.Pd. , dan Panca Putri Rusdewanti, S.Pd., M.Pd. Dr. Heni Kusumawati, M. Pd. menyampaikan bahwa workshop ini digelar sebagai implementasi Kegiatan Dosen Berkegiatan di Luar Kampus yang bertujuan untuk memberikan pelatihan membuat lagu sederhana pada guru dengan mengenalkan teori musik, menulis notasi, harmoni dan lirik lagu yang mengandung nilai-nilai karakter, serta membuat lagu anak sederhana dengan muatan karakter dan melatih siswa di sekolah menyanyikan lagu baru yang mengandung karakter.   “Tujuan kegiatan ini tidak hanya untuk menghidupkan kembali lagu anak-anak, namun juga untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika sejak dini. Semoga dengan ilmu yang diberikan  ini dapat membangkitkan semangat dan rasa percaya diri dari  para guru untuk mengajarkan lagu baru pada anak-anak didik dengan nada yang benar, dan dapat menyampaikan pesan2 yang terkandung dalam lagu yang diajarkan sehingga anak menjadi paham akan makna dari lirik lagu yang diajarkan,” ungkapnya.  Di akhir materi, peserta juga diberi tantangan untuk membuat karya lagu sebagai wujud penerapan materi yang telah diterima selama mengikuti workshop. Setelah workshop ini selesai, kerjasama antara FBSB UNY dengan PCM dan PCA Seyegan tidak berhenti sampai di sini, namun tetap berlanjut sehingga diharapkan guru-guru dapat mengajarkan lagu-lagu baru yang diajarkan saat workshop pada peserta didik, selanjutnya tim pengabdi akan melakukan pendampingan untuk melihat keberhasilan implementasi lagu baru di sekolah pada waktu yg sudah disepakati. (Dhian Navitri/PCA Seyegan) 

Loading

Kontingen Aisyiyah Sleman Juara Konten Kreatif Video Dalam Jambore Nasional Aisyiyah Cadre Camp

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Jambore Aisyiyah Cadre Camp (ACC) yang berlangsung pada Sabtu- Ahad  5-6 Juli 2025 di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Sleman meninggalkan banyak cerita momen berharga. Salah satunya dari kontingen bagi anggota Aisyiyah Sleman. Sebagaimana disampaikan Waridil Khotimah S.Pd dari Majelis Kader PDA Sleman, dalam kegiatan ini kontingen PDA Sleman hadir diantara ratusan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia apalagi bertempat di Kabupaten Sleman. Dalam kegiatan ini PDA Sleman menugaskan sejumlah anggota Aisyiyah untuk bergabung dalam kegiatan ini diantaranya Margiyanti S.Pd dan Endri dan sejumlah anggota lainnya. Menurut Margiyanti meskipun awalnya ragu, akhirnya memutuskan untuk ikut serta.”  Kecintaan saya terhadap camping sejak kecil membuat saya bersemangat, meskipun saya belum sepenuhnya memahami kegiatan yang akan dilaksanakan”. Setelah bergabung dalam grup WhatsApp peserta, kami mulai menerima informasi dan petunjuk teknis yang cukup banyak. Jambore ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh MPK pusat, dan mendengar kata “nasional” tentu membuat kami merasa bahwa ini adalah event yang sangat penting. “ Masalah muncul dimana awalnya, suami tidak mengizinkan, tetapi setelah berbicara, beliau akhirnya mendukung keputusan saya untuk ikut acara ini “ tambahnya. Bersama delapan teman dari berbagai daerah seperti Pakem, Ngaglik, Minggir, dan Sleman, kami siap berpartisipasi. Dari Pakem, Ismiyati, Suhartini; Ngaglik Syaadah dan Rahma, Sleman oleh Margiyanti, Saerani serta Wiwik dari Minggir. Meskipun kesibukan masing-masing membuat kami sulit untuk bertemu, kami berhasil berkumpul di rumah Ibu Margiyanti untuk membahas persiapan. Dalam pertemuan sepakat untuk memilih Margiyanti sebagai ketua regu, nama regu “Fathonah”. Salah satu tugas dalam kegiatan adalah membuat konten video tentang tokoh yang menjadi nama regu kami, yaitu Ibu Fathonah. Mencari waktu untuk wawancara dengan beliau ternyata tidak mudah, tetapi pada tanggal 16 Juni, kami berhasil melakukannya. Wawancara berjalan lancar dan hasilnya diunggah ke TikTok dan Instagram, mendapatkan banyak perhatian dari netizen. Hari H pun tiba pada tanggal 5 Juli, kontingen Aisyiyah Sleman hadir di Garongan dengan berbagai perlengkapan. Mbak Endri telah menyiapkan bunga merah putih dan oleh-oleh khas Slondok, sementara saya membawa nasi crispy. Acara pembukaan di pagi hari diikuti dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk pensi yang melibatkan kolaborasi dari lima kabupaten. Meskipun kami tidak meraih juara, penampilan kami berhasil menghibur semua peserta. Malam itu,  ada beberapa peserta yang memilih tidur di luar tenda di bawah sinar bulan yang indah. Pagi harinya, kami melaksanakan sholat tahajud dan subuh berjamaah, diikuti dengan lomba nasi goreng. Kami memilih untuk tidak ribet dan hanya memasak nasi goreng, sementara sarapan nasi pecel dibeli matang. Hari kedua diisi dengan lomba jelajah alam. Regu kami, dengan nomor urut 35, berhasil menyelesaikan semua pos dalam waktu yang cukup baik. Banyak cerita lucu dan yel-yel kreatif yang menghibur kami sepanjang perjalanan. Momen tak terlupakan terjadi ketika kami mendapatkan buah nangka gratis dari seorang petani di tengah perjalanan. Setelah melewati berbagai tantangan, kami tiba di tenda utama dengan total langkah 10.050 dan jarak 6,93 km. Saat acara penutupan, kami sudah merasa lelah dan pesimis. Namun, ketika nama regu “Fathonah” diumumkan sebagai juara 1 untuk kategori konten kreatif video, kami terkejut dan langsung berlari ke panggung. Semua lelah dan ngantuk kami hilang seketika, digantikan dengan tawa bahagia dan haru. Alhamdulillah, pengalaman ini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi kami semua. Rep   Margiyanti Aisyiyah Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Silaturahmi Akbar Ambulans Muhammadiyah Indonesia di Pantai Tali Wolu, Parangtritis

 Parangtritis, Pdmsleman.Or.id Silaturahmi Akbar Ambulans Muhammadiyah Indonesia yang dihadiri oleh 436 peserta dan 160 unit ambulans dari berbagai wilayah berlangsung dengan semarak di Pantai Tali Wolu, Parangtritis, Kretek, Bantul, pada Ahad pagi 6 Juli 2025.Acara yang digagas Forum Pengelola Ambulans Muhammadiyah (Forpam) Bantul ini menjadi ajang silaturahmi, koordinasi, dan konsolidasi antar relawan dan pengelola ambulans Muhammadiyah Regional DIY dan Jawa Tengah. Hadir dalam kesempatan ini Wakil Ketua PWM DIY Dr. H. Ahmad Ghozali, M.A, Ketua PDM Bantul Arba Riksawan Qomaru, S.E,Kepala Dinas Kesehatan Bantul dr. Agus Tri Widiyantara, M.M.R, dan Kapolsek Kretek AKP Sutrisno, S.H., M.H. Silaturahmi Akbar diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Ambulan Muhammadiyah. Agus Suprapto selaku Ketua Forpam Bantul  menyampaikan pentingnya “ sinergi dan soliditas antar relawan ambulans Muhammadiyah”.  ”. Dalam kegiatan ini juga digelar sarasehan Bersama LAZISMU Pusat tentang sinergi menjalankan misi sosial dan kemanusiaan. Dari Sleman hadir dalam kesempatan ini relawan ambulanceMU PCM Tempel, PCM Minggir PCM Depok, PCM Prambanan, PCM Seyegan, PCM Mlati, RSPM, PCM Gamping, PCM Ngaglik, Berbah dan AMM Sleman. Juang Mahron salah satu  peserta kegiatan, dari AmbulanceMU Tempel menuturkan “ pada kegiatan kali ini dari Sleman hadir sebanyak 12 titik layanan ambulanMu hadir diantara total peserta secara keseluruhan”. Acara Silaturahmi Akbar Ambulans Muhammadiyah Indonesia berlangsung, lancar guna memperkuat jaringan layanan kemanusiaan Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pelepasan 100 ekor tukik (anak penyu) di Pantai Tall Wolu. Setelah itu, puncak acara adalah konvoi spektakuler 160 unit ambulans dengan rute Pantai Tall Wolu – Jembatan Kretek II – JJLS Barat – Jembatan Pandansimo – Bundaran Srandakan.

Loading

Majelis Pengembangan Pondok Pesantren Paparkan Sejumlah Program Unggulan Peluang Studi ke Timur Tengah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Ahad 6 Juli 2025 Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman berlangsung di Pendopo DPRD Sleman. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam organisasi Muhammadiyah, termasuk para pimpinan Majelis dan lembaga PDM Sleman. Rapat ini bertujuan untuk menyampaikan laporan dan evaluasi program yang telah dilaksanakan selama periode Januari hingga Juni 2025. Majelis Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah Sleman memaparkan sejumlah program yang telah berjalan. Di antara program lama yang dilaporkan adalah sosialisasi pemetaan anak-anak santri di wilayah Sleman untuk melanjutkan studi ke Timur Tengah serta penyediaan beasiswa untuk Pesantren Muhammadiyah. Program ini telah berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi santri. Selain itu, pendampingan dalam pendirian dan perizinan pesantren juga menjadi fokus utama. Saat ini, proses ini sedang berlangsung di (MGS) dan Ma’had Ali Bin Abi Thalib. Pendampingan penyaluran native speaker bagi Pondok Pesantren Muhammadiyah juga telah dilaksanakan di (MBS) Prambanan, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris santri. Namun, tidak semua program berjalan sesuai rencana. Monitoring dan evaluasi pesantren Muhammadiyah di wilayah Sleman tidak dapat dilaksanakan karena sudah dilakukan oleh (LP2) PWM. Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara lembaga yang ada dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren. Dalam rapat tersebut, Majelis Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah Sleman juga memperkenalkan program baru untuk tahun 2025. Salah satunya adalah pembukaan kuota beasiswa untuk PesantrenMu bagi santri berprestasi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Program ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi santri untuk berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. LP2M juga berkomitmen untuk membantu membangun kerjasama kuota beasiswa Timur Tengah untuk pondok pesantren di Sleman. Agenda safari dauroh untuk kunjungan rektor Timur Tengah ke kampus dan pondok pesantren di Sleman juga menjadi salah satu program baru yang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan di Indonesia dan Timur Tengah. Ust. H. Riandi Pratama, Lc, Wakil Ketua LP2M Sleman, menyampaikan” pentingnya kerjasama dan kolaborasi antara pondok pesantren Muhammadiyah di Sleman”. Ia berbagi pengalaman pribadi ketika mendampingi beberapa rektor kampus di Timur Tengah, seperti Rektor International University of Africa Sudan, Prof. Dr. Hatim Ustman, dan Presiden International Union of University, Prof. Dr. Muhammad Khair Al-Ghobbani. Pengalaman ini menunjukkan betapa pentingnya menjalin hubungan internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren. “Semoga dengan adanya kerjasama dan kolaborasi yang baik, para pimpinan pondok pesantren Muhammadiyah se-Sleman mampu mewujudkan banyak generasi unggul yang go internasional dan mendunia,” harap Ust. Riandi. Rep  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading