Masjid Nabawi, Raudhoh dan Makam Rasulullah SAW

Madinah, Arab Saudi, Pdmsleman.or.Id Pada hari Selasa, 24 Juni 2025, atau bertepatan dengan 26 Dzulhijjah 1446 H, Jamaah Haji Kloter 67 SOC melanjutkan rangkaian kegiatan keagamaan mereka di Kota Suci Madinah. Hari ke-34 perjalanan haji ini dipenuhi dengan berbagai aktivitas yang tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi setiap jamaah. Kegiatan dimulai dengan shalat Subuh berjamaah di Masjid Nabawi, salah satu masjid tersuci dalam Islam. Suasana khusyuk dan penuh kekhusyukan menyelimuti jamaah saat mereka melaksanakan ibadah ini. Masjid Nabawi, yang didalamnya berada makam Nabi Muhammad SAW, menjadi tempat yang sangat istimewa bagi setiap muslim. Shalat berjamaah di masjid ini merupakan salah satu keutamaan luar biasa. Setelah melaksanakan shalat, jamaah haji diberikan pengenalan lingkungan Masjid Nabawi. Pengenalan ini mencakup sejarah masjid, keutamaannya, serta berbagai tempat penting yang ada di dalamnya. Pengetahuan ini sangat penting bagi jamaah, agar mereka dapat lebih memahami dan menghargai setiap sudut masjid yang mereka kunjungi. Selanjutnya, jamaah haji Kloter 67 SOC melakukan ziarah ke Makam Baqi, pemakaman terbesar di Madinah. Di sini, mereka mengenang para sahabat Nabi Muhammad SAW . Makam Baqi menjadi tempat mengenang di mana banyak sahabat yang berjuang untuk menyebarkan ajaran Islam dimakamkan. Ziarah ini memberikan kesempatan bagi jamaah untuk merenungkan perjalanan hidup dan pengorbanan para sahabat dalam menegakkan agama. Setelah ziarah, jamaah mendaftar untuk masuk ke Roudhoh, area yang sangat diidamkan di dalam Masjid Nabawi menggunakan aplikasi Nusuk. Roudhoh, yang terletak di antara mimbar dan makam Nabi, diyakini sebagai salah satu taman surga di bumi. Jamaah yang berhasil mendaftar kemudian melakukan kunjungan ke Roudhoh untuk melaksanakan shalat sunnah dua rakaat, diikuti dengan doa sesuai dengan keinginan masing-masing.  Tidak ketinggalan, jamaah haji Kloter 67 SOC juga melakukan ziarah ke Makam Rasulullah SAW, serta makam Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar Bin Khattab. Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada para pemimpin umat Islam yang telah memberikan teladan dalam kehidupan beragama. Dengan mengunjungi makam-makam ini, jamaah diingatkan akan pentingnya meneladani akhlak dan perjuangan para sahabat dalam menyebarkan ajaran Islam. Melalui serangkaian kegiatan ini, jamaah haji Kloter 67 SOC tidak hanya meningkatkan iman dan takwa mereka, tetapi juga mendapatkan pengalaman spiritual yang berharga di Kota Suci Madinah. Setiap momen yang dilalui menjadi pelajaran berharga yang akan terus dikenang sepanjang hidup mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ikatan spiritual jamaah dengan Allah SWT dan menambah kecintaan mereka terhadap ajaran Islam. Rep: H. Imam Subarkah, Jama’ah KBIHU AisyiyahEditor: Arief Hartanto, MPI PDM Sleman

Loading

Parenting Ortu Kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Psmsleman.Or.Id Seorang Ibu harus dihormati suami bahkan sampai disebut 3 kali oleh Nabi Muhammad SAW karena seorang Ibu itu berjasa yaitu saat hamil, dan kemudian menyusui. Jadi seorang suami harus berterima kasih kepada istri dan seorang istri harus berterima kasih kepada suami. Bahkan dalam setiap harinya sebelum tidur harus menyampaikan ucapan terima kasih dan mohon maaf kepada suami dan sebaliknya.  Hal ini kalau bisa anak mengetahui terhadap keharmonisan seorang suami istri agar seorang anak tenang belajarnya. Selanjutnya seorang anak itu akan merasa kangen terhadap orang tuanya. Jangan sampai problem keluarga atau cekcok suami istri anak mengetahuinya, maka dibiasakan agar anaknya diberikan kenyamanan sehingga tenang untuk belajar. Ada 5 hal yang harus dilakukan orang tua dan anak yaitu pertama berbakti kepada Allah dan kepada orang tua, kedua, pranatan atau aturan diikuti baik Al Qur’an atau hadist, ketiga, bekerja harus dilakukan dengan rajin, keempat kerukunan terus dilakukan dan dijaga, cecongkrahan atau perpecahan agar dihindari.Pendengaran dan penglihatan itu 90 persen berpengaruh terhadap belajar anak. Kita tunjukkan kebanggaan dan kebahagiaan sekolah di SMP Muhammadiyah 2 Godean.  Demikian beberapa strategi dalam menjalin hubungan keharmonisan keluarga sangat penting untuk kita lakukan jelas Ustadz Drs. H. Sukirman, MA dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman dalam Parenting bagi ortu siswa kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean pada Selasa, 24 Juni 2025 di Komplek Masjid At Tauchid SMP Muhammadiyah 2 Godean beralamat di Sembuh Kidul Sidomulyo Godean Sleman.  Selain itu disampaikan oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean Wahdan Arifudin, S.Pd dalam sambutan pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan selama ini untuk terus bersama-sama menyiapkan putra-putri calon penerus bangsa dengan pembiasaan yang kuat dan penguatan karakter bagi murid untuk masa depan menjadi generasi sholeh dan sholihah.  “Kita merasa senang karena disatukan dalam sekolah berbasis agama dan Muhammadiyah karena Insya Allah putra putri yang belajar di SMP Muhammadiyah 2 Godean akan menjadi generasi penerus dan calon pemimpin yang akan lebih maju dan memiliki pondasi agama yang kuat kelak pasti akan sukses dengan pembiasaan ilmu umum dan penguatan agama berupa sholat duha, dzikir, doa, tadarus, sholat dzuhur dan asar serta penguatan karakter lain akan mampu menghadapi dinamika masa depan.” tegas Wahdan. Rep  H. Wahdan A   SMP Mugo MPI PDM Sleman

Loading

Jamaah haji Kloter 67 SOC Menuju Madinah

Makkah, Arab Saudi,Pdmsleman.Or.Id Hari ke-33, Senin, 23 Juni 2025/25 Dzulhijjah 1446 H Jamaah haji Kloter 67 SOC melanjutkan perjalanan haji ke Madinah setelah meninggalkan Makkah. Berikut adalah rangkuman kegiatan pada hari ini: 1. Shalat Subuh dan Kajian Shalat Arba’in: Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat subuh di mushola hotel, kemudian dilanjutkan dengan kajian tentang shalat Arba’in di Masjid Nabawi. Kajian ini membahas tentang keutamaan dan manfaat shalat Arba’in di Masjid Nabawi bersama Ustadz Uki Sukiman 2. Pemberangkatan ke Madinah: Pukul 11.20 WIB, jamaah haji Kloter 67 SOC berangkat ke Madinah dengan menggunakan bus yang telah disediakan. Setelah perjalanan yang cukup panjang, jamaah tiba di Madinah pukul 19.00 WIB. 3. Pembagian Kamar dan Distribusi Koper: Setelah tiba di Madinah, jamaah haji Kloter 67 SOC melakukan pembagian kamar di hotel yang telah disediakan. Petugas kloter membantu jamaah dalam proses distribusi koper dan memastikan bahwa semua barang bawaan telah tersimpan dengan baik. 4. Istirahat: Setelah melakukan perjalanan yang panjang, jamaah haji Kloter 67 SOC melakukan istirahat untuk memulihkan tenaga dan stamina. Besok pagi, jamaah akan melakukan kegiatan keagamaan dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah di Madinah. Dengan demikian, jamaah haji Kloter 67 SOC telah tiba di Madinah dan siap untuk melakukan kegiatan keagamaan dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota suci ini. Semoga kegiatan-kegiatan ini dapat meningkatkan iman dan takwa jamaah haji . Reportase H. Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah Sleman

Loading

ENAM PULUH ANAK IKUTI KHITAN CERIA DI BERBAH

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka semarak Milad Muhammadiyah ke-113 LazisMu Berbah menyelenggarakan kegiatan Khitan Ceria yang dilaksanakan pada Ahad, 22 Juni 2025 bertempat SD Muhammadiyah Semoya Tegaltirto Berbah. Zuhud Zuliyadi, Ketua Panitia Penyelenggara, dalam pengantarnya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada para ayah bunda orang tua anak, yang telah mempercayakan putranya untuk dikhitan di Muhammadiyah Berbah. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah berperanserta mensukseskan kegiatan ini, antara lain LazisMu Berbah, PKU Muhammadiyah Berbah, PKU Muhammadiyah Gamping, para donator, PCM, PCA, PRM & PRA Tegaltirto, KOKAM, AMM, Kepala Sekolah  SD Muhammadiyah Semoya, Jaga Warga dan Pemuda Kampung Semoya, serta semua pihak yang tidak bisa disebutkan seluruhnya. In syaa Allah, semuanya merupakan ladang amal yang mendapat ridha Allah SWT, Ketua LazisMu Berbah, Ardi  Sahemi, S.Ag., M.Par., yang sekaligus mewakili Ketua PCM Berbah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata realisasi 6 pilar LazisMu, yaitu pilar pendidikan, pilar kesehatan, pilar ekonomi, pilar sosial dakwah, pilar kemanusiaan, dan pilar lingkungan. Kegiatan ini bukan hanya merupakan kegiatan sosial semata, tetapi juga merupakan bentuk dakwah dan syiar ukhuwah di tengah masyarakat, mendekatkan silaturahmi antara donator, dermawan, dan muzaki. Semoga anak-anak yang hari ini dikhitan, kelak menjadi anak-anak yang sholeh, yang siap membela agama Allah, menjadi kader ummat dan kader Muhammadiyah, pungkasnya. Acara dibuka resmi oleh Murjiyanta, S.Sos, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Berbah, mewakili Panewu Berbah yang berhalangan hadir. Peristiwa khitan, suatu hal yang akan diingat dan tak akan terlupakan sepanjang hayat, tuturnya. Murjiyanta berpesan agar Muhammadiyah Berbah, melaui Masjid/Musholla dapat membantu program Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Sleman. Hendaknya fungsi masjid/musholla lebih dioptimalkan sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan, tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, melainkan juga sebagai tempat pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan spiritual, sosial dan ekponomi. Dana yang dikelola hendaknya tidak hanya untuk fisik saja, tetapi sebagian dialokasikan untuk membantu jama’ahnya yang kurang beruntung. Peserta Khitan Ceria ini tidak hanya dikhususnya untuk warga Berbah saja, tetapi juga diikuti oleh peserta di luar Berbah, bahkan ada peserta dari Magelang dan Klaten. Rep : M.A. Sanusi, KIM  Berbah 

Loading

Hari Terakhir di Makkah Al Mukarromah Kloter 67 SOC

Makkah, Arab Saudi , Pdmsleman.Or.id Hari ke-32, Ahad, 22 Juni 2025/24 Dzulhijjah 1446 H Jamaah haji Kloter 67 SOC memasuki hari terakhir di Makkah sebelum berangkat ke Madinah. Berikut adalah rangkuman kegiatan pada hari ini: 1. Shalat Subuh di Masjidil Haram: Banyak jamaah haji Kloter 67 SOC yang melaksanakan shalat subuh di Masjidil Haram, karena saat ini adalah akhir jelang perjalanan ke Madinah. Setelah shalat, sebagian jamaah melaksanakan thawaf wada sebagai penghormatan terakhir kepada Baitullah. 2. Kultum Jelang Shalat Dzuhur: Sebelum shalat dzuhur, jamaah haji mengikuti kultum bersama Ustadz Ruswanto. Kultum ini memberikan motivasi dan pengingat kepada jamaah untuk terus meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. 3. Kajian Jelang Shalat Maghrib: Sebelum shalat maghrib, jamaah haji mengikuti kajian bersama Ustadz Ruswanto. Kajian ini membahas tentang pentingnya meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, serta memberikan motivasi kepada jamaah untuk terus beribadah dan beramal saleh. 4. Shalat Maghrib di Masjidil Haram dan Thawaf Wada: Sebagian besar jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat maghrib di Masjidil Haram sekaligus thawaf wada sebagai penghormatan terakhir kepada Baitullah. Thawaf wada merupakan ritual yang sangat penting bagi jamaah haji sebelum meninggalkan Makkah. 5. Packing Koper Persiapan Perjalanan ke Madinah: Setelah shalat maghrib, jamaah haji mulai melakukan packing koper untuk persiapan perjalanan ke Madinah. Petugas kloter membantu jamaah dalam proses packing dan memastikan bahwa semua barang bawaan telah siap untuk dibawa. Dengan demikian, jamaah haji Kloter 67 SOC siap untuk meninggalkan Makkah dan melanjutkan perjalanan haji ke Madinah. Semoga kegiatan-kegiatan ini dapat meningkatkan iman dan takwa jamaah haji . Reportase Imam Subarkah Jama’ah Haji KBIHU Aisyiyah SlemanEditor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

LAZISMU PEDULI GURU HONORER

Berbah. Pdmsleman.Or.Id Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Sleman pada Kamis dan Jum’at, 19 dan 20 Juni 2025 adakan koordinasi dalam upaya untuk lebih mengoptimalkan peran LazisMu sebagai jembatan antara muzakki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat) dalam menjalankan berbagai programnya. Untuk wilayah Timur dilaksanakan di Kantor Layanan LazisMu (KKL) Berbah pada Kamis, 19 Juni 2025, dengan menghadirkan KKL Berbah, Cangkringan, Kalasan, MBS Prambanan, Ngaglik, Ngemplak, Prambanan, dan SMK Muhammadiyah Prambanan. Syinta Brata, S.Si. (Ketua LazisMu) Kabupaten Sleman dalam pengantarnya menyampaikan bahwa peran LazisMu dalam mengorganisir kegiatan bantuan sosial khususnya di Sleman belum maksimal. Dari kegiatan yang dilakukan selama Ramadhan, Idiul Fitri dan Idul Qurban hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk lebih ditingkatkan lagi. Banyak yang telah dilakukan di masing-masing KKL namun mohon lebih difokuskan terhadap bantuan sebagai bentuk kepedulian LazisMu kepada guru-guru Honorer di Kabupaten Sleman yang honornya masih jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Di Kabupaten Sleman ada 123 guru honorer yang mengabdi di Muhammadiyah, meliputi Kapanewon Turi, Tempel, Sleman, Seyegan, Prambanan, Pakem, Moyudan, Minggir, Godean, Gamping, Cangkrigan dan Berbah. Bantuan yang dapat diberikan kepada mereka  baru sekedar sembako dan sedikit uang transport.  Dalam koordinasi tersebut, masing-masing KKL menyampaikan kendala yang dihadapi di wilayahnya, mengapa perannya tidak bisa maksimal. Sebagian besar karena terbatasnya tenaga relawan pelaksana KKL. Kalau ditambah personalianya beban anggarannya belum mencukupi. Harapannya ada solusi. Rep M.A. Sanusi, KIM T  Berbah 

Loading

Sholat Jum’at Terakhir dan Persiapan Meninggalkan Makkah Menuju Madinah

Makkah, Arab Saudi -Pdmsleman.Or.Id – Jamaah haji Kloter 67 SOC di Hari ke-30, Jum’at, 20 Juni 2025/22 Dzulhijjah 1446 H melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka mempersiapkan diri untuk meninggalkan Makkah dan menuju Madinah. Berikut adalah rangkuman kegiatan pada hari ini: 1. Shalat Subuh Berjamaah: Jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat subuh berjamaah ada yang di musholla hotel, masjid sekitar hotel atau di Masjidil Haram  Kegiatan ini menjadi rutinitas harian yang penting untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. 2. Shalat Jumat: Pada hari Jumat ini, jamaah haji Kloter 67 SOC melaksanakan shalat Jumat di Masjidil Haram atau di masjid sekitar hotel. Shalat Jumat menjadi momen penting bagi jamaah untuk berkumpul dan mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh khatib. 3. Packing Persiapan Perjalanan Menuju Madinah: Setelah shalat Jumat, jamaah haji mulai melakukan packing dan persiapan untuk meninggalkan Makkah dan menuju Madinah. Petugas kloter membantu jamaah dalam proses packing dan memastikan bahwa semua barang bawaan telah siap untuk dibawa. 4. Kajian Jelang Shalat Maghrib: Sebelum shalat maghrib, jamaah haji mengikuti kajian bersama Ustadz Ruswanto. Kajian ini membahas tentang pentingnya meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT, serta memberikan motivasi kepada jamaah untuk terus beribadah dan beramal saleh selama perjalanan haji. Dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan, jamaah haji Kloter 67 SOC semakin siap untuk meninggalkan Makkah dan menuju Madinah  Rep  H. Imam Subarkah Jama’ah KBIHU Aisyiyah

Loading