Kegiatan Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara: Pengajian Mutiara Fajar, Jalan Sehat, Makan Bersama, Silaturahmi ke Bapak H. Susanto

Kalasan, pdmsleman.Or.Id Pada Ahad, 2 Februari 2025, Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara mengadakan serangkaian kegiatan yang penuh makna dan kebersamaan. Kegiatan pertama dimulai dengan pengajian Mutiara Fajar yang dilaksanakan di halaman PAUD Mutiara Ummi Kenaji. Pengajian ini dipandu oleh Ustaz Dr. Okrisal Eka Putra, Lc., M.Ag., yang memberikan tausiah yang penuh pencerahan dan hikmah dari pukul 05.45 hingga 07.00 WIB. Ceramah yang disampaikan memberikan banyak motivasi spiritual, menguatkan semangat untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik dan penuh berkah. Setelah pengajian, kegiatan dilanjutkan dengan jalan sehat yang dimulai dari halaman Kalurahan Tamanmartani. Rute jalan sehat kali ini melewati area pembangunan tol Solo-YIA, memberikan kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung perkembangan infrastruktur besar yang sedang berlangsung di wilayah tersebut, sambil menikmati udara pagi yang sejuk dan menjaga kebugaran tubuh. Selanjutnya, kegiatan berlanjut dengan makan bersama di Warung Bakso Tetelan Mbak Susan. Makan bersama ini menjadi momen untuk saling berbagi kebahagiaan, mempererat tali silaturahmi, dan menikmati keakraban dalam suasana yang hangat. Sebagai penutup, acara hari itu diakhiri dengan kunjungan silaturahmi ke rumah Bapak H. Susanto, Penasehat Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara, yang sedang sakit. Para peserta mengunjungi beliau dengan penuh kasih dan perhatian, memberikan dukungan dan doa agar beliau segera diberikan kesembuhan. Kunjungan ini menjadi wujud nyata kepedulian serta penguatan ukhuwah Islamiyah di antara warga dan anggota. Melalui serangkaian kegiatan ini, Pimpinan Ranting Tamanmartani Utara berharap dapat terus mempererat ukhuwah, menjaga kesehatan, serta memupuk semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya saling mendukung dan mendoakan sesama dalam setiap keadaan. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan manfaat bagi seluruh anggota serta masyarakat Tamanmartani Utara. Reportase Tomi Nugraha & Yuyun Munandar PRM TAmanmartani Kalasan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Wisuda BTHQ 1.494 siswa SMP Muhammadiyah se-Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu pagi 1 Februari 2025 merupakan hari yang mengharukan bagi 1.494 siswa, perwakilan orangtua, perwakilan guru, kepala sekolah dan segenap tamu undangan terdiri dari penewu gamping, PCM Gamping, PDM Sleman, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, Dinas Pendidikan Sleman, Pengawas PAI serta Kemenag Sleman serta perwakilan Kepala sekolah SD Muhammadiyah se-Sleman, perwakilan PT Gramasurya, dan segenap pendukung acara. Dalam sambutannya ketua BKS SMP Muhammadiyah Sleman Hendro Sucipto, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerjasama dari segenap panitia, guru dan 25 kepala sekolah SMP Muhammadiyah se-Sleman dalam kegiatan tahunan Wisuda Akbar ke-5 ini di Convention Hall Universitas Aisyiyah atau Unisa Yogyakarta dengan tema “Jadikan Al Qur’an sebagai teman dan syiarkan sekolah Muhammadiyah berkemajuan”. Selanjutnya ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah atau PDM Sleman H.Harjaka, S.Ag, S.Pd, MA menyampaikan dalam sambutannya kepada segenap hadirin bahwa ternyata sekolah Muhammadiyah itu dapat mewujudkan generasi yang cinta Al Qur’an sehingga menggajak untuk terus belajar dan bersekolah di sekolah Muhammadiyah yang sudah terbukti mengajarkan bisa membaca Al Qur’an dan bisa hafal Al Qur’an.“Maka jika mau mendaftarkan sekolah daftarkan dulu di sekolah Muhammadiyah jika gak keterima di sekolah Muhammadiyah baru nyari sekolah negeri”. Pungkas Harjaka yang disambut tepuk tangan sekitar lebih dari 1.500 hadirin. Sejurus dengan ketua PDM Sleman dalam testimoninya, Dr. Hendro Widodo, M.Pd dari Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah atau PWM Yogyakarta menyampaikan dan mengajak untuk terus bersekolah di Muhammadiyah karena selain mengajarkan ilmu umum juga yang lebih penting itu belajar agama yang kelak siswa akan selamat di dunia dan akhirat. Bahkan banyak dari tokoh-tokoh dan pejabat yang dulu bersekolah dan berkiprah di Muhammadiyah ada yang jadi menteri, ulama dan tokoh penting. Dengan Wisuda Al Qur’an ini sebagai bentuk kecintaan kita pada Al Qur’an. Jadi Al Qur’an itu tidak hanya dibaca tapi harus dipahami, dihafalkan dan yang lebih penting diamalkan dalam kehidupan tandas Hendro Widodo yang sejak sekolah dari SD sampai Perguruan Tinggi di sekolah Muhammadiyah. Nampak juga peristiwa penuh hikmad ini dihadiri pula Wakil Rektor Unisa Yogyakarta bersama para undangan lain dalam kali ini. Acara wisuda berdasar kategori mumtaz, hafidz juz 30, hafidz juz 1 sampai 5 dan hahidz juz 5 sampai 10. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari siswa siswi, guru, kepala sekolah yang cukup menggetarkan suasana dari pagi sampai waktu Dhuhur tiba. Selamat kepada siswa atau santri sekolah Muhammadiyah. Mari jadikan Al Qur’an sebagai teman dan mari syiarkan sekolah Muhammadiyah semakin berkemajuan. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd, KS SMPM Godean, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto SE, MPI PDM Sleman

Loading

PCM Kalasan Gelar Pengajian Akbar Semarak Ramadhan 1446 H

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id PCM Kalasan menggelar Pengajian Akbar Semarak Ramadhan dan Peneguhan Ideologi Muhammadiyah bagi warga Muhammadiyah di kalasan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025 bertempat di Lapangan Bayen, Purwomartani, Kalasan. Pengajian akbar itu dihadiri oleh ribuan jamaah, terdiri dari segenap pengurus PCM beserta Penasihat PCM Kalasan, PCA, Ortom, AUM, Wali murid, dan masyarakat sekitar, serta utusan Panewu, Polsek, Damramil, dan Pemdes setempat. Acara yang menghadirkan narasumber Dr. H. Hisyam Zaeni, MA, dosen UIN Suka ini juga disemarakkan oleh RS UAD yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis tensi dan gula darah, pemeriksaan berbayar kadar kolesterol dan asam urat, PT SSB yang menyediakan ShampoMu, PastaMu, BodywashMu, dan PupukMu, serta UMKM lain yang menyediakan jajanan dan mainan anak-anak. Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Illahi oleh para siswa TK ABA Kadisoka di bawah asuhan Ibu Sukaesih, S.Pd. membacakan surat An Nas, Al-Quraisy, dan At-Tin. Menurut Bu Sukaesih (KS), TK ABA Kadisoka jumlah muridnya 99 anak, dan penampilan 12 muridnya dalam pembacaan ayat-ayat Al-Quran tersebut sekaligus sebagai persiapan dalam lomba MTQ se-Kapanewon Kalasan yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah Kadisoka Purwomartani. Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pengajian akbar yang didanai dari dana hibah PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta ini dimaksudkan untuk menyemarakkan dan menyongsong bulan Ramadhan, sekaligus sebagai peneguhan edeologi Muhammadiyah bagi segenap warga Muhammadiyah di Kapanewon Kalasan. Karena itu, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada PKU Muhammadiyah Gamping, para mitra seperti RS UAD, PT SSB, dan UMKM yang telah berpartisipasi menyemarakkan pengajian akbar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada PRM Selomartani sebagai penyelenggara pengajian kali ini. Dalam kesempatan itu, Ketua PCM juga menyerahkan SK Plt. Kepala Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah Nduri kepada Haryanto, S.Pd. yang juga Kepala Satuan Pendidikan SD Muhammadiyah Kadisoka, sementara plh Kepala SD Muhammadiyah Nduri dijalankan oleh Ibu Erni, S.Pd. Dr. H. Hisyam Zaeni, MA selaku narasumber, memaparkan pentingnya membekali diri dengan ilmu, di samping penyiapan mental, dan fisik dalam menyongsong Ramadhan. Beliau mengungkap riwayat syech Abdurrahman yang tergerak untuk belajar menggali ilmu setelah mengalami peristiwa besar yang dialaminya semasa ia bertugas sebagai penggali kubur. Suatu hari datanglah seorang ibu yang memintanya menggali kubur untuk anaknya yang telah wafat. Tatkala Ibu itu membawa jenazah anaknya, seolah-olah pintu kubur yang ia gali terbuka lebar, di dalamnya terdapat taman yang indah. Abdurrahman ternganga dibuatnya. Beberapa waktu berselang, si Ibu itu datang lagi dengan maksud serupa. Kejadian itu berulang, seakan-akan pintu kubur itu terbuka dan terhampar taman yang sangat indah yang membuatnya terpesona. Maka, bertanyalah Abdurrahman kepada Ibu tersebut tentang peristiwa yang dialaminya. Ibu itu menjawab bahwa jenazah pertama yang ia bawa itu adalah putranya yang sedang belajar di madrasah, sedangkan jenazah kedua yang ia bawa adalah putranya yang sehari-hari bekerja mengumpulkan kayu bakar untuk membiayai adiknya belajar di madrasah. Tergugahlah hati Abdurrahman, lalu ia berhenti sebagai tukang gali kubur, dan belajar dengan sungguh-sungguh hingga menjadi ulama besar yang kita kenal. Ilmu itu membawa kebaikan, dan kebaikan itu akan membawanya ke surga. Ustadz Hisyam lebih lanjut  menjelaskan bahwa menyongsong Ramadhan itu paling lambat dimulai dari bulan Rajab dengan senantiasa berdoa seperti yang dituntunkan Nabi Muhammad Saw., “Allohuma bariklana fi Rajaba, wa Sya’bana, wabalighna Ramadhan.” (Ya Alloh berilah kami berkah hadir di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah umurku untuk hadir di bulan Ramadhan). Berkah itu mencakup cukup dan baik. Cukup itu memenuhi kadar kebutuhan kita, dan baik itu mendapat ridho Alloh Swt. Hendaknya kita sebagai umat Islam merasa senang akan datangnya bulan Ramadhan karena bulan Ramadhan membawa keberkahan dan peluang untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita, sebagaimana tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 183. Adapun persiapan yang dilakukan dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, antara lain: (1) Persiapan mental, yakni merasa senang akan datangnya bulan Ramadhan karena sebagaimana disebutkan dalam hadits barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan ikhlas akan diampuni dosa-dosanya; (2) Persiapan pikiran, yakni siapkan pikiran positif untuk menargetkan amalan-amalan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, seperti target membaca Al-Quran, bersedekah, dan ibadah-ibadah lainnya; dan (3) Persiapan fisik, dengan menjaga kesehatan prima, asupan nutrisi yang cukup agar bisa menjalankan rangkaian ibadah puasa dengan baik. Pengajian ditutup dengan doa bersama dan pembagian doorprise bagi jamaah pengajian yang datang paling awal dan jamaah yang pertama kali memberi komentar dalam tik tok PCM Kalasan dengan konten Pengajian Akbar. Reportase : (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd./MPI PCM Kalasan:  https:pcmkalasan.or.id.)

Loading

Muhammadiyah: Selamat Harlah ke 102 Nahdlatul Ulama

JAKARTA, Pdmsleman.Or.Id Keluarga besar Muhammadiyah menyampaikan selamat atas hari lahir (harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa telah menjadi saksi bagaimana peran dan kontribusi nyata NU dalam perjuangan kemerdekaan dan membangun Indonesia pasca merdeka. “NU dengan semangat kebersamaan telah merawat keutuhan NKRI dari segala rintangan sehingga Indonesia tetap terjaga sebagai negara dan bangsa yang majemuk (Bhineka Tunggal Ika),” tutur Haedar pada Jum’at (31/1) di Jakarta. Haedar mengatakan bahwa NU dengan spirit ajaran Ahlussunah Waljama’ah (Aswaja) senantiasa mengembangkan toleransi beragama dan berbangsa sehingga umat beragama dan bangsa Indonesia mampu hidup rukun dan damai dalam keragaman. “NU mampu merawat kebudayaan umat dan bangsa sehingga keberadaannya membumi di Nusantara,” imbuh Haedar. Selain itu, menurut Haedar NU telah berkontribusi besar dalam usaha pembangunan bangsa berbasis Ajaran Islam yang rahmatan lil-‘alamin. Melalui pondok pesantren sebagai basis penting gerakan pendidikan, NU telah melahirkan generasi bangsa yang cinta tanah air serta menumbuhkan jalinan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Haedar juga menilai bahwa kehadiran NU dengan peran dan kontribusi yang konstruktif tersebut sangat relevan dengan tema Harlah yang diangkat pada tahun ini yaitu “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat”. “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya bagi kelangsungan kehadiran dan peran berkesinambungan NU dalam menebar Islam yang rahmatan lil-‘alamin di Indonesia dan ranah global,” tutup Haedar.

Loading

Kemendikdasmen Jaring Aspirasi Berbagai Pemangku Kepentingan untuk Sistem Penerimaan Murid Baru

Jakarta, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menghimpun masukan dari masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan sebagai bahan penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik, di Jakarta, Kamis (30/1). “Kami mengharapkan Bapak/Ibu sekalian dapat memberikan masukan agar Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini dapat menjadi keputusan yang memberikan jaminan bagi semua pihak untuk dapat menerima pendidikan yang bermutu,” ucap Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Filosofi Perubahan Nama Terkait perubahan nama, Mendikdasmen menyampaikan, “Kami memperkenalkan nama baru yang berbeda. Namun, kami meyakinkan ini tidak sekadar berganti nama, melainkan memang ada hal baru dalam kebijakan kami. Kami ingin keluar dari stigma PPDB zonasi, karena jalur yang digunakan tidak hanya zonasi, namun ada 4.” “Kami juga ingin menyampaikan bahwa pengambilan kebijakan ini dilakukan semoderat mungkin. Artinya, hal-hal yang sudah berjalan baik dan tidak ada masalah akan dipertahankan, dan hal-hal yang mungkin ada kekurangan diperbaiki dengan berbagai modifikasi,” ujar Mendikdasmen. Jalur Masuk Sekolah Diuraikan oleh Mendikdasmen, bahwa dalam Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini terdapat empat jalur penerimaan, yang meliputi 1) jalur domisili; 2) jalur afirmasi; 3) jalur prestasi; dan 4) jalur mutasi. Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di dalam wilayah administratif yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai kewenangannya, dengan prinsip mendekatkan domisili murid dengan satuan pendidikan. Kemudian, jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan calon murid penyandang disabilitas. Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi di bidang akademik (sains, teknologi, riset, inovasi, atau bidang akademik lainnya) dan/atau non akademik (seni, budaya, bahasa, olahraga, atau bidang non akademik lainnya). Prestasi akademik dan/atau non akademik merupakan prestasi yang diperoleh calon murid melalui kompetisi dan/atau non kompetisi. Selanjutnya, jalur mutasi diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas dari orang tua atau wali dan anak guru yang merupakan calon murid pada satuan pendidikan tempat orang tua mengajar. Adapun kuota jalur penerimaan pada setiap jenjang pendidikan dalam rancangan peraturan menteri adalah sebagai berikut. Pada jenjang SD, kuota penerimaan murid yaitu 1) jalur domisili minimal 70%; 2) jalur afirmasi minimal 15%; 3) jalur mutasi maksimal 5%; dan 4) tidak ada jalur prestasi. Kemudian kuota penerimaan murid pada jenjang SMP yaitu 1) jalur domisili dari minimal 50% menjadi minimal 40%; 2) jalur afirmasi dari minimal 15% menjadi 20%; 3) jalur mutasi maksimal 5%; dan 4) jalur prestasi dari sisa kuota menjadi minimal 25%. Pada jenjang SMA, kuota penerimaan yaitu 1) jalur domisili dari minimal 50% menjadi minimal 30%; 2) jalur afirmasi dari minimal 15% menjadi 30%; 3) jalur mutasi maksimal 5%; dan 4) jalur prestasi dari sisa kuota menjadi minimal 30%. “Untuk SMA, kita perluas sehingga istilahnya rayonisasi, dengan basisnya adalah provinsi, karena ada beberapa sekolah yang lokasinya di perbatasan lintas provinsi,” kata Mendikdasmen. Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan, Ojat Darojat, menyampaikan bahwa prinsip utama dalam penerimaan murid ini adalah transparansi, akuntabilitas, objektivitas, serta non diskriminatif. “Dengan sistem penerimaan murid baru ini, semoga masalah-masalah yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya tidak akan terulang. Mari kita bergotong-royong agar kebijakan terkait dengan penerimaan murid baru ini dapat dilaksanakan dengan baik dan efektif di lapangan,” ucap Ojat. Sebagai informasi, forum konsultasi publik ini melibatkan perwakilan kementerian/Lembaga; unsur Kemendikdasmen; Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota; pemangku kepentingan pendidikan termasuk lembaga penyelenggara pendidikan swasta, organisasi masyarakat, media, kepala sekolah; dan sebagainya. Biro Komunikasi dan Hubungan MasyarakatSekretariat JenderalKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Loading

Sarasehan dan Gala Dinner bersama ketua PDM Sleman dan Kepala Dinas Pendidikan Sleman, “Menciptakan Sleman sebagai Barometer Pendidikan Bermutu dan Berkemajuan.

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Rabu malam 29 Januari 2025 di RM Pring Sewu Jalan Magelang digelar acara Sarasehan dan Gala Dinner yang diadakan BKS SD dan SMP Muhammadiyah se-Sleman dan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman. Dalam sesi 1, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA menyampaikan ” berdasar Hadist Rasulullah bahwa kita untuk harus terus belajar maka yang pertama harus mencari ilmu agar pintar, kedua harus berusaha menjadi murid, ketiga, harus mau memperhatikan untuk menjadi murid yang baik, keempat harus mau senang menjadi orang pintar dan jangan sampai menjadi orang yang kelima yaitu orang yang tak mau mencari ilmu tak mau menjadi murid, tak mau memperhatikan maka akan celaka”. Sesi 2 H. Ery Widaryana, MM, merasa bangga bahwa sekolah Muhammadiyah baik PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK berkembang sangat baik.“Intinya jika sekolah menambah rombel maka sekolah mendapat kepercayaan masyarakat. Untuk itu saya berterimakasih atas peran serta sekolah Muhammadiyah di Sleman. Untuk menjadi barometer pendidikan bermutu itu sangat tergantung kemaun untuk memajukan sekolah”. Untuk itu inovasi, kemauan dan ketekunan serta kepercayaan masyarakat sangat penting dalam mengembangkan sekolah Muhammadiyah tegas pak Ery yang akan terus berkiprah di dunia pendidikan walau akan segera memasuki masa pensiun secara kedinasan pada 31 Januari 2025 BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman atau Badan Kerjasama Sekolah dalam sambutan yang disampaikan oleh Hendro Sucipto, M.Pd menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan pendampingan kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah yang selalu berkiprah aktif dan membina pendidikan di Sleman. Teriring doa semoga pak Ery terus diberi kesehatan dan kebahagian serta terus berkiprah di dunia pendidikan. Acara ini dikemas dengan tema “Menciptakan Sleman sebagai Barometer Pendidikan Bermutu dan Berkemajuan”. Acara sarasehan dan gala dinner dihadiri 25 kepala sekolah SD dan 25 kepala sekolah SMP Muhammadiyah se-Sleman. Dihadiri pula H. Abdul Kasri selaku Wakil ketua yang membidangi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, ketua Majelis Dikdasmen dan PNF H. Surakhmad, S.Pd dan segenap anggota majelis Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd KS SMPM 2 Godean MPI PDM Sleman Editor Arief HArtanto MPI PDM Sleman

Loading

Inovasi Bintang PDA Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman mengadakan acara Bina Ranting untuk Berkembang (Bintang) pada Rabu, 29 Januari 2029 bertempat di Hotel Ramada Jetis Caturharjo Sleman. “Kegiatan yang diikuti oleh 132 ranting, 17 cabang ini merupakan Program Inovasi PDA Sleman sebagai kelanjutan dari Program Bincang (Biina Cabang untuk Berkembang) agar ranting dan cabang dapat berkembang, berkemajuan dan memberi kebermanfaatan yang lebih luas untuk umat dan masyarakat, “ucap Hani Rosyada, Ketua PDA Sleman dalam sambutannya. Setelah sambutan dari Ketua PDA, sesi I dimulai. Materi sesi I Pengutan Kepemimpinan disampaikan oleh Dr. Widyastuti, S. Ag, MM, Ketua Pimpiinan Wilayah Aisyiyah DIY yang sekaligus membuka secara resmi acara Bintang hari ini. “Kepemimpinan Perempuan Aisyiyah harus bergerak dinamis dan berkemajuan. Tidak boleh statis (jumud). Strateginya meliputi beberapa aspek yaitu aspek ideologi, aspek komitmen, aspek wawasan, komunikasi, dan managerial, serta aspek rekrutmen, ” papar ibu Wiwid, sapaan akrab beliau sehari-hari. Sesi II Manajemen Organisasi dan Tata Kerja Pimpinan disampaikan oleh Retno Endah Safitri, Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman. “Tujuan Aisyiyah adalah terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sebuat tugas yang sangat berat. Maka diperlukan manajemen Organisasi dan Tata Kerja Pimpinan yang memiliki struktur organisasi yang saling menghubungkan satu sama lain, ” Selanjutnya dalam waktu satu jam menjelaskan secara lugas dan jelas mengenai manajemen organisasi dan susunan pimpinan Aisyiyah beserta ketugasannya. Sesi III, sesi IV, dan sesi terakhir dilaksanakan setelah sholat, istirahat dan makan siang. Sesi III mengenai Keuangan Organisasi disampaikan oleh Dwi Putriyanti, Bendahara Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman. “Beberapa kekayaan organisasi menurut Aggaran Rumah Tangga Aisyiyah berasal dari iuran wajib, dana hibah, dana bantuan, infak dan shodaqoh. Sementara Kekayaan Organisasi berupa surat berharga, AUM, termasuk semua inventaris di AUM, dan benda bergerak di dalam organisasi, ” papar beliau. Lebih lanjut beliau menyampaikan mengenai Pengelolaan, Pengawasan, dan Pelaporan Keuangan Organisasi. Sedangkan sesi IV diisi Praktik Baik dari Ranting Aisyiyah Unggul PRA Nogotirto. Dan sesi terakhir adalah RTL “Menuju Ranting Unggul”. Acara diakhiri dengan membawa harapan baru bagi setiap ranting dan cabang Aisyiyah di Sleman untuk berkembang menjadi ranting dan cabang unggul. Reportase Pamuji S Subekti S,Si, Sekertaris PRA Pondokrejo Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Pengajian Rutin Ahad Pon Aisyiyah Turi, di Masjid Shirothol Mustaqim, Ngentak Bangunkerto Turi Tema Pentingnya Ilmu

Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad Pon, 26 Januari 2025 di Masjid Shirothol Mustaqim Ngentak Bangunkerto Turi digelar kegiatan pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Turi dimana kegiatan ini merupakan agenda yang rutin setiap selapan hari, khususnya pada hari Ahad Pon, dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota ‘Aisyiyah se-Kapanewon Turi, termasuk para guru TK-PAUD yang tergabung dalam IGABA. Pengajian ini tidak hanya sekadar acara rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menambah wawasan keagamaan dan memperkuat tali silaturahim antar anggota. Ketua PCA Turi, Sri Winarti, M.Pd., membuka acara dengan penuh semangat, mengajak semua peserta untuk aktif dalam mengikuti kajian yang disampaikan. “Kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk belajar dan berbagi ilmu. Mari kita manfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” ujarnya. Ustadz Widodo, S.Ag., M.Pd., yang diundang sebagai pembicara, menyampaikan materi yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam kajiannya, beliau menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah. “Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kita. Dengan ilmu, kita bisa menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya. Salah satu fokus utama dari pengajian ini adalah menjalin silaturahim antar anggota ‘Aisyiyah dan IGABA. Siti Khusniyah, Ketua PRA Bangunkerto 2, menegaskan pentingnya kehadiran dalam setiap pengajian. “Dengan hadir di pengajian, kita tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memperkuat hubungan antar sesama dan kesempatan untuk saling mengenal memperkuat . Kegiatan pengajian ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu anggota ‘Aisyiyah hingga para guru TK-PAUD. IGABA dan warba sekitar. Kegiatan pengajian Ahad Pon di Masjid Shirothol Mustaqim ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan memperluas pengetahuan. Dengan dukungan dari PCA Turi dan partisipasi aktif dari semua anggota, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Reportase Indira Sekretaris PCA TUri Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Baitul Arqom Muhammadiyah dan RIPB PCM Godean

Godean, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean mengadakan BA atau Baitul Arqom bagi Pimpinan dan Majelis serta kerjasama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah Godean mengadakan Penguatan Risalah Islam Berkemajuan dengan mengambil tempat di BBPPMPV Seni Budaya Klidon, Sardonoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Baitul Arqom dilaksanakan Ahad, 26 – 27 Januari 2025 dengan Pembicara Inti terdiri dari 4 sesi, FGD atau Forum Grup Diskusi serta outbound. Adapun sesi 1 oleh H.Harjaka, S.Ag, S.Pd, MA tentang Tsuhid dan implementasinya. Sesi 2 oleh Hasanudin, M.Pd tentang Peneguhan Ideologi. Sesi 3 oleh Dr. Yayan Suryana, M.Ag tentang ibadah menurut Muhammadiyah. Sesi ke-4 Dr. Iwan Setiawan M.Si. tentang RIB atau Risalah Islam Berkemajuan Sementara Penguatan Risalah Islam Perempuan Berkemajuan PCA Godean dilaksanakan Ahad, 26 Januari 2025 dengan 2 sesi dengan pembicara H. Isnawan, SE tentang penguatan Ideologi dan Dr. Misma Kasim, MA tentan Risalah Islam Perempuan Berkemajuan. Dalam sambutannya Haris Darmawan selaku ketua PCM Godean menyampaikan bahwa “ kita bermuhammadiyah ini mungkin karena orang tua kita Muhammadiyah, atau karena kita bekerja di Muhammadiyah”. Harapannya para pimpinan dapat mencerahkan masyarakat dengan dan sesuai tuntunan dan pedoman Muhammadiyah Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, S.Ag, S.Pd, MA menyampaikan bahwa dengan Baitul Arqom mengikuti sejarah untuk bermalam di rumah Arqom. Bermuhammadiyah itu mengamalkan Surat Ali Imron ayat 104. Selanjutnya ketua PDM Sleman membuka kegiatan BA dan RIPB dan untuk terus menjadi Muhammadiyah bagian dakwah di masyarakat. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd Sekretaris PCM Godean, MPI PDM Sleman

Loading