Muhammadiyah Turi
![]()
Muhammadiyah Turi
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.Id Pengukuhan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Turi digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi pada Ahad 18 Februari 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi, Pimpinan Cabang Aisyiyah Turi, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sleman, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Turi, Mahasiswa UAD serta AUM seKapanewon Turi. Acara pelantikan ini diikuti oleh seluruh calon kepengurusan PCNA Turi yang telah disusun oleh formatur. Perwakilan dari PDNA Sleman yakni Mafrudlatun Nikmah, S.Pd selaku ketua 2 PDNA Sleman dan Meita Fitrianawati, M.Pd. selaku ketua departeman PITD, secara resmi mengukuhkan seluruh anggota Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Turi dengan terlebih dahulu melakukan pembacaan surat keputusan pengukuhan. Dalam hal ini ditetapkan Dyah Harumming Kinanthi S.IP.,M.A. sebagai ketua Umum, Desy Dwi Susanti, S. Pd. Sebagai Sekretaris Umum, Erni Wulandari sebagai Bendahara Umum, dan para ketua departemen beserta jajaran anggotanya sebagai Struktural dalam PCNA Turi periode 2022-2026. “ Terdapat harapan besar seluruh anggota yang terganti dapat mengembangkan kreatifitas dan inovasi untuk kemaslahatan umat khususnya untuk generasi muda di Kapanewon Turi” kata Dyah selaku ketua. Keanggotaan PCNA Turi periode 2022-2026 yang dikukuhkan saat ini terdiri dari berbagai macam disiplin ilmu. Kepengurusan kali ini diharapkan dapat bertumbuh kembang dengan lebih baik, berkolaborasi dengan lebih mesra, menjalin komunikasi yang lebih baik lagi, sehingga dari segala keilmuan yang PCNA Turi saat ini miliki dalam saling bekerjasama dan bertukar informasi, saling bantu membantu, ingat mengingatkan untuk mencapai tujuan bersama. Setelah kegiatan pengukuhan selesai dijalankan dilanjutkan dengan serah Terima jabatan dari pengurus terdahulu. Besar harapan semoga para pengurus PCNA Turi periode 2022-2026 dapat mengemban amanah ini dengan baik dan kedepannya akan mengedepankan persatuan dan kekompakan. Ketua PCNA Turi periode sebelumnya Miftahul Janah, S. Pd. Menyampaikan , “ Alhamdulillah kami telah menyelesaikan amanah dan tugas dengan apik, sebelum kegiatan pengukuhan ini dilaksanakan telahmelakukan Laporan Pertanggung Jawaban selama periode yang diemban”. Acara dilanjutkan dengan pembahasan setiap departemen untuk menyusun program kerja selama periode mendatang baik meliputi proker jangka panjang maupun jangka pendek. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama yang disponsori penuh oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi. Reportase Miftahul Janah, S. Pd. Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.Id ‘Aisyiyah sebagai organisasi wanita dalam Muhammadiyah yang mempunyai maksud dan tujuan yang sama dengan Muhammadiyah. Risalah Perempuan Berkemajuan yang merupakan keputusan Muktamar ke-48 ‘Aisyiyah tahun 2022 menempatkan perempuan memiliki kesempatan luas sekaligus penting sebagai aktor perubahan dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu gerakan ‘Aisyiyah dalam bidang Majelis Hukum dan HAM bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta pemahaman terhadap hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan hak asasi manusia. Pemilu merupakan salah satu upaya untuk menjaga nilai-nilai itu dengan cara ‘Aisyiyah menjaga jarak dengan partai politik manapun. Tetap menjaga kedekatan yang sama dengan semua partai politik, dan tidak akan terlibat dalam politik praktis. Namun dalam menerapkan program ternyata mengalami beberapa permasalahan yang dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan ekonomi. Di satu sisi terdapat stereotype bahwa perempuan sangat tidak setara disandingkan dengan laki-laki dalam kegiatan berpolitik, bahkan partisipasi para kaum perempuan dalam politik sangat rendah. Namun di sisi yang lain, anggota Aisyiyah yang mempunyai latar belakang pendidikan dan ekonomi yang cukup, berpandangan bahwa perempun harus ikut berpartisipasi dalam politik untuk menentukan perwakilannya atau pemimpinnya. Partisipasi politik menandakan sikap dan peran masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan politik dan dapat mengubah masyarakat yang semula apatis menjadi aktif. Permasalahan perbedaan persepsi di kalangan anggota Aisyiyah merupakan hal yang serius perlu dilakukan solusinya. Oleh karena itu sangat penting dilakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum terkait dengan peran Aisyiyah dalam partisipasi politik di pemilu 2024. Demikian disampaikan oleh Septi Nur Wijynti, SH, MH dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam pembukaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, yang bertujuan untuk meningkat peran Aisyiyah dalam partisipasi politik di pemilu 2024 ibu–ibu ‘Aisyiyah Cabang Turi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan hukum bertempat di Masjid Darul Falah Kembangarum Turi yang diikuti sekitar 80 orang dari semua Ranting ‘Aisyiyah yang berada di wilayah PCA Turi pada Ahad 4 Februari 2024.. Nara sumber yang juga anggota Tim Pelaksana Yulianta Saputra, S.H.MH. dari UIN Sunan Kalijaga mengatakan partisipasi perempuan dalam politik sangat diharapkan dalam mensukseskan pemilu 2024. Partisipasi perempuan merupakan kegiatan sukarela kaum perempuan yang ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik dengan jalan memilih pemimpin negara secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi kebijaksanaan pemerintah/public policy). Upaya yang dilakukan dengan melalui cara antara lain pertama, Pendidikan politik dari keluarga, kedua, mendorong keterlibatan dalam organisasi, ketiga, advokasi terhadap Perempuan pentingnya Perempuan terlibat dalam dunia politik, dan keempat, mempersiapkan anak Perempuan dari dini untuk mengenal politik. Pada akhir kegiatan, Tim Pelaksana menyerahkan buku pedoman pemilu dan poster persuasi untuk mengajak Masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2024. PRA Donokerto I Turi menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Tim Pelaksana dari UMY dan UIN Sunan Kalijaga. serta mengharapkan sosialisasi yang telah diperoleh dalam program pengabdian kepada masyarakat ini dapat diterapkan oleh ibu–ibu ‘Aisyiyah sehingga ikut membantu menyukseskan pemilu 2024 dengan menggunakan hak pilihnya secara cerdas.
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.id Setiap aktivitas manusiadalam kehidupan sehari-hari hampir selalu menghasilkan limbah. Salah satu limbah rumah tangga yang dihasilkan setiap hari adalah used cooking oil (UCO) atau minyak goreng bekas (jelantah), yaitu minyak goreng yang telah dipanaskan berulang kali. Setelah digunakan berkali-kali, minyak jelantah biasanya dibuang ke tanah atau air, yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan manusia. Permasalahan jelantah juga terjadi pada rumah tangga ibu–ibu anggota ‘Aisyiyah yang tergabung dalam Ranting ‘Aisyiyah Donokerto I, pemecahan permasalahana agar minyak jelantah tidak dibuang sembarangan maka perlu dilakukan pengelolaan yang baik. Hal ini mengundang Ir. Agus Nugroho Setiawan, MP sebagai Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk memberikan Solusi akan hal ini. Sebagaiama Nampak pada program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkat pengetahuan dan keterampilan ibu–ibu ‘Aisyiyah Donokerto I, Turi dalam memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi berbagai produk yang bermanfaat yang diikuti 30 orang pada Sabtu 3 Februari 2024. Sementara itu anggota Tim Pelaksana lainnya apt. Perdana Priya Haresmita, M. Pharm. Sci dari Universitas Muhammadiyah Magelang mengatakan “ minyak jelantah apabila dikonsumsi terus menerus dapat membahayakan tubuh karena mengandung asam lemak jenuh yang sangat tinggi sehingga dapat memicu berbagai penyakit”. Penggunaan minyak jelantah dalam waktu tertentu berdampak pada kesehatan akibat deposisi sel lemak yang terjadi di usus halus, pembuluh darah, jantung, dan hepar. Setelah mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang dampak penggunaan minyak jelantah, selanjutnya dilakukan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin jelantik dan sabun cuci tangan dengan trainer Sherin Nawang Nauroh Nazhifah dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sherin menyampaikan minyak jelantah dapat diolah menjadi berbagai macam barang yang bermanfaat dan aman bagi manusia, antara lain lilin jelantah aromaterapik (lilin jelantik), sabun cair untuk cuci tangan, sabun mandi batangan, dan sebagainya. Dalam pembuatan lilin jelantik, minyak jelantah dengan bantuan bahan kimia kalium hidroksida (KOH) dapat bercampur dengan air, kemudian ditambahkan dengan esense sesuai kesenangan misalnya bau lavender, melati, kopi, dan sebagainya. Setelah semua bercampur, selanjutnya dituangkan dalam gelas atau mangkok dan diberi sumbu dari benang untuk dipadatkan sampai membentuk lilin aromaterapi. Peserta kegiatan ibu–ibu ‘Aisyiyah dari PRA Donokerto I dan PCA Turi mengikuti dan mencermati teknis pembuatan secara baik sehingga saat melakukan praktik sendiri berhasil membuat lilin jelantik dan sabun cair untuk cuci tangan dari minyak jelantah dengan hasil yang sangat memuaskan. Sherin juga menyampaikan potensi ekonomi dari produk yang dihasilkan tersebut karena dapat dipasarkan kepada Masyarakat umum sehingga dapat memberikan pemasukan bagi ‘Aisyiyah. Pada akhir kegiatan, Ketua PRA Donokerto I Septi Nur Wijayanti menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Tim Pelaksana dari UMY dan Unimma, serta mengharapkan wawasan dan keterampilan yang diperoleh dalam program pengabdian kepada masyarakat ini dapat diterapkan oleh ibu–ibu ‘Aisyiyah sehingga ikut membantu mengurangi kerusakan lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah.
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.id SMK Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah 2 Turi berkerjasama dengan PCM Turi dan PMI Sleman gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah di Laboratorium Keperawatan SMK Muhammadiyah 2 Turi Ngablak Bangunkerto Turi Sleman, Ahad, 14 Januari 2024. Kegiatan donor darah digelar setelah agenda Pengajian Rutin Ahad Kliwon PCM Turi Pukul 07.30 WIB peserta donor darah mulai mendaftarkan diri dan mengisi formular Dimana peserta donor darah berasal dari warga Turi dan sekitarnya. Dari 38 pendaftar donor darah hanya sebagian yang lolos menjadi pendonor. Beberapa hal yang membuat tidak lolos adalah belum seminggu selesai haid, kondisi fisik yang saat dicek kebetulan kurang fit, Hb rendah, tekanan darah rendah dan tekanan darah tingggi. Meskipun target minimal 50 pendonor pada kegiatan tersebut tidak tercapai, namun tidak menyurutkan semangat penyelenggara dan pendonor. “Alhamdulillah kami PCM Turi berterima kasih kepada SMK Muhammadiyah 2 Turi sudah menginisiasi program donor darah bekerjasama dengan Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Turi dan PMI Kabupaten Sleman, semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan, untuk menggugah semangat bershodaqoh bagi warga persyarikatan Muhammadiyah sehingga membawa manfaat dan kemashlahatan bagi umat yang sangat membutuhkan darah, selain memberi manfaat bagi pedonor insyaallah menjadi lebih sehat,”ucap Drs. Bambang Rahmanto, Kepala Kantor Rektorat UMY 2017-2021, Ketua PCM Turi dan anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat ini. “Agenda donor darah ini akan dilaksanakan secara rutin setiap dua lapan sekali setelah Pengajian Ahad Kliwon PCM Turi, sebagaimana yang telah diprogramkan Majelis Bidang Pemberdayaan Masyarakat PCM Turi bekerjasama dengan SMK Muhammadiyah 2 Turi sebagai penyedia tempat dan panitia penyelenggara,”ungkap Aris Suranto, Anggota Pimpinan PCM Turi dan LHKP PDM Sleman yang sehari-hari dikenal sebagai Direktur BUMDES Donolestari. Drs. Suwadi, Ketua PMI Turi menginformasikan dengan donor darah, justru tubuh kita lebih sehat. Ibaratnya seperti motor ganti oli. Dengan dikeluarkannya darah kita, tubuh akan memproduksi darah baru. Dan darah baru kualitasnya tentu lebih baik dari darah yang sudah ada dalam tubuh kita. Donor darah bagus untuk dilakukan secara rutin minimal 2 bulan sekali. “Bagi SMK Muhammadiyah Ngablak sendiri, digunakannya sekolah sebagai tempat doror darah akan mendatangkan kebaikan. Rumah yang sering dikunjungi InsyaAllah akan membawa berkah dan rejeki. Apalagi kegiatan ini adal kegiatan beramal sholih, sodakoh dalam bentuk darah. Disamping itu siswa keperawatan juga mendapatkan manfaat ilmu yang berkaitan dengan doror darah, cek darah, transfusi darah, dan komunikasi keperawatan, ,”ujar Pamuji Sri Subekti, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Turi.
![]()
Muhammadiyah Turi
![]()
Masjid Al-Iman Tepan
![]()
Masjid Al-Iman Tepan
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.Id Musyawarah adalah kegiatan yang dilakukan dalam sebuah organisasi untuk pembentukan ketua umum beserta jajaran pada suatu organisasi. Demikianhalnya Musyawarah tingkat cabang yang dilakukan Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) Kapanewon Turi yang kemudian disebut Musyawarah Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kapanewon Turi (Musycab PMNA Turi). Musycab dilakukan pada akhir masa kepengurusan sebelumnya, hal ini bertujuan untuk melakukan rencana kegiatan demi kemajuan organisasi selanjutnya. Maju mundurnya suatu organisasi terletak pada kualitas dan kuantitas pengurus yang ada di dalamnya. Namun itu saja tidak cukup, diperlukan loyalitas dan konsistensi terhadap mempertahankan atau mengembangkan organisasi. Maka dari itu diperlukan pengurus-pengurus yang aktif dalam mengembangkan Organisasi khususnya PM dan NA ke depannya. Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Turi melakukan sinergi, bekerjasama, dan berkoordinasi untuk melakukan kegiatan Musyawarah cabang dengan harmonis. Pada hari Senin, 25 Desember 2023 dilaksanakan Musycab (Musyawarah Cabang) PMNA Turi untuk yang pertama kalinya secara bersinergi. Kegiatan ini diadakan di Gedung Dakwah Ngablak dan SMK Muhammadiyah 2 Turi. Dengan mengusung tema PM “Pemuda Berdaya Untuk Turi Berkemajuan” dan NA “Perempuan Muda Berdaya untuk Turi Berkemajuan”. Maksud dari diadakannya kegiatan ini sebagai wadah untuk membentuk pengurus yang dapat mengembangkan Organisasi PM dan NA menjadi lebih baik, serta dapat melebarkan sayap dakwah di Kapanewon Turi ini. Saat pembukaan dan penutupan kegiatan PM NA bergabung, namun pada saat memasuki sesi sidang pleno sampai dengan penetapan ketua umum dan sekertaris umum dilakukan masing masing di ruang terpisah. Dari Musycab tersebut terbentuk badan formatur yang terdiri dari 7 orang yang kemudian menentukan ketua umum dan sekertaris umum sebagai berikut: PM : Pratama Herda Santoso sebagai ketua umum dan Wishnu Ariadhi, S.Kom sebagai sekretaris umum, dan NA : Dyah Harimming K.,S.IP, M.A Sebagai ketua umum dan Desy Dwi Susanti, S.Pd sebagai sekretaris umum. Musycab ini dihadiri oleh Bapak Drs, Bambang Rahmanto selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi beserta jajarannya, Ibu Sri Winarti, S.Pd selaku ketua Aisyiyah Turi beserta jajarannya, Fajar NurhayatiningsihS.Pd selaku wakil ketua PDNA Sleman beserta jajarannya, Prakasa Radya Sulendra selaku ketua PDPM Sleman beserta jajarannya, dan juga dihadiri oleh delegasi dari setiap ranting di Kapanewon Turi. Kegiatan dilakukan dengan penuh hikmah dan sukacita. Dari awal target yang dicanangkan adalah 60 peserta, alhamdulillaah kami dapat menjangkau lebih dari 120 peserta. Tak lepas juga dari dorongan serta dukungan dari para pembimbing kami, guru kami bapak bapak PCM dan ibu ibu PCA yang memberikan support luar biasa baik berupa materi maupun nonmateri. Merupakan kebanggan bagi kami semua para kader muda PM dan NA bergabung menjadi keluarga besar Muhammadiyah. Mari bermanfaat, mari tebar manfaat, bergembira dan selalu menggembirakan. Fastabiqul khairot, Albirru manittaqo.
![]()
![]()