Pelantikan PRM/PRA Wonokerto II dan Pengajian Akbar oleh Ustad Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T.,IPM

Turi, Pdmsleman.Or.id Pelantikan Pengurus PRM ( Pimpinan Ranting Muhammadiyah) dan PRA (Pimpinan Ranting Aisyiyah) Wonokerto II dilaksanakan di Masjid As Sholeh, Garongan Kembang Wonokerto Turi Sleman pada Ahad pagi 19 November 2023. Dalam kesempatan ini juga menghadirkan Ustad Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T.,IPM sebagai narasumber pengajian akbar dengan tema: “Al Islam Sebagai Fondasi Ukuwah: Membangun Harmoni dalam Keberagaman”. Adapun 10 Pengurus PRM Wonokerto II yang dilantik adalah Sarno, AMD., Winarto, S.Pd., Drs. H. Suwanto, Sariyo Atmojo, Arwan Arifin, Yudha Sutawa, Anton Kurniawan, S.Farm, Apt.,Dwi Isnanto, H. Akhmad Khairudin, S.S., M.B.A. Juga hadir perwakilan dari PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) Turi Ponimin, M.Pd. dan Munasir, S.Sos. yang melantik pengurus PRM Wonokerto II . Dalam sambutan berkaitan dengan pengukuhan, disampaikan tugas pengurus dan anggota majelis dalam penerapan nilai-nilai ke-Muhammadiyahan dalam berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara. Menurutnya, Muhammadiyah adalah bentuk gerakan nyata dan berdasarkan nilai-nilai islam dalam hal ini Al Qur’an dan Al hadist untuk dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai apa yang dicontohkan Rasulullah SAW. “ Meski tidak semua masyarakat islam itu notabennya bukan Muhammadiyah dan bahkan tidak mau “di Muhammadiyahkan” itu tidak masalah karena tidak ada peksaaan dalam berorganisasi bahkan beragama, namun kader-kader Muhammadiyah dari dulu sampai saat ini mampu secara nyata menunjukkan dalam berkemajuan di beberapa aspek dan bidang” tambah Ponimin.  Diharapkan akan terus lahir kader-kader Muhammadiyah yang terstruktur dalam ortom-ortomnya seperti AMM, NA, dan Aisyiyah. Setelah sambutan singkat tersebut, dilanjutkan dengan pelantikan pengurus PRA Wonokerto II yang dilantik oleh perwakilan dari PCM Turi. Kehadiran Ustad Prof. Dr. Ir. Sukamta, S.T., M.T.,IPM yang selaku Wakil Rektor UMY bidang Kemahasiswaan ini juga disambut hangat oleh warga dan kerahaman beliau terlihat dalam membaur kepada semua warga dan memberikan tausiyahnya. Dalam isi tausyiahnya  dijelaskan ciri-ciri Islam berkemajuan menurut Muhammadiyah yakni (1)Berlandaskan tauhid, (2)Kembali kepada Al Quran dan As Sunnah, (3) menghidupkan Kembali Ijtihad dan Tajdid, (4)Mengembangkan Wasatiyah (5)Menunjukkan sifat Rahmatan lil’alamin. Dijelaskan juga mengenai Ukhuwah yang berarti “persaudaraan”.  Menurutnya, selama masih sesama muslim, walaupun terpisah di berbagai belahan dunia, tetap disebut sebagai saudara. pula tentang warga palestina yang diinvasi oleh zionis dan peran kita sebagai muslim adalah membantu semampu kita. Bila mampu bisa donasi, bila tidak mampu bisa mengirim doa dan yang paling penting kita sebagai umat muslim menunjukkan posisi kita di pihak Palestina, sekecil apapum, seperti kisah burung pipit pada saat Nabi Ibrahim dibakar oleh Namrud. Muhammadiyah harus juga mampu membangun harmoni dalam keberagaman sebagai contoh keberagaman dalam hal khilafiyah dalam sholat misalnya selama sholatnya masih mengandung 4 (empat) gerakan yang sama, yakni berdiri, ruku, sukud dan duduk, tidak perlu memperdebatkan. Masyarakat Garongan sendiri adalah masyarakat yang majemuk, tidak hanya Muhammadiyah saja namun juga terdapat organisasi Islam lain yang berpusat di dusun Garongan. Alhamdulillah, eksistensi Muhammadiyah dari dahulu sampai sekarang masih bisa ditemui dari beberapa kegiatan masjid dan mushola. Baik dari Masjid Al Huda Pojok, Masjid As Sholeh Pusung, Mushola Al hidayah Projayan dan Mushola Al Hidayah ledok. Pengajian Ahad Pagi di Masjid Asholeh misalnya, menjadikan magnet bagi masyarakat bukan hanya dari Wonokerto saja, bahkan dari Girikerto dan Sebagian Donokerto dan yang menjadi spektakuler adalah gerakan ortom PRA Wonokerto II yakni jumlah ibu-ibu selalu mendominasi dibandingkan bapak bapak. Menurut Hj. Kusmiyati selaku penggerak senior PRA, wahana silaturahmi perlu terjalin secara intensif sehingga ukuwah Islamiyah selalu terjaga. Menurutnya, bentuk gerakan nyata saat ini tidak hanya melulu pada pengajian namun juga pada aksi nyata diantaranya pemeriksaan kesehatan gratis kepada jamaah masjid, pembinaan AMM dan NA, pelatihan paduan suara, dan bentuk pemberdayaan anggota lainnya. Acara pelantikan yang dihadiri oleh ratusan warga tersebut berjalan lancar meski sempat memadati jalan utama Garongan. Menurut Akhmad Khairudin, M.B.A selaku pengurus PRM Wonokerto II dan merupakan putra asli dari Garongan Wonokerto mengatakan bahwa  suhu politik bolehlah memanas dan pilihan bolehlah berbeda namun ukuwah Islamiyah haruslah tetap terjaga. Reportase Akhmad Khairudin, M.B.A PRM Wonokerto

Loading

Deklarasi Anti-Bullying Dan Pengukuhan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan TPPK SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto

Turi, Pdmsleman.or.id Pada Jumat, 10 November 2023, SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto Turi menggelar acara penting, yakni Pengukuhan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) serta Deklarasi Anti-Bullying/Perundungan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Drs. Bambang Rahmanto selaku PCM Turi, Haryanto, M.Pd Majlis Dikdasmen, Sigit  Korwil Turi, Agus R  Kapolsek Turi, dan Darmanto  Koramil Turi. Acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, serta sambutan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah DadapanMuda, Rahayu Sulastriningsih, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan kegiatan ini, yaitu mencegah kekerasan fisik atau non-fisik, verbal/non-verbal di lingkungan sekolah. Pembacaan SK TPPK oleh kepala sekolah diikuti oleh pengukuhan TPPK oleh Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto. Haryanto, M.Pd. Dikdasmen memberikan sambutan positif, mengajak seluruh peserta untuk menghargai dan menghormati sesama teman, serta berharap terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Daryanto dari Koramil Turi memimpin deklarasi anti-bullying dan perundungan. Siswa-siswa menirukan ikrar yang dipandu, dan acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh tamu undangan, TPPK, dan perwakilan siswa sebagai simbol komitmen bersama. Ketua TPPK, Tri Prawiyati, S.Pd., beserta anggota tim, yaitu Murti Sari, Amanda Wijayanti (Sekretaris), dan Nana Krisni Utami, S.Pd (Bendahara), Suwarti S.Pd, Syafiq Khulani, S.Pd (Divisi Penanganan Kekerasan Anak), dan Suharyadi. S.Pd, Christiningsih S.Pa, serta Wahyu Rosmiati (Divisi Humas Jaringan Komunikasi) hadir untuk mendukung kegiatan tersebut. Perwakilan Polsek Turi mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan harapannya agar tidak terjadi bullying atau kekerasan di SD Muhammadiyah Dadapan. Ketua TPPK menyampaikan permohonan arahan, bimbingan, dan masukan untuk TPPK serta mengajak semua pihak untuk mendukung terbentuknya tim ini. Acara ditutup dengan semangat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.

Loading

Trapsi Haryadi, S.IP., M.IP. Kembali Pimpin PRM Randusongo Donokerto Turi Sleman

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah Randusongo (PRM Randusongo) Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Provinsi DIY telah melaksanakan Musyawarah Ranting (Musyran) pada hari Ahad 5 November 2923 bertempat di RM Sido Mampir, Sleman. Musyawarah Ranting memutuskan sejumlah 11 orang pimpinan yaitu: 1.            Trapsi Haryadi, S.IP., M.IP. 2.            Sarwoto Ari Rasto 3.            Suratno 4.            Arinanto Nugroho, S.E. 5.            Sudarmaji 6.            Riyanto DW 7.            Aris Suranto 8.            Aziz Yon Haryono, S.T., M.T. 9.            Teguh Santoso 10.         Anton Mulyatno, S.H. 11.         Warjono, S.Pd. Dalam forum musyawarah secara mufakat memberikan amanah kepada saudara Trapsi Haryadi, S.IP., M.IP. untuk memimpin PRM Randusongo untuk periode 2023-2028. Dengan diselenggarakanya Musyran ini seluruh peserta berharap terpilih Pimpinan Ranting Muhammadiyah Randusongo yang kapabel, terpercaya, dan amanah dalam melanjutkan dinamika organisasi yang semakin beragam tantangannya terutama di tingkat masyarakat akar rumput / grass root. Ketua PCM Turi Drs Bambang Rahmanto menyampaikan “ Muhammadiyah adalah persyarikatan yang merupakan Gerakan Islam yang maksud gerakanya ialah Dakwah Islam dan Amar Ma’ruf nahi Munkar yang ditujukan kepada perseorangan dan Masyarakat”. Ketua PRM Randusongo terpilih memberikan kata pembuka dalam Musyran yaitu perlunya penguatan pemahaman ke-Islaman dimulai dari ranah individu, keluarga, dan masyarakat. “ Pemahaman ke-Islaman yang baik kemudian didorong dapat menebarkan nilai rahmatan lil ‘alamin bagi sekitar”. Tantangan zaman dan perkembangan dunia global begitu cepat dan memasuki berbagai sendi kehidupan. Salah satu hal yang perlu dilakukan di tingkatan ranting adalah penguatan nilai di lingkungan keluarga dan melakukan langkah konkret untuk menghadapi tantangan tersebut. Reportase   Trapsi Haryadi  PRM Randusongo Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bangunkerto 1 Turi Sukses Dilaksanakan

Turi,Pdmsleman.Or.id Ahad, 7 Rabiul Akhir 1445 H, atau tepatnya tanggal 22 Oktober 2023, Gedung Dakwah PCM Turi di Ngablak menjadi saksi dari pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bangunkerto 1 Turi. Acara yang berlangsung meriah ini diawali dengan pembacaan ayat Al-Qur’an dan penghormatan terhadap bendera dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta mars Muhammadiyah dan mars ‘Aisyiyah. Dalam prakata panitia, para peserta diberikan gambaran mengenai tujuan dan harapan dari Musran ini. Sambutan dari Kepala Desa Bangunkerto turut memeriahkan acara ini, memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah positif yang diambil oleh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Selain itu, Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, secara resmi membuka Musran ini. Agenda Musran dibagi menjadi beberapa pleno penting. Pada Pleno 1, dilakukan pembacaan tata tertib Musran serta tata tertib pemilihan Ketua dan Formatur. Pleno 2 melibatkan laporan pertanggung jawaban dan pandangan umum, serta pengesahan LPJ (Laporan Pertanggungjawaban). Pleno 3 menjadi puncak acara dengan pemilihan dan penetapan Ketua serta Formatur yang akan memimpin Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Bangunkerto 1 Turi untuk periode berikutnya. Hasil dari Musran ini adalah penetapan keputusan yang sangat penting. Untuk Musran PRA Bangunkerto 1, susunan kepengurusan terpilih adalah sebagai berikut: Ketua Sudarwati, Wakil Ketua Rini, Sekretaris Sri Lestari, Wakil Sekretaris Marina, Bendahara Dewi, dan Wakil Bendahara Titik W. Mereka akan memimpin ranting ini dalam periode mendatang. Sementara itu, Musran PRM Sidoharjo 2022-2027 menghasilkan susunan kepengurusan yang terdiri dari Ketua Gesang Subagya, Wakil Ketua Suwanta, Sekretaris Totok Wagiman, Wakil Sekretaris Arief Hartanto, Bendahara 1 H. Panggih HM, dan Bendahara 2 Suyanta. Musyawarah Ranting ini dapat dianggap sebagai tonggak sejarah yang penting bagi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Bangunkerto 1 Turi. Dengan pemilihan kepengurusan yang telah dilaksanakan, diharapkan akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat serta pembangunan di wilayah Bangunkerto  Turi untuk ber amar ma’ruf nahi Munkar  dalam Risalah Islam berkemajuan.  

Loading

Musyawarah Ranting PRM Ngentak dan PRA Bangunkerto 2, Terpilih Pemimpin Baru Sudiyono dan Hj. Siti Khusniyah

Turi, Pdmsleman.Or.id 8 Oktober 2023 – Musyawarah Ranting PRM Ngentak dan PRA Bangunkerto 2 berlangsung dengan lancar di Pendopo Masjid Shirothol Mustaqiim, Ngentak, Bangunkerto, Turi. Acara ini menjadi tonggak bersejarah bagi kedua organisasi ini dalam pemilihan pemimpin baru yang akan membawa mereka ke arah yang lebih baik. Dalam Musyawarah Ranting PRM Ngentak, Sudiyono terpilih sebagai Ketua, didampingi oleh Margino dan M. Ridwantoro sebagai wakilnya. Sedangkan Tri Hartanto dan Barit Dwiantoro akan memegang peran sebagai Sekretaris, sementara Akbar dan Agus Suryono akan bertugas sebagai Bendahara. Tim yang terpilih ini diharapkan dapat memimpin PRM Ngentak dengan penuh dedikasi. Sementara itu, dalam PRA Bangunkerto 2, Hj. Siti Khusniyah, S. Pd., dipilih sebagai Ketua, dan Eny Susilaningsih akan menjadi Sekretaris. Kedua pemimpin ini akan memimpin PRA Bangunkerto 2 menuju masa depan yang lebih cerah. Ketua PCM Turi Drs Bambang Rahmanto dan Sekretaris H Suroyo berpesan “ Kepemimpinan baru yang terpilih dalam kedua organisasi ini merupakan tanda kekuatan dan kesatuan komunitas. Mereka siap untuk mengemban amanah ini dengan penuh semangat dan dedikasi, dan kami yakin bahwa mereka akan membawa kedua organisasi ini menuju kesuksesan yang lebih besar”. Selamat kepada para pemimpin terpilih, dan semoga langkah-langkah mereka akan mencerahkan perjalanan PRM Ngentak dan PRA Bangunkerto 2 ke depan. Ini adalah saat yang menggembirakan dan penuh harapan untuk semua pejuang yang tangguh ini. PRM Pules Wonokerto  juga menggelar Musyran dengan kepemimpinan Bambang Sumaryoto S.Pd  dan Drs. Suwarji Reportase Tri Hartanto, Bahari AW Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Syauqi Soeratno Dalam Sambang Desa Calon DPD RI dari Muhammadiyah ke Turi Sleman, Upaya Mengawal Marwah Muhammadiyah DIY.

Turi,Pdmsleman.Or.id Pencalonan Syauqi Soeratno sebagai Anggota DPD RI DIY Utusan Muhammadiyah, terus diupayakan sosialisasinya dengan massiv, salah satunya dengan diadakan Sambang Desa di kalangan warga Muhammadiyah  Kapanewon Turi Sleman bertempat di gedung dakwah PCM Turi, Rabu petang 4 Oktober 23. Kegiatan ini merupakan kolaborasi PWM DIY, Tim Pemenangan Wilayah (TPW), dan Tim Pemenangan Daerah (TPD)   PDM Sleman. Kali ini Ahmad Syauqi Suratno bersilaturahmi bersama segenap Guru, Karyawan AUM se Kapanewon Turi sesi 1 dan sesi 2 bersama segenap pengururs PCM, PCA, PRA, PRM dan Ortom PM, KOKAM. Dihadapan para guru AUM di Turi Syauqi menyampaikan bahwa “ seorang calon pemimpin bangsa harus mempunyai sifat-sifat ala nabi, diantaranya sidiq, tabligh, fathonah dan Amanah”. Hal ini penting karena bangsa ini sedang dalam kondisi yang tidak sedang baik-baik saja dan musuh bangsa ini  ada 2 yakni kemiskinan dan kebodohan.        Syauqi Soeratno sendiri merupakan tokoh dengan darah biru Muhammadiyah yang jelas serta menuturkan pengalamannya di bidang pendidikan, Muhammadiyah, Tapak Suci, ICMI, PSSI, sampai sektor ekonomi. Selain itu dunia sepakbola juga menjadi hal yang digelutinya antara lain pernah jadi manajer PSIM dan pernah menjadi Ketua Asprov PSSI DIY. Sementara H, Isnawan SE selaku TPW menegaskan dan juga menekankan perlunya teliti dalam urusan politik, karena banyak pihak mencoba mengklaim suara warga Muhammadiyah. “Bapak-ibu sekalian, hati-hati, ini politik, politik itu bisa dibolak-balik. Di tempat lain ada yang menyebut calon lain padahal bukan utusan Muhammadiyah”. Yogyakarta adalah ibukota Muhammadiyah sekaligus tempat kelahiran Muhammadiyah dan jangan sampai wakil Muhammadiyah kalah di Yogya karena ini Marwah persyarikatan Muhammadiyah untuk mengamankan pencalon DPD RI dari Muhammadiyah DIY hasil Muspimsus yakni Ir. H.Syauqi Soeratno. Langkah-langkah strategi yang dikedepankan adalah dengan menggerakan struktur organisasi dari Wilayah sampai Ranting untuk melakukan konsolidasi organisasi dengan mensosialisasi keputusan Muspimwilsus kepada seluruh warga Muhammadiyah, Wajib memilih Calon DPD dari Muhammadiyah melalui Rapat-rapat Pimpinan, Pengajian, dll. Membentuk tim pemenangan pada tingkat daerah, cabang ranting, dan relawan. tim cabang dan ranting sebagai tim garda terdepan,  melakukan pendataan warga persyarikatan pada   memaksimalkan keberadaan dan peran AUM/A pendidikan, kesehatan dan badan usaha persyarikatan lain dengan mewajibkan pimpinan AUM/A, karyawan beserta keluarganya untuk memilih calon DPD RI dari Muhammadiyah/ Hadir dari PWM DIY Dr. Faesol  dan Cahyono S.Ag, .  Team DPD. H Darojat NA,   PDM Sleman H Arif Sulistyo,   ketua team TPW  H Isnawan SE dipandu Ketua PCM Drs Bambang Rahmanto, sebagaimana disampaikan H. Ashari dari SMPM 1 Turi kepada Arief Hartanto dari MPI PDM Sleman. Setelah acara selesai dilanjutkan dengan sholat Ashar berjama’ah dan pada petangnya  Ahmad Syauqi dan Tim sowan sesepuh Muhammadiyah Turi H. Suhartono di Dadapan Turi. Reportase H Ashari SMPM 1 Turi , Arief H Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading