Sleman, Pdmsleman.Or.Id SMK Muhammadiyah 1 Sleman melebarkan sayap dalam meningkatkan kompetensi Guru dan Siswa dalam bidang Broadcasting dan Perfilman dengan menjalin kerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI) Stasiun Yogyakarta. Pada hari Jum’at 8/11 2024 bertempat di Ruang Rapat Manajemen TVRI Yogyakarta, prosesi penandatanganan kerja sama berjalan dengan lancar dengan ditandatangani oleh Budy Kurniawan, S.Sos selaku Kepala Stasiun TVRI Yogyakarta dan Suwarta, S.Pd selaku Kepala Sekolah. Kerja sama ini meliputi Penyelarasan Kurikulum, Praktik Kerja Lapangan, Uji Kompetensi, Magang Guru, Guru Tamu, dan CSR. Budy mengunkapkan bahwa “ kerja sama ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan kompetensi dan kreatifitas siswa khususnya di program keahlian Broadcasting dan Perfilman yang ada di SMK Muhammadiyah 1 Sleman agar nantinya dapat berkontribusi secara langsung pada dunia pertelevisian khususnya di TVRI Yogyakarta dan pada stasiun TV lainnya”. Suwarta juga menambahkan bahwa siswa-siswi SMK Muhammadiyah 1 Sleman mempunyai potensi-potensi yang siap dikembangkan untuk mendukung dan terlibat langsung di dunia televisi dan perfileman. Suwarta berharap “ dengan terjalinnya kerja sama ini, siswa-siswi SMK Muhammadiyah dapat lebih meningkatkan kompetensinya sesuai dengan budaya kerja yang ada di industri. Siswa-siswi secara langsung mendapat bimbingan dari industri nasional seperti TVRI, nantinya mereka siap bersaing secara nasional maupun internasional”. Reportase : Afifuddin S.Kom., M.Pd., SMKM 1 Sleman Editor : Arief Hartanto SE MPI PDM Sleman
Sleman , Pdmsleman.Or.id SMK Muhammadiyah 1 Sleman atau dikenal dengan SMK Munas (Muhammadiyah Panasan) pada hari ini, Kamis 31 Oktober 2024 menggelar peresmian bengkel sepeda motor ‘Munas Motor’ . Munas Motor secara remi diresmikan oleh Arif Jamali Muis (Sekretaris PWM DIY) dan disaksikan oleh Zahrul Mufrodi (Ketua PCM Sleman), Sukijo (Pengawas Sekolah), Muhasdi Tuante (Ketua Komite SMK Mubas) dan Wali Murid SMK Munas. Acara peresmian dimeriahkan dengan beberapa rangkaian acara, yaitu Pengajian Wali Murid, Gelar Karya P5, Pentas Seni, Donor Darah, Cek Kesehatan dan Market Day Siswa-Siswi SMK Munas yang diselenggarakan di halaman SMK Muhammadiyah 1 Sleman. Dengan diresmikannya Bengkel Munas Motor, diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk mengbangkan kompetensi khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), selain itu juga nantinya bengkel tersebut akan menjadi tempat untuk pengembangan Teaching Factory sebagai media pengembangan pembelajaran berbasis industri. Acara pengajian wali murid diisi oleh Arif Jamali Muis (Sekretaris PWM DIY), dalam kesempatan itu memberi “ motifasi kepada wali murid/orang tua siswa agar anak-anak/peserta didik dapat menjadi generasi emas penerus bangsa yang berkompeten dan mempinyai jiwa islami berdakwah amar ma’ruf nahi mungkar”. Untuk mewujudkan hal tersebut Arif menjelaskan bahwa generasi emas harus mendapat pendidikan yang tepat, pendidikan mulai dari keluarga dan disekolah. Acara gelar karya menampilkan hasil-hasil karya dari proyek P5. Karya yang ditampilkan mulai dari tema bangunlah jiwa dan raganya dengan senam masal, kemudian dari tema kearifan lokal menampilkan hasil ecoprint dan ukir kayu, dari tema kebekerjaan menampilkan hasil Las dalam bentuk troley dan tralis pengaman AP Wifi serta menampilkal hasil karya videografi klip video dan video tutorial. Acara market day tidak kalah meriah dengan menyajikan dagangan dari siswa-siswi baik berupa makan, minuman, asesoris, dan lain sebagainya. Alhamdulillah semua yang di jual laris dibeli oleh para pengunjung. Donor darah juga diikuti oleh para siswa, guru, karyawan, wali murid, dan masayarakat umum. Selain itu, para siswa, guru dan karyawan juga menikmari fasilitas cek kesehatan gratis untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuh mereka. Acara pentas seni dimeriahkan oleh siswa-siswi SMK Munas dan juga sekolah sekirtar, seperti SD Panasan dan SMP Muhammadiyah 1 Sleman. SD Panasan menampilkan tarian, SMP Muhammadiyah 1 Sleman menampilkan Tapak Suci. Siswa-siswi SMK Munas juga tidak kalah meriah, meraka menampilkan tarian, silat, barongan, musik, drama, dan lain sebagainya. Afifuddin S.Kom., M.Pd. SMKM 1 Sleman, MPI PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Turi, Pdmsleman.Or.Id Pemerataan dan peningkatan kualitas guru Muhammadiyah se-Sleman menjadi tujuan utama dalam kegiatan Workshop Penulisan Soal ASAS (Assesmen Sumatif Akhir Semester), hal ini sebagaimana dalam sambutan pembuka Hendro Sucipto, M.Pd selaku ketua BKS (Badan Kerjasama Sekolah) SMP Muhammadiyah se-Sleman . Kegiatan ini berlangsung pada Rabu 9 Oktober 2024 di SMP Muhammadiyah 1 Turi Sleman. “Selanjutnya setelah workshop ini diharapkan dapat mengimplentasikan dalam pembuatan Soal HOTs berbasis literasi numerasi serta dapat ditularkan di sekolah masing-masing”. Pungkas Hendro yang juga kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Depok Sleman. Adapun paparan materi bersama Murwati Widiani, M.Hum. Menyampaikan awal paparan dengan pertanyaan berikut: “Apakah Soal Hots itu berbasis literasi numerasi atau Soal literasi numerasi itu juga berbasis hots? Bahwa Soal Hots itu perlu ekstra dalam berpikir untuk menyelesaikannya. Acara ini ditutup dengan RTL atau Rencana Tindak Lanjut) dan diikuti oleh 41 undangan terdiri dari 36 guru dan 11 editor penulis soal. Berlangsung di SMP Muhammadiyah Turi Sleman Yogyakarta. Bravo BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman!!! Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd KS SMPM 1 Tempel MPI PDM Sleman
YOGYAKARTA, Menjelang bergulirnya pesta demokrasi Pilkada Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menggelar acara “Rembuk Pilkada series 1 di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah Cik Ditiro Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara yang berlangsung pada hari Rabu (24/09/2024) merupakan agenda diskusi yang bertemakan “Menghalau Money politic, Hoax dan Polarisasi” dihadiri oleh beberapa narasumber diantaranya Dr. Busyro Muqoddas M.Hum (Keynote Speech), Khaira Arjunadi (Perwakilan Kapolda DIY), Ahmad Norma Permata (Akademisi dan pemikir politik), serta Iwan Setiawan (Perwakilan PWM DI Yogyakarta) Dalam acara ini M. Taufiq Firdaus selaku Ketua Umum DPD IMM DIY pada sambutannya menyampaikan “IMM bukan kalangan yang apatis dan tidak terlibat terhadap politik secara praktis, jangan sampai kita ikut terjebak sebagai pelaku praktik money politik”. Kemudian beliau juga menyampaikan “ Vaksinasi paling sempurna adalah perlawanan dari anak muda dalam hal ini IMM sebagai penghalau money politik, hoax, dan polarisasi”. Dr. Busyro Muqoddas M.Hum selaku amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan apresiasi setinggi-tinggi nya terhadap DPD IMM DIY atas terselenggaranya rembuk pemuda series 1 ini. Dalam pidatonya Pak Busyro menyampaikan “Indonesia sedang membutuhkan kebangkitan kembali dari generasi muda, tanpa demokrasi ngga usah bicara korupsi. Tidak mungkin memberantas korupsi tanpa demokrasi yang sehat” begitu ujar beliau Acara rembuk pemuda berlangsung dengan 3 pemateri dan dipandu oleh Immawan M.Hafizh Renaldi selaku moderator pada acara tersebut. Ketiga Narasumber menyampaikan pandangannya perihal bagaimana menghalau money politic, hoax dan polarisasi. Kharia Junaedi sebagai Narasumber pertama memaparkan pengertian hoax secara normatif beserta ciri-cirinya. Disisi lain beliau menyampaikan “Berangkat dari evaluasi 2019 kita perlu belajar untuk pemilu 2024 yang lebih baik dari berbagai sektor diantaranya masyarakat, para tokoh agama maupun golongan, serta aparat kepolisian itu sendiri” begitu ujarnya Selain itu beliau juga menyampaikan “Kami dari aparat kepolisian menjamin atas netralnya kepolisian dalam mengarungi pilkada ke depan terutama di provinsi DIY dan begitupun daerah lainnya”. Ahmad Norma Pertama selaku narasumber kedua menyampaikan “Politik disisi lain adalah salah satunya aturan main yang dibuat oleh pemain itu sendiri, Dalam sebuah diskursus money politic sudah merambah ke semua sektor dimana hampir setiap politisi menggunakan politik yang kecuali yang tidak serius” begitu ujar beliau Ahmad Norma Permata menitipkan pesan kepada seluruh peserta acara “ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melawan politik uang diantaranya, pertama mengadakan forum cek uji fakta, kedua menjadi saksi atas pelanggaran money politik itu sendiri”. Iwan Setiawan selaku pemateri ketiga dan perwakilan PWM DIY menyampaikan pesan “Menjadi angkatan muda Muhammadiyah tidak apatis dan berperan aktif dalam politik atas nilai-nilai yang luhur dan harus senantiasa mengawal demokrasi dengan baik dan bijak” ujarnya.
Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Gamping menyelenggarakan Bimtek Pijar Sekolah Learning Manajemen System dengan menggandeng Pijar Sekolah by Telkom Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen sekolah. Pijar Sekolah merupakan platform manajemen sekolah berbasis digital, yang mempertemukan kebutuhan antaraSekolah, Orang TuadanPeserta didikuntuk meningkatkan kegiatan belajar mengajar yangberkualitas, terukur danterintegrasidalam satu platformdengan beragam fitur, serta Pijar Sekolah mengikuti kebijakan dan ketentuan program kemendikbud terkait asesmen dan Merdeka Belajar. Pijar sekolah menyajikan pengelolaan manajemen sekolah yang terkait dengan pengelolaan data Mata Pelajaran, Jadwal Pelajaran, pengelolaan data guru, siswa, dan orang tua, membuat tagihan SPP pada fitur Payment dan dapat digunakan untuk memberikan pengumuman. Sedangkan bagi peserta didik Pijar Sekolah memudahkan dalam hal melihat jadwal pelajaran, mengakses beragam konten belajar, mengerjakan dan mengumpulkan tugas, mengerjakan ujian dan latihan soal serta evaluasi mandiri. Guru dapat menginput absensi siswa saat KBM, akses konten mengajar (Buku Digital, Video Pembelajaran, Lab Digital, Upload Materi Guru), pemberian dan penilaian tugas/project, ujian dan latihan soal (Pembuatan Soal, Penyimpanan Soal, Penjadwalan, Pelaksanaan, Penilaian, hingga Analisis Butir Soal). Selanjutnya dengan Pijar Sekolahini orang tua dapat melihat jadwal kegiatan siswa (KBM / ujian), melihat informasi tugas yang diberikan guru, melihat nilai/hasil belajar siswa, serta pembayaran SPP Sekolah. Kegiatan Bimtek Pijar Sekolah ini diselenggarakan di aula SMP Muhammadiyah 1 Gamping, dikuti oleh bapak ibu guru dan karyawan SMP Muhamamdiyah 1 Gamping, mereka sangat antusias mengikuti bimtek tersebut pada 20 September 2024.. H. Purwadi, S. Pd. hadir mewakili Majelis Dikdasmen, PNF dan Pontren PCM Gamping, dalam sambutannya beliau menyampaikn “ Kami merasa bangga dan sangat mendukung kegiatan tersebut serta berharap SMP Muhammadiyah 1 Gamping kedepan akan lebih maju dan lebih unggul”. Sementara itu Watini, S. Pd. Si. selaku kepala SMP Muhammadiyah 1 Gamping menyampaikan “ program ini diselenggarakan sebagai salah satu inovasi dalam upaya adaptasi sekolah di era digital dan pesatnya perkembangan teknologi yang dikaitkan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah saat ini serta sebagai bentuk realisasi tindak lanjut dalam prioritas rekomendasi Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang ada dalam Rapot Mutu SMP Muhammadiyah 1 Gamping”. Ditambahkannya pula bimtek Pijar Sekolah ini diharapkan dapat meningkatkan komptensi guru dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 1 Gamping melalui praktik inovatif, meningkatkan layanan kepada peserta didik dan orag tua dengan ekosistem manajemen sekolah yang akuntabel,meningkatkan kualitas pembelajaran dan terakhir dapat membentuk generasi mendatang yang siap menghadapi tantangan global, tandas beliau. Reportase {Humas Muhiga] Editor Arief Hartantto MPI PDM Sleman
Turi, Pdmsleman.Or.Id Rabu 4 September 2024 SD Muh Girikerto Turi Sleman DIY menjadi tuan rumah bagi tim visitasi dari Pemerintah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Acara kunjungan ini berlangsung dengan lancar dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi, tim Tagana, kalurahan Girikerto, tim Siaga masyarakat, dan sekolah. Kepala Sekolah SD Muh Girikerto, R. Ahmad Zaenudin, S.Ag., menyampaikan sambutan selamat datang kepada tim visitasi. “Kami merasa senang dan bangga bahwa sekolah SD Muh Girikerto bisa dikunjungi dari saudara jauh dari Kabupaten Kupang NTT,” kata Zaen. Dalam acara tersebut, paparan materi yang diberikan oleh ibu Siti Endarti, S.Pd., salah satu guru SD Muh Girikerto, sangat menarik dan lugas. Penyampaian yang jelas membuat tim visitasi penasaran dan mengajukan beberapa pertanyaan. Perwakilan Kepala sekolah dataran tinggi dan dataran rendah, dari Yayasan Tanpa Batas, menanyakan tentang sekolah sehat dari Kepala Dinas Kesehatan. Kepala Dinas Kabupaten Kupang juga menanyakan tentang perlakuan seperti apa yang dilakukan terhadap 1 anak yang belum lancar membaca dari 27 anak yang ada dalam diskusi. Akhir pertemuan, Semi SH, ketua rombongan/kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah & BP4D Kabupaten Kupang, menyampaikan bahwa “pertemuan atau silaturahmi tidak cukup di sini/sekarang saja namun akan kita jalin terus untuk saling belajar”. Ia juga mengalungkan kain slayer produksi kupang dan kain tersebut tidak boleh untuk digunting sebagai tanda bahwa persaudaraan kita tetap utuh dan solid.
Tempel. Pdmsleman.Or.Id Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 1 Tempel Sleman Yogyakarta pada Jum’at 30/8 telah sukses digelar workshop peningkatan kompetensi bagi guru. Adapun tema workshop peningkatan kompetensi yakni “Pembelajaran berbasis literasi numerasi dan Pedagogical Content Knowledge (PCK) untuk peningkatan mutu satuan Pendidikan”. Acara ini diikuti sebanyak 40 peserta baik dari guru SMP Muhammadiyah 1 Tempel dan diikuti oleh guru mitra sekolah dari SD Negeri dan SD Muhammadiyah sekitar.Dalam sambutannya kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Tempel, Wahdan Arifudin, S.Pd menyampaikan bahwa :“Dengan workshop ini diharapkan kita memiliki pemahaman yang sama dalam pembelajaran berbasis litnum atau literasi numerasi serta dengan PCK (Pedagogical Content Knowledge). Hal ini sesuai dengan assessment yang diadakan skala nasional berupa AKM (Assesmen Kompetensi Minimal) yang akan dilaksanakan tanggal 9 September 2024 serta adanya PISA (Program for International Student Assesment) bagi sekolah ter-sampling. Dalam hal ini SMP Muhammadiyah 1 Tempel juga menjadi sampel pelaksanaan PISA pada tahun 2025 yang akan datang”Yulia Rachmawati, M.Pd dari BKS (Badan Kerjasama Sekolah) SMP Muhammadiyah se-Sleman selaku pemateri menyampaikan pentingnya pelaksanaan literasi numerasi dan PCK bagi guru-guru terlebih di era digital dan Kurikulum Merdeka ini. Adapun poin-poin materi disampaikan sebagai berikut:• Dapat dikatakan sukses Literasi apabila anak-anak dapat membaca, memahami, dan melakukan apa yang mereka lihat dan baca di kehidupan sehari-hari mereka di masyarakat.• Dapat dikatakan sukses Numerasi apabila anak-anak melakukan pemahaman, analisis, dan pengimplementasi. Dapat menggunakan ketrampilan menghitung dalam masalah disehari hari, jika sukses numerasi akan menciptakan anak-anak yang Solutif dalam kehidupan sehari-hari atau dikatakan anak-anak menjadi lebih Aplikatif di lingkungan masyarakat.• Saat ini pemerintah sedang gencar gencarnya terus menciptakan generasi muda yang berkompeten dengan mewajibkan program Literasi dan Numerasi kepada anak-anak di Indonesia serta selalu menerapkan profil pelajar Pancasila.• Komponen Literasi :1. Konten ( Informasi/Sastra)2. Proses Kognitif3. Konteks ( Personal, Saintifik, dan Sosial Budaya) Mengevaluasi takarannya lebih tinggi daripada memahami, jadi era ini guru harus membiarkan anak menyampaikan kritik yang mereka ingin sampaikan kepada orang lain namun diarahkan dengan mengkritik dengan Bahasa yang benar dan cara penyampaian yang tepat, lalu anak juga harus berani memberikan solutif atas kritik yang ia sampaikan.• Komponen Numerasi :d. Konten (Aljabar, Bilangan, Geometri, Pengukuran, Data dan Ketidakpastian) dalam hal numerasi ini tidak harus guru matematika yang menyampaikan semua mata pelajaran harusnya ada konten yang berkaitan dengan numerasi .e. Proses Kognitif ( Pemahaman, Penerapan,Penalaran)f. Konteks ( Personal, Saintifik, dan Sosial Budaya)• Banyak permasalahan yang dialami SD/SMP saat ini seperti anak-anak yang sudah lulus SD belum bisa membaca dan menulis dengan lancar, ini sebabkan beberapa faqktor seperti Fase Pondasi mereka belum tercapai. Jadi untuk anak bisa mengikuti pembelajaran di fase berikutnya maka Wajib menyelesaikan fase sebelumnya agar anak memiliki modalitas yang kuat dalam mengikuti kurikulum yang ada. Salah satu cara untuk mencapai itu bisa dengan cara sekolah menyediakan buku penghubung antara wali murid dan pihak sekolah jadi aka nada keterhubungan antar keduanya untuk bisa saling membantu untuk anak menyelesaikan fase sebelumnya dan terus bisa mengikuti fase-fase selanjutnya. Materi 2 “Penggunaan Pedagogical Content Knowledge dalam pembelajaran”• Point-point penting guru dalam memulai kelas dan pembelajaran yang mengesankan bisa dikatakan sebagai berikut : Reportase H Wahdan A SMPM 1 Tempel
Sleman, Pdmslemna.Or.Id Selasa 27 Agustus 2024,Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bersama Majelis Dikdasmen dan PNF yang diketuai H.Surakhmad, S.Pd melaporkan bahwa SK GTP (Guru Tetap Persyarikatan) angkatan 1 tahun 2024 telah diluncurkan. Sebanyak 136 SK Guru Tetap Persyarikatan telah siap untuk memulai tugasnya sebagai pendidik di sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Sleman. Dalam acara peluncuran yang berlangsung di SMK Muhammadiyah 1 Sleman, Wakil Ketua PDM Drs AS Ardani menyampaikan sambutan yang menginspirasi. Ia mengatakan bahwa ada tiga tipe orang bekerja, yaitu orang terbaik, orang baik, dan orang yang bekerja di AUM (Asal Usaha Muhammadiyah ) yang merusak. “Kita harus menjadi orang terbaik, bukan hanya orang baik. Orang baik hanya melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi orang terbaik melakukan pekerjaan dengan sangat baik dan memiliki komitmen yang tinggi,” kata Drs AS Ardani. Dengan diluncurkannya SK GTP angkatan 1 tahun 2024, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Sleman serta dapat menjadi contoh bagi guru-guru lainnya dan dapat meningkatkan prestasi siswa-siswi di sekolah. “Kita harus memiliki komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia,” . Peluncuran SK GTP angkatan 1 tahun 2024 ini juga dihadiri oleh pimpinan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Sleman, serta perwakilan dari Majelis Dikdasmen dan PNF. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan menciptakan generasi yang lebih baik. Dengan demikian, Muhammadiyah Sleman terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan menciptakan generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Reportase M. Ridwan, SE PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Mahasiswa dalam dunia pendidikan tinggi mempunyia peran penting sebagai generasi yang akan melanjutkan estafet kemajuan bangsa dan negara. diperlukan sebuah kegiatan dalam penyiapan mahasiswa yang mempunyai kompetensi unggul. salah satu cara pemberian bekal kompetensi adalah adanya tugas praktik lapangan yang harus dijalani khususnya di sekolah. Universitas Ahmad Dahlan sebagai salah satu universitas swasta Islam unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan pembekalan dan penerjunan mahasiswa pada program Pengenalan Lingkungan sekolah atau PLP di sekolah DIY. Mahasiswa yang diterjunkan berasal dari dua fakultas yakni Fakultas Agama Islam (FAI) dan fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan dari tiga program studi PAI, BK dan PVTO.. Penerjunan di SMK Muhammadiyah 2 Sleman kali ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 05 Agustus 2024. Bertempat di Aula sekolah, Dosen koordinator lapangan, Hanif Cahyo Adi Kistoro dan semua mahasiswa diterima oleh Kepala sekolah Ahmad Mafthuin , S.HI beserta wakil kurikulum dan guru-guru lainnya. Dalam sambutanya, Kepala Sekolah menekankan “ pentingnya koordinasi dalam pelaksanaan PLP 2 supaya lancar dan sukses”. Ditambahkan juga oleh dosen DKL bahwa “ kegiatan PLP 2 ini merupakan kegiatan lanjutan dari PLP1, dimana pada program kali ini mahasiswa akan diwajibkan mempraktikkan cara mengajar kepada siswa dikelas. mahasiswa akan mengalami secara langsung bagaimana memberikan pengajaran kepada siswa”. Tujuan khusus yang ditargetkan adalah supaya mahasiswa mempunyai bekal yang cukup tentang cara mengajar, komunikasi yang baik dan interaksi interpersonal dengan semua stakeholder sekolah. Selama 1 bulan pelaksanaan PLP 2, mahasiswa akan mendapatkan banyak ilmu secara langsung tentang pengelolaan sekolah dan kelas. harapan besarnya bahwa denagn bekal pengalaman tersebut akan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai bidang keahliannya (HCAK).
Gamping, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Gamping mengukir sejarah baru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerhati Pendidikan pada Jum’at 2 Agustus 2024. Acara yang berlangsung di aula sekolah tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari unsur PCM Gamping, guru dan karyawan, komite sekolah, siswa, serta orang tua. Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis SMP Muhammadiyah 1 Gamping untuk memperkuat kolaborasi dengan pihak eksternal dalam rangka mengembangkan program pendidikan yang lebih inovatif dan berkualitas. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat program pendidikan karakter yang sebelumnya telah dijalankan oleh SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Pendidikan karakter dianggap sebagai komponen penting dalam pembentukan kepribadian dan moral siswa, yang tidak hanya fokus pada aspek akademis tetapi juga pada pengembangan nilai-nilai moral dan etika. Program ini diberi nama “Character Based Muhiga – Sekarini School (CBM – SS)”. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Gamping, Watini, S.Pd.Si, menyampaikan, “Kami menyambut baik kerja sama ini, sekolah menerapkan dan mengembangkan penyelenggaraan pendidikan dengan berbasis Karakter Positif (Akhlak). Pendidikan karakter sebagai fondasi utama yang kami tanamkan kepada siswa dalam membentuk pribadi yang unggul. Dengan adanya program ini, kami berharap dapat mengembangkan program yang lebih komprehensif dan efektif, lebih menguatkan implementasi kurikulum ISMUBA, melalui pembiasaan karakter positif sehingga dapat membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan berwawasan luas serta dapat mengimplementasikan program-program pendidikan karakter secara lebih sistematis dan terarah, serta diharapkan capaian Rapor Pendidikan sekolah pada aspek Karakter lebih meningkat. Acara dilanjutkan dengan pemaparan program “Character Based Muhiga – Sekarini School (CBM – SS) oleh Dr. Ir. Samiyanto, M. Sc. Mulai dari latar belakang, konseptualisasi, kerangka pikir implementasi Program CBM-SS, tahap persiapan, pelaksanaan, dan monev. Kerangka konsep Program CBM-SS sebagai (1) sikap perilaku yang telah menjadi kebiasaan (konsisten) pada seseorang, (2) sikap perilaku tersebut memberikan manfaat bukan saja kepada dirinya sendiri tetapi juga pihak lain, (3) Sikap-perilaku tersebut memilki arti penting; yang bersangkutan mengetahui pentingnya sikap-perilaku tersebut dan menjadi bagian dari tata nilai (sesuatu yang diyakini) dalam kehidupannya, (4) sikap-perilaku, kebiasaan, dan tata nilai yang ada disadari sebagai bagian dari perwujudan iman kepada Allah SWT. Pentingnya Pembiasaan Sikap-Perilaku; Internalisasi Tata Nilai; dan Keteladanan dalam proses membangun Karakter yang Postitif dan Kuat. Sementara itu, perwakilan dari pemerhati pendidikan, Ir. Rhohan Fauzi Mochtar dan Drg. Endang Rukmini menyambut baik kerjasama ini dan berharap dapat berkontribusi dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih positif. “Kami berkomitmen untuk mendukung SMP Muhammadiyah 1 Gamping dalam mengembangkan program Character Based Muhiga – Sekarini School (CBM – SS). Melalui pelatihan, workshop, dan pendampingan, kami akan membantu sekolah dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam setiap aspek. Selain penandatanganan MoU, acara ini juga diisi dengan diskusi panel yang membahas berbagai isu pendidikan terkini khususnya pendidikan karakter, peserta terlihat sangat antusias dan aktif dalam acara tersebut. Penandatanganan MoU ini juga disambut baik oleh Majelis Dikdasmen, PNF dan Pontren PCM Gamping. Salah satu perwakilan Majelis, Husnan Wadi, S.H.I, MPI., mengungkapkan rasa terima kasihnya, “Kami sangat mendukung inisiatif ini. Pendidikan karakter sangat penting bagi perkembangan siswa. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi mereka.” Acara ini diakhiri dengan penandatanganan MoU oleh Watini, S.Pd.Si dan Drg. Endang Rukmini, disaksikan oleh seluruh tamu undangan. Penandatanganan ini menandai awal dari perjalanan panjang yang diharapkan akan membawa perubahan positif dalam sistem pendidikan di SMP Muhammadiyah 1 Gamping. Dengan adanya MoU ini, SMP Muhammadiyah 1 Gamping berharap dapat menjadi pelopor dalam pendidikan karakter serta menunjukkan komitmen kuatnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan budi pekerti yang luhur, berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global. Reportase Watini, S. Pd. Si. – Tomy Antoro, S. Pd SMPM 1 Gamping Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman