Jihadi TV
![]()
Jihadi TV
![]()
![]()
Muhammadiyah Turi
![]()
Materi 4 Kultum Ramadhan Disusun oleh : Musa Jundana, Lc Pendahuluan Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah khas di bulan Ramadhan yang memiliki banyak keutamaan. Ibadah ini menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, dan meraih ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Keutamaan Shalat Tarawih مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ “Barang siapa yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 37 dan Muslim No. 759) Waktu dan Tata Cara Pelaksanaan Shalat Tarawih dilakukan setelah shalat Isya’ hingga menjelang fajar. Shalat ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Jumlah rakaat shalat Tarawih bervariasi, ada yang melaksanakannya sebanyak 8 rakaat dan ada juga yang 20 rakaat, sesuai dengan kebiasaan di berbagai daerah. Menghidupkan Ramadhan dengan Shalat Tarawih Kesimpulan Shalat Tarawih adalah ibadah yang memiliki banyak keutamaan di bulan Ramadhan. Dengan penuh keimanan dan keikhlasan, kita dapat meraih ampunan, keberkahan, dan kedekatan dengan Allah SWT. Semoga kita dapat menjalankan shalat Tarawih dengan istiqamah dan mendapatkan manfaat spiritualnya secara maksimal. Aamiin.
![]()
Pdmsleman.Or.Id Musa Jundana, Lc Materi Hari Pertama Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik bagi setiap Muslim untuk memperbanyak istighfar (memohon ampun kepada Allah). Istighfar bukan sekadar ucapan, tetapi merupakan wujud kesadaran dan penyesalan atas dosa yang telah dilakukan serta komitmen untuk memperbaiki diri. Dengan memperbanyak istighfar, hati menjadi bersih, ketenangan jiwa diraih, dan dosa-dosa diampuni oleh Allah SWT. Keutamaan Istighfar وَمَنْ يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّهَ يَجِدِ اللَّهَ غَفُورًا رَحِيمًا “Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan atau menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa: 110) فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَوًراً يُرْسِلِ السَمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَاراً وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَاراً “Maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu, dan membanyakkan harta serta anak-anakmu, serta mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.’” (QS. Nuh: 10-12) Keutamaan Istighfar di Malam dan Siang Hari طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا “Beruntunglah orang yang dalam catatan amalnya terdapat banyak istighfar.” (HR. Ibnu Majah No. 3818, shahih) يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟ “Tuhan kita Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berkata: ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan? Siapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku beri? Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni?’” (HR. Bukhari No. 1145 dan Muslim No. 758) Kesimpulan Istighfar adalah kunci ketenangan hati dan pembersih dosa. Dengan memperbanyak istighfar siang dan malam, terutama di bulan Ramadhan, kita dapat meraih keberkahan, kemudahan rezeki, serta diampuni dosa-dosa kita. Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang senantiasa memohon ampun dan mendekat kepada-Nya. Aamiin.
![]()
Musa Jundana, Lc Materi Hari Kedua Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan. Di dalamnya, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa dengan optimal, termasuk dengan menghidupkan sunnah sahur dan berbuka bersama. Kedua amalan ini tidak hanya memberikan manfaat fisik tetapi juga memiliki keutamaan spiritual yang luar biasa. Keutamaan Sahur تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً “Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari No. 1923 dan Muslim No. 1095) فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ “Pembeda antara puasa kita dan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR. Muslim No. 1096) Keutamaan Berbuka Puasa مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ، غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Barang siapa memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun.” (HR. Tirmidzi No. 807, shahih) إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ دَعْوَةً مَا تُرَدُّ “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, saat berbuka ada doa yang tidak akan ditolak.” (HR. Ibnu Majah No. 1753, shahih) Cara Menghidupkan Sunnah Sahur & Berbuka Bersama لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ “Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari No. 1957 dan Muslim No. 1098) Kesimpulan Sahur dan berbuka adalah dua amalan yang memiliki keberkahan besar di dalamnya. Dengan menghidupkan sunnah ini, kita tidak hanya mendapatkan manfaat fisik tetapi juga keberkahan yang akan terus mengalir sepanjang masa. Semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik dan meraih keberkahan dari setiap sunnah yang dianjurkan Rasulullah ﷺ. Aamiin.
![]()
Musa Jundana, Lc Materi Hari Pertama Pendahuluan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan keutamaan. Salah satu amalan terbaik yang dapat dilakukan di bulan ini adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an. Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan, sehingga bulan ini memiliki hubungan erat dengan kitab suci umat Islam. Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan شهر رمضان الذي انزل فيه القران هُدى للناس وبيّنات من الهُدى والفُرقان “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185) مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لا أَقُولُ أَلِفٌ لَامٌ مِيمٌ حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ “Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa ‘Alif Lam Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘Alif’ satu huruf, ‘Lam’ satu huruf, dan ‘Mim’ satu huruf.” (HR. Tirmidzi No. 2910, shahih) اقْرَؤُوا القُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتـِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفيـَعًا لِأَصْحَابِهِ “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi orang-orang yang membacanya.” (HR. Muslim No. 804) Bagaimana Menghidupkan Ramadhan dengan Al-Qur’an? Kesimpulan Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan adalah amalan yang sangat dianjurkan dengan pahala yang luar biasa. Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan. Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an agar mendapat keberkahan dan pahala yang tak terbatas dari Allah SWT. Semoga Allah menjadikan kita semua termasuk hamba-Nya yang mencintai Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya. Aamiin.
![]()
![]()
![]()
NGAGLIK BE
![]()