HW Qobilah Jenderal Sarbini dan HW Siti Chamamah Boyong Piala di ajang Giat Penghela Se- DIY

Prambanan, Pdmsleman.Or.id Santri PPM MBS Yogya tidak berhenti menorehkan prestasi di berbagai kompetisi. Kali ini, kabar menggembirakan datang dari HW Qobilah Jenderal Sarbini dan Qobilah Siti Chamamah. Dalam ajang Giat Penghela yang diadakan oleh Kwarda HW Sleman pada hari Sabtu (18/11/2023), HW PPM MBS Yogya merebut juara di ajang Giat Penghela Se-DIY. Lomba  ini diadakan di Kompleks PPM MBS Yoyakarta. Dalam kegiatan ini, ada satu lomba yakni lomba Pionering. Lomba Pionering ini diadakan pada pukul 08.00 Wib sampai pukul 10.30 wib di Kompleks PPM MBS Yogya. Lomba ini diikuti 11 qobilah (Sekolah). Kegiatan ini diadakan dalam rangka milad 111 Muhammadiyah dan Gebyar Musyda Kwarda HW Kabupaten Sleman. Qobilah Jenderal Sarbini mendapatkan juara 1 lomba Pionering dan Qabilah Siti Chamamah mendapatkan juara 2 dan 3. Mereka menyingkirkan 11 peserta lainnya. Qabilah Siti Chamamah mendapatkan juara 2 dan 3 dalam ajang Giat Penghela di PPM MBS Yogya [18/11/2023] Ustaz Faris Abdur Rasyid selaku Pembina HW mengatakan, “Alhamdulillah alaa kulli hal, akhirnya dapat bonus, selamat untuk anak-anakku sahabat HW Jend Sarbini dan Siti Chamamah ! Tetap semangat dan selalu berfastabiqul khairat!”. Kegiatan Hizbul Wathon memang menjadi ekstra kurikuler dan menjadi ortom bagi santri PPM MBS Yogya. Mereka melakukan kegiatan kepanduan dan latihan setiap minggunya [Arif Yudistira] dilansir dari Mbs.Sch.Id

Loading

Ketua Majelis Dikdasmen PNF Sleman Buka Lomba Giat Penghela Se- DIY

Kwarda HW Sleman pada hari Sabtu (18/11/2023) menggelar lomba Giat Penghela Se-DIY. Kegiatan ini diadakan di Kompleks PPM MBS Yoyakarta. Dalam kegiatan ini, akan ada satu lomba yakni lomba Pionering. Sebelum pelaksanaan lomba, diadakan apel pembukaan. Kegiatan apel dimulai pukul 08.00 Wib sampai pukul 08.40. Dalam apel pembukaan, para peserta lomba menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya dan menyimak sambutan dari Ketua Majelis Dikdasmen PNF Sleman. Kegiatan ini diikuti 11 qobilah (Sekolah). Dalam sambutannya, Ramanda H.Surakhmat, S.Pd menyampaikan, “Kegiatan ini adalah wujud dari kegiatan HW. HW adalah yang baik akhlaknya. Di dalam sekolah ada kurikulum merdeka yang mengedepankan akhlak. Pengetahuan mudah dicari, sekarang ada AI. Namun berkaitan dengan sikap harus dimulai dari pembiasaan-pembiasaan akhlakul karimah.” Kegiatan Apel sebelum Pelaksanaan Lomba Giat Penghela HW di PPM MBS Yogya [18/11/2023] Ia juga berpesan kepada para pandu HW, “Kegiatan ini untuk menguji keterampilan kita. Untuk mempererat kerjasama Pandu HW. Kami berharap Pandu HW adalah contoh terbaik untuk mengedepankan akhlakul karimah. Kami mengapresiasi kegiatna ini. Semoga kegiatan ini dapat melatih keterampilan kita, dan meperkuat iman dan taqwa kita kepada Allah.” Setelah menyampaikan sambutan, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Sleman, menancapkan kapak sebagai symbol dimulainya kegiatan lomba giat penghela Se-DIY. Purna apel, kegiatan pun dilanjutkan dengan informasi mengenai teknis perlombaan. [Arif Yudistira] Sebagaimana dilansir dari LAman resmi PPM MBS https://mbs.sch.id/

Loading

160 Guru SD-SMP Muhammadiyah Peserta Baitul Arqam Siap Bangun Kembali Semangat Bermuhammadiyah

Prambanan, Pdmsleman.Or,Id Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman dan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) PDM Sleman mengadakan Baitul Arqam Elementary Angkatan II Tahun 2023 pada Sabtu (7/10). Kegiatan ini dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren Modern (PPM) Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prambanan, Yogyakarta. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ustaz Fajar Shodiq, Direktur PPM MBS Prambanan. Ananda Furqon Darmawan, siswa PPM MBS Prambanan mengawali kegiatan dengan pembacaan kalam ilahi. Selanjutnya, para peserta Baitul Arqam Elementary II yang berjumlah sekitar 155 orang yang terdiri atas guru SD dan SMP Muhammadiyah se-Sleman menyanyikan “Indonesia Raya” dan “Sang Surya”. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari pihak Dikdasmen PNF, MPKSDI, dan PPM MBS Prambanan. Pertama-tama, Ketua Dikdasmen PNF PDM Sleman, H. Surahmad, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Baitul Arqam diharapkan tidak hanya menjadi persyaratan formal saja, tetapi sebagai bentuk komitmen oleh setiap pihak untuk mempelajari nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. “Nantinya selama dua hari ini, Bapak-Ibu akan berkesempatan mempelajari ketauhidan dan kompetensi yang berkaitan dengan pendalaman agama Islam lainnya,” ujarnya. Kemudian, Ketua MPKSDI PDM Sleman, Hendro Sucipto, S.Pd., mengucapkan terima kasih atas kesanggupan kerja sama dengan Dikdasmen PNF PDM Sleman dan PPM MBS Prambanan dalam rangka mewujudkan Baitul Arqam Elementary Angkatan II ini. Ia menegaskan tentang kepentingan Baitul Arqam sebagai upaya membangun semangat ber-Islam dan bermuhammadiyah bagi semua warga Muhammadiyah. Ia menjelaskan bahwa setiap tingkatan Baitul Arqam, di antaranya elementary ‘dasar’, intermediate ‘menengah’, dan advance ‘atas’, ada untuk menyamakan visi dan tujuan sesuai dengan yang diinginkan Muhammadiyah. “Sehingga, semoga ilmu yang didapat dalam dua hari ini bisa diaplikasikan bagi kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks keluarga maupun kelompok sosial yang lebih besar,” harap Hendro Sucipto. Kegiatan berikutnya adalah penyerahan peserta secara simbolis dari MPKSDI PDM Sleman kepada Dikdasmen PDM Sleman yang diwakili oleh masing-masing ketua, Hendro Sucipto, S.Pd. dan H. Surahmad, S.Pd. Wakil Ketua PDM Sleman, Drs. H. Irfan Haris sebagai pemberi sambutan berikutnya mengajak para peserta untuk mengucapkan syukur atas penyelenggaraan Baitul Arqam sebagai kesempatan berharga untuk menimba ilmu. Ia menyampaikan perbedaan pemerolehan ilmu yang dilakukan setelah kemajuan teknologi digital saat ini. “Sayangnya, ketika ilmu itu jadi lebih mudah didapatkan, jadinya kita sekadar ‘men-download’ saja, hanya sebagai koleksi,” ujarnya. Selain keprihatinan yang ia ungkapkan mengenai komitmen menuntut ilmu, ia juga menyampaikan tentang komitmen berkiprah di Muhammadiyah, baik pimpinan cabang maupun pimpinan ranting, yang saat ini semakin lama semakin sedikit. “Perlu ada gerakan untuk membangun kembali semangat bermuhammadiyah,” tegasnya. Drs. H. Irfan Haris sendiri menuturkan kisahnya yang telah aktif di Muhammadiyah sejak mengenyam pendidikan di bangku sekolah melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Ia berharap, semoga dengan Baitul Arqam bisa terbangun kembali kegiatan dan semangat bermuhammadiyah yang menetap dalam hati masing-masing para peserta. Setelah itu, ia menutup kegiatan dengan memberi ketukan sebanyak tiga kali sebagai simbolisasi pembuka kegiatan Baitul Arqam, diikuti tepuk tangan peserta. Penulis: Rasya Swarnasta (MPKSDI PDM Sleman 2022-2027) Editor : Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading