Peletakan Batu Pertama Gedung Dakwah Muhammadiyah Godean

Godean, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di lahan seluas 2.284 m2 tepatnya di timur kantor Kapanewon Godean pada Sabtu, 31 Januari 2026 telah sukses diadakan peletakan batu pertama atau groundbreaking gedung dakwah Muhammadiyah Godean. Dalam acara yang digagas oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean dan KL Lazismu Godean, peletakan batu pertama dilakukan oleh Lurah Sidoagung Edi Utomo, ketua PCM Godean Haris Darmawan, wakil PDM Sleman H. Darojat Nuur Ahmad, tokoh Muhammadiyah Hadi Suprapto dan Supriyanto, serta sesepuh Aisyiyah Ismiati Adib Susilo, serta Kyai Saebani dari Bantul. Dalam pengajian setelah peletakan batu pertama disampaikan oleh Kyai Saebani dari Bantul. Beliau menyampaikan bahwa ada “5 I” agar tidak tergoda syaiton dalam kehidupan Pertama, Isti‘anah, yakni memohon pertolongan kepada Allah (إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ) Kedua, Isti‘adzah yakni berlindung kepada Allah dari godaan setan (A‘ūdzu billāhi minas-syaithānir-rajīm) Ketiga, Istighfar yakni memohon ampun kepada Allah, larena dosa adalah pintu masuk setan, Keempat, Ikhlas, yakni memurnikan niat hanya karena Allah, Setan tak berdaya menghadapi hamba yang ikhlas Kelima, Istiqamah yakni konsisten dalam kebaikan dan ketaatan, Bukan hanya semangat di awal, tapi terus dijaga Kyai Syaebani juga menyampaikan bahwa”Muhammadiyah itu ada karena kerjasama dengan kompak, harus sehat, orang dulu itu “la tahdhop”, jangan mudah marah. Papar Kyai Syaebani yang menyampaikan dengan penuh kelucuan. Diakhir pengajian disampaikan bahwa orang Muhammadiyah itu tujuan utamanya adalah mengajak ke surga secara bersama-sama kenapa? Karena mau cari apa di Muhammadiyah itu, nyari uang gak ada karena adanya urunan dan tombok, mau cari nama? gak ada nama atau jeneng di Muhammadiyah itu, di Muhammadiyah itu hanya mencari pahala atau ridho Allah. Dengan peletakan batu pertama ini semoga dimudahkan untuk peletakan kedua, ketiga dan seterusnya, pungkas Kyai Saebani Sebelumnya dalam sambutannya ketua PCM Godean, Haris Darmawan menyampaikan bahwa kita yakin akan mampu dan optimis memanfaatkan lahan ini untuk gedung dakwah Muhammadiyah Godean. Selanjutnya ketua menyampaikan bahwa besok Sabtu, 7 Februari 2026 InsyaAllah akan diadakan Pengajian Hari Bermuhammadiyah se-Sleman bertempat di eks Relaksasi Pasar Godean Berjo Sidoluhur yang InsyaAllah akan dihadiri 5.000 undangan. Sedangkan Lurah Sidoagung Edi Utomo menyampaikan bahwa lahan ini bermula saat tahun 2014 dimana saat itu menjadi Lurah di awal periode, ada warga yang akan menjual lahan sawah seluas 2.284 m2 kemudian bersama ketua PCM Godean waktu itu yakni Drs. Robingun menghadap untuk menindaklanjuti dan langsung deal. Sehingga pak Lurah optimis bahwa warga Muhammadiyah Godean akan mampu mewujudkan sebelum masa jabatan sebagai lurah berakhir 2029, harap Lurah Edi Utomo yang juga kader Muhammadiyah. Kegiatan dihadiri 250 undangan dan muzakki Lazismu Godean. Acara ditutup dengan doa dan penghargaan bagi pengumpul zakat terbanyak dari Lazismu Godean diantaranya kepada Muji Suprapto dari Sidoluhur sebagai pengumpul terbanyak. Rep H. Wahdan Arifudin S.Pd  PCM Godean KS SMP muhammadiyah 2 Godean Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Aisyiyah (PCA) Tempel Sosialisasi Anti-Bullying Hadirkan Dr. Aroma Elmina Martha Pakar Hukum UII

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Perilaku perundungan atau bullying hingga kini masih menjadi persoalan serius yang kerap dijumpai di berbagai ruang kehidupan, mulai dari lingkungan keluarga, dunia pendidikan, hingga ruang digital. Banyak kasus terjadi tanpa disadari karena dianggap sebagai bentuk candaan. Padahal, praktik tersebut dapat menimbulkan luka psikologis mendalam serta menghilangkan rasa aman, khususnya bagi perempuan dan anak-anak. Menyikapi kondisi tersebut, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Tempel menggelar pertemuan rutin anggota yang dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi anti-bullying. Acara ini berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Gedung Darul Ulum, Sanggrahan, Tempel. Kegiatan diikuti oleh pengurus dan anggota ‘Aisyiyah Cabang Tempel serta perwakilan ‘Aisyiyah ranting, sebagai bagian dari upaya penguatan peran perempuan dalam membangun lingkungan sosial yang aman dan berkeadaban. Sosialisasi menghadirkan narasumber Dr. Aroma Elmina Martha, S.H., M.H., dosen Universitas Islam Indonesia (UII). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti yang dilakukan secara sengaja dan berulang, sehingga membuat korban merasa tertekan, takut, serta tidak memiliki daya untuk melawan. Ia menegaskan bahwa bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan, meskipun tidak semua kekerasan dapat disebut sebagai bullying. “Semua bullying adalah kekerasan, tetapi tidak semua kekerasan merupakan bullying,” jelasnya. Sebagai contoh, membentak seseorang satu kali dapat dikategorikan sebagai kekerasan verbal, namun belum tentu masuk dalam kategori bullying. Sebaliknya, tindakan mengejek, merendahkan, atau mengucilkan individu yang sama secara berulang—baik secara langsung maupun melalui media digital seperti grup percakapan—merupakan bentuk bullying yang kerap terjadi dalam keseharian. Perempuan yang akrab disapa Bu Arum itu juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam upaya pencegahan. Ia mengimbau agar orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak yang tidak wajar, karena hal tersebut bisa menjadi tanda awal anak mengalami perundungan atau kekerasan. “Orang tua perlu meningkatkan pengawasan, salah satunya dengan memantau penggunaan ponsel anak, mengedukasi agar tidak menerima pesan atau panggilan dari nomor yang tidak dikenal, serta membangun komunikasi yang terbuka dan hangat dengan anak,” ujarnya. Selain itu, ia juga menganjurkan agar anak dibiasakan berangkat dan pulang sekolah bersama teman-temannya sebagai langkah sederhana untuk meningkatkan rasa aman. Melalui kegiatan ini, ‘Aisyiyah menegaskan komitmennya terhadap pentingnya edukasi berbasis keluarga dan komunitas sebagai fondasi utama pencegahan bullying. Perempuan dipandang memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pendidik pertama dalam keluarga, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman dan berkeadilan. Rep Ratna Zuliastuti PRA Banyurejo Tempel Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H Yogyakarta

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bulan suci Ramadhan 1447 H tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan digelar menyambut bulan yang penuh keberkahan ini. Berikut jadwal imsakiyah untuk segenap warga persyarikatan maupun umat muslim pada umumnya bersumber dari Suara Muhammadiyah . Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M 6 disusun oleh Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Oman Fathurohman SW, MAg. Artikel ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia, https://www.suaramuhammadiyah.id/read/download-jadwal-imsakiyah-ramadhan-1447-h-2026-m-se-indonesia

Loading

Praktik Manasik Haji KBIHU Aisyiyah Sleman Tahun 2026 Diikuti 400 Jamaah

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah Sleman menyelenggarakan kegiatan Praktik Manasik Ibadah Haji Tahun 2026 pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 400 jamaah yang terbagi dalam 10 rombongan, bertempat di Taman Firdaus Fatimah Zahra, Ungaran, Semarang. Rangkaian kegiatan dimulai sejak dini hari dengan pelaksanaan Salat Subuh berjamaah di Masjid Agung Sleman. Setelah itu, seluruh jamaah bersama para pembimbing berangkat menuju lokasi praktik manasik di Ungaran dengan tertib sesuai rombongan masing-masing. Praktik manasik haji ini dimaksudkan sebagai pembekalan komprehensif bagi calon jamaah haji tahun 1447 H/2026 M, agar memiliki gambaran yang utuh dan sistematis mengenai pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Dalam kegiatan ini, jamaah mempraktikkan secara langsung seluruh rangkaian utama ibadah haji, mulai dari wukuf di Arafah, bermalam (mabit) di Muzdalifah, mabit di Mina, melempar jumrah, tahalul, thawaf ifadah, hingga sa’i. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua KBIHU Aisyiyah Sleman, Prof. Dr. H. Sukamto, serta diikuti oleh perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, jajaran pengurus, dan pembimbing KBIHU Aisyiyah Sleman. Para pembimbing memberikan arahan teknis sekaligus penjelasan makna ibadah pada setiap tahapan manasik, sehingga jamaah tidak hanya memahami aspek praktik, tetapi juga hikmah dan tujuan ibadah haji. Melalui kegiatan ini, KBIHU Aisyiyah Sleman berharap para calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih mantap, tertib, dan sesuai tuntunan syariat, sekaligus memiliki kesiapan fisik, mental, dan spiritual sebelum berangkat ke Tanah Suci. Praktik manasik ini juga menjadi sarana penguatan kebersamaan dan disiplin jamaah dalam menjalankan ibadah haji secara berjamaah.(mif) Reportase: H. Miftah dan Hj. Sunarti (KBIHU Aisyiyah Sleman)

Loading

Kajian Malam Rabu Pon PRM Sombangan Raya

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammdiyah ( PRM) Sombangan Raya secara rutin melakukan kajian setiap malam Rabu Pon. Pada kajian kali ini berlangsung pada Selasa (20/1/2026) bertempat di rumah Sugiyanto, Sombangan.  Dalam kajian kali ini disampaikan oleh dua pemateri H. Wakijo dan H. Abu Hanifah. H. Wakijo dalam materinya mengulas tentang keistimewaan perintah shalat. Shalat merupakan ibadah yang istimewa karena perintahnya secara langsung dari Allah. Berbeda dengan puasa, zakat, haji perintahnya melalui Malaikat Jibril. ” Sholat yang baik dan benar akan mengubah perilaku yang baik pula.” Ungkapnya. “Untuk itu marilah kita koreksi diri sudahkan sholat yang kita lakukan sudah memiliki pengaruh terhadap diri kita.” Sambungnya Selanjutnya Wakijo bahwa sebentar lagi kita masuk bulan Sa’ban, dimana bulan tersebut bagi tradisi Jawa digunakan untuk ngirim doa untuk leluhur. Tradisi tersebut tidak ada perintah, tetapi juga tidak ada larangan asal tidak menyimpang dari ajaran. “Mendoakan leluhur yang paling baik adalah setelah shalat 5 waktu.” Ujarnya.  Pemateri ke dua disampaikan oleh H.Abu Hanifah, S.Ag. M.A yang juga ketua PCM Moyudan. Dalam materinya Abu Hanifah mengungkapkan terimakasihnya kepada PRM Sombangan yang tetap melestarikan pengajian. “Indikasi Muhammadiyah hidup adalah semangat melestarikan pengajian.” Ujarnya.  Selanjutnya Abu mengajak kepada Ranting Muhammadiyah untuk mempersiapkan Ramadhan dengan gembira. Yang dimaksud gembira bahwa Ramadhan merupakan bulan yang istimewa dalam 1 tahun. ” Marilah kita persiapkan baik secara fisik maupun dengan rencana kegiatan yang istimewa juga.” Ungkapnya. Senada dengan Wakijo Abu juga mengupas tentang Shalat. ” Dalam sebuah hadist menyebutkan bahwa didepan rumah umsat islam diibaratkan mengalir sebuah sungai, dan umat idlam tersebut selama 24 jam mandi 5 kali.” Tandasnya. Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa dari hadist tersebut membuktikan kalau kita melaksanakan Shalat dengan baik maka akan dibersihkan dari dosa. Sebagai penutup materi Abu Hanifah menuturkan untuk menuju ibadah yang baik kita harus melaksanakan tiga I yaitu Iman, Islam, dan Ihsan. “Ketiga hal tersebut ibarat sebuah bangunan Iman sebagai pondasi, Islam sebagai dinding yang, sedangkan Ihsan sebagai atap.” Tandasnya.   Rep Sugiyanto PRM Sombangan Raya- Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

Rangkaian Dokumentasi Aneka Youtube  MSE#1

Aneka Youtube  MSE#1 Munas Channel Live dari Panitia MSE#1 https://www.youtube.com/watch?v=-C6ZXuvkDH0 MSE Opening https://www.youtube.com/watch?v=Xk_Pw7WbgBw MSe Tabligh Akbar Dahlan Rais https://www.youtube.com/watch?v=RWnsJcKN62s Syauqi n pentas seni https://www.youtube.com/watch?v=GU79cmKyt5I  Talkshow Hanum Rais Non Panitia https://www.youtube.com/watch?v=rlECqPb53L8  PCM Turi https://www.youtube.com/watch?v=4EZwtfkw7xc&pp=ygUFTVNFIzE%3D Tabligh Akbar MSE#1, H. Dahlan Rais, Galang Dana Pembangunan Gedung PDM Sleman, 10 Januari 2026 https://www.youtube.com/watch?v=rdyUViKBBwM Senam Bahagia MSE#1 Ayo sekolah https://www.youtube.com/watch?v=sEyDdYgtge4 MSE #1 2026 Hanik Rosyada https://www.youtube.com/watch?v=JAIepiU8nx0&pp=ygUFTVNFIzE%3D  SDM Mantatan Goes to MSE #1 SD Muhammadiyah Mantaran https://www.youtube.com/watch?v=LkwnlZ9ZXKc 20000 Peserta Senam Bahagia #Muhammadiyah #Aisyiyah Sleman, Sehat Ceria Perempuan Berkemajuan MSE#1 Muhammadiyah Turi https://www.youtube.com/watch?v=vE8EQHaMk0E Mars Muhammadiyah Mars Aisyiyah Senam Bahagia Sleman Muhammadiyah Turi      

Loading

Sukses Digelar, PDM Sleman Evaluasi MSE#1 Untuk Lebih Baik Kegiatan Kedepan

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, serta seluruh jajaran panitia Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1 menggelar rapat evaluasi di Gondang Roso Resto pada Senin sore, 19 Januari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mensyukuri keberhasilan perhelatan perdana sekaligus memetakan perbaikan demi keberlanjutan agenda di masa depan. Acara yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB ini dibuka dengan penuh rasa syukur. Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. “Alhamdulillahirobbilalamin, kita bisa bertemu untuk mengevaluasi MSE yang pertama ini. Secara umum, kegiatan bisa dibilang sukses dan meriah. Karena ada angka ‘satu’, maka ini menjadi janji bahwa pasti akan ada yang kedua dan seterusnya,” ujarnya. Dalam diskusi tersebut, muncul pembahasan mengenai waktu pelaksanaan MSE berikutnya. Meski sempat muncul wacana pada tahun 2027, namun mengingat padatnya agenda organisasi—termasuk rangkaian Musyawarah Cabang (Musycab) hingga Musyawarah Wilayah (Musywil)—muncul usulan agar MSE #2 dilaksanakan pada tahun 2028. Hal ini bertujuan agar persiapan jauh lebih matang dan tidak berbenturan dengan suksesi kepemimpinan di tingkat daerah maupun wilayah. Sementara Ketua Panitia  Eko Sumardiyanto menyampaikan, “ meski dinilai sukses, panitia memberikan catatan kritis terkait partisipasi kewilayahan. Salah satu poin yang disoroti adalah adanya satu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) yang belum bisa ikut berpartisipasi dalam stan pameran. Hal ini menjadi catatan penting bagi panitia mendatang dalam hal koordinasi kepesertaan agar seluruh potensi cabang di Sleman dapat terwakili secara utuh”. Di sisi lain, apresiasi besar diberikan kepada tim media yang berhasil membangun branding melalui media sosial. Penggunaan platform Instagram dan Facebook dinilai sangat efektif menarik minat pengunjung muda. “Interaksi di media sosial luar biasa bagus. Banyak pengunjung yang datang justru karena melihat konten-konten kreatif yang dibuat oleh anak-anak muda kita. Ini membuktikan bahwa konsep dakwah melalui pameran di ruang publik seperti mall sangat relevan dengan kebutuhan zaman,” lanjut Eko H. Nasirun melihat sisi ideologis dan strategi dakwah dimana ,enyelenggarakan pengajian di dalam mall pada siang hari diakui sebagai tantangan berat yang sempat menuai pro dan kontra. Mengubah stigma bahwa pengajian hanya dilakukan di masjid menjadi tantangan tersendiri bagi panitia. “ Namun, keberanian MSE #1 dalam mendobrak kebiasaan tersebut membuktikan bahwa Muhammadiyah mampu hadir di pusat-pusat keramaian tanpa kehilangan jati dirinya”. Sementara ketua PDA Sleman Hanik Rosyada M.Pd menyampaikan beberapa evaluasi kegiatan senam Bahagia di lapangan Denggung, meski sukses namun ada beberapa evaluasi teknis terkait pelaksanaan termasuk antisipasi apabila ada hujan. Rapat evaluasi ini diakhiri dengan penguatan ruhani, mengingatkan seluruh kader untuk selalu meluruskan niat dalam berorganisasi. Keberhasilan MSE #1 bukan sekadar tentang kemeriahan acara, melainkan tentang bagaimana amal usaha dan syiar Islam dapat memberikan manfaat nyata bagi umat. Dengan berakhirnya rapat evaluasi ini, panitia resmi meletakkan fondasi awal untuk penyelenggaraan Muhammadiyah Sleman Expo yang lebih besar dan inovatif di masa mendatang.  Rep N editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pupuk Berbahan Alam, Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Hasil Panen 

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Banyak keluhan petani bahwa bertani itu susah dan mahal. Anggapan tersebut bukan tiada alasan, karena memang banyak petani yang sudah menggarap sawahnya dengan biaya tinggi tetapi hasilnya tidak memuaskan bahkan terjadi gagal panen. Guna mematahkan anggapan tersebut Jamaah Tani Muhammadiyah ( Jatam ) Moyudan memperkenalkan teknologi Biosaka dengan menghadirkan penemunya Muhammad AnsarAnsar yang juga seorang Founder Teknologi Bio-SAKA Petani Muda Indonesia.  Acara digelar pada Ahad ( 18/1/2026 ) nertempat di Eduwisata Kebun Buah Bendosari, Sumbersari, Moyudan, Sleman.  kegiatan tersebut dikuti 80 peserta yang bukan hanya dari Moyudan tetapi berasal dari Kapanewon lain di Kabupaten Sleman bahkan ada yang berasal dari Kota Yogyakarta.  Ketua Jatam Moyudan Ihsan Efendy saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan jawaban kenapa banyak usia produktif yang terkena diabetes, asam urat dan kolesterol. Ternyata hal tersebut disebabkan oleh pola makan, karena mereka lebih banyak mengonsumsi makan yang berbahan kimia. “Hal tersebut pernah dibuktikan, pada pemeriksaan kesehatan gratis yang di gelar PCM beberapa waktu yang lalu, dari jumlah peserta 50 orang dengan usia antara 35-55 tahun, 19 orang diantaranya terkena diabet.” Ungkap Ihsan. Lebih lanjut Ihsan menyampaikan bahwa untuk mencegah berbagai penyakit akibat pola makan tersebut, Jatam Moyudan mengadakan pengenalan pembuatan pupuk berbahan alam.  “Kali ini kami datangkan langsung penemunya Bapak Muhammad Ansar.”Tuturnya. Ihsan menambahkan bahwa kegiatan tersebit dikuti oleh 80 orang peserta yang datang dari beberapa Kapanewon dengan berbagai latar belakang profesi. “Yang hadir pada saat ini dari berbagai profesi ada dari pegawai, petani, kelompok pengelola sampah, kelompok eco enzym dan lain sebagainya.” Tandasnya.   Selanjutnya Muhammad Ansar sebagai narasumber memaparkan hasil temuannya. Hal yang pertama diperkenalkan hasil fermentasi berbahan alam yang dapat menghilangksn polusi  udara. Hal tersebut dibuktikan langsung dihadapan peserta. Pada saat itu panitia mengeluarkan bangkai ikan yang baunya menyengat bahkan sampai di luar ruangan, setelah disemprot dengan hasil temuannya tersebut dalam waktu singkat bau sudah hilang. “Tapi mohon maaf hasil temuan ini belum bisa kami jelaskan tata cara pembuatannya.” Ujarnya. “Bahan ini bisa disempeotkan pada kotoran hewan, tumpukan sampah dan trlempat yang bau, insya allah bau akan hilang.” Imbuhnya.  Selanjutnya Ansar memaparkan tentang pupuk organik dengan bahan rumput. Selama ini para petani banyak meninggalkan bahan alam sebagai pupuk, rumput yang kita anggap tanaman pengganggu sebenarnya bida dibuat menjadi pupuk. “Bahkan kita sering beranggapan yang bisa kita jadikan pupuk adalah kotoran hewan, hal tersebut pendapat yang salah. “Coba kita pikir secara logika, hewan memakan rumput kemudian kotorannya dibuang, kan secara logika rumput adalah sumbernya.” Tandasnya. Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa rumput memiliki unsur hara dan nitrogen, unsur yang dibutuhkan tanaman. Untuk membuat pupuk berbahan rumput tidak sulit.”Masukan rumput ke dalam wadah dan rendam dengan air. Air rendaman air tersebut bisa kita jadikan pupuk.” Ucapnya. “Tidak perlu ditambah gula, karena rumput tersebut sudah mengandung unsur gula.” Sambungnya.Ansar menambahkan bahwa manfaat Biosaka level N 1 memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan  yaitu meningkatkan kualitas udara, air, dan tanah. “Sedangkan dari segi pertanian Biosaka level N 1 dapat meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan pertumbuhan tanaman, ketahansn tanaman dari penyakit dan hama.” Pungkas Ansar.  Rep  Sugiyanto PCM Moyudan   Editor  Arief HArtanto MPI PDM Sleman

Loading