ALJIHAD TV
![]()
ALJIHAD TV
![]()
ALJIHAD TV
![]()
Pdmsleman.or.Id Dalam rangka semarak Milad Muhammadiyah ke-113 Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Muhammadiyah Wilayah D.I.Y. bekerjasama dengan Lembaga Dakwan Komunitas (LDK), Majelis Pelayanan Sosial (MPS), Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Hizbul Wathan (HW), dan Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO), serta Pimpinan Wilayah Aisyiyah D.I.Y., melaksanakan Aksi Jalan Kaki (JAKI) 113 km pada 10-18 November 2025.Diawali dari Etape I yang sudah dilaksanakan pada 10 November 2025 dengan rute Kantor PWM – Karangkajen – Kauman – PP Cik Ditiro. Sedangkan Etape 3 Wotgaleh – Muhammadiyah Boarding Scool (MBS) Prambanan dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025. Pengibaran bendera start dilakukan oleh Ketua PCM Berbah, Ahmad Muhakjir Hanifi di halaman Masjid Wotgaleh Sendangtiurto Berbah Sleman pada pukul 07.30 dan diharapkan sampai di MBS sebelum adzan Dhuhur. Muhajir, dalam sambutannya mengapresiasi kepada seluruh peserta. “Mudah-mudahan aksi heroik ini dapat menjadi momen penting untuk lebih mengobarkan semangat ber-Muhammadiyah di Berbah lebih maju lagi”, lanjutnya. Di sepanjang jalan nampak ratusan siswa menyambut SiRojaki (Aksi Heroik Jalan Kaki 113 Km. Menurut informasi dari Panitia nanti di Obyek Wisata Lava Bantal akan ada yang bergabung sampai ke MBS. Rencana Etape 9 akan diakhiri pada 18 November 2025 dengan rute UMY – Jogokaryan – UAD. Rep M.A. Sanusi, KIM Tirto Gumregah Berbah).
![]()
NGAGLIK BERKEMAJUAN
![]()
![]()
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Bertempat di Masjid Al Huda Bolu Margokaton, Seyegan, pada Ahad, 9 November 2025 / 18 Jumadil Awwal 1447 H Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Margokaton menggelar pengajian rutin Ahad Kliwon yang dirangkaikan dengan Tasyakur Milad Muhammadiyah ke-113 dan pelepasan peserta finalis Cabang dan Ranting Muhammadiyah (CRM) Award 2025. Acara yang dimulai pukul 05.45 WIB ini dihadiri ratusan jamaah, pengurus Muhammadiyah–Aisyiyah, serta warga masyarakat sekitar. Pengajian tersebut juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube PRM Margokaton di tautan https://www.youtube.com/live/I_KGQLB0fRc. Ketua PRM Margokaton, Nur Khoirudin, menyampaikan rasa syukur atas dukungan seluruh warga persyarikatan dalam menyukseskan kegiatan dakwah di Margokaton. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi momen bersejarah bagi PRM Margokaton yang akan berangkat menuju babak final CRM Award 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dan Masjid (LPCRM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Banjarmasin. “Ini bukan sekadar ajang lomba, tapi ajang dakwah untuk menampilkan semangat dan keunggulan ranting Muhammadiyah yang berkemajuan. Mohon doa agar Margokaton dapat memberikan hasil terbaik untuk Sleman dan DIY,” ungkap Nur Khoirudin dalam sambutannya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Seyegan, Subagyo, turut memberikan apresiasi kepada PRM Margokaton atas kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat. Ia menyebut bahwa kegiatan keagamaan dan sosial yang rutin dilakukan Muhammadiyah telah memberi dampak positif di tengah masyarakat. Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, H. Harjaka, dalam sambutannya mengajak warga Muhammadiyah untuk menjadikan momen Milad ke-113 sebagai ajang memperkuat semangat kebersamaan dan pembaruan gerakan. “Muhammadiyah berdiri di atas nilai dakwah yang menggembirakan. Mari terus kembangkan semangat berorganisasi dengan hati yang ikhlas dan berpihak pada kemajuan umat,” ujarnya. Pengajian utama disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, DR. H. Ikhwan Ahada, yang membawakan materi bertema Empat Pilar Gerakan Muhammadiyah. Dalam tausiahnya, ia menekankan pentingnya mengokohkan aqidah, meluruskan ibadah, mengembangkan amal shalih, dan menggembirakan berjamaah. “Empat hal ini adalah fondasi dakwah Muhammadiyah agar umat senantiasa berorientasi pada kemurnian tauhid, ketaatan ibadah, produktivitas sosial, dan semangat kebersamaan,” tutur Ikhwan. Acara ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan delegasi PRM Margokaton dalam CRM Award 2025. Warga dan jamaah tampak antusias memberikan dukungan moral, berharap ranting Margokaton dapat mengharumkan nama Sleman di tingkat nasional. Momentum pengajian Ahad Kliwon kali ini menjadi bukti bahwa dakwah Muhammadiyah terus hidup dan berkembang melalui semangat kolektif jamaah yang berorientasi pada kemajuan dan kemaslahatan umat. Rep Dhian Navitri Khairudin PCA Seyegan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
PRM Margokaton
![]()
Gamping, Pdmsleman.Or.Id Dalam Rangka menyongsong Milad Muhammadiyah ke 113 PCM Gamping mengadakan Lomba Ranting Muhammadiyah Unggul dan Masjid Unggul, Pelaksanaan Visitasi dilaksanakan pada Tgl 25 Okt 2025 1, 8, 9 Nopember 2025, yang diikuti oleh 10 PRM dan 14 Masjid se Kapanewon Gamping sedangkan 1 PRM tidak di ikutkan (PRM Nogotirto) karena sudah menjadi Juara 2 Ranting Unggul Tingkat nasional. “ Sebelum dilaksanakan lomba tersebut PCM Gamping mengadakan Pendampingan selama 2 Kali, pertama Sharing dan Kiat Kiat menjadi Ranting Unggul Oleh PRM Nogotirto dan Teknikal Meeting oleh LPCR PDM Sleman untuk selanjutnya TIM Visitasi PRM dan Masjid unggul dilakukan oleh LPCR PDM Sleman” hal ini disampaikan oleh Subkhan Fauzi selaku penanggung jawab Lomba ini. Dalam setiap sambutannya pada waktu melaksanakan Visitasi Ketua LPCR PDM Sleman Umar Said Prawoto mengatakan bahwa “ Lomba ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh tingkat PCM se PDM Sleman bahkan di tingkat PWM DIY juga merupakan yang pertama kali, serta diharapkan akan menular ke PCM lain di PDM Sleman”. Dalam lain kesempatan Sekretaris PCM Gamping Heru Prasetyo mengatakan bahwa “ Lomba ini untuk menyiapkan Ranting dan Masjid Unggul di PCM Gamping dalam Lomba Ranting Dan Masjid Unggul tingkat PDM Sleman di sisi lain juga berharap semua PRM serta Masjid tertib administrasi, mengikuti kaidah kaidah yang ada di dalam borang Ranting dan Masjid Unggul yang di terbitkan oleh LPCR PWM DIY”. Lomba ranting dan masjid unggul dengan total hadiah Rp. 10 juta, untuk Penguman Pemenang lomba ini akan dilaksanakan di Muhammadiyah Gamping Expo (MGE) dalam rangka Milad Muhammadiyah ke 113 yang dilaksanakan di Muhammadiyah Green Scholl pada tanggal 23 Nop 2025. Rep Subkhan Fauzi PCM Gamping Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Turi, Pdmsleman.Or.Id Untuk memperkuat semangat dakwah serta meneguhkan pengamalan nilai-nilai Islam berkemajuan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi kembali menyelenggarakan kegiatan Hari Syiar Muhammadiyah pada Ahad Kliwon, 9 November 2025. Acara yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi ini mengusung tema “Memahami Interaksi Produktif dengan Al-Qur’an” dan menghadirkan narasumber M. Husnaini, Ph.D., akademisi Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII) sekaligus dai Muhammadiyah. Sejak pagi, suasana Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi tampak semarak. Ratusan jamaah dari berbagai ranting, amal usaha, dan masyarakat sekitar antusias hadir untuk mengikuti pengajian. Para guru, pengurus persyarikatan, dan kader muda Muhammadiyah turut menyemarakkan kegiatan rutin yang menjadi agenda unggulan PCM Turi tersebut. Kegiatan dibuka dengan tilawah Al-Qur’an oleh R. Zaenudin, S.Pd, yang membacakan surat Ali Imran ayat 144–146. Sementara itu, petugas piket dari SD Muhammadiyah Girikerto turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran acara. Dalam sambutannya, Ketua PCM Turi Drs. Bambang Rahmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Muhammadiyah yang tetap konsisten menghadiri kegiatan syiar ini. “Hari Syiar merupakan ajang untuk meneguhkan komitmen dakwah, memperdalam pemahaman Islam, serta memperkuat ukhuwah di lingkungan PCM Turi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk mempererat sinergi antara pimpinan cabang, ranting, dan amal usaha Muhammadiyah dalam langkah dakwah berkemajuan. Pada sesi utama, M. Husnaini, Ph.D. mengajak jamaah untuk memperlakukan Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan ritual, melainkan sumber inspirasi produktif dalam kehidupan sehari-hari. “Interaksi dengan Al-Qur’an tidak berhenti pada membaca dan menghafal, tetapi harus menjadi panduan berpikir, bersikap, dan beramal. Semakin produktif seseorang berinteraksi dengan Al-Qur’an, semakin besar pula kebermanfaatannya bagi masyarakat,” tutur Husnaini. Beliau juga meneladankan metode KH. Ahmad Dahlan dalam mempelajari Al-Qur’an yang mencakup empat langkah utama: membaca dengan tartil dan benar, memahami isi kandungannya, meninjau apakah ayat tersebut berisi perintah dan sudah dilaksanakan, serta menjauhi hal-hal yang dilarang. Menurutnya, metode tersebut menjadi dasar bagi umat Islam untuk berinteraksi secara reflektif dan kontekstual dengan Al-Qur’an. Husnaini menambahkan bahwa di tengah tantangan zaman modern, umat Islam dituntut menghadirkan tafsir kehidupan yang aktual dan solutif. “Kita perlu memahami pesan Al-Qur’an secara kontekstual agar dapat menjawab persoalan kekinian, sesuai semangat pembaruan yang diwariskan oleh Kiai Ahmad Dahlan,” imbuhnya. Melalui kegiatan Hari Syiar Muhammadiyah ini, PCM Turi berharap muncul generasi yang semakin produktif dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dan Hadist sebagai sumber nilai dan arah gerak dakwah Muhammadiyah. Rep n Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
![]()
Banjarbaru, Pdmsleman.Mu.Or.Id Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (LAZISMU DIY) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LAZISMU 2026 yang berlangsung pada 6–9 November 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, LAZISMU DIY resmi dinobatkan sebagai LAZISMU Terbaik Nasional Tahun 2025. Rakernas tahun ini mengusung tema besar “Penguatan Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkelanjutan”, yang menjadi wujud komitmen LAZISMU untuk memperkuat peran filantropi Islam di era modern. Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh seluruh perwakilan LAZISMU se-Indonesia, bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, para mitra, serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor sosial dan kemanusiaan. Selain menjadi LAZISMU terbaik nasional tahun 2025, LAZISMU DIY juga mendapat penghargaan atas program dalam ajang penghargaan tahunan tersebut, LAZISMU DIY berhasil meraih dua kategori bergengsi, yaitu: Pilar Kemanusiaan Terbaik 2025 dan Pilar Sosial Dakwah Terbaik 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas kerja kolaboratif antara LAZISMU DIY dengan berbagai pihak, baik dari unsur masyarakat, mitra lembaga, maupun institusi perbankan yang telah mendukung berbagai program penyaluran dan pemberdayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketua Badan Pengurus LAZISMU DIY, Jefree Fahana, S.T., M,Kom., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, LAZISMU DIY tahun 2025 ini menjadi LAZISMU Terbaik yang dinobatkan dalam Rapat Kerja Nasional LAZISMU di Kalimantan Selatan. Terima kasih kepada seluruh muzakki, munfiq, donatur, dan mitra LAZISMU baik itu mitra penyaluran seperti MLO maupun mitra perbankan yang telah mempercayakan amanahnya kepada kami. Semoga Allah SWT selalu merahmati kita semua,” ujar Jefree. Capaian ini memperkuat posisi LAZISMU DIY sebagai lembaga amil zakat daerah yang berkomitmen menghadirkan dampak sosial berkelanjutan, sejalan dengan visi nasional untuk mewujudkan masyarakat berkemajuan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional serta penuh nilai kemanusiaan.
![]()