PRM Sidoharjo Gelar Evaluasi Idul Fitri dan Persiapan Sholat Idul Adha 1447 H

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidoharjo menggelar rapat koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H dan persiapan pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H pada Ahad (17/5/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB tersebut dilaksanakan di Warung Makan Pecel Lele Tania, Perempatan Selobonggo Kawedan. Rapat dihadiri jajaran PRM Sidoharjo serta perwakilan jamaah dari berbagai wilayah, di antaranya Sidoharjo, Ngaglik, Ngablak, Kawedan, Ledoknongko, Tepan, dan Ngentak. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan tampak mewarnai jalannya pertemuan yang menjadi forum konsolidasi dakwah dan persiapan kegiatan keagamaan masyarakat Muhammadiyah setempat. Acara dibuka oleh Ketua PRM Sidoharjo, Gesang Subagya. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan jamaah serta meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah berjamaah, baik pada momentum Idul Fitri maupun Idul Adha. “Evaluasi ini penting agar pelaksanaan kegiatan ke depan semakin baik, tertib, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya. Selain membahas laporan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H, rapat juga mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis untuk Sholat Idul Adha mendatang. Mulai dari kesiapan lokasi, petugas pelaksana, koordinasi jamaah, hingga penguatan semangat gotong royong warga menjadi pokok pembahasan bersama. Pada sesi iftitah, HA. Bachroni menyampaikan tausiyah tentang nilai-nilai bermuhammadiyah yang harus dijalankan dengan penuh kegembiraan dan semangat dakwah. Ia mengutip pesan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan, bahwa dakwah harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan mengajak kepada tauhid yang benar serta lurus. “Bermuhammadiyah itu harus dengan rasa senang dan menyenangkan. Dakwah dilakukan untuk mengajak kepada kebaikan dan ketakwaan,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa warga Muhammadiyah harus terus menghidupkan semangat amar makruf nahi mungkar sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an, khususnya Surat Ali Imran. Menurutnya, Muhammadiyah harus menjadi gerakan yang rapi, terorganisir, dan saling menguatkan layaknya bangunan kokoh yang menyatu. “Di Muhammadiyah kita diajarkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Amal harus dilandasi ilmu, dan ilmu harus diwujudkan dalam amal,” katanya. HA. Bachroni juga mengutip kandungan Surat Al-Mujadalah bahwa Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu. Karena itu, warga Muhammadiyah diharapkan terus belajar, mengamalkan ajaran Islam, serta bergembira dalam perjuangan mencari ridha Allah SWT. “Berjuang di Muhammadiyah adalah bagian dari ikhtiar menuju ridha Allah dan cita-cita terwujudnya baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. Rapat berlangsung hangat dan penuh musyawarah hingga menjelang malam, ditutup dengan komitmen bersama untuk menyukseskan pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H secara tertib, khidmat, dan semakin mempererat ukhuwah antarjamaah. Arief Hartanto:

Loading

Pengabdian Masyarakat UMY Perkuat Pemahaman Tupoksi Pimpinan Aisyiyah se-Kapanewon Gamping

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gamping menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertema peningkatan pemahaman tugas pokok dan fungsi organisasi Aisyiyah, Jumat (15/5/2026). Kegiatan berlangsung di Gedung Bersama Muhammadiyah PCM Gamping dan diikuti sekitar 30 peserta dari unsur PCA Gamping serta Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Kapanewon Gamping. Program pengabdian masyarakat tersebut dipimpin oleh dosen UMY, Drs. Juhari Sasmito Aji, sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas organisasi kemasyarakatan perempuan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Jamilatul Saudah selaku Sekretaris PWA DIY serta Dr. Oktiva Anggraini, dosen Universitas Widya Mataram Yogyakarta. Kedua pemateri memberikan pembekalan mengenai peningkatan pemahaman tugas pokok dan fungsi pimpinan PCA maupun PRA, sekaligus memotivasi kader agar lebih aktif dalam menjalankan aktivitas organisasi Aisyiyah. Dalam pemaparannya, Jamilatul Saudah menekankan pentingnya pemahaman struktur dan peran organisasi agar gerakan Aisyiyah di tingkat akar rumput semakin efektif. Menurutnya, setiap pimpinan memiliki amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan sesuai bidang masing-masing. “Pimpinan Aisyiyah harus memahami tugas pokok dan fungsi organisasi sehingga program kerja dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Dr. Oktiva Anggraini menyampaikan bahwa penguatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan perempuan Muhammadiyah. Ia berharap peserta tidak hanya memahami teori organisasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan nyata di lingkungan masing-masing. “Kader Aisyiyah harus memiliki semangat berorganisasi dan terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjalankan amanah persyarikatan dengan baik,” katanya. Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman tupoksi PCA, majelis, serta PRA se-Kapanewon Gamping. Dengan adanya pelatihan dan penguatan materi tersebut, peserta diharapkan semakin aktif dalam kegiatan persyarikatan serta mampu menjalankan perannya secara optimal. Selain sesi penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai tantangan organisasi di tingkat ranting dan cabang. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara dan aktif menyampaikan berbagai pengalaman dalam mengelola kegiatan Aisyiyah di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara dunia akademik dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung penguatan peran perempuan serta pengembangan dakwah Muhammadiyah dan Aisyiyah di tengah masyarakat.  Rep  Juhari PCM Gamping  UMY Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Mendidasmen Abdul Mu’ti Apresiasi TK ABA Semesta, Hadirkan Pendidikan Usia Dini Bertaraf Internasional

Sleman – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti melakukan kunjungan ke TK ABA Semesta di Perumahan Jatimaa Permai, Jati sawit, Balecatur, Gamping, Sleman pada Rabu ( 13/5/2026 ), untuk melihat langsung proses pembangunan dan kesiapan Lembaga pendidikan usia dini sebagai pusat layanan pendidikan modern berkelas internasional. Apresiasi diberikan oleh Abdul Mu’ti atas hadirnya TK ABA Semesta yang dirancang dengan pendidijan mutakhir, baik dari sisi fasilitas, lingkungan belajar, maupun pendekatan pembelajaran anak usia dini yang berorientasi pada pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan global peserta didik. Abdul Mu’ti menegaskan pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam membentuk fondasi generasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045. Kehadiran Lembaga pendidikan yang memberikan pelayanan yang berkualitas menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan zaman. “TK ABA Semesta menunjukkan komitmen ‘Aisyiyah untuk menghadirkan pendidikan terbaik sejak usia dini. Desain pembelajaran, fasilitas, dan lingkungan dibangun mencerminkan semangat memberikan pelayanan pendidikan kelas internasional,” Ujarnya. Ia menambahkan, pendidikan modern tidak hanya berupa bangunan yang megah, tetapi juga kemampuan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. TK ABA Semesta hadir sebagai bagian dari pengembangan pendidikan ‘Aisyiyah yang mengintegrasikan nilai keislaman, kemajuan teknologi, kreativitas dan pendekatan pembelajaran masa depan. “Dengan desain bangunan modern serta ruang belajar yang dirancang ramah anak, sekolah ini, sekolah ini diharapkan menjadi pusat keunggulan pendidikan usia dini,” Imbuhnya. Selain meninjau pembangunan fisik, Abdul Mu’ti juga berdialog dengan pengelolaan dsn tim pengembang terkait konsep pendidikan yang akan diterapkan. Dirinya berharap TK ABA Semesta mampu menjadi model pendidikan anak usia dini yang unggul dan mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan Indonesia. “Kepercayaan masyarakat adalah amanah. Oleh sebab itu, pendidiksn harus dikelola secara profesional dengan pelayanan terbaik bagi anak-anak dan orang tua,” Ungkapnya. Kehadiran TK ABA Semesta juga wujud nyata dari komitmen ‘Aisyiyah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap tantangan zaman. “Sekolah ini dirancang sebagai sarana membetikan pengalaman belajar yang holistik melalui perpaduan pendidikan karakter, literasi, kreativitas, teknologi, dan pembiasaan nilai Islam berkemajuan,” pungkasnya.( Giek Moyudan)

Loading

Muspimcab PCM Kalasan, Mensinergikan Langkah untuk Gerakan Dakwah Muhammadiyah

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id PCM Kalasan menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Cabang pada hari Sabtu, 9 Mei 2026 bertempat di Aula SD Muhammadiyah Kadisoka. Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap pengurus PCM, Perwakilan PCA, PRM se- Kalasan, dan Pemuda Muhammadiyah. Dalam kesempatan tersebut, juga hadir dan memberi sambutan, Ketua PDM Sleman yang diwakili oleh Ustadz Irfan Haris.  Dalam sambutannya Ustadz Irfan Haris menegaskan bahwa tantangan nyata di Muhammadiyah adalah masalah pengkaderan. Sehubungan dengan hal tersebut, beliau berharap PCM Kalasan mencermati permasalahan pengkaderan tersebut dengan memberdayakan semua majelis dan ortom dan mengoptimalkan peran Lazismu dalam penggalian dana masyarakat dan pentasarufannya untuk program-program PCM. “Sudah ada kesepakatan di tingkat PDM Sleman bahwa Lazismu itu adalah penyokong utama pembiayaan program PCM,” tegas pak Irfan Haris. Dalam Muspimcab PCM Kalasan itu juga disepakati secara mufakat bulat adanya pergantian Sekretaris I yang sebelumnya dijabat oleh Iswanto, S.Pd., M.Pd. diganti oleh Sumadi, S.T., M.B.A. Pergantian tersebut karena Iswanto, M.Pd. diangkat sebagai Kepala SD Muhammadiyah Sambisari. Menurut Wakil Ketua PCM Kalasan, Budi Sarwanto, M.Si., mekanisme penggantian tersebut sudah disesuaikan  dengan AD/ART dan sudah dikonsultasikan kepada PDM Sleman. Selanjutnya, Sekretaris baru per 9 Mei 2026 mulai menjalankan tugas kesekretarisan PCM Kalasan sambil menunggu SK pengesahan dari PDM Sleman. Sementara itu, penasihat PCM Kalasan, Prof. Dr. Sutrisno, M.Ag. dalam sambutannya mengingatkan bahwa PCM Kalasan memiliki potensi strategis untuk berkembang lebih baik karena factor-faktor, antara lain: a) Secara geografis wilayah Kalasan sangat dekat dengan pusat Muhammadiyah yaitu Kota Yogyakarta. Kondisi ini tentu memungkinkan untuk melihat lebih dekat gerak langkah dinamika kemajuan pusat Muhammadiyah dalam gerakan dakwah dan juga komunikasi dengan berbagai pihak lebih mudah; b) Banyak kader-kader Muhammadiyah yang tinggal di Kalasan dan menduduki posisi strategis di berbagai struktur pengurus Muhammadiyah, baik di PDM, PWM, maupun di PP Muhammadiyah. Banyak di antara mereka juga bekerja di amal usaha Muhammadiyah yang cukup besar di Yogyakarta. Tentu saja ini bisa menjadi modal sumber daya untuk mengomunikasikan dan mengoordinasikan berbagai permasalahan PCM. Semoga ke depan PCM Kalasan bisa merangkul dan mensinergikan potensi tersebut untuk kemajuan PCM Kalasan. Ketua PCM, H. Sunandar, S.Psi., mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Muspimcab dan berharap kepada semua majelis dan ortom untuk meningkatkan kinerjanya. Di sela-sela memimpin koordinasi semua majelis dan ortom PCM Kalasan, beliau berpesan bahwa menjadi pengurus itu intinya rajin rapat dan rajin ngaji. Dari rapat inilah akan muncul ide atau gagasan, terutama untuk ngaji dan Gerakan-gerakan dakwah lainnya. (Sarno R. Sudibyo, M.Pd./ MPI PCM Kalasan).

Loading

TernakMU Gelar Pertemuan Perdana, Dorong Crowdfunding untuk Microfarming Ayam Kampung Petelur

Turi, Pdmsleman.Or.Id Komunitas TernakMU, wadah peternak warga Muhammadiyah Turi binaan Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata PCM Turi, menggelar pertemuan perdana pada Ahad 10 Mei 2026,  di Rumah Akhmad Khairudin Garongan Wonokerto Turi yang sekaligus sebagai Sekertariat atau Rumah TernakMUsebagai langkah awal penerapan sistem crowdfunding untuk pendanaan usaha microfarming anggotanya. Gerakan ini menjadi aksi nyata pemberdayaan ekonomi warga Muhammadiyah melalui pengembangan ternak ayam kampung petelur jenis Elba dan Kuntara 4.  “Pertemuan perdana ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi antarpeternak, tetapi juga menjadi momentum pembentukan struktur pengurus TernakMU” tutur Udin .  Dalam forum tersebut, disusun kepengurusan awal dengan Akhmad Khairudin atau Udin sebagai ketua, Fajar sebagai wakil ketua, Sodik sebagai sekretaris, serta Mas Toni Guna sebagai bendahara. Struktur ini diharapkan menjadi fondasi awal agar gerakan TernakMU dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan berkelanjutan.  Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PCM Turi, Bambang Rahmanto, yang akrab disapa Bara. Hadir pula Agung sebagai perwakilan Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata PCM Turi yang juga merupakan peternak praktis yang ikut tergabung sebagai anggota TernakMU, sehingga kehadirannya menjadi penguat dalam aspek pendampingan teknis bagi para anggota.  Melalui pola crowdfunding, TernakMU berupaya membangun sistem pendanaan gotong royong untuk mendukung usaha ternak anggota. Pendanaan ini diarahkan untuk membantu kebutuhan awal peternakan, seperti penyediaan bibit, pakan, pengelolaan kandang, hingga pengembangan usaha. Dengan sistem ini, warga yang ingin memulai usaha ternak tidak harus berjalan sendiri, tetapi dapat bergerak bersama dalam jaringan peternak Muhammadiyah yang saling menguatkan. Selain menjadi forum arisan bulanan, pertemuan rutin TernakMU juga dirancang sebagai ruang evaluasi teknis dan pemantauan ternak anggota yang sedang berjalan. Melalui agenda tersebut, setiap anggota dapat berbagi pengalaman, menyampaikan kendala di lapangan, mengevaluasi perkembangan ayam, serta mendapatkan masukan terkait manajemen pakan, kesehatan ternak, pencatatan produksi, dan pemasaran hasil. Dengan demikian, TernakMU tidak hanya menjadi komunitas arisan ternak, tetapi juga ruang belajar bersama bagi peternak warga Muhammadiyah.  Konsep microfarming dipilih karena dapat dijalankan dalam skala kecil, memanfaatkan lahan terbatas, dan sesuai untuk dikembangkan oleh keluarga maupun kelompok masyarakat. Dalam gagasan awalnya, microfarming tidak hanya dipahami sebagai kegiatan memelihara ternak kecil, tetapi sebagai sistem usaha yang mencakup perencanaan, pemilihan bibit, manajemen pakan, kesehatan ternak, pencatatan usaha, pengolahan hasil, hingga pemasaran.  Pengembangan ayam kampung petelur jenis Elba dan Kuntara 4 menjadi pilihan strategis karena memiliki potensi produksi telur yang dapat mendukung kebutuhan protein keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Dari kandang kecil, anggota TernakMU diharapkan mampu belajar menjadi peternak yang disiplin, mandiri, dan berkemajuan.  Melalui pertemuan perdana ini, TernakMU menegaskan komitmennya untuk menjadikan ternak kecil sebagai gerakan besar pemberdayaan ekonomi umat. Dengan semangat gotong royong, pendampingan teknis, arisan bulanan, serta pemantauan rutin, TernakMU hadir sebagai ikhtiar nyata warga Muhammadiyah Turi dalam membangun kemandirian pangan dan ekonomi dari tingkat akar rumput. Rep Udin Turi Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Workshop Resensi Buku dan Public Speaking IPM SMP Muhammadiyah 3 Depok

Depok, Pdmsleman.Or.Id Kemampuan literasi dan komunikasi publik menjadi bekal penting bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan era digital. Untuk memperkuat kemampuan tersebut, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 3 Depok (Mugadeta) Kabupaten Sleman menggelar Workshop Resensi Buku dan Public Speaking di Meeting Room, pada Jumat (8/5/2026). Sekretaris Forum Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menekankan bahwa budaya literasi perlu dibangun tidak hanya melalui kebiasaan membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan menyampaikan kembali gagasan secara runtut kepada publik. “Pelajar hari ini perlu memiliki kemampuan membaca yang baik sekaligus keterampilan berbicara yang terarah. Dua hal tersebut penting untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis,” ujarnya. Pada sesi resensi buku, peserta dikenalkan pada teknik dasar mengulas buku secara sistematis, mulai dari memahami isi bacaan, menemukan pesan utama, hingga menyusun ulasan yang singkat namun menarik. Peserta juga diajak memahami pentingnya membaca secara mendalam agar mampu menghasilkan pandangan dan argumentasi yang kuat. “Melalui resensi, pelajar belajar menyusun cara berpikir yang runtut. Mereka tidak hanya membaca, tetapi juga memahami, menilai, lalu menyampaikan kembali isi buku dengan bahasa yang baik,” katanya. Selain itu, dalam materi public speaking, peserta memperoleh pembekalan mengenai teknik komunikasi di depan umum, penguasaan vokal, pengelolaan rasa gugup, hingga cara menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens. Athiful menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda, terutama di tengah arus informasi digital yang berkembang sangat cepat. Menurutnya, pelajar perlu dibiasakan menyampaikan gagasan secara santun, terstruktur, dan bernilai positif. “Public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana menyampaikan ide dengan jelas dan mampu memberi pengaruh baik kepada orang lain,” katanya. Workshop berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik singkat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya IPM Mugaedeta dalam menghadirkan ruang pengembangan diri bagi pelajar melalui kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Melalui workshop tersebut, diharapkan para peserta dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan budaya literasi, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun karakter pelajar yang percaya diri, kritis, dan berkemajuan. Rep Giek Moyudan

Loading

SD Muhammadiyah Banyuraden Ikuti Program Istura di Gedung Agung Yogyakarta

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Sebanyak 75 siswa kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah Banyuraden, Sleman mengikuti Program Istana untuk Rakyat (Istura) di Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (7/5/2026).  Kegiatan edukatif tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan literasi sejarah, wawasan kebangsaan, serta pendidikan karakter bagi peserta didik. Melalui program tersebut, para siswa memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung salah satu Istana Kepresidenan Republik Indonesia yang memiliki nilai historis penting dalam perjalanan bangsa.  Gedung Agung Yogyakarta merupakan satu dari lima Istana Kepresidenan resmi Republik Indonesia bersama Istana Merdeka, Istana Bogor, Istana Cipanas, dan Istana Tampaksiring. Dalam kegiatan kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah Gedung Agung yang pernah menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia ketika ibu kota negara dipindahkan ke Yogyakarta pada tahun 1946.  Pada masa revolusi tersebut, Presiden Soekarno menggunakan Gedung Agung sebagai tempat berkantor sekaligus kediaman resmi selama pemerintahan berada di Yogyakarta. Selain mempelajari sejarah pemerintahan Republik Indonesia, para siswa juga diajak mengunjungi sejumlah ruangan bersejarah yang berada di kawasan istana, di antaranya Ruang Garuda, Ruang Diponegoro, Ruang Jamuan VVIP, Ruang Kesenian, serta Ruang Sudirman yang menjadi lokasi pelantikan Jenderal Besar Sudirman sebagai Panglima TNI pada 3 Juni 1947. Kepala SD Muhammadiyah Banyuraden, Maria Ulfa, menyampaikan bahwa Program Istura memberikan pengalaman pembelajaran yang kontekstual dan mendalam bagi siswa karena materi sejarah tidak hanya dipelajari melalui buku, tetapi juga melalui pengamatan langsung terhadap situs bersejarah nasional. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai nasionalisme, penghargaan terhadap perjuangan bangsa, serta kecintaan terhadap sejarah Indonesia. “Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna bagi siswa. Anak-anak dapat melihat secara langsung berbagai ruang dan peninggalan sejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan Republik Indonesia,” ujarnya. Menurutnya, hal ini menjadi sarana pembelajaran untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan semangat cinta tanah air sejak dini. Ia menambahkan, sekolah terus mendorong pelaksanaan pembelajaran berbasis pengalaman sebagai upaya memperkaya pengetahuan siswa sekaligus membangun karakter generasi muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan. “Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah, tetapi juga mampu memahami makna perjuangan para pendiri bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan serta menjaga keberlangsungan Republik Indonesia,” tandasnya. Rep Athiful  Depok

Loading

Muhammadiyah Gamping Perkuat Kaderisasi Ranting Melalui Refreshing Ideologi 

Gamoing, Pdmsleman.or.Id . Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping, Muhaimin, menegaskan pentingnya penguatan kaderisasi dalam kegiatan Refreshing Ideologi Muhammadiyah, di Kantor PCM Gamping, pada Sabtu (2/5/2026). Menurutnya, kegiatan yang difasilitasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini difokuskan untuk memperkuat pemahaman ideologi dan konsolidasi organisasi di tingkat ranting sebagai ujung tombak gerakan Muhammadiyah di masyarakat. Ia menekankan bahwa kaderisasi menjadi isu strategis yang harus ditangani secara sistematis dan berkelanjutan. Menurut Muhaimin, tantangan regenerasi organisasi memerlukan pendekatan yang adaptif dan inovatif. “Pengkaderan merupakan persoalan serius. Karena itu, diperlukan program-program kreatif untuk menarik keterlibatan pemuda dalam Muhammadiyah. Organisasi otonom seperti Pemuda dan Nasyiatul ‘Aisyiyah harus hadir di tingkat ranting,” tegasnya. Ia menambahkan, penguatan peran organisasi otonom di tingkat ranting menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan gerakan sekaligus memperluas jangkauan dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.  “Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk memastikan organisasi tetap relevan dan responsif terhadap dinamika sosial,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Muhaimin mendorong pimpinan ranting untuk tidak hanya memahami nilai-nilai ideologis Muhammadiyah, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam program kerja yang berdampak langsung pada masyarakat. (Athiful/KIM Depok)

Loading

Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi di SD Muhammadiyah Dadapan Bersama Alumni FKG UGM 86 dan PDGI Sleman

Turi, Pdmsleman.Or.Id Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) angkatan 1986 bekerja sama dengan Bidang Pengabdian Masyarakat Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Sleman menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan gigi dan mulut bagi siswa-siswi SD Muhammadiyah Dadapan, Kamis (30/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diisi dengan berbagai agenda edukatif dan preventif, di antaranya SiGiBer (Sikat Gigi Bersama) serta TAF (Topikal Aplikasi Fluoride). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak usia sekolah dasar. TAF sendiri merupakan tindakan pengolesan fluoride pada permukaan gigi guna memperkuat email gigi dan mencegah terjadinya karies atau gigi berlubang. Prosedur ini dikenal aman, tidak menimbulkan rasa sakit, dan efektif sebagai langkah pencegahan dini terhadap masalah kesehatan gigi pada anak. Kegiatan ini melibatkan sekitar 70 alumni FKG UGM angkatan 1986, didukung oleh 40 tenaga dari PDGI Sleman serta sejumlah personel dari Puskesmas Turi. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Sleman. Ketua PDGI Sleman drg. Isa Dharmawijaya, M.Kes, FISQUA menyatakan “selamat dan turut mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial di SD Muhammadiyah Dadapan Wonokerto Turi, selamat bernostalgia di Jogja dengan tetap berkiprah kepada masyarakat”. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Dadapan, Lutfi Andari KS, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “ terimakasih kepada para alumni FKG UGM dan PDGI Sleman atas terpilihnya Sd MuDa sebagai sasaran baksos, terimakasih atas edukasi yang diberikan dan tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kesehatan kami semua. Alhamdulillah anak-anak senang dan antusias mengikuti semua rangkaian acara hingga selesai”.  Selain kegiatan pelayanan kesehatan, panitia juga memberikan plakat sebagai bentuk kenang-kenangan kepada pihak sekolah. Tak hanya itu, bantuan berupa infak pembangunan sebesar Rp10.000.000 turut diserahkan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di SD Muhammadiyah Dadapan.

Loading

SD Muhammadiyah Semingin Borong Tiga Piala dalam FLS2N Tingkat Kapanewon Moyudan

Moyudan, Pdmsleman.or.id Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Semingin dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kapanewon Moyudan tahun 2026. Dalam kompetisi yang diikuti oleh 21 sekolah dasar se-Kapanewon Moyudan ini, kontingen SD Muhammadiyah Semingin berhasil membawa pulang tiga piala dari berbagai cabang lomba. Capaian gemilang tersebut dipersembahkan oleh Ananda Ahmad, yang berhasil meraih Juara 2 pada cabang lomba Melukis/Gambar Bercerita.,   Ananda Fatimah, yang menyabet gelar Juara Harapan 2 dalam cabang lomba Menyanyi. dan Ananda Reza dan Ananda Vino, yang tampil kompak hingga meraih Juara Harapan 2 pada cabang lomba Pantomim. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kreativitas dan kerja keras siswa di bawah bimbingan para guru dan dukungan penuh dari pihak sekolah yang memang memiliki perhatian khusus pada pengembangan minat dan bakat siswa. Kepala SD Muhammadiyah Semingin, Eni Purwaningsih, S.H., S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas torehan prestasi anak didiknya. Beliau menilai hasil ini adalah buah dari semangat pantang menyerah. “Alhamdulillah, anak-anak kita berhasil meraih tiga piala di FLS2N tingkat Kapanewon Moyudan. Semoga prestasi ini menginspirasi siswa yang lain untuk terus berkarya. Tetap semangat anak-anakku,” ujar Eni Purwaningsih memberikan motivasi. Prestasi ini juga tidak luput dari apresiasi para pengurus Komite Sekolah. Pihak komite menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswa dan berharap agar kerja sama antara sekolah, orang tua, dan siswa terus terjalin kuat demi meningkatkan prestasi di masa mendatang. Capaian di tingkat Kapanewon ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi SD Muhammadiyah Semingin untuk terus mencetak generasi yang unggul, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam bidang seni dan budaya di wilayah Sleman.   Rep Sugiyanto  Moyudan

Loading

Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.