SD Muhammadiyah Pakem Belajar Untuk Better Achievement

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 20 Desember 2025  bertempat di Restoran Om Jola (Omah Joglo Lawas) Sumberadi Mlati, pada hari segenap guru dan karyawan SD Muhammadiyah Pakem berkolaborasi dengan SD Muhammadiyah 2 Pakem mengikuti rangkaian acara seminar dalam rangka peningkatan kapasitas guru dan karyawan. Agenda belajar bersama ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap semester. Sekolah ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dengan belajar dalam berbagai hal. Sejalan dengan pernyataan Albert Einstein “Once you stop learning, you start dying.” Ketika Anda berhenti belajar, Anda dekat dengan Kematian. Belajar bisa dilakukan dengan siapa saja, kapan saja dan di mana saja. Setiap jam adalah pelajaran, setiap orang adalah guru, setiap tempat adalah sekolah. Ada 2 sesi belajar pada acara tersebut, sesi pertama dimulai pukul 09.00-12.00 oleh Bapak Bayu Satriyo Wicaksono, S.E., M.Psi, CHt. seorang Training Facilitator & Coach dari Astadaya Consulting. Coach Bayu melatih peserta untuk bisa mengenal diri, memulai untuk berkomitmen dan aksi untuk melayani dalam rangka mencapai tujuan bersama. Beliau mengajarkan untuk self awareness, (sadar diri), self management (manajemen diri), social awareness (sadar sosial) dan relationship management (manajemen hubungan dengan relasi). Semakin mengenali diri, akan semakin mudah mengenali orang lain. Semakin kita memahami bahwa dalam sebuah tim pasti akan terjadi perbedaan pendapat, perbedaan respon, perbedaan karakter. Apalagi saat harus berinteraksi dengan pihak eksternal, mengantisipasi perubahan-perubahan kondisi eksternal, tentu akan lebih kompleks lagi dinamikanya. Oleh karena itu memerlukan  “growth mindset” Pada kesempatan ini Coach Bayu juga menjelaskan tentang hikmah bangun dan tidur awal untuk kesehatan fisik dan mengurangi risiko depresi 23%. Hal ini terhubung dengan perasaan seseorang yang merasa waktu berjalan lambat dan waktu berjalan cepat. Stres negatif yang timbul ketika kita tidak sanggup mengatasi tekanan atau tantangan yang dihadapi dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman, kewalahan, cemas, dan gelisah, yang jika berkelanjutan dengan intensitas tinggi, lama kelamaan akan merusak kesehatan mental. Beliau menjelaskan agar peserta bijak dalam menghadapi stres negatif ini tidak hanya memendam, melampiaskan  atau mengalihkan, lebih dari itu kita sebaiknya berupaya mengalirkan stres tersebut. Caranya adalah menulis corat-coret bebas, “brain dump” (menuliskan semua isi pikiran di kertas, bercerita ke sosok terpercaya/ profesional, mengalirkan emosi ke benda yang sederhana, melakukan aktivitas seni dan olahraga atau melakukan psikoterapi dengan pendampingan profesional. Lebih lanjut Coach Bayu menjelaskan mengenai hukum kekekalan energi. Jumlah energi dari sebuah sistem tertutup itu tidak akan berubah-ubah, ia akan tetap sama. Energi tersebut tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan oleh manusia; namun ia dapat berubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain. Bahwa sekecil apapun usaha kita akan mendapatkan balasan yang setimpal, jika kita merasa gaji kita kurang dari usaha atau pekerjaan kita maka Allah akan memberikan hasil usaha atau bonus lain berupa rizki atau keberkahan berbeda, misalnya kesehatan, dimudahkan dalam berbagai urusan, keharmonisan keluarga dan sebagainya. Sebaliknya jika kita hanya berusaha kecil sementara kita mendapatkan gaji atau hasil yang lebih, itu artinya minus. Bisa jadi Allah akan menimpakan penyakit atau kesehatan yang terganggu sehingga kita harus mengeluarkan biaya pengobatan dan sebagainya. Hal ini sesuai dengan QS Al Isra ayat 7 :“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat,maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri”. Selain itu juga dikuatkan dalam QS Az-Zalzalah ayat 7-8: “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, dia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan sebesar zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya” Pada sessi kedua, pukul 13.00-15.00 acara dilanjutkan oleh Ibu Ayuk Rahadhian S, S.Psi., M.Psi., Psikolog, narasumber dari Lembaga Layanan Psikologi Zaituna.  Psikolog yang sudah bekerjasama dengan SD Muhammadiyah Pakem sejak tahun 2019 ini menyampaikan materi tentang ”Peran Strategis Sekolah Dalam Pelayanan Kesehatan Mental Anak”. Kesehatan mental adalah kondisi sejahtera mental yang memungkinkan individu mampu mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dan bekerja dengan baik, serta mampu berkontribusi pada komunitasnya. Kondisi ini bersifat kontinum, kompleks, personal, dipengaruhi oleh faktor risiko dan faktor protektif yang beragam.  Contoh masalah Kesehatan mental pada anak SD antara lain: masalah emosi berupa gangguan kecemasan, depresi yang bisa berdampak pada kehadiran di sekolah, prestasi sekolah, isolasi sosial, kesepian, dan perilaku menyakiti diri sendiri. Kedua gangguan perilaku berupa gejala Attention Deficit Hyperactivity Disorder  (ADHD) berupa kesulitan memusatkan perhatian dan atau bergerak berlebihan dan bertindak cepat tanpa mempertimbangkan konsekuensi.  Gejala Conduct Disorder meliputi perilaku yang merusaj dan menantang, berdampak pada prestasi akademik dan meningkatkan risiko perilaku criminal. Ketiga gejala disleksia yakni lambat dan tidak mampu membaca dengan benar, kesulitan mengeja, kesulitan menulis, bingung dengan kata yang mirip, serta kesulitan mengikuti pembelajaran dan membutuhkan proses yang sistematis, eksplisit, dan terstruktur dalam membaca, menulis, dan belajar dengan bahasa. Pada akhir acara Ibu Ayuk menyampaikan “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allaah itu dekat”  (QS Al Baqarah : 214). Diharapkan setiap usaha kita selalu libatkan Allah, dengan berdoa dan berusaha insyaallah, semua masalah akan terselesaikan. (Penulis: Ari Fitri Utami,  : Masruri)

Loading

Kiprah PCA Tempel Warnai Milad Muhammadiyah ke-113 Dengan Pasar Murah dan Seni Budaya 

Tempel.Pdmsleman.Or.Id Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 di Kapanewon Tempel berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Tempel. Kegiatan yang digelar di Lapangan Cemoro, Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, pada Minggu (21/12/2025) tersebut dihadiri sekitar 1.500 warga Muhammadiyah se-Cabang Tempel serta masyarakat umum. PCA Tempel yang diketuai Banun Rohyatiningsih, S.Pd.SD turut mengambil peran strategis dalam rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke-113 yang secara keseluruhan dikoordinatori Apt. Isnaini, S.Farm. Kehadiran PCA Tempel tidak hanya memperkuat partisipasi perempuan dalam peringatan milad, tetapi juga menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu kontribusi utama PCA Tempel adalah penyelenggaraan Pasar Murah yang berada di bawah tanggung jawab Divisi Pasar Murah dengan koordinator Siti Rofingah, A.Md.Keb. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya membantu meringankan beban ekonomi warga. Sejak pagi hari, area pasar murah dipadati masyarakat yang antusias memanfaatkan program tersebut. Pengadaan konsumsi ditanggang bersama oleh 9 ranting dengan masing masing ranting mendonasikan 250 paket snak dan  air  mineral Sekretaris PCA Tempel, Ervin Iswandayani, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan hasil gotong royong seluruh anggota PCA Tempel. “Dana yang digunakan untuk kegiatan pasar murah berasal dari iuran anggota PCA Tempel yang berhasil dihimpun hingga sekitar Rp10 juta. Ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas perempuan ‘Aisyiyah terhadap masyarakat,” ujarnya. Selain kegiatan sosial, PCA Tempel juga memeriahkan acara melalui penampilan seni budaya. Grup angklung dan paduan suara PCA Tempel tampil membawakan sejumlah lagu, di antaranya Sang Surya, Mars ‘Aisyiyah, serta beberapa lagu hiburan lainnya. Penampilan tersebut dipimpin oleh Dra. Siti Salamah dan mendapat apresiasi dari para hadirin. Partisipasi PCA Tempel juga terlihat dalam kegiatan pawai Milad Muhammadiyah ke-113. Seluruh anggota PCA Tempel terlibat aktif dengan mengikuti pawai menggunakan kereta mini, menambah semarak suasana peringatan milad dan menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute pawai. MEK PCA Tempel (majelis ekonomi dan ketenagakerjaan ) yg diketuai Sri Kayati Nuringsih SE jg ambil peran dalam Bazar. Di sisi lain, layanan sosial juga diperkuat melalui kehadiran PASHMINA (Pelayanan Kesehatan Remaja Nasyiatul ‘Aisyiyah) yang membuka pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan ini meliputi pemeriksaan kesehatan dasar serta edukasi kesehatan remaja sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui keterlibatan aktif PCA Tempel, peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan peran perempuan dalam dakwah sosial, ekonomi, dan kesehatan di tengah masyarakat. Rep  Ervin Iswandayani PCA Tempel Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Tempel Gelar Pengajian, Launching AmbulansMu Unit 2, dan Pawai Akbar Milad Muhammadiyah ke-113

Tempel, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tempel menggelar rangkaian kegiatan Pengajian Akbar, peluncuran AmbulansMu Unit 2, serta Pawai Akbar dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113. Kegiatan berlangsung pada Ahad, 21 Desember 2025, sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, bertempat di Lapangan Cemoro, Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman. Agenda ini menjadi wujud konsistensi Muhammadiyah Tempel dalam dakwah, penguatan layanan sosial, dan pengembangan pendidikan. Ketua PCM Tempel, H. Syamsul Alam, S.Ag., menyampaikan bahwa peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah di Tempel dikemas secara terpadu agar memberi dampak nyata bagi umat dan masyarakat luas. “Milad Muhammadiyah tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi harus menghadirkan kemanfaatan. Launching AmbulansMu Unit 2 ini merupakan komitmen Muhammadiyah Tempel dalam memperkuat layanan kesehatan dan kemanusiaan,” ujarnya. Pengajian Akbar menghadirkan penceramah Dr. H. Khoirudin Basori, M.Si., yang menekankan pentingnya tajdid dan peran Muhammadiyah dalam membangun peradaban Islam berkemajuan. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah harus terus adaptif terhadap tantangan zaman. “Muhammadiyah hadir untuk mencerahkan, membebaskan, dan memberdayakan umat melalui amal usaha yang nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan social serta pentingnya berbagi kepada yang membutuhkan, didasari dgn keikhlasan dan mengharap ridho Allah serta istiqomah artinya beramal dlm kondisi apapun lapang maupun sempit.,” tuturnya. Acara ini dihadiri sejumlah tamu undangan Ketua PDM Sleman H. Harjaka serta dari unsur pemerintah dan Forkopimkap, di antaranya Panewu Tempel Dakiri, S.Sos., M.Si., Kapolsek Tempel, Danramil Tempel, Lurah Sumberrejo, perwakilan Puskesmas Tempel 1 dan 2, serta UPT Pendidikan Kapanewon Tempel. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam pembangunan masyarakat. Ribuan peserta dari berbagai unsur persyarikatan turut ambil bagian, meliputi PCM, PRM, PCA, PRA, AUM se-Cabang Tempel, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IPM, Hizbul Wathan, Tapak Suci, hingga Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM). Kebersamaan lintas ortom ini memperlihatkan soliditas organisasi dalam menggerakkan dakwah dan kegiatan sosial. Pawai Akbar menjadi salah satu agenda yang paling menyedot perhatian publik. Peserta pawai berasal dari seluruh Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan di Tempel, mulai dari Kelompok Bermain (2 sekolah), TK ABA (13 TK), SD Muhammadiyah (10 sekolah), SMP Muhammadiyah (1 sekolah), hingga SMK Muhammadiyah (2 sekolah). Iring-iringan pawai berlangsung tertib dan meriah, menampilkan kreativitas pelajar serta semangat bermuhammadiyah sejak usia dini. Rute pawai meliputi Cemoro Ke Utara Banjarharjo  Jlapan Plotengan Krasakan Pasar Tempel Kromodangsan Sedogan Gondanglegi Kantongan Soko Tegal Soko Wetan Ngabean Kadisono Mangkudranan Molodono Tempel Banjo Tempel Jlegongan Kragan Pringapus Karanggawang Jetis Rebobkng Lor Blimbingan Mancasan Batang Bandung Pertigaan Ngino Kemusuh Gendol Finis Cemoro. Selain itu, rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan Bazar UMKM Aisyiyah yang menampilkan produk-produk lokal warga persyarikatan, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat oleh PAshmina  NA Tempel. Kegiatan ini mempertegas peran Aisyiyah dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesehatan keluarga.  Rep  Samsul Alam  PCM Tempel Rep editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

KL-LAZISMU Kapanewon Turi Himpun Donasi Rp 60 Juta Lebih untuk Korban Banjir Sumatera

Turi, Pdmsleman.Or.Id Seruan kemanusiaan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh mendapat sambutan luas dari warga Persyarikatan di tingkat akar rumput. Instruksi PP Muhammadiyah yang mengimbau agar dana infak salat Jumat di masjid-masjid Muhammadiyah selama tiga pekan dialokasikan bagi korban bencana, langsung direspons cepat oleh Kantor Layanan Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (KL-LAZISMU) Kapanewon Turi, Sleman. Ketua KL-LAZISMU Kapanewon Turi, Aris Suranto pada Senin menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti instruksi tersebut dengan menggerakkan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan seluruh masjid Muhammadiyah di wilayah Kapanewon Turi untuk melakukan penggalangan donasi. “Sebagai kepanjangan tangan LAZISMU PDM Kabupaten Sleman, kami langsung menginstruksikan PRM dan takmir masjid Muhammadiyah agar menggalang donasi dari jamaah dan masyarakat. Ini merupakan bentuk ketaatan organisasi sekaligus kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujar Aris Suranto. Hasilnya, dalam waktu relatif singkat, kurang lebih dua pekan, donasi yang terkumpul mencapai Rp 60.687.660. Dana tersebut berasal dari individu, jamaah masjid, serta PRM se-Kapanewon Turi. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 51.110.000 diserahkan secara langsung kepada bendahara KL-LAZISMU Kapanewon Turi, sementara Rp 9.577.660 disalurkan melalui transfer ke rekening BSI atas nama KL-LAZISMU Kapanewon Turi. Aris menjelaskan bahwa seluruh dana yang terhimpun pada tahap pertama telah disetorkan ke Kantor LAZISMU Kabupaten Sleman yang berlokasi di RS PKU Muhammadiyah Kabupaten Sleman. Penyaluran ini dilakukan sesuai dengan mekanisme dan prinsip akuntabilitas lembaga amil zakat Muhammadiyah. “Alhamdulillah, amanah dari para donatur langsung kami setorkan ke LAZISMU Kabupaten Sleman agar segera disalurkan kepada para korban bencana di Sumatera. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga kepercayaan umat,” tegasnya. Tidak berhenti pada tahap pertama, KL-LAZISMU Kapanewon Turi kembali membuka penggalangan donasi tahap kedua. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada warga Muhammadiyah dan umat Islam pada umumnya yang ingin turut serta membantu korban banjir di Sumatera. “Penggalangan tahap kedua ini kami buka sebagai ikhtiar berkelanjutan. Semoga bantuan yang kita berikan menjadi wasilah pertolongan Allah, baik bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana maupun bagi para donatur di akhirat kelak,” imbuh Aris. Pengumpulan donasi tahap kedua dibuka hingga 30 Desember 2025. Donasi dapat diserahkan langsung kepada H. Haryanto di wilayah Dadapan, melalui Toko SIBAG di Jalan Gunung Anyar–Dadapan, atau ditransfer ke rekening BSI nomor 8887766682 atas nama KLL LAZISMU Cabang Turi. Kegiatan penggalangan donasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara instruksi pimpinan pusat dan gerakan di tingkat lokal mampu menghadirkan dampak nyata bagi kemanusiaan. Muhammadiyah, melalui LAZISMU, kembali meneguhkan perannya sebagai gerakan dakwah yang tidak hanya menyeru, tetapi juga memberi solusi bagi umat dan bangsa. Rep Editor  Arief Hartanto

Loading

PRM Sidoharjo PRA Bangunkerto 1 Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Pengajian, Donasi Banjir, hingga Persiapan Ramadan

Turi,Pdmsleman.Or.Id Pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidoharjo dan PRA Bangunkerto 1menggelar rapat koordinasi pada Ahad, 21 Desember 2025, bertempat di Rumah Makan Mbak Mpok, Lungguhrejo, Donokerto, Kapanewon Turi, Sleman. Rapat yang berlangsung pukul 15.30 hingga 17.30 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PRM dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sidoharjo sebagai upaya menyinergikan program kerja menjelang akhir tahun dan awal 1447 Hijriah. Ketua PRM Sidoharjo, Gesang Subagyo, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta memastikan kesiapan seluruh agenda keumatan dan sosial yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Rapat ini kami selenggarakan untuk menyatukan langkah antara PRM Sidoharjo, khususnya dalam menyukseskan kegiatan pengajian rutin, aksi kemanusiaan, serta persiapan menyambut bulan suci Ramadan,” ujar Gesang Subagyo dalam keterangannya. Agenda pertama rapat difokuskan pada koordinasi persiapan penyelenggaraan pengajian rutin malam Jum’at Pahing yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Desember 2025. Pengajian tersebut akan menghadirkan Ustaz Darussalam sebagai penceramah utama. Dalam pembahasan ini, pengurus membagi tugas teknis, mulai dari konsumsi, publikasi, hingga kesiapan tempat agar kegiatan berjalan tertib dan khidmat. Agenda kedua membahas penggalangan donasi untuk korban bencana banjir di Sumatera. PRM dan PRA Sidoharjo sepakat untuk mengoptimalkan peran ranting sebagai garda terdepan dalam gerakan filantropi Muhammadiyah. Donasi akan dihimpun melalui warga, jamaah pengajian, serta simpatisan Muhammadiyah di wilayah Sidoharjo. “Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Muhammadiyah benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Ini merupakan wujud nyata dakwah bil hal,” tegas Gesang. Pembahasan berikutnya adalah persiapan kegiatan menyambut bulan suci Ramadan dan pelaksanaan Sholat ‘Idul Fitri 1447 Hijriah. Rapat menyepakati pentingnya perencanaan sejak dini, termasuk penentuan lokasi Sholat ‘Id, kesiapan imam dan khatib, serta koordinasi dengan pihak terkait demi kelancaran pelaksanaan ibadah. Selain itu, rapat juga menjadi ajang sosialisasi program SatuMu (Satu Muhammadiyah), sebagai upaya penguatan data dan integrasi administrasi organisasi di tingkat ranting. Program ini dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan organisasi dan memperkuat basis jamaah Muhammadiyah. Rapat koordinasi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta berharap hasil rapat dapat segera ditindaklanjuti secara konkret demi kemajuan PRM dan PRA Sidoharjo. Sebagai referensi, kegiatan ini merupakan bagian dari program konsolidasi organisasi PRM Sidoharjo tahun 2025, sejalan dengan pedoman Persyarikatan Muhammadiyah tentang penguatan dakwah komunitas, gerakan sosial kemanusiaan, dan persiapan ibadah umat Islam menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Arief Hartanto PCM Turi MPI PDM Sleman

Loading

Kajian Sabtu Pagi Masjid Baiturrahim Turi Tekankan Pentingnya Muhasabah Diri Menjelang Pergantian Tahun

 Turi, Pdmsleman.or.Id Masjid Baiturrahim Turi menggelar Kajian rutin setiap Sabtu Pagi pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan keagamaan yang rutin diikuti ratusan jamaah ini menghadirkan Ustadz Sutan Kumala Pontas Nasution, S.Sos., M.Sos., dai asal Tapanuli Selatan yang juga dikenal sebagai pengajar di lingkungan Pondok Pesantren Tahfidzil Quran Muhammadiyah Ibnu Juraimi Yogyakarta Dalam kajiannya, Ustadz Sutan menekankan pentingnya muhasabah diri, terutama menjelang pergantian tahun Masehi. Momentum akhir tahun, menurutnya, semestinya dimanfaatkan umat Islam untuk menghitung, mengevaluasi, dan menilai kembali perjalanan hidup yang telah dilalui, bukan sekadar merayakan pergantian waktu. Ia mengingatkan pesan Khalifah Umar bin Khattab yang masyhur, “Perbanyaklah kalian menghisab diri sendiri sebelum kalian dihisab oleh Allah SWT.” Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat agar setiap Muslim senantiasa melakukan introspeksi sebelum datangnya hari pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ustadz Sutan menjelaskan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi kematian dan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh amal perbuatannya. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hasyr ayat 18 yang menyerukan kepada orang-orang beriman agar bertakwa dan memperhatikan apa yang telah dipersiapkan untuk kehidupan akhirat. Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan perintah takwa hingga dua kali, menunjukkan betapa pentingnya nilai ketakwaan dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, wasiat tentang takwa bukanlah hal baru, karena setiap pekan umat Islam senantiasa diingatkan melalui khutbah Jumat. Namun, pengulangan tersebut justru menandakan urgensi takwa sebagai fondasi utama kehidupan beragama. Lebih lanjut, ia menguraikan manfaat muhasabah diri. Di antaranya adalah menghindarkan seseorang dari sikap merasa paling suci, menjauhkan diri dari kesombongan, serta mendorong pemanfaatan waktu secara lebih baik. Kesadaran bahwa umur manusia terbatas dan kematian bisa datang kapan saja menjadi pendorong untuk hidup lebih terarah dan bermakna. Sebagai umat Rasulullah SAW, umat Islam juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri. Ustadz Sutan mengutip hadis yang menjelaskan bahwa orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin tergolong orang yang beruntung, sedangkan mereka yang kualitasnya menurun termasuk orang yang merugi. Ia juga mengingatkan firman Allah dalam QS. Al-Muddassir ayat 38 bahwa setiap jiwa bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya. Karena itu, umat Islam diajak untuk memperbanyak amal shalih sebelum datangnya kematian, agar tidak termasuk golongan yang menyesal dan berharap dikembalikan ke dunia di akhirat kelak. Mengakhiri kajian, Ustadz Sutan menyampaikan hadis Rasulullah SAW tentang lima perkara yang akan dipertanyakan pada hari kiamat, yakni tentang umur, ilmu, harta, dan jasad. Ia menegaskan bahwa orang mukmin yang cerdas adalah mereka yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya dalam menghadapi kehidupan akhirat.  Rep : Ir. Agus Nugroho Setiawan, M.P Takmir Masjid Baiturrahim Turi Editor Arief Hartanto  

Loading

Warga Sanggrahan Dan  Jamaah Masjid Al Mubarok Donasi 9.5 juta Untuk Bencana Aceh Melalui Lazismu

Berbah, pdmsleman.Or.Id Warga Sanggrahan RW 8, Tegaltirto  Berbah berserta jamaah Masjid Al Mubarok menggalang donasi untuk korban bencana banjir di  Aceh dan Sumatera terkumpul  sejumlah 9.5 juta rupiah. Donasi tersebut diserahkan melalui Lazismu Berbah pada hari Jumat 19 Desember 2025 bertempat di Masjid Al-Mubarok, Sanggrahan, Tegaltirto Berbah Sleman, Yogyakarta. Donasi tersebut diserahkan dihadapan jamaah seusai melakukan  ibadah sholat Jum’at. Ketua takmir Masjid H. Sumadi menyerahkan uang hasil donasi diterima kepala Kantor LAZISMU Berbah Saifu Rizal, SH  di dampingi ketua RW 8 Sanggrahan Tegaltirto, Berbah H. Mohammad Jupri, SE. Dihadapan jamaah Sholat Jumat H. Mohammad Jupri menyampaikan bahwa donasi yang terkumpul  diniatkan untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di daerah Aceh, Sumatera Barat dan  Sumatera Utara.” Harapannya bisa meringankan beban yang dialami saudara kita di daerah bencana.” Ucap H. M Jupri. Meskipun sebenarnya Takmir Masjid Al Mubarok  mempunyai keinginan untuk membebaskan tanah sebelah utara masjid seluas 167 meter persegi. Dan sudah disepakati dengan pemilik tanah dengan sejumlah total 1.169 Milyar.Harapannya dengan dilaksanakan pembebasan  tanah tersebut akan merubah wajah masjid menghadap utara.  Memudahkan jamaah bisa langsung menuju masjid dari jalan utama. Masjid Al-Mubarok yang megah terdiri dari dua lantai. “Selama ini masjid tidak mempunyai halaman, parkir kendaraan jamaah numpang dihalaman SD Negri Berbah.” Jelas H. Jupri. Ketua takmir Masjid Al-Mubarok H. Sumadi  menyampaikan Nantinya ketika  takmir berhasil  pembebasan tanah tersebut akan dipakai sebagai halaman  Masjid yang megah diatas tanah 356 m2. Namun takmir Masjid Al Mubarok masih belum bisa mencukupi jumlah dana yang disepakati. Kita masih mengarah infak , sodakoh agar segera terlaksana pembebasan tanah tersebut.“Nantinya Masjid akan menjadi kelihatan lebih megah ” namun yang penting akses wajah masjid yang langsung tembus jalan utama.”  Jelasnya. Kepala Kantor Lazismu Berbah mengucapkan terimakasih atas titipan donasi untuk bencana Aceh dan Sumatera. Nantinya donasi akan dikumpulkan di LAZISMU PDM Sleman. Penggalangan donasi untuk bencana Aceh akan ditutup pada tanggal 26 Desember 2025.” Nantinya setelah selesai penggalangan donasi bencana di di Aceh. LAZISMU akan membantu mengumpulkan  donasi  pelepasan  tanah Utara masjid.” Pungkas nya. Rep Kusnadi Berbah editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SD Muhammadiyah Semoya, Menjadikan Al Qur’an Sebagai Mahkota Cahaya penyejuk Mata Dan Jiwa

Berbah, Pdmsleman.Or.Id SD Muhammadiyah Semoya menyelenggarakan kegiatan Haflah Akhirussanah Kenaikkan Jilid Tilawati dan Hafalan Al-Qur’an sebagai wujud syukur atas capaian pembelajaran Al-Qur’an peserta didik pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026, bertempat di SD Muhammadiyah Semoya Tegaltirto, Berbah. Sleman. Yogyakarta Hari Jumat 19 Desember 2025. Kegiatan dimulai pukul 07.00 . Tepat waktu sesuai undangan. Dihadiri Majelis Dikdasmen PCM Berbah, Kepala sekolah , guru karyawan, wali murid berserta murid SD Muhammadiyah Semoya klas 1 sampai kelas 6. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Semoya Rini Wuriyastuti, SE, SPd SD mengucapkan selamat datang kepada wali murid dan tamu undangan. Hari ini merupakan kegiatan Haflah Akhirussanah Kenaikan Jilid Tilawati dan Hafalan Al Qur’an.Juga bersamaan dengan pengambilan raport semester ganjil. Perlu dipahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang tidak sama dengan lainnya. Tapi kita harus yakin bahwa Putra putri kita bila kurang dari sisi akademik pastilah memiliki kemampuan di sisi lain seperti seni budaya dan lainnya.” Tugas kita sebagai pendidik orangtua menggali kemampuan dasar yang lebih menonjol. Kita pupuk dan kembangkan secara maksimal.” Tutur kepala sekolah SD M Semoya. Untuk liburan akhir semester ganjil yang cukup panjang bersamaan dengan libur Natal dan tahun baru diprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat. Liburan yang bijaksana disesuaikan dengan kondisi dan keadaan yang ada,tidak memaksakan diri.Liburan hendaklah dipergunakan sebaik baiknya untuk kepentingan anak. Tetap harus ada kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan meski dengan kegiatan ringan sehari-hari seperti menyapu merawat bunga dan lainnya.“Bila mau bertamasya juga tidak harus mahal. Yang penting kebersamaan dan kekeluargaan.” Pesan Rini. Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah (dikdasmen) pimpinan Cabang Muhammadiyah Berbah Dra. Suryati menyampaikan terimakasih kepada bapak ibu wali yang telah berkenan mempercayakan menitipkan anak untuk belajar di SD Muhammadiyah Semoya juga sekolah Muhammadiyah yang lain dari TK sampai SMK. “Semoga dengan belajar di sekolah perserikatan Muhammadiyah akan mendapatkan manfaat dunia akherat.” Ucap Suryati. Ketua panitia kegiatan Dwi Rahmawati, SPd menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penuh makna dalam meneguhkan komitmen sekolah untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan berkarakter Islami dan berkemuhamadiyahan.“Melalui proses pembelajaran Tilawati dan tahfidz, para siswa tidak hanya belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keimanan sejak dini.” Tutur Dwi Dengan mengusung tema “Mahkota Cahaya: Menjadikan Al-Qur’an Penyejuk Mata dan Jiwa Orang Tua”, kegiatan ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam mendidik generasi penerus Islam yang unggul danj berkemajuan.“Semoga Al-Qur’an senantiasa menjadi cahaya dalam kehidupan anak-anak kita, di dunia maupun di akhirat.” Pungkas Dwi. Rep Kusnadi

Loading