SD Muhammadiyah Pakem (Smupa) Tampil Dalam Ajang Kreativitas Muhammadiyah Sleman Ekspo #1

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman punya gawe besar dengan menyelenggarakan gebrakan baru Muhammadiyah Sleman Expo (MSE #1). Semenjak masa liburan, SD Muhammadiyah Pakem (Smupa) sudah merencanakan untuk mengikuti acara menarik yang sangat berpotensi untuk ajang marketing sekolah ini. Segenap guru dan karyawan bersinergi di bawah komando Ketua, Rakanda Bagas sekaligus Bagian Kesiswaan Sekolah, untuk menyukseskan acara ini dan dukungan penuh Kepala Sekolah Hj. RR Afiati Fatimah M.Pd dan segenap keluarga besar Smupa mulai dari persiapan barang yang akan dipamerkan dan properti yang dibutuhkan. Pembinaan lomba Gobag sodor oleh Guru PJOK, Rakanda Mail dan Budi. Perencanaan tampilan menyanyi oleh prestator Arsyila kelas 4 dan Zaura kelas 5. Pembagian jadwal jaga dan jobdesk tiap guru dan karyawan. Stand SD Muhammadiyah Pakem berada di stand VIP berbagi dengan SD Muhammadiyah Sangonan. Stand ini menampilkan karya buku, lukisan, kegiatan kokurikuler berupa shibori, jaserjamupa (jahe serai jamune SD Muhammadiyah Pakem),  pembuatan slondok renteng, dan kegiatan adiwiyata, produk berupa karya robot buatan anak-anak peserta ekstrakurikuler Robotik. “ Alhamdulillah, berkat detail persiapan direncanakan secara matang dan maksimal ini  kegiatan MSE 31 luar biasa sukses. Kunjungan murid dan orangtua dan berbagai tamu dari warga dan anggota Muhammadiyah di stand Smupa yang berbagi stand dengan SD Muhammadiyah Sangonan 4 mencapai 1.500 pengunjung. Setiap pengunjung senang karena mendapatkan souvenir slondok dan stiker sekolah serta mendapatkan kesempatan untuk mencoba robot buatan murid yang dipamerkan” tutur Afiati Fatimah M.Pd. Para pengunjung juga dapat mengikuti berbagai rangkaian acara menarik pada Pameran MSE #1 ini diantaranya: Pengajian, Seminar dan Talkshow Pendidikan yang mendatangkan beberapa narasumber tokoh atau pejabat Muhammadiyah diantaranya Arif Jamali Muis M.Pd, Wakil Mentri Pendidikan dan Hanum Salsabilla, putri dari Amien Rais. Acara ini juga dimeriahkan dengan senam bahagia yang diikuti sekitar 20.000 warga Muhammadiyah. Lomba mewarnai dan lomba gobag sodor juga diadakan pada hari ketiga. Alhamdulillah tim Gobok sodor SD Muhammadiyah Pakem yang terdiri dari murid kelas 4 dan 5 berhasil memborong 2 piala, juara 2 dan 3 dalam ajang bergengsi dalam acara ini. Selain itu, Ananda Arsyi kelas 4 dan Ananda Zaura kelas 5 juga mendapatkan kesempatan untuk tampil  menyanyi dalam Panggung Seni dan Budaya. Rep  Ari Fitri Utami. Editor: Muharam Bagaskara Ahada

Loading

PCM Moyudan Berpartisipasi Dalam Pagelaran MSE #1

Sleman. Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah Sleman menggelar perhelatan akbar yang diberi nama Muhammadiyah Sleman Expo # 1 ( MSE #1 ). Kegiatan berlangsung di Sleman City Hall ( SCH) pada tanggal 9 – 11 Januari 2026. Dalam perhelatan tersebut menampilkan beberapa produks unggulan dari Muhammadiyah Bisnis Centra  ( MBC) dari masing-masing Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM) se- Kabupaten Sleman. Tidak ketinggalan MBC PCM Moyudan juga berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.   Ketua Majlis Bisnis, Ekonomi dan Pariwisata PCM Moyudan, Anton Sudarto menuturkan bahwa dalam kegiatan MSE tersebut PCM Moyudan menampilkan produk UMKM, produk MBC, dan produk Jamaah Tani Muhammadiyah ( Jatam) Moyudan. “Tidak ketinggalan kami juga menampilkan produk unggulan lainnya yaitu Lurik Moyudan.” Imbuh Anton.  Lebih lanjut Anton mengungkapkan bahwa MSE bisa menjadi sarana promosi MBC yang merupakan media Centra usaha di bawah Majlis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata PCM Moyudan. “Yang selama ini kami telah membuka stand usaha di Ruko SMK Muhammadiyah I Moyudan.” Tandasnya.  Ia juga mengungkapkan bahagianya karena pada Sabtu 10 Januari 2026, dalam kegiatan MSE stand PCM Moyudan dikunjungi langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah ( PDM) Sleman H. Harjaka, yang didampingi H. Abu Hanifah Ketua PCM Moyudan. Harjaka memberikan apresiasi atas partisipasinya PCM dalam kegiatan MSE. “Semoga Muhammadiyah semakin berkembang dan berdaya untuk kepentingan umat.” Ungkap Harjaka.-Rep  Sugiyanto PCM  Moyudan  Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Pengajian Jumat Legi Ustadz Jadiyo mengajak Jamaah Memperbaiki Aklaq  Mulia 

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Pengajian Jumat Legi  PCM dan PRM Berbah didukung oleh Lazismu Berbah PRM  diselenggarakan pada hari Jumat siang tanggal 9 Januari 2026 di Masjid An Nur Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Pengajian yang sebelumnya disuguhi penampilan musik Angklung  SD Muhammadiyah Bulu dengan Kepala sekolah Endah Rahmawati SPd, MPd,  selain dihadiri ustadz  H. Jadiyo Utomo, SAg juga  dihadiri pimpinan dan pengurus PCM, PCA, PRM, Guru Karyawan TK, SD, SMP dan SMK , LAZISMU, PKU Muhamadiyah Berbah, takmir masjid An Nur serta ribuan jamaah warga  perserikatan Muhammadiyah Berbah. Ketua PCM Berbah H. Achmad Muhajir Hanifi  mengucap terimakasih atas kehadiran ustadz H. Jadiyo Utomo, SAg juga kepada jamaah yang hadir pada pengajian Jumat Legi.Bahwa PCM  dan PCA Berbah mempunyai agenda pengajian rutin setiap lapan pada Jumat Legi waktunya setelah ojamaah sholat Jumat sampai masuk sholat Ashar. Serta pengajian Ahad pagi dari jam 06 sampai  jam 07 setiap Ahad Pon. Kedua pengajian tersebut dilaksanakan dengan tempat bergantian .” Harapannya dengan kedua pengajian tersebut sebagai wadah mencari ilmu dan syiar dakwah perserikatan Muhammadiyah.” Ungkap Muhajir. Pada kesempatan tausyiah pengajian tersebut ustadz Jadiyo Utomo menyampaikan bahwa terdapat tiga hal yang  akan didapatkan ketika mengikuti pengajian atau tausyiah yaitu Aqidah yang lurus, ibadah yang tulus dan akhlaq yang bagus. Ketiga hal tersebut akan menjadi tujuan yang harus dijalani manusia dalam mencapai kebagian dunia dan akherat. Aqidah yang lurus serta ibadah yang tulus merupakan bentuk amalan yang hanya dapat dirasakan oleh pribadi  manusianya sendiri yang berhubungan langsung  dengan pencipta Allah Yang Maha Esa.Namun amalan yang dapat dirasakan oleh orang lain adalah aklaq yang bagus.“Namun demikian ketika seseorang yang mempunyai Aqidah  lurus, ibadah yang tulus biasanya akan menjadikan Aklaq yang bagus, memberikan manfaat yang  luas kepada masyarakat.”  Ucap ustadz Jadiyo yang merupakan Penyuluh Agama Fungsional Kemenag kabupaten Sleman. Dijelaskan oleh ustadz Jadiyo  menurut Imam Ghazali bahwa sifat  hati dibagi menjadi tiga yaitu Qalbun salim hati yang sehat, Qalbun Maridh hati yang sakit dan Qalbun Mayyit hati yang mati. Qalbun  Mayyit adalah hatinya orang kafir yang tidak bisa menerima kebenaran hatinya keras dan sudah mati.Sedangkan Qalbun Waridh adalah hati yang ditempeli kotoran atau setan sifat  iri, dengki,  sombong selalu melihat orang lain itu salah tidak ada yang benar. Karena terbawa sifat hati yang sakit.Sementara Qalbun Salim adalah hati yang bersih atau sehat dimana hati akan bisa mendapatkan petunjuk, arahan dan hidayah. Hati ini yang akan membawa kebahagian dunia dan akherat.” Dengan hati yang sehat akan membawa Aqidah yang lurus, ibadah yang tulus serta akan membentuk Aklaq yang bagus dan mulia. Sebagai bekal menjani kehidupan dunia dan akhirat.”Pungkas wakil ketua PRM Pandowoharjo, Ngaglik, Sleman. Rep Kusnadi  Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Majelis Ekonomi Bersama Lazismu PCM Berbah Bagikan 1.200 Voucher BerasMu

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Majelis Ekonomi bersama Lazismu Berbah bagikan 1200 voucher belanja berasmu bagi warga  Jamaah Muhammadiyah Berbah saat Pengajian Jumat Legi 9 Januari 2026 di Masjid An Nur Bercak, Jogotirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta. Pimpinan Cabang Muhammadiyah Berbah H. Achmad Muhajir Hanifi menyampaikan bahwa pembagian voucher belanja berasmu merupakan upaya Majelis Ekonomi dan didukung oleh Lazismu Berbah, sebagai upaya menggerakan ekonomi warga Jamaah Muhammadiyah , juga membantu warga yang membutuhkan beras murah namun berkualitas. Perputaran  ekonomi bisa terjadi karena beras yang dijual Majelis Ekonomi PCM Berbah merupakan beras produk dari  Jaringan Petani Muhammadiyah (JATAM) dikemas 3 kiloan dan dipasarkan  oleh  Majelis Ekonomi Muhammadiyah.“Dengan mempergunakan voucher belanja tersebut  akan mendapatkan potongan harga.”Ucap Muhajir. Voucher sejumlah 1.200 tersebut akan dibagikan kepada 6 Ranting Muhammadiyah yang ada di Cabang Berbah.Voucher akan diberikan secara simbolis kepada ketua PRM masing-masing. Selanjut dari PRM akan dibagikan kepada jamaah yang membutuhkan terutama warga duafa.” Selain menyampaikan voucher, PCM Berbah melalui Lazismu memberikan kursi kepada Masjid An Nur Bercak . Kursi tersebut  untuk duduk ketika sholat  bagi jamaah  yang membutuhkan.”  Dalam kesempatan tersebut ketua PCM Berbah menyampaikan bahwa perserikatan Muhammadiyah Berbah baru saja menerima wakaf tanah beserta rumah di di pinggir jalan Sampaan Berbah. Dusun Tegalsari, Tegaltirto, Berbah dari Hajah Amronah.  Wakaf senilai 7 Milyar tersebut dipergunakan sebagai kantor dan gedung dakwah Muhammadiyah Berbah.” Semoga Hajah Amronah yang memberikan wakaf tersebut mendapatkan pahala berlipat.  Keikhlasannya semoga menjadikan semangat warga jamaah untuk berkegiatan di perserikatan Muhammadiyah.” Ketua Majelis Ekonomi PCM Berbah H. Siswanto menjelaskan tentang Voucher belanja tersebut. Bahwa dengan belanja beras produk JATAM Majelis Ekonomi PCM Berbah  satu kantong 3 kilo gram seharusnya harga normal 42 ribu rupiah . Namun  dengan mempergunakan voucher tersebut hanya membayar 37 ribu rupiah. Pembelian dan penukaran voucher berasMu Berbah dilakukan pada warung atau tempat yang sudah ditetapkan. Untuk wilayah Rangting Sendangtirrto di warung H. Supardi Karanganyar, Ranting Kalitirto di Rumah H. Anwar Sanusi, Ranting Tegaltirto warung Bapak Supatin Krikilan. Untuk Ranting Jogotirto ada tiga tempat yaitu Suradi Jogomangsan, Ngadiyono Blambangan dan Farid Imron Rejosari.” Dengan dibagi titik penjualan pada  masing masing wilayahf diharapkan pelayanan berasmu menjadi lebih mudah .” Jelas  H. Siswanto. Rep Kusnadi  Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PCM Gamping Ajak PRM dan PRA Ikuti Rihlah Edukatif ke Blimbingrejo

Gampig, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gamping mengajak seluruh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se Cabang untuk mengikuti Rihlah Edukatif ke PRM Blimbingrejo, Jepara, Sabtu-Ahad (3-4/1/2026). Selain PRM dan PRA kegiatan kunjungan belajar tersebut juga diikuti PCA, PCPM, HW Kwarcab, Kokam, KL Lazismu Gamping, dan Takmir Masjid Ar Rahman Baturan (Juara 1 Masjid Unggul se Cabang tahun 2025). Jumlah total 50 orang. Menggunakan big bus berangkat dari Kantor PCM Gamping hari Sabtu malam. “Tujuannya adalah belajar bagaimana pengelolaan pengajian di Blimbingrejo sehingga bisa dihadiri lebih dari 1.000 jama’ah,” jelas Ketua PCM Gamping, Muhaimin. Pengajian dengan jama’ah lebih dari 1.000 orang tersebut dilaksanakan pada Ahad Pertama tiap bulan. Rombongan juga mengikuti Kajian Ahad Pagi pada tanggal 4 Januari, dimulai pukul 05.30 hingga 07.00, pagi itu diisi Ustadz Dr. Syakir Jamaluddin, M.A., Majelis Tabligh PP Muhammadiyah. Blimbingrejo adalah satu kelurahan di Kecamatan Nalumsari. Jumlah warga di desa sekitar 8.000 orang. “Jumlah warga Muhammadiyah tidak sampai separohnya. Mungkin sekitar 3.000 orang,” papar Edi Purwanto, Ketua PRM Blimbingrejo. Lebih lanjut ia mengatakan, rantingnya memiliki 9 kelompok jama’ah (mereka juga menyebutnya sebagai anak ranting). Di kelompok-kelompok tersebut pembinaan jama’ah dilaksanakan secara intensif. “Tiap Ahad Pagi kelompok-kelompok tadi mengadakan pengajian rutin,” katanya. Pembinaan melalui kelompok kecil menuai hasil positif, terbukti para jama’ah dari kelompok kecil dengan ringan hadir dalam pengajian tiap bulan dengan cakupan satu Ranting. Ketika dimulai tahun 2018 langsung dihadiri sekitar 900 jama’ah. Menurut Edi, pengajian tiap bulan tersebut seluruhnya dilaksanakan oleh Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Blimbingrejo, baik dari persiapan, pelaksanaan, hingga usai pelaksanaan. Infaq masuk seluruhnya dikelola PRPM. “Di Blimbingrejo jumlah angkatan muda Muhammadiyah (PRPM, PRNA, dan IPM) mencapai 300 orang,” ungkapnya. Pernah satu saat, kata Edi, Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah (Jamaluddin Ahmad) minta para angkatan muda dikumpulkan dalam waktu singkat. “Karena sudah biasa dikumpulkan, mereka bisa kumpul dalam jumlah 100-an. Pak Jamal sangat kagum ketika itu,” katanya datar. Peserta rihlah dari PCM Gamping mengakui sangat kagum dengan penjelasan tersebut dan bertekad menerapkan ilmu yang diterima untuk diterapkan di tempat masing-masing sesuai dengan karakter Rantingnya. Ketika ditanya tentang penyediaan konsumsi (pagi itu kebetulan nasi bungkus) dengan jumlah lebih dari 1.000 bungkus/boks, Edi menjelaskan, bahwa semuanya ditangani angkatan muda Muhammadiyah setempat. Dalam praktiknya mengajak jama’ah tiap-tiap kelompok memberikan supportnya. “Sehingga semua menjadi ringan,” tuturnya. (*) Dikirim: Heru Prasetya (Sekretaris PCM Gamping)

Loading

Kajian Rutin PRM Girikerto Bahas Enam Amal yang Menjadi Saksi di Hari Kiamat

Turi, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Girikerto kembali menggelar kajian rutin yang diikuti jamaah dengan penuh antusias. Kajian ini dilaksanakan pada Ahad Legi, 4 Januari 2026, bertempat di Masjid Aisyah, Ponosaran, Girikerto, Kapanewon Turi. Sejak pagi, jamaah dari berbagai kalangan tampak memadati masjid untuk mengikuti pengajian yang sarat dengan pesan keimanan dan motivasi beramal. Kajian rutin kali ini menghadirkan Ustadz Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A, selaku Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, Ustadz Harjaka menyampaikan materi berdasarkan Hadis Riwayat Imam Abu Dawud, yang menjelaskan tentang enam perkara yang kelak akan menjadi saksi bagi seseorang di hari kiamat. Ustadz Harjaka menjelaskan bahwa “ Rasulullah SAW menyampaikan, siapa saja yang mengerjakan salah satu dari enam perkara tersebut dengan sungguh-sungguh, maka amal itu akan menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah SWT kelak. Enam perkara tersebut bukan hal yang berat, namun sering kali kurang diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari”. Perkara pertama adalah shalat yang dikerjakan dengan benar, baik dari segi tata cara, waktu, maupun kekhusyukannya. Ustadz Harjaka menyampaikan bahwa orang yang menjaga shalat akan mendapatkan sepuluh keutamaan, lima di dunia dan lima di akhirat. Lima keutamaan di dunia antara lain wajah yang bercahaya karena wudhu, hati yang bersinar dan sabar, badan yang sehat, rezeki yang lancar, serta mendapatkan rahmat Allah SWT. Sedangkan lima keutamaan di akhirat adalah mendapatkan ridha Allah, perlindungan di alam kubur, timbangan amal yang berat, menjadi penghalang panasnya api neraka, dan memperoleh kenikmatan surga. Perkara kedua adalah menunaikan zakat, termasuk di dalamnya infak dan sedekah. Ustadz Harjaka menekankan bahwa harta yang dimiliki sejatinya hanyalah titipan dari Allah SWT. Besar kecilnya zakat, infak, dan sedekah disesuaikan dengan banyaknya harta yang dititipkan. Ia mengibaratkan zakat seperti burung, burung kecil akan bertelur kecil, dan burung besar akan bertelur besar, sesuai dengan kemampuannya. Perkara ketiga adalah menjaga silaturahmi. Menurut Ustadz Harjaka, silaturahmi bukan sekadar berkunjung, tetapi menyambung dan menjaga tali persaudaraan. Ia mengingatkan jamaah agar tidak mudah terpecah belah, menghindari rasa iri dan dengki, terlebih kepada saudara sendiri. Persatuan dan kebersamaan menjadi kunci kuatnya umat. Perkara keempat adalah memegang amanah dengan baik. Amanah dari Allah memiliki banyak bentuk, seperti anak, harta, jabatan, dan tanggung jawab lainnya. Ustadz Harjaka menyoroti kondisi saat ini, di mana banyak orang belum mampu mengemban amanah dengan benar. Ia menegaskan bahwa amanah paling penting adalah nyawa atau ruh yang diberikan Allah, yang harus digunakan untuk hal-hal yang baik dan bermanfaat. Perkara kelima adalah menjalankan puasa di bulan Ramadhan. Rasulullah SAW berpesan agar rezeki yang diperoleh digunakan dengan bijak dan sederhana. Ustadz Harjaka mengingatkan agar umat Islam tidak bersikap boros dan berlebihan, serta tidak menggunakan harta hanya karena mumpung memiliki. Perkara keenam adalah menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Ibadah haji juga akan menjadi saksi di hari kiamat bagi orang yang menunaikannya dengan ikhlas dan sesuai tuntunan. Kajian rutin PRM Girikerto ini diharapkan mampu menambah pemahaman dan semangat jamaah untuk memperbaiki kualitas ibadah serta amal dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkan enam perkara tersebut, jamaah diharapkan semakin siap menjadi pribadi yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat. Rep  Agus Nugroho Setiawan  PCM Turi Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading