Idul Adha 1447 H di Sumbersari: 254 Hewan Kurban Disembelih, Pemkal Apresiasi Panitia

Moyudan, Pdmsleman.Or,Id Pelaksanaan Idul Adha 1447 H di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman berjalan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 89 ekor sapi dan 165 ekor domba atau kambing. Penyembelihan tersebar di beberapa masjid dan musholla se-Sumbersari. Sebagian besar dilaksanakan pada Rabu, ( 27/5/2026, dan sisanya pada Kamis, 28 /5/2026. Carik Sumbersari yang juga Bendahara PRM Sombangan Raya, Junaidi, mengatakan angka tersebut membuktikan kesadaran warga untuk beribadah kurban semakin meningkat. “Ini juga menunjukkan bahwa tingkat perekonomian di Sumbersari lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya. Pemerintah Kalurahan Sumbersari memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas dedikasi dan integritasnya. Berkat kerja panitia, pelaksanaan Idul Kurban di wilayahnya berjalan lancar tanpa hambatan. Untuk tahun mendatang, Pemkal Sumbersari berharap para dukuh dapat melaporkan jumlah hewan kurban yang akan disembelih dari masing-masing padukuhan. Langkah ini bertujuan agar pemantauan dan pendataan oleh pemerintah kalurahan menjadi lebih akurat.Rep Sugiyanto Moyudan

Loading

Ribuan Jama’ah Penuhi Lapangan Ngablak, Sholat Idul Adha 1447 H PRM Sidoharjo

 Suasana khidmat dan menggema takbir dan tahmid meliputi Lapangan Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu pagi, 27 Mei 2026 atau bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah. Ribuan umat Muslim tumpah ruah memenuhi area lapangan untuk melaksanakan Sholat Idul Adha yang dimulai pukul 07.00 WIB. Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidoharjo. Lantunan takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilhamd” berkumandang dahsyat, mengubah lapangan terbuka tersebut menjadi lautan getaran iman. Bertindak selaku Imam dan khotib adalah Ustaz Purnomo, S.Pd.I, memimpin jama’ah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Mereka datang dari berbagai kawasan di sekitar antara lain Kawedan, Ngablak, Ledok Nongko, Bangunsari, Ngentak, Tepan, hingga Sidoarjo. Sejak pukul 06.30 WIB, jemaah sudah mulai berdatangan dan mengatur barisan saf yang rapat dan lurus, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pengumuman jumlah hewan kurban dari para jemaah. Total hewan kurban yang terkumpul sangat luar biasa, yakni 6 ekor lembu dan 18 ekor domba. Rinciannya, Jemaah Kawedan menyumbang 6 lembu, Ngablak 4 lembu, Ledok Nongko 4 lembu dan 8 domba, Bangunsari total 7 lembu, Ngentak 6 lembu, Tepan 3 lembu, serta Sidoarjo 3 lembu dan 2 domba. Ketua panitia menyampaikan bahwa ini adalah wujud nyata ketakwaan dan rasa syukur jamaah kepada Allah Subhanahu wa taala. Dalam khutbahnya, Ustaz Purnomo mengangkat tema esensi pengorbanan yang mengutip Surat Al-Hajj ayat 37 yang menegaskan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari hati para hamba-Nya. Jemaah juga diajak meneladani kishero Nabi Ibrahim dan Ismail yang menunjukkan puncak ketaatan dan kesabaran. “Ketika Ibrahim mendapat mimpi untuk menyembelih putranya, Ismail menjawab dengan tegas: ‘Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.’ Inilah teladan keluarga idaman,” ujar khotib  . Pimpinan ranting Muhammadiyah Sidoarjo,  Gesang Subagio,  menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung jalannya acara. Beliau khususnya berterima kasih kepada Kelurahan Bangunkerto, para sohibul kurban, serta seluruh panitia dan jemaah yang telah berpartisipasi aktif. Infak yang terkumpul pada hari itu mencapai Rp11.184.800, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian social yang nantinya akan kembali ditasyarufkan kepada masjid dan mushola asal jama’ah dan untuk penyelenggaran hari besar Islam. Arief Hartanto Turi

Loading

Pandu HW Moyudan Sukses Gelar UKT SD Muhammadiyah se Moyudan

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Badan Kerjasama Sekolah (BKS) Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moyudan hari Senin 25 Mei 2026 berhasil menyelenggarakan Syarat atau Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan bagi siswa-siswi kelas VI SD Muhammadiyah se Kapenewon Moyudan. UKT diselenggarakan di Kompleks SD Muhammadiyah Semingin, Sumbersari, Moyudan, Sleman sebagai tahapan dalam system kenaikan jenjang Kepanduan Hizbul Wathan berdasarkan tingkat usia. Athfal dari usia (7 – 10 tahun) ke remaja (Pengenal 11 – 15 tahun). UKT dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah (Dokdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Moyudan Drs. H. Djemidi. Dalam amanatnya menekankan bahwa Hizbul Wathan di lingkungan Lembaga atau AUM agar ditingkatkan kegiatannya. HW itu lebih tua dari Pramuka dan telah membawa kadernya menjadi Pahlawan Nasional, Jendral Sudirman. Berdasarkan laporan yang dibacakan oleh Ketua BKS PCM Moyudan Agus Maryanto, S.Ag. S.Pd. SD, tercatat 154 siswa-siswi yang ikut serta UKT itu datang dari 8 SD Muhammadiyah yang ada di Kapanewon Moyudan. Antara lain SD Muhammadiyah Ngijon 1, SD Muhammadiyah Ngijon 2, SD Muhammadiyah Karanganjir, SD Muhammadiyah Saren, SD Muhammadiyah Gamplong, SD Muhammadiyah Kedungbanteng 1, SD Muhammadiyah Kedungbanteng 2 dan SD Muhammadiyah Semingin. Agus Maryanta lebih lanjut melaporkan bahwa UKT kali ini meliputi praktek Ibadah Sholat berjama’ah, Kompetensi Dasar Hizbul Wathan, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tali-temali dan Hasta Karya dari bahan janur untuk kemudian dibuat karya seni keris-kerisan, cambuk dan belalang. Dalam laporannya kepada para siswa Agus Mariyanta menegaskan agar para siswa mengerjakan tugas atau kegiatan-kegiatan yang ditetapkan dengan suasana rileks dan penuh gembira, karena kegiatan ini bisa dijadikan refreshing atau penyegaran setelah para siswa merampungkan menyelesaikan ujian akhir. Drs. Suparman selaku koordinator UKT tahun ini merupakan salah satu pembina HW di Moyudan, lebih lanjut menjelaskan bahwa “hasta karya dari bahan janur sengaja diangkat sebagai salah satu materi UKT. Ini dimaksudkan disamping untuk melestarikan karya seni tradisional atau warisan nenek moyang, juga dimaksudkan agar generasi muda bisa mengapresiasi dan mencintai karya-karya seni tradisional dari bahan janur agar tidak punah”. Selain itu Suparman yang juga Wakil Ketua Majelis Kader Dan Sumber Daya Insani ( MPKSDI) Pimpinan Cabang Muhammadiyah Moyudan ini menegaskan terdapat nilai-nilai pendidikan yang tinggi di dalam proses pembuatankarya seni dari janur ini. Antara lain melatih kesabaran dan ketelitian. Di dalam kehidupan itu perlu proses perjuangan yang panjang untuk mencapai cita-cita yang diinginkan, tidak bisa ujuk-ujuk atau langsung sukses, tegasnya. Jangan suka menerabas dan melanggar norma-norma kehidupan, ikuti proses yang ada, ujarnya. Ini sangat tepat dalam menanggulangi budaya generasi muda sekarang yang menginginkan apa-apa serba cepat dan instan ini. Demikian pesan-pesan dari Suparman di sela-sela para siswa sedang suntuk atau asyik mengerjakan tugas-tugas hasta karya. Panitia yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Pembina Hizbul Wathan SD Muhammadiyah se Moyudan terkesan bersemangat dan berharap kegiatan serupa bisa dilangsungkan kembali tahun depan. Rep Suparman Moyudan Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

UMY Kembangkan Tungku Pembakar Sampah dan Kompor Jelantah Untuk Masyarakat

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ( UMY) terus mendorong pengembangan teknologi tepat guna untuk menjawab persoalan lingkungan dan energi. Salah satu inovasinya adalah tungku pembakar sampah dan kompor berbahan minyak jelantah. Hal tersebut diungkapkan oleh Ir. Aris Widyo Nugroho Ph.D dosen Prodi Teknik Mesin UMY, saat menyerahkan hibah peralatan tersebut ke Pimpinan Ranting Muhammadiyah ( PRM) Sombangan Raya pada Ahad, ( 24/5/2026 ). Peralatan diterima langsung oleh ketua Takmir Masjid Al Falah Sombangan Sumbersari, Moyudan, Sleman. Dalam kesempatan tersrbut Aris juga menyebut bahwa dalam tim pengabdian masyarakat terdiri beberapa dosen dan mahasiswa. Selain dirinya, Ir. Sunardi, Ph.D, Aditya Kurniawan, ST, dan M Krisna dari unsur mahasiswa. Aris menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program rutin pengabdian dosen dan mahasiswa UMY kepada masyarakat, yang bertujuan menghadirkan solusi praktis untuk persoalan lingkungan dan energi di tengah komunitas. “Masjid pada even tertentu menghasilkan cukup banyak sampah. Dengan alat ini residu bisa dikurangi dan pembakaran bisa berlangsung lebih tuntas,” ujar Aris. Aris menjelaskan bahwa tungku dirancang untuk mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus memanfaatkan limbah minyak jelantah atau oli bekas. “Selama ini kedua jenis limbah tersebut sering dibuang sembarangan dan mencari lingkungan,” tambahnya. Ia menjelaskan, tungku pembakar ssmpah dikembangkan dengan sistem pembakaran yang lebih efisien dan minim asap, sehingga bisa digunakan di lingkungan padat penduduk. Sementara itu, kompor berbahan bakar minyak jelantah atau oli bekas diolah menjadi bahan bakar alternatif yang bersih dan ekonomis untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Pengembangan teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi ganda, mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah. Selain itu juga sekaligus membantu masyarakat menekan biaya energi rumah tangga. UMY berharap inovasi ini bisa diadopsi oleh masyarakat luas, kelompok usaha mikro, hingga lembaga sosial yang aktif dalam pengelolaan sampah dan pemberdayaan warga. – Rep Sugiyanto Moyudan

Loading

Sambut Idul Adha, Masjid Baiturrahim Turi Gelar Kajian Kesiapan Hewan Kurban yang ASUH

Turi, Pdmsleman.Or.Id Memasuki 6 Dzulhijjah 1447 H bertepatan Sabtu Kliwon (23/5/2026), Masjid Baiturrahim yang berada di barat Perempatan Turi, Sleman, menggelar kajian pagi spesial bertajuk persiapan ibadah kurban. Acara yang berlangsung pukul 04.45-05.45 WIB itu menghadirkan narasumber drh. Adik Ismaryanto, Medik Veteriner Muda dari Puskesmas Hewan (Puskeswan). Dalam materinya, drh. Adik menekankan pentingnya kriteria hewan kurban yang tidak hanya sehat secara lahir, tetapi juga memenuhi standar ASUH: Aman, Sehat, Utuh, dan Halal. “Hewan kurban harus memenuhi persyaratan syariat Islam, administrasi, dan teknis. Yang tak kalah penting, hewan tidak mengandung bibit penyakit seperti bakteri, virus, atau parasit, serta bebas dari residu obat dan cemaran logam berat,” papar drh. Adik di hadapan jamaah yang memenuhi area masjid. Mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban, narasumber juga mengingatkan soal kondisi hewan yang tidak cacat. “Jangan sampai hewan kurban buta, pincang, patah tanduk, atau putus ekornya. Ini syarat mutlak,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa sapi yang layak harus sudah *powel* (tumbuh sepasang gigi tetap di rahang bawah), sementara kambing/domba genap satu tahun. Tidak berhenti di situ, drh. Adik juga mengingatkan protokol ketat mengingat potensi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Berdasarkan Fatwa MUI No. 32 Tahun 2022, hewan yang menunjukkan gejala klinis PMK seperti lepuh pada mulut, lidah, teracak (kuku), atau mengeluarkan air liur berlebihan tidak boleh disembelih untuk kurban. Panitia Masjid Baiturrahim menyiapkan area pemotongan tertutup ( closed area ) dengan fasilitas disinfeksi kendaraan. “Kami juga wajibkan memiliki sertifikat veteriner (SV) atau Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari otoritas setempat,” ujar salah satu takmir. Kajian yang terbuka untuk umum ini diakhiri dengan imbauan membawa infaq terbaik untuk mendukung kelancaran pemotongan dan distribusi dagaing yang higienis. Warga tampak antusias mencatat poin-poin penting, terutama soal pemeriksaan *post mortem* seperti kewaspadaan terhadap cacing hati dan perubahan warna jantung ala “kulit macan” yang mengindikasikan penyakit. Dengan pemahaman ini, panitia berharap pelaksanaan kurban di Turi tahun ini berjalan lebih berkualitas, menyejahterakan hewan, dan menghasilkan daging yang benar-benar thayyib. Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Panitia Aidin Sumbersari Gelar Rakor Persiapan Sholat Idul Adha 1447 H

Moyudan Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Panitia Aidin Sumbersari menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan pelaksanaan Sholat Ied. Rakor dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di kediaman Sarja Prihatin, Tiwir VIII, Sumbersari, Moyudan, Sleman. Hasil rapat menetapkan H. Muhammad Wazid, S.Ag, M.A. sebagai Imam dan Khotib Sholat Ied yang akan dilaksanakan di Lapangan Sumbersari, pada Rabu (27/5/2026 ) pukul 06.30 WIB. Selain itu, disepakati pula penunjukan petugas pembuatan shaf dan pengumpul infak yang dikoordinir oleh Takmir Masjid Al-Ikhsan Papungan. Persiapan ini dilakukan agar pelaksanaan Sholat Idul Adha di Sumbersari berjalan tertib, khidmat, dan lancar.

Loading

‘Aisyiyah Luncurkan TK ABA Semesta Berstandar Global

Kabupaten Sleman menjadi lokasi soft launching Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Semesta yang digelar Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dalam puncak Milad ke-109 ‘Aisyiyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Mejing Kidul, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Selasa (19/5/2026). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan bahwa kehadiran TK ABA Semesta menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang pendidikan anak usia dini yang dirintis ‘Aisyiyah. “Hari ini hadir TK yang diharapkan berstandar global. Ini juga merupakan wujud tajdid ‘Aisyiyah yang lahir dari UNISA untuk ‘Aisyiyah Semesta,” ujarnya. Menurutnya, dari lebih dari 20.000 TK ABA di seluruh Indonesia, perlu ada lembaga yang menonjol dan menjadi pusat keunggulan. TK ABA Semesta diharapkan dapat menjadi rujukan pengembangan mutu sekaligus terintegrasi dengan TK ABA lain di berbagai daerah. “‘Aisyiyah adalah pelopor taman kanak-kanak. Kita harus mampu menjaga kepeloporan itu dan tetap menjadi yang terdepan dalam penyediaan pendidikan bermutu bagi anak-anak,” katanya. Rektor Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Warsiti, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya soft launching tersebut. Ia menyebut, kehadiran TK ABA Semesta menjadi hadiah istimewa dalam Milad ke-109 ‘Aisyiyah. “Pembangunan ini masih perlu terus diselesaikan. Kami mohon doa dan dukungan untuk keberlanjutan pembangunan TK ABA Semesta,” ucapnya. Ia menjelaskan, perjalanan TK ABA sejak awal berdiri pada 1919 yang digagas Nyai Walidah menunjukkan transformasi besar dalam dunia pendidikan anak. Dari bangunan sederhana, gerakan pendidikan tersebut berkembang menjadi jaringan luas yang memberi kontribusi penting bagi pembinaan generasi sejak usia dini. “Dari bangunan kecil menjadi bangunan yang megah, semegah harapan anak-anak kita untuk mendapatkan pendidikan yang baik di masa depan,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Warsiti berharap TK ABA Semesta di Kabupaten Sleman dapat menjadi barometer pengembangan TK ABA di Indonesia. Kehadiran lembaga tersebut diharapkan memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini, sekaligus mendukung Kabupaten Sleman sebagai daerah yang memberi ruang bagi tumbuhnya layanan pendidikan bermutu. (Athiful/KIM Depok)

Loading

Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.