![]()
Category Archives: Cabang
Ribuan Jamaah Hadiri Hari Ber-Muhammadiyah PCM Moyudan, Pesan Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Makmurkan Pengajian
Moyudan. Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah ( PCM ) Moyudan kembali menggelar “Hari Ber-Muhammadiyah” Ahad Wage. Kali ini berlangsung Ahad (21/6/2026) di Masjid Sabiilul Muttaqin Kaliduren I, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Sleman. Kegiatan dihadiri ribuan jamaah dan menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat ( PP ) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Dalam tausiahnya, Haedar Nashir menekankan pentingnya memasyarakatkan pengajian. Terutama bagi pimpinan persyarikatan Muhammadiyah di semua tingkatan. “Selain menggembirakan gerakan organisasi, pengajian menjadi sarana menyehatkan jiwa atau self healing, termasuk kesehatan fisik dan sosial warga Muhammadiyah,” ujarnya. Ia menyoroti kondisi banyak orang yang gelisah dan bimbang saat ini. “Saat ini banyak orang yang galau, resah, dan bimbang dalam hidupnya. Hal itu terjadi karena jarang datang ke pengajian Muhammadiyah,” ungkapnya. Haedar juga berpesan agar jamaah menghadiri pengajian dengan niat ikhlas karena Allah SWT, bukan karena penceramahnya. “Hadirilah pengajian dengan niat yang ikhlas karena Allah SWT. Jangan karena penceramahnya, sebab dengan datang saja sudah dicatat sebagai amalan pahala,” sambungnya. Ia mengapresiasi semangat PCM Moyudan yang konsisten beramal. Terutama semboyan “tiada hari tanpa memberi, tiada bulan tanpa iuran, dan tiada tahun tanpa membangun”. “Semangat memberi agar tetap dijaga dan dikembangkan. Sebab Muhammadiyah sejak awal berdiri hidup dengan semangat beramal, sehingga bisa berkembang dan memberi manfaat,” pungkasnya. Pada kesempatan itu, Ketua PP Muhammadiyah juga meresmikan Madrasah Diniyah Muballighin Muhammadiyah Kaliduren I, Sumberagung, Moyudan. Panitia juga menggelar layanan pengobatan gratis bekerja sama dengan Klinik Pratama Moyudan dan RSU PKU Muhammadiyah Nanggulan. Selain itu ada bazar UMKM Muhammadiyah Moyudan. Rep Sugiyanto – Moyudan
![]()
SD Muhammadiyah Condongcatur Susun Biografi dan Sejarah Sekolah
Depok, Pdmsleman,Or.Id SD Muhammadiyah Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, resmi memulai penyusunan buku biografi kepemimpinan dan sejarah institusi sebagai upaya pengarsipan dokumen sejarah lokal. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus penataan literasi mengenai transformasi tata kelola pendidikan modern di wilayah setempat. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, mengatakan bahwa kodifikasi sejarah ini memuat esensi perjuangan kolektif para perintis serta dialektika perkembangan sekolah sejak masa awal pendirian. Menurutnya, rekam jejak institusi yang semula berstatus kelas jauh hingga berhasil berevolusi menjadi satuan pendidikan rujukan nasional perlu diabadikan secara komprehensif, faktual, dan akuntabel. “Dokumentasi tertulis ini tidak sekadar merekam kronologi formal, melainkan menginternalisasikan nilai-nilai integritas, persistensi, dan resiliensi manajerial dalam menghadapi dinamika pembaruan kelembagaan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya, Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menegaskan bahwa penulisan narasi ini merupakan instrumen penting bagi deseminasi best practices atau praktik baik dunia kependidikan di Kabupaten Sleman. Ia menjelaskan, capaian monumental sekolah, seperti Akreditasi A nasional Perpustakaan Hamka, predikat Sekolah Sehat Berkarakter, hingga capaian tertinggi pada integrasi data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Tahun 2026, menuntut adanya rujukan literatur yang solid bagi publik. Ia menambahkan bahwa peran strategis KIM dalam mempublikasikan dokumen sejarah ini bertumpu pada kepentingan pemenuhan hak informasi masyarakat di sektor layanan publik. “Narasi historis yang dibangun secara objektif dinilai mampu menguatkan sinergi serta motivasi kolektif antara jajaran persyarikatan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam merawat mutu pendidikan,” ungkapnya. Melalui kodifikasi dokumen biografi dan sejarah ini, diharapkan sistem manajemen berbasis prestasi dan pengasuhan talenta yang adaptif dapat terduplikasi oleh satuan pendidikan lainnya. “Inisiatif ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam mewujudkan ekosistem kependidikan yang berkarakter, kompetitif, dan mencerahkan bagi masyarakat Kabupaten Sleman,” pungkasnya. Rep Sugiyanto – Moyudan
![]()
Wisuda Tutup Tahun TK ABA Sidoharjo dan Purna Tugas Bunda Maharti
Turi, Pdmsleman.Or.Id TK ABA Sidoharjo telah melangsungkan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni pada Senin 15 Juni 2026, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi. Dihadiri oleh Panewu, Djoko Susilo, S.p . M.Si; sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Suraya S.Pd; serta jajaran komite sekolah. Dalam kehadirannya, Panewu Turi yakni Djoko Susilo, SIP . M.Si memberikan sambutan singkatnya yakni “bangga bisa hadir di tengah kesibukannya, mengingat TK ABA Sidoharjo Adalah TK yang berprestasi dan harapannya TK ABA Sidoharjo lebih maju dan berkembang lagi”. Sebelum acara pembukaan dimulai, ditampilkan penampilan Solo Drum dari Raiya siswa kelas B2, membawakan lagu Metalica, dilanjutkan penampilan menyanyi oleh Diara siswi kelas A, mebawakan lagu Ajaib diikuti penari latar dari teman-teman sekelasnya. Pra- acara tersebut menunjukkan potensi-potensi yang di miliki oleh siswa-siswi serta melatih keberanian dan percaya diri bagi performer dan menjadi inspirasi siswa lainnya. Dibawah pemimpinan ketua panitia yakni Nora Ekasari Kuswara S.Pd. AUD , serta kepala sekolah Sri Maharti, S.Pd; sekolah memberi kesempatan pengurus FOMG (Forum Orang tua Murid dan Guru) untuk berkreasi dalam menyelenggarakan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni tersebut. “Kami berusaha agar acara berjalan lancar, runut, dan berusaha membuat tamu undangan nyaman menyaksikan putra-putrinya tampil. Mengingat mengatur anak TK mungkin agak lebih susah karena keaktifan dan kepolosan, serta menjaga mood mereka, karena di acara ini semua murid tampil. Jadi kami membentuk kepanitiaan yang solid dan saling bekerjasama antar sie-sie yang bertugas” ujar Nia sebagai sie acara. Setelah pra acara selesai, pembukaan acara ditandai dengan de-vile siswa-siswi yang akan lulus diiringi dengan pembawa bendera dan permainan snare drum. Dilanjutkan dengan tilawah dan tahfiz ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh siswa-siswi TK ABA Sidoharjo. Selama berjalannya acara penampilan tarian dari anak-anak, serta penampilan kegiatan sekolah lainnya, mendapat apresiasi positif dari tamu undangan. TK ABA Sidoharjo ingin menunjukkan beberapa kesenian dan kegiatan yang sudah diajarkan di sekolah, seperti seni music, seni tari, mengaji, drumband, bahkan dipentaskan pula kemampuan sempoa dari siswa-siswi TK ABA Sidoharjo. Tidak lupa acara puncaknya yakni pembagian ijazah kelulusan sebanyak 26 siswa dengan menampilkan foto dan cita-citanya di layar. Acara ditutup dengan, pamitan purna tugas Kepala Sekolah, Sri Maharti, S.pd yang telah mengemban tugasnya menjadi guru selama 40 tahun. Kejutan berupa video ucapan terima kasih yang dibuat oleh panitia dengan melibatkan semua murid, guru, guru ekstra, serta staf TK ABA Sidoharjo membuat akhir acara menjadi haru dan mengesankan. Pemberian kenang-kenbangan dari guru dan semua wali murid menjadi penutup acara kemeriahan Tutup Tahun dan Pentas Seni TK ABA Sidoharjo. Rep Nia Haris https://drive.google.com/drive/folders/1RZmW4b3UfnXVucAFIY1lZwx8qd1jQi93
![]()
PRA Sidoarum Raih Juara II Lomba Penulisan Sejarah PRA se-Kapanewon Godean
Godean, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sidoarum berhasil meraih Juara II dengan judul “Aisyiyah dan Gerakan Perempuan” dalam Lomba Penulisan Sejarah PRA se-Kapanewon Godean yang diselenggarakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Milad ‘Aisyiyah ke-198. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bentuk apresiasi atas upaya mendokumentasikan perjalanan dakwah dan pengabdian PRA Sidoarum selama puluhan tahun. Dalam naskah yang dilombakan, tim penulis menyusun paparan sejarah dalam lima bab. Dengan berbekal berbagai sumber data, antara lain wawancara dengan tokoh dan kader, arsip organisasi, foto dokumentasi, serta berbagai sumber pendukung lainnya, naskah tersebut kemudian bisa mengungkap bahwa awal mula lahirnya PRA Sidoarum dilandasi adanya rasa keprihatinan dengan keadaan perempuan dan keinginan untuk berperan aktif dalam gerakan dakwah Islam yang diwujudkan melalui kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan. Sejarah mencatat bahwa PRA Sidoarum berdiri pada 17 Juli 1968 atau 15 Dzulhijjah 1387 H. Organisasi ini dirintis oleh Ibu Hindun dan teman-teman beliau serta termasuk putri beliau dan beberapa ibu dari berbagai padukuhan di wilayah Sidoarum dalam fase perkembangan organisasi selanjutnya. Pada masa awal, kegiatan masih dilakukan secara sederhana dan bergilir dari rumah ke rumah, meliputi pengajian rutin, belajar mengaji bersama, rapat, serta diskusi mengenai persoalan sosial kemasyarakatan. Perjalanan organisasi ranting ternyata tidak selalu mudah. Pada periode 1968–2004, berbagai kendala masih dihadapi. Organisasi ranting masih belum mempunyai kantor, administrasi yang sederhana, jumlah anggota pimpinan yang masih sedikit, dan pendanaan yang sering kurang. Namun sejak tahun 2005 hingga sekarang, PRA Sidoarum menunjukkan perkembangan yang pesat. Salah satu tonggak pentingnya adalah pendirian Taman Penitipan Anak yang kemudian berkembang menjadi Kelompok Bermain dan TK ABA “Bunda Aisyah”. Dari pendirian TPA lalu menginspirasi lahirnya berbagai program unggulan lain seperti Pengajian Hari Libur Nasional, Pengajian Keliling, dan Arisan Qurban. Selain bergerak di bidang pendidikan, PRA Sidoarum juga aktif dalam dakwah sosial melalui gerakan Al-Ma’un dan pengentasan buta huruf Al-Qur’an, bidang ekonomi melalui Koperasi WARMUSS, serta bidang kesehatan melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Dalam penutup naskah, para pengurus PRA Sidoarum tetap mengenang jasa para pendiri dan mengabadikan cerita semangat perjuangan kader terdahulu sebagai tonggak sejarah. PRA Sidoarum diharapkan terus menjadi pelopor gerakan perempuan Islam berkemajuan serta bisa selalu menjaga jejak dakwah ranting sebagai fondasi dalam mewujudkan peradaban yang adil, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Penulis Hp 081915495060
![]()
Jamaah Masjid Al Mujab Jogomangsan Sambut Tahun Baru 1448 Hijrah
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Takmir Masjid Al Mujab Jogomangsan, Jogotirto, Berbah Sleman, Yogyakarta yang bernadir kepada organisasi Muhammadiyah menyelenggarakan pengajian bersama Ustadz H. Achmad Badawi Ma’sum Senin malam 15 Juni 2026 di Masjid Al Mujab Jogomangsan. Hadir dalam pengajian tersebut Dukuh Rejosari Mohammad Dalis Kurniawan, Ketua Takmir Masjid Al Mujab H. Ahmad Zainudin, Remaja Masjid, Santri TPA, pengurus dan jamaah Masjid Al Mujab. Ketua Takmir Masjid Al Mujab H. Ahmad Zainudin menyampaikan rasa syukur yang dalam atas kerelaan jamaah mengikuti pengajian dengan bersemangat.Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada Ustadz H.Ahmad Badawi Ma’sum dari Bintaran, Piyungan Bantul yang bersedia memberikan tausiyah. Selanjutnya dia juga menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekedar pergantian pada kalender saja, namun lebih sebagai momentum untuk mukhasabah intropeksi diri akan apa yang dilakukan pada kurun waktu yang terlewat. Juga sebagai upaya memperbaiki diri, meningkatkan ibadah mendekatkan diri pada Allah Pencipta dunia.“Semoga hari hari mendatang menjadi ruang penuh syukur dan perbaikan ibadah bagi kita sekalian.” Pesan Ketua Takmir Masjid Al Mujab. Dalam tausyiah nya Ustadz Ahmad Badawi Ma’sum menyampaikan bahwa manusia hidup dunia hanya sekedar persinggahan, berhenti sejenak dalam dalam berjalanan menunggu panggilan Yang Maha Kuasa. Tidak ada yang tahu kapan usia seseorang akan di panggil. Bisa sampai usia tua, bisa usia muda bahkan baru lahir langsung di panggil. “Kewajiban manusia untuk mempersiapkan diri mengumpulkan bekal amal ibadah untuk suatu saat mendapatkan giliran panggilan menuju surga yang diidamkan.” Tuturnya. Ustadz Badawi juga menjelaskan bahwa Surga hanyalah diperuntukkan bagi orang muslim yang bertaqwa.Taqwa merupakan derajat paling tinggi dari perjalanan iman seorang muslim.Sebagai upaya menjaga Taqwa seseorang ada tahapan yang bisa jalani.Selalu bersyukur atas apa yang menjadi takdirNya. Menahan hawa nafsu serta selalu cepat meminta maaf apabila berbuat salah dan mudah memberi maaf kepada orang lain yang berbuat salah kepadanya.Namun lebih dari itu untuk menjaga Taqwa seseorang Istiqomah melakukan infak dan sedekah dalam kondisi apapun, untuk meringankan penderitaan sesama.“Dalam perjalanan kehidupan seorang muslim haruslah selalu ingat kepada Allah dan selalu ingat kepada kematian. Dhikrullah dan dhikrulmaut.” Jelas Ustadz Badawi mengakhiri tausiyahnya. Rep Kusnadi Berbah
![]()
LLHPB PDA Klaten Studi Tiru Di berbah
Berbah, Pdmsleman.Or.Id Penggunaan pupuk organik merupakan hal penting dalam praktek pertanian ramah lingkungan, terutama pemanfaatan kotoran hewan (kohe) sebagai bahan baku pupuk organik. Itulah yang mendorong Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHBP) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Klaten mengadakan kegiatan studi tiru di Kelompok Ternak Lembu Aji Pondok Kulon Kalitirto Berbah Sleman pada Selasa, 16 Juni 2026.Rombongan diterima Pengurus dan anggota Kelompok Ternak Lembu Aji, Dukuh Pondok Kulon, PPL Kalitirto dan beberapa tokoh masyarakat Pondok Kulon.Hj. Sri Hartini, Ketua rombongan dalam pengantarnya menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan salah satu programnya dalam rangka memperkuat dan memperdalam pengetahuan dan wawasan lembaga yang dipimpinnya.“Namun apa yang kami peroleh di sini belum tentu seluruhnya kami tindaklanjuti, tetapi bukan berarti kami abaikan. Mengapa kami pilih Berbah, di samping karena tidak terlalu jauh juga antara Klaten dan Berbah secara umum kondisinya tidak jauh berbeda, sehingga harapan kami apa yang kami peroleh di sini nantinya dapat kami tindaklanjuti secara maksimal” harapnya.Dukuh Pondok Kulon Riadi Purnawan, dalam sambutan penerimaannya menyampaikan ucapan terima kasih ats dipilihnya Kelompok Ternak Lembu Aji sebagai tempat studi tiru.“Ini menjadikan motivasi bagi kami untuk lebih bersemangat lagi dalam mengembangkan Lembu Aji agar lebih maju lagi, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok”, ujarnya. Praktek proses pembuatan pupuk organik dipimpin langsung oleh Ponimin selaku ketua kelompok, disaksikan para peserta studi tiru, dimulai dari penyiapan bahan sampai proses akhir berupa pengepakan siap jual. Rep M.A. Sanusi, Berbah.
![]()
Milad ke-109 Aisyiyah, PRM dan PRA Sidoarum Lakukan Soft Launching Griya Syiar Muhammadiyah Aisyiyah [GSMA]
Godean,Pdmsleman.Or.Id Momentum peringatan Milad ke-109 Aisyiyah di wilayah Sleman ditandai dengan capaian penting di bidang infrastruktur dakwah dan pendidikan. Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Sidoarum menggelar Pengajian Akbar sekaligus Soft Launching Griya Syiar Muhammadiyah Aisyiyah (GSMA) Sidoarum, Godean, Sleman, pada Selasa (16/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat di depan Gedung GSMA tersebut bertepatan dengan momentum tahun baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah. Ketua Panitia Pembangunan, Miftahulhaq, mengungkapkan bahwa berdirinya gedung pusat syiar ini melalui proses perjuangan yang cukup panjang. Prosesnya telah dimulai sejak pembebasan lahan pada tahun 2022, sementara konstruksi fisik bangunan baru dimulai pada Mei 2025 lalu. “Rencananya gedung ini ingin dibangun dua lantai, tetapi untuk saat ini baru terealisasi satu lantai. Seluruh pembiayaan pembangunan ini murni berasal dari para donatur, baik perorangan maupun lembaga,” ujar Miftahulhaq saat memberikan laporan kepanitiaan. Kehadiran Griya Syiar ini dipastikan langsung membawa dampak nyata bagi sektor pendidikan anak usia dini di lingkungan setempat. Ketua PRA Sidoarum, Ana Rusmiyati, menjelaskan bahwa di dalam Gedung Syiar tersebut, terdapat dua ruang keas baru yang digunakan khusus untuk kelas tambahan TK Aisyiyah Bunda Aisyah. “Mudah-mudahan fasilitas baru ini menambah semangat Ibu-ibu Aisyiyah Sidoarum untuk terus berkhidmat dalam dakwah, baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun bidang lainnya,” tutur Ana penuh harap. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Dr. Hj. Siti Aisyah, M.Ag. Dalam tausiyahnya di hadapan ratusan jamaah, Siti Aisyah mengajak seluruh kader perempuan Muhammadiyah tersebut untuk terus merawat semangat berdakwah demi kemuliaan manusia, sekaligus dalam upaya mewujudkan Islam Rahmatan lil ‘Alamin. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi solid yang ditunjukkan oleh pengurus persyarikatan di tingkat ranting. “Saya merasa sangat bahagia, PRM dan PRA Sidoarum mampu bersinergi dengan baik dalam dakwah hingga berhasil membangun Gedung Syiar ini. Semoga gedung ini betul-betul bisa menyiarkan dakwah Muhammadiyah dan Aisyiyah, khususnya di wilayah Sidoarum ini,” pungkas Siti Aisyah. Rep Miftahudin
![]()
PRM Tamanmartani Utara Gelar Rapat Sambil “Mbakmi Bareng”, Perkuat Kekompakan dan Program Dakwah
Kalasan,Pdmsleman.Or.Id Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan rutin yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamanmartani Utara pada Selasa (16/6/2026) malam. Bertempat di Warung Bakmi Jawa Pak Mo, Kadisuko, Purwomartani, Kalasan, para pengurus dan anggota PRM berkumpul dalam agenda rapat organisasi yang dikemas santai melalui kegiatan “mbakmi bareng”. Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum evaluasi program kerja yang telah berjalan selama semester pertama tahun 2026. Di sela-sela menikmati sajian bakmi Jawa khas warung setempat, peserta membahas berbagai agenda organisasi, mulai dari evaluasi kegiatan sebelumnya hingga persiapan program Muhammadiyah pada paruh kedua tahun ini. Ketua PRM Tamanmartani Utara Gunandar mengatakan bahwa suasana rapat yang lebih santai mampu menciptakan komunikasi yang lebih cair di antara para pengurus. Menurutnya, kebersamaan dalam forum informal justru sering melahirkan gagasan-gagasan baru yang bermanfaat bagi perkembangan organisasi. “Rapat memang menjadi kebutuhan organisasi untuk menyusun langkah dan program. Namun ketika dibarengi makan bersama seperti ini, suasananya menjadi lebih akrab sehingga diskusi berjalan lebih hidup dan produktif,” ujarnya. Dalam rapat tersebut, sejumlah program yang telah terlaksana mendapat apresiasi dari peserta. Berbagai masukan juga disampaikan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan dakwah, pendidikan, serta pelayanan sosial kepada masyarakat di wilayah Tamanmartani Utara. Pemilihan Warung Bakmi Jawa Pak Mo sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain mudah dijangkau oleh seluruh peserta, tempat tersebut sudah cukup dikenal masyarakat sekitar sebagai salah satu lokasi kuliner yang nyaman untuk berkumpul dan berdiskusi. Aroma bakmi godog dan bakmi goreng yang tersaji hangat menambah suasana kebersamaan sepanjang acara berlangsung. Tak heran jika menu-menu yang disajikan menjadi favorit peserta. Beberapa porsi bakmi bahkan habis tanpa tersisa sebelum rapat berakhir. Momen makan bersama itu sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah antaranggota yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan persyarikatan. Selain membahas agenda internal organisasi, rapat juga menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait tindak lanjut program dakwah dan pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Para peserta sepakat untuk terus memperkuat peran Muhammadiyah di tingkat akar rumput melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran seluruh program yang telah direncanakan. Pada kesempatan itu juga disepakati bahwa kegiatan serupa akan diagendakan secara rutin setiap dua bulan sekali dengan lokasi yang bergilir. Selain mempererat hubungan antarpengurus, konsep tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan sekitar. Melalui kebersamaan yang terbangun dalam forum sederhana seperti ini, PRM Tamanmartani Utara berharap semangat gotong royong, ukhuwah, dan pengabdian kepada masyarakat dapat terus tumbuh dan menguat dalam menjalankan misi dakwah Muhammadiyah. Rep Tomy Nugraha PRM Tamanmartani Utara
![]()
Muspimcab PCM SLeman, Mensinergikan Langkah untuk Mewujudkan Sleman yang Unggul dan Berkemajuan
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman pada Selasa, 16 Juni 2026 M bertepatan dengan 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang berlangsung di SD Muhammadiyah Mantaran ini mengusung tema “Mensinergikan Langkah untuk Mewujudkan Sleman yang Unggul dan Berkemajuan.” Musyawarah Pimpinan Cabang atau MUSPIMCAB menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah Sleman untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan visi gerakan, serta merumuskan langkah strategis dalam pengembangan dakwah, pendidikan, sosial, dan penguatan kelembagaan. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan cabang, majelis, lembaga, organisasi otonom, Amal Usaha Muhammadiyah, serta perwakilan ranting. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman, Bapak Harjaka yang dlam pembukaannya menyampaikan p”entingnya sinergi antarunsur persyarikatan agar Muhammadiyah di tingkat cabang mampu hadir lebih kuat, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi umat serta masyarakat luas”. Melalui tema yang diangkat, MUSPIMCAB Muhammadiyah Sleman menegaskan komitmen untuk membangun gerakan yang lebih terarah dan berkemajuan. Sinergi antara cabang, ranting, majelis, lembaga, ORTOM, dan AUM dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan Muhammadiyah Sleman yang unggul, mandiri, serta mampu menjawab tantangan zaman. Salah satu agenda utama dalam musyawarah ini adalah pembentukan tiga komisi pembahasan. Ketiga komisi tersebut meliputi Komisi Penguatan Majelis dan Ranting, Komisi ORTOM dan AUM, serta Komisi Persiapan Cabang Unggul. Masing-masing komisi melaksanakan sidang untuk membahas pembentukan struktur, arah kerja, dan program strategis yang akan menjadi acuan gerak organisasi ke depan. Komisi Penguatan Majelis dan Ranting membahas upaya penguatan peran majelis serta ranting sebagai ujung tombak dakwah Muhammadiyah di masyarakat. Sementara itu, Komisi ORTOM dan AUM memfokuskan pembahasan pada penguatan koordinasi organisasi otonom dan Amal Usaha Muhammadiyah agar semakin selaras dengan visi persyarikatan. Adapun Komisi Persiapan Cabang Unggul merumuskan langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan PCM Sleman menuju cabang yang lebih maju, tertata, dan berdaya saing. Setelah melalui proses diskusi dan sidang komisi, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil pembahasan dari masing-masing komisi. Setiap komisi menyampaikan rumusan program dan rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi pijakan dalam pelaksanaan agenda persyarikatan di tingkat cabang. Musyawarah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sleman ini diakhiri dengan semangat kebersamaan untuk terus memperkuat dakwah amar makruf nahi mungkar, membangun kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat. Melalui MUSPIMCAB ini, Muhammadiyah Sleman diharapkan semakin solid dalam melangkah menuju cabang yang unggul dan berkemajuan
![]()