Kajian Ekologi Bagi Warga Aisyiyah Berbah, Kebersihan Hati dan Lingkungan 

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Berbah menyelenggarakan  pengajian Ramadhan  pada hari Sabtu, 11 Ramadhan 1447 H  bertepatan dengan 28 Februari 2026  bertempat di Masjid Al Hikmah Krikilan, Tegaltirto, Berbah, Sleman. Yogyakarta . Hadir dalam kegiatan Ketua PCA Berbah Hj. Isrodah,S.Pd beserta pengurus PCA Berbah, beserta 5 Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) di Berbah. Guru  IGABA SE Berbah. Dalam sambutannya Ketua PCA Berbah Hj. Isrodah. SPd menyampaikan bahwa pengajian ini merupakan pengajian rutin yang diadakan setiap Ramadhan, yang tempatnya bergilir dari ranting ke ranting. Di ikuti oleh seluruh jamaah Aisyiyah di seluruh Berbah. Bahkan ada jamaah bapak-bapak yang ikut serta dalam kegiatan ini. Antusiasme jamaah semakin banyak disetiap tahunnya. Dikesempatan ini dihadiri 250 jamaah Aisyiyah dari seluruh ranting di Cabang Berbah. “Semoga tahun depan bisa lebih banyak lagi jamaah yang mengikuti pengajian.” Dalam pengajian Ramadhan 1447 H diawali dengan tadarus Al Quran secara Bersama-sama dipinpin oleh Ibu Siti Aminah, S,Pd. Pengajian kali ini mengambil tema “Gerakan Aisyiyah membangun kesalehan ekologis berkeadilan” yang disampaikan oleh ustadzah Dra. Sri Sumyarsi.,M.Pd., M.S.I wakil ketua MTP PDA Sleman.  Dalam Tausyiah ustadzah  Sri  Sumyarsi  menyampaikan bahwasanya seorang ibu itu harus tangguh dalam segala hal. Terutama dalam membangun kesalehan ekologis berkeadilan sesuai dengan QS. Al Mukminin ayat 1-2. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang menjaga sholatnya shalat akan membuat manusia tenang yang tak terhingga, didalam hati. Betapa ada rasa Deket yang luar biasa (bisa dirasakan) pada Allah SWT apabila dijalankan dengan khusyuk. “Mari membangun budaya bersih melalui sholat. Sholat hanya boleh dilakukan oleh orang-orang yang bersih saja, sholat akan menjadikan kebersihan lahir batin bagi pelakunya.” Ajak ustadzah. Sejauh mana peran kita terhadap kebersihan? Diantaranya  pertama Aisyiyah beliau peka pada keshakihah ekologis . Berkeadilan melalui dakwah amar makruf nahi Munkar yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan pelestarian lingkungan sekitar. Kedua Fokus utamanya menjadikan kebersihan dan pengelolaan sampah 3R Reduce, Reuse, Recycle  sebagai bagian dari Iman serta menempatkan perempuan sebagai agen perubahan. Sesuai dengan penggalan QS. Al An’am: 151 yang artinya “demikian itu yang diperintahkan Tuhan kepadamu supaya kamu berpikir(Ta’qiluun). Maka manfaatkanlah dan berupayalah menjadi muslimah yang cerdas, pintar, kaya ilmu, Energik bersemangat serta senantiasa aktif dalam menyiarkan kebenaran Allah SWT, sehingga benar-benar menjadi wanita yang berilmu dan terdidik.Ketiga Aisyiyah memandang menjaga kebersihan dan lingkungan sebagai wujud nyata iman. al thuhuru syathruliman ( Kesucian itu bagian dari iman).     Disinilah ekolagi dijadikan ladang amal Sholih untuk menyelamatkan bumi. Dengan demikian marilah kita fungsikan rumah tangga yang mampu untuk menanamkan nilai-nilai kepekaan lingkungan pada keluarga dalam mengurangi sampah dengan memanfaatkan limbah sampah organik sebagai pupuk untuk tanaman dan mengurangi sampah-sampah plastik.“Peran Ekofeminisme perempuan difungsikan sebagai manajer Rumah Tangga yang mampu menanamkan nilai kepekaan terhadap lingkungan keluarga dalam mengurangi sampah.” Tutur ustadzah mengakhiri tausyiah nya. Acara  berakhir dengan pembagian dorprice spesial untuk bapak-bapak yang selalu aktif mengikuti pengajian Ramadhan yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah dan dorprice untuk para jamaah yang beruntung. Rep Kusnadi Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Angkatan Muda Muhammadiyah Tegaltirto Gelar Gema Ramadhan Bersama Seribu Santri TPA

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ranting Tegaltirto didukung  Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Tegaltirto, LazisMu Berbah  bersama Pemerintah Kalurahan Tegaltirto  menyelenggarakan pengajian Gema Ramadhan bersama seribu Santri TPA Kalurahan Tegaltirto pada hari Ahad 22 Februari 2026 di Gedung Serbaguna Kalurahan Tegaltirto, Berbah, Sleman , Yogyakarta. Ketua Panitia pengajian TPA  Ramadhan tahun 1447 H,  Syerin  bahwa pengajian seribu Santri TPA se Kalurahan Tegaltirto merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Angkatan Muda Muhammadiyah Ranting Tegaltirto. Dalam rangka mengisi dan memaknai bulan suci Ramadhan perlu adanya kegiatan edukatif, religius serta membangun perkembangan karakter islami anak anak santri TPA. Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia serta kecintaan terhadap Al Quran sejak usia dini. Dengan mengusung tema ‘ Ramadhan Berkah, Aku Tumbuh Sholeh Bersama Al Quran’. Kegiatan ini bertujuan untuk membimbing santri TPA agar semakin dekat dengan Al Qur’an sehingga mereka mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu dengan pengajian ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat beribadah memperkuat akhlak terpuji, serta membentuk  pribadi anak yang Sholeh Solehah. Pengajian dakwah santri nantinya akan di sampaikan oleh ustadz Agus Santoso,SKom atau lebih di kenal sebagai Bang Jack Sparrow. “Melalui kegiatan pengajian tersebut diharapkan tercipta suasana Ramadhan yang penuh berkah, kebersamaan dan pembelajaran bermakna bagi seluruh santri TPA se Tegaltirto.”  Selain kegiatan pengajian tidak lupa panitia menggandeng para pelaku usaha UMKM Kalurahan Tegaltirto untuk menggelar aneka jenis produk dengan di sediakan mini bazar bagi UMKM Tegaltirto.” Selain berkegiatan pengajian juga membuka kesempatan berusaha untuk kemajuan umat.” Ucap ketua panitia pengajian Santri TPA Kalurahan Tegaltirto. ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tegaltirto Rohadi menyampaikan terimakasih kepada segenap panitia yang telah sukses menyelenggarakan pengajian bagi santri untuk membangun ukuwah islamiah serta meningkatkan ibadah kepada Allah  dibulan Ramadhan. Plt Lurah  yang sekaligus menjabat  Carik Tegaltirto Yustina Dwi Rahayu, SPd mewakili pemerintah Kalurahan Tegaltirto sangat mendukung terselenggaranya kegiatan pengajian Ramadhan bagi anak santri TPA, dalam rangka membangun karakter anak dengan iman dak takwa kepada Allah SWT.  “Harapannya dengan  pengajian Santri TPA membentuk  anak yang Sholeh dan Sholehah agar menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat, agama dan  Negara.” Pendakwah yang juga motivator  Bang Jack Sparrow yang memberikan pembelajaran serta membangkitkan semangat santri  untuk lebih mencintai Al-Qur’an serta meletakkan nilai keimanan dengan gaya khas dan permainan sulap dan cerita menjadi sarana dakwah yang edukatif interaktif yang sesuai dengan untuk karakter santri yang berusaha anak-anak. Ditambahkan dengan pemberian hadiah dan door prize menjadi penyemangat anak santri dalam menyerap materi yang diberikan Bang Jack Sparrow. Kegiatan pengajian Santri TPA yang diselenggarakan Angkatan Muda Muhammad Ranting Tegaltirto berlangsung seru  dan diakhiri dengan buka puasa bersama  dengan bekal takjil yang telah dipersiapkan oleh masing-masing TPA berasal.  Rep Kusnadi Berbah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Syiar Bermuhammadiyah Kapanewon Turi Angkat Tema Puasa, Diabetes, dan Amanah Tubuh

Turi, Pdmsleman.Or.Id Kegiatan Syiar Bermuhammadiyah Kapanewon Turi digelar Ahad Kliwon, 22 Februari 2026, bertepatan 5 Ramadhan 1447 H, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ngablak, Bangunkerto, Turi. Pengajian berlangsung pukul 06.00–07.40 WIB ini menghadirkan Ustadz dr. Agus Widiyatmoko, Sp.PD., M.Kes., dosen FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus dokter di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Ketua PCM Turi Drs. Bambang Rahmanto menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa kepada segenap jama’ah dan terima kasih kepada keluarga SMPM 1 Turi selaku penyelenggara kegiatan yang diikuti jamaah lintas ranting Muhammadiyah, Aisyiyah dan AUM se-Kapanewon. Dalam tausiahnya, dr. Agus menekankan bahwa tubuh manusia merupakan amanah dari Allah SWT yang wajib dirawat, bukan sekadar dimanfaatkan. “Tubuh adalah amanah Allah, bukan milik kita sepenuhnya. Cara kita makan, beristirahat, dan beribadah menentukan kualitas kesehatan dan kekuatan ibadah,” ujarnya. Pesan ini mengaitkan dimensi spiritual dengan tanggung jawab medis, terutama di bulan Ramadhan ketika pola hidup umat berubah signifikan. Ia menjelaskan puasa sebagai “terapi dari langit” yang memberi jeda pada sistem metabolisme sekaligus menguatkan disiplin spiritual. Menurutnya, puasa yang dijalankan dengan adab makan yang benar saat sahur dan berbuka dapat membantu proses reset metabolik. “Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi melatih kendali diri, memperbaiki pola makan, dan menata niat ibadah. Jika adabnya benar, dampak kesehatannya nyata,” kata dr. Agus. Topik diabetes juga menjadi sorotan utama. Ia mengingatkan bahwa diabetes kerap datang perlahan tanpa gejala mencolok, sehingga dikenal sebagai “pembunuh senyap”. Dampaknya bisa serius, mulai dari gangguan saraf mata hingga komplikasi ginjal dan pembuluh darah. “Diabetes bukan sekadar penyakit, tapi pesan lembut agar kita memperbaiki gaya hidup. Kontrol gula darah, aktivitas fisik, dan kepatuhan berobat adalah bagian dari ikhtiar,” tuturnya. Ia mengimbau jamaah dengan riwayat diabetes untuk tetap berpuasa secara aman dengan konsultasi medis, penyesuaian obat, dan pemantauan gula darah. Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menguatkan literasi kesehatan jamaah sekaligus memperteguh nilai dakwah berkemajuan. Pesan-pesan praktis seperti makan sesuai tuntunan sunnah, porsi seimbang, tidak berlebihan saat berbuka, serta menjaga hidrasi menjadi penekanan. Di akhir pengajian, dr. Agus mengajak jamaah menutup dengan doa agar diberi kesehatan untuk menguatkan ibadah. “Mari merawat amanah-Nya. Sehatkan tubuh agar ibadah lebih kuat dan konsisten,” ucapnya. Kegiatan Syiar Bermuhammadiyah Kapanewon Turi ini diharapkan menjadi ruang edukasi rutin yang memadukan nilai keislaman dengan pengetahuan kesehatan, sehingga jamaah mampu menjalani Ramadhan secara aman, produktif, dan bermakna. Rep Editor  Arief Hartanto  MPI PDM Sleman

Loading

Sosialisasi Perlindungan Hukum dalam Perkawinan, Upaya ‘Aisyiyah Turi Cegah KDRT dan Perceraian

Turi,l Pdmsleman.Or.Id PCA ‘Aisyiyah Kapanewon Turi bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Perlindungan Hukum dalam Perkawinan pada Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Turi–Tempel KM 3,5, Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman. Pesertanya beragam mulai dari kader ‘Aisyiyah, pengurus ranting, hingga warga sekitar yang datang untuk sama-sama memperkuat literasi hukum dalam keluarga. Dalam sambutannya, Ketua PCA Turi, Sri Winarti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan mengapa kegiatan ini penting. Ia menekankan bahwa pemahaman hukum dalam perkawinan bukan sekadar teori, tetapi bekal nyata untuk kehidupan keluarga. “Harapannya, sosialisasi ini bisa membantu mencegah KDRT, menekan angka perceraian, dan menguatkan keluarga agar lebih harmonis serta bermartabat,” tuturnya. Menurutnya, memahami hak dan kewajiban suami-istri adalah fondasi penting menuju keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Acara ini menghadirkan dua narasumber dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, yaitu Dr. Perwitiningsih, S.H., M.Kn. dan Dr. Septi Nur Wijayanti, S.H., M.H.. Selain sebagai dosen, Dr. Septi juga aktif di ‘Aisyiyah sebagai Ketua PRA Donokerto 1 dan Ketua Majelis Hak Asasi dan Hukum (MHH). Keduanya membawakan materi yang saling melengkapi: dari sisi hukum positif perkawinan hingga penguatan ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Islam. Dr. Perwitiningsih mengajak peserta memahami perlindungan hukum dalam perkawinan secara utuh—mulai dari legalitas pernikahan, hak istri dan anak, pencegahan serta penanganan KDRT, sampai jalur perlindungan hukum bagi korban. Ia mengingatkan bahwa literasi hukum sebaiknya dimulai sejak pra-nikah. Dengan begitu, pasangan paham konsekuensi yuridis seperti harta bersama, nafkah, pengasuhan anak, dan langkah hukum jika terjadi sengketa. “Perkawinan yang aman dan bermartabat perlu ditopang pengetahuan hukum yang memadai, terutama bagi perempuan agar tidak berada pada posisi rentan,” tegasnya. Sementara itu, Dr. Septi Nur Wijayanti menekankan peran ‘Aisyiyah sebagai agen perubahan di tingkat akar rumput dalam membangun keluarga sakinah. Menurutnya, organisasi perempuan punya posisi strategis dalam pendampingan keluarga, mediasi konflik, hingga mengarahkan akses layanan ketika muncul persoalan hukum. “Nilai-nilai, komunikasi pasangan, dan literasi hak hukum harus berjalan bersama. Dengan jejaring yang kuat, ‘Aisyiyah bisa membangun keluarga sakinah secara lebih sistemik,” ujarnya. Diskusi pun mengalir hangat dan interaktif. Peserta berbagi pengalaman dan bertanya soal pencatatan perkawinan, perlindungan korban KDRT, hak nafkah, hingga akses bantuan hukum. Para narasumber menanggapi dengan contoh kasus dan rujukan prosedur yang praktis, sehingga mudah dipahami dan diterapkan. Kegiatan ini juga menjadi momentum PCA Turi untuk menguatkan program edukasi pra-nikah dan pendampingan keluarga di tingkat ranting. Ke depan, akan ada kelas literasi hukum berkala, klinik konsultasi keluarga, serta penguatan jejaring dengan lembaga bantuan hukum. Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu menekan risiko kekerasan domestik, memperkuat ketahanan keluarga, dan menghadirkan keluarga-keluarga yang aman, bermartabat, serta berdaya di Kapanewon Turi. RepIndira PCA Turi Editor Arief Hartanto  MPI PDM Sleman

Loading

Bakti Sosial Siswa Kelas XII B SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta di TK ABA Krasakan

Tempel, PDMSleman.Or.Id Sebanyak 35 siswa Kelas XII B SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta melaksanakan kegiatan bakti sosial di TK ABA Krasakan, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman sosial yang bertujuan menumbuhkan empati, kepedulian, dan tanggung jawab di kalangan pelajar. Sejak pagi, para siswa hadir dengan mengenakan jas almamater. Mereka terlibat langsung dalam berbagai aktivitas bersama anak-anak TK, mulai dari permainan edukatif, pengajian singkat, hingga pendampingan belajar. Suasana berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan, sementara para guru TK mendampingi proses pembelajaran yang dikemas ringan dan menyenangkan. Ketua panitia kegiatan, Al-May Chanief Abiyyu, mengatakan bahwa bakti sosial ini dirancang untuk melatih kerja sama tim sekaligus memperkuat karakter sosial siswa. “Kami ingin teman-teman belajar hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan nyata, dan membangun kepekaan sosial. Bukan hanya memberi bantuan, tetapi juga membangun hubungan yang baik,” ujarnya di sela kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, panitia menyerahkan bantuan simbolis berupa alat tulis, perlengkapan kelas, serta mushaf Al-Qur’an untuk menunjang kegiatan belajar di TK. Pihak sekolah mitra menyambut baik dukungan tersebut. Kepala TK ABA Krasakan Sri Widayati menyampaikan apresiasi atas kepedulian para siswa. “Kehadiran kakak-kakak SMA memberi semangat baru bagi anak-anak. Bantuan perlengkapan belajar ini sangat bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari,” tuturnya.  Bakti sosial ini merupakan program pembinaan karakter yang mendorong siswa belajar langsung di tengah masyarakat. Kegiatan dirancang untuk menumbuhkan empati, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial sebagai bekal setelah lulus sekolah. Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama. Para siswa berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi kebiasaan baik yang terus berlanjut. “Kami ingin meninggalkan manfaat kecil, sekaligus membawa pulang pelajaran besar tentang arti peduli,” pungkas Al-May. Rep edirtor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Edukasi Kesehatan Dan Cek Kesehatan Gratis KKN UMY di Turi

Turi, Pdmsleman.Or.Id Kegiatan edukasi kesehatan dan cek kesehatan gratis digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga Padukuhan Sangurejo tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Hasil pengamatan dan diskusi bersama perangkat padukuhan menunjukkan bahwa kondisi kesehatan masyarakat secara umum tergolong baik. Meski begitu, pemahaman tentang pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang masih perlu terus diperkuat. Banyak keluarga yang belum sepenuhnya memahami kebutuhan gizi sesuai usia, pentingnya memantau tumbuh kembang anak, serta cara merawat kesehatan lansia agar tetap bugar dan mandiri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UMY REG–025 dibawah bimbingan DPL DR. H. Agus Nugroho Setiawan dan bertempat di wilayah Turi ingin membantu warga memahami bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama dalam keluarga. Edukasi yang diberikan menekankan pentingnya gizi seimbang sepanjang hayat, mulai dari balita, orang dewasa, hingga lansia. Selain itu, warga diajak memahami alasan mengapa asupan gizi yang cukup sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh, konsentrasi belajar anak, hingga kualitas hidup lansia. Kesadaran keluarga untuk saling menjaga kesehatan diharapkan tumbuh, tidak hanya ketika sakit, tetapi juga sebagai langkah pencegahan. Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu kedua pelaksanaan KKN, bertempat di wilayah Turi, dengan rangkaian acara berupa penyuluhan kesehatan tentang gizi anak dan perawatan kesehatan lansia. Materi disampaikan secara interaktif, dilanjutkan sesi tanya jawab agar warga dapat menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Selain itu, kader kesehatan dan orang tua didampingi dalam memahami cara memantau berat badan serta tinggi badan balita sebagai indikator tumbuh kembang. Layanan cek kesehatan gratis juga disediakan, meliputi pemeriksaan tekanan darah, berat badan, cek gula darah, serta konsultasi singkat dengan tenaga medis. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026 di Pendopo Embung Kaliaji, Padukuhan Sangurejo. Sekitar 35 warga, yang sebagian besar merupakan ibu-ibu dan lansia, hadir mengikuti kegiatan dengan antusias. Suasana pendopo yang terbuka membuat kegiatan terasa santai, sehingga peserta lebih leluasa berdiskusi tentang kebiasaan makan di rumah, pola aktivitas harian, serta keluhan kesehatan yang sering muncul. Narasumber kegiatan ini adalah dr. Fadhil Aulia Widianto, seorang dokter umum yang aktif berpraktik di Procto Clinic Jogja dan RSU Puri Husada. Ia menyampaikan materi dengan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan warga. Dalam pemaparannya, dr. Fadhil menekankan pentingnya gizi sesuai usia, deteksi dini gangguan pertumbuhan anak, serta upaya menjaga kualitas hidup lansia melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik ringan yang rutin. Warga menyambut baik kegiatan ini, terutama layanan cek kesehatan gratis yang dirasakan sangat membantu. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya tentang pola makan anak, cara mengontrol tekanan darah, hingga kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan di rumah agar tetap sehat. Ketua Karang Taruna Padukuhan Sangurejo, Agung, menyampaikan bahwa kegiatan ini tepat sasaran mengingat jumlah lansia di wilayah tersebut cukup banyak. Melalui pemeriksaan gula darah, para lansia menjadi lebih memahami kondisi tubuhnya, sehingga bisa mulai mengatur konsumsi gula dengan lebih bijak sesuai kebutuhan masing-masing. Rep Arief Hartanto

Loading

SMK Muhammadiyah 1 Sleman Ikuti Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Nasional di Makassar, Sulawesi Selatan

Sleman. Pdmsleman.Or.id SMK Muhammadiyah 1 Sleman bergabung dalam Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) Nasional yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, 12–14 Februari 2026. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Afifudin, menyampaikan bahwa siswa yang berangkat mengikuti cabang Film Indie adalah Dias Cahyo Pratama, Kusuma Mukti Abimanyu, dan Zaki Ahmad Fahrezi. Sementara cabang Dakwah Digital diikuti oleh Ma’ruf Rosyidi. Menurut Afifudin, para siswa tersebut sebelumnya berhasil meraih juara pada OlympicAD tingkat Provinsi DIY, sehingga berhak mewakili daerah pada tingkat nasional. “Mereka merupakan siswa yang telah meraih juara di tingkat Provinsi DIY dan kini mewakili DIY di ajang nasional. Ini menjadi kebanggaan bagi sekolah sekaligus motivasi bagi siswa lainnya,” ujarnya, Kamis (12/2/2026). Pada cabang Film Indie, tim SMK Muhammadiyah 1 Sleman mengusung karya berjudul “Dibalik Keterbatasan”.  Film tersebut diproduksi khusus untuk mengikuti OlympicAD ke-8 dan mengangkat kisah perjuangan seorang siswa dalam meraih cita-cita di tengah keterbatasan ekonomi, tekanan lingkungan, serta situasi yang tidak selalu berpihak. Melalui alur cerita yang sederhana dan komunikatif, ujar Afifudin, film ini menyampaikan pesan tentang pentingnya ketekunan, kesabaran, dan semangat pantang menyerah.  “Karya tersebut menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih harapan dan masa depan yang lebih baik,” jelasnya. Partisipasi SMK Muhammadiyah 1 Sleman dalam OlympicAD Nasional menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi siswa di bidang akademik maupun nonakademik, serta memperkuat karakter dan kreativitas generasi muda.  “Semoga semuanya mendapatkan pengalaman berharga dan hasil yang terbaik,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)

Loading