Amalan Penghapus Pahala

H. Agus Nugroho Setiawan Kajian Sabtu Pagi Masjid Baiturrahim Turi Sabtu, 4 Juli 2026 Setiap manusia pasti menginginkan surganya Allah SWT, namun apa yang dapat mengantarkan manusia pada surganya Allah SWT? Amal shalih? Ibadah? Pahala? Ternyata bukan itu semua. Sebaik apapun amal kita, sebanyak apapun pahala kita, tidak akan mampu membeli surganya Allah, tidak akan sebanding dengan surganya Allah. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Seseorang akan masuk surga bukan karena amalnya, tetapi karena Rahmat Allah SWT, maka bertindaklah yang lurus, baik dan benar” (HR Muslim). Jika bukan karena amal kita, lalu apa manfaat kita melakukan banyak amal shalih? Allah SWT telah mengingatkan manusia akan hakikat penciptaan manusia sebagaimana firman-Nya “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (QS Adz-Dzariyat: 56). Maka ketika Allah dan Rasul-Nya berkehendak memberikan perintah kepada manusia untuk banyak beibadah dan beramal shalih, itu menunjukkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Ketaatan yang dilakukan oleh manusia, akan berbuah Rahmat dari Allah SWT yang akhirnya akan mengantarkan kepada Surga Allah SWT. Dengan demikian, ada banyak amal shalih yang dapat dilakukan oleh manusia sebagai wujud ketaatan. Amal atau perbuatan manusia secara umum ada 2 yaitu amal baik, yang bermuara pada balasan berupa pahala sehingga pada saatnya nanti manusia akan mendapat nikmat, dan amal buruk (dzalim) yang bermuara pada balasan berupa dosa sehingga pada saatnya nanti manusia akan mendapat adzab atau siksa. Untuk dapat beramal shalih sejatinya tidaklah sulit, asalkan memenuhi 2 persyaratan yaitu ada niat dan ikhlas karena Allah SWT, serta sesuai dengan tuntunan atau yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Al Fudhail bin Iyadh berkata jika tidak memenuhi 2 persayaratan tersebut, maka amalan tersebut tidak akan diterima. Amal shalih hanya bisa dilakukan di dunia, dan Ketika manusia sudah sampai ajal (maut) maka sudah tidak bisa lagi beramal. Imam Ahmad bin Hambal berkata “Dunia ini Adalah negeri beramal, sedangkan akhirat Adalah negeri balasan. Maka barang siapa yang tidak beramal di sini (dunia), maka dia pasti akan menyesal di sana”. Kita harus sadari, pahami, dan waspadai bahwa ada amalan-amalan (perbuatan) yang dapat membuat pahala-pahala yang kita kumpulkan dapat berkurang, bahkan hilang, musnah tak tersisa sehingga menjadi muflis (bangkrut). Ada banyak amalan (perbuatan) yang dapat menyebabkan terhapusnya pahala, antara lain murtad dan syirik, yang termasuk dalam dosa besar. Allah SWT berfirman “Barangsiapa di antara kalian yang murtad dari agamanya kemudian mati dalam keadaan kafir, maka mereka itulah orang-orang yang terhapus amalannya di dunia dan akhirat. Dan mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal berada di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 217). Demikain juga halnya dengan syirik, Allah SWT mengingatkan, “”Seandainya mereka menyekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am: 88). Perjalanan panjang kehidupan manusia dengan segala aktivitasnya selalu digoda setan, baik sebelum, selama, maupun setelah amal shalih itu dilakukan. Ketika suatu amal shalih sudah dilakukan setan masih menggoda manusia. Terkait dengan hal itu, ada amalan yang dapat menyebabkan pahala berkurang bahkan hilang, yaitu perbuatan sum’ah dan riya’. Sum’ah berarti pendengaran, yaitu beramal agar didengar dan dibicarakan orang lain, dengan harapan dipuji dan dianggap hebat oleh manusia, sedangkan riya’ berarti menampakkan amal agar dilihat orang lain. Riya’ adalah beribadah atau berbuat baik dengan maksud mencari pujian dari manusia, bukan karena Allah. Allah SWT mengingatkan, “Maka, celakalah bagi orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, dan orang-orang yang berbuat riya’.” (QS. Al Ma’un: 4-6). Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda bahwa di hari kiamat nanti akan didatangkan tiga orang: seorang mujahid, seorang alim yang mengajarkan ilmu, dan seorang dermawan. Mereka semua dimasukkan ke neraka karena beramal untuk manusia, bukan karena Allah. “Dikatakan padanya, ‘Kamu melakukan itu agar disebut pemberani, atau disebut alim, atau disebut dermawan, dan sungguh kamu telah mendapatkan itu (di dunia).’” (HR. Muslim, no. 1905). Tidak setiap aspek kehidupan termasuk beribadah, perlu disampaikan kepada orang lain. Belajarah dari Uwais Al-Qarni, tidak terkenal di dunia tapi terkenal di langit. Penghapus pahala lainnya adalah tidak ikhlas dan mengingat / mengungkit pemberian. Al-mann (mengungkit-ngungkit sedekah), dan al-adza (menyakiti perasaan penerima) juga dapat membatalkan amal dari sedekahnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tiga golongan yang Allah tidak terima amal ibadahnya, yang wajib dan yang sunah: anak yang durhaka kepada orang tuanya, orang yang mengungkit-ungkit pemberiannya, dan orang yang mendustakan takdir.” (Hadits hasan, HR. Ibnu Abi ‘Ashim dalam kitab As-Sunnah no. 323, Ath-Thabrani dalam Al-Kabir no. 7547). Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengatakan, amalan yang tidak disertai dengan keikhlasan dan tidak sesuai tuntunan Nabi (tidak ittiba’) ibarat seorang musafir yang membawa bekal kantong penuh pasir. Ia hanya memberatkan tubuhnya, tetapi tidak memberikan manfaat atau pahala sedikit pun saat menghadap Allah SWT. Masih ada beberapa amalan yang dapat menghapus pahala, antara lain durhaka kepada kedua orang tua, meninggalkan shalat wajib terutama shalat asar, bid’ah  atau mengada-adakan dalam urusan agama, memelihara anjing, mengkonsumsi khamr (minuman keras), bermaksiat ketika sendiri atau sepi, menganggap dosa tersebut legal dan menceritakannya, serta membunuh tanpa hak. Oleh karena itu, hal yang penting untuk diperhatikan marilah kita berhati-hati dalam berkata dan bertindak, jangan sampai apa yang kita lakukan dapat mengurangi bahkan menghilangkan pahala amal shalih yang sudah kita lakukan.

Loading

Terinspirasi Film, AMM Ngaglik Salurkan Donasi Sepatu ke Panti Asuhan

Ngaglik, Pdmsleman.Or.Id Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ngaglik menyalurkan donasi sepatu kepada dua Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah pada Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan puncak dari gerakan pengumpulan donasi yang berlangsung selama dua pekan sejak pertengahan Juni. Penyerahan donasi dilakukan di dua lokasi, yakni LKSA Ashabul Kahfi di Moyudan dan LKSA Darussubusi di Kota Wates. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur AMM Ngaglik, mulai dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA), Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), hingga Gerakan Shadaqah Sampah (GSS) Muhammadiyah Ngaglik dan PK IMM UII. Gerakan donasi ini berangkat dari inspirasi sederhana, setelah menonton film Children of Heaven di bioskop karya Hanung Bramantyo. Film tersebut mengisahkan perjuangan anak-anak dalam keterbatasan sepatu sekolah. Dari situ, muncul gagasan untuk menghadirkan gerakan nyata bertajuk SPPG, singkatan dari Sepatu Penggerak Potensi Generasi. Ketua Panitia, Dafa Isandi Ananto, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai aksi sesaat, melainkan bisa menjadi gerakan berkelanjutan. “Semoga ini jadi agenda tahunan. Tahun depan bisa kita tambahkan yang lain, bisa tas, bisa seragam. Yang kami berikan mungkin kecil dan sedikit, tapi semoga bisa memberi semangat belajar untuk adik-adik,” ujarnya. Menurut Dafa, sepatu bukan sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga simbol dukungan terhadap semangat anak-anak untuk terus belajar dan berkembang. Ia menilai, bantuan sederhana dapat memiliki makna besar jika tepat sasaran dan dilakukan secara konsisten. Ketua PCPM Ngaglik, Muhammad Zulfi Ifani, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan kader sejak dini. Ia menekankan pentingnya menanamkan semangat ber-Muhammadiyah dalam setiap fase kehidupan. “Adik-adik, hari ini kami hadir sebagai sesama kader persyarikatan. Teruslah belajar, capailah mimpi-mimpi, tapi ingat untuk selalu aktif ber-Muhammadiyah di setiap fase umur adik-adik,” kata Ifani dalam sambutannya. Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Selain penyerahan donasi, para peserta juga berinteraksi langsung dengan anak-anak panti, berbagi cerita, dan memberikan motivasi. Bagi AMM Ngaglik, gerakan ini tidak hanya tentang bantuan materi, tetapi juga membangun kepedulian sosial di kalangan generasi muda Muhammadiyah. Melalui langkah kecil seperti donasi sepatu, mereka berharap dapat ikut mendorong lahirnya generasi yang lebih percaya diri, berdaya, dan memiliki harapan terhadap masa depan. Ke depan, gerakan SPPG diharapkan dapat terus berkembang, tidak hanya dalam bentuk donasi sepatu, tetapi juga kebutuhan lain yang menunjang pendidikan dan pengembangan potensi anak-anak. Rep Muhammad Zulfi Ifani PCPM Ngaglik,

Loading

Donor Darah PCM Berbah Awali Semarak Milad Muhammadiyah ke-114

Berbah, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah bekerjasama dengan PMI Sleman menyelenggarakan kegiatan Donor Darah pada hari Sabtu 4 Juli 2026 berlangsung di SD Muhammadiyah, Bulu beralamat di Caren, Jogotirto, Berbah , Sleman Yogyakarta. Selain PCM Berbah kegiatan tersebut didukung PMI Kapanewon Berbah, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Berbah, LAZISMU Berbah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jogotirto, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PCA) Jogotirto, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Jogotirto Kokam Berbah, SMART SMP Muhammadiyah Berbah, juga SD Muhammadiyah Bulu. Kegiatan tersebut sebagai awal rangkaian Semarak Milad Muhammadiyah ke-114 yang diselenggarakan PCM Berbah. Donor darah merupakan aksi kemanusiaan untuk peduli sesama juga merupakan sodakhoh yang bisa menyelamatkan nyawa manusia. Setiap tetes darah yang didonorkan menjadi harapan bagi yang membutuhkan.” Harapannya kerjasama Muhammadiyah dengan PMI akan terus berlanjut untuk kemanusiaan, melalui Donor Darah,” ucap ketua LAZISMU Berbah H. Ardi Sehami. Lebih lanjut H. Ardi menambahkan bahwa mengawali rangkaian Semarak Milad Muhammadiyah ke 114 selain aksi Donor Darah juga akan diselenggarakan khitanan masal pada hari Ahad 5 Juli 2026 masih bertempat di SD Muhammadiyah Bulu dimulai pukul 07.00 WIB. Pada kesempatan tersebut ketua PMI Kapanewon Berbah Dodit Suhardo menyampaikan terimakasih kepada PCM Berbah yang telah menginiasi kerjasama dengan PMI menyelenggarakan Donor Darah guna mencukupi stok darah yang di PMI Kabupaten Sleman. Perlu di ketahui bahwa kebutuhan darah PMl Kabupaten Sleman berkisar 3000 kantong setiap bulannya.Untuk itu dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta dalam program kemanusiaan berupa Donor Darah.“Donor Darah merupakan aksi kemanusiaan yang semoga bisa diartikan sebagai sodakoh. Yang akan mendapatkan imbalan pahala dari Allah.” ucapnya. Pemerintah Kabupaten Sleman lewat APBD membiayai proses pengambilan darah serta pengolahan darah. Perlu menjadi perhatian bahwa untuk pengolahan darah, tiap kantong darah memerlukan biaya 499 ribu rupiah. Darah tersebut diberikan secara gratis untuk masyarakat Sleman yang membutuhkan, melalui Rumah Sakit yang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Sleman.Program pelayanan darah gratis tersebut disiapkan dengan program Pelayanan Darah Sleman Gratis (LADAMANIS). PMI Kapanewon Berbah secara rutin menggelar Donor Darah tiap 3 bulan sekali dengan tempat berpindah di empat Kalurahan wilayah Kapanewon Berbah.PMI Sleman selalu bersedia kerjasama dengan kelompok manapun untuk pengambilan darah.” Semua itu sebagai upaya pemenuhan stok darah untuk program LADAMANIS.” jelas Dodit . Sementara itu ketua AMM Jogotirto Erlin Dwi Andriyanto yang biasa disapa Andri menyampaikan bahwa AMM Jogotirto selalu siap mendukung dan membantu semua program dari Muhammadiyah.Seperti saat ini dirinya bersama pengurus dan anggota AMM Jogotirto menyampaikan segala keperluan dalam aksi donor darah, baik berupa tempat serta sarana pendukungnya.” Kami senang bisa membantu kegiatan bapak bapak Muhammadiyah. Selain membantu kita bisa sambil belajar berkegiatan untuk estafet kepemimpinan di masa mendatang .”ujar Andri mewakili pengurus dan anggota AMM Jogotirto. rep Kusnadi Berbah Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

PRM Girikerto Dukung Penuh Gerakan 1.000 Ternak untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat

Turi, pdmsleman.Or.Id Suasana Masjid Aisyiyah Ponosaran Lor, Girikerto, Turi tampak berbeda dari biasanya. Puluhan jamaah inti dan pengurus berkumpul dalam sebuah konsolidasi yang tidak sekadar membahas kegiatan keagamaan, tetapi mulai membuka arah baru gerakan ekonomi berbasis komunitas dan umat: Microfarming dan ternak berjamaah. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi PRM Girikerto dalam menyatakan dukungan terhadap Gerakan 1.000 Ternak yang diinisiasi oleh TernakMU, komunitas ternak berbasis Muhammadiyah di bawah naungan Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Turi. Gerakan ini diproyeksikan sebagai model pemberdayaan ekonomi umat berbasis kolaborasi, bukan individualisme usaha. Ketua PRM Girikerto, H. Sumaryanto, SH., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar program peternakan, melainkan ruang tumbuhnya kemandirian ekonomi jamaah yang berakar pada nilai kebersamaan dan kebermanfaatan sosial. Antusiasme jamaah disebut meningkat seiring munculnya gagasan pemberdayaan yang lebih konkret dan aplikatif di tingkat akar rumput. Sementara itu, Sujatmoko selaku koordinator TernakMU Girikerto menekankan bahwa agenda ini tidak berhenti pada sesi presentasi semata. Lebih jauh, pertemuan ini menjadi ruang penguat silaturahmi warga Muhammadiyah Girikerto yang direkatkan melalui aktivitas produktif. Ia menegaskan bahwa TernakMU dirancang sebagai wasilah (perantara) untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis kebersamaan, di mana ternak tidak hanya menjadi komoditas, tetapi juga sarana konsolidasi sosial. Dalam pemaparannya, H. Akhmad Khairudin, M.B.A., selaku Ketua TernakMU, menjelaskan bahwa filosofi gerakan ini berakar pada nilai Al-Ma’un yang menekankan keberpihakan pada kelompok kecil dan rentan. Ia menilai konsep microfarming sangat relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat Sleman, khususnya Turi saat ini, di mana lebih dari 60% warga berprofesi pada sektor pertanian dan peternakan. Menurutnya, skema ternak skala rumah tangga yang dilakukan secara berjamaah mampu membentuk kekuatan ekonomi kolektif yang lebih stabil dibandingkan usaha individual. Konsolidasi jaringan peternak kecil ini diproyeksikan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang terstruktur, adaptif, dan memiliki daya tahan terhadap fluktuasi pasar yang selama ini didominasi mekanisme kapitalisme. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Muhammadiyah perlu tampil sebagai aktor pionir dalam penguatan ekonomi berbasis komunitas dan umat. Gerakan ini diposisikan bukan hanya sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai ekspresi nilai dakwah sosial yang menebar kebaikan dan kebermanfaatan. Nilai tersebut selaras dengan spirit “Sang Surya” yang menekankan keikhlasan dalam memberi tanpa mengharapkan kembali. Diskusi berlangsung dinamis ketika sesi tanya jawab dibuka. Jamaah menunjukkan antusiasme tinggi, terutama pada aspek teknis budidaya. Narasumber kemudian memaparkan data operasional terkait strain ayam kampung unggulan seperti Elba dan Kuntara 4 yang dikenal sebagai ayam kampung petelur dengan performa produksi stabil. Selain itu, dijelaskan pula bahwa siklus cashflow usaha berada pada rentang 2–3 bulan dengan potensi pendapatan yang relatif konsisten. Dalam paparan studi kelayakan, Khairudin menanggapi keraguan terkait isu penurunan profitabilitas sektor perunggasan akibat inflasi dan kenaikan harga pakan. Ia menegaskan bahwa asumsi tersebut tidak sepenuhnya tepat, dengan merujuk pada data performa beberapa batch TernakMU sebelumnya yang menunjukkan stabilitas pendapatan dalam enam bulan terakhir melalui testimoni peserta aktif. Sebagai penutup, kegiatan semakin menguatkan komitmen aksi nyata melalui pemberian stimulus berupa doorprize. Tercatat 30 DOC ayam Elba dan KUB dibagikan kepada dua peserta terpilih, satu ayam strain KOKAM (Komersial Kampung) karya TernakMU seekor jantan siap konsumsi usia tiga bulan berbobot kisaran 1-2 kilogram untuk satu peserta, serta satu fasilitas kandang sederhana untuk microfarming untuk peserta undian lainnya. Meskipun bernilai terbatas, stimulus ini diposisikan sebagai simbol dimulainya gerakan ekonomi nyata berbasis jamaah. Gerakan ini menegaskan satu pesan utama: setiap peserta tidak hanya pulang dengan pengetahuan, tetapi juga membawa “pekerjaan rumah” berupa komitmen untuk memulai aksi ekonomi produktif di lingkungan masing-masing. TernakMU Girikerto pun perlahan memposisikan diri sebagai model baru pemberdayaan ekonomi umat berbasis kolaborasi mikro yang terstruktur dan berkelanjutan. Rep M Khaoirudin Majelis Ekonomi PAriwisata PCM Turi Editor Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

PRM Ngentak Gelar Safari TernakMU, Dorong Gerakan 1000 Ternak untuk Kemandirian Umat

Turi, Pdmsleman.Or.Id PRM Ngentak, Bangunkerto, Turi, menyelenggarakan kegiatan bertajuk Safari TernakMU pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini digelar di Pendopo Masjid Sirotul Mustaqim Ngentak dengan menghadirkan jamaah dan pengurus Muhammadiyah, termasuk rombongan dari tamu undangan dari PCM Magelang. Di hariri oleh Pengurus PCM Magelang, PCM Turi, dan PRM Ngentak, pertemuan ini juga menghadirkan H. Akhmad Khairudin, M.B.A., Ketua TernakMU, komunitas Ternak Warga Muhammadiyah, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, narasumber menjelaskan konsep microfarming dan ternak berjamaah sebagai model peternakan non-kapitalis. Menurutnya, konsep ini menekankan semangat saling menguatkan antarpelaku ternak yang terkonsolidasi secara sistematis. Dengan pola tersebut, kekuatan peternak tidak lagi berdiri sendiri, tetapi tumbuh sebagai kekuatan berjaringan yang lebih kuat, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas bagi umat. “Sudah saatnya warga Muhammadiyah tidak menggantungkan diri pada kebijakan negara dan bantuan-bantuan lainnya. Kita harus cepat bergerak dan mandiri,” ujarnya dalam kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, TernakMU memperkenalkan inisiatif Gerakan 1000 Ternak bagi warga Muhammadiyah di Yogyakarta dan sekitarnya. Gerakan tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian umat, memperkuat ekonomi jamaah, serta berkontribusi pada upaya swa sembada pangan berbasis komunitas. Gerakan 1000 Ternak pada mulanya Adalah inisiatif  Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Turi melalui wadah komunitas ternak, TernakMU. Program ini menjadi wujud bahwa Muhammadiyah mampu bersinergi antarpelaku ternak, berinovasi dalam menciptakan produk komersial berbasis hasil ternak. Selain pemaparan materi, kegiatan Safari TernakMU juga berlangsung meriah dengan pemberian doorprize berupa DOC (Day-old Chicken) ayam Elba dan KUB, serta kandang ayam skala mikro bagi peserta yang hadir. Doorprize tersebut diharapkan dapat menjadi trigger semangat jamaah untuk mulai mencoba beternak dari  langkah kecil awal untuk cita-cita yang besar. Antusias peserta Safari TernakMU mulai terlihat saat sesi tanya jawab. Pertanyaan teknis dan non teknis menjadi suasana interaktif di akhir presentasi konsep microfarming dan ternak berjamaah ini. Selain itu testimoni peserta ternak dari TernakMU PCM Turi yang hadir dan saat ini telah berhasil dalam batch sebelumnya juga berbagi pengalaman dan “transfer knowledge” kepada para peserta yang masih awam untuk mejelaskan bahwa konsep ternak ini sangat mudah dan praktis, bahkan tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk memulainya. Karena pembesaran 30 ekor DOC  hanya disiapkan tempat skala rumah tangga dengan penerangan Listrik tidak lebih dari 40 watt dan pakan starter yang tidak melebihi 1 sak sampai 2 bulan. Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, yang akrab disapa pak Bara, menyampaikan bahwa dirinya bergabung dalam komunitas TernakMU dan terjun melakukan ternak dengan metode microfarming ini dan telah  merasakan langsung hasilnya. Menurutnya, pola beternak yang dikembangkan TernakMU memberikan peluang ekonomi yang realistis bagi warga Muhammadiyah. “Setelah ikut serta dalam program TernakMU ini, saya merasakan keuntungan yang rasional hanya dengan beternak kurang dari dua bulan untuk mencetak pullet ayam Elba namun hasil penjualan dan biaya yang saya keluarkan memberikan margin yang signifikan. Harapannya, konsep ternak ini perlu kami tularkan dan dikembangkan kepada jamaah dan warga Muhammadiyah lainnya agar keberkahan ini terus mengalir,” ungkap Bara. Melalui Safari TernakMU, PRM Ngentak bersama PCM Turi berharap gerakan peternakan berjamaah ini dapat diperluas ke berbagai ranting dan cabang Muhammadiyah di Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan semangat ta’awun, inovasi, dan kemandirian, Gerakan 1000 Ternak diharapkan menjadi salah satu model pemberdayaan ekonomi umat yang produktif dan berkelanjutan.  Rep H. Khaoirudin  Turi Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PRM Tamanmartani Utara Perkuat Semangat Muharram dan Program Masjid Dampingan

Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamanmartani Utara menggelar kajian rutin yang dilanjutkan dengan rapat kerja pada Senin (29/6/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 19.45 WIB tersebut berlangsung di kediaman H. Taufiq Sukmawan, Kenaji, Tamanmartani, Kalasan, dan dihadiri pengurus serta warga Muhammadiyah setempat. Kajian malam itu disampaikan oleh Drs. H. Agus Jati Susilo dengan mengangkat tema muhasabah atau introspeksi diri dalam menyambut datangnya bulan Muharram. Menurutnya, pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi momentum bagi setiap muslim untuk memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan amal kebaikan. “Mari menjadikan Muharram sebagai momentum memperbaiki diri. Barang siapa hari ini lebih baik dari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung. Jika hari ini sama dengan kemarin, maka ia merugi. Dan apabila hari ini lebih buruk dari kemarin, maka ia termasuk orang yang celaka,” tuturnya di hadapan jamaah. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat dalam berjuang di jalan dakwah, tetap istiqamah, serta bersabar menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, amal yang dilakukan secara konsisten akan memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan amal yang banyak tetapi tidak berkelanjutan. Suasana kajian berlangsung khidmat. Para jamaah tampak mengikuti materi dengan penuh perhatian dan antusias hingga akhir sesi. Setelah kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja PRM Tamanmartani Utara. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah tindak lanjut program masjid dampingan yang menjadi perhatian ranting. Dalam rapat tersebut, pengurus membahas langkah-langkah penguatan pembinaan di Masjid Tamanan Pabrik, sebuah masjid wakaf Muhammadiyah yang berada di wilayah setempat. Pengurus bersepakat untuk segera menjalin koordinasi dengan takmir masjid guna menyinergikan berbagai program pembinaan, kegiatan dakwah, serta upaya memakmurkan masjid. Program ini diharapkan mampu memperkuat fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan umat, pendidikan, dan pembinaan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Melalui kajian dan rapat kerja tersebut, PRM Tamanmartani Utara berharap lahir semangat baru bagi seluruh kader dan warga Muhammadiyah untuk terus bergerak aktif dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Rep  Tomy Nugroho PRM Tamanmartani Utara Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

PRM Wedomartani Barat Resmikan Kebun Buah Unggul dan Gelar Giat Tanam Pohon

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wedomartani Barat bekerja sama dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Giat Tanam Pohon dan Peresmian Kebun Buah Unggul pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Jl. Saren, Wedomartani, Ngemplak, Sleman ini menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset wakaf untuk kemaslahatan umat. Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST, Ketua Majelis Lingkungan Hidup PDM Sleman, Kusno Wibowo, ST., M.Si, dan Agus Kurniawan, S.Hut., M.Sc.dari BRIN sebagai pemateri Sosialisasi Penghijauan. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh jajaran pengurus Muhammadiyah, warga sekitar, serta para relawan yang turut berpartisipasi dalam penanaman pohon. Dalam sambutannya, Ketua PRM Wedomartani Barat, M. Yusuf Hendri Wibowo, ST. menyampaikan bahwa masih banyak tanah wakaf milik Muhammadiyah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, program Kebun Buah Unggul menjadi salah satu langkah strategis agar aset wakaf dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Melalui program ini, kami berharap tanah wakaf Muhammadiyah tidak hanya terjaga keberadaannya, tetapi juga mampu menghasilkan nilai ekonomi yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi sarana pelestarian lingkungan,” ungkapnya. Kepala DLH Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kegiatan menanam pohon sebagai budaya. Ia menjelaskan bahwa pohon memiliki banyak manfaat, mulai dari menghasilkan oksigen, menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon, hingga membantu mencegah banjir dan longsor. Oleh karena itu, gerakan menanam pohon perlu terus digalakkan sebagai investasi bagi generasi mendatang. Sementara itu, Ketua MLH PDM Sleman, Kusno Wibowo, ST., M.Si, menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan di tengah kondisi bumi yang semakin memprihatinkan. Menurutnya, kualitas udara bersih semakin menurun akibat polusi, sementara sumber-sumber air juga terus mengalami penyusutan. Karena itu, gerakan penghijauan harus menjadi tanggung jawab bersama sebagai upaya menjaga keberlangsungan kehidupan. Pada sesi Sosialisasi Penghijauan, Agus Kurniawan, S.Hut., M.Sc. mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui berbagai kegiatan penghijauan. Ia menegaskan bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, maupun generasi yang akan datang. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Kebun Buah Unggul sebagai simbol dimulainya pemanfaatan lahan wakaf Muhammadiyah secara produktif. Selanjutnya, seluruh peserta melakukan penanaman pohon secara bersama-sama sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, PRM Wedomartani Barat berharap semangat menjaga lingkungan dan mengoptimalkan pemanfaatan tanah wakaf dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata, baikdalamaspeklingkungan, sosial, maupunekonomi. Rep Yusuf HW MLH PDM PRM Wedomartani Barat Ngemplak Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Sinergi Kokam, Banser, dan Garfa Amankan Gebyar Muharam MUI Depok

Depok, Pdmsleman.Or.Id Sinergi Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam), Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Garda Fatayat (Garfa) turut mengamankan pelaksanaan Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Jumat (26/6/2026). Kehadiran personel dari ketiga organisasi tersebut mendukung kelancaran kegiatan sehingga ratusan jemaah dapat mengikuti rangkaian acara dengan aman dan tertib. Senior Kokam Depok, Sukirman, mengatakan keterlibatan Kokam dalam pengamanan merupakan bagian dari pengabdian organisasi kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan umat. “Menjaga keamanan kegiatan masyarakat merupakan salah satu bentuk pelayanan kami. Ketika situasi berlangsung tertib dan kondusif, masyarakat dapat beribadah serta mengikuti kegiatan dengan lebih tenang dan khusyuk,” ujarnya. Ia menjelaskan, pengamanan dilaksanakan secara terpadu bersama Banser dan Garfa dengan mengedepankan koordinasi, komunikasi, dan semangat saling membantu. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kapanewon Depok, Sunhaji, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel Kokam, Banser, dan Garfa yang telah berperan aktif mengawal pelaksanaan Gebyar Muharam hingga berjalan lancar. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengabdian seluruh personel yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan umat, di mana berbagai organisasi dapat bersinergi dalam satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Menurutnya, kolaborasi antarelemen umat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. MUI akan terus mendorong terjalinnya kerja sama yang baik dengan berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta mendukung pembangunan Kabupaten Sleman yang religius, aman, dan berkeadaban. Rep Athiful Depok

Loading

SMK Muhammadiyah 1 Turi Raih Juara Umum Nasional, Pecahkan Rekor Perakitan Komputer 40 Menit

Malang Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Muhammadiyah 1 Turi. Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini berhasil meraih predikat Juara Umum tingkat nasional kategori SMA dan SMK dalam ajang kompetisi teknologi yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Malang pada 22–23 Juni 2026. Keberhasilan tersebut diraih setelah tim SMK Muhammadiyah 1 Turi tampil gemilang pada dua cabang lomba yang menjadi sorotan, yakni PC Assembly (Perakitan Komputer) dan Hackathon Web Profile. Berbekal kemampuan teknis, kerja sama tim, serta persiapan yang matang, para siswa mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Momen yang paling menyita perhatian terjadi pada cabang PC Assembly. Tim SMK Muhammadiyah 1 Turi berhasil menyelesaikan proses perakitan komputer beserta instalasi sistem operasi hanya dalam waktu 40 menit. Catatan waktu tersebut menjadi pencapaian luar biasa yang disebut-sebut melampaui rekor kompetisi pada tahun-tahun sebelumnya. Kecepatan dan ketelitian tim mendapat apresiasi langsung dari dewan juri. Hasil tersebut mengantarkan mereka meraih Juara 1 PC Assembly sekaligus Nomine 1 Fastest PC Assembly. Salah satu anggota tim, Eka Widya, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, pengalaman melakukan kesalahan justru menjadi pelajaran penting dalam proses kompetisi. “Kami melakukan kesalahan di awal, namun yang kami ingat adalah belajar dari kesalahan dan tidak pernah berhenti ataupun menyerah. Dari situ kami terus memperbaiki diri hingga mampu menyelesaikan tantangan dengan baik,” ujar Eka Widya. Selain sukses di bidang perakitan komputer, prestasi individu juga diraih oleh Aditya Alfiansyah yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi, kemampuan teknis, dan konsistensinya selama mengikuti rangkaian kompetisi. Sementara itu, tim Hackathon Web Profile juga menunjukkan performa yang tidak kalah membanggakan. Mereka berhasil masuk jajaran terbaik dengan meraih Nomine 3 Kategori Best Presentation Web Profile, menambah perolehan poin penting bagi sekolah. Adapun daftar prestasi yang berhasil diraih SMK Muhammadiyah 1 Turi dalam kompetisi tersebut meliputi Juara Umum SMA dan SMK Tingkat Nasional, Juara 1 PC Assembly, Juara MVP atas nama Aditya Alfiansyah, Nomine 1 Fastest PC Assembly dan Nomine 3 Best Presentation Web Profile Guru Produktif Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 1 Turi, Budi Putra, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras siswa, pendamping, dan dukungan sekolah dalam mengembangkan kompetensi teknologi informasi. Menurut Budi, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing di tingkat nasional apabila diberikan ruang untuk berinovasi dan mengasah keterampilan sesuai perkembangan industri digital. “Prestasi ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa tidak hanya berada pada tataran teori, tetapi juga mampu dibuktikan melalui kompetisi yang menuntut kecepatan, ketepatan, kreativitas, dan kerja tim. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” katanya.

Loading

Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.