Sambut Tahun Ajaran Baru, SD MBS Prambanan Launching Smart Class

Prambanan. Pdmsleman.Or.Id SD MBS Prambanan resmi meluncurkan program Smart Class dengan tema “Smart Class, Smart Kids, Smart Parents” pada Selasa siang, 8 Juli 2025, bertempat di Masjid Al-Birr. Kegiatan ini dihadiri oleh wali murid kelas 1 sebagai bentuk sinergi antara sekolah dengan orang tua dalam mewujudkan pendidikan yang modern dan bermakna. Launching ini diresmikan oleh Ustaz Agus Yulianto, M.Pd., selaku Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan turut dihadiri oleh Ustaz Didik Riyanta, S.Sos.I, Pimpinan Pondok Pesantren Modern (PPM) MBS Yogyakarta. Sebagai bagian dari PPM MBS Yogyakarta, SD MBS Prambanan terus berinovasi dalam menyelaraskan nilai-nilai pesantren dengan kebutuhan pembelajaran masa kini. Dalam sambutannya, Ustaz Agus menyampaikan bahwa kualitas sebuah sekolah sangat ditentukan oleh kualitas pembelajaran di dalam kelas. “SD MBS Prambanan telah menunjukkan langkah nyata dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui konsep Smart Class,” ujarnya. Acara peresmian dilanjutkan dengan praktik pembelajaran langsung oleh tim pengajar ustazah SD MBS Prambanan. Suasana berlangsung seru dan interaktif. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan belajar menggunakan smart TV, mencoba media interaktif yang mendukung pemahaman mereka terhadap materi pembelajaran. Kepala SD MBS Prambanan, Ustazah Rizana, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Smart Class merupakan bagian dari program unggulan SD MBS Prambanan dan bentuk komitmen sekolah dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang cerdas dan bermanfaat bagi umat. Dengan peluncuran Smart Class ini, SD MBS Prambanan semakin memantapkan langkahnya sebagai sekolah dasar berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman Rep :. (Arumnoviana SD MBS)

Loading

Parenting Ortu Kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Psmsleman.Or.Id Seorang Ibu harus dihormati suami bahkan sampai disebut 3 kali oleh Nabi Muhammad SAW karena seorang Ibu itu berjasa yaitu saat hamil, dan kemudian menyusui. Jadi seorang suami harus berterima kasih kepada istri dan seorang istri harus berterima kasih kepada suami. Bahkan dalam setiap harinya sebelum tidur harus menyampaikan ucapan terima kasih dan mohon maaf kepada suami dan sebaliknya.  Hal ini kalau bisa anak mengetahui terhadap keharmonisan seorang suami istri agar seorang anak tenang belajarnya. Selanjutnya seorang anak itu akan merasa kangen terhadap orang tuanya. Jangan sampai problem keluarga atau cekcok suami istri anak mengetahuinya, maka dibiasakan agar anaknya diberikan kenyamanan sehingga tenang untuk belajar. Ada 5 hal yang harus dilakukan orang tua dan anak yaitu pertama berbakti kepada Allah dan kepada orang tua, kedua, pranatan atau aturan diikuti baik Al Qur’an atau hadist, ketiga, bekerja harus dilakukan dengan rajin, keempat kerukunan terus dilakukan dan dijaga, cecongkrahan atau perpecahan agar dihindari.Pendengaran dan penglihatan itu 90 persen berpengaruh terhadap belajar anak. Kita tunjukkan kebanggaan dan kebahagiaan sekolah di SMP Muhammadiyah 2 Godean.  Demikian beberapa strategi dalam menjalin hubungan keharmonisan keluarga sangat penting untuk kita lakukan jelas Ustadz Drs. H. Sukirman, MA dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman dalam Parenting bagi ortu siswa kelas 7 dan 8 SMP Muhammadiyah 2 Godean pada Selasa, 24 Juni 2025 di Komplek Masjid At Tauchid SMP Muhammadiyah 2 Godean beralamat di Sembuh Kidul Sidomulyo Godean Sleman.  Selain itu disampaikan oleh kepala sekolah SMP Muhammadiyah 2 Godean Wahdan Arifudin, S.Pd dalam sambutan pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan selama ini untuk terus bersama-sama menyiapkan putra-putri calon penerus bangsa dengan pembiasaan yang kuat dan penguatan karakter bagi murid untuk masa depan menjadi generasi sholeh dan sholihah.  “Kita merasa senang karena disatukan dalam sekolah berbasis agama dan Muhammadiyah karena Insya Allah putra putri yang belajar di SMP Muhammadiyah 2 Godean akan menjadi generasi penerus dan calon pemimpin yang akan lebih maju dan memiliki pondasi agama yang kuat kelak pasti akan sukses dengan pembiasaan ilmu umum dan penguatan agama berupa sholat duha, dzikir, doa, tadarus, sholat dzuhur dan asar serta penguatan karakter lain akan mampu menghadapi dinamika masa depan.” tegas Wahdan. Rep  H. Wahdan A   SMP Mugo MPI PDM Sleman

Loading

Kemah HW ( Hizbul Wathan )Pangkalan SMK Muhammadiyah 1 Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Kamis, 16 Dzulhijah 1446 H bertepatan dengan 12 Juni 2025 di Bumi Perkemahan PUTM Kaliurang Sleman Yogyakarta digelar acara Kemah HW ( Hizbul Wathan )Pangkalan SMK Muhammadiyah 1 Sleman, pada Kamis, 16 Dzulhijah 1446 H bertepatan dengan 12 Juni . Kemah diawali dengan Upacara pembukaan dengan Inspektor Upacara Ramandha H. Harjaka, S.Pd., S. Ag., MA. Ketua PDM Sleman Yogyakarta yang bahwa “ Kepanduan HW merupakan kepanduan yang cukup tua, yang kemudian muncul kepanduan Pramuka dan juga memberikan apresiasi pelaksanaan kemah ini, yang merupakan langkah AUM untuk menumbuh kembangkan karakter kecakapan hidup para peserta”. Turut memberikan penjelasan Suwarta Kepala Sekolah, langkah ini dapat mengaplikasikan  7-KAIH (7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) berbagai acara seperti Caraka Malam, Out bound dan Api Unggun menambah aplikatif dari pembelajaran deep learning yaitu kegiatan pembelajaran  yang mendalam, bermakna dan menggembirakan. Rep  M. Afif

Loading

Workshop Inovasi Pembelajaran Digital di SMP Muhammadiyah 2 Godean

Godean, Pdmsleman.Or.id Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 2 Godean yang beralamat di Sembuh Lor Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta telah dilaksanakan workshop bagi guru-guru SMP Muhammadiyah 2 Godean, Rabu, 11 Juni 2025 dengan mengambil tema “Inovasi Pembelajaran Digital Berbasis Gamifikasi dalam mewujudkan Pendidikan Islam Berkemajuan”. Menurut Kepala Sekolah Wahdan Arifudin, S.Pd menyampaikan bahwa workshop ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru di tengah tantangan Pendidikan di negara Indonesia diantaranya pertama, masa depan yang tidak bisa diprediksi. Hal ini menjadikan upaya kita selaku pendidik untuk menyiapkan murid-murid yang cakap dan terus melakukan inovasi pembelajaran, saat ini kita dihadapkan pesatnya AI (Artificial Inteligen) atau kecerdasan buatan, robotic yang menggantikan manusia, otomatisasi pekerjaan dan lain-lain.  Kedua adalah bonus demografi dimana penduduk usia 15 sampai 64 tahun akan mendominasi sekitar 68% di tahun 2035. Ketiga Mutu Pendidikan yang mengalami penurunan; literasi, numerasi, hasil UN selama 2015 sampai 2019 mengalami penurunan sekitar 15% serta hasil PISA (Program for International Student Assesmen) mengalami penurunan sebesar 6,5 % untuk periode 2015 – 2022.  Hal ini menunjukkan kualitas hasil belajar menjadi tantangan Pendidikan dimana levelnya masih rendah dan kewajiban kita untuk terus meningkatkan diantaranya melalui workshop ini. Selain itu program Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning yang menjadi program kementrian pendidikan dasar dan menengah menjadi suatu solusi dalam menjawab tantangan di atas. Pembelajaran mendalam harus saling memuliakan antara guru dan murid, didalamnya harus berkesadaran atau mindfull, meaningfull atau bermakna dan joyfull atau menggembirakan.  Untuk itu kami ucapkan terima kasih atas pengabdian masyarakat dari Prodamat Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta di bawah bimbingan Dr. Betty Mauli Rosa Bustam, MA..  Selanjutnya materi workshop disampaikan oleh Muh. Rifki Hidayat, S.Ag Mahasiswa Program Magister PAI UAD Yogyakarta yang juga guru PAI SMP Muhammadiyah 2 Godean. Disampaikan bahwa seorang guru harus terus berinovasi dalam proses pembelajaran,  metode pembelajaran yang belum dilakukan dan bersifat digital harus terus dilakukan dimana kita menghadapi murid generasi Alpha dimana anak-anak kita lebih cenderung instan, membaca yang singkat, tayangan singkat. Untuk itu dalam proses pembelajaran inovasi guru diantaranya dengan gamifikasi yang menarik dan menumbuhkan kesadaran murid. Tindaklanjut workshop ini setiap guru membuat game berupa pemanfaatan aplikasi kahoot. Pengirim : Humas SMP Muhammadiyah 2 Godean

Loading

Kokohkan Kemandirian, IGABA Lantik Pengurus Baru

Sleman, Bertempat di aula BAPPEDA Pemda Sleman Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten pada hari Rabu 5 Juni 2025 melantik pengurus baru IGABA ( Ikatan Guru aisyiyah Bustanul Athfal ) periode 2025 – 2029. Hadir dalam acara Bunda PAUD Kabupaten Sleman ibu Mila Harda Kiswaya ( istri bupati Sleman ), Sugeng Syaifullah,S.HI, M.Pd Dinas Pendidikan Sleman, Ali Affandi S.Ag dari Kemenag Sleman, Kus Indarti wakil IGABA DIY dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutan pengantar Hanik Rosyada selakyu Ketua Aisyiyah daerah sleman menyampaikan bahwa ” Aisyiyah adalah pelopor Pendidikan kaum perempuan dan anak. Sejak tahun 1919 sebelum negeri ini merdeka Nyi Ahmad Dahlan telah mengawali perkumpulan Sopo Tresno Wanito dan kelompok sinau anak-anak yang disebut Frobel”. Pada perkembangannya di Sleman telah ada 199 lembaga PAUD dan TK ada didalamnya. Bahkan PP Aisyiyah baru saja ground breaking untuk menfirikan TK ABA Semesta di Bodeh Ambarketawang Gamping. Layanan pendidikan anak usia dini yang global dan multi baik bahasa, budaya, agama namun tetap menuju akhlak mulia cerdas berdasarkan Al Qur’an dan Sunah Rasul. Bunda PAUD Mila Harda Kiswaya menguatkan peran Aisyiyah dalam pendidikan di Sleman. Generasi emas yang ditarget tahun 2045 terwujud memerlukan peran dan perjuangan TK ABA. Di telapak kakimu terbentang surgaDitanganmulah nasib bangsa mari beramal dan berdarma bakti penuh karunia. Dilantik oleh bunda Naryatun selaku ketua majlis PAUDASMEN bunda Retnoningsih,.S.Pd.AUD dari TK ABA Dadapan Godean beserta jajaran pimpinan. Selamat bekerja mengabdi untuk bangsa melalui jalur pendidikan Anak Usia Dini. Rep Hanik Rosyada M.Pd

Loading

 Civitas SMK Muhammadiyah 1 Sleman Gelar Tadabbur Alam Peringati Milad Muhammadiyah ke-116

Sleman, Pdmsleman.Or.id Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah (8 Dzulhijjah 1330 H – 8 Dzulhijjah 1446 H), SMK Muhammadiyah 1 Sleman menggelar kegiatan Tadabbur Alam yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, termasuk guru, karyawan, serta siswa-siswi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Juni 2025, yang bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1446 H. Tadabbur alam ini mengambil rute dimulai dari lapangan sekolah, kemudian melintasi dusun Panasan, Tegalsari, Sebayu, Panggeran, dan berakhir kembali di lapangan sekolah. Sepanjang perjalanan, para peserta diajak untuk menikmati keindahan alam sekaligus merenungkan nilai-nilai perjuangan yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah selama lebih dari satu abad.  Kepala SMK Muhammadiyah 1 Sleman, Suwarta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan fisik, namun juga sebagai refleksi spiritual dan ideologis dalam mengenang kiprah Muhammadiyah. “Pada hari ini, Rabu, 8 Dzulhijjah 1446 H bertepatan dengan 4 Juni 2025, seluruh civitas SMK Muhammadiyah 1 Sleman melaksanakan Tadabbur Alam dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-116 Hijriyah Selamat Milad Muhammadiyah ke-116 H,” ujar Suwarta. 116 bukanlah angka yang kecil, ini menunjukkan bahwa kekuatan dan ketahanan organisasi Persyarikatan Muhammadiyah tetap kokoh berdiri. Semoga semangat, ikhtiar dan keikhlasan kita semua selaku penggerak roda persyarikatan akan selalu membara. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap Persyarikatan Muhammadiyah dan memperkenalkan lebih luas kepada warga sekolah serta masyarakat sekitar bahwa Muhammadiyah telah berjuang selama 116 tahun untuk mencerahkan bangsa Indonesia di berbagai aspek, mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan, hingga dakwah. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan semarak, serta diwarnai dengan antusiasme seluruh peserta yang menjadikan momen ini sebagai ajang kebersamaan dan pembelajaran nilai-nilai keislaman dan ke-Muhammadiyahan. Reportase M. Afif SMK Munas Editor  Arief Hartanto MPI PDM SLeman

Loading

SMP Musade Konsisten Lahirkan Generasi Unggul

Depok, Pdmsleman.Or.Id SMP Muhammadiyah 1 Depok (Musade) Sleman menyelenggarakan kegiatan pelepasan purna siswa angkatan ke-54 yang berlangsung penuh khidmat di Aula sekolah setempat, Senin (2/6/2025). Pelepasan ini menjadi momentum membanggakan bagi peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan menengah pertama. Karena setelahnya, mereka bersiap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dengan bekal akademik dan nilai-nilai kemuhammadiyahan yang telah ditanamkan selama tiga tahun. Kepala SMP Musade Sleman, Abidin Fuadi, mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh anak didiknya. Ia juga turut berterima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama menuntut ilmu. “Kami berterima kasih kepada wali murid yang senantiasa mendukung pendidikan anak-anak selama ini,” ujar dia. Abidin mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan motivasi kepada peserta didik yang telah berjuang menyelesaikan masa studi selama tiga tahun di SMP Musade Sleman. Ia menekankan pentingnya pengembangan karakter unggul dan internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bekal berharga dalam menempuh pendidikan lanjutan. “Teruslah melangkah dengan integritas, kerja keras, dan semangat belajar tinggi. Insya Allah, kesuksesan selalu menyertai derap langkah anak-anakku di mana pun berada,” katanya. Di akhir sambutannya, Abidin mengajak para siswa untuk belajar dari filosofi pohon kelapa. Menurutnya, pohon kelapa banyak mengajarkan tentang ketahanan, kebermanfaatan, dan selalu terus belajar dalam kehidupan. “Pohon kelapa mampu bertahan dalam berbagai situasi, misalnya diterpa angin kencang. Ini mengajarkan kita untuk memiliki ketahanan fisik dan mental kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan,” ungkapnya. Selain itu, terusnya, setiap bagian pohon kelapa yang bermanfaat bagi kehidupan manusia mengajarkan pentingnya memberikan kontribusi positif kepada lingkungan masyarakat sekitar. “Terakhir, pohon kepala menekankan pentingnya belajar terus menerus dan mengembangkan diri, seperti pohon kelapa yang terus tumbuh tinggi menjulang,” pungkasnya. Mengusung tema “Being an Educated, Virtuous, and Wise Intelectual” kegiatan ini diikuti sebanyak 115 siswa kelas IX SMP Musade Sleman. Acara pelepasan ditutup dengan doa, sesi foto setiap kelas dengan wali kelas, serta foto bersama seluruh guru dan karyawan SMP Musade Sleman. Rep Athiful/KIM Depok)

Loading

Kewajiban Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Depok, Pdmsleman.Or.Id Konsep pendidikan menurut Islam, tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab utama orang tua, yaitu mendidik generasi penerus. Hal ini terungkap dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 9, yang menegaskan kewajiban orang tua dalam mempersiapkan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Hal ini ditegaskan Muhammad Jumiran dalam acara pelepasan purna siswa angkatan ke-54 SMP Muhammadiyah 1 Depok, Sleman, Senin (2/6/2025) di Aula sekolah setempat. Jumiran menjelaskan tiga poin penting terkait tanggung jawab orang tua yang terkandung dalam surat an-Nisa ayat 9 tersebut. Ketiga poin itu, menurutnya, meliputi pendidikan jasmani dan akal, pendidikan akidah, dan pendidikan akhlak dan karakter. “Redaksi ‘zurriyatan dhiafan’ (keturunan yang lemah) ini menegaskan pentingnya menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang kuat, hebat, dan kokoh, baik itu secara fisik maupun intelektual,” ungkapnya. Menurutnya, kewajiban orang tua memberikan bekal pendidikan jasmani dan akal yang baik untuk memastikan generasi penerusnya tidak menjadi generasi yang lemah dan tertinggal, baik dalam kesehatan maupun daya pikir. Selain pendidikan jasmani dan akal, Jumiran menjelaskan pentingnya mendidik anak terkait akidah, yang disinggung dalam ayat dengan perintah “falyattaqullah” (bertakwalah kepada Allah). Menurutnya, pemahaman mengenai akidah menjadi fondasi utama bagi setiap muslim, tidak terkecuali anak-anak.  “Dua aspek tauhid yang perlu diajarkan sejak dini yaitu tauhid rububiyah dan tauhid uluhiyah,” ujar dia. Adapun kalimat “wal-yaqulu qawlan sadidan” (hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar), menurut Jumiran, merujuk pada urgensi penanaman akhlak dan karakter seorang anak. Ia berujar, bahwa orang tua harus mendidik anak-anak untuk memiliki karakter yang jujur, amanah, rendah hati, sabar, pemaaf, suka menolong, dan sebagainya. “Dalam kehidupan sehari-hari, orang tua harus menjaga ucapan dan tindakan agar memberikan teladan dan uswah yang baik bagi anak-anaknya,” pungkasnya. Wakil Ketua PCM Depok Sleman ini menegaskan, bahwa dengan memegang tiga poin prinsip yang digariskan Al-Qur’an, orang tua dapat mendidik generasi yang tidak hanya sukses di dunia, tetapi juga memiliki bekal akhirat yang cukup. Karena itu, ia mengajak orang tua yang hadir menjadikan pendidikan anak sebagai investasi jangka panjang untuk kebaikan keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Rep (Athiful/KIM Depok)

Loading

Tutup Tahun dan Pentas Seni Kelompok Bermain Aisyiyah Insan Mutaqin

Turi, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menutup tahun ajaran dan merayakan pencapaian anak-anak, Kelompok Bermain Aisyiyah Insan Mutaqin menggelar acara Pentas Seni Kolosal bertajuk “Gerakan Aku BISA: Aku Suka Buah, Ikan, Sayur, dan Air Putih” pada Rabu 28 Mei 2025 berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Lurah Wonokerto, Ibu PAUD Wonokerto, PCM, PCA, PCA Majelis PAUD Dasmen, Pra Dadapan, dan PRM Dadapan. Pentas seni yang berlangsung meriah ini menampilkan kostum-kostum unik yang menggambarkan tema kesehatan dan gizi. Anak-anak dari berbagai kelas mengenakan kostum buah, sayuran, ikan, dan air putih. Kelas Mangga mengenakan kostum buah, Kelas Jeruk dengan kostum sayuran, Kelas Pisang Putri sebagai air putih, dan Kelas Pisang Putra sebagai ikan. Melalui pertunjukan ini, anak-anak tidak hanya mengekspresikan diri tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang pentingnya konsumsi gizi seimbang. Gerakan “Aku BISA” bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi angka stunting dan meningkatkan pemenuhan gizi pada anak. Dengan mengajak anak-anak untuk mengkonsumsi buah setiap hari, bergiliran makan siang dengan sayur, serta membawa bekal olahan ikan dan minum susu kambing dari sekolah setiap bulan, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Dalam sambutannya, Lurah Wonokerto memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan, terutama di tingkat PAUD. Ia menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak. Pada kesempatan ini, Lurah juga menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) yang diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar di Kelompok Bermain Aisyiyah Insan Mutaqin. Sambutan dari PCA Turi, Hj. Sri Winarti, M.Pd, juga menekankan bahwa “ mendidik anak adalah sebuah amanah,. KB Aisyiyah Insan Mutaqin mencetak anak-anak yang sholih dan berakhlak baik, yang kelak dapat melanjutkan pendidikan di lembaga di bawah Muhammadiyah. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Aisyiyah dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik”. Kepala PAUD KB, Khairunissa S, SE, mengungkapkan bahwa saat ini total murid di lembaga tersebut berjumlah 63, dengan 35 di antaranya telah lulus. Ia juga menginformasikan bahwa kuota untuk tahun ajaran 2025/2026 sudah penuh dengan 60 anak terdaftar. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini di wilayah Wonokerto. Acara ini terselenggara berkat kerjasama yang baik antara Kelompok Pertemuan Orang Tua (KPO) dan KOKAM. Dengan semangat kebersamaan, acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan bakat anak-anak, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara orang tua, guru, dan masyarakat. Arief Hartanto

Loading

Selaraskan Kebijakan Kemendikdasmen, SMK Muhammadiyah 2 Sleman Gelar Sinkronisasi Kurikulum

SLEMAN. Pdmsleman.Or.id SMK Muhammadiyah 2 Sleman menggelar sinkronisasi kurikulum tahun ajaran 2025/2026 bersama tim pengembang kurikulum, guru kejuruan, serta perwakilan mitra industri di ruang pertemuan sekolah, pada Rabu (28/5). Kegiatan dengan tema implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dan teaching factory dalam pembelajaran ini bertujuan untuk menyelaraskan kompetensi yang diajarkan sekolah dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja, sekaligus menyesuaikan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, menyampaikan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan dunia industri guna mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing di era global. “Sinkronisasi kurikulum ini bukan hanya formalitas, tetapi langkah nyata dalam membekali peserta didik dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan industri saat ini,” ujar dia. Acara diawali dengan paparan masing-masing ketua kompetensi keahlian, meliputi profil jurusan, struktur kurikulum, capaian pembelajaran, kesesuaian dengan dunia kerja dan beberapa aspek lain. Kemudian dilanjutkan dengan proses analisis dan diskusi intensif antara guru-guru produktif dan narasumber dari industri yang hadir, dengan tujuan untuk merancang struktur kurikulum yang lebih aplikatif, kontekstual, dan berbasis proyek melalui pendekatan deep learning. “Hal ini diharapkan dapat memperkuat implementasi model pembelajaran teaching factory yang telah menjadi ciri khas SMK,” tambahnya. Maftuhin menambahkan, bahwa sinkronisasi kurikulum menunjukkan komitmen SMK Muhammadiyah 2 Sleman dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masa depan. Diharapkan Maftuhin, hasil sinkronisasi ini dapat diimplementasikan pada tahun ajaran 2025/2026 mendatang. “Kami selalu berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan keselarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja atau dalam bahasa kami, DIDUKA,” tegasnya. Rep : (Athiful/KIM Depok)

Loading