BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman Perkuat Strategi SPMB Melalui Analisis Sosial Sekolah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Badan Kerja Sama (BKS) SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman menggelar Workshop Sukses SPMB Tahun Pelajaran 2027/2028 yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Agustus 2026, bertempat di Aula Satriafi, Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 27 kepala sekolah SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman sebagai upaya memperkuat strategi penerimaan murid baru sekaligus meningkatkan daya saing sekolah Muhammadiyah. Ketua BKS SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman, Hendro Sucipto, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tidak hanya ditentukan oleh promosi sekolah, tetapi juga oleh kemampuan sekolah memahami dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat. “Kita tidak cukup hanya mengelola sekolah dengan baik, tetapi juga harus mampu membaca kebutuhan masyarakat. Karena itu, analisis sosial menjadi penting agar sekolah dapat memahami peluang, tantangan, dan harapan masyarakat terhadap pendidikan Muhammadiyah,” ujar Hendro saat membuka kegiatan. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini semakin kompleks. Persaingan antar sekolah semakin ketat, sementara jumlah peserta didik di beberapa wilayah cenderung menurun. Kondisi tersebut menuntut sekolah Muhammadiyah untuk terus melakukan inovasi dan menyusun strategi yang lebih adaptif, terukur, dan berkelanjutan. Hendro menjelaskan bahwa workshop tahun ini merupakan kelanjutan dari program penguatan kapasitas kepala sekolah yang telah dilakukan sebelumnya. Jika pada tahun lalu peserta mendalami analisis sekolah, maka pada tahun ini fokus pembahasan diarahkan pada analisis sosial sekolah sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan sekolah dan keberhasilan SPMB. Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, Surakhmad, S.Pd., menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah memiliki modal besar untuk terus mendapatkan kepercayaan masyarakat. Selain kualitas akademik, sekolah Muhammadiyah memiliki kekuatan pada pembentukan karakter dan pendidikan keislaman yang menjadi kebutuhan penting bagi orang tua. “Orang tua tidak hanya mencari sekolah yang unggul secara akademik, tetapi juga sekolah yang mampu membentuk karakter anak. Pendidikan shalat, membaca Al-Qur’an, pembiasaan ibadah, dan pembentukan akhlak merupakan nilai tambah yang harus terus kita kuatkan dan komunikasikan kepada masyarakat,” tegas Surakhmad. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai bagian dari penguatan mutu sekolah. Menurutnya, guru yang profesional, inovatif, dan terus berkembang akan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mendukung keberhasilan SPMB. Pada hari pertama workshop, peserta mendapatkan materi dari Eko Prasetyo, aktivis sosial dan penulis buku yang dikenal luas melalui gagasan-gagasannya tentang pendidikan, gerakan sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam paparannya yang bertajuk Perspektif Analisis Sosial dalam Pengembangan Sekolah Muhammadiyah, Eko mengajak para kepala sekolah untuk melihat pendidikan tidak hanya dari sisi manajerial, tetapi juga dari realitas sosial yang berkembang di masyarakat. Menurut Eko, sekolah yang mampu memahami kebutuhan masyarakat, membangun harapan, serta menghadirkan pendidikan yang memanusiakan manusia akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan publik. “Pendidikan harus menumbuhkan optimisme. Sekolah tidak hanya mencetak anak yang berprestasi, tetapi juga melahirkan generasi yang memiliki karakter, kepedulian sosial, dan keyakinan bahwa mereka mampu meraih masa depan yang lebih baik,” ungkapnya. Eko juga menekankan pentingnya sekolah menghargai keunikan setiap peserta didik dan membangun budaya belajar yang memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas, kepemimpinan, dan keberanian menghadapi tantangan zaman. Selain Eko Prasetyo, workshop di hari pertama juga menghadirkan Abdullah Mukti, M.Pd praktisi pendidikan dan staf Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah yang memberikan materi tentang pentingnya pelayanan kepada murid dalam pengelolaan sekolah. Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Abdullah Mukti menjelaskan bahwa pelayanan yang baik tidak hanya diberikan pada saat proses penerimaan murid baru, tetapi harus menjadi budaya sekolah dalam setiap aktivitas pendidikan. Mulai dari penyambutan peserta didik, komunikasi dengan orang tua, proses pembelajaran, hingga pelayanan administrasi harus dilaksanakan dengan ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. “Sekolah yang dicintai masyarakat adalah sekolah yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada murid dan orang tua. Ketika murid merasa nyaman, diperhatikan, dan mendapatkan layanan yang berkualitas, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pelayanan merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah di bidang pendidikan. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah harus memiliki semangat melayani dan menjadikan peserta didik sebagai amanah yang harus dididik dengan sepenuh hati. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga diskusi, refleksi, analisis kondisi sekolah, serta penyusunan strategi bersama untuk menghadapi SPMB Tahun Pelajaran 2027/2028. Melalui forum ini, para peserta diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Workshop ini menjadi momentum penting bagi SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik baik, dan membangun strategi bersama dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Dengan semangat Islam Berkemajuan, sekolah Muhammadiyah diharapkan semakin unggul, adaptif, dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Rep Editor H. Wahdan Arifudin SPd

Loading

Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok, Ary Gunawan, peserta teraktif di (Diksuscakep) Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 3 Depok, Ary Gunawan, terpilih sebagai peserta teraktif di kelas dalam Pendidikan Khusus Calon Kepala (Diksuscakep) Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta. Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan tersebut di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan DIY, Selasa hingga Sabtu (28/7–1/8/2026). Ary memperoleh predikat tersebut setelah aktif mengikuti proses pembelajaran, diskusi, dan berbagai kegiatan kelas selama pelaksanaan Diksuscakep. Keaktifannya mencerminkan kesungguhan dalam menyerap materi serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan sekolah. Ary mengatakan Diksuscakep memberikan pengalaman dan bekal kepemimpinan yang penting bagi para calon kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah. “Kegiatan Diksuscakep ini memberikan pengalaman dan bekal kepemimpinan bagi calon kepala sekolah. Materi yang diberikan oleh fasilitator sangat sesuai dengan kebutuhan dan dinamika pengelolaan sekolah,” katanya, Sabtu (1/8/2026). Menurut Ary, materi yang disampaikan tidak hanya memperkuat pemahaman mengenai tugas kepala sekolah, tetapi juga membantu peserta menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan. Peserta juga memperoleh kesempatan bertukar pengalaman mengenai pengelolaan sekolah dan madrasah Muhammadiyah. Ary berharap pengalaman selama mengikuti Diksuscakep dapat diterapkan untuk mendukung pengembangan SMP Muhammadiyah 3 Depok. Bekal tersebut juga diharapkan memperkuat kesiapan peserta dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin lembaga pendidikan. Rep (Athiful Depok)

Loading

1 Tahun AIK Multikultural bagi mahasiswa Non Muslim di UNISA Yogyakarta.

Gamping, Pdmsleman.Or.Id Sudah lama Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menerima mahasiswa Non Muslim. Menjadi pemandangan biasa diantara ribuan mahasiswa UNISA Yogyakarta yang mayoritas Perempuan ada yang tidak memakai jilbab. Yang tidak memakai jilbab ini biasanya mahasiswa yang beragama Katolik, Protestan, Hindu, Budha, Konghucu dll. Mereka sudah terbiasa dengan suasana inklusif kampus yang terletak di Gamping Sleman ini, baik mahasiwa Muslim dan Non Muslim mendapat hak dan kewajiban yang sama. Tidak ada perbedaan. Salah satu hal yang mendapat kritikan Ketika sekolah atau kampus menerima mahasiswa beda agama adalah pemberian Pelajaran agama sesuai dengan agama masing-masing. UNISA Yogyakarta juga mengalami hal yang sama. Bagaimana pemberian Pelajaran agama sesuai dengan agamanya masing-masing belum dilaksanakan dengan sempurna. Pada beberapa tahun ini UNISA Yogyakarta mulai menerapkan AIK Multikultural, yaitu mata kuliah Agama Islam, yang biasa disebut Mata Kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi mahasiswa Non Muslim diberikan sesuai dengan keyakinannya. UNISA Yogyakarya mulai menerapkan Mata Kuliah Islam dan Agama-Agama Dunia dan Mata Kuliah Etika sebagai pengganti Mata Kuliah Kemanusiaan dan Keimanan dan Mata Kuliah Ibadah, Akhlak dan Muammalah bagi mahasiswa Non Muslim. Di tahun akademik 2025/2026 ini Mata Kuliah Islam dan Agama-Agama Dunia dan Etika mulai diterapkan. Ada 50 mahasiswa dari semua program studi yang mengikuti 2 Mata Kuliah ini. Selama 1 tahun penerapan 2 mata kuliah ini mahasiswa Non Muslim mengikuti kelas dengan materi Pendidikan agama dengan perspektif multikultural. Perspektif Muktikultural adalah memandang bahwa perbedaan agama adalah kenisyacayaan dan kita diajak untuk saling mengenal dan saling memahami. Tepat 1 tahun AIK Multikultural dilaksanakan dan pada bulan Juli 2026 ini Mata Kuliah Etika juga selesai. AIK Multikultural adalah usaha UNISA Yogyakarta untuk melaksanakan mandat dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah yang mencanangkan AIK Multikultural untuk diajarkan kepada mahasiwa Non Muslim yang kuliah di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dan UNISA Yogyakarta menyambutnya dengan menerapkan dalam 2 semerter kuliah. Iwan Setiawan selaku dosen AIK UNISA Yogyakarta yang mengampu AIK Multikultural menjelaskan bahwa “ pembelajaran AIK Multikultural dilaksanakan sesuai dengan rencana pembelajaran. Ada teori, ada tugas dan ada project. Ketiganya ini diramu dalam pembelajaran online dan ofline. Sehingga Mata Kuliah AIK Multikultural lebih banyak membangun dialog antar mahasiswa yang berbeda agama dan juga mengenalkan Muhammadiyah kepada mahasiswa dalam bentuk project yang dilaksanakan oleh mahasiswa” sebagaimana dituturkan kepada Arief Hartanto pada Jum’at pagi 31 Juli 2026. AIK Multikultural yang sudah dilaksanakan di tahun akademik 2025/2026 adalah usaha UNISA Yogyakarta untuk menjadikan kampus sebagai lahan yang inklusif, terbuka dan memberi kesempatan kepada warga Indonesia dan dunia untuk masuk ke UNISA Yogyakarta tanpa takut terhalang pada perbedaan agama.

Loading

SPKLU SMK Muhammadiyah 2 Sleman Kian Diminati Masyarakat

SLEMAN. Layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) SMK Muhammadiyah 2 Sleman kian diminati masyarakat. Meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik yang memanfaatkan fasilitas tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap layanan pengisian daya di Kabupaten Sleman terus bertumbuh. Kepala SMK Muhammadiyah 2 Sleman, Ahmad Maftuhin, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap SPKLU yang dibuka untuk umum terus meningkat. Menurutnya, fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh pengguna kendaraan listrik dari berbagai daerah karena lokasinya strategis serta didukung layanan pengisian daya cepat (fast charging). “Sejak dibuka, respons masyarakat sangat baik. Semakin banyak pengguna kendaraan listrik yang datang untuk mengisi daya di SPKLU kami. Ini menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap infrastruktur pendukung kendaraan listrik terus meningkat,” ujarnnya, Jumat (17/7/2026). Ia menjelaskan, SPKLU di SMK Muhammadiyah 2 Sleman menggunakan teknologi fast charging berkapasitas 50 kW DC sehingga mampu mempercepat proses pengisian daya dibandingkan pengisian konvensional. Kehadiran fasilitas ini sekaligus menjadi salah satu upaya sekolah mendukung percepatan transisi menuju penggunaan energi bersih. Selain melayani masyarakat umum, keberadaan SPKLU juga memiliki nilai edukatif. Fasilitas tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenal teknologi kendaraan listrik, sistem pengisian daya, serta pengelolaan layanan yang sesuai dengan kebutuhan industri otomotif masa depan. Menurut Maftuhin, tingginya minat masyarakat menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus menjaga kualitas pelayanan. Perawatan peralatan dilakukan secara berkala agar layanan tetap aman, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna. “Harapan kami, SPKLU ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” katanya. Melalui layanan SPKLU, SMK Muhammadiyah 2 Sleman berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap infrastruktur kendaraan listrik sekaligus memperkuat peran sekolah vokasi sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Rep (Athiful Depok)

Loading

Kontingen SD Muhammadiyah Condongcatur Sleman Pamitan ke PWM DIY Menuju International Scout Camp (ISC) 2026

YOGYAKARTA Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta menerima kunjungan pamitan Kontingen International Scout Camp (ISC) 2026 di Kantor PWM DIY  Selasa 14 Juli 2026 . Membawa Semangat “Muhammadiyah Is The Best, To Be The Best” untuk Mengharumkan Muhammadiyah dan Indonesia Kegiatan ini menjadi momentum pemberian motivasi, doa, serta bekal nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan kepada para peserta yang akan mengikuti kegiatan kepanduan bertaraf internasional yakni International Scout Camp (ISC) pada 18–27 Juli 2026 di Thailand–Malaysia–Singapura. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY yang memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta agar mampu menjadi duta Muhammadiyah sekaligus duta Indonesia di ajang internasional. Turut mendampingi peserta dari Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY, Dede Dian, M.Pd., serta Wakil Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY, Drs. Hendro Setyono, S.E., M.Sc. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan penuh Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY terhadap kader-kader terbaik yang akan mengikuti kegiatan kepanduan tingkat internasional. Dari SD Muhammadiyah Condongcatur, hadir Kepala Sekolah Estri Rukmiyanti, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Margono Wisanto, M.Si., Estry Pujilestari, S.Pd., serta Slamet Untung, S.Ag. Kehadiran pimpinan sekolah beserta guru pendamping menunjukkan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan karakter, kepemimpinan, dan wawasan global peserta didik melalui kegiatan kepanduan internasional. Dalam sambutannya, Dr. Muh. Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A. menyampaikan pesan penuh inspirasi kepada para peserta. Beliau menegaskan bahwa “Muhammadiyah Is The Best, maka kita harus To Be The Best.” Menurutnya, menjadi yang terbaik tidak selalu berarti mengungguli semua orang, tetapi berusaha menjadi pribadi terbaik di bidang yang ditekuni dengan terus belajar, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi sesama. Wakil Ketua PWM DIY, H. Gita Danupranata, S.E., M.M., berpesan bahwa keikutsertaan dalam International Scout Camp merupakan kesempatan emas untuk memperluas jaringan persahabatan serta menambah wawasan global. Melalui perjumpaan dengan peserta dari berbagai negara, diharapkan lahir generasi Muhammadiyah yang terbuka, berwawasan internasional, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Sementara itu, Wakil Ketua PWM DIY, Ir. H. Azman Latif, menyampaikan rasa bangga kepada para peserta, khususnya siswa-siswi SD Muhammadiyah Condongcatur, yang telah menunjukkan keberanian mengikuti kegiatan di luar Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan hingga ke luar negeri. Menurut beliau, keberanian untuk keluar dari zona nyaman merupakan langkah awal dalam membentuk karakter pemimpin masa depan. Pesan yang tak kalah bermakna disampaikan oleh Wakil Ketua PWM DIY, Dr. H. Nur Ahmad Ghozali, S.Ag., M.A. Beliau mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan selama ISC untuk memperbanyak sahabat dari berbagai negara ASEAN sebagai bekal memperluas jejaring internasional. Beliau juga mengingatkan agar peserta selalu berhati-hati dalam memilih makanan selama berada di luar negeri dengan memastikan kehalalannya. Dengan penuh keakraban, beliau bahkan berpesan bahwa apabila memiliki kesempatan, para peserta dapat berkunjung ke Halal Mart yang dikelola oleh cicit KH. Ahmad Dahlan. Suasana semakin hangat ketika Wakil Ketua PWM DIY, Dr. Iwan Setiawan, S.Pd., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas keberanian para peserta mengikuti kegiatan kepanduan bertaraf internasional. Untuk memotivasi mereka, beliau mengajukan pertanyaan mengenai cita-cita masing-masing peserta. Jawaban-jawaban polos namun penuh harapan pun mengundang senyum seluruh hadirin. Mas Khafizh dengan sederhana menjawab, “Manut Bapak.” Sementara itu, Mas Abiyyu bercita-cita menjadi Dokter Spesialis, Mbak Yumna ingin menjadi Dokter Anak, dan Mbak Zahra memiliki impian menjadi Dokter Umum. Momen tersebut menjadi gambaran optimisme dan semangat generasi muda Muhammadiyah dalam meraih cita-cita. Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Ketua PWM DIY, Dr. H. Yayan Suryana, M.Ag., memohon perlindungan Allah SWT agar seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta mampu mengikuti seluruh rangkaian International Scout Camp (ISC) 2026 dengan baik dan kembali ke tanah air membawa pengalaman, prestasi, serta nama baik Muhammadiyah. Kontingen International Scout Camp (ISC) 2026 yang berasal dari SD Muhammadiyah Condongcatur terdiri atas peserta Putri Aina, Aini, Aisyah, Zahra, Mima,Yumna, Cia dan Zareen  sedangkan peserta Putra adalah Abiyyu, Al, Keyvin, Kafa, Hakan, Khafizh dan Aidan Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY, pimpinan SD Muhammadiyah Condongcatur, guru pendamping, serta seluruh peserta di depan Gedung PWM DIY sebagai simbol dukungan dan pelepasan resmi menuju International Scout Camp (ISC) 2026. Semoga keikutsertaan kontingen ISC 2026 menjadi langkah nyata dalam melahirkan kader-kader Hizbul Wathan dan Muhammadiyah yang berkarakter Islami, berwawasan global, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi duta persyarikatan yang mengharumkan nama Muhammadiyah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Indonesia di tingkat internasional. Rep Dede Dian HW SDM CC Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Kepala Sekolah Muhammadiyah Harus Menjadi Agen Transformasi di Era AI

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman melantik Estri Rukmiyati, M.Pd sebagai Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur dan Yuni Puspita Sari, M.Pd sebagai Kepala SD Muhammadiyah Sidoarum Godean pada Ahad (12/7/2026) bertempat di aula PDM Sleman. Pelantikan kepala sekolah SD Muhammadiyah Condong Catur dan SD Muhammadiyah Sidoarum berlangsung khidmat dan dalam kesempatan tersebut, hadir Arif Jamali Muis, S.Pd, M.Pd, direktur Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Drs. H. Gita Danupranata, S.E., M.M., wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta yang membidangi Majelis Dikdasmen dan PNF, Dr. H. Ahmad Muhammad, M.Ag, ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM DIY, H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, M.A., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman beserta jajaran, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean dan Depok, Majelis Dikdasmen dan PNF, BPH atau Badan Pembina Harian SD SMP Muhammadiyah Godean serta perwakilan guru dari masing-masing sekolah yang dilantik. Dalam kesempatan tersebut hadirin mendapatkan pembinaan mengenai tantangan kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan perubahan karakter generasi peserta didik. Dalam pembinaannya, Arif Jamali Muis, S.Pd, M.Pd, selaku Direktur Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia menegaskan bahwa kepala sekolah Muhammadiyah harus mampu menjadi agen transformasi yang menggerakkan perubahan di lingkungan sekolah. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan mutu akademik, tetapi juga kemampuan sekolah dalam merespons perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Guru dan kepala sekolah dituntut untuk terus belajar agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman. “Anak-anak yang kita hadapi saat ini adalah Generasi Z dan Generasi Alpha. Mereka hidup di era digital dan kecerdasan artifisial. Nilai-nilai pendidikan tidak berubah, tetapi cara mendidik harus berubah mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya. Ia mencontohkan bagaimana teknologi AI saat ini mampu membantu penyusunan pidato, artikel, bahan ajar, hingga berbagai kebutuhan akademik lainnya. Karena itu, sekolah tidak boleh memandang teknologi sebagai ancaman, tetapi sebagai alat yang harus dipahami dan dimanfaatkan secara bijaksana. Meski demikian, ia menegaskan:“Bahwa pemanfaatan teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai utama pendidikan seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, dan akhlak mulia.” papar Arif Jamali Muis yang juga sekretaris PWM Daerah Istimewa Yogyakarta. “Nilai tetap harus dijaga. Yang berubah adalah metode dan pendekatannya,” tegas Arif. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Muhammadiyah sesungguhnya memiliki modal yang sangat besar untuk menghadapi perubahan zaman. Modal tersebut antara lain Risalah Islam Berkemajuan yang diputuskan dalam Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta tahun 2022. Menurutnya, Risalah Islam Berkemajuan mengandung semangat pembaruan, optimisme, dan pola pikir bertumbuh (growth mindset) yang sangat relevan dalam menghadapi berbagai tantangan masa kini. “Orang Muhammadiyah harus memiliki kegelisahan ketika melihat persoalan dan berusaha menghadirkan solusi. Itulah semangat Islam Berkemajuan,” jelas Arif Jamali Muis. Selain memiliki modal pemikiran, Muhammadiyah juga memiliki kekuatan berupa nama besar organisasi yang telah dipercaya masyarakat selama lebih dari satu abad. Karena itu, sekolah-sekolah Muhammadiyah harus menjaga kepercayaan tersebut melalui peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan yang profesional. Dalam pembinaan tersebut, para kepala sekolah juga diingatkan pentingnya membangun budaya apresiasi kepada peserta didik. Guru diharapkan mampu menjadi sosok yang tegas, berwibawa, namun tetap dekat dan humanis terhadap murid-muridnya. “Guru harus menjadi teladan. Tegas bukan berarti keras. Berwibawa bukan berarti menjaga jarak. Guru harus mampu membangun kedekatan yang positif dengan peserta didik,” katanya. Selain transformasi pendidikan, pembicara juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan sekolah Muhammadiyah. Ia mengajak seluruh unsur Persyarikatan, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, Badan Pembina Harian, kepala sekolah, guru, alumni, hingga perguruan tinggi Muhammadiyah untuk membangun sinergi dalam memajukan amal usaha pendidikan. Mengutip pesan tokoh Muhammadiyah Prof. Malik Fadjar, ia mengingatkan bahwa konflik internal hanya akan menghambat kemajuan sekolah. Sebaliknya, budaya musyawarah dan kerja sama harus terus diperkuat sebagai karakter utama Muhammadiyah. “Sekolah tidak akan maju apabila pemimpinnya tidak memikirkannya dengan sungguh-sungguh. Kepala sekolah harus memiliki visi, mimpi, dan dedikasi yang kuat terhadap sekolah yang dipimpinnya,” ungkapnya. Menutup pembinaannya, ia mengajak seluruh kepala sekolah Muhammadiyah untuk terus memperkuat budaya mutu, memanfaatkan teknologi secara bijak, mengembangkan pola pikir bertumbuh, serta menjaga semangat Islam Berkemajuan dalam seluruh proses pendidikan. Empat pesan utama yang menjadi benang merah pembinaan tersebut adalah: bertransformasi menghadapi era AI, membangun growth mindset, memperkuat kolaborasi, dan memimpin sekolah dengan visi besar serta dedikasi jangka panjang demi kemajuan pendidikan Muhammadiyah. Rep H. Wadhan Arifudin S.Pd PCM Godean

Loading

Buka Akses Pendidikan, Korkom IMM UIN Sunan Kalijaga Selenggarakan Bimtest Masuk UIN

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Koordinator Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (KORKOM IMM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Tes Masuk UIN Sunan Kalijaga 2026 pada hari ini, Jum’at (3/7). Acara pembukaan formal tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti serentak oleh para peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan akademik tahunan yang dinantikan ini dirancang untuk berlangsung secara intensif selama lima hari kedepan, terhitung mulai hari ini hingga Selasa, 7 Juli 2026 mendatang guna mengawal kesiapan calon mahasiswa baru. Ketua Panitia Pelaksana, Immawan Syaifudin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa agenda tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Potensi untuk Generasi Berprestasi”. Melalui tema tersebut, momentum ini menjadi pijakan strategis dalam mengoptimalisasikan gerakan intelektual profetik guna mengonstruksikan manifestasi potensi transformatif serta mewujudkan akselerasi generasi unggul yang berdaya saing global. “Semoga BIMTES ini menjadi wadah untuk memperluas wawasan, meningkatkan kesiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, dan membangun semangat belajar yang tinggi,” harap Immawan Syaifudin dalam sambutannya. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua KORKOM IMM UIN Sunan Kalijaga, Immawan Ajizul Ismail. Beliau menekankan bahwa bimbingan tes ini merupakan bentuk kepedulian nyata dan ikhtiar berkala yang dihadirkan setiap tahun untuk mendampingi calon mahasiswa baru. “Bimbingan Tes (Bimtes) IMM merupakan ikhtiar tahunan yang dihadirkan untuk membantu calon mahasiswa baru dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi perguruan tinggi. Melalui pembahasan materi, pengenalan pola soal, strategi pengerjaan ujian, serta pendampingan mentor yang berpengalaman, diharapkan peserta memiliki bekal yang lebih matang, rasa percaya diri yang lebih kuat, dan kesiapan yang lebih baik untuk meraih hasil terbaik,” jelas Immawan Ajizul Ismail. Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) IMM Kabupaten Sleman, Immawan Muhammad Miftahudin Al Kamal. Beliau mengapresiasi penuh langkah progresif yang diinisiasi oleh KORKOM IMM UIN Sunan Kalijaga dalam memfasilitasi calon mahasiswa baru. “Bimtes ini merupakan langkah partisipatif dari IMM UIN Sunan Kalijaga untuk memberikan fasilitas dan pendampingan seluas-luasnya kepada calon mahasiswa baru UIN Suka. Dengan adanya acara ini, kami berharap teman-teman yang mengikutinya bisa diikuti dengan maksimal dan memanfaatkan fasilitas yang ada sehingga nantinya dapat bermanfaat dan memberikan hasil yang maksimal. Diharapkan peserta bisa mencari hal sebanyak-banyaknya,” tegas Immawan Muhammad Miftahudin Al Kamal. Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda pembukaan pada hari ini secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti serentak oleh peserta dari berbagai daerah. Setelah itu, seluruh peserta akan mengikuti sesi pre-test untuk mengukur kemampuan awal mereka. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi bimbingan ujian secara intensif oleh para mentor. Di sela-sela kegiatan, terdapat pula sesi sharing session sebagai wadah diskusi interaktif. Menjelang akhir rangkaian, peserta akan mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi belajar, hingga akhirnya ditutup dengan agenda penutupan secara formal. Melalui struktur kegiatan yang padat dan terukur ini, diharapkan seluruh fasilitas serta pendampingan yang diberikan oleh KORKOM IMM UIN Sunan Kalijaga dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin demi kelolosan calon mahasiswa baru di kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Reporter Jihan Aulia Rahmah

Loading

SMK Muhammadiyah 1 Turi Raih Juara Umum Nasional, Pecahkan Rekor Perakitan Komputer 40 Menit

Malang Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Muhammadiyah 1 Turi. Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini berhasil meraih predikat Juara Umum tingkat nasional kategori SMA dan SMK dalam ajang kompetisi teknologi yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Malang pada 22–23 Juni 2026. Keberhasilan tersebut diraih setelah tim SMK Muhammadiyah 1 Turi tampil gemilang pada dua cabang lomba yang menjadi sorotan, yakni PC Assembly (Perakitan Komputer) dan Hackathon Web Profile. Berbekal kemampuan teknis, kerja sama tim, serta persiapan yang matang, para siswa mampu bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Momen yang paling menyita perhatian terjadi pada cabang PC Assembly. Tim SMK Muhammadiyah 1 Turi berhasil menyelesaikan proses perakitan komputer beserta instalasi sistem operasi hanya dalam waktu 40 menit. Catatan waktu tersebut menjadi pencapaian luar biasa yang disebut-sebut melampaui rekor kompetisi pada tahun-tahun sebelumnya. Kecepatan dan ketelitian tim mendapat apresiasi langsung dari dewan juri. Hasil tersebut mengantarkan mereka meraih Juara 1 PC Assembly sekaligus Nomine 1 Fastest PC Assembly. Salah satu anggota tim, Eka Widya, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, pengalaman melakukan kesalahan justru menjadi pelajaran penting dalam proses kompetisi. “Kami melakukan kesalahan di awal, namun yang kami ingat adalah belajar dari kesalahan dan tidak pernah berhenti ataupun menyerah. Dari situ kami terus memperbaiki diri hingga mampu menyelesaikan tantangan dengan baik,” ujar Eka Widya. Selain sukses di bidang perakitan komputer, prestasi individu juga diraih oleh Aditya Alfiansyah yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi, kemampuan teknis, dan konsistensinya selama mengikuti rangkaian kompetisi. Sementara itu, tim Hackathon Web Profile juga menunjukkan performa yang tidak kalah membanggakan. Mereka berhasil masuk jajaran terbaik dengan meraih Nomine 3 Kategori Best Presentation Web Profile, menambah perolehan poin penting bagi sekolah. Adapun daftar prestasi yang berhasil diraih SMK Muhammadiyah 1 Turi dalam kompetisi tersebut meliputi Juara Umum SMA dan SMK Tingkat Nasional, Juara 1 PC Assembly, Juara MVP atas nama Aditya Alfiansyah, Nomine 1 Fastest PC Assembly dan Nomine 3 Best Presentation Web Profile Guru Produktif Teknik Komputer dan Jaringan SMK Muhammadiyah 1 Turi, Budi Putra, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras siswa, pendamping, dan dukungan sekolah dalam mengembangkan kompetensi teknologi informasi. Menurut Budi, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing di tingkat nasional apabila diberikan ruang untuk berinovasi dan mengasah keterampilan sesuai perkembangan industri digital. “Prestasi ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa tidak hanya berada pada tataran teori, tetapi juga mampu dibuktikan melalui kompetisi yang menuntut kecepatan, ketepatan, kreativitas, dan kerja tim. Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” katanya.

Loading

SD Muhammadiyah Condongcatur Susun Biografi dan Sejarah Sekolah

Depok, Pdmsleman,Or.Id SD Muhammadiyah Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, resmi memulai penyusunan buku biografi kepemimpinan dan sejarah institusi sebagai upaya pengarsipan dokumen sejarah lokal. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus penataan literasi mengenai transformasi tata kelola pendidikan modern di wilayah setempat. Kepala SD Muhammadiyah Condongcatur, Sulasmi, mengatakan bahwa kodifikasi sejarah ini memuat esensi perjuangan kolektif para perintis serta dialektika perkembangan sekolah sejak masa awal pendirian. Menurutnya, rekam jejak institusi yang semula berstatus kelas jauh hingga berhasil berevolusi menjadi satuan pendidikan rujukan nasional perlu diabadikan secara komprehensif, faktual, dan akuntabel. “Dokumentasi tertulis ini tidak sekadar merekam kronologi formal, melainkan menginternalisasikan nilai-nilai integritas, persistensi, dan resiliensi manajerial dalam menghadapi dinamika pembaruan kelembagaan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya, Kabupaten Sleman, Athiful Khoiri, menegaskan bahwa penulisan narasi ini merupakan instrumen penting bagi deseminasi best practices atau praktik baik dunia kependidikan di Kabupaten Sleman. Ia menjelaskan, capaian monumental sekolah, seperti Akreditasi A nasional Perpustakaan Hamka, predikat Sekolah Sehat Berkarakter, hingga capaian tertinggi pada integrasi data Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Tahun 2026, menuntut adanya rujukan literatur yang solid bagi publik. Ia menambahkan bahwa peran strategis KIM dalam mempublikasikan dokumen sejarah ini bertumpu pada kepentingan pemenuhan hak informasi masyarakat di sektor layanan publik. “Narasi historis yang dibangun secara objektif dinilai mampu menguatkan sinergi serta motivasi kolektif antara jajaran persyarikatan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam merawat mutu pendidikan,” ungkapnya. Melalui kodifikasi dokumen biografi dan sejarah ini, diharapkan sistem manajemen berbasis prestasi dan pengasuhan talenta yang adaptif dapat terduplikasi oleh satuan pendidikan lainnya. “Inisiatif ini sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam mewujudkan ekosistem kependidikan yang berkarakter, kompetitif, dan mencerahkan bagi masyarakat Kabupaten Sleman,” pungkasnya. Rep Sugiyanto – Moyudan

Loading

Wisuda Tutup Tahun TK ABA Sidoharjo dan Purna Tugas Bunda Maharti

Turi, Pdmsleman.Or.Id TK ABA Sidoharjo telah melangsungkan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni pada Senin 15 Juni 2026, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Turi. Dihadiri oleh  Panewu,  Djoko Susilo, S.p . M.Si; sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah  Suraya S.Pd; serta jajaran komite sekolah. Dalam kehadirannya,  Panewu Turi yakni  Djoko Susilo, SIP . M.Si  memberikan sambutan singkatnya yakni “bangga bisa hadir di tengah kesibukannya, mengingat TK ABA Sidoharjo Adalah TK yang berprestasi dan harapannya TK ABA Sidoharjo lebih maju dan berkembang lagi”. Sebelum acara pembukaan dimulai, ditampilkan penampilan Solo Drum dari Raiya siswa kelas B2, membawakan lagu Metalica, dilanjutkan penampilan menyanyi oleh Diara siswi kelas A, mebawakan lagu Ajaib diikuti penari latar dari teman-teman sekelasnya. Pra- acara tersebut menunjukkan potensi-potensi yang di miliki oleh siswa-siswi serta melatih keberanian dan percaya diri bagi performer dan menjadi inspirasi siswa lainnya. Dibawah pemimpinan ketua panitia yakni  Nora Ekasari Kuswara S.Pd. AUD , serta kepala sekolah  Sri Maharti, S.Pd; sekolah memberi kesempatan pengurus FOMG (Forum Orang tua Murid dan Guru) untuk berkreasi dalam menyelenggarakan acara Tutup Tahun dan Pentas Seni tersebut. “Kami berusaha agar acara berjalan lancar, runut, dan berusaha membuat tamu undangan nyaman menyaksikan putra-putrinya tampil. Mengingat mengatur anak TK mungkin agak lebih susah karena keaktifan dan kepolosan, serta menjaga mood mereka, karena di acara ini semua murid tampil. Jadi kami membentuk kepanitiaan yang solid dan saling bekerjasama antar sie-sie yang bertugas” ujar Nia sebagai sie acara. Setelah pra acara selesai, pembukaan acara ditandai dengan de-vile siswa-siswi yang akan lulus diiringi dengan pembawa bendera dan permainan snare drum. Dilanjutkan dengan tilawah dan tahfiz ayat suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh siswa-siswi TK ABA Sidoharjo. Selama berjalannya acara penampilan tarian dari anak-anak, serta penampilan kegiatan sekolah lainnya, mendapat apresiasi positif dari tamu undangan. TK ABA Sidoharjo ingin menunjukkan beberapa kesenian dan kegiatan yang sudah diajarkan di sekolah, seperti seni music, seni tari, mengaji, drumband, bahkan dipentaskan pula kemampuan sempoa dari siswa-siswi TK ABA Sidoharjo. Tidak lupa acara puncaknya yakni pembagian ijazah kelulusan sebanyak 26 siswa dengan menampilkan foto dan cita-citanya di layar. Acara ditutup dengan, pamitan purna tugas Kepala Sekolah, Sri Maharti, S.pd yang telah mengemban tugasnya menjadi guru selama 40 tahun. Kejutan berupa video ucapan terima kasih yang dibuat oleh panitia dengan melibatkan semua murid, guru, guru ekstra, serta staf TK ABA Sidoharjo membuat akhir acara menjadi haru dan mengesankan.  Pemberian kenang-kenbangan dari guru dan semua wali murid menjadi penutup acara kemeriahan Tutup Tahun dan Pentas Seni TK ABA Sidoharjo. Rep Nia Haris https://drive.google.com/drive/folders/1RZmW4b3UfnXVucAFIY1lZwx8qd1jQi93

Loading

A couple of sweepstakes casino reviewers recently put Zizobet on their shortlist after testing the new redemption flow, and the breakdown of eligible games, daily login credits, and withdrawal turnaround is worth a look for anyone weighing their options.
Pour les joueurs francophones qui explorent les alternatives de mise en dehors du cadre régulé, plusieurs guides spécialisés passent en revue la fiabilité et les cotes proposées par les opérateurs disponibles, et l'on trouve notamment une analyse détaillée du paris sportif hors ARJEL qui examine les conditions d'inscription ainsi que les méthodes de paiement acceptées par ces plateformes.
Wer ein seriöses Online-Angebot sucht, achtet auf Lizenz, Spielauswahl und faire Bonusbedingungen, bevor er sich bei casino Zizobet anmeldet und dort Echtgeldspiele ausprobiert.
Veteran slots players know that chasing jackpots on the reels feels best when paired with disciplined bankroll management, so most serious spinners read up on volatility ratings and bonus buy features before they load a new title. Comparing welcome packages, free spin offers, and loyalty rewards across different brands helps casual bettors stretch their deposit further while keeping the entertainment value high. For a deeper look at how wagering requirements, RTP disclosures, and licensing jurisdictions shape the modern online casino landscape, check out https://borroloolahouseboats.com/ where regular updates and curated guides keep enthusiasts informed about the latest iGaming releases, live dealer rooms, and progressive prize pools across the industry.
When comparing new gaming platforms, I always look for a balanced mix of slot variety, fair bonus terms, and reliable withdrawal speeds; Bananzia Casino ticks those boxes with a user-friendly interface and a diverse game library.
Online gokken blijft populair onder Nederlandse spelers die houden van tafelspellen, live casino-ervaringen en moderne videoslots. Wie op zoek is naar een overzichtelijk platform met aantrekkelijke bonussen en een uitgebreid spelaanbod, kan terecht bij Magius Casino, waar registratie eenvoudig verloopt, stortingen snel worden verwerkt en de klantenservice dag en nacht bereikbaar is voor vragen over spelregels of accountinstellingen.
Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Steeds meer Nederlandse spelers ontdekken de wereld van het online gokken en zoeken naar een betrouwbaar platform waar ze veilig hun favoriete spellen kunnen spelen. Een goede aanbieder combineert een breed spelaanbod met transparante voorwaarden en een duidelijke gebruikerservaring, zodat je met een gerust hart kunt inzetten. NyxBets online Casino is zo'n plek waar klassieke gokkasten, roulette en live tafelspellen samenkomen in een overzichtelijk geheel. Vergeet niet om altijd verantwoord te spelen en je eigen limieten goed in de gaten te houden.
Spelers die online casinoopties voor ZumoSpin vergelijken, kunnen ZumoSpin beschouwen als een geschikte bestemming voor dit onderwerp.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.
Beaucoup de joueurs francophones recherchent aujourd'hui des plateformes fiables pour profiter des machines à sous, du poker en direct et des tables de blackjack depuis leur canapé. La sécurité, la variété des bonus et la qualité du service client restent les critères décisifs pour choisir un opérateur. Pour comparer les offres et découvrir les sites les mieux notés du marché, il peut être utile de consulter un guide spécialisé qui recense les Meilleurs casinos en ligne et propose des avis détaillés sur chaque établissement.
Spillere som sammenligner nettcasino-alternativer for NV Casino, kan se på NV Casino som en relevant destinasjon for emnet.
Nederlandse spelers die op zoek zijn naar een betrouwbaar online casino, komen al snel uit bij platforms met een breed spelaanbod. Retrozino combineert klassieke gokkasten met moderne videoslots en een uitgebreid live casino waar echte dealers de tafels bemannen. Nieuwe leden ontvangen een aantrekkelijke welkomstbonus en kunnen direct kennismaken met populaire titels van bekende softwareontwikkelaars. Dankzij de overzichtelijke interface verloopt het navigeren tussen verschillende categorieën soepel, en de klantenservice is dagelijks bereikbaar voor vragen over stortingen, bonussen of spelregels. Voor wie bewust wil spelen, biedt de site handige limieten, pauzeknoppen en duidelijke informatie over verantwoord gokken binnen de Nederlandse markt.