Dendang Hasbunallah

Lirik: Dr. M. IKHWAN AHADA Cirine wong ahli ibadahAti ikhlas lan amanahAkeh amal ora wegahTawakal lan istiqomah Salat iku kewajibaneZakat iku kewajibanePasa iku kewajibaneTindak haji kewajibane Jujur iku sandanganeAndap asor sandanganeTepo seliro sandanganeAndum loma sandangane Tolabul ilmi senenganeAsodaqoh senenganeAmal saleh senenganeSilaturahmi senengane

Loading

Bantuan Air Bersih Muhammadiyah Godean pada Musim Kemarau Panjang di Sidorejo

Godean, Pdmsleman.Or.Id Dampak musim kemarau yang berkepanjangan telah membawa krisis air bersih di beberapa dusun di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean. Dalam upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak, Muhammadiyah Godean bekerjasama dengan KL Lazismu Godean memberikan bantuan air bersih yang sangat dibutuhkan. Pada Sabtu, 3 November 2023, acara simbolis penyerahan air bersih dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan dari Muhammadiyah Godean. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan penderitaan warga dusun Jering VII dan Bantut Sidorejo. Dalam acara tersebut, turut hadir anggota Lazismu (Darojat, Lilik, Robingun, dan Afifah), perwakilan PCM Dani dan Najib, Kepala Dukuh Bantut, Kamituwo Sidorejo, serta Babinkamtipnas. Hingga hari Senin, 7 November 2023, sudah terkirim sebanyak 10 tangki air yang mendukung 41 Kepala Keluarga. Bantuan yang diberikan telah memberikan bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak di saat musim kemarau yang berkepanjangan ini. Muhammadiyah Godean beserta mitra terus berupaya keras untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat setempat terpenuhi. Upaya mereka menjadi contoh nyata kekuatan aksi kolektif dan komitmen untuk mendukung mereka yang membutuhkan di tengah krisis seperti ini. Reportase H. Darojat NA Godean Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

MPW Rakernas dan Majelis Mata Air

Jogja, Kamis 26 Oktober 2023. Pukul delapan malam kami meluncur menuju Jakarta melalui Solo. Kami bertujuh warga Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) dengan beragam latar belakang. Pertama, Pak Ari yang sebelumnya ketua MPK Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM). Kedua, Mas Untung yang sebelumnya juga di MPK dan Biro Organisasi PPM. Ketiga, Mbak Eny yang sebelumnya bersamaku di Lazismu. Keempat, Pak Jarot ketua MPW PWM DIY. Kelima dan keenam, dua anak muda Yeyen dan Tiara staf MPW PWM DIY yang masih kuliah S-2. Kami disatukan mobil Hiace milik UMY yang membawa kami. Sungguh sebuah sinergi yang manis. Dengan cara ini kami hemat biaya 3/4 dibanding naik KA. Apalagi dibanding naik pesawat terbang. Dengan cara ini pula kegembiraan dalam kebersamaan menyertai kami sepanjang perjalanan. Sekitar pukul tujuh pagi kami sudah menikmati pagi yang cerah di kantor PPM, Jalan Menteng Raya 62 Jakarta. Rakernas MPW diselenggarakan pada Jumat-Ahad, 27-29 Oktober 2023. Awalnya direncanakan di UMS-Solo. Kebetulan Pak Ari anggota Dewan Pakar MPW adalah dosen senior di UMS. Ternyata UMS sudah menjadi tuan rumah Rakernas beberapa Majelis-Lembaga. Pilihan kedua Asrama Haji Pondok Gede-Jakarta. Kebetulan juga Dirjen PHU Kemenag yang membawahi Asrama Haji adalah Bendahara Umum PPM yang membawahi MPW PPM. Ternyata tidak ada kesesuaian waktu. Untungnya Bank Indonesia sedang menyelenggarakan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). Ketua MPW Buya Amirsyah berhasil mensinergikan Rakernas dengan agenda-agenda ISEF. Maka Rakernas diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) lokasi ISEF. Peserta diinapkan di Hotel Millenium. Maka kali ini MPW boleh berbangga. Rakernas Majelis yang dikenal kaya asset tapi miskin cash flow ini berlangsung di lokasi sangat prestisius di ibukota. Pembukaan Rakernas berlangsung di Assembly Hall JCC yang megah. Nampak hadir Ketum PPM Prof Haedar Nashir, Bendum PPM Hilman Latief, Wakil ketua MPR Hidayat Nur Wahid, dan Direktur Bank Indonesia Juda Agung. Acara diawali lagu Indonesia Raya dan Sang Surya yang selalu menggetarkan. Lalu ditampilkan Kembang Kemayoran tarian yang rampak yang mencerminkan kekompakan yang dinamis oleh siswa SMA Muhammadiyah 3 Kebayoran-Jakarta. Lebih menggetarkan lagi firman Allah yang dibacakan qari Nefra Rizki, salah satu pimpinan MPW. “… Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata terhadapnya. Ketahuilah Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji (Albaqarah 267). Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai… (Ali-Imran: 96).” Selanjutnya Mashuri Masyhuda, Sekretaris MPW PPM, menyampaikan laporan sebagai Ketua Panitia. Sebelum Pembukaan Rakernas dilaksanakan “TOT SIMAM dan Manajemen-Akuntansi Wakaf.” Sebelum TOT juga terselenggara dua seri Pra-Rakernas. Seri-1 pada 15 Oktober bertema “Sertifikasi dan legalitas Aset Wakaf Muhammadiyah.” Pematerinya Pak Budi Pahlawan (Wakil Ketua MPW PPM) dan tim MPW Jawa Timur. Acara ini diikuti lebih 450 peserta. Seri-2 berlangsung 22 Oktober dengan tema “Akselerasi Pendayagunaan Wakaf untuk Penguatan Ekonomi Ummat dan Bangsa.” Acara ini diisi Prof Raditya Sukmana (Dewan Pakar MPW) dan Prof. Moh Hakimi dari UKM Malaysia. Pada sesi ini juga dilakukan sosialisasi mekanisme advokasi dan pelaporan asset wakaf Muhammadiyah berpotensi sengketa dan yang belum atas nama Persyarikatan. Sebagai moderator aku memandu dua acara online ini dari Pusat Syiar Digital Kantor PPM, Jalan Cikditiro-Jogja. Sambutan Ketua MPW PPM disampaikan Buya Amirsyah Tambunan. Buya Amirsyah menyampaikan Rangkaian Rakernas sudah berjalan sukses. Dengan Rakernas MPW ingin menguraikan berbagai permasalahan perwakafan di Persyarikatan yang dihadapi agar memberi kontribusi pada pendayagunaan wakaf. Salah satu masalah adalah nazir yang dimiliki banyak yang tidak kompeten. Singapura yang kecil, misalnya, memiliki 130 Triliun asset wakaf. Indonesia yang besar seakan tidak memiliki apa-apa. Bahkan BWI saja baru mengelola satu rumah sakit mata. Perwakafan dalam Persyarikatan berputar pada persoalan tata kelola. Terutama masalah nazir itu. Maka diperlukan penguatan tata kelola wakaf. Baik manajemen maupun kelembagaan. Dalam hal ini diperlukan lembaga sertifikasi-LSP. Lembaga ini diharapkan menggodog SDM guna optimalisasi pendayagunaan wakaf ke depan. Pada sisi lain percepatan memerlukan lompatan. Untuk itu MPW melakukan perjanjian dengan pihak-pihak terkait. Ketum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir mengucapkan selamat atas Rakernas ini. Diharapkan dalam acara ini bisa ditentukan langkah-langkah untuk menjalankan keputusan Muktamar. Sehingga tidak perlu banyak teori apalagi membuat program baru. Tentu setiap akhir periode ada masalah klasik soal wakaf. Bahwa potensi yang kita miliki tidak terkelola dengan baik dan tidak optimal produktif. PPM menamai majelis ini Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) dengan harapan ada proses kerja sistematik mendayagunakan potensi wakaf yang besar itu. Maka tugas utama MPW adalah menyelesaikan agenda-agenda potensial yang menjadi masalah rutin dan klasik terkait lahan-lahan wakaf Persyarikatan. Memang masalah ini begitu pelik. Silahkan dayagunakan wakaf dengan berbagai program, termasuk akselerasi wakaf produkti. Meski sudah banyak yang sudah kita kelalola dengan baik dan memberi kemanfaatan pada Persyarikatan kita. Tetapi pada saat yang sama perlu ada organ nazir yang bisa mengkapitalisasi pontensi wakaf. Dalam hal ini MPW tidak bisa langsung sigap karena memiliki agenda-agenda yang bersifat birokratis. Syukur kalau MPW bisa menjalankan langsung. Dulu Lazismu direvitalisasi sehingga terjadi lompatan penghimpunan. Demikian juga dengan MDMC. Agenda lainnya adalah merevitalisasi MPW Wilayah, Daerah, dan Cabang. Perkembangan mereka tahun pertahun perlu dipantau. Pada sisi lain Muhammadiyah merupakan organisasi yang memilili kapasitas kuat berdasar kemandirian. Untuk itu MPW harus terkoneksi dengan Majelis lain guna membangun kapasitas organisasi pada level unggul. Kita ingin organisasi sebagai instrumen yang mudah, dinamis, progresif, dan menjadikan Muhammadiyah unggul dalam berbagai aspek. Dengan demikian bisa dibangun berbagai amal usaha dari Aceh sampai Papua dengan mandiri. Kalau MPW ingin akselerasi atau berlari kencang tentu kita dukung. Tetapi jangan pula karena terlalu melihat ke depan lupa potensi yang dimiliki. Dalam hal ini jangan mudah menyimpulkan hal-hal yang artifisial. Apalagi melakukan kritik tanpa berbuat sesuatu. Jangan hanya lega hanya dengan menulis di medsos. Sedangkan banyak pihak luar takjub pada apa yang kita miliki. Mereka tidak membayangkan sebuah organisasi nirlaba bisa memiliki potensi sebesar ini. Itu bersumber dari ethos sedikit bicara banyak bekerja. Tetapi kita juga tidak boleh lengah. Di tengah dinamika baru kini ada banyak organisasi yang memiliki kemampuan konglomerasi yang kuat. Mereka bisa membuat sesuatu yang lebih baik. Juga kekuatan dari luar negeri atau lembaga baru yang memiliki kemampuan serupa. Kalau kita tidak meningkatkan kapasitas kelola maka kita bisa menjadi lambat dan berada di zona nyaman. Lalu kita akan mulai dikalahkan mereka. …

Loading

Kunjungan PDM Balangan Kalimantan Selatan ke PDM Sleman

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pada hari Sabtu, tanggal 28 Oktober 2023 Bertempat di Aula Kantor PDM Sleman, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman telah menerima kunjungan dari PDM Balangan Kalimantan Selatan. Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan antar pimpinan Daerah Muhammadiyah dalam rangka menjalin silaturahmi serta upaya sinergi dalam memajukan Persyarikatan. Kunjungan ini diterima oleh Anggota PDM Sleman Turut hadir dalam menerima kunjungan tersebut wakil majelis Dikdasmen dan Lazismu, Perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman serta pimpinan ortom tingkat daerah.  Pada kunjungan tersebut, rombongan dari PDM Balangan yang diketuai oleh H. Masruhin dalam kesempatannya  beliau menyampaikan “ tujuan berkujung ke Sleman untuk melakukan study tiru dan belajar tentang pengembangan Muhammadiyah di Sleman”. H. Harjaka Ketua PDM Sleman menyampaikan “ kami merasa bersenang hati mendapat kunjungan dara PDM Balangan dan mengenalkan jajaran PDM Sleman”.  Kegiatan ini diawali dengan sesi perkenalan serta pemaparan berkaitan dengan perkembangan dan peta dakwah dari kedua daerah tersebut. Selain itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dilakukan kedua PDM dan Ortom. H. Arif Mahfud, SAg, MSI selaku sekretaris PDM menyampaikan informasi progaram prioritas PDM 2022 – 2027, khususnya terkait dengan peneguhan ideologi sampai tingkat ranting dan mengoptimalkan gerakan dakwah dan dakwah jamaah melalui dahwah diberbagai komunitas. Kegiatan ini diakhiri dengan saling bertukar cindera mata dari kedua PDM serta foto bersama. Kunjungan PDM Balangan ini diharapkan mampu mempererat hubungan baik dan jalin komunikasi guna memajukan dakwah persyarikatan masing-masing daerah. Reportase Arif Mahfud Sekretaris PDM Sleman Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading