Takbir dan Budaya Menyatu di Tempel, Syiar Islami Dikemas dalam Nuansa Tradisi

SLEMAN — Gema takbir yang mengalun di sepanjang jalan Kapanewon Tempel pada malam Iduladha tidak hanya menjadi ungkapan syukur kepada Allah SWT, tetapi juga menjelma menjadi perayaan budaya yang sarat makna. Melalui gelaran Tempel Takbiran 2026 bertema “Gumregah Takbir Rinengga Budaya”, masyarakat menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam dan kearifan lokal dapat berpadu harmonis dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan yang digelar oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kapanewon Tempel bersama berbagai elemen masyarakat ini berlangsung meriah pada Jumat (29/5/2026). Ratusan peserta memadati jalur takbir keliling yang dimulai dari Masjid At-Taqwa Sono Kulon, Merdikorejo, dan berakhir di Lapangan Lumbungrejo. Tak sekadar iring-iringan takbir, acara juga menghadirkan berbagai kreasi budaya melalui display takbir kreatif yang menampilkan perpaduan seni, tradisi, dan pesan-pesan Islami. Kehadiran pelaku UMKM lokal turut menambah semarak perayaan, menjadikan kegiatan ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Ketua Panitia, Ilham Syukron, mengatakan bahwa tema “Gumregah Takbir Rinengga Budaya” dipilih sebagai upaya menghadirkan syiar Islam yang dekat dengan kehidupan masyarakat tanpa meninggalkan akar budaya yang telah tumbuh dan berkembang di tengah warga. “Kami ingin menghadirkan takbiran yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna. Takbir menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menumbuhkan kreativitas, dan membangun semangat kebersamaan dalam nuansa Islami,” ujarnya. Tahun ini, lomba takbir diikuti tujuh kontingen dari enam kalurahan di wilayah Tempel, yakni Margorejo, Merdikorejo, Sumberrejo, Mororejo, Tambakrejo, serta dua kontingen dari Lumbungrejo. Dengan jumlah peserta sekitar 50 orang di setiap kontingen, total peserta yang terlibat mencapai kurang lebih 350 orang. Antusiasme warga terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, ikut ambil bagian dalam memeriahkan malam takbiran yang berlangsung tertib dan penuh kegembiraan. Setelah melalui penilaian dewan juri berdasarkan aspek kreativitas, kekompakan, nuansa budaya, dan semangat syiar, Kontingen Lumbungrejo 1 (Sedogan) berhasil meraih Juara I. Posisi kedua diraih Lumbungrejo 2 (Krasakan), sementara Kalurahan Margorejo menempati Juara III. Ilham menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan karya terbaik mereka. “Semua kontingen telah menunjukkan kreativitas luar biasa. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat persatuan dan syiar Islam yang menyejukkan,” katanya. Makna tema “Gumregah Takbir Rinengga Budaya” sendiri menggambarkan semangat mengagungkan Allah SWT yang dihiasi dan diperkaya dengan budaya serta tradisi masyarakat. Filosofi tersebut menjadi simbol bahwa dakwah Islam dapat disampaikan secara santun, membumi, dan tetap relevan dengan kehidupan sosial masyarakat. Sementara itu, Panewu Tempel, Drs. Rasyid Ratnadi Sosiawan, M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat harmoni sosial. “Kegiatan ini membuktikan bahwa tradisi keagamaan dan budaya lokal dapat berjalan berdampingan secara positif. Takbiran bukan hanya perayaan, tetapi juga ruang untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat,” ungkapnya. Kesuksesan Tempel Takbiran 2026 juga didukung oleh sinergi berbagai pihak. Unsur Linmas, Kokam, Banser, Tapak Suci, relawan, dan jaga warga turut terlibat dalam pengamanan dan pengaturan jalur sehingga kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Di tengah derasnya arus modernisasi, Tempel Takbiran 2026 menjadi bukti bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Melalui lantunan takbir, kreativitas budaya, dan semangat gotong royong, warga Tempel menghadirkan pesan kuat bahwa nilai spiritual dan budaya dapat menjadi perekat sosial yang menjaga keharmonisan kehidupan bersama. (SBD/KIM Senyum Tempel) Editor: Wahdan Arifudin

Loading

Godean Bertakbir #11 Memukau Puluhan Ribu Penonton

Godean — Gemuruh takbir menggema memenuhi langit Godean dalam gelaran Festival Godean Bertakbir #11 pada Jumat malam (29/5/2026). Ribuan warga memadati sepanjang rute acara, menjadikan festival tahunan yang diprakarsai oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean bersama Angkatan Muda Muhammadiyah Godean ini berlangsung sangat meriah, semarak, dan memukau puluhan ribu penonton. Lantunan takbir yang berpadu dengan kreativitas peserta menghadirkan suasana syiar Islam yang menggembirakan. Tidak sekadar pawai takbir biasa, festival ini menjadi ruang dakwah kultural yang mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat syiar Islam di kalangan generasi muda. Ketua panitia, Alamuddien Asyrozi menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar seremoni Hari Raya Idul Adha 1447 H. “Acara ini bukan sekadar takbir biasa, tetapi menjadi media syiar, mempererat silaturahmi, serta memperkuat semangat dakwah bagi anak muda,” ujarnya. Festival tahun ini diikuti 10 kontingen jamaah, terdiri atas delapan jamaah dari wilayah Godean serta dua kontingen dari Banguntapan dan Sewon Bantul. Masing-masing peserta jamaah atau kontingen terdiri lebih dari ratusan personil dan menampilkan kreativitas terbaik dengan berbagai ornamen, kendaraan hias atau maskot, tata cahaya, hingga atraksi yang memukau masyarakat. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean, Haris Darmawan dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Godean Bertakbir ke-11 merupakan bagian dari dakwah berkemajuan yang menggembirakan masyarakat. “Festival Godean Bertakbir ke-11 ini merupakan ajang dakwah berkemajuan sekaligus menggembirakan bagi warga masyarakat di tengah dinamika dan berbagai persoalan keumatan,” tuturnya. Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Bupati Sleman Harda Kiswaya, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sleman, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sleman, Kepala KUA Godean Abdul Rohim, Ketua PCA Godean, unsur Muspika, serta para lurah dari Sidokarto, Sidoagung, dan Sidoluhur. Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Godean Bertakbir ke-11 yang berlangsung meriah di kawasan Godean. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean yang dinilai konsisten menghadirkan syiar Islam yang menyejukkan dan mampu mempersatukan masyarakat. “Kami selaku Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia dan juga PCM Godean atas pelaksanaan Godean Bertakbir ke-11 ini. Kami mengajak untuk terus melakukan dan meningkatkan syiar dakwah di tengah masyarakat,” ujar Harda Kiswaya. “Event takbiran baik level desa maupun kecamatan secara tidak langsung sudah menjadi aset daerah (agama, seni dan budaya) yang positif patut dilestarikan sebenarnya oleh pemerintah, dibanding seni budaya yg selama ini menjurus kesyirikan.” imbuh Harda Kiswaya Semangatnya luar biasa para peserta bahkan dari jamaah Sidomulyo ada yang jauh hari menggalang dana dengan membuka usaha cuci motor empat bulan sebelumnya. Ini juara umum dan hasil lengkapnya Selain menjadi ajang syiar dan kreativitas Islami, Festival Godean Bertakbir #11 juga memperebutkan berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya Piala Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman serta hadiah kambing bagi para pemenang. Selanjutnya dewan yuri menetapkan sebagai pemenang atau juara umum adalah Jamaah Al Manaar dari Kalangan Baturetno Banguntapan Bantul. Masyarakat berharap Festival Godean Bertakbir dapat terus menjadi tradisi dakwah yang menyejukkan, mempersatukan umat, sekaligus menjadi ikon syiar Islam yang membanggakan bagi wilayah Godean dan sekitarnya. Kontributor: Wahdan Arifudin, PCM Godean

Loading

Idul Adha 1447 H di Sumbersari: 254 Hewan Kurban Disembelih, Pemkal Apresiasi Panitia

Moyudan, Pdmsleman.Or,Id Pelaksanaan Idul Adha 1447 H di Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman berjalan lancar. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 89 ekor sapi dan 165 ekor domba atau kambing. Penyembelihan tersebar di beberapa masjid dan musholla se-Sumbersari. Sebagian besar dilaksanakan pada Rabu, ( 27/5/2026, dan sisanya pada Kamis, 28 /5/2026. Carik Sumbersari yang juga Bendahara PRM Sombangan Raya, Junaidi, mengatakan angka tersebut membuktikan kesadaran warga untuk beribadah kurban semakin meningkat. “Ini juga menunjukkan bahwa tingkat perekonomian di Sumbersari lebih baik dibanding sebelumnya,” ujarnya. Pemerintah Kalurahan Sumbersari memberikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara atas dedikasi dan integritasnya. Berkat kerja panitia, pelaksanaan Idul Kurban di wilayahnya berjalan lancar tanpa hambatan. Untuk tahun mendatang, Pemkal Sumbersari berharap para dukuh dapat melaporkan jumlah hewan kurban yang akan disembelih dari masing-masing padukuhan. Langkah ini bertujuan agar pemantauan dan pendataan oleh pemerintah kalurahan menjadi lebih akurat.Rep Sugiyanto Moyudan

Loading

Sholat Idul Adha 1447,  Jadilah Ibrahim yang Taat dan Berjiwa Besar

 Suasana religius menyelimuti Kantor DPU Sleman, Rabu pagi 10 Dzulhijjah 1447 H – 27 Mei 2026  Bertempat di Jalan Magelang, Bangun Rejo, Tridadi, Sleman, puluhan pegawai dan audiens umum tampak antusias mengikuti rangkaian sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang dimulai pukul 06.30 WIB hingga selesai. Mengusung tema “Menjadi Ibrahim yang Taat dan Berjiwa Besar – Keajaibanpun Datang,   dengan khatib Da’i Kampung  , Randi Pratama, Lc. Dalam tausiyahnya, Randi Pratama mengupas tuntas makna di balik Surat As-Shoffat ayat 102 yang menjadi ruh dari ibadah kurban dan haji. Ayat tersebut artinya Maka ketika anak itu sampai (pada umur) cukup berusaha bersama Ibrahim, Ibrahim berkata: ‘Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Dia (Ismail) menjawab: ‘Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar . Menurut Randi, ayat ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan panggilan abadi bagi setiap Muslim untuk meneladani enam nilai luhur. Pertama,ketaatan kepada Allah tanpa syarat . “Nabi Ibrahim tetap menjalankan perintah Allah meskipun sangat berat. Ini menunjukkan bahwa seorang mukmin harus mendahulukan kebenaran dan perintah Allah di atas kepentingan pribadi,” . Kedua,  keikhlasan dalam berkorban, bahwa pengorbanan bukan hanya soal materi atau hewan kurban, tetapi juga kesiapan melepas sesuatu yang paling dicintai demi ridha Allah. Ketiga,  kesabaran dan tawakal Sikap Nabi Ismail yang menjawab dengan tenang, “Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar,” mengajarkan keteguhan hati saat menghadapi ujian hidup. Keempat, pendidikan keluarga yang baik  bagaimana Nabi Ibrahim mengajak Ismail berdialog, bukan memaksa.  Ini menunjukkan pentingnya komunikasi, keteladanan, dan pendidikan iman dalam keluarga . Kelima,  ujian hidup memiliki hikmah  Randi mengutip bahwa Allah akhirnya mengganti Ismail dengan hewan sembelihan. Artinya, Allah melihat ketakwaan dan ketulusan hati manusia, bukan semata hasil akhirnya.   Keenam,  ilai sosial dan kepedulian Dari peristiwa ini lahir ibadah kurban pada Idul Adha yang mengajarkan berbagi rezeki, membantu sesama, dan mempererat persaudaraan imbuhnya. Dengan meneladani sosok Ibrahim yang taat dan berjiwa besar. “Keajaiban itu datang setelah ketaatan dan kesabaran diuji,” pungkas Randi . Dengan meneladani sosok Ibrahim yang taat dan berjiwa besar. “Keajaiban itu datang setelah ketaatan dan kesabaran diuji,” pungkas Riandi Pratama,Lc  pendiri Tabon Quran center   ustadz. Ditemui setelah acara Riandi menuturkan salah satu kerjasamanya dengan Sembada Farm  Lukita Wahyu Permadi melakukan pendistribusian daging kurban kepada santri, jamaah Majlis taklim hingga warga sekitar .

Loading

Khutbah Idul Adha 1447 H di Sumbersari Tekankan Ketaatan Dilandasi Sabar, Ikhlas, dan Pengorbanan

Moyudan, Pdmsleman.Or.Id Ribuan umat Muslim di Sumbersari, Moyudan, Sleman melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 H secara serentak pada Rabu, 27 Mei 2026 di Lapangan Semingin, Sumbersari, Moyudan. Shalat dipimpin Imam dan Khatib H. Muhammad Wazid, S.Ag., M.A. Dalam khutbahnya, Wazid mengingatkan bahwa Idul Adha dan ibadah kurban mengajak umat meneladani keimanan, kesabaran, keikhlasan, dan ketaatan Nabi Ibrahim A.S. “Ibrahim adalah hamba Allah yang melalui proses pencarian Tuhan hingga menemukan keyakinan penuh. Ia menyerahkan diri secara bulat tanpa keraguan,” tegasnya. Wazid mencontohkan ketaatan Nabi Ibrahim saat diperintah meninggalkan istri dan anaknya yang masih bayi di lembah tandus. Peristiwa itu justru membawa keberkahan berupa munculnya air Zamzam yang kini menjadi sumber kehidupan bagi jutaan manusia. Lebih lanjut, Wazid menegaskan bahwa ketaatan yang dilandasi kesabaran, keikhlasan, cinta, dan pengorbanan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. “Tidak sempurna keimanan seseorang jika dirinya kenyang sedangkan tetangganya kelaparan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa harta dalam pandangan Islam adalah titipan dunia yang sifatnya sementara. Mengutip hadis riwayat Muslim, At-Tirmidzi, dan An-Nasa’i, ” Anak Adam mengatakan hartaku, hartaku. Tidaklah kamu mendapatkan dari hartamu itu kecuali apa yang kamu makan sampai kenyang, apa yang kamu kenakan sampai usang, atau akan kamu sedekahkan dijalan Allah sehingga pahalanya akan terus mengalir.” Di akhir khutbah, Wazid mengajak jamaah merenungi momentum Idul Adha sebagai ujian ketaatan dan keikhlasan. Menurutnya, setiap orang harus siap mengorbankan waktu, tenaga, harta, dan keluarga demi menjalankan perintah Allah. “Hidup adalah perjuangan, dan setiap perjuangan memerlukan pengorbanan. Justru kesediaan berkorban itulah yang menguji keimanan seseorang.” tutupnyaSugiyanto Rep Moyudan

Loading

Ribuan Jama’ah Penuhi Lapangan Ngablak, Sholat Idul Adha 1447 H PRM Sidoharjo

 Suasana khidmat dan menggema takbir dan tahmid meliputi Lapangan Ngablak, Bangunkerto, Turi, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu pagi, 27 Mei 2026 atau bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah. Ribuan umat Muslim tumpah ruah memenuhi area lapangan untuk melaksanakan Sholat Idul Adha yang dimulai pukul 07.00 WIB. Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sidoharjo. Lantunan takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahilhamd” berkumandang dahsyat, mengubah lapangan terbuka tersebut menjadi lautan getaran iman. Bertindak selaku Imam dan khotib adalah Ustaz Purnomo, S.Pd.I, memimpin jama’ah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Mereka datang dari berbagai kawasan di sekitar antara lain Kawedan, Ngablak, Ledok Nongko, Bangunsari, Ngentak, Tepan, hingga Sidoarjo. Sejak pukul 06.30 WIB, jemaah sudah mulai berdatangan dan mengatur barisan saf yang rapat dan lurus, mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pengumuman jumlah hewan kurban dari para jemaah. Total hewan kurban yang terkumpul sangat luar biasa, yakni 6 ekor lembu dan 18 ekor domba. Rinciannya, Jemaah Kawedan menyumbang 6 lembu, Ngablak 4 lembu, Ledok Nongko 4 lembu dan 8 domba, Bangunsari total 7 lembu, Ngentak 6 lembu, Tepan 3 lembu, serta Sidoarjo 3 lembu dan 2 domba. Ketua panitia menyampaikan bahwa ini adalah wujud nyata ketakwaan dan rasa syukur jamaah kepada Allah Subhanahu wa taala. Dalam khutbahnya, Ustaz Purnomo mengangkat tema esensi pengorbanan yang mengutip Surat Al-Hajj ayat 37 yang menegaskan bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari hati para hamba-Nya. Jemaah juga diajak meneladani kishero Nabi Ibrahim dan Ismail yang menunjukkan puncak ketaatan dan kesabaran. “Ketika Ibrahim mendapat mimpi untuk menyembelih putranya, Ismail menjawab dengan tegas: ‘Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.’ Inilah teladan keluarga idaman,” ujar khotib  . Pimpinan ranting Muhammadiyah Sidoarjo,  Gesang Subagio,  menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung jalannya acara. Beliau khususnya berterima kasih kepada Kelurahan Bangunkerto, para sohibul kurban, serta seluruh panitia dan jemaah yang telah berpartisipasi aktif. Infak yang terkumpul pada hari itu mencapai Rp11.184.800, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian social yang nantinya akan kembali ditasyarufkan kepada masjid dan mushola asal jama’ah dan untuk penyelenggaran hari besar Islam. Arief Hartanto Turi

Loading

Haedar Nashir Serukan Kebangkitan Spiritualitas Takwa di Tengah Krisis Moral Bangsa

Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum menghidupkan spiritualitas taqwa yang membumi dalam kehidupan pribadi, sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan universal. Haedar juga menegaskan bahwa Iduladha jangan dimaknai hanya sebagai ritual formal berupa salat Id dan penyembelihan hewan kurban. Di balik ibadah tersebut terdapat tujuan utama yang jauh lebih mendalam, yakni membentuk pribadi yang bertaqwa kepada Allah SWT. Menurut Haedar, seluruh ibadah dalam Islam, termasuk salat Iduladha dan kurban, sejatinya bermuara pada pembentukan manusia yang tunduk kepada Allah, menjalankan perintah-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya. “Allah menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya bukanlah daging dan darah hewan kurban, melainkan ketakwaan dari manusia yang melaksanakannya. Karena itu, substansi Iduladha adalah penguatan spiritualitas dan moralitas,” tuturnya pada Selasa (26/5). Haedar menjelaskan, keteladanan Nabi Ibrahim, Siti Hajar, dan Nabi Ismail merupakan gambaran spiritualitas taqwa yang sangat revolusioner. Ketiganya menunjukkan kepasrahan total kepada kehendak Allah SWT melalui pengorbanan yang luar biasa besar. “Nabi Ibrahim rela mengorbankan putra tercintanya atas perintah Allah. Siti Hajar menunjukkan keteguhan iman, sementara Nabi Ismail memperlihatkan kepatuhan yang sangat tinggi. Ketiganya menjadi uswah hasanah tentang bagaimana ketakwaan melahirkan jiwa pengorbanan dan kebajikan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa spiritualitas takwa akan melahirkan insan yang mampu membebaskan diri dari belenggu hawa nafsu, kerakusan duniawi, dan egoisme pribadi. Dari situlah muncul sikap ihsan atau kebajikan yang melampaui dalam kehidupan sehari-hari. Haedar menilai, jika nilai-nilai Iduladha benar-benar hidup dalam diri umat Islam, maka akan lahir pribadi-pribadi yang menghadirkan keshalehan sosial di tengah masyarakat. Baik sebagai rakyat biasa maupun pemimpin, insan yang bertakwa akan senantiasa takut kepada Allah sehingga menjauhi berbagai bentuk kemungkaran dan penyimpangan. “Insan yang memiliki spiritualitas takwa akan hidup dengan kejujuran, kesederhanaan, ketulusan, kesabaran, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama. Mereka juga memiliki etos ilmu, berpikir positif, bekerja keras, dan menjadikan kehidupan dunia sebagai ladang amal menuju akhirat,” ungkapnya. Sebaliknya, Haedar mengingatkan bahwa manusia yang kehilangan nilai takwa akan mudah terjerumus pada perilaku koruptif, penyalahgunaan kekuasaan, kerakusan ekonomi, manipulasi sistem, serta tindakan yang merusak lingkungan dan kehidupan sosial. “Spiritualitas takwa membuat seseorang tidak akan korupsi, tidak semena-mena dalam kekuasaan, tidak anti kritik, tidak tamak, dan tidak merusak alam demi keuntungan sesaat,” tegasnya.Dalam konteks kehidupan modern, Haedar juga menyoroti pentingnya menghadirkan akhlak mulia di ruang publik dan media sosial. Menurutnya, insan bertaqwa akan menjaga tutur kata, menghindari ujaran kebencian, fitnah, hoaks, serta berbagai perilaku digital yang merusak persatuan dan peradaban.“Ketakwaan harus tercermin dalam cara bermedia sosial, dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan membangun ukhuwah dengan nyata,” katanya. Haedar turut menyinggung berbagai problem kebangsaan yang masih dihadapi Indonesia, seperti kesenjangan sosial, korupsi, konflik sosial, dan perilaku ajimumpung yang terus merusak kehidupan bersama. Menurutnya, persoalan tersebut berakar pada kerakusan manusia yang kehilangan orientasi moral dan spiritual. Ketika kekayaan hanya dikuasai segelintir kelompok, sementara banyak rakyat hidup dalam kesulitan, maka nilai keadilan dan ketakwaan sejatinya sedang mengalami krisis. “Hasrat untuk menguasai segala sesuatu tanpa batas membuat manusia rela merugikan sesama dan merusak lingkungan. Karena itu bangsa ini membutuhkan kebangkitan spiritualitas taqwa yang melahirkan kebajikan nyata,” katanya. Haedar berharap Iduladha tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi benar-benar menjadi kekuatan transformasi moral bagi umat dan bangsa. Spiritualitas takwa, lanjutnya, harus menghadirkan sistem kehidupan yang lebih adil, berkeadaban, dan penuh kemaslahatan. “Ketakwaan bukan sekadar indah dalam kata-kata dan retorika, tetapi harus tampak nyata dalam tindakan, kebijakan, dan kehidupan sehari-hari. Jika spiritualitas taqwa tumbuh dalam kehidupan nyata, maka akan lahir budaya keshalehan yang menebarkan kebajikan bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan semesta,” tegas Haedar. Secara khusus, Haedar memberikan pesan kepada generasi milenial, generasi Z, dan generasi Alfa agar menjadikan Iduladha sebagai sarana pembentukan karakter unggul dan berkemajuan. Ia berharap generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang taat beragama, gemar membaca, mencintai ilmu pengetahuan, menguasai teknologi dan keahlian, memiliki etos kerja tinggi, mandiri, hemat, serta menjunjung tinggi akhlak dan etika. “Generasi muda jangan terjebak budaya instan, malas, hedonistik, dan gemar pamer kemewahan. Spiritualitas takwa harus melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan memberi manfaat bagi kehidupan,” pungkas Haedar.

Loading

Muhammadiyah DIY Siapkan 1412 Lokasi , PDM Sleman di 303 Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah akan jatuh pada rabu 27 Mei 2026 atau 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah besok sebagaimana maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang ketetapan Idul Adha 1447 H. Dalam release dari PWM DIY yang diterima menerangkan bahwa sebagai persiapan menyambut Hari Raya yang penuh makna ini, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) , Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) telah menyiapkan 1412 lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha 1447 H yang tersebar di kota dan kabupaten se-DIY. Adapun rincian sebaran lokasi Sholat Id di DIY antara lain Kab. Bantul terdapat 294 lokasi, Kab. Gunungkidul terdapat 382 lokasi, Kota Jogja terdapat 244 Lokasi, Kab. Kulonprogo terdapat 189 Lokasi dan Kab. Sleman 303 Lokasi.  Ketua PWM DIY Ustadz Dr. HM IKhwan Ahada menyampaikan pesan Idul Adha 1447 H, momentum untuk meningkatkan kepekaan sosial kemanusiaan dan spiritual dan hendaknya tetap menjaga kebersamaan dan ukhuwah sehingga terlaksana peribadatan yang khusyu’ dan nyaman. Berikut daftar lokasinya  cekkk Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

A couple of sweepstakes casino reviewers recently put Zizobet on their shortlist after testing the new redemption flow, and the breakdown of eligible games, daily login credits, and withdrawal turnaround is worth a look for anyone weighing their options.
Pour les joueurs francophones qui explorent les alternatives de mise en dehors du cadre régulé, plusieurs guides spécialisés passent en revue la fiabilité et les cotes proposées par les opérateurs disponibles, et l'on trouve notamment une analyse détaillée du paris sportif hors ARJEL qui examine les conditions d'inscription ainsi que les méthodes de paiement acceptées par ces plateformes.
Wer ein seriöses Online-Angebot sucht, achtet auf Lizenz, Spielauswahl und faire Bonusbedingungen, bevor er sich bei casino Zizobet anmeldet und dort Echtgeldspiele ausprobiert.
Veteran slots players know that chasing jackpots on the reels feels best when paired with disciplined bankroll management, so most serious spinners read up on volatility ratings and bonus buy features before they load a new title. Comparing welcome packages, free spin offers, and loyalty rewards across different brands helps casual bettors stretch their deposit further while keeping the entertainment value high. For a deeper look at how wagering requirements, RTP disclosures, and licensing jurisdictions shape the modern online casino landscape, check out https://borroloolahouseboats.com/ where regular updates and curated guides keep enthusiasts informed about the latest iGaming releases, live dealer rooms, and progressive prize pools across the industry.
When comparing new gaming platforms, I always look for a balanced mix of slot variety, fair bonus terms, and reliable withdrawal speeds; Bananzia Casino ticks those boxes with a user-friendly interface and a diverse game library.
Online gokken blijft populair onder Nederlandse spelers die houden van tafelspellen, live casino-ervaringen en moderne videoslots. Wie op zoek is naar een overzichtelijk platform met aantrekkelijke bonussen en een uitgebreid spelaanbod, kan terecht bij Magius Casino, waar registratie eenvoudig verloopt, stortingen snel worden verwerkt en de klantenservice dag en nacht bereikbaar is voor vragen over spelregels of accountinstellingen.
Steeds meer Nederlanders ontdekken de spanning van online gokken, waarbij ze op zoek gaan naar een betrouwbaar platform met een uitgebreid aanbod. Nyx Bets Casino voldoet aan deze wens met een ruime collectie gokkasten, tafelspellen en live casinospellen, aangevuld met aantrekkelijke bonussen en een gebruiksvriendelijke interface.
Modern casino reviewers tend to weigh bonus wagering terms, slot RTP listings, and live dealer game variety before publishing their take, and Odinfortune often pops up in those side-by-side breakdowns.
Australian players looking for a polished online gaming hub often compare what Zoome brings to the table against locally licensed competitors, noting its broad pokies catalogue, AUD-friendly banking, and a loyalty setup that feels tuned to the way punters in Sydney, Melbourne, and Perth tend to play across long weekend sessions.
Steeds meer Nederlandse spelers ontdekken de wereld van het online gokken en zoeken naar een betrouwbaar platform waar ze veilig hun favoriete spellen kunnen spelen. Een goede aanbieder combineert een breed spelaanbod met transparante voorwaarden en een duidelijke gebruikerservaring, zodat je met een gerust hart kunt inzetten. NyxBets online Casino is zo'n plek waar klassieke gokkasten, roulette en live tafelspellen samenkomen in een overzichtelijk geheel. Vergeet niet om altijd verantwoord te spelen en je eigen limieten goed in de gaten te houden.
Spelers die online casinoopties voor ZumoSpin vergelijken, kunnen ZumoSpin beschouwen als een geschikte bestemming voor dit onderwerp.
Wie in Nederland graag een gokje waagt online, let tegenwoordig scherp op betrouwbaarheid, snelle uitbetalingen en een overzichtelijk spelaanbod; een platform als KIKI weet daar met transparante voorwaarden en een breed scala aan slots en live tafelspelenvolop op in te spelen.
Players looking for hassle-free ways to enjoy classic table games and slots online often compare welcome bonuses and payout speeds before signing up, and a solid resource like ModernGhana - bingo sites no ID verification UK can help simplify the decision when you want to skip lengthy signup checks and get straight to the action.
Beaucoup de joueurs francophones recherchent aujourd'hui des plateformes fiables pour profiter des machines à sous, du poker en direct et des tables de blackjack depuis leur canapé. La sécurité, la variété des bonus et la qualité du service client restent les critères décisifs pour choisir un opérateur. Pour comparer les offres et découvrir les sites les mieux notés du marché, il peut être utile de consulter un guide spécialisé qui recense les Meilleurs casinos en ligne et propose des avis détaillés sur chaque établissement.
Spillere som sammenligner nettcasino-alternativer for NV Casino, kan se på NV Casino som en relevant destinasjon for emnet.
Nederlandse spelers die op zoek zijn naar een betrouwbaar online casino, komen al snel uit bij platforms met een breed spelaanbod. Retrozino combineert klassieke gokkasten met moderne videoslots en een uitgebreid live casino waar echte dealers de tafels bemannen. Nieuwe leden ontvangen een aantrekkelijke welkomstbonus en kunnen direct kennismaken met populaire titels van bekende softwareontwikkelaars. Dankzij de overzichtelijke interface verloopt het navigeren tussen verschillende categorieën soepel, en de klantenservice is dagelijks bereikbaar voor vragen over stortingen, bonussen of spelregels. Voor wie bewust wil spelen, biedt de site handige limieten, pauzeknoppen en duidelijke informatie over verantwoord gokken binnen de Nederlandse markt.