Panen Raya Talas Pratama JATAM Sleman Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Muhammadiyah

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Panen Raya Talas Pratama JATAM Sleman Perkuat Kemandirian Ekonomi Petani Muhammadiyah Sleman Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman bersama Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PCM Sleman, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sleman, serta SPPG Sariharjo menggelar kegiatan Panen Raya Talas Pratama dan Sarasehan pada Ahad, 18 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lahan Talas Pratama milik Sudarsono yang berada di kawasan Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman . Panen raya ini menjadi momentum penting dalam penguatan sektor pertanian berbasis komunitas yang dikembangkan Muhammadiyah Sleman. Talas Pratama dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan, relatif mudah dibudidayakan, serta mampu dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif dan produk olahan bernilai tambah. Melalui kegiatan ini, JATAM Sleman berupaya mendorong kemandirian petani sekaligus memperluas jejaring pemasaran hasil pertanian. Prosesi panen akan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan penjelasan singkat mengenai budidaya Talas Pratama yang dipandu oleh Sartiman dari MPM PDM Sleman, didampingi Sudarsono selaku petani pengelola lahan. Hadir dalam prosesi panen, antara lain Prof. FX Wagiman : Ahli Talas Pratama – Akademisi UGM, Agus Amin Syafuddin, S.P, M.Sc – Ketua MPM PWM DIY, H. Adib Nurhadi, M.Pd – MPM PP Muhammadiyah. Cahyono, S.Ag – PWM DIY, Hj.Sri Hartatik, S.Pi – Lurah Tridadi, H.Arief Sulistyo,SE – PDM Sleman, Dra.Hanik Rosyada,M.Ag – Ketua PDA Sleman, H. Koesno Wibowo MLH PDM Sleman. Mitra dan Kepala SPPG Sariharjo, Ketua Jatam DIY. Ketua MPM PDM se-DIY. Setelah prosesi panen, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan yang bertempat di Resto Puri Mataram. Sarasehan ini dirancang sebagai ruang dialog dan berbagi pengalaman antara petani, akademisi, serta pemangku kebijakan. Sejumlah narasumber di antaranya perwakilan MPM PP Muhammadiyah, PWM DIY, MPM PWM DIY, MPM PDM Sleman, petani binaan JATAM Sleman, ahli talas dari Universitas Gadjah Mada Prof. Wagiman, serta perwakilan SPPG atau Dapur MBG Sariharjo dan dimoderatori oleh Slamet S MPM PDM Sleman . Ketua PDM Sleman, H. Arif Sulistyo menyampaikan sambutan “pentingnya sinergi antara persyarikatan, petani, dan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi umat”. Sementara itu, sambutan juga disampaikan oleh Lurah Tridadi sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pertanian lokal berbasis masyarakat. Melalui Panen Raya Talas Pratama dan Sarasehan ini, Muhammadiyah Sleman berharap model pemberdayaan petani yang terintegrasi dapat terus dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang panen hasil bumi, tetapi juga wahana konsolidasi gagasan dan penguatan komitmen bersama dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berpihak pada kesejahteraan petani. REp Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

Perayaan Milad ke-49 TK ABA Sidoharjo: Membentuk Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

 Turi, Pdmsleman.Or.id Suasana kemeriahan menyelimuti TK ABA Sidoharjo Unit 2 pada Kamis, 15 Januari 2026. Lembaga pendidikan anak usia dini ini menggelar perayaan hari jadi yang ke-49 dengan mengusung tema besar, “Milad TK ABA Sidoharjo yang ke-49 tahun, dalam Cahaya Isra Mi’raj: Mendidik Murid yang Cerdas dan Berakhlak Mulia.” Acara ini tidak hanya menjadi ajang syukur atas usia sekolah yang hampir mencapai setengah abad, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antara pengurus, guru, purna tugas, dan wali murid. Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan sesi pra-acara pada pukul 08.00 WIB. Antusiasme anak-anak terlihat saat Axella dari kelas B3 membawakan lagu “Bila Ku Pandang Wajahmu” . Semangat keceriaan semakin memuncak dengan pelaksanaan senam “Aku Cinta Indonesia” dan senam bersama sebagai bagian dari kampanye hidup sehat di lingkungan sekolah. Tak ketinggalan, panitia juga membagikan tujuh unit doorprize anak pada sesi awal ini untuk memacu semangat para siswa. Memasuki agenda formal, pembukaan dimulai oleh pembawa acara yang dilanjutkan dengan pembacaan doa surat pendek oleh Fatima. Nuansa khidmat terasa saat Kamila memimpin seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” serta “Mars TK ABA”. Pendidikan karakter juga ditampilkan secara nyata melalui penampilan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang dibawakan dengan apik oleh Ais dan Ayu. Kepala Sekolah TK ABA Sidoharjo, Sri Maharti, M.Pd., dalam sambutannya menekankan perjalanan panjang sekolah hingga mencapai usia ke-49 tahun dengan banyak prestasi yang ditorehkan. Prosesi syukur ditandai dengan pemotongan tumpeng yang disampaikan kepada Drs. Samsuri selaku Ketua Komite, serta perwakilan dari Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM).    Panewu Anom Turi, Muh. Yunan Nurtrianto, S.STP., M.Sc., memberikan apresiasi atas nama Kapanewon “Selamat dan sukses atas milad TK ABA Sidoharjo yang ke-49. Terima kasih atas kiprah TK ABA Sidoharjo selama ini yang telah ikut serta menyukseskan program pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,” Dukungan dari Drs. Bambang Rahmanto selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah Turi “ kami berharap untuk kedepannya bisa lebih harum namanya dan dipercaya di masyarakat dan untuk mempertahankan prestasi yang selama ini sudah banyak diraih, karena kedepannya tantangan generasi penerus akan lebih berat”. Acara ini berlangsung atas Kerjasama penuh antara jajaran sekolah dan persatuan wali murid yang bersama menyiapkan dan mensukseskan acara.  Momen penuh haru pun terjadi saat sesi pemberian kenang-kenangan kepada tujuh purna kepala sekolah dan guru (Bunda Harti), di antaranya Ibu Partiinah, Ibu Siti Fatimah, Ibu Siti Komariah, Ibu Muji Rahayu, Ibu Siti Juwaidah, Ibu Sri Sugiyanti, dan Ibu Sulimah. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi mereka yang telah meletakkan fondasi pendidikan di sekolah ini. Selain agenda seremonial, acara ini juga menyediakan fasilitas pemeriksaan gratis dari Kimia Farma yang sangat bermanfaat bagi tamu undangan dan orang tua murid. Menjelang siang, keceriaan kembali hadir melalui sesi juru kisah atau dongeng interaktif bersama Pakde Sam yang diikuti dengan penuh tawa oleh anak-anak. Acara ditutup dengan pembagian doorprize menarik yang sangat melimpah. Panitia menyediakan 31 unit doorprize dewasa, serta 14 doorprize utama untuk kategori anak-anak. Melalui perayaan ini, TK ABA Sidoharjo berharap dapat terus menjadi cahaya pendidikan yang melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia sesuai nilai-nilai luhur agama. Rep Editor Arief Hartanto

Loading

Mempererat Kemitraan, Dosen dan Tendik UNISA Hadiri Muhammadiyah Sleman Expo 2026

Sleman , Pdmsleman.or.Id Dosen dan Tendik Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, turut berpartisipasi dalam Muhammadiyah Sleman Expo 2026 yang diselenggarakan di Sleman City Hall, Sleman, pada 9-11 Januari 2026. Acara pameran dan promosi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Muhammadiyah, serta mempromosikan produk dan jasa yang dihasilkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) maupun Amal Usaha Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AUM-A). Dalam acara ini, dosen dan tendik UNISA hadir menyukseskan MSE 2026. “ Berinteraksi dengan pengelola stan dan pengunjung menjadi keistimewaan tersendiri.  Produk dan jasa yang dihasilkan oleh  Muhammadiyah membuktikan kepedulian Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang terus menyikapi perubahan dan perkembangan jaman” tuturnya. Di stan PRM PRA Banyuraden, Gamping misalnya kita temui adanya program Mabrur Event, Gowes tiap Ahad Legi dan masih banyak lainnya. Adapun di stan PCM Gamping kita saksikan program MAC, Muhammadiyah Agriculture Center. Di stan ini pula diinfokan berbagai amal usaha pendidikan antara lain SD Muhammadiyah Ambarketawang 1, SD Muhammadiyah Ambarketawang 2, SD Muhammadiyah Ambarketawang 3, SD Muhammadiyah Banyuraden, MGS (Muhammadiyah Green School), SD Muhammadiyah Mlangi, SD Muhammadiyah Balecatur, SMP Muhammadiyah 1 Gamping, SMK Muhammadiyah Gamping. Kepedulian Muhammadiyah terhadap pendidikan begitu besar. “Partisipasi dosen dan tendik UNISA dalam Muhammadiyah Sleman Expo 2026 ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Muhammadiyah,” kata salah satu pegawai UNISA. “Kami berharap, melalui acara ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami Muhammadiyah, serta dapat memanfaatkan produk dan jasa yang dihasilkan oleh warga Muhammadiyah. Bagi warga Muhammadiyah sendiri, berbagai potensi ini diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah dan profesionalisme. Muhammadiyah Sleman Expo 2026 ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk warga Muhammadiyah, pegawai AUM Aisyiyah, para pelajar, dan masyarakat umum. Talkshow pendidikan bersama drg.Hanum Rais dan Bapak Mujiono, Pengawas Pendidikan merupakan dialog terbuka tentang upaya meningkatkan kualitas pendidikan yang dilakukan Muhammadiyah. Pengelolaan profesional, sungguh-sungguh, diniatkan ibadah ikhlas lillah menjadi kunci keberhasilan pendidikan  Muhammadiyah. Dengan hadir MSE 2026, diharapkan tercipta ukhuwah dan kemitraan yang erat antara pegawai UNISA Yogyakarta dengan sesama warga persyarikatan, terutama di domisili masing-masing. Adapun stan UNISA Yogyakarta ramai dikunjungi. Daya tariknya adalah adanya pemeriksaan asam urat dan gula darah secara gratis. Kampus berwawasan kesehatan, pilihan dan unggul ini mendukung suksesnya Muhammadiyah Sleman Expo 2026. Rep : Hanik Rosyada M.Pd  PDA Sleman Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman.

Loading

PCM Turi Terima Wakaf Tanah Sawah di Girikerto

Turi, Pdmsleman.Or.IdPimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi kembali menerima amanah besar dalam upaya pengembangan dakwah dan pemberdayaan umat. Bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Turi, telah dilaksanakan prosesi ikrar wakaf sebidang tanah sawah yang berlokasi di Somoitan, Girikerto, Turi, Sleman pada Senin (12/1).Tanah seluas 584 meter persegi tersebut diserahkan oleh Bapak Suratno, warga Somoitan, kepada Persyarikatan Muhammadiyah sebagai Nazhir (pengelola wakaf). Penyerahan ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap integritas Muhammadiyah dalam mengelola aset umat secara profesional dan produktif.Prosesi ikrar wakaf berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta saksi-saksi kunci. Ikrar tersebut diucapkan langsung oleh Wakif (pemberi wakaf), Bapak Suratno, di hadapan Kepala KUA Turi yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW).Hadir dalam acara tersebut Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, yang secara simbolis menerima amanah tersebut. Selain itu, hadir pula dua orang saksi yang menguatkan keabsahan prosesi tersebut, yakni Abu Mustofa dan Tri Murtolo.Ketua PCM Turi, Drs. Bambang Rahmanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga Bapak Suratno. Menurutnya, setiap jengkal tanah yang diwakafkan ke Muhammadiyah adalah investasi akhirat yang akan terus mengalir pahalanya.“Kami atas nama Persyarikatan Muhammadiyah mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada Bapak Suratno. Amanah berupa tanah sawah seluas 584 meter persegi ini akan kami jaga dan kami kelola sesuai dengan peruntukannya demi kemaslahatan umat, khususnya di wilayah Turi,” ujar Bambang Rahmanto di sela-sela acara.Lokasi tanah yang berada di Somoitan, Girikerto, dikenal sebagai kawasan yang subur. Muhammadiyah Turi berkomitmen untuk memastikan lahan tersebut tetap produktif. Pengelolaan aset wakaf dalam Muhammadiyah tidak hanya berhenti pada legalitas administratif, tetapi juga pada optimalisasi fungsi lahan untuk mendukung program-program dakwah, sosial, maupun pendidikan.Penambahan aset ini menambah daftar panjang inventaris wakaf yang dikelola oleh PCM Turi. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi warga Muhammadiyah lainnya untuk terus gemar berwakaf, mengingat wakaf merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi dan dakwah Islam yang berkelanjutan.Wakaf warga Somoitan ini untuk amal usaha Muhammadiyah, yang hasil/ manfaatnya untuk kemakmuran Masjid Umar bin Khattab Somoitan sebagaimana disampaikan Bahari AW dari KUA Turi pada Senin. Kepala KUA Turi selaku PPAIW dalam sambutannya mengingatkan pentingnya legalitas dalam setiap transaksi wakaf. Dengan adanya Akta Ikrar Wakaf (AIW), maka status tanah tersebut telah sah secara hukum negara dan terlindungi dari sengketa di masa depan.“Langkah yang diambil PCM Turi dan Bapak Suratno hari ini adalah teladan yang baik. Tertib administrasi wakaf sangat penting agar niat mulia wakif tetap terjaga dan manfaatnya bisa dirasakan lintas generasi,” ungkapnya. Rep- Editor arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Sri Mularsih, Warga Barak Seyegan Guru SD Muhammadiyah Dadapan Turi Raih Hadiah Umroh MSE # 1

 Sleman, Pdmsleman.Or,Id  Riuh rendah kegembiraan mewarnai penutupan perhelatan akbar Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1 yang digelar di Sleman City Hall (SCH). Di tengah ribuan pasang mata yang menanti, satu nama muncul sebagai pemenang hadiah utama berupa paket Umroh ke Tanah Suci. Ia adalah Sri Mularsih, seorang guru bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Dadapan, Turi, Sleman yang berasal dari Seyegan. Bagi Sri, hadiah ini bukan sekadar keberuntungan dalam sebuah undian, melainkan jawaban atas doa dan dedikasinya selama ini di dunia pendidikan persyarikatan. Warga Barak, Margoluwih Seyegan ini mengaku sangat terkejut dan bersyukur atas amanah besar yang diterimanya. “Senang banget, Alhamdulillah.,” ungkap Sri dengan nada haru saat diwawancarai usai menerima konfirmasi kemenangannya. Ia menuturkan bahwa selama hidupnya, ia hampir tidak pernah mendapatkan doorprize dalam acara apa pun. Namun, kali ini Allah memberikan hadiah yang luar biasa langsung melalui wasilah Muhammadiyah. Keikutsertaan Sri dalam acara MSE #1 bermula dari instruksi kunjungan bagi para guru Muhammadiyah serta keinginannya mengikuti agenda “Senam Bahagia Muhammadiyah ‘Aisyiyah” di Lapangan Denggung. Berbekal kupon yang ia peroleh dari kegiatan tersebut, Sri tidak menyangka bahwa langkah kakinya menuju arena expo akan membawanya hingga ke Baitullah. “Selain mengikuti senam, saya juga penasaran ingin melihat langsung keseruan Muhammadiyah Sleman Expo yang pertama ini. Saya berkeliling melihat stan-stan dari berbagai sekolah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya,” jelasnya. Bagi Sri, MSE #1 bukan sekadar pameran biasa. Ia melihat kreativitas yang luar biasa dari para siswa, mulai dari pameran karya seni hingga produk UMKM yang dipasarkan oleh warga persyarikatan. Hal ini baginya menunjukkan bahwa potensi ekonomi dan pendidikan di Sleman sangatlah besar jika dikelola dengan semangat kebersamaan. Sebagaimana dituturkan kepada Ibni Hafzah Wahidatul Azizah dari Sekretariat PDM Sleman pada Senin 12 Januari 2026. Sebagai bagian dari pejuang pendidikan di bawah bendera Muhammadiyah, Sri Mularsih menaruh harapan besar bagi masa depan organisasi. Ia berharap kegiatan seperti MSE dapat terus berkelanjutan untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan menguatkan kemandirian ekonomi umat. “Semoga semakin banyak anak-anak yang sekolah di Muhammadiyah. Saya juga berharap AUM-AUM di luar sektor pendidikan bisa semakin maju dan sejahtera untuk kepentingan umat,” harapnya menutup pembicaraan. Eko Sumardiyanto selaku Ketua Panitia MSE#1 dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman menyampaikan bahwa “ hadiah Umroh ini merupakan bentuk apresiasi bagi warga yang telah ikut serta menyemarakkan syiar Islam melalui MSE #1. Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah ingin menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di atas mimbar, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi dan apresiasi bagi mereka yang berkhidmat di jalur pendidikan dan social”. Rep : Ibni Hafzah Wahidatul Azizah Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

Talkshow Ekonomi Syariah Warnai Muhammadiyah Sleman Expo #1, Edukasi Pelajar dan Mahasiswa Kelola Dana di Pasar Saham​

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman melalui Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) menggelar Talkshow Ekonomi Syariah bertema “Cara Cerdas Pelajar & Mahasiswa Mengelola Uang di Pasar Saham” sebagai rangkaian Muhammadiyah Sleman Expo #1 (MSE#1) di Sleman City Hall, Ahad (11/1/2026). Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan warga Muhammadiyah se‑Kabupaten Sleman yang antusias mengikuti materi seputar pengelolaan keuangan dan investasi syariah.​ Muhammadiyah Sleman Expo #1 yang diselenggarakan pada 9–11 Januari 2026 di Sleman City Hall merupakan expo perdana yang mengusung tema “Meningkatkan Sinergi dan Inovasi Amal Usaha Muhammadiyah untuk Sleman Maju dan Berdaya Saing”. Expo ini menampilkan peran nyata Muhammadiyah Sleman di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah keagamaan, sekaligus menjadi ruang temu publik dan wahana edukasi bagi masyarakat luas.​ Pembukaan expo dilakukan secara resmi oleh Ketua PWM DIY yang memberikan apresiasi atas inisiatif PDM Sleman menjadikan pusat perbelanjaan sebagai ruang dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat. Sejumlah tokoh daerah, jajaran PDM dan PDA Sleman, serta perwakilan amal usaha Muhammadiyah turut hadir pada pembukaan tersebut.​ Talkshow Ekonomi Syariah berlangsung di Atrium Rama Sleman City Hall pada pukul 13.00–15.00 WIB sebagaimana tercantum dalam rundown resmi MSE#1 dan dipandu oleh moderator Arif Fajar Wibisono, SE., M.Sc. Acara ini menjadi salah satu sesi unggulan pada hari penutupan expo yang sebelumnya diisi dengan pentas seni budaya, lomba permainan tradisional, dan gathering komunitas Muhammadiyah Sleman.​​ Sebagai narasumber, panitia menghadirkan Mohammad Bekti Hendrie Anto, S.E., M.Sc., dosen Ekonomi Islam Universitas Islam Indonesia, dan Hery Gunawan Muhamad, Kepala Divisi Syariah FAC Sekuritas sekaligus Duta Pasar Modal Syariah OJK,. Keduanya menyampaikan materi praktis tentang prinsip dasar pasar modal syariah, pengelolaan uang saku secara bijak, serta langkah awal berinvestasi yang sesuai syariah bagi pemula.​ Peserta talkshow aktif bertanya seputar cara memulai investasi dengan modal terbatas, memilih instrumen yang halal, serta strategi menghindari praktik keuangan yang spekulatif dan merugikan. Narasumber menekankan pentingnya literasi keuangan sejak usia pelajar dan mahasiswa agar generasi muda Muhammadiyah mampu mandiri secara ekonomi sekaligus menjaga nilai‑nilai syariah dalam setiap transaksi.​ Melalui kegiatan ini, MEBP PDM Sleman berupaya memperkuat ekosistem dakwah ekonomi berkemajuan dengan menjadikan pasar modal syariah sebagai salah satu sarana aktualisasi nilai amanah, profesionalitas, dan kemandirian umat. Penyelenggaraan talkshow di tengah expo membuktikan bahwa dakwah Muhammadiyah tidak hanya hadir di masjid dan mimbar, tetapi juga di ruang publik modern seperti pusat perbelanjaan yang dekat dengan keseharian generasi muda.​ Talkshow Ekonomi Syariah menjadi bagian integral dari rangkaian kegiatan hari terakhir MSE#1 yang ditutup dengan prosesi penutupan resmi pada malam hari di Atrium Rama Sleman City Hall. Kehadiran ratusan pelajar, mahasiswa, dan warga Muhammadiyah dari berbagai penjuru Sleman menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap edukasi keuangan syariah yang mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan zaman.​ MEBP PDM Sleman merencanakan kelanjutan program dalam bentuk pelatihan dan kelas lanjutan pasar modal syariah agar peserta tidak berhenti pada tataran pengetahuan, tetapi mampu mempraktikkan pengelolaan keuangan yang sehat dan berkeadilan. Expo perdana ini diharapkan menjadi inspirasi bagi cabang dan ranting Muhammadiyah di Sleman untuk mengembangkan inovasi dakwah serupa yang menyasar komunitas anak muda, pelajar, dan mahasiswa.​ Pengirim berita: RAMA WS.​ MEBP PDM Sleman

Loading

Peran KOKAM Sleman Kawal Syiar Muhammadiyah Sleman Expo #1

Sleman, Pdmsleman.Or.Id Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Daerah Kabupaten Sleman menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda besar persyarikatan berupa perhelatan akbar Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1, jajaran KOKAM Sleman menginstruksikan pengamanan penuh guna memastikan kelancaran acara yang menjadi pusat perhatian warga Muhammadiyah di Bumi Sembada tersebut. Agenda yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Januari 2026, ini dipusatkan di Sleman City Hall (SCH). Sebagai garda terdepan dalam pengamanan dan pelayanan Muhammadiyah, KOKAM mengambil peran strategis dalam menjaga ketertiban serta kenyamanan para pengunjung dan peserta expo. Komandan KOKAM Sleman, Pupud Purnomo, secara resmi menginstruksikan kepada seluruh jajaran anggota KOKAM di wilayah Kabupaten Sleman untuk terjun langsung membantu Pengamanan (PAM) selama kegiatan berlangsung. Instruksi ini dikeluarkan sebagai bentuk kesiapsiagaan organisasi dalam mengawal marwah persyarikatan. “Mohon untuk seluruh anggota KOKAM se-Kabupaten Sleman untuk bisa membantu PAM dalam kegiatan Muhammad Sleman Expo #1. Kehadiran kita sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap rangkaian acara berjalan dengan tertib dan kondusif,” tegas Pupud Purnomo dalam keterangannya, Sabtu (10/1). Selain fokus pada area pameran di Sleman City Hall, tugas besar menanti pada hari terakhir rangkaian acara. Pada hari Minggu, 11 Januari 2026, ribuan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah memadati Lapangan Denggung, Sleman, untuk mengikuti agenda “Senam Bahagia Muhammadiyah ‘Aisyiyah”. “Untuk kegiatan Senam Bahagia di Lapangan Denggung, dibutuhkan minimal 60 personel KOKAM yang bertugas khusus di area tersebut. Fokus kita adalah pengaturan arus massa dan pengawalan jalannya acara agar tetap aman dan nyaman bagi seluruh peserta,” tambah Pupud. Mengenai ketentuan teknis di lapangan, pimpinan KOKAM menetapkan penggunaan atribut resmi sesuai dengan prosedur yang berlaku. Seluruh personel diwajibkan mengenakan Pakaian Dinas Siaga (PDS) KOKAM Lengkap atau menyesuaikan dengan kondisi lapangan, dengan kewajiban utama mengenakan sepatu demi menjaga profesionalisme dan performa saat bertugas. Keterlibatan KOKAM dalam Muhammadiyah Sleman Expo #1 ini bukan sekadar tugas pengamanan, melainkan manifestasi dari semangat Fastabiqul Khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan). MSE #1 sendiri merupakan ajang unjuk kekuatan ekonomi, pendidikan, dan kreativitas warga Muhammadiyah Sleman, sehingga stabilitas di lokasi acara menjadi prioritas utama. Dengan koordinasi yang solid antar-cabang dan ranting di bawah komando KOKAM Daerah Sleman, diharapkan perhelatan perdana expo ini sukses secara penyelenggaraan dan memberikan dampak luas bagi syiar Islam berkemajuan. Pupud menutup instruksinya dengan pesan semangat bagi para personel yang bertugas di lapangan. “Naṣrun mina-llāhi wa fatḥun qarīb, wa baśyiri-l-mu’minīn,” pungkasnya.  Rep & Editor  Arief Hartanto MPI PDM Sleman

Loading

SD Muhammadiyah Pakem (Smupa) Tampil Dalam Ajang Kreativitas Muhammadiyah Sleman Ekspo #1

Pakem, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman punya gawe besar dengan menyelenggarakan gebrakan baru Muhammadiyah Sleman Expo (MSE #1). Semenjak masa liburan, SD Muhammadiyah Pakem (Smupa) sudah merencanakan untuk mengikuti acara menarik yang sangat berpotensi untuk ajang marketing sekolah ini. Segenap guru dan karyawan bersinergi di bawah komando Ketua, Rakanda Bagas sekaligus Bagian Kesiswaan Sekolah, untuk menyukseskan acara ini dan dukungan penuh Kepala Sekolah Hj. RR Afiati Fatimah M.Pd dan segenap keluarga besar Smupa mulai dari persiapan barang yang akan dipamerkan dan properti yang dibutuhkan. Pembinaan lomba Gobag sodor oleh Guru PJOK, Rakanda Mail dan Budi. Perencanaan tampilan menyanyi oleh prestator Arsyila kelas 4 dan Zaura kelas 5. Pembagian jadwal jaga dan jobdesk tiap guru dan karyawan. Stand SD Muhammadiyah Pakem berada di stand VIP berbagi dengan SD Muhammadiyah Sangonan. Stand ini menampilkan karya buku, lukisan, kegiatan kokurikuler berupa shibori, jaserjamupa (jahe serai jamune SD Muhammadiyah Pakem),  pembuatan slondok renteng, dan kegiatan adiwiyata, produk berupa karya robot buatan anak-anak peserta ekstrakurikuler Robotik. “ Alhamdulillah, berkat detail persiapan direncanakan secara matang dan maksimal ini  kegiatan MSE 31 luar biasa sukses. Kunjungan murid dan orangtua dan berbagai tamu dari warga dan anggota Muhammadiyah di stand Smupa yang berbagi stand dengan SD Muhammadiyah Sangonan 4 mencapai 1.500 pengunjung. Setiap pengunjung senang karena mendapatkan souvenir slondok dan stiker sekolah serta mendapatkan kesempatan untuk mencoba robot buatan murid yang dipamerkan” tutur Afiati Fatimah M.Pd. Para pengunjung juga dapat mengikuti berbagai rangkaian acara menarik pada Pameran MSE #1 ini diantaranya: Pengajian, Seminar dan Talkshow Pendidikan yang mendatangkan beberapa narasumber tokoh atau pejabat Muhammadiyah diantaranya Arif Jamali Muis M.Pd, Wakil Mentri Pendidikan dan Hanum Salsabilla, putri dari Amien Rais. Acara ini juga dimeriahkan dengan senam bahagia yang diikuti sekitar 20.000 warga Muhammadiyah. Lomba mewarnai dan lomba gobag sodor juga diadakan pada hari ketiga. Alhamdulillah tim Gobok sodor SD Muhammadiyah Pakem yang terdiri dari murid kelas 4 dan 5 berhasil memborong 2 piala, juara 2 dan 3 dalam ajang bergengsi dalam acara ini. Selain itu, Ananda Arsyi kelas 4 dan Ananda Zaura kelas 5 juga mendapatkan kesempatan untuk tampil  menyanyi dalam Panggung Seni dan Budaya. Rep  Ari Fitri Utami. Editor: Muharam Bagaskara Ahada

Loading