![]()
Author Archives: Arief Hartanto
Apel Akbar KOKAM Nasional Bersama Ketua PP Muhammadiyah dan Kapolri
sleman, Pdmsleman.Or.Id Seragam doreng hijau merah dengan baret merah membara dari sekitar 23.000 anggota memenuhi Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta pada gelaram Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) seluruh Indonesia yang digelar pada Ahad 24 Muhamarram 1447 H / 20 Juli 2025. Panas dan teriknya mentari tak mengurangi semangat mereka mengikuti upacara, militansi para kader KOKAM benar-benar terasa disini. Apel ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang konsolidasi intelektual dan gerakan progresif yang menegaskan peran KOKAM sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir dalam amanahnya menekankan pentingnya sinergi antara KOKAM dan Polri dalam mendukung program-program strategis demi kepentingan bangsa. “ KOKAM harus senantiasa berada di garda depan dalam pengabdian untuk Indonesia” tuturnya. Haedar menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh anggota KOKAM yang hadir, pertama Berpegang Teguh pada Nilai Islam. Dimana seluruh gerakan Muhammadiyah, termasuk KOKAM, harus berlandaskan nilai-nilai Islam. Prinsip ini menjadi fondasi utama dalam seluruh langkah dan perjuangan, “Sebagaimana pesan Kiai Haji Ahmad Dahlan, dari rahim Muhammadiyah harus lahir umat Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam, berakhlak mulia, dan berkarakter kuat,” tegas Haedar. Kedua, Meneladani Jenderal Sudirman. Dalam perjuangannya, KOKAM diminta menjadikan Jenderal Sudirman sebagai teladan utama. Haedar menyoroti kesucian hati dan keikhlasan Sang Jenderal dalam berjuang. Haedar menutup amanahnya dengan ajakan kepada seluruh anggota KOKAM untuk terus menjaga semangat kolaborasi dalam menghadapi tantangan zaman. “KOKAM harus selalu berada di barisan terdepan untuk mendukung, menjaga, dan memperjuangkan kepentingan bangsa Indonesia,” tutup Haedar. Sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atas peran KOKAM “Saya ucapkan terima kasih kepada KOKAM yang selama ini banyak mendukung program-program kepolisian mulai dari berbagai -pengamanan nasional, internasional, pengamanan agenda keagamaan, kemarin Idul Fitri bisa dilalui berjalan dengan aman dan sukses, dan itu tidak terlepas dari peran rekan-rekan KOKAM di dalamnya dan jaga semangat terus rekan-rekan, sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Jaga semangat, soliditas, dan kekompakan,,” ujar Jenderal Sigit, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan ini juga melakukan penandatanganan MoU antara POLRI dengan Pemuda Muhammadiyah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kesempatan ini juga melakukan penandatanganan MoU antara POLRI dengan Pemuda Muhammadiyah dibawah pimpinan Dzulfikar Ahmad Tawalla.. Hadir pula para tamu undangan dari jajaran PP Aisyiyah, PWM DIY, PDM, jajaran Kapolri, Wakil Ketua Badan Pengelola Keuangan Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Kapolda DIY, Kapolda Jawa Tengah, Anggota DPD RI Syauqi Soeratno, DR. Saleh Partaonan Daulay MA DPR Ri, Organisasi Otonom tingkat pusat, Bupati Sleman serta jajaran pejabat tinggi negara dan unsur TNI-Polri . Acara juga dimeriahkan berbagai tampilan seni, beladiri dari anggota KOKAM dan penampilan penampilan drum band KOKAM dari PDM Tegal dan PDM Brebes dengan aktraktif membawakan berbagai lagu bernuansa Muhammadiyah yang membangkitkan ghiroh beramar makruf nahi munkar dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.
![]()
Utusan PDM Sleman Hadiri Workshop dan Rakernas MPKU PP Muhammadiyah
Yogyakarta, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah sebagai gerakan Islam menjalankan misi dakwahya sejak berdiri tahun 1912 dengan gerakan pembaharuan di berbagai bidang, seperti bidang pembaharuan pemahaman agama, pendidikan, sosial,pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan kesehatan. Menurut Dr. H. A. Agus Samsudin, MM dalam sambutan pembukaan Workshop dan Rakernas Majelis Pembinaan Kesehatan Umat (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 17 Juli 2025 di Hotel Morazen Yogyakarta, “gerakan kesehatan dan kemasyarakatan dilembagakan dalam bentuk amal usaha yang meliputi rumah sakit, poliklinik, balai kesehatan, dan pembinaan keehatan masyarakat dalam pelembagaan penoeloeng kesengsaraan oemat (PKO) yang memiliki landasan kokoh pada Al Maun.” Agenda Workshop dan Rakernas MPKU PP Muhammadiyah mengagendakan pembahasan Renstra tahun 2023 – 2027 bidang : Keuangan, IT dan Coder, serta Kesehatan Masyarakat. Khusus untuk kesehatan masyarakat, worksop ini melibatkan majelis dan lembaga yang lain, yaitu MPKS, LPCRPM, LPP, Lazismu, tingkat pusat, dan lain-lain. Menurut Dr. Agus, keterlibatan majelis dan lembaga ini diharapkan dapat dibangun sinergitas antar majelis dan lembaga dalam mewujudkan program-program setrategis dan langsung menyentuh umat. Workshop ini dihadiri oleh jajaran MPKU PP Muhammadiyah, jajaran Majelis dan Lembaga tngkat pusat, MPKU PWM di seluruh Indonesia, MPKU-MPKS-LPCRPM seluruh DIY, beberapa utusan dari pondok pesantren Muhammadiyah di lingkungan DIY. Kini, Muhammadiyah telah berusia satu abad lebih, maka gerakan dakwah layanan masyarakat harus bisa menjawab tantangan perkembangan zaman dan modernitas yang tetap berpijak pada prinsip Al Maun. “Gerakan dakawah dan layanan MPKU harus menyentuh dan dirasakan oleh ummat, sebagaimana telah dirintis oleh KH. Ahmad Dahlan dan para koleganya, terutama KH. Soedjak yang telah banyak menggagas pelaksanaan gerakan PKO. Sementara itu, Dr. Emma Rahmawati, M.Kes, Wakil Ketua MPKU dalam mengawali worksop menyampaikan bahwa, Generasi Muhammadiyah (Gen-Mu) sebagai ikon dari MPKU adalah generasi yang mengemban gerakan dakwah Muhammadiyah harus SEHAT, TANGGUH, dan BERKEMAJUAN. Semangat menciptakan Gen-Mu ini harus disosialisasikan oleh semua pihak dilingkungan Muhammadiyah. Maka, menurutnya, program-program MPKU yang bisa disinergikan dengan majlis dan lembaga lain dibumikan dalam bentuk: Lembaga Kesejahteraan Sosial Sehat Berkemajuan (LKSSB), Masjid Sehat Berkemajuan (MSB), Pesantren Sehat Berkemajuan (PSB), Lingkungan Tanpa Rokok Sehat Berkemajuan (LTRSB), dan Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan. Di bagian akhir, bunda Emma mengajak agar warga Muhammadiyah menjaga kebugarannya melalui Senam Kebugaran Muhammadiyah yang dapat diunduh di youtube Rep: Wahyu Purhantara
![]()
Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah, Wujud Implementasi Fikih Al-Ma’un
SLEMAN, Pdmsleman.Or.Id Muhammadiyah menggelar acara peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah seluruh Indonesia pada Selasa (15/7). Agenda peresmian dihadiri oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Syamsul Anwar, Ketua Koordinator Nasional Program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) PP Muhammadiyah, Nurul Yamin, dan Kepala BGN RI Dadan Hindayana. Bertempat di SPPG Muhammadiyah Minggir, Sleman, DI Yogyakarta, Syamsul Anwar menyampaikan amanahnya pada acara peresmian tersebut. Berdasarkan Peraturan Presiden No. 83 Tahun 2024 tentang filosofi penyelenggaraan MBG, pertimbangan nomor satu dalam dalam rangka membangun sumber daya yang berkualitas yaitu dengan melaksanakan program optimalisasi pemenuhan gizi nasional. Hal ini penting mengingat Indonesia sedang dihadapkan dengan visi Indonesia Emas. MBG pada prosesnya sangat berkaitan erat untuk mempersiapkan generasi yang tangguh dan berkualitas. Selaras dengan pasal lanjutan yang mengatakan bahwa sasaran MBG yakni Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Batita dan Balita, serta peserta didik dari tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Syamsul mengungkapkan, ditinjau dari segi Persyarikatan Muhammadiyah, pelaksanaan MBG harus ditempatkan dalam filosofi gerakan Muhammadiyah, yakni fikih Al-Ma’un. Sejalan dengan prinsipnya yang menekankan golongan mampu untuk terus berbagi. Apapun yang dimiliki, baik sifatnya material, intelektual, maupun spiritual, dapat ditasharrufkan untuk membangun kepentingan bersama berdasarkan keimanan kepada Allah SWT. “Maka, saya mengingatkan kepada kader-kader Muhammadiyah agar tidak tercerabut dari filosofi dasar Al-Ma’un, yakni kemampuan untuk berbagi. Sarannya, kegiatan ini jangan didasarkan kepada pola-pola yang lebih pada pertimbangan ekonomi an-sich, apalagi pertimbangan dua hubungan transaksional. Kita tumbuhkan benih kebersamaan kita untuk membangun bangsa indonesia yang berkecerdasan, karena tantanan ke depannya sangat besar. Dan perlu diingat, bangsa yang tidak mampu membangun kualitas akan digilas dengan bangsa lain,” tegas Syamsul pada kesempatan sambutan dan amanahnya. Sementara Nurul Yamin menyampaikan bahwa agenda peresmian pada pagi hari ini ditujukan untuk 21 SPPG. Detail sebaran tersebut yakni enam titik di provinsi DI Yogyakarta, lima titik di Jawa Tengah, tujuh titik di Jawa Barat, satu titik di Banten, satu titik di Jawa Timur, dan satu titik di Kalimantan Utara dengan total tersebar di lima belas kabupaten dan kota. Ke depannya diperkirakan akan menyusul 50 titik di seluruh Indonesia pada tahap kedua. Program ini merupakan model kolaborasi antara entitas negara, yakni Badan Gizi Nasional, masyarakat ekonomi yang terdiri dari petani, nelayan, pekerja, dan entitas masyarakat sosial keagamaan, serta Muhammadiyah. Semua lapisan ini bergerak dalam satu visi Indonesia Sehat ke depan. “MBG harus kita kelola yang pertama dengan penuh tanggung jawab. Kedua clear atau transparan, tanpa ada konflik interest dan bersih dari niat-niat jahat. Yang ketiga clean, jangan sampai terbesit sedikitpun melakukan perilaku yang menodai amanat dari persyarikatan Muhammadiyah. Semuanya bersatu dalam menjalankan komitmen persyarikatan Muhammadiyah,” ungkapnya. Dadan mengatakan, jaringan Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia dan sangat terstruktur, serta organisasi yang paling mudah untuk bekerjasama menjadi poin penting untuk menyukseskan program MBG. Agenda ini juga memberikan manfaat bagi ekosistem yang ada di wilayah penerimaan MBG. “Tidak hanya tubuh anak-anak yang akan sehat, tapi hal ini juga sangat menguntungkan untuk mengembangkan ekosistem. Dan Muhammadiyah ikut menyukseskannya,” papar Dadan. Setelah penyampaian sambutan dan amanah, acara dilanjutkan dengan peninjauan dapur MBG oleh seluruh jajarannya.
![]()
Pesantren Modern MGS Yogyakarta Cetak Hafidz Berwawasan Lingkungan
Gamping, Pdmsleman.Or.id Dalam rangkaian Pengajian Tahun Baru 1447 Hijriah, Pesantren Modern Muhammadiyah Green School (MGS) Yogyakarta menggelar acara bertajuk “Pendidikan Islam Masa Depan: Manusiawi, Holistik, dan Harmonis dengan Alam”. Acara ini sandingkan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung putra berbasis arsitektur tradisional limasan dan joglo sebagai komitmen pesantren pelopor pendidikan berwawasan lingkungan sekaligus penjaga kearifan lokal. Turut hadir secara langsung Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dr Agus Taufiqurrahman, Wakil Ketua PWM DIY Dr Nur Ahmad Ghazali, Staf Ahli Bupati Sleman Anton Sujarwo, Ketua PCM Gamping Muhaimin, dan Direktur MGS Dr Ghoffar Ismail, MA, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Gamping, Ranting Muhammadiyah – ‘Aisyiyah, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Gamping serta ratusan jamaah di Mancasan, Gamping, Sleman, Sabtu (12/7). Ketua PP Muhammadiyah dr Agus Taufiqurrahman dalam ceramahnya menegaskan bahwa pesantren Muhammadiyah harus menjadi pusat keunggulan (center of excellence). Mengutip pesan Pak AR, dr Agus Taufiqurrahman menyebut tiga karakter keunggulan yang harus dimiliki lulusan pendidikan yaitu unggul moral-spiritual, unggul intelektual, unggul dalam peran sosial. Ketua PCM Gamping Muhaimin, MPd menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan ikhtiar melahirkan kader unggulan akademik dan non-akademik berakhlak mulia. MGS Yogyakarta menjadi perintis pendidikan hijau dengan empat pilar unggulan seperti karakter Al-Qur’an, pengembangan diri berbasis multiple intelligences, wawasan lingkungan alam, dan keakraban teknologi informasi. Muhaimin mengungkapkan, pada tahun pelajaran 2025/206 ini MGS sudah mulai menerima santri putra dan putri. Karena pada sebelumnya baru menerima santri putri. Santri MGS pun berasal dari berbagai daerah di Indonesia, beberapa santri terjauh yaitu berasal dari Sumatera tepatnya dari Bengkulu. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Staf Ahli Bupati Sleman, Anton Sujarwo menyampaikan apresiasi terhadap peran serta Muhammadiyah, khususnya Pesantren MGS Yogyakarta, dalam upaya membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berkontribusi positif bagi bangsa. Anton Sujarwo juga menyampaikan pesan dari Bupati Sleman, yang mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah 1447 kepada seluruh warga Pesantren MGS Yogyakarta di Gamping dan masyarakat Gamping pada umumnya. Bupati berharap tahun baru ini menjadi awal yang baik dan diakhiri dengan kebaikan pula. “Kami sangat mengapresiasi bahwa gerakan-gerakan Muhammadiyah akan tetap sejalan dengan dinamika zaman dan akan berkontribusi kepada bangsa, khususnya yang ada di wilayah Kabupaten Sleman,” ujar Anton Sujarwo. Di samping itu, pembangunan gedung putra baru dengan struktur limasan dan joglo menjadi simbol filosofis harmoni dengan alam. Dr Ghoffar Ismail, Direktur MGS Yogyakarta, menjelaskan bahwa arsitektur ini merefleksikan semangat green pesantren tempat manusia berdialog dengan alam, bukan menaklukkannya. Material kayu dipilih untuk mengurangi jejak karbon, desain atap limasan memaksimalkan sirkulasi udara, cahaya, dan sebagian lahan dialokasikan untuk kebun edukasi serta resapan air. Ghoffar mengungkapkan bahwa pembangunan tahap awal asrama putra MGS memerlukan biaya Rp 500 juta. Selain itu, untuk jangka panjang diperlukan lagi dana pengembangan gedung sekolah dan penambahan asrama putri 4 lantai sebanyak Rp 5 Milyar. Bantuan dapat disalurkan melalui Lazismu MGS Yogyakarta dengan rekening BCA Syariah 0468888961. Sebagai pesantren modern, MGS menerapkan pendekatan multiple intelligences berbasis potensi alam. Santri didorong mengembangkan delapan kecerdasan seperti linguistik, naturalis, kinestetik, dan lainnya serta pembelajaran bilingual Arab-Inggris.
![]()
Pengajian Ahad Pagi Masjid AL Muttaqin oleh Ust H Sukirman MA
![]()
KAJIAN AHAD PAGI | Ustadz Prof. DR. Muhammad Wildan, M.A. | 13 juli 2025
![]()
Muharram, Bulan Momentum Perubahan, Ust Endro Dwi H Ph.D Kajian Perdana Ahad Legi PRM-PRA Girikerto
![]()
Ribuan Jama’ah Hadiri Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman
Minggir, Pdmsleman.Or,Id Sleman – Ribuan jama’ah yang berasal dari 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman hadir dalam Pengajian Hari Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang diselenggarakan pada Sabtu, 12/07/2025 di Lapangan Sendangangung Minggir. Ketua PDM Sleman H. Harjaka, S.Ag.,S.Pd.M.A. menyampaikan bahwa tujuan diadakannya Hari Bermuhammadiyah sebagai ajang silaturrahmi dan mensyiarkan dakwah jamaah melalui gelar budaya serta penguatan potensi.ekonomi ummat. Pengajian yang dihadiri oleh warga Muhammadiyah, Aisyiyah, Ortom dan Pengawai AUM tersebut menghadirkan Ust. H. Lanang Mudadi, S.Pd.I dari PDM Temanggung sebagai pembicara dengan Tema “Keutamaan Bulan Muharram dan Amalannya”. Ust. Lanang menyampaikan bahwa bulan Muharram memiliki hikmah sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. introspeksi diri, menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan perbuatan diri, mengevaluasi amal ibadah, dan bertekad untuk memperbaiki diri hijrah menuju kebaikan, serta menjalankan amalan-amalan sunnah . Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan mobil operasional dari BPH Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) DR. Ikhwan Ahada sekaligus Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta kepada PCM Minggir yang diterima oleh H. Ngadimin, M.Pd. sebagai support operasional kegiatan Muhammadiyah di Cabang Minggir. Ihkwan Ahada dalam sambutannya menyampaikan 4 M sebagai konsekuensi warga Muhammadiyah yakni mengokohkan aqidah, meluruskan ibadah, mengoptimalkan amal sholih dan menggembirakan dalam berjama’ah”, kuatkan shoft-shoft dalam ber-Muhammadiyah ber-Aisyiyah. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, SE.M.Si yang mengapresiasi kepada peran aktif Muhammadiyah dalam membantu program pemerintah dalam berbagai bidang diantaranya pendidikan, kesehatan, sosial dan keagamaan. Bupati berharap kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah dengan Muhammadiyah terus dibangun dalam membangun Sleman yang Berkeadilan dan Berkemajuan. Kegiatan Hari Bermuhammadiyah saat ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, diantaranya adalah Bazar UMKM, Pentas Seni Kerawitan, Angklung, Seni Beladiri Tapak Suci, Drumband, Donor Darah, Periksa Kesehatan Gratis serta Service Depeda Motor dan Pembuatan KTA Muhammadiyah. Turut mensukseskan dalam kegiatan tersebut Kopdar Puluhan AmbulanMu dan BikerMu Kapster Sleman dan sekitarnya. Dalam Bazar UMKM kali ini menampilkan produk-produk lokal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah warga Muhammadiyah menjadkan kesempatan emas bagi masyarakat untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus mendapatkan barang berkualitas. Selain itu, pentas seni juga menjadi daya tarik tersendiri, menampilkan berbagai pertunjukan yang melibatkan talenta lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar warga. Pemeriksaan kesehatan yang digelar secara gratis, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan mereka tanpa biaya. Pemeriksaan kesehatan dari Tim PKU Sleman, UNISA, Majelis Kesehatan PCA Minggir yang berhasil memeriksa jamaah terkait tekanan darah (tensi), gula darah, asam urat dan kolesterol dengan pemeriksaan oleh dokter Ihsan dari PKU Sleman . Demikian juga bagi anggota Muhammadiyah, acara ini juga menyediakan layanan pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota) Muhammadiyah. Layanan LAZISMU, Kopdar Ambulan Mu juga hadir, memberikan informasi dan layanan terkait kesehatan, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan. Kehadiran KOKAM dan Kepolisian Polsek Minggir bahu membahu mengamankan lalu lintas diseputar lapangan yang parkirnya memanjang sapai sepanjang 1 km dari lokasi kehiatan karena membludaknya jama’ah yang hadir, Dalam kegiatan donor darah, secara khusus Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E.,M.Si turut mendonorkan darahnya di mobil layanan donor darah PMI Sleman. Donor darah kali ini berhasil mencapai 39 orang peserta, dengan 33 orang lolos sebagai pendonor aktif. Sebagai penutup, acara ini akan dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik bagi para pengunjung. Dengan berbagai kegiatan yang telah disiapkan, diharapkan Hari Bermuhammadiyah kali ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antar warga Muhammadiyah se Kabupaten Sleman (ah/am) Reportase Arief HArtanto SE, MPI PDM SLeman
![]()
Hari Ber#muhammadiyah PDM Sleman, Lap Sendangagung Minggir Sabtu 15 Muharram 1447/ 12 Juli 2025
![]()