JAKARTA, Pdmsleman.Or.Id Keluarga besar Muhammadiyah menyampaikan selamat atas hari lahir (harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa telah menjadi saksi bagaimana peran dan kontribusi nyata NU dalam perjuangan kemerdekaan dan membangun Indonesia pasca merdeka. “NU dengan semangat kebersamaan telah merawat keutuhan NKRI dari segala rintangan sehingga Indonesia tetap terjaga sebagai negara dan bangsa yang majemuk (Bhineka Tunggal Ika),” tutur Haedar pada Jum’at (31/1) di Jakarta. Haedar mengatakan bahwa NU dengan spirit ajaran Ahlussunah Waljama’ah (Aswaja) senantiasa mengembangkan toleransi beragama dan berbangsa sehingga umat beragama dan bangsa Indonesia mampu hidup rukun dan damai dalam keragaman. “NU mampu merawat kebudayaan umat dan bangsa sehingga keberadaannya membumi di Nusantara,” imbuh Haedar. Selain itu, menurut Haedar NU telah berkontribusi besar dalam usaha pembangunan bangsa berbasis Ajaran Islam yang rahmatan lil-‘alamin. Melalui pondok pesantren sebagai basis penting gerakan pendidikan, NU telah melahirkan generasi bangsa yang cinta tanah air serta menumbuhkan jalinan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. Haedar juga menilai bahwa kehadiran NU dengan peran dan kontribusi yang konstruktif tersebut sangat relevan dengan tema Harlah yang diangkat pada tahun ini yaitu “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat”. “Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya bagi kelangsungan kehadiran dan peran berkesinambungan NU dalam menebar Islam yang rahmatan lil-‘alamin di Indonesia dan ranah global,” tutup Haedar.
Jakarta, Pdmsleman.Or.Id Dalam rangka menghimpun masukan dari masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan sebagai bahan penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik, di Jakarta, Kamis (30/1). “Kami mengharapkan Bapak/Ibu sekalian dapat memberikan masukan agar Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini dapat menjadi keputusan yang memberikan jaminan bagi semua pihak untuk dapat menerima pendidikan yang bermutu,” ucap Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti. Filosofi Perubahan Nama Terkait perubahan nama, Mendikdasmen menyampaikan, “Kami memperkenalkan nama baru yang berbeda. Namun, kami meyakinkan ini tidak sekadar berganti nama, melainkan memang ada hal baru dalam kebijakan kami. Kami ingin keluar dari stigma PPDB zonasi, karena jalur yang digunakan tidak hanya zonasi, namun ada 4.” “Kami juga ingin menyampaikan bahwa pengambilan kebijakan ini dilakukan semoderat mungkin. Artinya, hal-hal yang sudah berjalan baik dan tidak ada masalah akan dipertahankan, dan hal-hal yang mungkin ada kekurangan diperbaiki dengan berbagai modifikasi,” ujar Mendikdasmen. Jalur Masuk Sekolah Diuraikan oleh Mendikdasmen, bahwa dalam Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini terdapat empat jalur penerimaan, yang meliputi 1) jalur domisili; 2) jalur afirmasi; 3) jalur prestasi; dan 4) jalur mutasi. Jalur domisili diperuntukkan bagi calon murid yang berdomisili di dalam wilayah administratif yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai kewenangannya, dengan prinsip mendekatkan domisili murid dengan satuan pendidikan. Kemudian, jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan calon murid penyandang disabilitas. Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi di bidang akademik (sains, teknologi, riset, inovasi, atau bidang akademik lainnya) dan/atau non akademik (seni, budaya, bahasa, olahraga, atau bidang non akademik lainnya). Prestasi akademik dan/atau non akademik merupakan prestasi yang diperoleh calon murid melalui kompetisi dan/atau non kompetisi. Selanjutnya, jalur mutasi diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas dari orang tua atau wali dan anak guru yang merupakan calon murid pada satuan pendidikan tempat orang tua mengajar. Adapun kuota jalur penerimaan pada setiap jenjang pendidikan dalam rancangan peraturan menteri adalah sebagai berikut. Pada jenjang SD, kuota penerimaan murid yaitu 1) jalur domisili minimal 70%; 2) jalur afirmasi minimal 15%; 3) jalur mutasi maksimal 5%; dan 4) tidak ada jalur prestasi. Kemudian kuota penerimaan murid pada jenjang SMP yaitu 1) jalur domisili dari minimal 50% menjadi minimal 40%; 2) jalur afirmasi dari minimal 15% menjadi 20%; 3) jalur mutasi maksimal 5%; dan 4) jalur prestasi dari sisa kuota menjadi minimal 25%. Pada jenjang SMA, kuota penerimaan yaitu 1) jalur domisili dari minimal 50% menjadi minimal 30%; 2) jalur afirmasi dari minimal 15% menjadi 30%; 3) jalur mutasi maksimal 5%; dan 4) jalur prestasi dari sisa kuota menjadi minimal 30%. “Untuk SMA, kita perluas sehingga istilahnya rayonisasi, dengan basisnya adalah provinsi, karena ada beberapa sekolah yang lokasinya di perbatasan lintas provinsi,” kata Mendikdasmen. Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan, Ojat Darojat, menyampaikan bahwa prinsip utama dalam penerimaan murid ini adalah transparansi, akuntabilitas, objektivitas, serta non diskriminatif. “Dengan sistem penerimaan murid baru ini, semoga masalah-masalah yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya tidak akan terulang. Mari kita bergotong-royong agar kebijakan terkait dengan penerimaan murid baru ini dapat dilaksanakan dengan baik dan efektif di lapangan,” ucap Ojat. Sebagai informasi, forum konsultasi publik ini melibatkan perwakilan kementerian/Lembaga; unsur Kemendikdasmen; Kepala Dinas Pendidikan kabupaten/kota; pemangku kepentingan pendidikan termasuk lembaga penyelenggara pendidikan swasta, organisasi masyarakat, media, kepala sekolah; dan sebagainya. Biro Komunikasi dan Hubungan MasyarakatSekretariat JenderalKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Rabu malam 29 Januari 2025 di RM Pring Sewu Jalan Magelang digelar acara Sarasehan dan Gala Dinner yang diadakan BKS SD dan SMP Muhammadiyah se-Sleman dan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman. Dalam sesi 1, ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman H. Harjaka, S.Pd, S.Ag, MA menyampaikan ” berdasar Hadist Rasulullah bahwa kita untuk harus terus belajar maka yang pertama harus mencari ilmu agar pintar, kedua harus berusaha menjadi murid, ketiga, harus mau memperhatikan untuk menjadi murid yang baik, keempat harus mau senang menjadi orang pintar dan jangan sampai menjadi orang yang kelima yaitu orang yang tak mau mencari ilmu tak mau menjadi murid, tak mau memperhatikan maka akan celaka”. Sesi 2 H. Ery Widaryana, MM, merasa bangga bahwa sekolah Muhammadiyah baik PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK berkembang sangat baik.“Intinya jika sekolah menambah rombel maka sekolah mendapat kepercayaan masyarakat. Untuk itu saya berterimakasih atas peran serta sekolah Muhammadiyah di Sleman. Untuk menjadi barometer pendidikan bermutu itu sangat tergantung kemaun untuk memajukan sekolah”. Untuk itu inovasi, kemauan dan ketekunan serta kepercayaan masyarakat sangat penting dalam mengembangkan sekolah Muhammadiyah tegas pak Ery yang akan terus berkiprah di dunia pendidikan walau akan segera memasuki masa pensiun secara kedinasan pada 31 Januari 2025 BKS SMP Muhammadiyah se-Sleman atau Badan Kerjasama Sekolah dalam sambutan yang disampaikan oleh Hendro Sucipto, M.Pd menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan pendampingan kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah yang selalu berkiprah aktif dan membina pendidikan di Sleman. Teriring doa semoga pak Ery terus diberi kesehatan dan kebahagian serta terus berkiprah di dunia pendidikan. Acara ini dikemas dengan tema “Menciptakan Sleman sebagai Barometer Pendidikan Bermutu dan Berkemajuan”. Acara sarasehan dan gala dinner dihadiri 25 kepala sekolah SD dan 25 kepala sekolah SMP Muhammadiyah se-Sleman. Dihadiri pula H. Abdul Kasri selaku Wakil ketua yang membidangi Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sleman, ketua Majelis Dikdasmen dan PNF H. Surakhmad, S.Pd dan segenap anggota majelis Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd KS SMPM 2 Godean MPI PDM Sleman Editor Arief HArtanto MPI PDM Sleman
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman mengadakan acara Bina Ranting untuk Berkembang (Bintang) pada Rabu, 29 Januari 2029 bertempat di Hotel Ramada Jetis Caturharjo Sleman. “Kegiatan yang diikuti oleh 132 ranting, 17 cabang ini merupakan Program Inovasi PDA Sleman sebagai kelanjutan dari Program Bincang (Biina Cabang untuk Berkembang) agar ranting dan cabang dapat berkembang, berkemajuan dan memberi kebermanfaatan yang lebih luas untuk umat dan masyarakat, “ucap Hani Rosyada, Ketua PDA Sleman dalam sambutannya. Setelah sambutan dari Ketua PDA, sesi I dimulai. Materi sesi I Pengutan Kepemimpinan disampaikan oleh Dr. Widyastuti, S. Ag, MM, Ketua Pimpiinan Wilayah Aisyiyah DIY yang sekaligus membuka secara resmi acara Bintang hari ini. “Kepemimpinan Perempuan Aisyiyah harus bergerak dinamis dan berkemajuan. Tidak boleh statis (jumud). Strateginya meliputi beberapa aspek yaitu aspek ideologi, aspek komitmen, aspek wawasan, komunikasi, dan managerial, serta aspek rekrutmen, ” papar ibu Wiwid, sapaan akrab beliau sehari-hari. Sesi II Manajemen Organisasi dan Tata Kerja Pimpinan disampaikan oleh Retno Endah Safitri, Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman. “Tujuan Aisyiyah adalah terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sebuat tugas yang sangat berat. Maka diperlukan manajemen Organisasi dan Tata Kerja Pimpinan yang memiliki struktur organisasi yang saling menghubungkan satu sama lain, ” Selanjutnya dalam waktu satu jam menjelaskan secara lugas dan jelas mengenai manajemen organisasi dan susunan pimpinan Aisyiyah beserta ketugasannya. Sesi III, sesi IV, dan sesi terakhir dilaksanakan setelah sholat, istirahat dan makan siang. Sesi III mengenai Keuangan Organisasi disampaikan oleh Dwi Putriyanti, Bendahara Pimpinan Daerah Aisyiyah Sleman. “Beberapa kekayaan organisasi menurut Aggaran Rumah Tangga Aisyiyah berasal dari iuran wajib, dana hibah, dana bantuan, infak dan shodaqoh. Sementara Kekayaan Organisasi berupa surat berharga, AUM, termasuk semua inventaris di AUM, dan benda bergerak di dalam organisasi, ” papar beliau. Lebih lanjut beliau menyampaikan mengenai Pengelolaan, Pengawasan, dan Pelaporan Keuangan Organisasi. Sedangkan sesi IV diisi Praktik Baik dari Ranting Aisyiyah Unggul PRA Nogotirto. Dan sesi terakhir adalah RTL “Menuju Ranting Unggul”. Acara diakhiri dengan membawa harapan baru bagi setiap ranting dan cabang Aisyiyah di Sleman untuk berkembang menjadi ranting dan cabang unggul. Reportase Pamuji S Subekti S,Si, Sekertaris PRA Pondokrejo Tempel Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman.
Turi, Pdmsleman.Or.Id Ahad Pon, 26 Januari 2025 di Masjid Shirothol Mustaqim Ngentak Bangunkerto Turi digelar kegiatan pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Turi dimana kegiatan ini merupakan agenda yang rutin setiap selapan hari, khususnya pada hari Ahad Pon, dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota ‘Aisyiyah se-Kapanewon Turi, termasuk para guru TK-PAUD yang tergabung dalam IGABA. Pengajian ini tidak hanya sekadar acara rutin, tetapi juga menjadi wadah untuk menambah wawasan keagamaan dan memperkuat tali silaturahim antar anggota. Ketua PCA Turi, Sri Winarti, M.Pd., membuka acara dengan penuh semangat, mengajak semua peserta untuk aktif dalam mengikuti kajian yang disampaikan. “Kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi kita semua untuk belajar dan berbagi ilmu. Mari kita manfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” ujarnya. Ustadz Widodo, S.Ag., M.Pd., yang diundang sebagai pembicara, menyampaikan materi yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam kajiannya, beliau menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah. “Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan kita. Dengan ilmu, kita bisa menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya. Salah satu fokus utama dari pengajian ini adalah menjalin silaturahim antar anggota ‘Aisyiyah dan IGABA. Siti Khusniyah, Ketua PRA Bangunkerto 2, menegaskan pentingnya kehadiran dalam setiap pengajian. “Dengan hadir di pengajian, kita tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memperkuat hubungan antar sesama dan kesempatan untuk saling mengenal memperkuat . Kegiatan pengajian ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu anggota ‘Aisyiyah hingga para guru TK-PAUD. IGABA dan warba sekitar. Kegiatan pengajian Ahad Pon di Masjid Shirothol Mustaqim ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat iman dan memperluas pengetahuan. Dengan dukungan dari PCA Turi dan partisipasi aktif dari semua anggota, diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Reportase Indira Sekretaris PCA TUri Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Godean, Pdmsleman.Or.Id Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean mengadakan BA atau Baitul Arqom bagi Pimpinan dan Majelis serta kerjasama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah Godean mengadakan Penguatan Risalah Islam Berkemajuan dengan mengambil tempat di BBPPMPV Seni Budaya Klidon, Sardonoharjo Ngaglik Sleman Yogyakarta. Baitul Arqom dilaksanakan Ahad, 26 – 27 Januari 2025 dengan Pembicara Inti terdiri dari 4 sesi, FGD atau Forum Grup Diskusi serta outbound. Adapun sesi 1 oleh H.Harjaka, S.Ag, S.Pd, MA tentang Tsuhid dan implementasinya. Sesi 2 oleh Hasanudin, M.Pd tentang Peneguhan Ideologi. Sesi 3 oleh Dr. Yayan Suryana, M.Ag tentang ibadah menurut Muhammadiyah. Sesi ke-4 Dr. Iwan Setiawan M.Si. tentang RIB atau Risalah Islam Berkemajuan Sementara Penguatan Risalah Islam Perempuan Berkemajuan PCA Godean dilaksanakan Ahad, 26 Januari 2025 dengan 2 sesi dengan pembicara H. Isnawan, SE tentang penguatan Ideologi dan Dr. Misma Kasim, MA tentan Risalah Islam Perempuan Berkemajuan. Dalam sambutannya Haris Darmawan selaku ketua PCM Godean menyampaikan bahwa “ kita bermuhammadiyah ini mungkin karena orang tua kita Muhammadiyah, atau karena kita bekerja di Muhammadiyah”. Harapannya para pimpinan dapat mencerahkan masyarakat dengan dan sesuai tuntunan dan pedoman Muhammadiyah Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, S.Ag, S.Pd, MA menyampaikan bahwa dengan Baitul Arqom mengikuti sejarah untuk bermalam di rumah Arqom. Bermuhammadiyah itu mengamalkan Surat Ali Imron ayat 104. Selanjutnya ketua PDM Sleman membuka kegiatan BA dan RIPB dan untuk terus menjadi Muhammadiyah bagian dakwah di masyarakat. Reportase H. Wahdan Arifudin S.Pd Sekretaris PCM Godean, MPI PDM Sleman
Kalasan, Pdmsleman.Or.Id Hari Kamis, 23 Januari 2025 PCM Kalasan, dalam hal ini Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata mengadakan Kunjungan Silaturahmi {Kunsirah) kepada PCM Sleman bertempat di Rumah Makan Berandang, Brayut, Pendawaharjo, Sleman. Kunsirah ini dimaksudkan sebagai ajang bertukar gagasan dan kemungkinan menjalin kerja sama antara Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PCM Kalasan dengan PCM Sleman. Ketua PCM Sleman, Prof. Dr. Ir. H. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T.,IPM, dalam sambutannya menjelaskan bahwa “PCM Sleman menyambut hangat inisiatif PCM Kalasan, khususnya Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Parwisata untuk mengadakan sharing gagasan dan kerja sama untuk megembangkan bidang ekonomi, bisnis, dan pariwisata kedua belah pihak, berharap hubungan kolaboratif tersebut ke depannya bisa saling menguatkan dan saling support untuk mewujudkan kemaslahatan umat “. Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PCM Sleman, Setyo Suparwanto menjelaskan bahwa MEBP PCM Sleman memiliki tiga program besar, yakni: (1) Pembuatan data based pengusaha Muslim Sleman yang kemudian diwadahi dalam LapakMu; (2) Peningkatan SDM para pengusaha muslim yang tergabung dalam LapakMu; dan (3) Pembangunan TokoMu yang ada untuk menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat. Sedangkan, Ida Kuntarti, anggota MEBP, menambahkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan budi daya talas dengan menanam sekitar 20.000-an pohon tales. Program ini melibatkan sekitar 28 petani yang tergabung dalam Jatam dan bermitra dengan CV Tales Merapi Sleman. Pihak CV Tales Merapi membantu menyediakan bibit, mengedukasi proses tanam, dan membeli hasil tanam. Saat panen raya, pihak CV Tales Merapi bersedia membeli minimal 80%, sedangkan para petani bisa memanfaatkan bisa mengelola sebagiannya untuk diolah sebagai bahan pangan. Ida berharap ke depannya MEBP bisa mengembangkan semacam gerai Makanan berbahan tales sebagaimana gerai es teh yang sekarang banyak berkembang di berbagai tempat. Sementara itu, Wakil Ketua PCM Sleman, Kusno Wibowo, menyampaikan bahwa ” memang seharusnya MEBP antar PCM saling supoort untuk menjalin kerja sama harmonis agar misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Ia berharap melalui MEBP ini Muhammadiyah mampu mencetak pengusaha-pengusaha muda Muhammadiyah dengan mengembangkan brand-brand yang diterima dan dibutuhkan masyarakat”. Sementara itu, Ketua PCM Kalasan, H. Sunandar, S.Psi. mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan penjabaran program-program unggulan MEBP PCM Sleman. ” Kami berharap antara PCM Kalasan dan PCM Sleman dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan dan saling menguatkan”. Ketua MEBP PCM Kalasan, H. Maryanto, menambahkan bahwa kedua belah pihak perlu terus saling mengunjungi untuk membuka peluang dan potensi kerja sama yang lebih erat. Dalam kesempatan itu MEBP PCM Kalasan menawarkan produk-produk andalan seperti ShampoMu, PastaMu, dan BodywashMu yang selama ini sudah dipasarkan secara luas di DIY maupun luar DIY. Dalam kesempatan itu, MEBP PCM Kalasan juga memperkenalkan produk unggulan terbaru yaitu PupukMu. Pupuk jenis makro dan mikro fertilizer ini merupakan booster tanaman dan perkebunan yang mampu mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Adapun, keunggulan pupukMu yang belum lama dirilis ini, antara lain: (1) Menggunakan teknologi Nano berukuran 10 pangkat 9 mikron sehingga penyerapan lebih cepat dan efisien, langsung ke jaringan tanaman; (2) Kandungan unsur hara makro dan mikro lebih lengkap yang sangat dibuktuhkan untuk pertumbuhan optimal; (3) Mengandung phytohormon dan enzyme activator yang mampu merangsang pertumbuhan tanaman secara alami, meningkatkan fotosintesis dan mempercepat pertumbuhan klorofil daun; (4) Efek Effervescent sehingga mudah larut dan cepat diserap oleh tanah maupun tanaman sehingga mengoptimalkan pemakaian pupuk; (5) Ramah Lingkungan. PupukMu ini sudah diujicobakan di berbagai daerah dan terbukti mampu meningkatkan produksi tanaman seperti kelapa sawit, cabe, melon, bawang, dan tanaman-tanaman buah dan sayur lain. Produk PupukMu ini sangat prospektif sesuai dengan program ketahanan pangan yang sedang digalakkan pemerintah. Pupuk yang efisien dan efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman ini tentu saja sangat dibutuhkan oleh para petani di seluruh Indonesia. Diharapkan kerja sama pemasaran pupukMu antara PCM Kalasan dengan PCM Sleman ini mampu memberikan benefit yang menguntungkan, baik bagi masyarakat petani, maupun bagi persyarekatan Muhammadiyah di Sleman. PCM Kalasan membuka peluang kerja sama secara terbuka dengan pihak manapun, baik instansi pemerintah, swasta, mapun perorangan untuk memasarkan produk pupukMu ini dengan menghubungi kontak marketing Sumadi, S.T., M.B.A. (08121547943). Reportase (H. Sarno R Sudibyo, M.Pd., MPI PCM Kalasan https://pcmkalasan.od.id).
Tempel, Pdmsleman.Or.Id Sabtu 25 Januari 2025 pagi suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti SD Muhammadiyah Domban 3 dimana dalam rangka merayakan Milad yang ke-57, sekolah ini menggelar rangkaian kegiatan dengan dihadiri ratusan siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar Domban Mororejo. menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi yang hangat. Acara dimulai dengan pembukaan yang meriah, di mana para peserta disambut dengan keramahan dari panitia. Alunan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran menggema di udara, menambah khidmat suasana. Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Sang Surya dengan penuh penghayatan. Kepala SD Muhammadiyah Domban 3, Yoni Nuur Adi Susanto, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian sekolah yang telah berdiri selama 57 tahun. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa yang unggul,” ujarnya. Sambutan dilanjutkan oleh Samsul Alam S.Ag, M.Si, perwakilan dari PCM Tempel, yang juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pendidikan di sekolah ini. Doa yang dipimpin oleh KH Abdl Azis, komite sekolah, menutup rangkaian pembukaan acara dengan harapan agar SD Muhammadiyah Domban 3 semakin maju dan sukses di masa depan. Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan outbond pun dimulai. Dengan bimbingan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) jurusan Bahasa Inggris, para siswa diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai permainan yang mengasah kerjasama dan keterampilan komunikasi. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam belajar bahasa Inggris secara langsung. Pada kesempatan ini juga dihadiri wisatawan dari Thailand Sakis chemamat dan Kim Boyeon dari Korea Selatan untuk mengasah menjajal kemampuan bahasa Inggris siswa yang juga menjadi ekstrakurikuler di SD Muh Domban 3 yakni English club. Puncak acara adalah lomba mewarnai yang diikuti oleh sekitar 100 peserta dari taman kanak-kanak (TK) Tempel dan sekitarnya. Anak-anak dengan antusias menunjukkan kreativitasnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di antara siswa, orang tua, dan masyarakat. Dengan semangat yang tinggi, SD Muhammadiyah Domban 3 siap melangkah serta berkomitmen untuk mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Reportase Arief Hartanto MPI PDM Sleman
Sleman, Pdmsleman.Or.Id Sabtu, 25 Januari 2025 bertempat di Gedung PDM Sleman, Sawahan, Pandowoharjo, Sleman, Kabupaten Sleman seperti disampaikan Ketua MPKS ( Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial) PDM Sleman Drs. Wahyu Purhantara, M.M. mengadakan kegiatan bekerjasama dengan UAD Universitas Amad Dahlan Yogyakarta. Dikemas dalam Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) Magister Psikologi UAD bermaksud mengundang Bapak/Ibu dalam acara Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) “Pelayanan Psikososial kekerasan Berbasis Gender Online, Cybberbullying dan Pola Asuh” tutur Devisi Samara MPKS Sleman Dr. Fatwa Tentama, S.Psi., M.Si . Acara dibuka dengan lantunan Indonesia Raya dan Mars Sang Surya serta dilanjutkan dengan Pengarahan dan Membuka Acara Ketua PDM oleh H. AS Ardani. Kemudian beberapa materi yang disampaikan meliputi : Pelayanan Psikososial kekerasan Berbasis Gender Online, Pelayanan Psikososial terhadap Cybberbullying serta Pelayanan Psikososial terhadap Pola Asuh oleh Tim Prodamat Psikologi UAD. Dalam kesempatan ini dihadiri para Pengasuh Panti Asuhan Muhammadiyah – ‘Aisyiah / LKSA at Muhammadiyah Children Center (MCC) Abu Dzar Al Ghifari Gamping, MCC Ashabul Kahfi Moyudan, MCC Mekar Melati Minggir, MCC Muh. Seyegan, MCC Muh Prambanan, MCC Ukhwatul Aitam Berbah, LKSA An Nur Prambanan yang nampak antusias mengikuti jalannya acara sampai tuntas, Reportase Yu Poer Editor Arief Hartanto MPI PDM Sleman Materi dan dokumentasi acara https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1v8QjM93iy886nHRsYYxSlAWQ7sqB97Q5?pli=1